cover
Contact Name
Emmalia Adriantantri
Contact Email
emmalia@lecturer.itn.ac.id
Phone
+6281233643210
Journal Mail Official
emmalia@lecturer.itn.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Karanglo Km. 2 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Valtech
ISSN : -     EISSN : 26148382     DOI : https://doi.org/10.36040/valtech
Jurnal Valtech menerima artikel-artikel hasil penelitian dan pengabdian masyarakat dalam bidang Teknik dan Manajemen Industri, yang berisi gagasan, konseptual, kajian teori, aplikasi teori dan kajian buku Teknik dan Manajemen Industri. Jurnal inovatif diterbitkan oleh Program Studi Teknik Industri Institut Teknologi Nasional Malang
Articles 385 Documents
OPTIMALISASI JUMLAH TENAGA KERJA DALAM UPAYA PENYEDIAAN KAYU LOG DI PT ADIMITRA LESTARI Aditya Dwi Noviyanti; Nelly Budiharti; Heksa Galuh W
Jurnal Valtech Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v4i1.3320

Abstract

PT Adimitra Lestari merupakan perusahaan dengan HPH (Hak Pengusahaan Hutan) yang bergerak dalam bidang penyediaan kayu log. Pengolahan hutan dilakukan dengan mengolah pohon-pohon dengan usia tertentu menjadi kayu log sesuai dengan target dari pemerintah. Pada saat ini target kebutuhan kayu meningkat sehingga PT Adimitra Lestari mengalami peningkatan permintaan yang signifikan. Dalam kondisi ideal kapasitas produksi perusahaan harus lebih tinggi daripada jumlah permintaan yang ada. Oleh karena itu penting untuk melakukan penelitian yang bertujuan meningkatkan kapasitas produksi agar setiap permintaan yang ada terpenuhi dan untuk meminimalkan lost sales yang mungkin terjadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah optimalisasi tenaga kerja (Time Study Analysis) dimana dalam metode ini menggunakan Ms. Excel untuk melakukan perhitungan kapasitas produksi dan optimalisasi jumlah tenaga kerja. Setelah itu melakukan perbandingan kapasitas produksi yang dicapai sebelum dan sesudah penelitian. Dari pengolahan data yang dilakukan, kebutuhan tenaga kerja untuk meningkatkan kapasitas produksi dan Service Level pertahun yaitu 18 orang dengan demikian kapasitas produksi tahunan yang sebelumnya 32.400 m3 dapat meningkat menjadi 33.870 m3. Sehingga Service Level yang sebelumnya yaitu 95% dapat naik menjadi 99,28% serta profit yang diperoleh sebesar Rp. 53.868 (Dalam Jutaan Rupiah) atau sekitar Rp. 53,86 miliar pertahunnya.
PERENCANAAN KAPASITAS PRODUKSI MENGGUNAKAN METODE ROUGH CUT CAPACITY PLANNING (RCCP) PADA HOME INDUSTRI LOCA NUSA Rexsy Hadinata; Salmia L.A; Thomas Priyasmanu
Jurnal Valtech Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v4i1.3324

