cover
Contact Name
Emmalia Adriantantri
Contact Email
emmalia@lecturer.itn.ac.id
Phone
+6281233643210
Journal Mail Official
emmalia@lecturer.itn.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Karanglo Km. 2 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Valtech
ISSN : -     EISSN : 26148382     DOI : https://doi.org/10.36040/valtech
Jurnal Valtech menerima artikel-artikel hasil penelitian dan pengabdian masyarakat dalam bidang Teknik dan Manajemen Industri, yang berisi gagasan, konseptual, kajian teori, aplikasi teori dan kajian buku Teknik dan Manajemen Industri. Jurnal inovatif diterbitkan oleh Program Studi Teknik Industri Institut Teknologi Nasional Malang
Articles 385 Documents
OPTIMASI PERENCANAAN PRODUKSI MENGGUNAKAN LINIER PROGAMMING DAN PERENCANAAN BAHAN BAKU DI CV.WIDI KAUZA Dhawam Yuangga Azhari; Emmalia Adriantantri; Sujianto Sujianto
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2696

Abstract

Cv. Widi Kauza memproduksi produk hasil limbah plastik seperti gantungan baju, pasak pollybag, galon dan produk berbahan dasar limbah plastik lainnya. Pada tiap produksi ini CV. Widi Kauza memiliki masalah dalam hal fluktuasi permintaan yang tidak menentu dari beberapa perusahaan lain. Perlu dibuat suatu model untuk menentukan tingkat persediaan bahan baku yang optimal berdasarkan produksi optimal setiap batch untuk setiap produk yang ada. Penelitian ini menggunakan metode Peramalan guna untuk meramalkan produksi untuk periode produksi yang akan datang juga metode Economic Order Quantity yang berguna untuk mengoptimalkan pemesanan bahan Perlu dilakukan perencanaan produksi yang baik agar dapat memanfaatkan sumber daya yang ada. Perlu dilakukan perhitungan untuk perencanaan produksi yang baik agar dicapai solusi untuk mendapatkan biaya produksi yang minimum, oleh karena itu digunakan metode Linier Progamming. Berdasarkan hasil penelitian Jumlah peramalan permintaan yang didapat pada metode peramalan Exponential Smoothing untuk periode yang akan datang yaitu pada produk hanger sebesar 87588, pada produk pasak sebesar 3360, pada produk aksesoris helm sebesar 83446 dengan pemesanan bahan baku yang optimal untuk produksi yang akan datang untuk semua produk yaitu sebanyak 3 kali. Jumlah produksi produk Hanger sebanyak 87588 unit, produksi produk Pasak sebanyak 3360 unit, dan produksi produk Aksesoris Helm sebanyak 83446 unit dengan biaya produksi optimum yaitu sebesar Rp. 261.591.00
PENGARUH IMPLEMENTASI TOTAL QUALITY MANAJEMEN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA TARJUN KOTABARU KALIMANTAN SELATAN Aditya Fitriadhi S; Julianus Hutabarat; Thomas Priyasmanu
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2698

Abstract

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Implementasi Total Quality Management Terhadap Kinerja Karyawan di PT. Indocement Tunggal Prakarsa,Tbk Plant 12 Tarjun Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan”. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya ketidakseimbangan antara penerapan Total Quality Management dengan kinerja karyawan pada obyek penelitian yang digambarkan melalui laporan kinerja TQM. Penelitian ini bertujuan untuk menguji implementasi Total Quality Management yang meliputi perbaikan berkelanjutan, kerjasama tim dan kepemimpinan terhadap kinerja dengan jumlah populasi sebanyak 160 karyawan dengan sampel berjumlah 115 karyawan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode sampling. Metode analisis yang digunakan adalah regresi berganda. Hasil penelitian mendapatkan bahwa persamaan regresi sebagai berikut: Y = 0.45 X1 + 0.14 X2 + 0.24 X3. Hasil penelitian mendapatkan bahwa 2 variabel yaitu perbaikan berkesinambungan = 0,45 dan kepemimpinan = 0,24 berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan satu variabel yaitu kerjasama tim = 0,14 berpengaruh positif tidak signifikan terhadap variabel dependennya.
IMPLEMENTASI 5S SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EFISIENSI PADA INDUSTRI SHUTTLECOCK HOME INDUSTRI ASRI ABADI MALANG Vicky Vicky; Dhayal Gustopo Setiadjit; Sujianto Sujianto
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2699

