cover
Contact Name
Endro Wibisono
Contact Email
endrowibisono@unesa.ac.id
Phone
085791231992
Journal Mail Official
mitrans@unesa.ac.id
Editorial Address
Program Studi D4 Transportasi Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi
ISSN : -     EISSN : 30258774     DOI : https://doi.org/10.26740/mitrans.v2n3.p230-242
Core Subject : Engineering,
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi (MITRANS) ditujukan untuk seluruh akademisi dan praktisi di bidang Transportasi, khususnya Manajemen Transportasi. Ruang lingkup Jurnal Manajemen Transportasi meliputi hasil penelitian lapangan, studi literatur, dan penelitian kebijakan publik yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan membangun inovasi terhadap perkembangan dunia di bidang Transportasi. Jurnal ini terbit 3 (tiga) kali setahun dan min. 12 artikel per terbitan. Penelitian dilihat melalui perspektif transportasi makro atau mikro dari berbagai aspek, seperti: operasional, produksi, sumber daya manusia, pemasaran, layanan konsumen, keuangan, dan manajemen strategis. Manajemen Transportasi Manajemen Logistik Manajemen Transportasi Pelabuhan Manajemen Kelautan Manajemen Transportasi Multimoda Manajemen Rantai Pasokan Keselamatan dan Lingkungan Logistik Keselamatan dan Lingkungan Transportasi
Articles 91 Documents
Redesain Trotoar bagi Pejalan Kaki untuk Mendukung Terjadinya Integrasi Moda di Kota Surabaya (Studi Kasus : Jalan Raya Menganti Lidah Wetan, Kota Surabaya) Septiyani, Ninda; Pattisinai, Amanda Ristriana
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 1 No. 2 (Agustus) (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v1n2.p170-179

Abstract

Jalur pejalan kaki tentunya harus dirancang semaksimal mungkin untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para penggunanya. Penelitian dilakukan di sepanjang trotoar pada Jalan Raya Menganti Lidah Wetan, Kota Surabaya. Penelitian dilakukan dengan cara melaksanakan observasi langsung, menyebarkan kuisioner, dokumentasi, serta mendapatkan data yang berkaitan dari Dinas Perhubungan Kota Surabaya. Metode penelitian yang digunakan yaitu analisis karakteristik pengguna dan analisis desain ulang yang dimana kedua analisis tersebut masuk ke dalam analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan penelitian yang dilakukan karakteristik pengguna dibagi menjadi tiga, antara lain pengguna trotoar penuh (30 orang), pengguna trotoar dan kendaraan umum (60 orang), serta pengguna trotoar dan kendaraan pribadi (30 orang). Selain itu, jalur pejalan kaki didesain ulang dengan melebarkan ruang pejalan kaki yang semula sebesar 1,00 meter menjadi 3,55 meter disertai dengan penambahan fasilitas pendukung jalur pejalan kaki. Dilakukannya dua hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan menambah daya tarik masyarakat untuk berjalan kaki menggunakan trotoar tersebut. Berdasarkan tiga pengelompokan di atas, hasil terbanyak yang didapatkan yakni pengguna trotoar berusia 19-24 tahun, jenis kelamin didominasi oleh perempuan, status pekerjaan didominasi oleh mahasiswa, asal perjalanan didominasi dari rumah, dan tujuan perjalanan didominasi pada beberapa tujuan, diantaranya kampus, sekolah, dan tempat perbelanjaan maupun tempat rekreasi.
Model Kecelakaan Lalu Lintas Ditinjau dari Aspek Pengemudi pada Ruas Jalan Raya Mastrip Kota Surabaya Khulsum, Afifa Ummu; Supriyatno, Dadang
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 1 No. 2 (Agustus) (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v1n2.p180-189

