cover
Contact Name
Miftakhul Jannah
Contact Email
cjpp@unesa.ac.id
Phone
+6282231445454
Journal Mail Official
miftakhuljannah@unesa.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan Surabaya 60213 Jawa Timur - Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
CJPP
ISSN : 22526129     EISSN : 30634806     DOI : https://doi.org/10.26740/cjpp
Character Jurnal Penelitian Psikologi is a peer-reviewed journal that covers all topics in theoretical and applied psychology that is managed by Department of Psychology, Faculty of Psychology, Universitas Negeri Surabaya. This journal is published in January, May, and September by Universitas Negeri Surabaya.
Articles 1,052 Documents
PENYESUAIAN DIRI JANDA DENGAN ANAK YANG MENIKAH KEMBALI DENGAN LELAKI BUJANG Chelsya Farrah Dilla Nur Maharani; . Nurchayati
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i2.45223

Abstract

ANALISIS PUSTAKA TERHADAP HUBUNGAN GAYA BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR PADA SISWA Irma Nurulita; Siti Ina Savira
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i2.45234

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan secara lebih dalam mengenai pengaruh gaya belajar terhadap hasil belajar pada siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan melalui tujuh langkah-langkah dalam menentukan data literatur, yaitu menentukan variabel, pencarian jurnal literatur melalui berbagai sumber, memasukkan rentang waktu pada jurnal antara 2010 hingga 2021, pengumpulan data literatur, mereview, mengolah jurnal literatur, dan menyusun laporan. Pada penelitian ini menggunakan data primer dari tujuh jurnal yang ditemukan dan berkaitan dengan topik gaya belajar dan hasil belajar siswa. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan hasil penelitian yang diambil sebagai data nilai signifikan dibawah 0,05 (<0,05) yang berarti menunjukkan adanya pengaruh atau hubungan secara signifikan antara variabel (X) yaitu gaya belajar dengan variabel (Y) hasil belajar pada siswa. Kata Kunci: gaya belajar, hasil belajar, siswa. Abstract The aim of the research is to delve more deeply into the effects of learning on learning in the imi research student is a research library (library research) study by going through seven steps in determining literature data, which is to determine variables, to determine literature's search through multiple sources, time spans Jumal between 2010 and 2021, literacy data collection, review, experience jumal literature, and File a report. The study USES primary data by using seven jurmalls that relate to the topic of student style and learning results. This can be proven with research obtained as a significant value data below 0.05 (< 0.05) which suggests significant influence or relationship between variables (x) which is variabe (y) learning styles in students Keywords: learning styles, learning results, students
PENGALAMAN CAREGIVER INFORMAL DALAM MERAWAT LANSIA PADA MASA PANDEMI Dwi Yani Qurrota A’yun; Ira Darmawanti
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i2.45573

