cover
Contact Name
Miftakhul Jannah
Contact Email
cjpp@unesa.ac.id
Phone
+6282231445454
Journal Mail Official
miftakhuljannah@unesa.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan Surabaya 60213 Jawa Timur - Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
CJPP
ISSN : 22526129     EISSN : 30634806     DOI : https://doi.org/10.26740/cjpp
Character Jurnal Penelitian Psikologi is a peer-reviewed journal that covers all topics in theoretical and applied psychology that is managed by Department of Psychology, Faculty of Psychology, Universitas Negeri Surabaya. This journal is published in January, May, and September by Universitas Negeri Surabaya.
Articles 1,052 Documents
Reintegrasi Mantan Narapidana Teroris Ismi Mauliya Shodiq; Nurchayati Nurchayati
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i1.44863

Abstract

KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS LANSIA TERLANTAR BERJENIS KELAMIN LAKI-LAKI: SEBUAH STUDI FENOMENOLOGI Ila Nurdianti; Nurchayati Nurchayati
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i1.44865

Abstract

Abstrak Keterlantaran lansia dapat menyebabkan berbagai permasalahan, baik persoalan sosial maupun persoalan psikis bagi yang mengalaminya. Salah satu langkah yang ditempuh untuk mengatasi persoalan ini adalah dengan menampung para lansia terlantar tersebut di penampungan sosial. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kesejahteraan psikologis lansia yang tinggal di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian ini adalah 5 lansia lak-laki terlantar. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lansia terlantar memiliki kesejahteraan psikologis yang mereka peroleh melalui berbagai kegiatan yang mereka ikuti di Liponsos. Melalui kegiatan tersebut, para lansia terlantar dapat menghilangkan rasa bosan, kesepian, kejenuhan dan pikiran negatif yang ada di dalam diri. Kata Kunci: kesejahteraan subjektif, lansia terlantar, Liponsos Abstract Neglection of the elderly lead to social and psychological problems. One of the way to deal with these problems is to put the neglected elderly to a shelter. This research explores the psychological wellbeing of the elderly who live in Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Sidoarjo. It uses a qualitative research method with a phenomenological approach. The subject of this study are 5 neglected male elderly. It employs semi-structured interview to collect data. The study reveals that neglected elderlies experience psychological well-being which they obtain from participation in various acitivies in Liponsos. These activities enable them to get rid of boredom, loneliness, and negative thoughts. Keywords: psychological well being, abandoned elderly, Liponsos
KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA REMAJA PEREMPUAN YANG MELAKUKAN TINDAK PEMBUNUHAN Dayangku Fanny Padillah; Nurchayati Nurchayati
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i1.44867

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe the psychological well-being of a teenage girl who committed a murder. This research applies qualitative case study method. The subject in this study is a teenage girl who killed her own baby. It uses interviews to collect data. Based on analysis narrative, this study reveals that the subject of the study has a fair good psychological well-being which is represented from self-acceptance, positive relationship with others, autonomy or independence, environmental mastery, life goals and personal development. Keywords: psychological well being, teenager, murderer Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan kesejahteraan psikologis remaja perempuan yang terjerat kasus pembunuhan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatatif studi kasus. Subjek dalam penelitian ini yaitu seorang remaja perempuan yang pernah melakukan tindak pembunuhan. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara. Analisis data menggunakan teknik analisis naratif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa subjek memiliki kesejahteraan psikologis yang cukup baik. Dimensi kesejahteraan psikologis yang terlihat dari diri subjek penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, otonomi atau kemandirian, penguasaan lingkungan, tujuan hidup dan pengembangan pribadi. Kata kunci : kesejahteraan psikologis, remaja, pelaku pembunuhan
HUBUNGAN ANTARA KEMANDIRIAN BELAJAR DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA KELAS XI DI SMA X Maulid Berlin Wafiqah Wahyu; Hermien Laksmiwati
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i1.44889

