cover
Contact Name
Emmalia Adriantantri
Contact Email
emmalia@lecturer.itn.ac.id
Phone
+6281233643210
Journal Mail Official
emmalia@lecturer.itn.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Karanglo Km. 2 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Valtech
ISSN : -     EISSN : 26148382     DOI : https://doi.org/10.36040/valtech
Jurnal Valtech menerima artikel-artikel hasil penelitian dan pengabdian masyarakat dalam bidang Teknik dan Manajemen Industri, yang berisi gagasan, konseptual, kajian teori, aplikasi teori dan kajian buku Teknik dan Manajemen Industri. Jurnal inovatif diterbitkan oleh Program Studi Teknik Industri Institut Teknologi Nasional Malang
Articles 385 Documents
PENGUKURAN BEBAN KERJA MENTAL KARYAWAN DENGAN METODE SUBJECTIVE WORKLOAD ASSESSMENT TECHNIQUE (SWAT) PADA GUDANG LOGISTIK DI PT. MOLINDO INTI GAS Ricko Galih Pratama; Julianus Hutabarat; Kiswandono Kiswandono
Jurnal Valtech Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i1.2460

Abstract

Era persaingan global menyebabkan persaingan antara perusahaan semakin ketat, dan tutntutan profesionalitas yang semakin tinggi juga banyak menimbulkan tekanan-tekanan yang harus dihadapi oleh karyawan. Dalam melakukan proses produksi pada suatu perusahaan, seringkali timbul permasalahan kelelahan terutama pada sumber daya manusia. seperti kelelahan fisik maupun kelelahan mental sehingga dapat menimbulkan kecemasan dalam pekerjaan. PT Molindo Inti Gas adalah salah satu produsen gas CO2 yang berada di Lawang kabupaten malang. Pengukuran beban kerja merupakan salah satu faktor yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk mengetahui beban kerja dari para pekerjanya Penelitian ini memakai metode SWAT untuk mengukur beban kerja, metode subjective workload assessment technique di pakai untuk mengukur beban kerja mental. Penelitian dilakukan dengan cara pengamatan dan wawancara secara langsung oleh karyawan bagian departemen gudang logistik, selanjutnya karyawan diminta untuk mengurutkan 27 lembar kartu SWAT yang terdiri dari time effort dan stress (T.E.S) dari hasil pengurutan kartu SWAT di masukkan ke aplikasi dan DosBox 0.74 dan dilakukan pengkonversian nilai dari time effort dan stress (T.E.S) Berdasarkan perhitungan beban kerja mental karyawan departemen gudang logistik PT Molindo Inti Gas, faktor yang paling berpengaruh adalah faktor time dengan nilai 63.59% diikuti faktor effort dan stress dengan nilai 26.80% dan 9.61%. Untuk penelitian selanjutnya jumlah responden agar lebih besar sehingga memberikan hasil lebih valid pada penelitian kognitif ini.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA MENGGUNAKAN METODE BREAK EVEN POINT (BEP) PADA STUDI KASUS CV. HARMONI UNGGAS JAYA Rahayu Tri Retnaning; Prima Vitasari; Kiswandono
Jurnal Valtech Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i1.2461

Abstract

CV. Harmoni Unggas Jaya merupakan usaha yang bergerak dibidang jasa peternakan. Permasalahan yang terjadi pada CV. Harmoni Unggas Jaya adalah pendapatan yang diterima masih belum mencapai target yang telah ditentukan. Terdapat selisih yang cukup besar antara pendapatan dan target yang telah ditentukan selama bulan juli 2018 sampai bulan september 2019. Penelitian ini bertujuan Menganalisis kelayakan usaha milik CV. Harmoni Unggas Jaya menggunakan analisis Break Even Point (BEP). Penelitian ini menggunakan menggunakan metode Analisis Break Even Point. Berdasarkan hasil penelitian didapat, nilai BEP atas dasar unit sebesar 582.220,532293 kg dan atas dasar rupiah sebesar Rp.230.846.441,348. Dari hasil analisis BEP dapat disimpulkan bahwa kedua perhitungan tersebut menunjukkan usaha jasa peternakan tersebut layak untuk dilanjutkan karena rata-rata pendapatan dan berat ayam yang didapatkan oleh usaha tersebut hampir dua kali lebih besar yaitu Rp. 530.000.000 dan berat 1.000.265.
UPAYA PENCEGAHAN KECELAKAAN KERJA DI BAGIAN PRODUKSI DENGAN 5S DALAM KONSEP KAIZEN DI PT. BOMA BISMA INDRA (PERSERO) Nanang Dwi Nur Saputro; Sri Indriani; Emmalia Adriantantri
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2662

