cover
Contact Name
Endro Wibisono
Contact Email
endrowibisono@unesa.ac.id
Phone
085791231992
Journal Mail Official
mitrans@unesa.ac.id
Editorial Address
Program Studi D4 Transportasi Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi
ISSN : -     EISSN : 30258774     DOI : https://doi.org/10.26740/mitrans.v2n3.p230-242
Core Subject : Engineering,
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi (MITRANS) ditujukan untuk seluruh akademisi dan praktisi di bidang Transportasi, khususnya Manajemen Transportasi. Ruang lingkup Jurnal Manajemen Transportasi meliputi hasil penelitian lapangan, studi literatur, dan penelitian kebijakan publik yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan membangun inovasi terhadap perkembangan dunia di bidang Transportasi. Jurnal ini terbit 3 (tiga) kali setahun dan min. 12 artikel per terbitan. Penelitian dilihat melalui perspektif transportasi makro atau mikro dari berbagai aspek, seperti: operasional, produksi, sumber daya manusia, pemasaran, layanan konsumen, keuangan, dan manajemen strategis. Manajemen Transportasi Manajemen Logistik Manajemen Transportasi Pelabuhan Manajemen Kelautan Manajemen Transportasi Multimoda Manajemen Rantai Pasokan Keselamatan dan Lingkungan Logistik Keselamatan dan Lingkungan Transportasi
Articles 91 Documents
Desain Perencanaan Geometrik Jalan pada Tikungan dengan Metode Bina Marga dan Perhitungan Kebutuhan Alat Pengaman Pengguna Jalan pada Sta 11+800 s/d Sta 12+200 Ruas Jalan Bareng – Wonosalam Pasar Kabupaten Jombang Muti'a Yuzaeva, Prathita; Wibisono, R.Endro
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 1 No. 1 (April) (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v1n1.p49-63

Abstract

Ruas jalan Bareng – Wonosalam Pasar ialah ruas jalan dengan kondisi geografis struktur geometrik jalan berupa jalan yang sempit dengan tikungan yang tajam dan salah satu sisi jalan yang bertepian jurang. Selain itu, pada ruas jalan tersebut terdapat desa yang memiliki banyaknya wisata sehingga sering memikat orang luar untuk berlibur di wisata tersebut. Dengan banyaknya wisatawan tersebut,diperlukannya fasilitas yang memadai yang dapat menjamin keselamatan pengguna jalan. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk menghasilkan suatu perencanaan pada tikungan dengan desain yang memenuhi standart metode bina marga yang dapat menjamin kenyamanan dan keamanan pengguna jalan, serta untuk mengetahui kebutuhan alat pengaman pengguna jalan berdasarkan hasil analisis manajemen resiko berdasarkan peraturan dan spesifikasi teknis yang ada. Metode yang dignakan berupa survei kondisi geometrik jalan pada ruas jalan desa STA 11+800 s/d STA 12+200 Dari data kondisi geometrik yang dilakukan survei secara langsung dilapangan, akan dilakukan analisis menggunakan metode bina marga, dengan analisis jari – jari/ radius pada tikungan, dan jarak pandang alinyemen horizontal. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tipe tikungan yang dapat diterapkan pada tikungan tersebut ialah tipe Spiral - Spiral dengan panjang lengkung total tikungan sebesar 94,2m dengan jari – jari tikungan 30 m dan sudut pusat tikungan sebesar 90° yang dilengkapi dengan jarak daerah bebas samping sebesar 3 m serta jarak pandang henti sebesar 27 m dengan dilengkapi fasilitas pengaman jalan berupa kaca cembung dan patok lalu lintas
Evaluasi Sistem Drainase Jalan Raya Terhadap Banjir (Studi Kasus: Jl. Raya Tanggulangin, Kec. Tanggulangin, Kab. Sidoarjo, Jawa Timur) Kinanthi, Maheswari Anggit; Mahardi, Purwo
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 1 No. 2 (Agustus) (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v1n2.p120-128