Abstract

Perkembangan industri di malang sangat pesat, hal ini dapat dilihat dengan banyaknya perusahaan bergerak di bidang manufaktur, mulai dari perusahaan skala kecil sampai skala besar. Perkembangan industri yang sangat pesat, ini juga terjadi pada industri shuttlecock yang memiliki pasar lokal sampai nasional.Budaya kerja 5S harus diimplementasikan dengan memperhatikan terhadap semua komponen sistem kerja yang ada, yaitu manusia,mesin atau peralatan dan kondisi tempat kerja. Berdasarkan hasil peneltian, produk mengalami penurunan dari bulan September yang biasa dapat mencapai target 300 buah shuttlecock perhari dan sampe bulan februari 278 hal disebabkan oleh beberapa permasalahan Secara umum yang ada di UMKM asri abadi adalah bercampurnya bulu yang telah didirakit dan belum di dirakit, cock yang sudah dirakit dengan bulu berada ditempat yang sama, tidak ada tempat penyimpanan perkakas, peralatan produksi tidak disimpan pada tempatnya, lingkungan kerja yang kotor dan tidak rapi. Permasalahan ini akan menganggu proses produksi, transportasi, dan kinerja operator. Hasil dari diterapkannya seiton meningkatnya produktivitas dengan menghilangkan waktu yang dibutuhkan untuk mencari sesuatu.Penerapan seiso mengatasi permasalahan yang berhubungan dengan kebersihan.Penerapan seiri adalah dapat mengeliminasi barang-barang yang tidak diperlukan pada setip stasiun.Penerapan seiketsu dapat membuat mekanisme pantau.Penerapan shitsuke adalah untuk melakukan pembiasaan prosedur 5S Kata Kunci :Shuttlecock, Penerapan 5S (Seiri, Seiso, Seiton, Seiketsu dan Shitsuke) IMPLEMENTASI 5S SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EFESIENSI PADA INDUSTRI SHUTTLECOCK HOME INDUSTRI ASRI ABADI MALANG ABSTRAK Vicky, Program Studi Teknik Industri S-1, Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Nasional Malang. Dosen Pembimbing 1 :Dr.Ir.Dhayal Gustopo Setiadjit,MT. dan Dosen pembimbing 2 : Sujianto,S.Pd.,MM Perkembangan industri di malang sangat pesat, hal ini dapat dilihat dengan banyaknya perusahaan bergerak di bidang manufaktur, mulai dari perusahaan skala kecil sampai skala besar. Perkembangan industri yang sangat pesat, ini juga terjadi pada industri shuttlecock yang memiliki pasar lokal sampai nasional.Budaya kerja 5S harus diimplementasikan dengan memperhatikan terhadap semua komponen sistem kerja yang ada, yaitu manusia,mesin atau peralatan dan kondisi tempat kerja. Berdasarkan hasil peneltian, produk mengalami penurunan dari bulan September yang biasa dapat mencapai target 300 buah shuttlecock perhari dan sampe bulan februari 278 hal disebabkan oleh beberapa permasalahan Secara umum yang ada di UMKM asri abadi adalah bercampurnya bulu yang telah didirakit dan belum di dirakit, cock yang sudah dirakit dengan bulu berada ditempat yang sama, tidak ada tempat penyimpanan perkakas, peralatan produksi tidak disimpan pada tempatnya, lingkungan kerja yang kotor dan tidak rapi. Permasalahan ini akan menganggu proses produksi, transportasi, dan kinerja operator. Hasil dari diterapkannya seiton meningkatnya produktivitas dengan menghilangkan waktu yang dibutuhkan untuk mencari sesuatu.Penerapan seiso mengatasi permasalahan yang berhubungan dengan kebersihan.Penerapan seiri adalah dapat mengeliminasi barang-barang yang tidak diperlukan pada setip stasiun.Penerapan seiketsu dapat membuat mekanisme pantau.Penerapan shitsuke adalah untuk melakukan pembiasaan prosedur 5S Kata Kunci :Shuttlecock, Penerapan 5S (Seiri, Seiso, Seiton, Seiketsu dan Shitsuke)
ANALISA PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK KERIPIK DENGAN METODE SIX SIGMA GUNA MENGURANGKAN KECACATAN PADA KERIPIK PISANG DI UMKM INDOCHIPS ALESHA TRIMULYA Antonius Setia; Prima Vitasari; Kiswandono Kiswandono
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2711

