cover
Contact Name
Muhammad Karim
Contact Email
jepmtuntad@gmail.com
Phone
+6282397598648
Journal Mail Official
jepmtuntad@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno-Hatta, KM.9, Tondo, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 2338378X     EISSN : 3089803X     DOI : https://doi.org/10.22487/jepmt.v12i4
Core Subject : Education,
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako (JEPMT) is a mathematics education journal that has p-ISSN number 2338-378X and e-ISSN number 3089-803X. JEPMT contains writings raised from the results of research or critical studies in the field of mathematics education and / or its instructional. JEPMT Publishes four times a year, in 4 times a year (March, June, September, and December). JEPMT encompasses original research articles, reviewe articles, and short communication, including mathematics education, School Mathematics, and development of mathematics learning. For author who interested submitting the manuscript , kindly register yourself. The manuscript must be original research, written in Indonesian language or english Language, and not be simultaneously submitted for another journal or conference. Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako (JEPMT) is an open access journal and peer-reviewed that publishes either original article or reviews. Jurnal Elektronok Pendidikan Matematika Tadulako is provided for writers, teachers, students, professors, and researchers, who will publish their research reports or their literature review articles about mathematics education and its instructional. This journal publishes two times a year, in March and September. Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Mathematics Education School Mathematics Development of mathematics learning
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 4 (2017)" : 10 Documents clear
PENERAPAN METODE PENEMUAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LUAS PERMUKAAN DAN VOLUME BANGUN RUANG DI KELAS VIII SMP NEGERI 4 SIGI Anita; Anggraini; Muh. Hasbi
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 4 No. 4 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan metode penemuan terbimbing yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi luas permukaan dan volume bangun ruang di kelas VIII SMP Negeri 4 Sigi. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Rancangan penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Sigi yang berjumlah 30 siswa. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Data pada penelitian ini dikumpulkan melalui lembar observasi, wawancara, catatan lapangan dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode penemuan terbimbing yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi luas permukaan dan volume bangun ruang, dengan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut: 1) perumusan masalah, 2) pemrosesan data dan penyusunan konjektur, 3) pemeriksaan konjektur, 4) verbalisasi konjektur, dan 5) umpan balik. Kata kunci: penemuan terbimbing, hasil belajar, luas permukaan dan volume bangun ruang Abstract: The purpose of this research was to describe the application of guided discovery method that can improve student learning outcomes at the material surface area and volume of geometry in class VIII SMP Negeri 4 Sigi. Kind of this research is classroom action research. The design of this research refered to the Kemmis and Mc. Taggart is planning, action, observation, and reflection. The subjects were students of class VIII SMP Negeri 4 Sigi totaling 30 students. This research was conducted in two cycles. Data of this research was collected through observation sheet, interview, field note and test. The results showed that the application of the method of guided discovery can improve student learning outcomes at the material surface area and volume geometry, by following the steps as follows: 1) formulation of the problem, 2) data processing and preparation of conjecture, 3) examination of conjecture, 4) verbalization conjecture, and 5) feedbackKeywords: guided discovery, learning outcomes, surface area and volume geometry
PROFIL PEMECAHAN MASALAH LINGKARAN DITINJAU DARI TINGKAT KECERDASAN VISUAL-SPASIAL SISWA KELAS IX SMP Mustika Sari; Muh. Rizal; Ibnu Hadjar
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 4 No. 4 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi deskriptif tentang profil pemecahan masalah lingkaran ditinjau dari tingkat kecerdasan visual-spasial siswa kelas IX SMP. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Model Terpadu Madani Palu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang mengacu pada langkah Polya. Subjek dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan angket kecerdasan visual-spasial untuk menentukan tingkat kecerdasan visual-spasial tinggi dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang memiliki: (1) tingkat kecerdasan visual-spasial tinggi: a) memahami masalah, siswa membuat pola gambar kemudian siswa dapat menyebutkan semua informasi dari soal. b) membuat rencana pemecahan, menggunakan gamabar dan menggunakan konsep geometri untuk memilih strategi pemecahan. c) melaksanakan rencana pemecahan, menggunakan gambar, konsep geomtetri dan pengetahuan yang telah dimilikinya. d) memeriksa kembali, mengecek tahap demi tahap dan melakukan perhitungan kembali. (2) tingkat kecerdasan visual-spasial rendah: a) memahami masalah, siswa mampu menyebutkan informasi yang ada tapi tidak lengkap. b) membuat rencana pemecahan, menggunakan semua informasi dari soal dan konsep geometri untuk membuat strategi pemecahan. c) melaksanakan rencana pemecahan, menggunakan konsep geometri, pengetahuan dan pengalaman belajarnya. d) memeriksa kembali, melakukan perhitungan ulang terhadap hasil pengerjaannya. Kata kunci : Profil pemecahan masalah; Lingkaran, Kecerdasan visual-spasial. Abstract: The research aims to obtaining descriptive information about problem solving profile on circle seen from by level of visual-spatial intelenge of IX class student at SMP. The research implemented in SMP Negeri Model Terpadu Madani Palu. The research use qualitative method with descriptive phenomenological wich point to Polya step. Subject in the research result with use visual-spatial intellegence inquiry to determine visual-spatial intelligence level high and low. The results showed that students who have: (1) visual-spatial intelligence level high: a) understand the problem, students create an image pattern and then the students can name all the information on the matter. b) make plans, using images and uses the concept of geometry to select-solving strategies. c) carry out our plan, use images, concepts geomtetri and knowledge he had. d) check again, check step by step and do a recalculation. (2) visual-spatial intelligence level low: a) understand the problem, Students are able to provide information about existing but incomplete. b) make plans, to use all the information from the questions and the concept of geometry to make solving strategies. d) check again,to recalculate the results of the process. Keywords: Profile problem solving; Circle, Visual-spatial intelligence.
