cover
Contact Name
Yudi Sukmono
Contact Email
jatri.tiunmul@gmail.com
Phone
08125519554
Journal Mail Official
jatri.tiunmul@gmail.com
Editorial Address
https://e-journals2.unmul.ac.id/index.php/jatri/about/editorialTeam
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Teknik Industri
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 29870216     DOI : https://dx.doi.org/10.30872/jatri
Covers Manufacturing, Supply Chain Management, Ergonomics, Occupational Health and Safety, Product Design and Development, Risk Management, Maintenance Management, Computers, and Information Systems.
Articles 45 Documents
Analisis Klasifikasi Spare Part Light Vehicle (LV) Merek Triton Menggunakan Metode FSN di PT Sentosa Laju Sejahtera Site FJU Tukul Annisa Putri Dewiyanti; Purwanti, Wanda; Sukmono, Yudi
Jurnal Teknik Industri (JATRI) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Teknik Industri (JATRI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/shgnk624

Abstract

Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan sebuah sarana bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman dengan menerapkan teori yang telah dipelajari di bangku kuliah ke dalam dunia industri. Kegiatan PKL ini dilakukan di PT Sentosa Laju Sejahtera, Site Fath Jaya Utama Tukul, dengan fokus pada pengelolaan spare part kendaraan ringan LV merek Triton. Penelitian ini difokuskan pada klasifikasi spare part dengan menggunakan metode Fast Moving, Slow Moving, dan Non-Moving (FSN), yang memiliki tujuan untuk mengelompokkan barang berdasarkan frekuensi penggunaannya dalam periode tertentu. Metode FSN digunakan karena efektif dalam membantu manajemen gudang dalam mengidentifikasi item yang sering digunakan, jarang digunakan, hingga tidak pernah digunakan, sehingga pengelolaan persediaan menjadi lebih optimal. Data yang akan digunakan dalam melakukan analisis diperoleh melalui observasi langsung di lapangan, dokumentasi internal perusahaan, serta analisis kuantitatif terhadap persediaan pada gudang, rasio perputaran barang (inventory turnover), dan juga durasi penyimpanan tiap barang. Hasil yang diperoleh dari klasifikasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional gudang, menghindari penumpukan barang yang tidak diperlukan, dan juga dapat mengurangi biaya dari penyimpanan barang pada gudang. Melakukan pengelolaan stok yang lebih terstruktur dan terarah, perusahaan dapat menjalankan proses pemeliharaan kendaraan dengan lebih baik, cepat dan efektif sehingga mengurangi terjadinya kendaraan yang break down terlalu lama dan mengganggu jalannya pekerjaan.
Analisis Tingkat Kualitas Pelayanan dengan Pendekatan Servqual dan Importance Performance Analysis (IPA) (Studi Kasus: PDAM Tirta Manggar Balikpapan) Alfarisi, Naufal; pawitra, theresia; Theresia Amelia Pawitra; Dharma Widada
Jurnal Teknik Industri (JATRI) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Teknik Industri (JATRI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/c4m5c380