Abstract

PT. Boma Bisma Indra (Persero) merupakan Perusahaan Milik Negara yang memiliki 3 unit usaha, dan salah satu unit yang di teliti adalah unit Mesin Dan Peralatan Industri (MPI), masalah yang sering dialami adalah tingginya kecalakaan kerja yang terjadi yang mengakibatkan berkurangnya produktivitas kerja karyawan dan tindakan yang perlu di lakukan adalah melakukan perbaikan dengan menggunakan metode 5S Konsep Kaizen untuk mengurangi kecakalaan. Usulan Perbaikan Bedasarkan Metode 5S konsep Kaizen adalah : Seiri, melakukan pemilahan antara barang yang sudah tidak dipakai dengan barang yang masih di pakai; Seiton, menata atau membuat tempat khusus untuk barang yang sudah tidak dipakai ataupun masih dipakai; Seiso, semua pekerja membersihkan stasiun kerja masing-masing dan harus ada jadwal kebersihan secara berkala untuk setiap pekerja yang bekerja di perusahaan; Seiketsu, operator harus mendapatkan pengawasan saat bekerja supaya para karyawan bekerja dengan tertib dan disiplin; Shitsuke, perusahaan sebaiknya menetapkan jadwal periodik untuk melakukan audit 5S minimum seminggu sekali.
USAHA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN MENGGUNAKAN SERVQUAL PADA PUSKESMAS MOJOWARNO Yonas Tegar Yudhistira; Dayal Gustopo; Ida Bagus Suardika
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2663

Abstract

Puskesmas Mojowarno merupakan salah satu fasilitas kesehatan yang di sedikan pemerintah kepada masyarakat, disni masalah yang dapat di ambil adalah Menurut pendapat pasien dan keluarga pasien pada Puskesmas Mojowarno sebagai pengguna jasa layanan permasalahan yang sering terjadi adalah pada fasilitas pendukung dan pelayanan, dalam hal ini peningkatan kualitas peayanan diukur dengan menggunakan metode SERVQUAL untuk Mengukur kualitas pelayanan Puskesmas Mojowarno sesuai lima demensi dan ditambah dengan metode Importance-Performance Analysis (IPA) untuk Mengusulkan prioritas perbaikan kualitas pelayanan Puskesmas Mojowarno dengan metode. Dari perhitungan metode SERVQUAL di dapat Gap dimensi yaitu : Pada dimensi tangibles (Sarana Fisik) memiliki nilai GAP negatif sebesar -0,054, Pada dimensi reliability (Keandalan) memiliki nilai GAP negatif sebesar -0,043, Pada dimensi responsiveness (Ketanggapan) memiliki nilai GAP negatif sebesar -0,121, Pada dimensi assurance (Keyakinan/Jaminan) memiliki nilai GAP negatif sebesar -0,150, Pada dimensi emphaty (Kepedulian) memiliki nilai GAP negatif sebesar -0,051. Secara keseluruhan Puskesmas Mojowarno dikatakan tidak berkualitas atau tidak sesuai dengan harapan atau keinginan dari Pasien sebagai pengguna jasa. Pada tahap Importance-Performance Analysis diperoleh hasil yakni dimensi yang harus diprioritaskan untuk perbaikan kualitas pelayanan ada dua yaitu pada kuadaran A (1) Keadaan ruang pengobatan memenuhi kebutuhan pasien dan (8) Dokter memberikan informasi yang jelas dan mudah di mengeri bagi pasien dan keluarga pasien.
PERBAIKAN POSISI KERJA PADA STASIUN KERJA PRODUKSI MEBEL MENGGUNAKAN KAIDAH ERGONOMI GUNA MENINGKATKAN PRODUKTIFITAS DI UD. MEBEL MULIA, BOJONEGORO Andik Setiabudi; Salmia L.A; Soemanto Soemanto
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2664

