cover
Contact Name
Emmalia Adriantantri
Contact Email
emmalia@lecturer.itn.ac.id
Phone
+6281233643210
Journal Mail Official
emmalia@lecturer.itn.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Karanglo Km. 2 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Valtech
ISSN : -     EISSN : 26148382     DOI : https://doi.org/10.36040/valtech
Jurnal Valtech menerima artikel-artikel hasil penelitian dan pengabdian masyarakat dalam bidang Teknik dan Manajemen Industri, yang berisi gagasan, konseptual, kajian teori, aplikasi teori dan kajian buku Teknik dan Manajemen Industri. Jurnal inovatif diterbitkan oleh Program Studi Teknik Industri Institut Teknologi Nasional Malang
Articles 385 Documents
ANALISA BEBAN KERJA DAN PENENTUAN TENAGA KERJA OPTIMAL DENGAN METODE WORKLOAD ANALYSIS (WLA) DI PT. BINTANG MAS GLASSOLUTIONS, BEDALI, LAWANG, MALANG JAWA TIMUR-INDONESIA Syahrul Fikri Irlana Mahmudi; Nelly Budiharti; Thomas Priyasmanu
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2746

Abstract

Pt. Bintang Mas Glassolutions yang merupakan perusahaan distributor kaca terbesar di Jawa Timur, memiliki masalah dalam perataan jumlah karyawan dibidang produksi khusunya pada departemen float glass (Kaca Apung). Penelitian ini dilakukan selama 12 hari kerja dan mengamati leader pada setiap stasiun kerja dibagian float glass. Sebelum penelitian didapatkan jumlah karyawan pada stasiun kerja pendinginan hanya 1 orang dan mengalami kelebihan beban kerja sehingga hasil produksi tidak tercapai secara maksimal. Penelitian ini menggunakan metode workload analysis (WLA) dan metode pendukung work sampling dimana dua metode ini untuk mengetahui beban kerja dan prosentase produktif karyawan pada saat jam kerja. Dilakukan penentuan allowance dan performance rating dari setiap stasiun kerja dan dilanjutkan pengukuran beban kerja pada setiap karyawan dan jumlah karyawan yang optimal dibagian produksi float glass. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan jumlah beban kerja pada bagian peleburan yaitu 40,9% untuk 3 orang karyawan dan memindah 1 karyawan untuk bagian pendinginan. Beban kerja untuk stasiun pencetakkan 37,7% untuk 2 orang karyawan dan memindah 1 karyawan untuk bagian pendinginan. Bagian pendinginan dari semula 106,4% menjadi 35,47% untuk orang 3 orang karyawan dengan 2 orang karyawan baru. Bagian pemotongan memiliki beban kerja 23,05% untuk 2 orang karyawan.
ANALISA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE TPM BERDASARKAN NILAI OEE DAN LOSSES MESIN DI ADVERTISING OZY BISA Diana Tri Septiani; Ellysa Nursanti; Heksa Galuh
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2747

Abstract

Peningkatan produktivitas suatu perusahaan dapat diketegorikan degan beberapa penyelesaian. Banyaknya mesin yang digunakan pada saat produksi tidak selamanya tidak mengalami rusak ataupun kendala lain yang mempengaruhi produksi. Untuk jam kerja mesin dapat diselesaikan dengan metode Overall Equipment Effectiveness dan kerusakan mesin diketegorikan dalam Six Big Losses. Dua metode yaitu OEE dan Six Big Losses dapat diselesaikan dan diperbaiki berdasarkan pemeliharaan dan perawatan mesin yang mengalami kerusakan tinggi. Tujuan dilakukan perbaikan dan perawatan adalah menekan biaya kerugian dan meningkatkan kualitas mesin.Peningkatan produktivitas pada penelitian di advertising OZY BISA dengan cara melakukan observasi pada jam kerja mesin dan mengetahui penyebab kerusakan pada saat proses produksi. Observasi jam kerja mesin dilakukan untuk menentukan faktor penyusun OEE dan six big losses untuk mengetahui kerusakan yang terjadi berdasarkan faktor. Pengamatan ini dilakukan dari November 2019- Maret 2020. Hasil perbaikan dan penerapannya dilakukan pada awal bulan Mei 2020. Hasil penelitian ini didapatkan nilai OEE meningkat dari 58,07% menjadi 74,77%. Hasil nilai Six Big Losses sebelum perbaikan yaitu Set Up and Adjusment losses sebesar 8%, Equipment Failure Losses 4%, Idle and Mirror Stoppage 40%, Reduced Speed Losses sebesar 35% dan Deffect Losses sebesar 13%. Faktor penyusun OEE bulan Februari 2020 didapatkan hasil rata-rata Avaibility 94,29%, Perform Rate 79,98% dan Quality Rate sebesar 77%. Nilai six big losses setelah perbaikan pada bulan Mei 2020 didapatkan hasil set up and adjustment sebesar 6%, equipment failure losses 4%, idle and mirror stoppage 44%, reduced speed losses 38% dan defect losses sebesar 10%. Faktor penyusun OEE pada bulan Mei 2020 didapatkan hasil rata-rata avaibility 95,91%, perform rate 87,59%, quality rate sebesar 89%.
PERANCANGAN FASILITAS MEJA KURSI DI KANTIN YANG MENGACU PADA PRINSIP ERGONOMI (STUDI KASUS: KANTIN LUAR SMP & SMK YP 17 SELOREJO, BLITAR) Maria Dwi Suryaning Tyas; Dhayal Gustopo; Jr. Heksa Galuh W
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2748

