cover
Contact Name
Muhammad Yusuf Zulkifli
Contact Email
yusufzulkifli9@gmail.com
Phone
08116831920
Journal Mail Official
lp3m.stainusantara@gmail.com
Editorial Address
Jl. Rw. Sakti Barat No.50, Tibang, Kec. Syiah Kuala, 24415. Kabupaten Banda Aceh, Provinsi: Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
SAWEU: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30646154     DOI : 10.62901
SAWEU: Jurnal Pengabdian Masyarakat adalah jurnal ilmiah yang berfokus pada hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat, terutama di bidang sosial, humaniora, dan ilmu terapan lainnya. Jurnal ini biasanya menjadi wadah bagi akademisi, praktisi, dan peneliti untuk mendokumentasikan, mempublikasikan, serta menyebarluaskan hasil dari kegiatan pengabdian yang telah mereka lakukan kepada masyarakat luas. Jurnal SAWEU berfungsi sebagai sarana untuk membagikan praktik-praktik terbaik (best practices), solusi inovatif, dan pengalaman lapangan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Topik-topik yang diangkat dalam jurnal ini sering kali mencakup pemberdayaan masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan masyarakat, pengembangan ekonomi berbasis komunitas, pelestarian lingkungan, serta penguatan kearifan lokal. Melalui publikasi di Jurnal SAWEU, para penulis dapat berbagi metode pengabdian yang efektif, pendekatan interdisipliner, serta dampak yang dihasilkan dari keterlibatan mereka dengan masyarakat. Dengan demikian, jurnal ini tidak hanya berperan sebagai dokumentasi ilmiah, tetapi juga sebagai alat untuk memfasilitasi transfer pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat yang lebih luas, khususnya dalam konteks pembangunan berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 50 Documents
SISTEM PENGELOLAAN PENGADUAN PELAYANAN PUBLIK NASIONAL–LAYANAN ASPIRASI DAN PENGADUAN ONLINE RAKYAT (SP4N-LAPOR) SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI ASPIRASI PUBLIK Sy. Nurul Syobah; A. Rivai Beta; Linda Meilani; Mardiasih; Muhammad Alfiannur; Rajab; Rezqi Hutomo Achmad
Saweu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2026): Saweu : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Community Service Program with the theme of utilizing SP4N-LAPOR as a medium for public aspiration communication aims to enhance the understanding and awareness of students at Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) Samarinda regarding effective, participatory, and ethical public communication. This activity was implemented through an educational and participatory approach using material presentations and interactive discussions, in collaboration with the Department of Communication and Informatics of East Kalimantan Province. The materials presented included an introduction to SP4N-LAPOR, two- way communication, public communication ethics, and community participation in monitoring public services. The results indicate an improvement in students’ understanding of the function of SP4N-LAPOR as an official communication channel between the public and the government, as well as increased awareness of the importance of message clarity and ethical considerations in conveying public aspirations. This activity has a positive impact on enhancing students’ public communication literacy in the digital era.
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN MASYARAKAT DI DESA KLAMPAR KECAMATAN PROPPO KABUPATEN PAMEKASAN Ahmad Rofiqi Tanzil; Ade Yuliana; Asep Alipudin; Siti Amaliati; Ludfi
Saweu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2026): Saweu : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya inovasi produk, belum optimalnya penguatan identitas merek usaha batik Desa Klampar, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal melalui penguatan inovasi produk, branding, packaging, dan digitalisasi pemasaran. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan kelompok pengrajin batik, pemerintah desa, dan tim pengabdian. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi potensi dan kebutuhan, sosialisasi, pelatihan dan pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pengrajin dalam menciptakan motif batik berbasis identitas lokal Desa Klampar, penguatan identitas merek dan kemasan produk, serta pemanfaatan WhatsApp Business, Instagram, Facebook dan Tiktok sebagai media pemasaran digital. Perubahan tersebut berdampak pada meningkatnya daya tarik produk, perluasan jangkauan pasar, serta peningkatan nilai jual batik. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pendampingan pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal efektif dalam meningkatkan kapasitas usaha batik masyarakat desa serta berkontribusi terhadap peningkatan daya saing dan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan.
The PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DENGAN PENDATAAN TANAH WAKAF MELALUI KULIAH KERJA NYATA TEMATIK (KKN-T) DI DESA KASIMPAR KECAMATAN PETUNGKRIYONO KABUPATEN PEKALONGAN Tiara Febrianti; Nur Ilmiyah; Kania Najwa Nareswari; Muhammad Safiq Faiz; Dina Faradisa; Nuha Lubaba; Jihan Rifatul Aola; Tia Melinda Salsabilah; Galya Adisti; Devita Afia Dewi
Saweu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2026): Saweu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata/KKN) is a curricular activity that integrates the Three Pillars of Higher Education (Tri Dharma Perguruan Tinggi), namely education, research, and community service. The 63rd KKN Program of UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Group 23, was conducted in Kasimpar Village, Petungkriyono District, Pekalongan Regency, from October 13 to December 11, 2025. Kasimpar Village is characterized as an agrarian community, with the majority of residents working as agricultural laborers. During the implementation, Group 23 carried out various flagship and supporting programs based on the theme Ecotheology and Land Affairs, covering the fields of education, environment, social, religious, and health sectors. These programs aimed to increase community participation and empowerment while fostering students’ social awareness. Despite challenges related to time constraints, limited funding, and coordination with the community, most programs were successfully implemented and provided positive impacts for both students and the local community. This KKN activity contributed to enhancing environmental awareness, empowering women and children, and encouraging more independent and sustainable community development.
OPTIMALISASI IDENTITAS PRODUK DALAM MEMBANGUN BRAND YANG KOMPETITIF, KREDIBEL, DAN BERKELANJUTAN Hamidah; Indri Muflikhatul Khoiriyah; Wiwi Fatmawati; Puji Kurniawan; Tiar Gustian Aldiyansyah; Wigiyanti; Fazrul Rizky Adhani; Laelatul Malihah; Kusnul Mariyah; Sa'dun Arrozi; Sandra Dewi; Riko Irwanto; Susi Ambarwati
Saweu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2026): Saweu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persaingan usaha yang semakin kompetitif menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki identitas produk yang kuat melalui penerapan branding dan desain kemasan yang efektif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM makanan dalam membangun identitas merek serta mengembangkan desain kemasan yang menarik dan informatif. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui observasi, penyampaian materi, diskusi, praktik, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep branding, unsur identitas merek, pemilihan warna, dan penyusunan informasi kemasan. Peserta juga mampu menghasilkan rancangan kemasan yang lebih menarik, profesional, dan memiliki identitas produk yang lebih jelas sehingga berpotensi meningkatkan kepercayaan konsumen serta daya saing produk. Program ini memberikan kontribusi positif terhadap penguatan kapasitas pelaku UMKM dan diharapkan berkelanjutan melalui pendampingan serta kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat.
STRATEGI PENGUATAN PEMASARAN UMKM MELALUI KATALOG PRODUK DIGITAL UNTUK MENDUKUNG PERLUASAN PASAR DAN PENINGKATAN PENJUALAN Anisatul Latifah; Ida Nurfadilah; Nuri Najwa Utfina; , Zayyina Ashfi Qolbina Musaddad; Tika Qurotulngaini; Dinda Shalsa Aprilia6; Wiwin Sulastri; Rita Yuliani; Siti Nur Hikmah; Akmal Naufal Yahya; Muhammad Sabit Alfin Albanani; Huda Akhyari; Faizal Khafidz Firdaus
Saweu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2026): Saweu : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, tetapi sebagian pelaku UMKM masih menghadapi keterbatasan dalam pemasaran, khususnya dalam penyajian informasi produk dan perluasan jangkauan konsumen. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasitas pemasaran UMKM melalui pengembangan dan pemanfaatan katalog produk digital. Kegiatan menggunakan pendekatan campuran melalui pelatihan dan pendampingan berbasis Asset Based Community Development (ABCD), dengan tahapan identifikasi kebutuhan, pemetaan aset, pengumpulan informasi produk, penyusunan katalog,implementasi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa katalog digital dapat menjadi instrumen praktis untuk menyajikan informasi produk secara lebih sistematis, menarik, dan mudah dibagikan melalui media digital. Pendampingan juga meningkatkan pemahaman mitra mengenai strategi pemasaran digital dan pemanfaatan katalog sebagai media komunikasi dengan konsumen. Kegiatan ini berpotensi memperluas akses pasar dan mendukung peningkatan penjualan secara berkelanjutan. Kata kunci: UMKM, pemasaran digital, katalog produk digital
METODE READ ALOUD SEBAGAI STRATEGI PENGUATAN LITERASI ANAK USIA SEKOLAH DI DESA BANTAR KECAMATAN WANAREJA Yosinta Pangestuti; Eka Puji Astuti; Zaitun Nurarifah; Nasrulloh; Eni Wahyuni; Siti Cholisoh; Ukon Sukroni; Aliyatul Hoeriyah; Salsabila Nurhidayat; Hana Farida; Haryanti; , Ahmad Fahrudi Hidayat
Saweu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2026): Saweu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penguatan budaya literasi bagi anak usia sekolah di daerah pedesaan menghadapi tantangan berupa rendahnya minat baca serta terbatasnya pengelolaan sarana membaca. Program pengabdian masyarakat di Desa Bantar, Kecamatan Wanareja, bertujuan untuk mengoptimalkan kembali fungsi Taman Bacaan Masyarakat (TBM) "Lentera Senja" melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dengan kerangka 5D (Discovery, Dream, Design, Deliver, Destiny). Metode intervensi yang diterapkan mencakup penataan dan katalogisasi koleksi buku serta pelaksanaan kegiatan Read Aloud (membacakan nyaring). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada minat baca anak-anak usia sekolah, dari 25% sebelum kegiatan menjadi 85% setelah intervensi. Selain itu, partisipasi dan dukungan orang tua serta masyarakat meningkat dari 30% menjadi 78%. Sinergi metode membaca nyaring yang interaktif dan permainan edukatif terbukti efektif menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menghidupkan kembali fungsi TBM sebagai pusat literasi desa yang berkelanjutan.