Abstract

Abstrak Masa pandemi mempengaruhi semua aspek kehidupan manusia sehingga akan berdampak pada banyak hal termasuk pada lansia. Lansia sendiri termasuk kedalam kategori kelompok yang rentan terjangkit corona sehingga diperlukan berbagai pencegahan agar hal tersebut dapat terhindar selain itu lansia sendiri dalam kegiatan sehari harinya mengalami berbagai kendala sehingga mereka memerlukan bantuan caregiver dalam kehidupan sehari harinya. Caregiver di masa pandemi tidak hanya dituntut untuk beradaptasi dengan pandemi namun juga harus beradaptasi dalam memberikan perawatan terhadap lansia pada masa pandemi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pendekatan yang dipergunakan ialah pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan menggunakan metode wawancara semi terstruktur. Subjek dalam penelitian ini ialah tiga orang, dimana mereka ditentukan dengan kriteria sebagai berikut; (1) caregiver adalah anggota keluarga yang memberikan perawatan kepada lansia, (2) caregiver telah memberikan perawatan kepada lansia minimal selama satu tahun, (3) caregiver bertempat tinggal dalam satu rumah dengan lansia yang dirawatnya, (4) caregiver berkenan menjadi subjek dalam penelitian ini. Analisis data yang digunakan ialah interpretative phenomenological analysis (IPA). Penelitian ini menemukan hasil bahwa alasan caregiver merawat lansia rata rata dikarenakan rasa tanggung jawab. Beban yang dirasakan oleh caregiver saat memberikan perawatan pada lansia di masa pandemi meliputi beban merawat secara fisik, psikologis, dan finansial. Kata Kunci: caregiver informal, lansia, pandemi Abstract The pandemic period affects all aspects of human life so that it will have an impact on many things, including the elderly. The elderly themselves are included in the category of groups who are prone to contracting the corona virus so that various precautions are needed so that this can be avoided. Besides that, the elderly themselves experience various obstacles in their daily activities so they need caregiver assistance in their daily lives. Caregivers during a pandemic are not only required to adapt to the pandemic but also have to adapt in providing care for the elderly during a pandemic. This study uses a qualitative method. The approach used is a phenomenological approach. The data were collected using a semi-structured interview method. The subjects in this study were three people, where they were determined by the following criteria; (1) caregivers are family members who provide care for the elderly, (2) caregivers have provided care for the elderly for at least one year, (3) caregivers live in the same house with the elderly they care for, (4) caregivers are willing to be subjects in the study this. The data analysis used is interpretative phenomenological analysis (IPA). This study found that the reason for caregivers caring for the elderly was due to a sense of responsibility. The burden felt by caregivers when providing care to the elderly during a pandemic includes the burden of caring for physically, psychologically, and financially. Keywords: informal caregiver, pandemic, elderly
GAMBARAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA DEWASA AWAL PENYANDANG CEREBRAL PALSY Aulia Wahidatul Fajriah; Ira Darmawanti
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i2.45574

Abstract

Abstrak Setiap individu diharapkan dapat menjalankan tugas perkembangan pada masa dewasa awal agar dapat tercapainya psychological well-being. Akan tetapi tidak semua orang dilahirkan dengan kondisi yang sempurna misalnya saja individu penyandang cerebral palsy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami gambaran psychological well-being pada dewasa awal penyandang cerebral palsy. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek pada penelitian ini adalah penyandang cerebal palsy sejak lahir dengan kategori dewasa awal. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi. Teknik analisa data menggunakan analisa tematik serta menggunakan member check dan triangulasi data sebagai uji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan jika subjek memiliki psychological well-being yang cukup baik. Subjek mampu menerima dirinya sehingga mampu merasa percaya diri. Hubungan positif dilakukan dengan saling menyayangi, melengkapi dan berempati. Kemandirian yang terjadi pada kedua subjek sedikit berbeda. Hal ini dikarenakan perbedaan kategori cerebral palsy yang dialaminya sehingga menyebabkan SR lebih memiliki kemandirian dari pada LA. Kemampuan beradaptasi juga dimiliki oleh kedua subjek. Adanya tujuan hidup membuat kedua subjek selalu bersemangat dan berusaha. Pengembangan diri dilakukan oleh kedua subjek agar dapat terus mengembangkan potensinya. Kata Kunci: dewasa awal, cerebral palsy, psychological well-being Abstract Each individual is expected to be able to carry out developmental tasks in early adulthood in order to achieve psychological well-being. However, not everyone is born with perfect conditions, for example individuals with cerebral palsy. This study aims to determine and understand the description of psychological well-being in early adults with cerebral palsy. This study uses a qualitative method with a case study approach. The subjects in this study were people with cerebral palsy from birth with the category of early adulthood. Data were collected through semi-structured interviews and observation. The data analysis technique uses thematic analysis and uses member checks and data triangulation as a test of the validity of the data. The results showed that the subject had a fairly good psychological well-being. Subjects are able to accept themselves so they can feel confident. Positive relationships are carried out by loving, complementing and empathizing. The independence that occurs in the two subjects is slightly different. This is due to the different categories of cerebral palsy he experienced, causing SR to have more independence than LA. Adaptability is also owned by both subjects. The existence of a purpose in life makes both subjects always enthusiastic and trying. Self-development is carried out by both subjects so that they can continue to develop their potential. Kata Kunci: Early adulthood, cerebral palsy, psychological well-being
HUBUNGAN ANTARA STRES AKADEMIK DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA YANG MENGERJAKAN SKRIPSI DI UNIVERSITAS X Mutiara Pratiwi; Yohana Wuri Satwika
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i2.45753