Abstract

Abstrak, Persaingan ketat dalam dunia bisnis pada era pasar bebas saat ini, Perusahaan diharuskan untuk merencanakan kapasitas produksi untuk dapat memenuhi permintaan customer dengan tepat waktu. Penjadwalan induk produksi (MPS) merupakan salah satu upaya yang dapat ditempuh agar perusahaan tersebut mampu dalam merencanakan dan mengendalikan aktivitas produksinya. Untuk mengetahui kemampuan produksi suatu usaha pada setiap periode, pengukuran waktu kerja dapat digunakan untuk mengetahui waktu standart dalam menyelesaikan suatu aktivitas pekerjaan. Penelitian ini menggunakan metode Forecasting untuk merencanakan jumlah permintaan untuk merencanakan kapasitas produksi, Metode Perencanaan kapasitas dibutuhkan untuk memenuhi perubahan permintaan produk berdasarkan kapasitas tersedia dan Metode RCCP untuk mengetahui kapasitas yang dimiliki pengusaha sudah mampu atau tidak dalam mengakomodasikan permintaan customer. Permintaan aktual pada UMKM Loca Nusa dilihat berdasarkan plot diagram adalah berpola trend dimana metode peramalan yang dapat digunakan berdasarkan jumlah kesalahan terkecil adalah metode peramalan Linier Regresi (Linier Trend), dengan nilai MAD sebesar 83,63, nilai MSE sebesar 11031.5 dan Nilai MAPE sebesar 18,81%. Jadwal Induk Produksi (Pcs) untuk Bulan Agustus sampai Februari adalah 1074, 1350, 1464, 1599, 1736, 1871 dan 2008. Kapasitas yang dibutuhkan UMKM Loca Nusa jauh lebih besar dari Jumlah kapasitas yang tersedia sehingga perencanaan produksi yang telah direncanakan masih belum layak.
PERANCANGAN MODUL NOTIFIKASI PESAN PADA HELM Epria Yuda; Fourry Handoko; Heksa Galuh W
Jurnal Valtech Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v4i1.3326

Abstract

Penggunaan handphone (telepon genggam) seringkali dijumpai pada para pengguna sepeda motor, kebiasaan ini menimbulkan dampak buruk bagi pengendara itu sendiri dan pengendara lain, hilanganya fokus berkendara dapat mengakibatkan terjadinya kecelakaan yang merugikan pengendara itu sendiri dan pengendara disekitarnya..Metode yang digunakan untuk membuat alat dalam penelitian ini adalah melakukan pengamatan kepada para pengendara sepeda motor di Desa Sokoboyo, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri sekaligus wawancara dengan menyebarkan kuisioner Voice of Customers untuk mengetahui keinginan dan harapan para pengendara terhadap alat yang akan dibuat. Kemudian dilakukanlah pengukuran dimensi tubuh bagian kepala, data anthropometri dimensi kepala tersebut berupa, lingkar kepala, lebar kepala, tinggi mata, dan lebar mata. Dari data anthropometri tersebut akan didapatkan dimensi ergonomis sebagai acuan penentuan dimensi dari modul notifikasi. Dari perancangan alat diperoleh hasil bahwa fokus pengendara pada kemudi menunjukan peningkatan daripada saat menggunakan handphone, jarak pandang dan waktu pandang yang digunakan pengemudi untuk mengakses pesan lebih singkat dan luas, sehingga mengurangi resiko terjadi hilangnya fokus dan pandangan pengendara sepeda motor.
PENGUKURAN KEPUASAN PENUMPANG TERHADAP PELAYANAN JASA PENYEBERANGAN LAUT DENGAN METODE SERVICE QUALITY DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (Studi Kasus PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Singkil) Atika Febrianti; Sri Indriani; Emmalia Adriantantri
Jurnal Valtech Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v4i1.3327

Abstract

PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Singkil salah satu pelayanan jasa penyeberangan dengan menggunakan kapal ferry, memiliki beberapa rute penyeberangan diataranya rute Singkil - Pulau Banyak. Permasalahan pada rute Singkil - Pulau Banyak adalah banyaknya keluhan yang terjadi oleh penumpang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan dan prioritas perbaikan pelayanan penyeberangan laut, dalam pengukurannya menggunakan nilai GAP dan menggunakan Importance-Performance Analysis. Pengukuran tingkat kepuasan berdasarkan lima dimensi, tangibles, realibility, responsiveness, assurance, dan emphaty. Hasil yang diperolah dari pengukuran nilai GAP berdasarkan dimensi tangibles (-0,111), realibility (-0,114), responsiveness (-0,124), assurance (-0,237), dan emphaty (0,023). Hasil analisis IPA menunjukan atribut yang perlu di prioritaskan perbaikannya adalah atribut : Memberikan informasi yang jelas ketepatan waktu keberangkatan, Cepat merespon penumpang yang datang, Kemudahan mendapatkan dan Kejelasan Informasi waktu keberangkatan dan Petugas menerapkan protokol kesehatan.
ANALISIS STRATEGI PENJUALAN KOPI ROAST BEAN MENGGUNAKAN METODE MARKETING MIX 7P (STUDI KASUS UKM KOPITALIZM) Rima Ngindia; Prima Vitasari; Kiswandono
Jurnal Valtech Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v4i1.3341