PENGABDIAN MAHASISWA KKN INTERNASIONAL DALAM PEMENUHAN HAK PENDIDIKAN ANAK PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI SB BROGA, MALAYSIA ‘Ainul Imronah; Sadzilda Nubnaya; Azizah Zahra Santoso; Indri Novianti Intan Cahyani
Saweu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2026): Saweu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan anak Pekerja Migran Indonesia di luar negeri menghadirkan kebutuhan pendidikan yang tidak hanya berkaitan dengan keberlangsungan pembelajaran akademik, tetapi juga pembentukan karakter, praktik keagamaan, dan penguatan identitas kebangsaan. Pengabdian ini bertujuan memberikan pendampingan pendidikan kepada anak PMI di Sanggar Bimbingan Broga, Malaysia, melalui penguatan pembelajaran, pembiasaan keagamaan, dan pengenalan budaya Indonesia. Kegiatan dilaksanakan selama dua puluh tujuh hari melalui pendekatan partisipatif berbasis aset dengan melibatkan mahasiswa KKN Internasional, pengelola sanggar, serta peserta didik. Sasaran kegiatan berjumlah sembilan belas anak dari jenjang taman kanak-kanak hingga sekolah dasar kelas lima, dengan seorang peserta mengikuti pembelajaran secara daring karena kendala jarak. Program meliputi pendampingan Kurikulum Merdeka, pembiasaan doa harian, praktik wudhu dan shalat, serta pengenalan lagu, tarian, dan karya budaya Indonesia. Kegiatan menunjukkan penguatan partisipasi belajar, pembiasaan religius, pengalaman budaya, dan keterlibatan mahasiswa dalam pendidikan komunitas Indonesia di Malaysia. Kata kunci: anak PMI, KKN Internasional, Sanggar Bimbingan Broga
DIGITALISASI UMKM DAN PELESTARIAN DESA WISATA DI DESA GURAH KABUPATEN ACEH BESAR Laila Pitri; Hambali; Hartati
Saweu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2026): Saweu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, namun sebagian besar masih beroperasi secara informal tanpa memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), sehingga tidak memiliki perlindungan hukum dan tidak dapat mengakses berbagai program fasilitasi pemerintah. Sejak diberlakukannya Undang-Undang Cipta Kerja dan sistem Online Single Submission Berbasis Risiko (OSS-RBA), NIB menjadi identitas tunggal yang wajib dimiliki seluruh pelaku usaha di Indonesia, menjadikan edukasi legalitas usaha sebagai prioritas mendesak bagi pemberdayaan UMKM. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep dan kedudukan hukum NIB dalam sistem perizinan berusaha berbasis risiko, mensintesis praktik dan hasil program edukasi serta pendampingan NIB yang telah dilaksanakan di berbagai daerah, serta menganalisis kendala yang dihadapi pelaku UMKM beserta strategi edukasi legalitas usaha yang efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), yaitu mengumpulkan, menganalisis, dan mensintesis peraturan perundang-undangan, publikasi pemerintah, serta artikel jurnal pengabdian masyarakat yang relevan dengan edukasi NIB bagi UMKM. Hasil kajian menunjukkan bahwa program edukasi dan pendampingan NIB yang dilaksanakan di berbagai lokasi di Indonesia secara konsisten mengungkapkan rendahnya kesadaran awal pelaku UMKM mengenai pentingnya dan tata cara legalitas usaha, namun menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan serta keberhasilan pendaftaran NIB setelah dilakukan sosialisasi terstruktur dan pendampingan teknis langsung melalui platform OSS; kendala yang persisten mencakup keterbatasan literasi digital, kesalahpahaman mengenai kompleksitas pendaftaran, dan kurangnya kesadaran akan manfaat nyata legalitas, seperti akses pembiayaan, pasar digital, dan program perlindungan pemerintah. Artikel ini menyimpulkan bahwa edukasi legalitas usaha yang efektif bagi UMKM menuntut pendekatan andragogis yang memadukan penyampaian manfaat nyata secara jelas, pendampingan teknis langsung, dan kolaborasi kelembagaan yang berkelanjutan antara instansi pemerintah, lembaga keuangan, dan fasilitator masyarakat.