Abstract

, Pekerjaan yang dilakukan secaramberulang ataumrepetitive dengan gerakan kerja yang monotonemdan waktu kerja yang lama berpotensi menimbulkanmkelelahan kerja (Purwaningsih dkk, 2017). Operatormyang melakukan kerja berlebihan akan mengakibatkan penurunanmkinerja yang berimbas pada penurunan produktivitas. UD. MEBEL MULIA, adalah sebuah usaha dagang yang bergerak dalam bidangmproduksi meubel. Proses produksi dimulai daridstasiun penghalusan,msanding sealerp(coating), pewarnaan dan finishing.wBerdasarkan hasil surveymbahwa yang membuat produksi tidak tercapai adalah keberadaan tenaga kerja. Sehingga perlu dilakukan pengukuran beban kerja untuk mengetahui terselesainya tingkatmpekerjaan oleh masing-masing karyawan. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah: mengevaluasi stasiun kerja di bagian penghalusan kayu, membuat rancangan stasiun kerja operator secara ergonomiswagar pekerja dapat bekerja denganmnyaman, aman dan sehat serta tidak mudah lelah sehingga produktivitas pekerja bisa meningkat, menghitung produktivitas hasil dari redesign stasiun kerja. Berdasarkan analisis data dan pembahasan oleh peneliti, maka ada beberapa kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: Berdasarkan evaluasiwergonomic yang telah dilakukan terhadap perancanganmulang stasiun kerja (redesign), antara lain analisa subjektif serta analisawwaktu dan output Standar dapat disimpulkan bahwa sebelum perancangan ulang stasiun kerja (redesign) tidak ergonomis, hal ini ditujukan pada analisawsubyektifitas yang menunjukkan beban torsi 74 Nm yang harus ditanggung oleh tubuh bagian tulang belakang operator,mperancangan meja penghalusan kayu dirancang menggunakan ukuran dimensi dimana pada bagian tinggi meja diambil dari nilai P95 tinggi siku yaitu 82cm dan panjang meja 200 cm. Perbandingan produktivitas kerja operator sebelum perancangan ulang stasiun kerja (redesign) dan sesudah perancangan ulang stasiun kerja (redesign) terlihat perbedaan atau selisih perbandingan seperti berikut: Selisih waktu Standar operator pada elemen kerja A sebesar = 4,8 menit, Selisih waktu Standar pada elemen kerja B sebesar = 12,6 menit, Selisih waktu Standar pada elemen kerja C sebesar = 4,2 menit, Selisih waktu Standar pada elemen kerja D sebesar = 3,6 menit. Selisih output Standar Operator Debi elemen kerja A sebelum redesign sebesar 106% dan sesudah redesign sebesar 116%, Output Standar elemen kerja B sebelum redesign sebesar 105% dan sesudah redesign sebesar 135%, Output Standar elemen kerja C sebelum redesign sebesar 130% dan sesudah redesign sebesar 142%, Output Standar elemen kerja D sebelum redesign sebesar 128% dan sesudah redesign sebesar 158%
ANALISIS DAN PENGENDALIAN RISIKO RANTAI PASOK MENGGUNAKAN METODE HOUSE OF RISK (HOR) (Studi Kasus : UD KARYA MANDIRI) Nova Erik Natan Luin; Ida Bagus Suardika; Emmalia Adriantantri
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2674