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres akademik dan prokrastinasi akademik pada mahasiswa jurusan Teknik Informatika angkatan 2018 di Universitas X. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa jurusan Teknik Informatika angkatan 2018 di Universitas X yang sedang mengerjakan skripsi yang berjumlah 100 mahasiswa. Teknik pengambilan sampelnya menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Teknik pengumpulan datanya menggunakan data kuesioner berskala likert. Instrumen penelitian ini menggunakan dua skala yaitu stres akademik yang diadaptasi dari teori Gadzella dan Masten, sedangkan skala prokrastinasi akademik diadaptasi dari teori Ferarri. Teknik analisis datanya menggunakan analisis korelasi Product Momen Pearson. Berdasarkan hasil analisis didapatkan nilai Pearson Corellation sebesar 0,326 dengan nilai signifikan sebesar 0,001. Maknanya adalah terdapat hubungan antara stres akademik dan prokrastinasi akademik pada mahasiswa jurusan Teknik Informatika angkatan 2018 di Universitas X. Kata Kunci: Stres Akademik, Prokrastinasi Akademik, Mahasiswa Yang Mengerjakan Skripsi Abstract This study aims to determine the relationship between academic stress and academic procrastination in students majoring in Informatics Engineering class 2018 at University X. The method used in this study is a quantitative method. The population in this study were students majoring in Informatics Engineering class of 2018 at University X who were working on a thesis totaling 100 students. The sampling technique used was the Cluster Random Sampling technique. The data collection technique uses Likert-scale questionnaire data. The research instrument uses two scales, namely academic stress which is adapted from Gadzella and Masten's theory, while the academic procrastination scale is adapted from Ferarri's theory. The data analysis technique uses Pearson Product Moment correlation analysis. Based on the results of the analysis, the Pearson Corellation value was 0.326 with a significant value of 0.001. The meaning is that there is a relationship between academic stress and academic procrastination in students majoring in Informatics Engineering class 2018 at University X. Keyword: Academic Stress, Academic Procrastination,Studen Working On Thesis
HUBUNGAN EFIKASI DIRI, KESIAPAN BELAJAR SISWA DENGAN KECURANGAN AKADEMIK PADA PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI COVID 19 Virlyana Meika Damayanti; Siti Ina Savira
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i2.45754

Abstract

Abstrak Adanya pandemi berdampak pada sebagian aktivitas kehidupan. Salah satu dampak yang dirasakan yaitu pada sistem pendidikan di Indonesia yang berubah menjadi metode belajar daring. Pembelajaran daring menciptakan banyak perubahan dalam proses belajar siswa. Di samping adanya kemudahan teknologi, hal itu juga menjadi kesempatan siswa untuk berbuat curang demi mencari nilai. Salah satu faktor munculnya perilaku kecurangan akademik pada siswa yaitu efikasi diri. Selain itu, adanya perubahan metode belajar daring juga mengharuskan siswa memiliki kesiapan belajar untuk menunjang keberhasilan. Penelitian ini bermaksud untuk mencari tahu hubungan antara efikasi diri dan kesiapan belajar siswa terhadap kecurangan akademik di salah satu SMA di Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan jumlah sampel 122 pengambilannya menggunakan teknik cluster random sampling. Data penelitian dianalisis menggunakan uji regresi berganda. Hasil penelitian uji F menunjukkan nilai signifikansi 0.00 < 0.05 yang menunjukkan bahwa efikasi diri dan kesiapan belajar berpengaruh terhadap kecurangan akademik. Kata Kunci: Efikasi diri, Kesiapan Belajar, Kecurangan Akademik Abstract The existence of a pandemic has an impact on some life activities. One of the perceived impacts is on the education system in Indonesia which has turned into an online learning method. Online learning creates many changes in the student learning process. In addition to the convenience of technology, it is also an opportunity for students to cheat to find grades. One factor in the emergence of academic cheating behavior in students is self-efficacy. In addition, the change in online learning methods also requires students to have a readiness to learn to support success. The purpose of this study was to determine the relationship between self-efficacy and student learning readiness against academic cheating in SMA in East Java. The research method is quantitative with a sampel used is 122 using cluster random sampling technique. The research data were analyzed using multiple regression test. The results of the F test showed a significance value of 0.00 < 0.05 which indicated that self-efficacy and learning readiness had an effect on academic cheating. Keywords: Self-efficacy, Learning Readiness, Academic Cheating
HUBUNGAN KONFLIK PERAN GANDA DENGAN STRESS KERJA PADA GURU SMA DI KABUPATEN X Yasmin Firyal Nailah; Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i2.45755