Abstract

Maria Dwi Suryaning Tyas; Program Studi Teknik Industri S – 1, Fakultas Tekbologi Industri Institut Teknologi Nasional Malang, Juli 2020, Perancangan Fasilitas Meja Kursi di Kantin yang Mengacu pada Prinsip Ergonomi (Studi Kasus Kantin Luar SMP dan SMK YP 17 Selorejo, Blitar). Dosen Pembimbing I: Dr. Ir. Dhayal Gustopo, MT. Dosen Pembimbing II: JR Heksa Galuh W, ST, MT. Kondisi meja dan kursi di Kantin Luar SMP dan SMK YP 17 Selorejo dikatakan kurang nyaman dan kurang ergonomis dikarenakan meja dan kursi kurang sesuai dengan antrophometri siswa. Dari hasil pengamatan yang dilakukan terhadap siswa disimulasikan dengan Software Mannequin Pro diperoleh beban torsi pada punggung siswa sebesar 34 Lb.ft dan beban torsi pada leher sebesar 3 Lb.ft. Dimana kedua beban tersebut menjadi permaslahan ketidaknyamanan siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sebuah desain baru meja dan kursi untuk Kantin Luar SMP dan SMK YP 17 Selorejo. Untuk membuat desain meja dan kursi ini diperlukan hal – hal yang harus diperhatikan untuk menentukan ukuran dimensi meja dan kursi, untuk itu diperlukan data antrophometri ukuran tubuh siswa SMP dan SMK khususnya. Jenis data antrophometri yang digunakan adalah tinggi badan, tinggi siku duduk, tinggi popliteal, lebar paha, jangkauan depan, lebar panggul, lebar bahu, dan tinggi bahu pada posisi duduk. Hal ini perlu dilakukan agar hasil meja dan kursi yang didesain dapat dinikmati oleh siswa saat makan dan siswa merasakan nyaman. Berdasarkan hasil penelitian, untuk ukuran tinggi meja 72 cm dan lebar meja 83 cm. untuk ukuran kursi didapat tinggi 44 cm, lebar alas 31 cm, lebar sandaran 36 cm, dan tinggi sandaran 46 cm. Dari hasil ukuran meja dan kursi di desain sesuai tema yang diinginkan pemilik kantin menggunakan Software SketchUp Pro 2016. Dimana beban torsi yang dihasilkan menjadi berkurang, pada punggung dari 34 Lb.ft menjadi 10 Lb.ft dan dan pada leher dari 3 Lb.ft menjadi 2 Lb.ft Kata Kunci: Ergonomi, Beban Torsi, Desain Meja Kursi, SketchUp Pro 2016, MQ Pro.
ANALISIS BEBAN KERJA MENGGUNAKAN METODE WORKLOAD ANALYSIS DALAM PENENTUAN JUMLAH TENAGA KERJA YANG OPTIMAL DI CV. JAYA PERKASA TEKNIK, KOTA PASURUAN Sobariansyah Putra; Fourry Handoko; Sony Haryanto
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2756