Abstract

Abstrak, Analisis Strategi Penjualan Kopi Roast Bean Menggunakan Metode Marketing Mix 7p (Studi Kasus UKM Kopitalizm), UKM Kopitalizm adalah salah satu coffee roastery yang ada di Malang yang menjual kopi roast bean. UKM memiliki masalah penurunan dalam Penjualan kopi Roast Bean. Dimana target penjualan dari bulan Januari sampai September 2020 belum ada yang tercapai, yaitu dengan target penjualan setiap bulannya sebesar 1000 Kilogram atau 1 Ton dan yang tercapai rata-rata hanya 327 Kilogram per bulannya. Penelitian ini menggunakan metode Marketing Mix 7p. Penelitian dilakukan dengan cara melakukan wawancara terhadap pemilik dan karyawan. Dari hasil wawancara tersebut diketahui yaitu UKM menerapkan konsep digital namun masih belem optimal, konsep digital yang digunakan adalah dengan memanfaatkan media sosial seperti facebook dan Instagram namun belum terealisasi, UKM sudah menerapkan protokol kesehatan selama pandemi seperti menyediakan handsanitizer , tempat untuk cuci tangan, dan juga meneapkan wajib masker, jaga jarak dan menggunakan cek suhu termometer namun belum semua tersedia, UKM menerapkan shift kerja dan tidak ada pengurangan karyawan, strategi menghadapi masa pandemi dengan cara menerapkan pesan antar dan pembelian via online namun belum terealisasi, penjualan terbanyak masih pembelian secara langsung, Persentase penurunan penjualan berkisar antara 30-40%, banyaknya persaingan produk sejenis, masih ada proses produksi secara manual, UKM kurang evaluasi dan kurang memahani konsep Marketing Mix 7p. Kata Kunci : Marketing Mix, Kopi, Promosi, Strategi Penjualan.
RE-DESAIN MASKER YANG ERGONOMIS DENGAN PENDEKATAN ANTROPOMETRI UNTUK MEMAKSIMALKAN PROTEKSI DIRI DI ERA PANDEMI COVID-19 Dhony Ari Setiyadi; Dayal Gustopo; Soemanto
Jurnal Valtech Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v4i1.3347

Abstract

Covid-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh turunan coronavirus baru. Kata Covid-19 diambil dari 'CO' untuk corona , 'VI' untuk virus , dan 'D' untuk disease (penyakit). Masker kain merupakan satu alternatif dari masker medis yaitu sebagai alat pencegahan terhadap virus corona. Penelitian dilakukan dengan cara Field Research atau perancang terjun langsung untuk megamati obyek yang diamati. Berdasarkan ergonomi yang telah dilakukan terhadap perancangan masker kain, antara lain analisa subjektif adalah dapat menilai bahwa sebelum perancangan masker kain ( redesign) yang berada dipasaran, hal ini ditujukan pada analisa subyektifitas yang menunjukkan ukuran masker kain yang berada dipasaran panjangnya 18 cm - 20 cm dan lebar 12 cm - 14 cm. Perancangan masker kain dirancang menggunakan ukuran kepala manusia dari nilai P95.
ANALISIS PENGARUH KONDISI LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN CV. JAYA PERKASA TEKNIK bintang lazuardi; Julianus Hutabarat; Thomas Priyasmanu
Jurnal Valtech Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v4i1.3351