Abstract

Pada UMKM yang saya teliti, yaitu UMKM Indochips Alesha Trimulya terdapat permasalahan mengenai kualitas produk. UMKM tersebut memproduksi keripik pisang. Permasalahan yang ada adalah adanya produk cacat yang banyak sehingga menyebabkan keluar dari batas kontrol perusahaan selama 6 bulan terakhir. UMKM tersebut memberikan batas produk cacat yang dihasikan sebesar 2% Six Sigma merupakan metode dengan pendekatan menyeluruh dalam meningkatkan proses melalui metode DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). DMAIC merupakan rangkaian proses analisis Six Sigma yang menjamin voice of customer berjalan dalam keseluruhan proses sehingga produk yang dihasilkan memuaskan keinginan pelanggan. Berdasarkan hasil penelitian, jenis kecacatan produk yaitu gosong sebesar 34,55%, ukuran berbeda sebesar 32,73% dan bentuk tidak sama sebesar 32,73% dengan jumlah produk yang dihasilkan sebesar 2375 kg dengan jumlah produk cacat sebesar 55 kg. Sedangkan untuk nilai DPU sebesar 0,0237, nilai DPMO sebesar 23664 dan nilai sigma sebesar 3,49. Pada jenis cacat gosong, disebabkan oleh faktor manusia yaitu pekerja yang kurang fokus sedangkan pada faktor metode disebabkan karena api terlalu besar dan waktu penggorengan terlalu lama. Pada jenis cacat ukuran berbeda dan bentuk tidak sama, disebabkan oleh faktor manusia yaitu pekerja yang kurang pelatihan dan kurang fokus, pada faktor mesin disebabkan karena pisau mulai tumpul dan pada faktor metode disebabkan karena pemotongan tidak sesuai standar.
PENGARUH PROMOTIONAL MIX TERHADAP TINGKAT PENJUALAN “STUDI KASUS PADA PT. KAMPUNG COKLAT, BLITAR” Yosi Gunawan; Ida Bagus Suardika; Sujianto Sujianto
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2717

