cover
Contact Name
Yudi Sukmono
Contact Email
jatri.tiunmul@gmail.com
Phone
08125519554
Journal Mail Official
jatri.tiunmul@gmail.com
Editorial Address
https://e-journals2.unmul.ac.id/index.php/jatri/about/editorialTeam
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Teknik Industri
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 29870216     DOI : https://dx.doi.org/10.30872/jatri
Covers Manufacturing, Supply Chain Management, Ergonomics, Occupational Health and Safety, Product Design and Development, Risk Management, Maintenance Management, Computers, and Information Systems.
Articles 45 Documents
Analisis Human Error Dengan Metode SHERPA Dan HEART Pada Budidaya Telur Burung Puyuh Hendrawan, Aldi; Dutho Suh Utomo; Suwardi Gunawan
Jurnal Teknik Industri (JATRI) Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Teknik Industri (JATRI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jatri.v3i1.1367

Abstract

Lovepuyuh UMKM is a business located in Bangun Rejo Village, Tenggarong Oppo District, Tenggarong City, East Kalimantan. This business is engaged in production related to quail such as meat, seeds and quail eggs. Based on LovePuyuh MSME data for each quail egg production process, 80% of the products are classified as perfect products. Meanwhile, 5% of the products were seriously damaged and the other 15% were moderately damaged. This research uses the method Systematic Human Error Reduction and Prediction Approach (SHERPA) and the Human Error Assessment and Reduction Technique (HEART) method. The results of this research show that human error can occur, namely that there are 14 things that can occur in the human error ceramic production process. Human error occurs in 5 main work processes in each sub-job. In the cage preparation process there are 3 human errors, in the breeding process there are 3 human errors, in the cage maintenance process there are 3 human errors, in the health inspection process there are 2 human errors, and in the harvesting process there are 3 human errors. Classification Errors The total work is divided into 9 errors in the action category (action errors), 3 errors in the checking category (checking errors), and 2 errors in the selection category (selection errors). The largest HEP value is found in the quail egg production process, namely in the cage temperature calculation sub-work with a value of 0.99 and the smallest HEP is in the seed type selection process with a value of 0.0000888. Potential errors The biggest problem occurs in the sub-work of cleaning cages from dirt, so special attention is needed from the operator to prevent errors.
ANALISIS KUALITAS LAYANAN MENGGUNAKAN METODE SERVICE QUALITY (Studi Kasus: AHASS PADAT KARYA) Anggraeni, Dita; Gunawan, Suwardi; Mustajib, M. Imron
Jurnal Teknik Industri (JATRI) Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Teknik Industri (JATRI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jatri.v3i1.1430

Abstract

Perkembangan bengkel AHASS di Indonesia tidak terlepas dari beberapa permasalahan yang terjadi. Salah satu permasalahan yang terjadi pada umumnya adalah kurangnya kinerja operasional bengkel AHASS. Oleh karena itu bengkel AHASS Padat Karya harus lebih memperhatikan kualitas layanannya, dengan mengetahui dan mengevaluasi penyebab gap,serta mengusulkan perbaikan dengan melakukan analisis kualitas pelayanan jasa AHASS Padat Karya dengan menggunakan metode service quality, yang terdiri dari tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat kualitas pelayanan jasa AHASS Padat Karya dinilai cukup baik meskipun rata-rata ekspektasi lebih besar daripada rata-rata persepsi. Tingkat kualitas pelayanan AHASS Padat Karya dinilai cukup baik meskipun rata-rata ekspektasi lebih besar daripada rata-rata persepsi. Kualitas layanan AHASS Padat Karya masih perlu perbaikan karena gap antara persepsi dan ekspektasi setiap dimensi adalah sebesar -0,675. Berdasarkan diagram IPA nilai persepsi dan ekspektasi rendah berada pada kuadran III, maka usulan perbaikan atribut yang berada pada kuadran III adalah sebagai berikut, sebaiknya pimpinan memberitahu atau menegur karyawan jika terdapat karyawan yang menggunakan pakaian tidak rapi dan sopan, AHASS Padat Karya membersihkan kamar mandi agar pelanggan dapat menggunakan kamar mandi dengan nyaman, AHASS Padat Karya mengubah tampilan bengkel agar terlihat luas dan rapi, AHASS Padat Karya menyediakan akses internet agar pelanggan tidak bosan saat menunggu, AHASS Padat Karya memperhatikan kebersihan dan memperbaiki ruang tunggu untuk pelanggan agar saat turun hujan, pelanggan tidak terkena air, dan AHASS Padat Karya segera melakukan refill jika dilihat tempat air minuman dan permen kosong.
Six Sigma and FMEA Methods for Cause Analysis of the Defects in PT.X Utami, Ria Oktavia Putri; Harwati
Jurnal Teknik Industri (JATRI) Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Teknik Industri (JATRI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jatri.v2i2.1489