Abstract

Abstrak Perubahan sisem pendidikan di masa pandemi Covid-19 membuat para guru harus mengalami banyak penyesuaian dan berdampak pada stress kerja guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konflik peran ganda dengan stres kerja pada guru SMA di Kabupaten X. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 93 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan kriteria guru wanita yang sudah menikah dengan minimal usia pernikahan empat tahun, mempunyai anak yang bersekolah dibangku TK hingga SMA, berstatus sebagai guru tetap, dan bekerja di SMA swasta pada kabupaten X. Sehinga didapatkan sampel berjumlah 75 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala konflik peran ganda oleh Greenhaus dan Beutell (1985) dan skala stres kerja oleh Robbins dan Judge (2011). Analisa data dalam penelitian ini menggunakan korelasi Product Moment dengan bantuan program SPSS 25 for windows. Nilai signifikansi yang diperoleh dari hasil uji korelasi tersebut yakni 0.000 atau (p<.0.05) yang menunjukkan bahwa variabel konflik peran ganda dan stress kerja memiliki hubungan yang signifikan. Hasil analisis data memperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0.878 atau (r=0.878) yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara konflik peran ganda dengan stres kerja pada guru SMA di Kabupaten X. Kata Kunci: Konflik Peran Ganda, Stress Kerja, Guru Abstract Changes in the education system during the Covid-19 pandemic have forced teachers to undergo many adjustments and have an impact on teacher work stress. This study aims to determine the relationship between dual role conflict and work stress on high school teachers in District X. This type of research is a quantitative study. The population in this study were 93 people. The sampling technique in this study used purposive sampling with the criteria of female teachers who were married with a minimum age of four years of marriage, had children who attended kindergarten to high school, status as permanent teachers, and worked in private high schools in district X. So that a sample of 75 people is obtained. The instruments used in this study are the multiple role conflict scale by Greenhaus and Beutell (1985) and the work stress scale by Robbins and Judge (2011). Data analysis in this study uses Product Moment correlation with the help of the SPSS 25 for windows program. The significance value obtained from the correlation test results is 0.000 or (p < .0.05) which indicates that the multiple role conflict variable and work stress have a significant relationship. The results of data analysis obtained a correlation coefficient of 0.878 or (r=0.878) which indicates that there is a very strong relationship between dual role conflict and work stress for high school teachers in District X. Keywords: Dual Role Conflict, Work Stress, Teacher
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH DENGAN SIBLING RIVALRY PADA REMAJA DENGAN JENIS KELAMIN SEBAGAI VARIABEL MODERATOR Alfina Laili Duumirrotin; Siti Ina Savira
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i2.45756

