cover
Contact Name
Miftakhul Jannah
Contact Email
cjpp@unesa.ac.id
Phone
+6282231445454
Journal Mail Official
miftakhuljannah@unesa.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Surabaya Lidah Wetan Surabaya 60213 Jawa Timur - Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
CJPP
ISSN : 22526129     EISSN : 30634806     DOI : https://doi.org/10.26740/cjpp
Character Jurnal Penelitian Psikologi is a peer-reviewed journal that covers all topics in theoretical and applied psychology that is managed by Department of Psychology, Faculty of Psychology, Universitas Negeri Surabaya. This journal is published in January, May, and September by Universitas Negeri Surabaya.
Articles 1,052 Documents
HUBUNGAN ANTARA GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DENGAN PERILAKU INOVATIF PADA KARYAWAN . Hoirunnisak; Umi Anugerah Izzati
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 4 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i4.46789

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya kepemimpinan transformasional dengan perilaku inovatif pada karyawan. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional. Pengambilan jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampel jenuh. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 77 karyawan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala yang terdiri dari skala gaya kepemimpinan transformasional dan skala perilaku inovatif. Data penelitian yang diperoleh dianalisis menggunakan uji korelasi product moment dengan menggunakan bantuan dari software SPSS 24.0 for windows. Hasil analisa data yang diperoleh menunjukkan terdapat hubungan antara gaya kepemimpinan transformasional dengan perilaku inovatif pada karyawan. Hal ini dibuktikan dari taraf signifikansi sebesar 0.000 (p < 0.05) dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0.573. Berdasarkan hasil analisa tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara gaya kepemimpinan transformasional dengan perilaku inovatif pada karyawan. Hal ini menunjukkan jika semakin tinggi gaya kepemimpinan transformasional, maka akan semakin tinggi juga perilaku inovatif karyawan pada perusahaan tersebut. Hal ini juga berlaku sebaliknya, jika semakin rendah gaya kepemimpinan transformasional maka semakin rendah juga perilaku inovatif.Kata Kunci: gaya kepemimpinan transformasional, perilaku inovatif, karyawanAbstractThis study aims to determine the relationship between transformational leadership style with innovative behavior in employees. The method in this study uses correlational quantitative research methods. Taking the number of samples in this study using a saturated sample technique. The sample used in this study amounted to 77 employees. The data collection technique in this study used a scale consisting of a transformational leadership style scale and an innovative behavior scale. The research data obtained were analyzed using the product moment correlation test using the help of SPSS 24.0 software for windows. The results of data analysis showed that there was a relationship between transformational leadership style and innovative behavior in employees. This is evidenced by the significance level of 0.000 (p < 0.05) with a correlation coefficient of 0.573. Based on the results of the analysis, it can be concluded that there is a significant and positive relationship between transformational leadership style and innovative behavior in employees. This shows that the higher the transformational leadership style, the higher the innovative behavior of employees in the company. This also applies vice versa, if the lower the transformational leadership style, the lower the innovative behavior.Keywords: transformational leadership style, innovative behavior, employees
SIKAP TERHADAP MARKETPLACE SHOPEE Ayutyas Pramodha Wardhana; Damajanti Kusuma Dewi
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 3 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i3.46790

Abstract

HUBUNGAN ANTARA REGULASI DIRI DENGAN PENYESUAIAN DIRI PADA SISWA KELAS XI DI SMA X Anggita Tri Wijayanti; Damajanti Kusuma Dewi
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 4 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i4.46794

Abstract

HUBUNGAN ANTARA GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DENGAN WORK ENGAGEMENT PADA PEGAWAI . Nadia; Umi Anugerah Izzati
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 4 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i4.46795