Abstract

Jalan Mastrip merupakan jalan yang menghubungkan Kota Surabaya, Sidoarjo, Krian, dan Gresik. Meningkatnya volume kendaraan di Jalan Mastrip dikarenakan terdapat perindustrian disepanjang jalan dan merupakan jalan utama menuju perumahan Driyorejo Gresik. Kondisi perindustrian yang berada disepanjang jalan yang melibatkan kendaraan bermuatan besar mnyebabkan terjadinya kemacetan yang dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model kecelakaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi linier berganda dengan alat bantu statistika. Hasil penelitian berdasarkan data dari Tahun 2018-2022 terdapat 220 kasus kecelakaan dan karakteristik kecelakaan mayoritas terjadi di hari Sabtu (18,72%), pukul 06.00-12.00 (31,82%), tipe tabrakan samping dan belakang (19,09%), kendaraan yang terlibat sepeda motor (78,36%), dengan korban luka ringan (78,60%), usia pengemudi 21-25 (14,05%), dengan jenis kelamin laki-laki (76,69%), jenis pekerjaan karyawan (81,08%). Berdasarkan hasil Uji T dan Uji F nilai signifikan < 0,05 maka hipotesis diterima dan variabel X berpengaruh terhdap variabel Y. Hasil model persamaan Y= 4,540 + 3,254 X3 + 2,287 X4 dengan nilai R2 sebesar 0,959. Dengan nilai R2 mendekati angka 1 sehingga faktor kecelakaan dari aspek pengemudi di Jalan Raya Mastrip disebabkan oleh faktor kecepatan dan kecakapan pengemudi.
Perencanaan Pengembangan Fasilitas Sisi Darat di Pelabuhan Penyeberangan Bahaur Kabupaten Pulang Pisau Misbah, Eliza Aulia; Pattisinai , Amanda Ristriana
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 1 No. 2 (Agustus) (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v1n2.p190-202

Abstract

Pelabuhan Penyeberangan Bahaur merupakan satu satunya pelabuhan penumpang yang melayani penyeberangan Laut dengan rute Bahaur ke Paciran Lamongan dengan status pelabuhan pengumpul. Dari data produktivitas pengguna jasa 3 tahun terakhir sejak tahun 2020 hingga 2022 yang diperoleh dari Dinas Perhubungan Kabupaten Pulang Pisau terjadi peningkatan pengguna jasa, untuk penumpang meningkat sebesar 228% dan untuk kendaraan campuran sebesar 513 %. Dalam penyelenggaraannya Pelabuhan Penyeberangan Bahaur untuk fasilitas sisi daratnya masih belum optimal sehingga perlu dilakukan perencaan pengembangan fasilitas sisi darat pelabuhan. Untuk melakukan perencanaan pengembanga fasilitas diperlukan angka peramalan pertumbuhan pengguna jasa yang dianalisis dengan metode regresi linier sederhana untuk tahun 2032. Berdasarkan hasil analisis peramalan diketahui jumlah pengguna jasa pada tahun 2032 sebanyak 46.363 penumpang dan 10.856 kendaraan campuran. Dari angka pertumbuhan tersebut didapati kebutuhan fasilitas sisi darat Pelabuhan Penyeberangan Bahaur untuk tahun 2032 berupa pengadaan dan penambahan luas untuk fasilitas sisi darat pelabuhan. Pengadaan dan penambahan luas fasilitas sisi darat kemudian dilakukan pendesainan ulang layout pelabuhan serta penataan pola arus lalu lintas penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Penyeberangan Bahaur.
Analisis Penanganan Permasalahan Overdimension Overloading di Ruas Jalan Mojokerto – Surabaya Pratama, Jossy Ardhan; Susanti, Anita
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 1 No. 2 (Agustus) (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v1n2.p203-212

Abstract

Fenomena pelanggaran ODOL pada angkutan barang di Indonesia menjadi permasalahan yang sangat serius. Dampak ODOL membuat kerusakan jalan dan angka kecelakaan lalu lintas yang tinggi, bahkan diantaranya sampai mengakibatkan korban jiwa serta kerugian materil. Oleh karena itu, keberadaan truk ODOL ini perlu diawasi dan ditindak lanjuti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alternatif penanganan permasalahan overdimension di Ruas Jalan Mojokerto – Surabaya serta mengetahui upaya apa saja yang harus ditempuh untuk pencegahan kendaran Overdimension Overloading (ODOL). Metode penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif yang bersifat objektif, mencakup pengumpulan dan analisis data kuantitatif serta metode pengujian statistik. Data yang diamati berupa jumlah LHR dan presentase kendaraan yang melanggar terhadap kendaraan ODOL yang ada di UPPKB Trosobo. Hasil Penelitian berupa strategi alternatif penanganan masalah ODOL pada UPPKB Trosobo dengan menggunakan simulasi pemasangan beberapa alat-alat seperti Two Scales, Four Ramps, dan Intercomp PT20 CPU. Data dan informasi akan diproses dengan cepat dan real-time saat itu juga berkat adanya rangkaian teknologi baru. Upaya yang dapat dilakukan UPPKB Trosobo dalam penindakan truk ODOL ini adalah perbaikan fasilitas, penekanan terhadap penindakan pelanggaran ODOL, perbaikan sistem penilangan, kerjasama dengan beberapa pihak (MOU), serta melakukan tantang penegakan aturan terkait ODOL dari sisi internal maupun eksternal.
Strategi Penerapan Mobil Listrik di Surabaya Sebagai Smart Mobility Nisa, Lily Choirun; Susanti, Anita
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 1 No. 2 (Agustus) (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v1n2.p213-225