Abstract

Abstrak Pola asuh ialah sikap dan perilaku orang tua untuk berinteraksi, membimbing, dan membina anak. Sedangkan sibling rivalry ialah fenomena persaingan yang terjadi pada hubungan saudara. Penelitian ini mengungkap hubungan yang terjadi antara pola asuh dan sibling rivalry pada remaja dengan jenis kelamin sebagai variabel moderator. Pendekatan dengan metode kuantitatif digunakan untuk mengungkap hubungan tersebut. Subjek dalam penelitian ini adalah 103 siswa SMA N 1 Tuban yang mencakup 83 perempuan dan 20 laki-laki. Pengolahan data dengan teknik analisis regresi berganda yang dilakukan mendapatkan hasil nilai korelasi sebesar 0,307 (R=0,307) dan nilai signifikansi yaitu 0,020 (p < 0,05). Sehingga kesimpulannya adalah terdapat hubungan antara pola asuh dan sibling rivalry pada remaja dengan jenis kelamin sebagai variabel moderator. Terdapat kenaikan nilai adjusted R square sebesar 1 % yang menunjukkan bahwa peran variabel jenis kelamin sebagai moderator yaitu memberikan kekuatan hubungan antara pola asuh dan sibling rivalry pada remaja. Kata Kunci : Pola asuh, Sibling rivalry, Jenis Kelamin Abstract Parenting is the attitude and behavior of parents to interact, guide, and foster children. While sibling rivalry is a phenomenon of competition that occurs in sibling relationships. This study reveals the relationship that occurs between parenting and sibling rivalry in adolescents with gender as a moderating variable. Approach with quantitative method is used to reveal this relationship. The subjects in this study were 103 students of SMA N 1 Tuban which included 83 women and 20 men. Data processing with multiple regression analysis technique was carried out to obtain a correlation value of 0.307 (R = 0.307) and a significance value of 0.020 (p < 0.05). So the conclusion is that there is a relationship between parenting and sibling rivalry in adolescents with gender as a moderating variable. There is an increase in the adjusted R square value of 1% which indicates that the role of the sex variable as a moderator is to provide a strong relationship between parenting and sibling rivalry in adolescents. Keywords : Parenting Style, Sibling rivalry, Type Of Gender
HUBUNGAN ANTARA KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS DENGAN KOMITMEN ORGANISASI PADA ANGGOTA KOMUNITAS ARSA Melinnia Ramadhan Dwi Erwan; Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i2.45758

Abstract

Abstrak Penelitian dilatar belakangi pentingnya komitmen organisasi pada anggota sebuah organisasi untuk mengembangkan dan mewujudkan visi misi dari organisasi. Komitmen organisasi ialah perasaan yang dimiliki oleh individu untuk bertahan pada organisasi. Salah satu faktor yang memberikan dorongan pada individu untuk memiliki komitmen organisasi ialah kesejahteraan psikologis. Penelitian dilakukan untuk memperoleh infomasi terkait hubungan antara kesejahteraan psikologis dengan komitmen organisasi pada anggota Komunitas ARSA. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, kriteria subjek ialah anggota aktif Komunitas ARSA dengan masa keanggotaan lebih dari 1 tahun. Jumlah sampel terdiri dari 195 anggota aktif Komunitas ARSA, dengan rincian 30 orang untuk subjek try out dan 165 orang untuk subjek penelitian. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan skala komitmen organisasi yang disusun berdasar pada dimensi yang diungkapkan oleh Meyer & Allen (1997). Skala kesejahteraan psikologis disusun berdasar pada dimensi yang diungkapkan oleh Ryff (1989). Teknik analisis data menggunakan teknik korelasi pearson product moment dengan bantuan software IBM SPSS 26 for Windows. Hasil penelitian memperlihatkan adanya hubungan antara kesejahteraan psikologis dengan komitmen organisasi pada anggota Komunitas ARSA. Hubungan kedua variabel memberikan hasil yang searah, artinya semakin tinggi kesejahteraan psikologis maka semakin tinggi pula komitmen organisasinya. Kata Kunci: kesejahteraan psikologis, komitmen organisasi, komunitas arsa Abstract The background of the research is the importance of organizational commitment to members of an organization to develop and realize the vision and mission of the organization. Organizational commitment is the feeling that individuals have to stay with the organization. One of the factors that encourage individuals to have organizational commitment is psychological well-being. The study was conducted to obtain information related to the relationship between psychological well-being and organizational commitment to members of the ARSA Community. This research uses quantitative research methods. The sampling technique used was purposive sampling, the criteria for the subject were active members of the ARSA Community with a membership period of more than 1 year. The number of samples consisted of 195 active members of the ARSA Community, with details of 30 people for try out subjects and 165 people for research subjects. The data collection of this research uses an organizational commitment scale which is based on the dimensions expressed by Meyer & Allen (1997). The psychological well-being scale is based on the dimensions described by Ryff (1989). The data analysis technique used the Pearson product moment correlation technique with the help of IBM SPSS 26 software for Windows. The results showed that there was a relationship between psychological well-being and organizational commitment to members of the ARSA Community. The relationship between the two variables gives unidirectional results, meaning that the higher the psychological well-being, the higher the organizational commitment. Keywords: psychological well-being, organizational commitment, arsa community
HUBUNGAN ANTARA KEPUASAN DENGAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PADA ATLET MAHASISWA Diana Wahyu Kurnia Eka Putri; Miftakhul Jannah
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 3 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i3.45801