Abstract

Peristiwa banjir sering terjadi pada wilayah Kabupaten Sidoarjo. Salah satu wilayah nya adalah Jl. Raya Tanggulangin, Kec. Tanggulangin, Kab. Sidoarjo. Penyebab banjir adalah saluran drainase yang tidak memadai, bisa dari banyaknya sampah dan lumpur yang mengendap sehingga dapat menghambat aliran drainase. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi dan kapasitas saluran eksisting pada drainase Jl. Raya Tanggulangin. Berdasarkan hasil perhitungan dan kondisi eksisting di lapangan, diperoleh hasil bahwa debit saluran (Qs) drainase sebesar 0,167 m³/detik tidak dapat menampung debit rencana (Qr) periode ulang 2, 5, dan 10 Tahun dengan debit maksimum (10 Tahun) sebesar 0,294 m³/detik. Maka dari itu, diperlukan perbaikan dengan cara perencanaan ulang terhadap saluran drainase dengan saluran bentuk U-Ditch dengan Tipe 3.3, 3.4, dan 4.4. Didapatkan debit dari masing-masing Tipe adalah 0,211 m³/detik, 0,298 m³/detik, dan 0,454 m³/detik. U-Ditch Tipe 3.3 tidak dapat menampung debit rencana (Qr), sedangkan U-Ditch Tipe 3.4 dan 4.4 dapat menampung debit rencana (Qr). Saluran yang akan digunakan adalah saluran U-Ditch Tipe 4.4, karena lebih aman untuk 2, 5, dan 10 tahun bahkan lebih.
Prediksi dan Penerapan Simulasi Menggunakan Software VISSIM Terhadap Kinerja Lalu Lintas untuk Menguraikan Kemacetan Simpang Bersinyal di Jl. Raya Manyar Kota Surabaya Nurhidayah, Alfiatus Aisyah; Wibisono, R. Endro
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 1 No. 1 (April) (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v1n1.p73-84

Abstract

Persimpangan merupakan simpul pada jaringan jalan dimana jalan - jalan bertemu dan lintasan kendaraan berpotongan. Simpang Jl. Raya Manyar merupakan simpang pada jalan perkotaan yang banyak dilalui oleh masyarakat Kota Surabaya setiap harinya sehingga menyebabkan permasalahan lalu lintas. Pada jam sibuk seperti pagi dan sore hari simpang ini menjadi titik rawan terjadinya kemacetan. Penyebab kemacetan di simpang Jl. Raya Manyar yaitu lebar jalan pada Jl. Manyar Rejo yang kurang, ruas Jl. Raya Manyar dari arah selatan dan utara yang tidak diperbolehkan untuk belok kanan, sehingga kendaraan harus putar balik cukup jauh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja simpang Jl. Raya Manyar saat ini dan memprediksikan kinerja simpang pada tahun 2028 menggunakan derajat kejenuhan terkecil yang disimulasikan menggunakan software VISSIM. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu perhitungan kinerja simpang menggunakan MKJI (1997) dan disimulasikan menggunakan software VISSIM. Perhitungan kinerja simpang pada kondisi saat ini didapatkan DS sebesar 1,142 dengan tingkat pelayanan F. Setelah itu, dilakukan perhitungan kinerja simpang dengan percobaan fase sinyal 2 fase dan 4 fase untuk mengetahui DS terkecil yang akan digunakan untuk menghitung kinerja simpang pada tahun 2028. Perhitungan kinerja simpang Jl. Raya Manyar pada tahun 2028 dihitung menggunakan fase sinyal terpilih yaitu 2 fase dan didapatkan derajat kejenuhan 0,826 dengan tingkat pelayanan D. Perlu adanya penelitian lanjutan tentang perubahan lebar geometrik jalan sehingga DS lebih dapat diperkecil.
Studi Komparasi Software KAJI dan VISSIM dalam Analisis Kinerja Lalu Lintas pada Simpang Bersinyal (Studi Kasus : Perempatan Jl. Raya Menur – Jl. Kertajaya, Surabaya) Irhami, Naufal Izza; Wibisono, R. Endro
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 1 No. 1 (April) (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v1n1.p85-94

Abstract

Simpang bersinyal Jl. Raya Menur - Jl. Kertajaya merupakan persimpangan yang sering mengalami kemacetan. Kemacetan dapat mempengaruhi kinerja dalam melayani kebutuhan arus lalu lintas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja lalu lintas dengan software KAJI dan VISSIM untuk mendapatkan komparasi hasilnya pada kondisi eksisting dan prediksi untuk tahun 2028. Metode yang digunakan dalam mengambil data penelitian adalah survei data waktu sinyal, fase sinyal, waktu siklus, fase pergerakan, geometri pendekat, dan volume kendaraan. Data kondisi eksisting adalah volume kendaraan eksisting, dan prediksi tahun 2028 menggunakan regresi volume kendaraan berdasarkan data pertumbuhan kendaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KAJI menghasilkan data jumlah arus lalu lintas, kapasitas, derajat kejenuhan, rasio hijau, antrian, hentian, dan tundaan. VISSIM menghasilkan data QLen (antrian), QLenMax (antrian maksimum), dan QStops (hentian). KAJI menampilkan tingkat pelayanan lalu lintas dalam kategori F dengan derajat kejenuhan rata-rata sebesar 0,294 pada kondisi eksisting dan 1,676 pada tahun 2028. KAJI dan VISSIM menampilkan perbedaan dalam perhitungan pada antrian dan hentian. Lengan Utara menampilkan antrian yang terjadi sepanjang 1220 m dan hentian 2658 kendaraan pada KAJI, adapun pada VISSIM menampilkan hasil antrian pada lengan Utara sepanjang 54,26 m dan hentian 91 kendaraan. Saran penulis untuk penelitian lebih lanjut adalah perlu dilakukan evaluasi untuk simpang Jl Raya Menur – Jl. Kertajaya karena kinerja lalu lintas yang belum optimal.
Perencanaan Parkir Guna Meningkatkan Kinerja Ruas Jalan di Pasar Blauran Kota Surabaya Listyaningrum, Ayu Amalia; Mahardi, Purwo
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 1 No. 2 (Agustus) (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v1n2.p129-136