Abstract

Abstrak, Perkembangan industri saat ini mengalami perubahan yang sangat pesat dan memasuki era persaingan yang semakin tinggi. Tenaga kerja berperan penting dalam jalannya roda usaha suatu industri, produktivitas tenaga kerja yang baik sangat dibutuhkan dalam melaksanakan setiap proses yang berjalan pada suatu perusahaan Salah satu kendala yang mempengaruhi performa para pekerja yaitu besar beban kerja CV Jaya Perkasa Teknik merupakan perusahaan manufaktur yang terletak Di Perum Megah Mukti Blok E1 Pohjentrek, Pasuruan, Jawa Timur 67161. Perusahaan ini memproduksi berbagai macam furniture, Perusahaan memiliki kendala dalam pemenuhan permintaan konsumen, dimana permintaan tersebut tidak dapat terpenuhi disebabkan oleh tingginya tingkat beban kerja yang dialami para pekerja,Perhitungan dilakukan dengan metode workload analysis tahapan yang pertama kali dilakukan ialah mengamati tingkat produktivitas pekerja menggunakan Work Sampling, menentukan nilai Performance Rating, Allowance, nilai beban kerja, Besarnya beban kerja yang dialami oleh para pekerja nantinya digunakan untuk menentukan jumlah pekerja yang seharusnya layak untuk digunakan yang bertujuan supaya beban kerja yang dialami oleh pekerja tidak tinggi yang diarapkan nanti mampu meningkatkan produktivitas pekerja.Hasil yang didapatkan adalah metode Work Load Analysis dengan jumlah pekerja 5 orang yang memiliki beban kerja 108,12% yang termasuk dalam beban kerja berlebih, maka dengan usulan penambahan tenaga kerja mampu untuk mengatasi beban kerja yang tinggi,sehinnga dengan menurunnya beban kerja dapat meningkatkan produktivitas pekerja.
PENGUKURAN BEBAN KERJA MENTAL SOPIR PADA TRANSPORTASI WISATA DI KOPERASI NELAYAN AL-FARISI KABUPATEN GRESIK Miftachul Rizqi; Dayal Gustopo; Soemanto Soemanto
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2758

Abstract

Abs trak, Kota Gres ik merupakan s alah s atu daerah yang agamis , dimana di daerah ters ebut di tandai dengan adanya dua makam diantara s embilan makam Wali Sanga yang ada di Indones ia, s alah s atunya makam Sunan Maulana Malik Ibrahim yang s ering dikunjungi oleh pengunjung. Pros es pengembangan pariwis ata di obyek Wis ata Religi Maulana Malik Ibrahim di harapkan banyak memberikan dampak pos itif baik dari s egi s os ial maupun ekonomi di dalam kehidupan mas yarakat s ekitar tak terkecuali dari s egi trans portas i ke Wis ata Religi Maulan a Malik Ibrahim Gres ik. Beberapa faktor diantaranya jam kerja, kondis i kendaraan, s ituas i dan kondis i dijalan, banykanya perjalanan . Adanya faktor-faktor penyebab beban kerja mental yang berbeda, maka penelitian ini bermaks ud untuk mengukur beban kerja mental s opir Wis ata Religi di Koperas i Nelayan Al-Faris i Lumpur, Kabupaten Gres ik menggunakan metode NASA – TLX. Terdapat 22 res ponden yang digunakan dalam penelitian ini. Has il pengukuran menunjukkan beban kerja mental s opir s opir trans portas i Wis ata Religi Maulana Malik Ibrahim Gres ik yang tertinggi adalah res ponden ke 18 dengan s kor 78,00 dan beban mental s opir terendah adalah res ponden 20 & 15 dengan s kor 51,33. Dalam hal ini, rata -rata bahwa rata- rata beban kerja mental pada s opir trans portas i Wis ata Religi Maulana Malik Ibrahim Gres ik s ebes ar 65,45. Nilai ters ebut termas uk dalam kategori beban kerja tinggi (overload).
PENERAPAN APLIKASI 5S DI RUANG TATA USAHA SMP NEGERI 2 BANJAR, BULELENG UNTUK PERBAIKAN MUTU DAN CITRA PELAYANAN Made Basu Wiswagupta; Ellysa Nursanti; Sony Haryanto
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2760