Abstract

Abstrak Pada bidang akademik perilaku menunda pekerjaan atau tugas dalam psikologi disebut sebagai prokrastinasi akademik. Fenomena prokrastinasi akademik sering ditemukan pada peserta didik atau siswa dari berbagai tingkatan, seperti sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Bentuk prokrastinasi ada berbagai jenis diantaranya, mengerjakan tugas saat tenggat waktu pengumpulan, menunda pekerjaan dengan melakukan kegiatan lain yang kurang bermanfaat, bermalas-malasan, dan sebagainya. Penelitian ini menggunakan faktor yang mempengaruhi tindakan prokrastinasi akademik, yaitu self-regulated learning . Tujuannya untuk memperoleh data mengenai hubungan kemandirian belajar dan prokrastinasi akademik. Metode penelitiannya adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional dan teknik korelasi product moment. Populasi 244 siswa dari total jumlah siswa kelas XI SMA X sebagai sebaran sumber data. Teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel yaitu menggunakan teknik sampling jenuh. Peneliti menemukan adanya hubungan yang signifikan antara prokrastinasi akademik dan kemandirian belajar pada siswa kelas IX di SMA X. Nilai koefisien korelasi penelitian -0, 764 (rhitung > 0,000) menunjukkan kedua variabel memiliki hubungan yang rendah. Siswa XI di SMA X memiliki kemandirian belajar dengan tingkatan tinggi dengan prokrastinasi akademik tingkat sedang. Jenis kelamin dan jurusan siswa tidak mempengaruhi kemandirian belajar dan prokrastinasi akademik. Kata Kunci: Kemandirian Belajar, Prokrastinasi Akademik, Siswa Abstract In the academic field, the behavior of delaying work or tasks in psychology is referred to as academic procrastination. The phenomenon of academic procrastination is often found in students from various levels, such as elementary school to college. There are various forms of procrastination including, doing assignments during the collection deadline, postponing work by doing other activities that are less useful, being lazy, and so on. This study uses factors that influence the act of academic procrastination, namely self-regulated learning. The aim is to obtain data regarding the relationship between learning independence and academic procrastination. The research method is a quantitative method with a correlational approach and product moment correlation techniques. The population of 244 students from the total number of students in class XI SMA X as the distribution of data sources. The technique used for sampling is using a saturated sampling technique. The researcher found a significant relationship between academic procrastination and learning independence in grade IX students at SMA X. The correlation coefficient value of the study was -0.764 (rcount > 0.000) indicating that the two variables had a low relationship. XI students at SMA X have a high level of independent learning with moderate academic procrastination. Gender and student majors do not affect learning independence and academic procrastination. Keyword: Self-Regulated Learning, Academic procrastination, Student
MEMAKNAI KELEKATAN AMAN REMAJA DENGAN ORANG TUA DI MASA PANDEMI COVID-19 Shelina Ayu Junitasyari; Yohana Wuri Satwika
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i1.44891

Abstract

Abstrak Pandemi Covid-19 sangat berdampak dalam berbagai hal, salah satunya adalah aktivitas yang dilakukan dari jarak jauh, mengakibatkan setiap anggota rumah memiliki kegiatan dan kesibukannya masing-masing. Meskipun begitu, setiap anggota keluarga juga memiliki kegiatan bersama disela kesibukan masing-masing yang menciptakan adanya kelekatan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran serta pemaknaan remaja dalam kelekatan aman remaja dengan orang tua dan dampak yang dirasakan remaja dari adanya kelekatan aman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian berjumlah enam orang remaja dengan rentang usia 15-18 tahun yang saat ini sedang bersekolah dengan menggunakan daring atau memiliki pengalaman bersekolah secara daring. Pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan wawancara semi terstruktur dan kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Uji keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan metode member check. Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa subjek mampu memaknai kondisi pandemic dengan memandang sisi positif dari kondisi tersebut. Penelitian ini mendapatkan tiga tema utama yaitu orang tua sensive dan responsive, komunikasi remaja pada orang tua, dan perhatian dan kasih sayang orang tua mengatasi stress pandemic. Faktor utama terciptanya kelekatan aman pada subjek yaitu hadirnya figure lekat, selalu berinteraksi dengan figure lekat, dan subjek merespon perhatian yang diberikan oleh figure lekat. Serta dampak yang dirasakan oleh subjek yaitu subjek memiliki tempat untuk bercerita, merasa lebih nyaman, aman dan tenang ketika bersama orang tua, memiliki arahan atau pandangan, dan semangat belajar yang meningkat. Kata kunci: kelekatan aman, remaja, orang tua Abstract The Covid-19 pandemic has greatly impacted various things, one of which is activities carried out remotely, resulting in each member of the house having their own activities and activities. However, every family member also has activities together in between their respective busy schedules that create attachment. The purpose of this study was to determine the description and meaning of adolescents in the attachment of adolescents to their parents and the impact felt by adolescents from their secure attachment. The method used in this study is a qualitative method with a phenomenological approach. The research subjects were carried out by six teenagers with an age range of 15-18 years who are currently using courage or having experience bravely. Data collection was carried out using semi-structured interviews and then analyzed using Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) data analysis techniques. Test the validity of the data in this study using the member check method. This study found that the subject was able to interpret the pandemic condition by looking at the positive side of the condition. This study found three main themes, namely sensitive and responsive parents, adolescent communication with parents, and parental attention and affection in dealing with pandemic stress. The main factors for creating secure attachment to the subject are the presence of the attached figure, always interacting with the attached figure, and the subject responding to the attention given by the attached figure. As well as the impact felt by the subject, namely the subject has a place to tell stories, feels more comfortable, safe and calm when with parents, has direction or views, and increases enthusiasm for learning. Keywords: secure attachment, adolescents, parents
Gambaran Diri Perempuan Pengguna Second Account Instagram Gandes Kurnia; Nurchayati Nurchayati
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i1.44893