Abstract

Bintang Lazuardi, Program Studi Teknik Industri S-1, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Nasional Malang, Analisis Pengaruh Kondisi Lingkungan Kerja Terhadap Kinerka Karyawan CV. Jaya Perkasa Teknik, Dosen Pembimbing: Dr. Ir. Julianus Hutabarat, MSIE. dan Ir. Thomas Priyasmanu, M.Kes Persaingan industri yang semakin kompetitif membawa pengaruh pada dunia industri baik sektor manufaktur maupun jasa. Kemampuan perusahaan dalam menghasilkan produk yang berkualitas tidak lepas dari peran sumber daya manusia yang digunakan. Dalam mencapai tujuan dari perusahaan tersebut manajemen sumber daya manusia merupakan sarana untuk meningkatkan kualitas dan kinerja karyawan. Salah satu upaya dalam meningkatkan kinerja karyawan diperlukan analisis tehadap faktor-faktor yang mempengaruhinya dengan memperhatikan kebutuhan dan para karyawan. CV. Jaya Perkasa Teknik merupakan salah satu jenis usaha di bidang industri mesin dan perlengkapan manufaktur yang menerima pesanan berbagai macam suku cadang mesin dari beberapa perusahaan besar manufaktur. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan, keadaan lingkungan kerja di CV. Jaya Perkasa Teknik belum mendukung karyawan untuk bekerja dengan nyaman, itu terlihat dari banyaknya peralatan yang berserakan di sekitar tempat kerja karyawan, suhu ruangan yang belum menentu hampir di seluruh ruang kerja karyawan yang di sebabkan belum tersedianya perbaikan pada pengatur suhu ruangan, luas ruang kerja yang kurang memadai sehingga membatasi ruang gerak karyawan. Penelitian ini mengambil data dengan kuisioner yang disebar terhadap 6 karyawan. Dari data yang diperoleh dilakukan pengujian regresi liner untuk mengetahui apakah kondisi kerja berpengaruh atau tidak terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dihasilkan pengujian hipotesis telah menentukan tidak terdapat adanya pengaruh Kondisi kerja terhadap kinerja karyawan pada CV. Jaya Perkasa Teknik secara simultan yang hanya sebesar 39,1%. Selebihnya dapat dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak tercantum dari penelitian ini. Untuk secara terpisah menandakan setiap masing – masing variabel yaitu penerangan, suhu, kebisingan, dan tata ruang tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan dengan hasil pengujian bahwa nilai Thitung lebih kecil daripada Ttabel dan tingkat signifikan hasil pengujian lebih besar dari pada 0,05. Kata Kunci: Kinerja Karyawan, Regresi Liner, Kondisi Kerja
PENGUKURAN BEBAN KERJA FISIOLOGIS UNTUK MENGURANGI KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PEKERJA PACKAGING UPPKS MAHARANI Risky Tri Oktaviani; Ida Bagus Suardika; Emmalia Adriantantri
Jurnal Valtech Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v4i1.3393

Abstract

Abstrak, UPPKS Maharani merupakan usaha pengolahan keripik singkong di Bogor. Permasalahan yang terjadi pada UPPKS Maharani yaitu keluhan MSDs yang dirasakan pekerja packaging ketika bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung persentase keluhan MSDs, menganalisa dan mengklasifikasi beban kerja fisiologis serta merancang usulan untuk mengurangi keluhan MSDs pada pekerja packaging UPPKS Maharani. Dalam penelitian ini beban kerja fisiologis pekerja dilakukan dengan perhitungan denyut nadi, %HRR, konsumsi energi, konsumsi oksigen serta persentase keluhan bagian tubuh. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai konsumsi energi sebesar 1,05 dan 2,08 Kkal/menit, konsumsi oksigen sebesar 0,33 dan 0,36 liter/menit, %HRR kategori tidak terjadi kelelahan dan diperlukan perbaikan dimana beban kerja fisiologis termasuk kategori pekerjaan ringan. Hasil kuisioner SNQ diperoleh keluhan MSDs pada bagian tubuh sebesar 10,52 dan 12,28 %. Usulan perbaikan untuk mengurangi keluhan MSDs pada bagian tubuh yaitu rancangan meja kerja yang dapat diatur ketinggiannya dari rentang 40-60 cm dan diberikan waktu istirahat tambahan setengah jam.
UPAYA PENINGKATAN KINERJA DENGAN METODE 5S DAN KLASIFIKASI PERSEDIAAN ABC PADA PERSEDIAAN PRODUK DI UMKM PENTOL PEDES AREK ENOM Yufi Ananda Lestari; Fourry Handoko; Sumanto
Jurnal Valtech Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v4i2.3813