Abstract

Kota Surabaya memiliki sistem smart mobility dalam mendukung energi terbarukan dan ramah lingkungan, selain itu dapat mengurangi polusi dan gas emisi buang akibat bahan bakar minyak pada kendaraan diperkotaan. Strategi Peraturan Presiden No. 55/2019 untuk mewujudkan mobil listrik di Surabaya sebagai smart mobility adalah suatu yang diharapkan menjadi solusi masalah yang ada pada pengembangan mobil listrik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik Surabaya terhadap konsep mobil listrik sebagai smart mobility dan menganalisis strategi penerapan mobil listrik di Surabaya. Metode yang dilakukan dengan menggunakan analisis SWOT, salah satu teknik analisis kualitatif yang bertujuan untuk menyusun strategi pengembangan dari kekuatan (strength), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities) dan ancaman (threats). Dan analisis IFAS (Internal factors Analysis Summary)-EFAS (Internal factors Analysis Summary), analisis turunan dari hasil analisis SWOT yang digunakan untuk membuat strategi-strategi yang harus dilakukan dengan memperhatikan faktor internal dan eksternal.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari menganalisis internal dan eksternal pada SWOT yang akan dipakai untuk penyusunan kuisioner dan menganalisis IFAS EFAS. Dan IFAS EFAS memiliki hasil pengolahan faktor-faktor strategis pada lingkungan internal dan eksternal dengan memberikan pembobotan dan rating pada setiap faktor strategis, untuk mendapatkan nilai koodinat x dan y (S=1,59), (W=1,45), (O=1,71) dan (T=1,23), sehingga diperoleh kuadran I, Stable growth strategy yaitu strategi ini dilakukan untuk meningkatkan perkembangan mobil listrik di Surabaya sebagai smart mobility secara bertahap dan stabil dengan melalui cara memaksimalkan kekuatan dengan memanfaatkan peluang.
Perancangan Penataan Parkir RS. Siti Khodijah Kecamtan Taman Kabupaten Sidoarjo Purwitasari, Erika Yeni; Mahardi, Purwo
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 1 No. 2 (Agustus) (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v1n2.p226-233

Abstract

Rumah sakit merupakan Lembaga Pelayanan Kesehatan yang sangat penting bagi manusia.Rumah Sakit Siti Khodijah sebagai salah satu rumah sakit swasta besar sebenarnya memiliki fasilitas parkir tersendiri yang tidak menggunakan badan jalan atau off street parking.Dengan seiring bertambahnya pengunjung maupun pasien mengakibatkan kurangnya ketersediaan lahan parkir sehingga banyak kendaraan tidak parkir sesuai dengan tempatnya.metode yang digunakan dalam perancangan ini meliputi pengumpulan data primer, sekunder, dan survei lapangan. Dari hasil perhitungan pada saat ini lahan parkir yang ada masih belum mencukupi kebutuhan parkir rumah sakit sehingga banyak kendaraan yang parkir di tempat yang tidak tepat seperti di sekitar pagar rumah sakit yang mengakibatkan seringnya macet di sekitar jalan tersebut.Lahan Parkir Rumah Sakit Siti Khodijah memiliki luas sebesar 880 m2 .Kebutuhan rumah sakit sebesar 28 SRP sedangkan kapasitas yang tersedia hanya 20 SRP. Diperlukannya lahan tambahan sebesar 8 SRP (210 m2) untuk memenuhi kebutuhan parkirnya. Adapun lahan kosong yang bisa dialih fungsikan di bagian timur rumah sakit yang memiliki luas 468 m2 yang dapat menampung sekitar 12 kendaraan roda 4 guna memenuhi kebutuhan ruang parkirnya sehingga kapasitas SRP yang pada awalnya hanya 20 dapat meningkat menjadi 32 SRP
Optimalisasi Angkutan Bus Kota Surabaya Berdasarkan Kesesuaian Standar Pelayanan Minimal Menggunakan Metode Important Performance Analysis (IPA), Studi Kasus: Bus Koridor F, Trayek Terminal Purabaya - Jalan. Rajawali via Jalan Diponegoro Akbar, Andika Firdaus; Wibisono, R. Endro
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 1 No. 2 (Agustus) (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v1n2.p234-248