Abstract

, Setiap aktivitas Supply Chain yang terdiri dari banyak pihak dan banyak ketidakpastian yang terjadi secara mendadak. Masalah seperti overstock, keterlambatan pengiriman, dan sebagainya pasti sering muncul dan perlu dipersiapkan oleh perusahaan. Sehingga perusahaan mampu dan siap untuk mengambil langkah – langkah yang tepat untuk mengatasi resiko yang ada. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah House Of Risk (HOR) yaitu metode yang berfokus mencari tindakan pencegahan dengan mengetahui masalah yang sering timbul dan penyebab masalah tersebut. Hasil dalam penelitian ini adalah 26 kejadian risiko dan 17 penyebab risiko. Kemudian dipilih 7 penyebab risiko dengan nilai ARP terbesar hingga bisa menentukan tindakan pencegahan sebagai aksi mitigasi. Preventive action dalam penelitian ini hanya sebatas usulan strategi, untuk pelaksanaannya diserahkan pada perusahaan. Dari hasil penelitian ini diharapkan bisa menjadi usulan strategi penanganan bagi UD Karya Mandiri untuk mengatasi resiko yang ada.
Analisis pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pt.temprina media grafika gresik Rozzaq Dwi Septian
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2682

Abstract

ABSTRAK Kondisi kerja adalah serangkaian kondisi atau keadaan lingkungan kerja dari suatu perusahaan yang menjadi tempat bekerja dari para karyawan yang bekerja didalam lingkungan tersebut. Meliputi segala sesuatu yang ada di lingkungan karyawan yang dapat mempengaruhi kinerja, serta keselamatan dan keamanan kerja, Penerangan, Suhu, Kebisingan, Tata Ruang. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa langkah perencanaan, untuk mencari sample dari populasi menggunkan metode slovin, kemudian cara pengambian datanya dengan cara kuisioner yang disebarkan kepada ke pada koresponden. Kemudian hasil kuisioner diolah datanya dengan progam SPSS, dari Hasil SPSS mendapatkan validitas dan Reliebel dari setiap variabel. Kemudian penghitungannya dengan metode regresi linier berganda.Hasil analisa perhitungan dengan regresi linier berganda bahwa kondisi kerja yang paling signifikan adalah kebisingan 0,000<0,05 dan Tata Ruang 0,001<0,05. Kedua kondisi ini paling berpengruh terhadap kinerja Karyawan.kemudian F tabel dengan tingkat kesalahan 5% = 0,005. Hal ini berarti Fhitung > Ftabel ( 37,938 > 3,06), dengan tingkat signifikan sebesar 0,000< 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti model sesuai dengan data menyatakan bahwa secara simultan Kondisi kerja berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan Kata Kunci :Regresi Linier Berganda, Slovin, SPSS Kondisi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan
ANALISIS PRODUKTIVITAS DENGAN METODE PENJADWALAN DI PT. SPINDO UNIT 3 Mochammad Imam Maliki; Foury Handoko; Sony Haryanto
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2683

Abstract

PT. Spindo Unit III merupakan perusahaan manufaktur, perusahaan ini jenis baja yang khususnya memproduksi produk berupa pipa baja/tabung. Permasalahan terbesar perusahaan ini adalah merencanakan penjadwalaan produksi untuk periode selanjutnya dalam memenuhi permintaan pesanan pada PT. Spindo Unit 3. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dan mengetahui strategi penjadwalan jumlah tenaga kerja dalam memenuhi permintaan pesanan. Hasil pengumpulan dan pengolahan data dengan menggunakan Forecasting diolah menggunakan sofware POM QM For Windows 3 dengan menambahkan metode Trend Analysis (regress over time), Hasil peramalan permintaan berjumlah 3.678 ton. Pada kondisi tersebut menggunakan metode Aggregate Planning dengan strategi penambahan kerja yang diolah dengan jumlah tenaga kerja ditambah 2 orang dan memiliki biaya Rp 373.920.000,00. Strategi Subcontract yang diolah dengan jumlah tenaga kerja tetap 12 orang dan memiliki biaya Rp 105.480.000. Strategi Overtime yang diolah jumlah tenaga kerja tetap 12 orang dan memiliki biaya Rp 44.460.000. Hasil yang didapat adalah 12 orang dengan biaya Rp 44.460.000.
ANALISIS PENGUKURAN EFISIENSI SUPPLIER BAHAN BAKU KERUPUK KULIT SAPI GUNA MENGETAHUI SUPPLIER TETAP PADA UMKM BAGUS SURYA MOJOKERTO Vidya Amalia; Emmalia Adriantantri; Sujianto Sujianto
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2685