Abstract

The manufacturing sector is currently competing against each other to always get market share. In achieving the vision and mission, the company must use one’s strength to increase production and product quality. PT. X is a manufacturing company that manufactures piano musical instruments that continually do improve to increase quality to meet customer needs. This research used the Six Sigma and FMEA methods to minimize defects that occur. The results of calculations obtained Upright Piano (UP) PM / PW which has the highest reject value. The average value of DPMO for 8 months was 16294.57, and the sigma value was 3.62. The results of identifying the type of defect that is often the cause of reject cabinet using a Pareto diagram is the muke permukaan with a percentage of 24.03%. The dominant cause of the defect occurs because during the sanding process the position of the Ategi is tilted when at the edge and the operator's ability is not evenly distributed. Improvement that can be given during the sanding process Ategi’s position tilted when at the edge of the position Ategi must be flat when at the edge of the cabinet and the balance when making the sanding process must be maintained properly. Improvement for the ability of operators that have not been evenly distributed, namely conducting training on basic skills to all operators who have worked for a long time, implementing the OJT (On the Job Training) program during probation, and sharing knowledge.
Perancangan Sistem Informasi Penggajian Karyawan Berbasis Website (Studi Kasus: CV. Tirta Mitra Sejati) Yusriawan, Muhammad; Sukmono, Yudi; Harjanto, Arif
Jurnal Teknik Industri (JATRI) Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Teknik Industri (JATRI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jatri.v2i2.1490

Abstract

Tirta Mitra Sejati adalah perusahaan air minum kemasan di kota Samarinda yang mempekerjakan sekitar 80 karyawan dan menggunakan Microsoft Excel untuk mengelola penggajian. Namun, data penggajian masih disimpan secara terpisah dan terdapat beberapa kesalahan human error serta pengiriman file antar cabang yang tidak efisien. Oleh karena itu, perusahaan ini membutuhkan sistem manajemen penggajian yang lebih baik, yaitu dengan menggunakan sistem informasi penggajian berbasis website. Untuk merancang sistem informasi tersebut, dilakukan tahap-tahap yang sesuai dengan metode Waterfall. Tahap pertama adalah analisis kebutuhan dasar sistem untuk mengetahui atribut apa saja yang dibutuhkan oleh perusahaan. Setelah itu, dilakukan perancangan sistem dengan menggunakan alat seperti Context Diagram, Data flow Diagram, Class Diagram, dan Use-Case Diagram. Selanjutnya, dirancang database untuk menyimpan data penggajian dan dibuat Design Form untuk menggambarkan tampilan sistem informasi secara visual. Setelah itu, program dibuat menggunakan framework Codeigniter 3 yang berguna sebagai alat untuk mendokumentasikan proses secara terstruktur. Setelah program selesai, dilakukan pengujian Blackbox untuk memastikan bahwa sistem informasi berjalan secara fungsional. Tahap terakhir adalah implementasi sistem informasi penggajian ke perusahaan dan perawatan sistem. Hasil akhir dari penelitian ini adalah sistem informasi penggajian berbasis website yang mampu mengelola banyak data hanya dalam satu antarmuka pengguna. Sistem ini akan sangat membantu perusahaan dalam mengurangi kesalahan dalam penggajian dan meningkatkan efisiensi dalam pengiriman file antar cabang. Dengan demikian, sistem informasi penggajian yang berhasil dirancang dan dikembangkan ini akan memberikan manfaat yang besar bagi perusahaan CV. Tirta Mitra Sejati.  
Implementasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Sebagai Infrastruktur Penunjang Electrical Vehicle dalam Mendukung Net Zero Emission Wahyudi, Khairunnisa
Jurnal Teknik Industri (JATRI) Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Teknik Industri (JATRI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jatri.v2i2.1491

Abstract

Peningkatan jumlah kendaraan bermotor di Indonesia telah menimbulkan keprihatinan terhadap konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang signifikan, mengakibatkan kenaikan impor BBM dan dampak negatif terhadap lingkungan. Untuk mengatasi masalah ini, pengadopsian Electrical Vehicle (EV) dijadikan salah satu solusi, sebagaimana diatur dalam Perpres No. 55 Tahun 2019 Tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. Dalam hal ini, pentingnya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) menjadi fokus utama, karena merupakan infrastruktur kunci dalam memfasilitasi penggunaan EV secara lebih luas di Indonesia. Meskipun terjadi peningkatan jumlah SPKLU, namun wilayah penyebarannya masih belum merata dan lebih banyak berada di Pulau Jawa. Hal ini mengindikasikan perlunya langkah strategis dan perubahan persepsi masyarakat untuk memperluas adopsi EV ke seluruh Indonesia, termasuk Kalimantan. Dengan demikian, peran SPKLU menjadi sangat penting dalam mendorong mobilitas yang ramah lingkungan dan mendukung pencapaian target Net Zero Emission (NZE). Oleh karena itu, diperlukan upaya lebih lanjut untuk menyebarkan infrastruktur SPKLU ke daerah-daerah yang belum terjangkau, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat penggunaan EV untuk lingkungan dan keberlanjutan.
Peran Aplikasi SLIK Sebagai Manajemen Risiko Dalam Mengurangi Kredit Bermasalah (Studi Kasus: Implementasi Slik Dan Restrukrisasi Oleh OJK) Meilisa Ayu Pratiwi; Anggata, Ariel; Sukmono, Yudi
Jurnal Teknik Industri (JATRI) Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Teknik Industri (JATRI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jatri.v2i2.1493