STRATEGI PENINGKATAN PRODUKSI JAMUR MELALUI PENDAMPINGAN BUDIDAYA DAN MANAJEMEN USAHA DI DESA MOJOREJO, KECAMATAN PUNGGING, KABUPATEN MOJOKERTO Arie Sulistyawan Arie Sulistyawan; Wahyu Syafa’at; Ananda Afrilia Kurnia Putri; Hamidah; Syahrul 'Aditiya Rahman; Imamah Fauziyah; Irma Kunaifah; Mardiana nevananda fauzi; Iftitah Widiya Salma; Elok Ismakhuriya; Mochammad Ulil Asror Amin
Saweu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2026): Saweu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi jamur merupakan salah satu kegiatan usaha produktif yang memiliki potensi dalam meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi masyarakat desa. Namun, keterbatasan pengetahuan mengenai teknik budidaya, pengelolaan lingkungan produksi, serta manajemen usaha menjadi salah satu faktor yang dapat menyebabkan penurunan produktivitas dan keberlanjutan usaha jamur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produksi jamur melalui pendampingan budidaya dan penguatan manajemen usaha bagi masyarakat pembudidaya jamur di Desa Mojorejo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi, sosialisasi, pelatihan, praktik budidaya, pendampingan, serta evaluasi secara berkala. Sasaran kegiatan meliputi masyarakat dan pelaku usaha budidaya jamur di Desa Mojorejo. Pelaksanaan kegiatan difokuskan pada peningkatan pemahaman mengenai pemilihan dan perawatan media tanam, pengaturan kelembapan dan suhu, pengendalian hama dan kontaminasi, teknik pemeliharaan, serta pengelolaan usaha yang meliputi pencatatan biaya produksi, penentuan harga jual, pemasaran, dan pengembangan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengelola proses budidaya jamur secara lebih efektif dan terencana. Pendampingan juga mendorong pembudidaya untuk melakukan pencatatan usaha dan mengevaluasi biaya serta hasil produksi sebagai dasar pengambilan keputusan usaha. Penerapan teknik budidaya yang lebih tepat dan manajemen usaha yang lebih baik diharapkan mampu meningkatkan produktivitas jamur, mengurangi risiko kegagalan produksi, serta memperkuat keberlanjutan usaha masyarakat. Kegiatan ini merekomendasikan adanya pendampingan berkelanjutan, penguatan kapasitas pembudidaya, inovasi teknik budidaya, serta pengembangan strategi pemasaran untuk meningkatkan daya saing usaha jamur di Desa Mojorejo.
PENGUATAN LITERASI DAN NUMERASI MELALUI MURAL EDUKATIF SEBAGAI PROGRAM KREATIF MAHASISWA PLP-PP DI SMP SWASTA RK MAKMUR BUDI MURNI 4 MEDAN Friska Ledina Situngkir; Santa Sinaga; Dwi Ramawati Silitonga; Natal Eliazer Girsang; Fitri Junianti Girsang; Edwin Bonar Tambunan
Saweu: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2026): Saweu : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literacy and numeracy are fundamental competencies that need to be strengthened in education because they support students’ ability to understand information, use knowledge, solve problems, and make decisions in everyday life. This community service activity aimed to strengthen literacy and numeracy through the use of the school environment as a visual medium in the form of an educational mural. The activity was carried out by PLP-PP students at SMP Swasta RK Makmur BUDI MURNI 4 Medan using a participatory and descriptive approach. The stages of the activity included needs identification, mural design planning, preparation of media and materials, mural implementation, and evaluation of the activity results. The mural was designed to contain literacy messages, numeracy elements, learning motivation, character, creativity, and language, adapted to the needs and characteristics of junior high school students. The results showed that the mural not only functioned as a decoration for the school environment but also served as a visual learning medium combining texts, numbers, symbols, illustrations, mathematical formulas, and motivational slogans. Literacy elements were presented through messages about reading, learning, creating, as well as the use of Indonesian and English, while numeracy elements were represented through numbers, mathematical operations, number patterns, geometric shapes, and formulas for area and volume. The activity also provided PLP-PP students with experience in designing and implementing creative, collaborative, and contextual educational programs. Therefore, educational murals can be utilized as a visual medium to support the development of an educational school environment and strengthen literacy and numeracy culture. However, quantitative improvement in students’ literacy and numeracy skills was not the focus of measurement in this activity; therefore, further evaluation is needed to determine its learning impact more measurably.