Abstract

Transportasi merupakan suatu kebutuhan yang sangat penting bagi masyarakat perkotaan, salah satunya angkutan umum bus. Transportasi dapat dikategorikan baik, apabila (1) waktu perjalanan cukup cepat, tidak mengalami kemacetan, (2) frekuensi pelayanan cukup, (3) aman (bebas dari kemungkinan kecelakaan). Tujuan Penelitian yaitu mengetahui tingkat pelayanan Angkutan Bus Koridor Trayek F Kota Surabaya sesuai dengan analisis kesesuaian Standart Pelayanan Minimum (SPM) serta upaya pengelolaan serta alternatif dan penanganannya. Metode penelitian, berupa data kesesuaian pelayanan angkutan sesuai Standar Pelayanan Minimal. Data primer diperoleh dengan melakukan survei, Data primer berupa survey statis dan dinamis. Data yang ada berupa data inventarisasi angkutan, data naik turun penumpang, survei kinerja angkutan umum berdasarkan SPM. Cara pengambilan data dengan menyebar kuisioner dan analisis menggunakan metode IPA. Pengguna angkutan bus cukup merata untuk semua kelompok masyarakat, dari kelompok usia, jenis kelamin, pekerjaan, intensitas penggunaan angkutan, tujuan menggunakan angkutan, dan waktu tunggu bus. Pelayanan angkutan bus mencakup keamanan keselamatan, keterjangkauan, kesetaraan, keteraturan, sarana, dan kenyamanan pengguna. Variabel standar pelayanan yang ada meliputi keamanan, keselamatan, keterjangkauan, kesetaraan, dan keteraturan dalam kategori “cukup baik”. Penyelenggaraan angkutan bus kota Trayek F ditinjau dari segi sarana dan kenyamanan pengguna menunjukkan aspek kesesuaian standar pelayanan minimal yang rendah, Kriteria aspek 7, 9, 11, 14, 15, 19 dijadikan prioritas utama dalam meningkatkan pelayanan, kriteria aspek 5, 12, 13, 18 telah berhasil dilaksanakan dan dianggap penting dan memuaskan, kriteria aspek 1, 2, 3, 4, 10, 17 menjadi prioritas rendah untuk diperbaiki, dan kriteria aspek layanan 6, 8, 16 tidak berpengaruh namun dikerjakan dengan sangat baik.
Analisis Efektivitas Dan Efisiensi Pelayanan Angkutan Umum Pedesaan (Lyn) Rute Trayek Desa Metatu-Terminal Gubernur Suryo Kabupaten Gresik Rizki, Fitroh Maulana; Susanti, Anita
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 1 No. 3 (Desember) (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v1n3.p249-261

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan angkutan umum pedesaan yang mengalami penurunan drastis saat ini. Permasalahan yang dihadapi termasuk penurunan jumlah pengguna dan pelayanan, akses sulit, ketersediaan angkutan, lamanya waktu trasit dan kurangnya penggunaan media informasi digital yang berdampak pada efektivitas dan efisiensi angkutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas dan efisiensi pelayanan angkutan umum pedesaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif yang mencakup analisis efektivitas dan efisiensi. Hasil analisis efektivitas dan efisiensi menunjukkan nilai efektivitas sebesar 2 pada kategori tidak efektif dengan aksesibilitas 0,66 km/kendaraan dan kapasitas pelayanan 21,03%. Nilai kualitas pelayanan adalah 9 dalam kategori kurang berkualitas dengan frekuensi pelayanan 6 kendaraan/putaran, headway 7 menit, kecepatan operasi 11,7 km/jam, waktu tempuh 2 jam 25 menit, dan waktu tunggu 17,52 menit. Nilai efisiensi adalah 4 dalam kategori tidak efisien dengan utilasi kendaraan 110 km/hari dan load factor 28,76%. Penilaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) menunjukkan hasil yang kurang sesuai, dan penilaian responden menunjukkan kepuasan pengguna sebesar 64,67%, tingkat aksesibilitas 64,34%, dan peningkatan kinerja 81,78%.
Analisis Kinerja Simpang Bersinyal Pada Jalan Raya Mastrip-Jalan Raya Menganti Surabaya Bimantara, Wira; Widayanti, Ari
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 1 No. 3 (Desember) (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v1n3.p262-276