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya kepemimpinan transformasional dengan work engagement pada pegawai. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional. Teknik sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan menggunakan 38 pegawai. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala yang terdiri dari skala gaya kepemimpinan transformasional dan skala work engagement. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji korelasi product moment dengan menggunakan bantuan dari program SPSS 26.0 for windows. Hasil analisa data diperoleh bahwa terdapat hubungan antara gaya kepemimpinan transformasional dengan work engagement pada pegawai. Hal ini dibuktikan dari taraf signifikansi sebesar 0.000 (p < 0.05) dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0.989. Berdasarkan hasil analisa yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara gaya kepemimpinan transformasional dengan work engagement pada pegawai. Hal ini menunjukkan jika semakin tinggi gaya kepemimpinan transformasional, maka akan semakin tinggi juga work engagement pada instansi tersebut. Hal ini juga berlaku sebaliknya, jika semakin rendah gaya kepemimpinan transformasional maka semakin rendah juga work engagement.Kata Kunci: gaya kepemimpinan transformasional, work engagement, pegawaiAbstractThe purpose of this research is to determine the relationship between transformational leadership style with work engagement in employees. The method in this study uses correlational quantitative research methods. The number of samples in this study used a purposive sampling technique using 38 employees. Data collection techniques in this study used a scale consisting of a transformational leadership style scale and a work engagement scale. Then the data obtained were analyzed using the product moment correlation test using the help of SPSS 26.0 software for windows. The results of data analysis showed that there was a relationship between transformational leadership style and work engagement for employees. This was evidenced by the significance level of 0.000 (p < 0.05) with a correlation coefficient of 0.989. Based on the results of the analysis that has been carried out, it can be concluded that there is a significant and positive relationship between transformational leadership style and work engagement for employees. This also applies vice versa, if the lower transformational leadership style, the lower the work engagement..Keywords: transformational leadership style, work engagement, employees
HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DENGAN KETERIKATAN KERJA PADA KARYAWAN BAGIAN WELDER Gregarius Virgi Pramudhita; Umi Anugerah Izzati
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 4 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i4.46796

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dengan keterikatan kerja pada karyawan bagian welder. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu karyawan bagian welder berjumlah 30 yang berstatus karyawan tetap. Pada penelitian ini ada 30 karyawan sebagai subjek penelitian.Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan skala yang terdiri dari skala efikasi diri dan skala keterikatan kerja. Analisis data penelitian menggunakan teknik pearson product moment melalui bantuan program software SPSS 24 for windows. Hasil analisa data diperoleh bahwa terdapat hubungan antara efikasi diri dengan keterikatan kerja pada karyawan bagian welder. Hal ini dibuktikan dari taraf signifikansi sebesar 0.000 (p < 0.05) dengan nilai koefisien korelasi sebesar r=0.624. Berdasarkan hasil analisa tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara efikasi diri dengan keterikatan kerja pada karyawan bagian welder. Hal ini menunjukkan jika semakin tinggi efikasi diri, maka akan semakin tinggi juga keterikatan kerja karyawan pada perusahaan tersebut. Hal ini juga berlaku sebaliknya, jika semakin rendah efikasi diri maka semakin rendah juga keterikatan kerja.Kata Kunci: Efikasi diri, Keterikatan kerja, KaryawanAbstractThis study aims to determine the relationship between self-efficacy and work engagement in welder employees. The research method uses a quantitative approach. The subjects used in this study were 30 welder employees who were permanent employees. In this study there were 30 employees as research subjects. Data collection techniques in this study used a scale consisting of a self-efficacy scale and a work engagement scale. Analysis of research data using the Pearson product moment technique through the help of the SPSS 24 software program for windows. The results of data analysis showed that there was a relationship between self-efficacy and work engagement on welder employees. This is evidenced by the significance level of 0.000 (p < 0.05) with a correlation coefficient of r = 0.624. Based on the results of the analysis, it can be concluded that there is a significant and positive relationship between self-efficacy and work engagement on welder employees. This shows that the higher the self-efficacy, the higher the employee's work engagement with the company. This also applies vice versa, if the lower the self-efficacy, the lower the work engagement.Keywords: Self efficacy, Work engagement, Employee
HUBUNGAN ANTARA PSYCHOLOGICAL WELL-BEING DENGAN WORK ENGAGEMENT PADA GURU SMK Intan Safinaz; Umi Anugerah Izzati
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 4 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i4.46797

