Articles
1,052 Documents
Hubungan Antara Peer Attachment dengan Regulasi Emosi Pada Siswa Kelas VIII di SMPN 28 Surabaya
DWI AYU LESTARI;
YOHANA WURI SATWIKA
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 5 No. 2 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v5i2.24586
Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara peer attachment dengan regulasi emosi pada siswa kelas VIII di SMPN 28 Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 265 siswa kelas VIII SMPN 28 Surabaya. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi Product Moment untuk mengetahui hubungan antara peer attachment dengan regulasi emosi. Hasil analisis data menunjukan nilai koefisien korelasi sebesar 0,604 dengan taraf signifikasi 0,000 (p<0,005). Hasil tersebut membuktikan bahwa peer attachment dan regulasi emosi memiliki hubungan positif yang signifikan dengan tingkat keeratan hubungan tinggi. Kata kunci: Peer Attachment, Regulasi Emosi Abstract The purpose of this research is to examine the relationship between peer attachment and emotion regulation of Junior High School students. This research applies quantitative research method. 265 students of eight grades from Junior High School 28 Surabaya serve as the subjects of this research. The data analysis applies product moment correlation to analize the relationship between peer attachment and emotion regulation. The data analysis show the coefficient correlation of this research is 0,604 and the standard significance is 0,000 (p < 0,05). This result has prove that significant relations between peer attachment and emotion regulation. Keywords : Peer Attachment, Emotion Regulation
PERBEDAAN PEMBERDAYAAN PSIKOLOGIS DITINJAU DARI JENIS KELAMIN PADA RELAWAN PUSAT STUDI DAN LAYANAN DISABILITAS UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
ALI AKBAR PAMUNGKAS;
UMI ANUGERAH IZZATI
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 5 No. 2 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v5i2.24588
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemberdayaan psikologis ditinjau dari jenis kelamin pada relawan pusat studi dan layanan disabilitas. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan subyek penelitian sebanyak 60 relawan dengan rincian 41 relawan perempuan dan 19 relawan laki-laki. Penelitian ini merupakan penelitian populasi karena seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala pemberdayaan psikologis. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah Uji-T sampel independen. Hasil analisis data menunjukkan nilai signifikasi sebesar 0,04 (p<0,05) yang berarti terdapat perbedaan pemberdayaan psikologis ditinjau dari jenis kelamin pada relawan. Kata kunci: Pemberdayaan Psikologis, Relawan, Jenis Kelamin Abstract This study aims to determine differences in psychological empowerment in terms of gender in study center volunteers and service disability. This research used quantitative method with 60 subjects with 41 female volunteers and 19 male volunteers. This study is a population study because the entire population is used as a sample of research. The research instrument used in this research is the scale of psychological empowerment. Data analysis used in this research is independent sample T-test. The result of data analysis shows the significance value of 0.04 (p <0.05) which means that there is a difference between the psychological empowerment in terms of gender in volunteer. Keywords: Psychological Empowerment, Volunteer, Gender
Pengalaman Lesbian yang terlibat dalam Mixed Orientation Marriage
CITRA DEWI IRIANTI;
NURCHAYATI
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 5 No. 2 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v5i2.24743
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan memahami pengalaman perempuan yang menjadi lesbian setelah menikah dan sedang menjalankan mixed orientation marriage dalam rumah tangganya. Data riset dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara semi terstruktur. Melalui studi kasus atas dua orang perempuan yang menjalankan mixed orientation marriage, penelitian ini menemukan bahwa kedua perempuan ini mengalami masalah dalam penyesuaian pernikahan mereka setelah menjadi lesbian. Lebih lanjut, penelitian ini menyingkapkan bahwa mereka memiliki pandangan berbeda tentang kelanjutan pernikahan dan rencana orientasi seksualnya sebagai lesbian di masa depan. Perbedaan pandangan tentang masa depan rumah tangga dan perubahan orientasi seksual ini disebabkan, antara lain, oleh kondisi rumah tangga dan dukungan pasangan. Subjek yang berumah tangga kurang harmonis ingin segera mengakhiri pernikahannya dan tetap menjadi lesbian, sedangkan subjek yang berumah tangga lebih harmonis memilih mempertahankan pernikahannya dan berupaya kembali menjadi heteroseksual. Kata kunci: lesbian, mixed orientation marriage ABSTRACT This qualitative psychological research aims to understand the experience of heterosexual, married women who turn into lesbians and thus end up finding themselves into a mixed-orientation marriage. Using semi-structured interviews to gather its primary data, this investigation examines the cases of two married women in mixed orientation marriage. This study discovers that these women were faced with problems of adjustment after they became lesbians. It is also reveals that they see their marriage and sexual status differently. This differences stem from two factors: the quality of their relations to their spouse; and the existence of (or non-existence) of spousal support. The one woman, who finds herself in non-harmonious relations to her husband, has chosen to maintain her lesbianism and planned to get a divorce. By contrast, the other woman, who enjoys relatively better relations to her husband, has decided to preserve her marriage. With support from her husband, she is trying to abandon lesbianism in favor of returning to heterosexuality. Keywords: lesbians, mixed orientation marriage