Abstract

PDAM Tirta Manggar Balikpapan sebagai penyedia jasa air bersih memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, namun masih menghadapi keluhan terkait kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan dengan pendekatan metode SERVQUAL dan Importance Performance Analysis (IPA). Metode SERVQUAL digunakan untuk mengukur kesenjangan antara harapan dan persepsi pelanggan terhadap lima dimensi layanan, sedangkan IPA digunakan untuk menentukan prioritas perbaikan berdasarkan tingkat persepsi dan kepentingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh dimensi SERVQUAL memiliki nilai gap negatif dengan rata-rata sebesar (-0,35), yang termasuk dalam kategori "Buruk". Dimensi reliability memiliki gap terbesar (-0,49), diikuti oleh responsiveness (-0,44), tangible (-0,30), assurance (-0,26), dan empathy (-0,24). Sementara itu, hasil analisis tingkat kesesuaian (Tki) menunjukkan seluruh atribut berada di bawah 100%, dengan nilai terendah pada atribut pelayanan tepat waktu sebesar (76,94%), yang mengindikasikan bahwa pelayanan belum sesuai harapan pelanggan. Analisis IPA menetapkan tiga atribut sebagai prioritas utama perbaikan, yaitu pelayanan sesuai janji (REL4), penanganan keluhan sesuai prosedur (REL1), dan kecepatan respons terhadap keluhan pelanggan (RES4). Rekomendasi yang diajukan mencakup penyusunan standar waktu pelayanan, pembaruan SOP penanganan keluhan, serta penyediaan layanan pengaduan 24 jam dan tim respons cepat. Penerapan rekomendasi ini diharapkan dapat meningkatkan kepuasan dan kepercayaan pelanggan terhadap PDAM Tirta Manggar Balikpapan
Analisis Produktivitas Kolaborasi Kreator Konten dalam Promosi Produk Kecantikan di TikTok: Menggunakan Metode Objective Matrix (OMAX) dan Analytical Network Process (ANP) (Studi Kasus: PT. XYZ) Nadya Farah Maghdalena; La Ode Ahmad Safar Tosungku; Dutho Suh Utomo
Jurnal Teknik Industri (JATRI) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Teknik Industri (JATRI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/cm059b43

Abstract

Pemasaran digital melalui TikTok krusial bagi industri kecantikan untuk jangkauan audiens dan visibilitas merek. Kolaborasi merek dengan kreator konten di platform ini menjadi strategi utama peningkatan kesadaran merek dan penjualan. PT. XYZ adalah perusahaan multi-channel network (MCN) yang aktif mempromosikan produk kecantikan merek A melalui kemitraan ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis produktivitas kolaborasi kreator konten di TikTok, mengidentifikasi faktor pemicu, dan mengusulkan perbaikan dengan menggunkan metode Objective Matrix (OMAX) dan Analytical Network Process (ANP). Kriteria produktivitas meliputi pendapatan penjualan, engagement rate, ROI, kesadaran merek, serta jumlah konten. Produktivitas puncak terjadi pada Agustus 2024, mencapai 910,630, meningkat 147,428% dari standar. Namun, September 2024 produktivitas menurun 23,068% menjadi 700,57, terutama akibat rendahnya jumlah konten dan engagement rate. Penyebab penurunan mencakup kualitas konten kurang menarik, konsep monoton, ketidaksesuaian brief, penurunan traffic akun kreator, keterlambatan pengiriman sampel, ketidakkonsistenan kreator, dan ketergantungan pada konten lama yang di-boost. Penelitian ini mengusulkan perbaikan terstruktur, meliputi penjadwalan konten adaptif, sistem monitoring produksi digital, pengiriman produk antisipatif, pelatihan kreator mengenai algoritma dan tren TikTok, serta evaluasi kualitas konten rutin. Pengurangan boost pada konten berkinerja rendah, penetapan target konten baru dengan insentif, pengaturan beban kerja kreator melalui rotasi kampanye, penanganan cepat terhadap pelanggaran konten, dan penggunaan platform kolaboratif seperti Trello atau Notion juga direkomendasikan. Rekomendasi ini diharapkan membantu PT. XYZ meningkatkan konsistensi dan efektivitas kampanye promosi di TikTok.
Perancangan Strategi Pemasaran Produk Parfum Brand Y Melalui Tiktok Menggunakan Metode SWOT dan QSPM Dalam Upaya Peningkatan Penjualan Saleha; Utomo, Dutho Suh; Tosungku, La Ode Ahmad Safar
Jurnal Teknik Industri (JATRI) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Teknik Industri (JATRI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/fehqq255