Abstract

Pasar Blauran didirikan tahun 1934 tanpa memiliki lahan parkir sehingga menggunakan parkir on street yang mengakibatkan turunnya kinerja Jalan Kranggan hal ini diatasi dengan merencanakan parkir off street di lantai 1. Tujuannya agar mengetahui bagaimana nilai kinerja jalan kranggan saat parkir on street dan setelah dilakukan parkir off street. Selain itu mengetahui bentuk layout parkir yang direncanakan serta perbandingan pendapatan per bulan Pasar Blauran saat ini dengan pendapatan saat dilakukan rencana parkir off street. Metode penelitian menggunakan kuantitatif yang didapat dengan metode pengamatan dan kepustakaan. Metode pengamatan dilakukan dalam mencari data arus lalu lintas Jalan Kranggan, jumlah serta durasi parkir sepeda motor on street, dan data sewa toko di Pasar Blauran. Arus total tertinggi sebesar 2168,2 skr/jam durasi parkir tertinggi ada di rentang waktu 105 - 120 menit dengan jumlah parkir 1438 sepeda motor memiliki kebutuhan ruang parkir sebesar 459 SRP. Volume parkir on street dalam satu waktu sebesar 423 sepeda motor. Kinerja Jalan Kranggan dengan on street bernilai 1,95 skr/jam sedangkan off street 0,69 skr/jam. KRP yang dibutuhkan 459 SRP kemudian layout dibuat di lantai satu dengan luas 2299,11 m2. Pendapatan Pasar Blauran kira - kira Rp 116.630.625,00 per bulan dapat dilakukan penerapan tarif parkir sebesar Rp 3.000,00 dan mendapatkan Rp 316.341.180 per bulan.
Simulasi Model Tarikan Perjalanan pada Kawasan Perdagangan Setelah Revitalisasi (Studi Kasus: Pasar Baru Tuban, Kabupaten Tuban) Nurcahaya, Dwi Prastya; Wibisono, R. Endro
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 1 No. 2 (Agustus) (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v1n2.p149-157

Abstract

Pasar Tradisional merupakan salah satu yang mampu menjadi penggerak roda perekonomian dari sector perdagangan. Selain itu penghubung antara desa dan kota. Salah satunya Pasar Baru Tuban yang dibangun sejak 1984 dengan luas 15.675 m2 tersebut sudah lama aktif. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban masyarakat akan berbelanja di Pasar Baru Tuban. Pasar Baru Tuban kembali beroperasi pada tahun 2021 setelah terjadinya kebakaran pada awal Maret 2020 lalu. Untuk mengetahui tarikan perjalanan masyarakat ke kawasan perdagangan Pasar Baru Tuban setelah revitalisasi diperlukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi tarikan perjalanan dan model analisa tarikan pada kawasan perdagangan Kawasan Pasar Baru Tuban, Kabupaten Tuban setelah direvitalisasi. Metode untuk menganalisis model tarikan perjalanan dalam penelitian ini dengan metode analisis regresi linear berganda dengan menggunakan program spss. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa faktor yang mempengaruhi tarikan perjalanan ke kawasan perdagangan Pasar Baru Tuban setelah revitalisasi adalah luas lantai bangunan, luas parkir, luas kios. Model tarikan yang didapat dari hasil analisa adalah Y = 0,260 + 0,150(X2) + 0,145(X3) + 0,747(X4).
Re-Design Area Ruang Tunggu dari Sisi Darat (Landside) Saat dan Pasca Pandemi Pada Terminal I Domestik PT Angkasa Pura Cabang I Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya Berdasarkan PM 178 Tahun 2015 Yuana, Buger Wijaya; Amanda Ristriana Patissinai
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 1 No. 2 (Agustus) (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v1n2.p137-148