Abstract

PT. Kampung Coklat merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pariwisata. Dimana beberapa tahun belakangan memiliki masalah dalam pencapaian tingkat penjualan. Omset penjualan dari tahun 2016 sampai 2019 mengalami penuruan dan kenaikan secara signifikan, yaitu dengan selisih penurunan rata-rata per-tahun sebesar Rp. 938.907.719. Dalam hal ini PT. Kampung Coklat harus memperhatikan strategi pemasaran yang dilakukan terutama dalam hal promosi, sehingga dapat dijadikan langkah penyelesaian masalah dalam peningkatan penjualan secara konsisten. Maka dari itu dilakukan analisa bauran promosi (Promotion Mix) serta analisa SWOT guna memperbaiki strategi promosi yang digunakan Kampung Coklat. Setelah dilakukan analisa, didapatkan hasil bauran promosi yang berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat penjualan berdasarkan respon pelanggan yaitu publisitas dan hubungan masyarakat dengan nilai pengaruh sebesar 9,7% serta pemasaran langsung dengan nilai pengaruh sebesar 14,2%. Dari hasil analisis SWOT didapatkan perbaikan strategi pada perusahaan tersebut menggunakan Growth Oriented Strategy.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MENURUNKAN JUMLAH PRODUK CACAT DENGAN METODE STATISTICAL QUALITY CONTROL PADA UMKM. WARIS SHOES MALANG Mardian Eko Setiabudi; Prima Vitasari; Thomas Priyasmanu
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2734

Abstract

Mardian Eko Setiabudi, Program Studi Teknik Industri S-1, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Nasional Malang, Juli 2020, Analisis Pengendalian Kualitas Untuk Menurunkan Jumlah Produk Cacat Dengan Metode Statistical Quality Control (SQC) Pada UMKM. Waris Shoes Malang. Dosen Pembimbing: Prima Vitasari dan Thomas Priyasmanu. UMKM. Waris Shoes merupakan perusahaan industri rumahan yang bergerak di bidang usaha pembuatan sepatu kulit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah UMKM. Waris Shoes sudah berada dalam batas kendali atau belum dan untuk mengetahui jenis-jenis dan penyebab-penyebab terjadinya kerusakan produk (cacat) pada UMKM tersebut. Dalam pengolahan data penelitian ini menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC) yaitu 7 tools antara lain lembar pengecekan, histogram, dll. Pada perusahaan ini terdapat permasalahan yang sering terjadi yaitu tingkat kecacatan pada produk sepatu yang tinggi yaitu 21,87%. Sehinga menyebabkan keluar dari batas kontrol perushaan selama 9 bulan terakhir penelitian. Sedangkan, perusahaan menetapkan produk cacat tidak boleh melebihi 2%. Berdasarkan hasil penelitian, hasil yang diperoleh yaitu Jenis kerusakan yang sering terjadi yaitu ukuran dengan persentase kerusakan 45,71%, coretan pulpen dengan persentase kerusakan 29,01%, dan lem dengan persentase kerusakan 25,28%. Dari hasil observasi lapangan dan sesi wawancara, faktor-faktor yang menjadi penyebab kerusakan (cacat) adalah faktor manusia, bahan baku, metode, dan mesin. Kata kunci : batas kendali, produk cacat, pengendalian kualitas.
TINGKAT KEPUASAN NASABAH TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DI BANK BPR SYARIAH KOTA MOJOKERTO DENGAN METODE SERVICE QUALITY Radix Ilman; Sri Indriani; Emmalia Adriantantri
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2740

Abstract

Abstrak, Bank BPR Syariah merupakan perusahaan yang bergerak dalam pelayanan jasa perbankan yang berada di Kota Mojokerto. Bank BPR Syariah yang memiliki banyak macam tabungan, diataranya tabung amanah. Tabungan amanah merupakan tabungan yang berfokus pada masyarakat menengah kebawah. Permasalahan pada tabungan amanah adalah banyaknya keluhan yang terjadi oleh nasabahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui atau mengukur tingkat kepuasan dan prioritas perbaikan dalam proses pelayanan perbankan, dalam pengukurannya menggunakan nilai GAP dan menggunakan Importance-Performance Analysis. Pengukuran tingkan kepuasan berdasarkan lima dimensi, tangibles (fisik), realibility (kehandalan), responsiveness (ketanggapan), assurance (jaminan), dan emphaty (kepedulian). Hasil diperolah dari pengukuran nilai GAP berdasarkan dimensi tangibles (-0,01), realibility (-0,21), responsiveness (-0,09), assurance (0,04), dan emphaty (-0,01), nilai negative menunjukan bahwa kepuasan masih kurang memuaskan. Hasil analisis IPA menunjukan atribut (8) Pegawai Bank BPR syariah Kota Mojokerto memahami permintaan proses transaksi anda dan (20) Terdapat respon terhadap saran dari nasabah untuk Pegawai Bank BPR syariah Kota Mojokerto.
MEMINIMALISIR BIAYA DISTRIBUSI DENGAN MENENTUKAN JALUR OPTIMAL MENGGUNAKAN METODE SAVING MATRIX Renaldi Rakasiwi Aditama; Dhayal Gustopo; Emmalia Adiantantri
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2741