Abstract

Abstrak, UMKM Bagus Surya yang berlokasi di Mojokerto Jawa Timur merupakan usaha rumahan yang memproduksi kerupuk rambak atau kerupuk kulit sapi. Dalam proses pembelian bahan baku terdapat masalah yang dihadapi oleh UMKM Bagus Surya yaitu kualitas bahan baku yang bervariasi serta pelayanan yang berbeda-beda dari setiap supplier yang dapat berpengaruh terhadap hasil dari kualitas produk kerupuk rambak. Keadaan inilah yang mengarah pada pentingnya pengukuran terhadap supplier dari berbagai kriteria yang dimiliki suppliernya. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh kriteria-kriteria yang akan digunakan dalam penentuan supplier pada UMKM Bagus Surya dan dapat menentukan supplier bahan baku yang efisien untuk dijadikan supplier tetap perusahaan. Dalam penelitian ini kriteria ditentukan oleh pemilik perusahaan tentang apa saja yang diinginkan perusahaan terhadap suppliernya dan dalam penentuan supplier yang efisien menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kriteria yang harus digunakan dalam penentuan supplier tetap yaitu kriteria harga, kualitas, pengiriman dan fleksibilitas dan untuk supplier yang efisien dengan nilai efisiensi relatif 100% diperoleh 3 supplier (Mas Malik, Mbak Yuli dan Mas Saipul) yang efisien dari 4 supplier, dalam hal ini 3 supplier memenuhi kriteria yang diinginkan oleh UMKM Bagus Surya.
Pengukuran Beban Kerja Karyawan Dengan Full Time Equivalent Untuk Meningkatkan Produktivitas Di CV. Gandrial Lestari, Makassar Igal Laynar; Nelly Budiharti; Kiswandono Kiswandono
Jurnal Valtech Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v3i2.2692

Abstract

Pada era persaingan bebas saat ini, perusahaan dituntut untuk terus meningkatkan produktivitas. Proses ini dapat dilakukan dengan meningkatkan pendayagunaan secara maksimal dari sumber daya yang ada, salah satunya adalah tenaga kerja. CV. Gandrial Lestari Makassar adalah salah satu perusahaan produksi kopi yang berdiri tahun 2015 CV. Gandrial Lestari Makassar berlokasi di Daya Makassar. Aktivitas produksi kopi arabika terbagi menjadi lima stasiun kerja yakni pencucian, pengeringan, pengupasan kulit tanduk, sortasi dan pengemasan. Masalah yang terdapat pada CV. Gandrial Lestari Makassar adalah belum ditentukannya jumlah tenaga kerja sesuai pada bagian produksi yang menyebabkan terjadinya ketidaksesuaian antara beban kerja yang diterima karyawan dengan jumlah waktu yang digunakan dalam menyelesaikan pekerjaan. Untuk itu perlu dilakukan pengukuran beban kerja sebagai dasar perhitungan kebutuhan tenaga kerja yang sesuai pada bagian produksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode full time equivalent. Hasil pengukuran menunjukkan beban kerja karyawan pencucian 1; 0.60 (underload), karyawan pencucian 2; 0.60 (underload), karyawan pengeringan 1; 0.64 (underload), karyawan pengeringan 2; 0.59 (underload), karyawan pengeringan 3; 0.55 (underload), karyawan pengupasan kulit tanduk 1; 0.52 (underload), karyawan pengpasan kulit tanduk 2; 0.48 (underload), karyawan sortasi 1; 0.73 (underload), karyawan sortasi 2; 0.78 (underload), karyawan sortasi 3; 0.79 (underload), karyawan pengemasan 1; 0.37 (underload), karyawan pengemasan 2; 0.37 (underload). Berdasarkan beban kerja yang telah dihitung pada masing-masing karyawan produksi kopi arabika di CV. Gandrial Lestari Makassar, sehingga untuk mempertahankan jumlah karyawan sebanyak 12 orang, maka usulan perubahan target produksi harian perusahaan perlu ditambahkan sebanyak 130 kg atau meningkat sebesar 61.90% dari target produksi awal