Abstract

SMP Negeri 2 Banjar merupakan Sekolah Menengah Pertama yang berada di Desa Kayuputih, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. SMP Negeri 2 Banjar adalah salah satu sekolah unggulan di Kecamatan Banjar. SMP Negeri 2 Banjar merupakan salah satu sekolah yang belum secara optimal menerapkan sistem 5S di setiap ruangan dan di area sekolah. Terutama di ruang tata usaha SMP Negeri 2 Banjar, karena ruang tata usaha adalah tempat para karyawan SMP Negeri 2 Banjar bekerja untuk melayani segala kebutuhan guru dan siswa. Oleh karena itu penting untuk melakukan penelitian yang bertujuan mendapatkan usulan penerapan 5S di ruangan Tata Usaha SMP Negeri 2 Banjar agar dapat meningkatkan mutu dan citra pelayanan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penerapan aplikasi 5S di ruang tata usaha SMP Negeri 2 Banjar dengan cara melakukan pengamatan serta pencatatan secara langsung pada objek yang diteliti, dengan mempelajari literatur - literatur yang berhubungan dengan permasalahan yang ada, dan pengumpulan data dengan cara tanya jawab yang di lakukan secara langsung dan sistematis kepada beberapa pihak diantaranya: pegawai tata usaha, guru, dan siswa. Dari pengolahan data yang dilakukan, Dengan menerapkan aplikasi 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Shitsuke, Seiketsu) di ruang tata usaha SMP Negeri 2 Banjar, suasana ruangan menjadi lebih rapi dan teratur, sehingga menciptakan suasana yang nyaman dan efektif untuk bekerja. Dengan kondisi pegawai yang nyaman dan efektif saat bekerja, akan meningktakan kualitas mutu dan citra pelayanan yang lebih optimal.
ANALISA POTENSI BAHAYA DAN PERBAIKAN SISTEM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA MENGGUNAKAN METODE HIRARC DI PT. BOMA BISMA INDRA Prayoga Giananta; Julianus Hutabarat; Soemanto Soemanto
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2761

Abstract

Abstrak Boma Bisma Indra (Persero) merupakan Perusahaan Milik Negara yang memiliki 3 unit usaha, dan salah satu unit yang diteliti adalah unit Mesin dan Peralatan Industri (MPI), masalah yang sering dialami adalah masih adanya kecelakaan kerja yang terjadi dan tindakan yang perlu dilakukan adalah melakukan perbaikan K3 dengan metode HIRARC. Hazard Identification Risk Assesment and Risk Control (HIRARC) yaitu serangkaian proses identifikasi bahaya dilanjut penilaian resiko kemudian mengendalikan bahaya agar meminilasir risikonya. Setelah dilakukan penelitian, didapatkan 21 risiko dibagian persiapan, 36 risiko dibagian machining, 27 risiko dibagian assembling. Kemudian dipilih penyebab risiko dengan nilai terbesar hingga dilakukan pengendalian risiko. Dari hasil penelitian ini diharapkan bisa menjadi usulan perbaikan sistem K3 di perusahaan.
ANALISIS PENGENDALIAN PRODUK HANGER BAJU DENGAN METODE SIX SIGMA PADA MESIN CETAK GUNA MENURUNKAN KUANTITAS KECACATAN (Studi Kasus CV. Widi Kauza) Akhmada Bima Alfian Nur; Julianus Hutabarat; Sony Haryanto
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2762

Abstract

Abstrak, CV. Widi Kauza yang berdiri tahun 2005 merupakan perusahaan yang bergerak dibidang mengolah limbah plastik menjadi barang perabot/perlengkapan rumah tangga seperti (Galon air mineral, Hanger Baju, Pasak pertanian, Karet paku payung, Tutup gallon, Tutup tabung elpiji, dll) yang berlokasi di Jl. Tidar No. 27 Ds. Pujon Lor Kec. Pujon Kab. Malang Jawa Timur. Perusahaan ini menerapkan sistem Job Order sehingga produksinya sesuai permintaan konsumen, tetapi kenyataannya perusahaan sangat kewalahan menerima pesanan permintaan pasar. Permasalahan yang terjadi pada perusahaan ini adalah banyaknya kuantitas kecacatan yang terjadi selama proses produksi sehingga mengakibatkan kerugian bagi perusahaan dan perusahaan menjadi tidak kompetitif dalam bersaing. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kecacatan yang mencakup seluruh factor kecacatan dan memberikan solusi alternative dan menentukan recana tindakan sebagai langkah pencegahan untuk menekan jumlah dan mengetahui besar nilai sigma-nya. Penelitian ini menggunakan metode Six Sigma dengan 5 tahapan penyelesaian Pendefinisian (Defne), Pengukuran (Measure), Analisis (Analyze), Perbaikan (Improve), Pengendalian (Control), Hasil analisis data didapatkan peningkatan nilai sigma produk hanger baju dari rata-rata nilai sigma berada pada tingkat 2,27 meningkat menjadi 3,45 sigma dengan rata-rata nilai DPMO yang semula sebesar 219.136 peluang kecacatan per satu juta produk menurun menjadi rata-rata nilai DPMO sebesar 75.169 peluang kecacatan per satu juta produk. Hal ini menunjukan bahwa nilai sigma perusahaan berada pada rata-rata perusahaan di Indonesia, tetapi alangkah baiknya perusahaan terus melakukan improvement secara bertahap agar menjadi perusahaan kecil yang berkelas level dunia
RANCANG BANGUN MESIN OVEN KOPI DENGAN PRINSIP QFD DAN ERGONOMI Putra Zakaria Purnama; Nelly Budiharti; Thomas Priyasmanu
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2763