Abstract

Aktivitas keuangan dan ekonomi tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan ini, khususnya pada pelaku usaha baik menengah hingga ke atas, salah satu kegiatan ekonomi yang banyak dilakukan adalah kredit. Dalam pemberian kredit, sebuah bank atau institusi keuangan berhadapan dengan risiko-risiko yang terjadi dalam pelaksanaannya, salah satunya ialah kredit macet atau nonperforming loan (NPL), Kredit yang bermasalah merupakan risiko yang melekat dalam setiap pemberian kredit oleh bank kepada nasabahnya, mencakup kredit yang tidak dapat dilunasi tepat waktu (wanpestasi). Sebagai upaya mencegah dan meminimalisir risiko kredit macet dilakukan pelaporan debitur melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang dimiliki oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku lembaga keuangan yang melakukkan pengawasan dan pengaturan pada setiap aktivitas ekonomi dan keuangan. Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk meminimaisir risiko tersebut ialan melakukan pelaporan dan permintaan informasi debitur melalui SLIK sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 18/POJK.03.2017 dengan pihak-pihak terlampir yang wajib menjadi pelapor, dilakukannya beberapa metode yaitu penjadwalan (rescheduling), persyaratan (reconditioning), dan penataan kembali (restructuring). Upaya yang disampaikan oleh OJK berupa restrukrisasi kredit yang dilakukan pihak bank antara lain yaitu, penurunan suku bunga kredit, perpanjangan jangka waktu kredit, pengurangan tunggakan bunga kredit, pengurangan tunggakan pokok kredit, penambahan fasilitas kredit, serta konversi kredit menjadi penyertaan modal sementara.
Macroeconomic Indicators and Non-performing Loans and Banking Profitability Effect For Gross Domestic Product (Case Study Indonesia Economic and Banking) Widodo, Samdito Unggul; Ramadhania, Puspita Mahardika
Jurnal Teknik Industri (JATRI) Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Teknik Industri (JATRI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jatri.v2i2.1499

Abstract

The purpose of this study is to analyze the effect of inflation, Bank Indonesia interest rates (BI-rate), non-performing loans (NPL), profitability (profits) on gross domestic product in Indonesia in 2012-2021. Multiple linear regression model is used as the analysis model and secondary data from the Central Statistics Agency (BPS) and the Financial Services Authority (OJK) are collected for this study. The results suggest that: (1) a negative coefficient of inflation implies that an increase in inflation will lead to a decrease in GDP at current prices, based on the probability of the significance of inflation on GDP at current prices; (2) a positive coefficient of interest rates implies that an increase in interest rates will lead to an increase in GDP at current prices, based on the probability of the insignificance of interest rates on GDP at current prices; (3) a positive coefficient of NPLs implies that an increase in NPLs will lead to an increase in GDP at current prices, based on the probability of the significance of NPLs on GDP at current prices; (4) a positive coefficient of profitability implies that an increase in profitability will lead to an increase in GDP at current prices, based on the probability of the significance of profitability on GDP at current prices. Overall, inflation, interest rates, NPLs, and profitability have a significant impact on GDP at current prices.
Pengaruh Penggunaan Prototype 3D Printing Berbahan PLA terhadap Tingkat Pemahaman Operator di Industri Furnitur (Studi Kasus di CV Kalingga Putra, Jepara) Djorgie, Thomas; Herianto, Herianto; Fathimahhayati, Lina Dianati; Widyastuti, Widyastuti
Jurnal Teknik Industri (JATRI) Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Teknik Industri (JATRI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jatri.v2i2.1504