Abstract

Jalan Mastrip - Jalan Menganti merupakan lokasi yang dekat dengan kawasan pemukiman, dimana sering terjadi kemacetan, lokasinya berada di kawasan komersial, dan pola ruang yang terbentuk merupakan kawasan yang bercampur dengan berbagai jenis kegiatan, salah satunya adalah perdagangan. Ruas Jalan Raya Menganti adalah 3322 kendaraan/jam. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kapasitas Simpang, derajat kejenuhan, tundaan, dan peluang antrian pada Simpang, serta memperoleh alternatif solusi dari permasalahan yang telah dijabarkan dalam meningkatkan kinerja simpang nantinya, Simpang akan dianalisis dengan menggunakan metode PKJI. Berdasarkan perhitungan diperoleh derajat kejenuhan pada pendekat utara 0,728 pendekat selatan 1,258, pendekat barat 3,905 dengan rata-rata sebesar 1,964 dengan tundaan rata-rata sebesar 762,82 detik/smp dan tingkat pelayanan F (buruk sekali) sering terjadi kemacetan total, lalu lintas tinggi, kepadatan tinggi 2. Dihasilkan alternatif yaitu mengubah waktu siklus dan memaksimalkan lebar pendekat, Alternatif 1 dan 2 dengan mengatur waktu siklus dan lebar pendekat diperolah nilai tundaan simpang sebesar 49,58 detik/smp dan 47,37 detik/smp. Perlu dilakukan evaluasi kinerja simpang secara berkala oleh instansi terkait mengingat kondisi simpang, sering terjadi tundaan yang cukup besar pada saat ini. Perlu dilakukan kajian lebih lanjut, karena dengan pengaturan siklus waktu dan fase tidak menghasilkan kinerja simpang yang signifikan pada tahun 2023. Penambahan rambu dilarang parkir dan dilarang berhenti untuk masuk Jl. Raya Menganti
Analisis Kinerja Simpang Tak Bersinyal Pada Ruas Jalan Menur Pumpungan - Jalan Manyar Indah Raya - Jalan Manyar Tirtoyoso di Kota Surabaya Dengan Metode PKJI 2014 Wibowo, Moch. Rizal Adi; Widayanti, Ari
Jurnal Media Publikasi Terapan Transportasi Vol. 1 No. 3 (Desember) (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/mitrans.v1n3.p279-290

Abstract

Simpang Jalan merupakan tempat terjadinya konflik lalulintas. Volume lalulintas yang dapat ditampung jaringan jalan ditentukan oleh kapasitas simpang pada jaringan jalan tersebut. Kinerja suatu simpang merupakan faktor utama dalam menentukan penanganan yang paling tepat untuk mengoptimalkan fungsi simpang. Salah satu jenis simpang adalah jenis simpang tak bersinyal, simpang tak bersinyal yang berada di Menur Pumpungan - Manyar Indah Raya - Manyar Tirtoyoso merupakan simpang yang mempunyai empat lengan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kapasitas, derajat kejenuhan, perilaku lalu lintas, dan mengetahui solusi yang didapat untuk menangani simpang tersebut. Metode penelitian ini adalah survei lapangan yaitu dilakukan dengan meneliti secara langsung dilapangan untuk mendapatkan data-data yang dibutuhkan. perhitungan data kinerja simpang tak bersinyal menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2014). Hasil analisis yang diperoleh, nilai kapasitas dari lima hari pengamatan, yang paling padat kendaraan pada hari Rabu pukul 16.00 – 17.00 WIB yang didapat nilai arus lalu lintas adalah 3574 skr/jam, memiliki Kapasitas 3744 skr/jam, nilai Derajat Kejenuhan DJ = 0,955 > 0,69, dan nilai Tundaan diperoleh sebesar 17,16 det/skr. Nilai Peluang Antrian berkisar antara 37%-72%. Ada beberapa pilihan yang dapat dilakukan, salah satunya adalah dengan larangan belok kanan dan jalan lurus pada ruas jalan Manyar Tirtoyoso agar bisa mengurangi penghambatan kendaraan, larangan belok kanan dan jalan lurus pada ruas jalan Manyar Indah Raya juga mengurangi penghambatan kendaraan saat melaju, dan juga pelebaran jalan pada ruas jalan utama dan jalan minor. Maka persimpangan tersebut dikategorikan dalam kondisi stabil.

Page 3 of 10 | Total Record : 91