Abstract

Bandara diyakini mampu mempercepat peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di suatu wilayah. Pertumbuhan jumlah pengguna moda transportasi udara menunjukkan pertumbuhan yang sangat positif. Hal ini berkaitan dengan kondisi geografis objek rancang yaitu Terminal 1 Bandara Juanda yang terletak di kawasan industri dan bisnis. Beberapa aspek pelayanan bandara Juanda yang harus menjadi perhatian utama yaitu faktor kenyamanan dan fasilitas karena berkaitan dengan aktivitas yang dilakukan oleh pengguna jasa. Berbagai permasalahan yang terjadi pada masa pandemi mengakibatkan penurunan pengguna jasa terhadap moda transportasi udara, hal ini membuat tingkat kepercayaan masyarakat menurun mengenai tingkat keamanan dan kenyamanan pada Bandar Udara Juanda Surabaya. Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk menganalisis bagaimana kesesuaian fasilitas pada area ruang tunggu Bandar Udara Juanda Surabaya terhadap tingkat vi keamanan, kenyamanan, dan re design area ruang tunggu Bandar Udara Juanda Surabaya. Metode yang digunakan dalam perancangan ini meliputi pengumpulan data primer, sekunder dan metode analisis yang digunakan penulis adalah dengan menggunakan metode Slovin. Setelah data-data tersebut dianalisa, maka akan didapatkan hasil dari penelitian ini berupa konsep desain yang sesuai untuk mengatasi permasalahan yang ada pada Terminal. Hasil dari penelitian ini, disimpulkan bahwa penerapan konsep modern-natural pada elemen dan nuansa interior paling sesuai digunakan dan diharapkan hasil dari desain interior T1 Bandar Udara Juanda ini mampu menjadi bandar udara yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat modern pada masa pandemi, meningkatkan tingkat keamanan dan kenyamanan.
Kesesuaian Kualitas Pelayanan Suroboyo Bus Bagi Masyarakat Pengguna Tranportasi Massal di Wilayah Kota Surabaya Aza, Amalia Nala Rohmatal; Supriyatno, Dadang
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 1 No. 1 (April) (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v1n1.p95-106

Abstract

Kota Surabaya salah satu kota yang mengembangkan Transportasi umum. Aspek yang perlu dilakukan dalam mengembangakan transportasi umum adalah aspek pelayanan berdasarkan Standar pelayanan minimal. Salah satu upaya mengembangkan transportasi umum di Kota Surabaya adalah peluncuran Suroboyo Bus sebagai transportasi umum masa kini. Peluncuran Suroboyo Bus diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat akan penggunaan transportasi umum, sehingga perlu adanya penelitian dengan tujuan mengetahui nilai kepuasan dan kesesuaian Suroboyo Bus berdasarkan SPM ditinjau dari sisi para pengguna dan upaya apa saja yang diperlukan untuk meningkatkan tingkat kepuasan dan kesesuaian dari pelayanan Suroboyo Bus. Metode penelitian ini bertujuan mencari nilai tingkat kepuasan dan kesesuaian pelayanan pada Suroboyo Bus. Metode-metode yang digunakan adalah Metode Servqual, dibagi menjadi 4 kuadran dalam Diagram Kartesius dengan menggunakan IPA (Importance-Performance Analysis), dan CSI (Customer Satisfaction Index) untuk menentukan tingkat kepuasan pengguna. Sedangkan jumlah dari responden dari penelitian ditentukan berdasarkan Metode Slovin. Berdasarkan penelitian ini tingkat kesesuaian pelayanan Suroboyo Bus rute Purabaya-Rajawali dan TIJ-Osowilangun mendapatkan skor rata-rata sebesar 90,70% dan 87,26%. Sedangkan nilai pada tingkat kepuasan pada rute Purabaya-Rajawali dan TIJ-Osowilangun mendapatkan persentase sebesar 88,78% dan 88,65%. Faktor pengaruh yang belum sesuai harapan adalah: 1) Jam kedatangan dan keberangkatan. 2) Rasa aman saat berada di halte. 3) Kemampuan supir berkendara. 4) Kenyamanan tempat duduk pada halte. 5) Adanya papan informasi pada halte. 6) Kemudahan menjangkau halte. Upaya yang perlu dilakukan 1) Perbaikan pengaturan waktu atau perhitungan waktu pada kedatangan dan keberangkatan Suroboyo Bus. 2) Penambahan fasilitas pada bagian keamanan seperti CCTV pada halte. 3) Adanya kegiatan pelatihan berkendara. 4) Peningkatan fasilitas pada tempat duduk halte. 5) Penambahan papan informasi. 6) Kemudahan dalam menjangkau halte pemberhentian.
Pengaruh Pemanfaatan Abu Tempurung Kelapa Sebagai Bahan Pengisi (Filler) pada Campuran Aspal Lapis AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course) A'yuni, Helmaliana Elvira Putri; Widayanti, Ari
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 1 No. 1 (April) (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v1n1.p107-119