Abstract

Ud. Ardiel adalah perusahaan manufaktur yang terletak di daerah Kepanjen Kabupaten Malang Jawa Timur. UD. Ardiel membuat perlengkapan alat olahraga yaitu sebuah shuttlecock, UD. Ardiel mengirimkan produknya ke beberapa diwiliayah Jawa Timur Seperti Surabaya, Lumajang dan beberapa kota lain yang berada yang diwilayah Jawa Timur. Pada bulan Juni dan Juli 2019 UD. Ardiel mengalami lonjakan biaya pendistribusian produk yang disebabkan oleh meningkatnya bahan bakar minyak yang memberatkan perusahaan, yang tadinya standar biaya pengalokasian produk sebesar Rp. 5.6400.000 menjadi Rp. 5.600.000 jika masalah ini dibiarkan berlarut-larut maka UD. Ardiel bisa mengalami kebangkrutan. Untuk menangani permasalahan tentang pendistribusian yang ada di UD. Ardiel, maka dilakukan metode saving matrix, Nearest Neighbour, Nearest Insert untuk menyelesaikan permasalahan yang ada pada UD. Ardiel. Setelah dilakukan metode saving matrix diperoleh hasil 1.106 kilometer dengan biaya pendistribusian produk sebesar Rp. 2.046.090 yang artinya jarak dan biaya pendistribusian produk setelah dilakukannya metode saving matrix, nearest neighbour dan nearest insert dapat menghemat biaya pendistribusian produk sebesar Rp. 5.640.000 – Rp. 2.046.090 = Rp. 3.593.910, dan jarak menjadi 2.234 – 1.106 = 1.208. Artinya dapat menghemat biaya operasional sebesar 63,72% dan dapat menghemat jarak sebesar 54,07%
ANALISIS KELAYAKAN PENAMBAHAN TENAGA KERJA MENGGUNAKAN METODE WORK SAMPLING DAN BREAK EVEN POINT PADA USAHA KERUPUK RAMBAK DI UMKM BAGUS SURYA MOJOKERTO Ahmad Kusyairi; Prima Vitasari; Kiswandono Kiswandono
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2743