Hubungan antara Self Regulated Learning dengan Prokrastinasi Akademik pada Anggota BEM Universitas X
ALIMATUR ROHMANIYAH
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 5 No. 2 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v5i2.24847
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara self regulated learning dengan prokrastinasi akademik pada anggota BEM Universitas X dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif. Subjek penelitian ini berjumlah 65 mahasiswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala self regulated learning dan skala prokrastinasi akademik. Teknik analisa yang digunakan adalah teknik korelasi product moment dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil analisa diketahui nilai F sebesar -0,468 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (P<0,05). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara self regulated learning dengan prokrastinasi akademik pada anggota BEM Universitas X. Kata Kunci: Self Regulated Learning, Prokrastinasi AkademikAbstract This study aims to determine the relationship between self-regulated learning with academic procrastination on members of BEM University X by using quantitative research methods. Subjects of this study amounted to 65 students. Instruments used in this study is the scale of self-regulated learning and academic procrastination scales. Analysis technique used is product moment correlation technique with 5% significance level. Based on the result of analysis known F value equal to -0.468 and significance value equal to 0.000 (P<0,05). The results showed there was a relationship between self regulated learning with academic procrastination on members of BEM University X. Keywords: Self Regulated Learning, Academic Procrastination
studi kasus perilaku konsumtif pada mahasiswa tata rias
ARFIA DIAN AYU PRAYODHA;
SITI INA SAVIRA
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 5 No. 2 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v5i2.24848
Abstrak Perilaku konsumtif merupakan suatu perilaku pembelian barang atau jasa yang tidak lagi didasarkan pada pertimbangan yang rasional tetapi juga untuk memenuhi keinginan semata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku konsumtif pada mahasiswa tata rias. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data penelitian didapat dengan teknik wawancara semi terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini menggunakan partisipan sebanyak tiga mahasiswa dengan kriteria mahasiswa tata rias perempuan yang telah dipilih melalui angket yang disebar di jurusan tata rias universitas%2 angkatan 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga mahasiswa memiliki kecenderungan perilaku konsumtif yang bervariasi. Terdapat persamaan dan perbedaan yang menunjukkan perilaku konsumtif yang bervariasi. Faktor yang mempengaruhi perilaku konsumtif para partisipan juga bervariasi dan terdapat upaya lebih untuk memenuhi perilaku konsumtif pada masing-masing partisipan. Kata Kunci: Perilaku konsumtif, Mahasiswa Abstract Consumptive behavior is a behavior of purchasing goods or services which are no longer based on rational considerations but also to fulfill the desire only. This study aims to determine the behavior of consumers in cosmetology student. This study used a qualitative approach with case study method. The technique used in this research is semi structured interview and analyzed using descriptive analysis. This study uses three students as participant with the criteria of female cosmetology students who have been selected through questionnaires distributed in the%2 university of cosmetology department batch 2014. The results showed that all three students had varying tendencies in consumer behavior. There are similarities and differences that show varying consumer behavior. Factors that influence the consumptive behavior of participants also vary and there are more efforts to fulfill consumptive behavior in each participant. Keywords: Consumtive behavior, students
Hubungan antara Gaya Kepemimpinan Transformasional dengan Kepuasan Kerja Pada Guru SMK Swasta X di Surabaya
SISKA PRASTIKA WULANDARI;
UMI ANUGERAH IZZATI
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 5 No. 2 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v5i2.24849
Abstrak Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara gaya kepemimpinan transformasional dengan kepuasan kerja pada guru SMK Swasta X di Surabaya. Subjek penelitian ini berjumlah 40 orang guru. Pengambilan data menggunakan kuesioner gaya kepemimpinan transformasional dan kepuasan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Teknik analisis penelitian ini menggunakan korelasi product moment dengan taraf signifikansi 0,000 (p>0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara gaya kepemimpinan transformasional dan kepuasan kerja. Kata Kunci: Gaya Kepemimpinan Transformasional, Kepuasan Kerja, Guru. Abstract The purpose of this study was to determine the relation between transformational leadership style with job satisfaction on private vocational high school teachers in Surabaya. The subject of this study are 40 teachers by using questionnare transformational leadership style and job satisfaction. This study used quantitative research and correlational method. This study was analyzed by using product moment correlation with 0,000 (p>0,05) significance level. It can be inferred that there is a positive and significant correlation between transformational leadership style and job satisfaction. Keywords: Transformational Leadership Style, Job Satisfaction, Teacher.