Abstract

Abstrak, Kopi merupakan salah satu komoditas dari hasil pertanian yang dipergunakan sebagai bahan baku pada industri makanan dan minuman. Menyangrai (roasted) kopi adalah proses menggoreng kopi tanpa menggunakan minyak. Penyangraian kopi pada dasarnya merupakan proses pengubahan kimiawi dan fisika dari properti kopi, dalam hal ini adalah aroma, rasa asam dan berbagai perisa yang ada di kopi. Permasalahan yang dihadapi petani pada saat penggorengan biji kopi adalah masih menggunakan wajan dan tungku tradisional, petani kesulitan untuk menentukan kematangan kopi secara merata, proses pengolahan kopi yang masih dilakukan secara konvensional dan belum banyak alat bantu serta para petani mengeluhkan pegal pada tangan dan punggungnya akibat melakukan cara kerja yang kurang ergonomis dan dilakukan untuk waktu yang lama. Metode yang dipergunakan yaitu dengan analisis Quality Function Deployment (QFD) yang mana berupa kuisioner yang langsung ditujukan pada petani kopi untuk mengetahui keinginan petani dalam produk yang akan dibuat berupa produk mesin oven kopi. Kemudian diperkuat dengan penggunaan Analisis Antrophometri yang menganalisa desain dari mesin oven kopi tersebut sebagai acuan dalam perancangan alat kerja yang akan dibuat. Hasil yang didapatkan pada analisis Quality Function Deployment (QFD) yaitu Desain yang ergonomis, kapasitas besar, material yang kuat dan ringan, sambungan yang rapi, permukaan halus dan rapi, mudah digunakan, sesuai ukuran tinggi tubuh, lapisan permukaan yang tahan karat. Pengolahan data antropometri untuk perancangan alat berupa mesin oven kopi memberikan dimensi alat yang akan dibuat yaitu panjang mesin sebesar 45 cm, lebar mesin 40 cm, tinggi mesin 100 cm dari mesin baru ini dilakukan lagi analisis menggunakan aplikasi mannequin pro untuk posisi kerja baru dan menunjukkan skor akhir yang berkurang dari kondisi sebelum di desain ulang, pada bagian punggung dari 28 Nm menjadi 10 Nm yang berarti aman dipergunakan. Hasil akhir dari perancangan mesin oven kopi ini juga menunjukkan beberapa kelebihan fitur antara lain menggunakan tenaga listrik, komponen material anti karat untuk kapasitas 2 kg. Kata Kunci: Quality Function Deployment (QFD), Antropometri, Ergonomi
ANALISIS PERHITUNGAN NILAI OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS UNTUK MEMINIMUMKAN NILAI SIX BIG LOSSES DI MESIN PRODUKSI DAN USULAN PERBAIKAN DENGAN METODE KAIZEN 5S DI CV.WIDIKAUZA Widi Gorapetha; Julianus Hutabarat; Salmia L. A.
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2767

Abstract

Abstrak, CV.Widikauza merupakan perusahaan pengolah limbah plastik yang berada di daerah pujon, Malang. CV.Widi kauza adalah perusahaan yang memproduksi produk sesuai permintaan konsumen. Tetapi produk utama adalah hanger dan pasak pertanian. Permasalahan yang terjadi di perusahaan CV.Widikauza adalah sering nya mesin produksi mati di saat sedang berjalan dan juga mesin yang menghasilkan produk-produk yang tidak sesuai standard yang sudah di tetapkan. Penelitian ini bertujuan mengukur nilai efektifitas mesin dengan metode overall equipment effectiveness OEE dan mencari jenis losses apa yang paling dominan, serta menganalisa akar penyebab yang menyebabkan losses tersebut. Setelah di analisa penyebab nya dilakukan juga untuk usulan perbaikan dengan pendekatan metode kaizen 5s. Untuk pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi langsung ke pihak perusahaan. Hasil yang didapatkan penelitian ini menyatakan bahwa nilai overall equipment effectiveness (OEE) mesin produksi hanger di CV.Widikauza sebesar 68%. Nilai ini dikatakan sebagai nilai overall equipment effectiveness (OEE) yang sedang yaitu tetap harus melakukan perbaikan sehingga dapat mencapai nilai standard yaitu sebesar 85%, Losses yang dominan yaitu idle and mirror stoppage losses dengan nilai sebesar 34%. Kata Kunci: Total Productive Maintenance (TPM), Overall Equipment Effectiveness (OEE),Six Big Losses, Kaizen 5s.