Abstract

AbstrakPenelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan antara psychological well-being dengan work engagement pada guru SMK X. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 65 guru tetap SMK X yang didapat dengan teknik sampling jenuh. Adapun teknik pengambilan data menggunakan skala yang terdiri dari skala psychological well-being dan skala work engagement. Data yang telah terkumpul selanjutnya di analisa menggunakan teknik analisis korelasi Pearson product moment yang perhitungannya menggunakan program software SPSS 26.0 for Windows. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh nilai signifikansi pada kedua variabel sebesar 0,000 (p<0,05), dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,761 (r=0,761). Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa psychological well-being dan work engagement pada guru SMK memiliki hubungan yang kuat dan searah. Hal ini membuktikan bahwa semakin tinggi psychological well-being maka semakin tinggi work engagement guru. Demikian pula sebaliknya jika psychological well-being rendah, maka work engagement guru juga rendah.Kata Kunci: psychological well-being, work engagement, guruAbstractThis study aims to determine the relationship between psychological well-being and work engagement in SMK X teachers. The method used in this study is a quantitative method with a correlational approach. The subjects in this study were 65 permanent teachers of SMK X obtained by saturated sampling technique. The data collection technique uses a scale consisting of a psychological well-being scale and a work engagement scale. The data that has been collected is then analyzed using the Pearson product moment correlation analysis technique whose calculations are assisted by the SPSS 26.0 for Windows software program. Based on the results of data analysis, the significance value for both variables was 0.000 (p<0.05), and the correlation coefficient was 0.761 (r=0.761). This study shows the results that psychological well-being and work engagement in vocational teachers have a strong and unidirectional relationship. This proves that the higher the psychological well-being, the higher the teacher's work engagement. And vice versa if psychological well-being is low, the work engagement of teachers is also low.Keywords: psychological well-being, work engagement, teachers
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS KEHDUPAN KERJA DENGAN KETERIKATAN KERJA PADA KARYAWAN Adelia Hafni Pratiwi; Umi Anugerah Izzati
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 4 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i4.46798

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas kehidupan kerja dengan keterikatan kerja terhadap karyawan. Metode pada penelitian berikut memakai metode penelitian kuantitatif korelasional. Pengambilan jumlah sampel pada penelitian berikut memakai teknik purposive sampling dengan menggunakan kriteria karyawan yang telah bekerja minimal selama dua tahun dengan jumlah subjek sebanyak 30 karyawan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan skala yang terdiri dari skala keterikatan kerja serta skala kualitas kehidupan kerja. Data yang diperoleh selanjutnya di analisa memakai uji korelasi product moment memakai software SPSS 26.0 windows. Hasil analisa data diperoleh bahwa terdapat hubungan antara kualitas kehidupan kerja dengan keterikatan kerja terhadap karyawan. Hasil tersebut terbukti dari taraf signifikansi sebanyak 0.000 (p < 0.05) dengan skor koefisien korelasi sebanyak 0.962. Berdasarkan hasil analisa yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan positif antara kualitas kehidupan kerja dengan keterikatan kerja pada karyawan. Hal ini menunjukkan jika semakin tinggi kualitas kehidupan kerja, maka semakin tinggi juga hubungan kerja karyawan pada perusahaan tersebut. Hal ini juga berlaku sebaliknya, apabila semakin rendah kualitas kehidupan kerja maka semakin rendah juga keterikatan kerja.Kata Kunci: kualitas kehidupan kerja, keterikatan kerja, karyawanAbstractThe purpose of this research is to determine the relationship between the quality of work life with work engagement with employees. The method in the following research uses correlational quantitative research methods. Sampling in the following study used a purposive sampling technique using the criteria of employees who have worked for at least two years with a total of 30 employees as subjects. The data collection technique in this study used a scale consisting of a work engagement scale and a work life quality scale. The data obtained were then analyzed using the product moment correlation test using SPSS 26.0 windows software. The results of data analysis show that there is a relationship between the quality of work life and work engagement with employees. These results are evident from the significance level of 0.000 (p < 0.05) with a correlation coefficient score of 0.962. Based on the results of the analysis that has been done, it can be concluded that there is a significant and positive relationship between the quality of work life and employee engagement. This shows that the higher the quality of work life, the higher the working relationship of employees at the company. This also applies vice versa, if the lower the quality of work life, the lower the work engagement.Keywords: quality of work life, work engagement, employees
HUBUNGAN ANTARA KELEKATAN ORANG TUA DENGAN KECERDASAN EMOSIONAL PADA REMAJA Shintia Windiarti Ananda; Yohana Wuri Satwika
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 4 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i4.46800