Abstract

Pengendalian persediaan yang optimal pada Usaha Mikro Kecil Menengah adalah suatu hal yang penting, karena jika dalam pengendalian persediaan terjadi kelebihan atau kekurangan stock maka akan menimbulkan kerugian bagi pemilik usaha. UMKM Pentol Pedes Arek Enom belum memiliki sistem pengendalian persediaan pada produk bakso agar persediaan dapat dikendalikan lebih optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Penerapan metode klasifikasi ABC pada produk bakso untuk menentukan kategori tiap produk (2) Perhitungan Safety stock untuk menentukan persediaan pengaman pada produk dengan kategori kelas A (3) Penerapan 5S pada kategori kelas A untuk melihat apakah proses pengawasan pengendalian persediaan sudah seperti yang diharapkan atau belum (4) monitoring checlist diperlukan untuk melihat tingkat kinerja karyawan. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah (1) produk yang termasuk dalam kelas A yaitu bakso beranak, bakso kuah pedas, dan bakso original. Produk yang termasuk dalam kelas B yaitu bakso buncit dan yang termasuk dalam kelas C yaitu bakso kering pedas (2) dengan tingkat service level 95% maka menyatakan produk yang termasuk dalam kelas A yaitu bakso beranak memiliki persediaan pengaman sekitar 36 unit. Produk bakso kuah pedas memiliki persediaan pengaman sebanyak 34 unit, dan bakso bakso original memiliki persediaan pengaman sebanyak 34 unit (3) dari hasil perhitungan persediaan, perlu adanya pengawasan pada pengendalian persediaan di kategori kelas A karena pengawasan persediaan berhubungan dengan tingkat kinerja karyawan (4) Selanjutnya monitoring checlist diperlukan untuk melihat tingkat kinerja karyawan dan didapati hasil ranking prosentase sebesar 84% dengan predikat “Baik” yang artinya pengawasan terhadap kinerja kryawan sudah dianggap baik dan diharapkan mampu dipertahankan setiap hari
ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL PEGAWAI DINAS KESEHATAN DIMASA PANDEMI COVID-19 (STUDI KASUS DINAS KESEHATAN KAB. WAY KANAN) Annisa Putri Zainal; Salmia LA; Renny Septiari
Jurnal Valtech Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v4i2.3816

Abstract

meningkatnya kasus covid-19 di Indonesia menyebabkan pemerintah melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi permasalahan ini agar segera teratasi. Salah satu lembaga yang berwenang dalam penanganan kasus covid-19 adalah Dinas Kesehatan. Dinas kesehatan memegang peranan penting dalam penanganan kasus covid-19. Sebagai garda terdepan hal ini memberi pengaruh besar terhadap beban kerja mental pegawai Dinas Kesehatan dikarenakan pekerjaan dan tekanan yang bertambah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat beban kerja mental pegawai Dinas Kesehatan Way Kanan dengan menggunakan metode Rating Scale Mental Effort (RSME), serta menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan meningkatnya beban kerja mental pegawai dengan menggunakan fishbone diagram. Dari hasil analisa dengan menggunakan metode Rating Scale Mental Effort (RSME) diperoleh bahwa beban kerja mental tertinggi sebesar 90,69 pada indikator Kegelisahan Kerja (KIK) dengan kategori great effort (usaha yang dilakukan besar).