Abstract

Atlet mahasiswa merupakan sub-kelompok mahasiswa yang mampu mempengaruhi keberlangsungan Perguruan Tinggi dengan meningkatkan efektivitas Perguruan Tinggi. Guna meningkatkan efektivitas Perguruan tinggi, dibutuhkan kebersediaan dari SDM untuk melakukan tugas yang lebih dari tanggung jawabnya, bukan hanya sekedar menjalankan semua tugas organisasi dengan baik. Perilaku ini dikenal dengan sebutan Organizational Citizenship Behavior (OCB). Kepuasan merupakan salah satu faktor yang mampu mempengaruhi OCB, dimana atlet mahasiswa mampu memberikan evaluasi positif terhadap pengalaman atletik yang dimilikinya saat itu akan muncul perilaku OCB. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kepuasan dengan Organizational Citizenship Behavior pada atlet mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan Accidental Sampling. Sampel yang digunakan berjumlah 112 atlet mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dari skala Organizational Citizenship Behavior (OCB) dan skala kepuasan atlet. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan analisis pearson correlation atau product moment. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu adanya hubungan antara kepuasan dengan perilaku Organizational Citizenship Behavior (OCB) pada atlet mahasiswa UNESA dengan nilai signifikansi sebesar 0.000 dan nilai pearson correlation sebesar 0.643. Diketahui pula, semakin tinggi kepuasan yang dirasakan atlet mahasiswa, semakin tinggi perilaku OCB yang akan ditunjukkan. Hal ini dikarenakan hubungan yang terjalin antar atlet mahasiswa cukup dekat atau akrab yang mampu memunculkan kepuasan pada atlet mahasiswa yang mendukung mereka untuk melakukan perilaku OCB. Hal tersebut membantu organisasi untuk dapat berjalan lebih dengan lebih baik dan mampu menggembangkan organisasi tersebut. Kata Kunci: Kepuasan, Organizational Citizenship Behavior (OCB), Atlet Mahasiswa

Page 53 of 106 | Total Record : 1052


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 03 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 02 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 01 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 3 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 2 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 1 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 3 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 1 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 8 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 7 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 6 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi. Vol. 9 No. 5 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 4 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 3 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 9 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 8 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 7 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 6 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 5 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 4 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 3 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 2 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 1 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 04 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 03 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 3 (2020) Vol. 7 No. 2 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 1 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 5 (2019) Vol. 6 No. 4 (2019) Vol. 6 No. 3 (2019) Vol. 6 No. 2 (2019) Vol. 6 No. 1 (2019) Vol. 5 No. 3 (2018) Vol. 5 No. 2 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 5 No. 1 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 3 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 2 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 1 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 01 (2016): Character Vol. 3 No. 3 (2015): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 3 No. 2 (2014): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 2 No. 3 (2014): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 1 No. 3 (2013): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 1 No. 2 (2013): Character : Jurnal Penelitian Psikologi More Issue