Abstract

AbstrakKelekatan orang tua dengan remaja sangat penting untuk membentuk kecerdasan emosional. Tujuan dilakukannya penelitian ini ialah untuk mengetahui hubungan antara kelekatan orang tua dengan kecerdasan emosional pada remaja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif korelasional dengan subjek penelitian berjumlah 137 remaja. Teknik analisis data menggunakan korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kelekatan orang tua dengan kecerdasan emosional pada remaja. Nilai koefisien menunjukkan hubungan yang cukup dan searah.Kata Kunci: Kelekatan, Kecerdasan Emosional, RemajaAbstractParents attachment with adolescents is very important to shape emotional intelligence.. The purpose of this study was to determine the relationship between parents attachment and emotional intelligence in adolescents. The method used in this research is the quantitative correlational methods with the research subjects totaling 137 adolescents. The data analysis technique used Pearson Product Moment correlation. The test results show that there is a significant relationsip between parents attachment and emotional intelligence on adolescents. The results of correlation coefficient value show that there is a moderate relationship and is unidirectional.Keywords: Attachment, Emotional Intelligence, Adolescents.
HUBUNGAN ANTARA SELF-ESTEEM DENGAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA GURU SMK Gea Gayatri Ayuningtias Kuswara; Umi Anugerah Izzati
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 4 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i4.46987

Abstract

AbstrakPenelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan antara self-esteem dengan subjective well-being pada guru SMK X. Metode penelitian yang diaplikasikan pada penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Pada penelitian ini, penentuan sampel menggunakan teknik sampel jenuh yaitu 65 guru SMK. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan skala yang terdiri dari skala self-esteem dan skala subjective well-being. Kemudian untuk proses analisa data dilakukan dengan menjalankan uji korelasi pearson product moment melalui bantuan aplikasi SPSS 26.0 for windows. Berdasarkan hasil analisa data, diperoleh skor signifikansi sebesar 0,000 (p < 0.05) dengan nilai koefisien korelasi yaitu 0,721 (r=0.721). Hal ini menujukkan bahwa ditemukan hubungan yang signifikan dan bersifat positif antara self-esteem dengan subjective well-being pada guru SMK X. Hal ini dapat diartikan dengan apabila semakin tinggi self-esteem, maka subjective well-being yang dimiliki oleh guru SMK X akan semakin tinggi pula. Hal tersebut berlaku untuk sebaliknya, dimana jika semakin rendah self-esteem maka semakin rendah juga subjective well-being.Kata Kunci: self-esteem, subjective well-being, guruAbstractThis study aims to determine the relationship between self-esteem and subjective well-being in SMK X teachers. The research method applied in this study is a quantitative method with a correlational approach. In this study, the determination of the sample used the saturated sample technique, namely 65 SMK teachers. The data collection technique in this study used a scale consisting of a self-esteem scale and a subjective well-being scale. Then the data analysis process is carried out by running the Pearson product moment correlation test through the help of the SPSS 26.0 application for windows. Based on the results of data analysis, obtained a significance score of 0.000 (p < 0.05) with a correlation coefficient value of 0.721 (r = 0.721). This shows that there is a significant and positive relationship between self-esteem and subjective well-being in SMK X teachers. This can be interpreted as the higher the self-esteem, the higher the subjective well-being of SMK X teachers. high too. This applies to the opposite, where the lower the self-esteem, the lower the subjective well-being.Keywords: self-esteem, subjective well-being, teachers
HUBUNGAN ANTARA BUDAYA ORGANISASI DENGAN WORK ENGAGEMENT PADA KARYAWAN PT. MITRA MEGAH BANGUNAN ABADI Riza Dyah Puspitasari; Meita Santi Budiani
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 6 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi.
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v9i6.46999