REGULASI EMOSI PADA INDIVIDU DEWASA AWAL YANNG MENJALANI HUBUNGAN PACARAN JARAK JAUH
KUKUH JATI KUSUMA;
NI WAYAN SUKMAWATI PUSPITADEWI
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 5 No. 2 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v5i2.24851
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui regulasi emosi individu yang terjadi saat menjalani hubungan pacaran jarak jauh. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Partisipan berjumlah enam orang, terdiri dari tiga pertisipan perempuan dan tiga partiisipan laki-laki. Seluruh partisipa dalam penelitian ini diperoleh melalui teknik purposive sampling. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan groundingin example, providing credibility checks serta interpretatative phenomenological analysis (IPA). Hasil analisis mengungkapkan bahwa setiap individu memiliki sumber emosi yang berbeda-beda saat menjalani hubungan pacaran jarak jauh. Perbedaan sumber emosi tersebut juga mengarahkan individu pada strategi khusus untuk regulasi emosi, serta hal-hal apa saja yang mempengaruhi kondisi emosi individu dan regulasi emosinya. Kata Kunci : Regulasi Emosi, Individu dewasa awal, Pacaran jarak jauh Abstract This study aims to determine the regulation of individual emotions that occur when undergoing long-distance dating relationship. This research method uses qualitative research by using phenomenology approach. Participants were six people, consisting of three female and three male. All participant in this research is obtained by purposive sampling technique. Data analysis technique use grounding example, providing credibility checks and interpretatative phenomenological analysis (IPA). The results of the analysis reveal that each individual has a different source of emotion while undergoing a long-distance relationship. These different emotional sources also lead individuals to specific strategies for emotional regulation, as well as what matters affect the emotional state of the individual and his emotional regulation. Keywords: Emotion Regulation, Individual early adult, Long-distance dating
PERBEDAAN KONSEP DIRI PADA MAHASISWA BERDASARKAN STATUS PARTISIPASI DALAM UNIT KEGIATAN MAHASISWA (UKM) UNIVERISTAS NEGERI SURABAYA
SERLI BATORAN;
NI WAYAN SUKMAWATI PUSPITADEWI
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 5 No. 2 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v5i2.24852
Konsep diri merupakan suatu pengetahuan seseorang mengenal dirinya khususnya mengenai potensi, bakat dan minat dalam diri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji perbedaan konsep diri pada mahasiswa yang berpartisipasi dan tidak berpartisipasi dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif komparasi dengan menggunakan sampel sebanyak 210 mahasiswa di Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala konsep diri. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji Independent Sample T-Test (uji-t). Hasil analisis data menunjukkan nilai signifikansi variabel konsep diri sebesar 0,000 (p<0,05), yang berarti terdapat perbedaan konsep diri pada mahasiswa yang berpartisipasi dan tidak berpartisipasi dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Kata Kunci : Konsep diri, Partisipasi, Mahasiswa Self-concept is knowledge someone knows themself especially about the potential, talent and interest in self. The purpose of the research was to examine difference in self-concept in students who participated and did not participate in Student Activity Unit (UKM) Universitas Negeri Surabaya. The research used quantitative research method of comparation by using sample as many as 210 students in Faculty of Education, Universitas Negeri Surabaya. Self-concept scale is used as research instrument. Technique of data analysis used in the research is Independent Sample T-Test (t-test). The result of data analysis shows the value of self concept variable significance of 0.000 (p <0,05), which means there is difference of self concept in participating students and not participate in Student Activity Unit (UKM). Keywords: Self Concept, Participation, Student
HUBUNGAN ANTARA MUTASI DENGAN MOTIVASI KERJA PADA PEGAWAI PT. X CABANG SURABAYA
SEPTINING KURNIA UNTSA;
NI WAYAN SUKMAWATI PUSPITADEWI
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 5 No. 2 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/cjpp.v5i2.24857
Abstrak Setiap pegawai membutuhkan jabatan yang tepat untuk dirinya agar dapat meningkatkan motivasi kerjanya, maka dari itu setiap kali terdapat masalah yang terjadi pada pegawai PT. X, sering kali pihak manajemen memilih mengajukan mutasi pada pegawai tersebut ke divisi lain dengan harapan dapat meningkatkan motivasi kerja pegawai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara mutasi dengan motivasi kerja pada pegawai PT. X cabang Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 55 pegawai tetap di PT. X. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan analisa korelasi product moment. Hasil dari penelitian ini menunjukkan hubungan antara mutasi dengan motivasi kerja pada pegawai PT. X, semakin baik kondisi mutasi pegawai maka semakin tinggi motivasi kerjanya dan begitu sebaliknya. Kata Kunci: Mutasi, Motivasi Kerja, Pegawai. Abstract Every employee needs the right position for himself in order to improve his work motivation, therefore every time there is a problem that happened to the employee of PT. X, often the management chooses to appeal mutations to the other divisions in the hope of increasing employee motivation. The purpose of this study was to determine the relationship between mutation with work motivation in employees of PT. X branch of Surabaya. This research uses quantitative research method. Subjects in this study as many as 55 permanent employees in PT. X. Data analysis techniques used in this study using product moment correlation analysis. The results of this study show the relationship between mutation with work motivation on employees of PT. X, the better the condition of the employee mutation the higher the motivation of his work and vice versa. Keywords: Mutation, Work Motivation, Employee.