Abstract

Abstrak, Makanan ringan ditekuni banyak orang saat ini dan omset yang dihasilkan pun tidak sedikit. Salah satu Home industri yang memproduksi kerupuk rambak adalah UMKM Bagus Surya. UMKM Bagus Surya adalah usaha dagang yang bergerak di bidang home industri pembuatan Kerupuk dengan sistem Kontinu, dan berdiri selama 10 tahun dan sudah memiliki supplier dari berbagai tempat khususnya di Mojokerto. Usaha ini berlokasi di Desa Bangsal Kec. Bangsal Kab. Mojokerto, usaha tersebut masih tergolong home industri dengan jumlah karyawan 4 orang pekerja. Dari 2015 sampai dengan 2019 permintaan terhadap kerupuk rambak semakin meningkat. Berapakah Jumlah Tenaga Kerja yang Optimal di Rambak Bagus Surya. Bagaimana kelayakan usaha tersebut apabila tenaga kerja ditambahkan sesuai dengan jumlah tenaga kerja yang optimal menggunakan analisis BEP. Penelitian ini berjutuuan menentukan jumlah tenaga kerja yang optimal. Menganalisis kelayakan usaha tersebut apabila tenaga kerja ditambahkan sesuai dengan jumlah tenaga kerja yang optimal menggunakan analisis BEP. Hasil analisis Work Sampling, produksi standar pada stasiun kerupuk rambak adalah Jumlah target 6937 unit kerupuk di tahun 2020. Beban kerja tenaga kerja pada stasiun rambak adalah 93,75% dan jumlah tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang diperlukan 5 orang. Hasil analisis BEP, usaha kontiyu kerupuk rambak tersebut layak untuk dilanjutkan. Perhitungan menggunakan metode BEP diperoleh nilai titik impas berat kerupuk sebesar 1.818,62 kg dan nilai atas dasar rupiah sebesar Rp. 134.578.581,794 Dimana UMKM. Bagus Surya rata – rata perbulan untuk tonase rambak sudah mencapai diatas BEP berat kerupuk yaitu 74.000 kg dan untuk nilai atas dasar rupiah sudah mencapai diatas BEP rupiah yaitu rata-rata pendapatan setiap bulan sebesar Rp.144.046.800 Kedua perhitungan tersebut menunjukkan nilai yang sangat layak karena nilai yang didapat hampir dua kali lebih besar dari pada nilai BEP. dari hasil pengolahan data yang diperoleh jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan pada tahun 2020 sejumlah 5 pekerja dan pada tahun 2021 sejumlah 7 pekerja, karena jumlah tenaga kerja yang ada sekarang adalah 4 orang pekerja, maka berdasarkan analisis diatas sangat layak untuk melakukan penambahan tenaga kerja. Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, gap, Importance-Performance Analysis.
IMPLEMENTASI LEAN DISTRIBUTION UNTUK MENGURANGI LEAD TIME PENGIRIMAN SEMEN HOLCIM PADA DISTRIBUSI JALUR DARAT DI PT. BUMI PEMBANGUNAN PERTIWI MALANG Diah Lavenia Hambajawa; Fourry Handoko; Kiswandono Kiswandono
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2744

Abstract

Dalam proses pengiriman produk semen Holcim ke wilayah Malang pada distribusi jalur darat dengan menggunakan truk kuning atau truk pick up, permasalahan yang muncul ialah keterlambatan pengiriman produk semen Holcim ke pelanggan sering terjadi banyak memunculkan kerugian baik waktu, tenaga dan biaya. Seperti pengiriman produk semen Holcim ke wilayah yang memiliki frekuensi pengiriman yang jauh dan juga tingkat keterlambatan pengiriman yang cukup tinggi. Lead time mengakibatkan keterlambatan pengiriman semen Holcim yang panjang, disebabkan adanya aktivitas-aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah atau pemborosan (waste), ada 7 jenis pemborosan (waste) yaitu : waiting (menunggu), transportation (transportasi) inappropriate processing (proses yang tidak sesuai),unnecessary inventory (persediaan yang tidak perlu), unnecessary motion (gerakan yang tidak perlu), deffect (produk cacat), over production (produksi yang berlebihan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan meminimasi pemborosan (waste) yang mempengaruhi panjangnya lead time pengiriman semen Holcim serta merancang usulan perbaikan pada sistem distribusi jalur darat untuk mengurangi pemborosan (waste) dengan menggunakan pendekatan lean distribution, agar proses pengiriman produk ke pelanggan tersebut tepat waktu sesuai dengan target yang ditetapkan. Dari hasil penelitian untuk mengetahui pemborosan (waste) dengan value stream analysis (valsat) yang diperoleh berdasarkan kategori pemborosan (waste) adalah process activity mapping 6,7 , supply chain matrix 2,7 , product variety funnel 0,93, quality filter mapping 2,13 , demand amplification mapping 0,18, decision point analysis 1,05, Phisycal Structure 0,42.