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetauhi hubungan antara budaya organisasi dengan work engagement pada karyawan PT. Mitra Megah Bangunan Abadi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menyebarkan kuisioner secara langsung berdasarkan dengan skala budaya organisasi dan skala work engagement. Sampel pada penelitian ini menggunakan sampling jenuh sejumlah 85 karyawan tetap dengan minimal masa kerja dua tahun, dimana 30 karyawan dijadikan tryout dan 55 lainnya dijadikan sebagai subjek dari penelitian. Metode pengumpulan data pada peneltian ini meggunakan analisis korelasi pearson product moment dibantu dengan IBM SPSS 25 for windows. Hasil dari uji hipotesis penelitian ini, menunjukkan hasil nilai korelasi koefisien sebesar 0,595 dengan nilai p= 0,000 (p>0,05). Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara budaya organisasi dengan work engagement pada karyawan PT. Mitra Megah Bangunan Abadi. Hasil positif menunjukkan bahwa semakin tinggi budaya organisasi maka semakin tinggi pula work engagement pada karyawan PT. Mitra Megah Bangunan Abadi.Kata Kunci: budaya organiasi, work engagement, karyawanAbstractThis study aims to determine the relationship between organizational culture and work engagement on employees of PT. Mitra Megah Bangunan Abadi. This study uses a quantitative method by distributing questionnaires directly based on the organizational culture scale and work engagement scale. The sample in this study used a saturated sampling of 85 permanent employees with a minimum of two years of service, of which 30 employees will be used as tryout and 55 others were used as subjects of the study. The data collection method in this research uses pearson product moment correlation analysis assisted by IBM SPSS 25 for windows. The results of the hypothesis test of this study, showed the results of the correlation coefficient value of 0,595 with p= 0,000 (p>0,05). Based on the results of this study, there is a positive and significant relationship between organizational culture and work engagement on employees of PT. Mitra Megah Bangunan Abadi. Positive results indicate that the higher the organizational culture, the higher the work engagement of the employees PT. Mitra Megah Bangunan Abadi.Keywords: organizational culture, work engagement, employeesPENDAHULUANSebuah organisasi didalamnya harus memiliki SDM, dimana

Page 59 of 106 | Total Record : 1052


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 03 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 02 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 12 No. 01 (2025): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 3 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 2 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 11 No. 1 (2024): Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 3 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 2 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 10 No. 1 (2023): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 8 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 7 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 6 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi. Vol. 9 No. 5 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 4 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 3 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 2 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 9 No. 1 (2022): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 9 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 8 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 7 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 6 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 5 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 4 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 3 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 2 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 8 No. 1 (2021): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 04 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 03 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 3 (2020) Vol. 7 No. 2 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 7 No. 1 (2020): Character: Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 5 (2019) Vol. 6 No. 4 (2019) Vol. 6 No. 3 (2019) Vol. 6 No. 2 (2019) Vol. 6 No. 1 (2019) Vol. 5 No. 3 (2018) Vol. 5 No. 2 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 5 No. 1 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 3 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 2 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 1 (2017): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 4 No. 01 (2016): Character Vol. 3 No. 3 (2015): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 3 No. 2 (2014): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 2 No. 3 (2014): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 1 No. 3 (2013): Character : Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 1 No. 2 (2013): Character : Jurnal Penelitian Psikologi More Issue