Abstract

Parfum Brand Y merupakan produk dari PT XYZ yang dipasarkan melalui platform TikTok. Namun, strategi pemasaran produk ini menghadapi tantangan seperti sulitnya mendeskripsikan aroma secara visual, lemahnya identitas merek, serta kendala dalam koordinasi dengan kreator konten. Penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi pemasaran yang tepat agar promosi parfum brand Y menjadi lebih efektif. Penelitian ini menggunakan metode analisis SWOT dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM), yang dilakukan melalui tiga tahap: input, pencocokan, dan pengambilan keputusan.Pada tahap input, diperoleh skor Internal Factor Evaluation (IFE) sebesar 2,48 dan External Factor Evaluation (EFE) sebesar 2,76, yang menunjukkan bahwa perusahaan berada dalam posisi strategi pertumbuhan. Berdasarkan Matriks IE, PT XYZ berada pada kuadran V, yang merekomendasikan strategi penetrasi pasar dan pengembangan produk. Hasil serupa juga ditunjukkan oleh Grand Strategy Matrix, di mana perusahaan berada pada kuadran I, yang mendukung strategi pertumbuhan melalui penetrasi pasar, pengembangan pasar, dan pengembangan produk. Strategi-strategi tersebut kemudian dirumuskan menjadi 14 alternatif melalui analisis SWOT dan diprioritaskan menggunakan QSPM. Hasilnya menunjukkan bahwa strategi dengan nilai Total Attractiveness Score (TAS) tertinggi sebesar 5,40 adalah mengoptimalkan kolaborasi dengan kreator berpengalaman melalui TikTok Shop dan Live Streaming. Strategi prioritas lainnya mencakup pengalokasian anggaran khusus untuk Spark Ads bersama kreator dengan ulasan autentik, pengembangan konten storytelling dan edukatif, evaluasi berkala terhadap performa kreator, serta inovasi desain dan ukuran produk. Strategi-strategi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas promosi digital, membangun kepercayaan konsumen, serta memperkuat citra brand.
Analisis Postur Kerja Menggunakan Metode CMDQ dan ROSA pada Pekerja PT Insani Baraperkasa Site Samarinda Mustajib, Imron; Felix, Manik Samuel; Sukmono, Yudi
Jurnal Teknik Industri (JATRI) Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Teknik Industri (JATRI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/3kmv2v87

Abstract

Balai K3 Samarinda memiliki peran penting dalam memastikan bahwa lingkungan kerja di berbagai industri untuk tetap aman dan sehat. Ketertarikan untuk terlibat langsung dalam upaya pencegahan kecelakaan kerja, identifikasi risiko potensial, dan peningkatan kesadaran K3 di tempat kerja. Keluhan musculoskeletal yang dialami oleh staf HSE di PT. Insani Baraperkasa Site Samarinda. Melalui wawancara dan penggunaan Cornell Musculoskeletal Discomfort Questionnaires (CMDQ), ditemukan bahwa area tubuh yang paling sering mengalami nyeri adalah pada bahu kanan, bahu kiri, punggung atas, dan punggung bawah karena ada gerakan pengulangan cukup lama. Pada begitu pula pada bagian leher rasa nyeri karena leher responden hanya diam menatap layar komputer. Pada bagian lutut, dikarenakan posisi kaki tidak 900 dan tidak menyentuh lantai meskipun telah dibantu oleh penyangga kaki dan terkadang bergesekan dengan bawah meja. Keluhan ini terkait dengan posisi duduk selama 8 jam kerja, di mana responden cenderung tidak bergerak dan mempertahankan posisi yang tidak ergonomis. Selain itu, evaluasi postur kerja menggunakan Rapid Office Strain Assessment (ROSA) menunjukkan skor akhir sebesar 7, yang mengindikasikan kondisi berbahaya dan perlunya perbaikan segera.  Data dari CMDQ dan ROSA memberikan gambaran jelas mengenai faktor-faktor risiko ergonomi di tempat kerja. Penelitian ini menekankan pentingnya penyesuaian posisi kerja untuk meningkatkan kenyamanan dan produktivitas staf. Perbaikan yang disarankan meliputi pengaturan ketinggian kursi, penggunaan sandaran tangan yang dapat disesuaikan, serta perbaikan posisi monitor dan perangkat lainnya.