Abstract

Kondisi perkerasan jalan yang baik sangat penting untuk keselamatan pengguna jalan. Ketersediaan material alam semakin terbatas, oleh karena itu perlu adanya inovasi material limbah untuk perkerasan jalan. Penelitian ini memanfaatkan limbah tempurung kelapa sebagai filler pada lapisan AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course). Tempurung kelapa berasal dari pasar Wonokromo, pasar Karah Agung, dan gudang kelapa di Pandegiling Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh sifat campuran agregat dan aspal, serta mengidentifikasi karakteristik perkerasan dengan filler abu tempurung kelapa dengan pengujian Marshall. Metode eksperimen dilakukan dengan pengujian filler abu tempurung kelapa, agregat dan aspal, serta karakteristik Marshall pada lapisan AC-WC. Hasil yang diperoleh adalah sifat fisik agregat, aspal, dan abu tempurung kelapa memenuhi persyaratan Spesifikasi Bina Marga. Penggunaan filler abu tempurung kelapa sebesar 3,5% menghasilkan Kadar Aspal Optimum (KAO) sebesar 6,3%, sedangkan filler sebesar 4% menghasilkan KAO sebesar 5,9%. Berdasarkan parameter Marshall, campuran AC-WC dengan filler abu tempurung kelapa sebesar 3,5% memenuhi semua standar Spesifikasi Umum Bina Marga Tahun 2018. Penggunaan abu tempurung kelapa sebagai filler dalam campuran perkerasan jalan meningkatkan kekuatan dan keawetan perkerasan jalan.
Redesain Halte Suroboyo Bus Rute (R1) Purabaya-Rajawali Berdasarkan Pedoman Teknis Halte dan Kebutuhan Pengguna Halte Putri, Rachma Febrianty; Susanti, Anita
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 1 No. 2 (Agustus) (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v1n2.p158-169

Abstract

Pembangunan halte Suroboyo Bus belum dirancang secara maksimal mengingat fungsi penting halte lainnya adalah sebagai sarana city branding. Tujuan penelitian yaitu mengetahui faktor penyebab masyarakat kurang minat menunggu di halte dan merencanakan desain ulang halte berdasarkan pedoman teknis halte dan kebutuhan pengguna halte. Metode penelitian yaitu dokumentasi, observasi lapangan, dan survei (kuesioner). Pengolahan data menggunakan Microsoft Excel. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil analisis yaitu tipe perhentian halte ditinjau dari persimpangan mengacu tipe near-side dan far-side. Halte yang belum memenuhi ketentuan mengenai letak halte ke persimpangan 2 halte, letak halte ke fasilitas penyebrangan pejalan kaki 2 halte, letak halte ke gedung yang membutuhkan ketenangan 4 halte serta terdapat beberapa halte di Rute (R1) Purabaya-Rajawali belum memenuhi standar fasilitas halte. Tipe perhentian pada halte Rute (R1) Purabaya-Rajawali mengacu tipe Bus-bay, Lay-bys, dan Curb-side. Hasil analisis sebesar 24%-39% indeks penilaian responden menjawab “tidak puas” dengan fasilitas halte seperti tidak ada tempat sampah, tidak ada CCTV, atap tidak memadai dari cuaca panas maupun hujan, tempat duduk yang kurang nyaman dan jumlahnya kurang, tidak ada rambu petunjuk halte, tidak ada identitas halte, tidak ada papan informasi rute. Hasil redesain halte mengenai jumlah dan aktivitas penumpang adalah Halte Terminal Purabaya (jam sibuk 181 orang, di luar jam sibuk 56 orang), Halte RS Bhayangkara (jam sibuk 24 orang, di luar jam sibuk 9 orang), Halte Ketintang (jam sibuk 35 orang, di luar jam sibuk 20 orang), Halte Embong Malang (jam sibuk 17 orang, di luar jam sibuk 10 orang), Halte Pirngadi (jam sibuk 14 orang, di luar jam sibuk 6 orang).

Page 2 of 10 | Total Record : 91