Abstract

Abstrak Media sosial membawa pengaruh cukup signifikan pada kehidupan manusia. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran diri individu pada akun kedua Instagram. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan 3 partisipan dengan karakteristik perempuan berusia 18-24 tahun yang memiliki akun Instagram lebih dari satu, serta aktif menggunakannya. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil menunjukkan bahwa individu yang memiliki second account di Instagram merasa lebih percaya lebih percaya diri, terbuka, dan apa adanya di akun keduanya ketimbang di akun pertamanya. Abstract Social media influences social life significantly. This research seeks to uncover self-image of women who own second account of Instragram. It uses a case study approach. It employs semi-stuctured interviews with three women aged 18-24 years who have more than one Instagram account. The data are analyzed by thematic analysis. This research shows that women who own second Instagram feel more confidence, outspoken, and present themselves as they are in their second account than their first one.
KEPUASAN HIDUP MANULA YANG TERLANTAR Risna Khoirunnisa; Nurchayati Nurchayati
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i1.44985

Abstract

Abstrak Lanjut usia rentang mengalami permasalahan yang berasal dari keluarga melakukan pengabaian penelantaran yang pada akhirnya memutuskan untuk tinggal di panti sosial. Perubahan yang dialami lansia akan mengakibatkan permasalahan psikologis. Fenomena pengabaian lansia ini sering terjadi di kalangan masyarakat. Berdasarkan hal tersebut tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kepuasan hidup manula yang tidak tinggal dengan keluarga. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dengan wawancara semiterstruktur. Berdasarkan analisis data yang diperoleh dari tiga responden berusia lebih dari 60 tahun dan tinggal di Griya Werdha Surabaya, ditemukan bahwa kehidupan masa lalu, masa sekarang dan harapan masa depan menentukan kepuasan hidup lansia. Kehidupan masa lalu yang mencakup pencapaian, pengalaman pekerjaan, pernikahan, hubungan keluarga dan hubungan pertemanan. Kehidupan saat ini yaitu responden tinggal di panti sosial dengan kegiatan panti, pelayanan panti dan hubungan antar penghuni serta petugas. Harapan masa depan responden menginginkan hidup dengan layak dan memiliki umur panjang. Kepuasan hidup responden memunculkan emosi negatif dan positif serta cara mengatasi permasalahan dengan coping strategi. Kata Kunci: kepuasan hidup, lanjut usia, panti sosial, terlantar Abstract Elderly are very vulnerable can cause problems comes from the family neglect and elderly who live in the retirement home. Changes experienced by the elderly will lead to psychological problems. This phenomenon of neglect of the elderly often occurs in society, therefore one of the important roles for the elderly is life satisfaction. The purpose of this study was to determine life satisfaction elderly from that are not one's own home. The approach in this qualitative research is a case study. . The respondent of this study amounted to 3 neglected elderly people, who are more than 60 years old woman and male, and live in the Griya Werdha Surabaya. The results of this study found that past life, present and future expectations determine the life satisfaction of the elderly. Past life that includes accomplishments, work experiences, marriage, family relationship and friendships. Present condition namely the respondent lives in a social institution with retirement home activities and the relationship among the elderly and officers. Future expectations of respondents want to live decently and have a long life. Respondents' life satisfaction raises negative and positive emotions and they overcome their problems by the coping strategies. Keywords: life satisfaction, elderly, retirement home, neglect
GAMBARAN INTENSI MENIKAH PADA DEWASA MADYA BERJENIS KELAMIN PEREMPUAN: SEBUAH STUDI KASUS Febby Listya Ekayanti; Nurchayati Nurchayati
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i1.44988