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi penerapan teknologi 3D printing (3DP) dalam pembuatan prototipe produk Wood Cap di CV Kalingga Putra (KP), sebuah perusahaan manufaktur furniture kayu di Jepara. Studi ini melibatkan 10 pengrajin kayu dengan tingkat keterampilan yang seragam. Uji usabilitas dilakukan untuk mengukur tingkat pembahaman operator terhadap berbagai jenis prototipe yang diberikan. Dimensi usabilitas yang dijadikan tolak ukur keberhasilan tingkat pemahaman operator adalah efektivitas, efisiensi, dan kepuasan. Pengujian usabilitas dilakukan terhadap prototipe 3DP berbahan PLA dibandingkan dengan prototipe yang dibuat dengan metode konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas prototipe 3D printing mencapai 84.551%, lebih tinggi dibandingkan dengan metode konvensional yang hanya mencapai 74.908%. Teknologi 3DP memungkinkan pencetakan prototipe dengan akurasi dan presisi yang lebih tinggi, mengurangi kesalahan yang disebabkan oleh variasi keterampilan manual operator. Dalam hal efisiensi, prototipe 3D printing memiliki rata-rata tingkat efisiensi sebesar 0.82, lebih tinggi dibandingkan dengan prototipe konvensional yang hanya mencapai 0.68. Tingkat kepuasan operator terhadap prototipe 3D printing juga tinggi, dengan skor rata-rata System Usability Scale (SUS) sebesar 83, yang sebanding dengan metode konvensional yang memiliki skor rata-rata 84.25.
Analisis Safety stock dan Reorder point Persediaan Produk Wheel-Grinding 4" di PT XYZ Farhana, Nadya; Wildan Firmayuda Yahya; Khamdi Mubarok
Jurnal Teknik Industri (JATRI) Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Teknik Industri (JATRI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jatri.v3i1.2304

Abstract

Dalam industri manufaktur, pengelolaan persediaan menjadi aspek krusial yang mempengaruhi efisiensi produksi dan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis safety stock dan menentukan reorder point untuk produk Wheel-Grinding guna memastikan kontinuitas produksi serta menghindari kehabisan stock yang dapat mengganggu operasional. Metode yang digunakan meliputi analisis permintaan historis, lead time, serta fluktuasi permintaan untuk menghitung tingkat safety stock yang optimal. Penentuan reorder point didasarkan pada kombinasi antara rata-rata penggunaan harian dan lead time, dengan penyesuaian berdasarkan tingkat safety stock yang telah dihitung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi safety stock dan reorder point yang tepat dapat meningkatkan efisiensi inventaris, mengurangi biaya penyimpanan, serta meminimalkan risiko kehabisan stok. Rekomendasi diberikan untuk implementasi kebijakan manajemen persediaan yang lebih baik, yang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi perusahaan.
Implementasi Metode Double Exponential Smoothing Untuk Meramalkan Penjualan dan Perhitungan Safety Stock serta Kebutuhan Parts Unit HD785-7 Raihana, Jasmine Najwa; Yudi Sukmono
Jurnal Teknik Industri (JATRI) Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Teknik Industri (JATRI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jatri.v3i1.2308

Abstract

PT Komatsu Remanufacturing Asia merupakan salah satu perusahaan remanufacturing di Indonesia yang memproduksi ulang beberapa major komponen, sub komponen, dan model yang digunakan dalam alat berat dan unit Komatsu. Produk dari Komatsu sendiri terdiri dari dump truck, wheel loader, excavator, bulldozer, dan lain-lain, sedangkan major komponen yang dapat dilakukan overhaul oleh PT Komatsu Remanufacturing Asia ialah engine, power train, cylinder, transmission, final drive, dan lain-lain. Unit yang paling banyak dibutuhkan untuk dilakukan overhaul oleh customer ialah unit dump truck HD785-7 yang merupakan penunjang utama dalam proses pertambangan batubara, sehingga persediaan dari spareparts unit tersebut harus selalu tersedia untuk dapat memenuhi kebutuhan customer. Peramalan dilakukan dengan tujuan untuk memperkirakan tingkat penjualan dari unit HD785-7 sehingga mengurangi produk yang menunggu terlalu lama untuk diproses. Selain itu, dilakukan juga perhitungan safety stock untuk unit HD785-7 dan jumlah kebutuhan part number penyusunnya sesuai dengan target produksi dari perusahaan. Pada penelitian ini, jumlah penjualan unit HD785-7 diasumsikan memiliki pola data trend, dengan metode yang memiliki nilai MAPE terkecil ialah metode Double Exponential Smoothing Brown. Target penjualan unit HD785-7 untuk fiscal year 2024 yang didapatkan dari hasil peramalan dengan metode Double Exponential Smoothing Brown ialah sebesar 23 unit, dengan safety stock unit HD785-7 sebesar 27 unit. Untuk kebutuhan atau requirement dari setiap sparepart dihitung dengan mempertimbangkan target produksi yang ditentukan oleh perusahaan, di mana jumlah yang dihasilkan berbeda-beda untuk setiap parts penyusunnya.