Abstract

CITRA DIRI PEROKOK WANITA BERJILBAB: SEBUAH STUDI FENOMENOLOGI Septinia Handayani; Nurchayati Nurchayati
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i1.44989

Abstract

Smoking is seen as male behaviour since it is men who usually smoke. Therefore, smoking behaviour among women is considered as inapropriate, let alone women who wear headscarf for it serves as muslims symbol for piety. This research seeks to describe self-image among muslim women who smoke. It also examines factors that affect their self-image. It employs qualitative phenomenological approach. The subject of this research are five muslim women who wear headscarf and have been smoking for at least one year. Based on Interpretive Phenomenological Analysis, this research finds out that the subject of the research has both positive and negative self-image. They began to smoke due to psychological tension from family and friends. Keywords: Self-Image, female smoker with headscarf, cigarette ABSTRAK Perilaku merokok umumnya dilakukan oleh pria, sehingga perokok wanita akan mendapat penilaian berbeda di masyarakat terutama jika wanita tersebut berjilbab. Hal ini disebabkan karena jilbab merupakan simbol ketaatan beragama. Penelitian ini bertujuan menggambarkan citra diri perempuan berjilbab yang merokok serta mengungkap apa saja faktor yang mempengaruhi citra mereka. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan fenomenologi dengan subjek penelitian berjumlah lima orang perempuan berjilbab yang merokok setidaknya setahun lamanya. Analisis data yang digunakan ialah analisis Interpretive Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek memiliki citra diri positif maupun negatif. Seluruh subjek memulai kebiasaan merokok akibat adanya tekanan yang mereka alami baik berasal dari keluarga maupun teman. Kata Kunci: Citra Diri, Wanita Berjilbab, Rokok
PENYESUAIAN DIRI PADA ORANG TERLANTAR DI TEMPAT PEMBINAAN SOSIAL: SEBUAH STUDI KASUS Aulia Rachmah Rizqiyah; Nurchayati Nurchayati
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i1.44992

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyesuaian diri pada gelandangan dan pengemis yang mendapatkan pembekalan dan pembinaan sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan empat orang terlantar yang berada di rehabilitasi dengan jenis kelamin pria dan perempuan dengan rentang usia 25-60 tahun. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Berdasar analisis data, ditemukan bahwa penyesuaian diri dari para orang terlantar ini berbentuk penyesuaian diri dengan pegawai dan kegiatan. Peneliti juga menemukan bahwa penyesuaian diri pada orang terlantar dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan, latar belakang tingkat ekonomi, dan usia. Kata Kunci: Penyesuaian Diri, Orang Terlantar, Pembinaan Sosial Abstract. This study examine the adjustment of homeless and beggars who receive social security programme. It uses a case study qualitative method. Four female and male homeless, age 25-60, serve as subject of this research. It employs semi-structure interview to collect data. Based on descriptive analysis, this research finds out that homeless make personal adjustment to activities and social workers. It also discovers that their adjustment is affected by educational background, economic status background, and age. Keywords: Adjustment, Abandoned People, Social Development

Page 51 of 106 | Total Record : 1052


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 03 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 02 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 01 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 3 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 2 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 1 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 3 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 1 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 8 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 7 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 6 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi. Vol. 9 No. 5 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 4 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 3 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 9 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 8 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 7 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 6 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 5 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 4 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 3 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 2 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 1 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 04 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 03 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 3 (2020) Vol. 7 No. 2 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 1 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 5 (2019) Vol. 6 No. 4 (2019) Vol. 6 No. 3 (2019) Vol. 6 No. 2 (2019) Vol. 6 No. 1 (2019) Vol. 5 No. 3 (2018) Vol. 5 No. 2 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 5 No. 1 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 3 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 2 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 1 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 01 (2016): Character Vol. 3 No. 3 (2015): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 3 No. 2 (2014): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 2 No. 3 (2014): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 1 No. 3 (2013): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 1 No. 2 (2013): Character : Jurnal Penelitian Psikologi More Issue