ANALISIS PENYELESAIAN SOAL TINGKAT TINGGI PADA MATERI LUAS PERMUKAAN DAN VOLUME PRISMA OLEH SISWA KELAS IX SMP NEGERI 4 PALU Jeane Geofana; Bakri Mallo; Dasa Ismaimuza
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 4 No. 4 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan deskripsi hasil analisis proses penyelesaian soal tingkat tinggi siswa kelas IX SMP Negeri 4 Palu pada materi luas permukaan dan volume prisma. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 4 Palu dan dipilih 1 orang siswa kelas IX SMP Negeri 4 Palu yang berkemampuan tinggi sebagai informan. Pemilihan subjek ini berdasarkan diskusi peneliti bersama guru matematika mengenai siswa yang memiliki kemampuan matematika tinggi dan mampu berkomunikasi dengan baik. Data dikumpulkan dengan metode tes, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam menyelesaikan soal luas permukaan dan volume prisma untuk soal C4 (menganalisis), siswa mampu menggunakan konsep apa yang diketahui, siswa mampu menghubungkan masalah yang terdapat pada soal dengan materi luas permukaan dan volume prisma, siswa mengetahui rumus luas permukaan prisma, siswa menuliskan rumus luas permukaan prisma dengan tepat dan mampu membedakan unsur-unsur prisma serta simbolnya. Dalam soal C5 (sintesis) siswa mampu menggunakan apa yang diketahuinya, siswa mampu mengaitkan hubungan antara luas permukaan dan volume prisma serta unsur-unsur prisma serta siswa mampu membedakan unsur-unsur prisma serta simbolnya prisma dengan benar. Kata Kunci: Penyelesaian Soal, Soal Tingkat Tinggi, Luas Permukaan dan Volume Prisma. Abstract:The purpose of this study was to obtain a description of the results of the analysis of the process of high-level problem-solving class IX students of SMPN 4 Palu on the material surface area and volume of prisms. This study used a qualitative approach. The subjects were students of class IX SMP Negeri 4 Palu and have one person class IX students of SMPN 4 Palu high powered as an informant. Selection is based on the subject along with math teacher researcher discussion regarding students with high math skills and able to communicate well. The data were collected by the method of test, interview and documentation. The results of this study indicate that in solving the surface area and volume of prisms to about C4 (analyze), students are able to use the concept of what is known, the students were able to connect the issues contained in the problem with the material surface area and volume of prisms, students learn the formula for the surface area of the prism, students write the formula prism surface area to the right and is able to distinguish the elements of prism and symbols. In the matter of C5 (synthesis) students were able to use what he knew, the student is able to link the relationship between surface area and volume of prisms and prism elements as well as students are able to distinguish the elements of prism and prism with the correct symbol. Keywords: Solving Problem, Problem High Level, Surface and Volume Prisma.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL DI KELAS VII E SMP NEGERI 7 PALU Ni Luh Ari Yani; M. Tawil Made Ali; Marinus B. Tandiayuk
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 4 No. 4 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dalam meningkatkan pemahaman siswa pada pertidaksamaan linear satu variabel di kelas VII E SMP Negeri 7 Palu. Desain penelitian ini mengacu pada model penelitian tindakan kelas (PTK) yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari empat komponen, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas VII E SMP Negeri 7 Palu pada tahun ajaran 2015/2016 yang berjumlah 24 orang siswa dan dipilih 5 orang siswa sebagai informan berdasarkan pada kemampuan akademiknya. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini diperoleh dari aktivitas guru dan siswa melalui lembar observasi, hasil wawancara, catatan lapangan serta hasil tes pada siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dapat meningkatkan pemahaman siswa pada pertidaksamaan linear satu variabel melalui langkah, yaitu (1) menyampaikan tujuan pembelajaran dan memotivasi siswa, (2) menyajikan informasi, (3) penomoran (numbering), (4) mengajukan pertanyaan (questioning), (5) berpikir bersama (heads together), (6) menjawab pertanyaan (answering) dan (7) memberikan penghargaan. Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT, Meningkatkan Pemahaman, Pertidaksamaan linear Satu Variabel. Absract: The purpose of this study was to describe the application of cooperative learning model NHT in improving students' understanding on a linear inequality in one variable at VII E grade of SMP Negeri 7 Palu. This study was designed refers to the model of classroom action research (PTK) developed by Kemmis and Mc. Taggart consisting of four components, namely planning, action, observation and reflection. Research subjects were all students of VII E grade SMP Negeri 7 Palu in the academic year 2015/2016 which amounted to 24 students and selected 5 students as an informant based on academic ability. The study consisted of two cycles. The data collected in this study was obtained from the activities of teachers and students through observation sheets, interviews, field notes and the results of tests on the first cycle and the second cycle. The results showed that the application of cooperative learning model NHT can enhance students' understanding on a linear inequality of the variable through the steps, namely (1) express purpose of learning and motivate students, (2) provide information, (3) numbering (numbering), (4) asking questions (questioning), (5) thinking together (heads together), (6) answered the question (answering) and (7) gives the award. Keywords: Cooperative Learning Model NHT, Improve Comprehension, Linear Inequalities One Variable.
PROFIL PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SMP ISLAM TERPADU QUROTA A’YUN PALU DITINJAU DARI GAYA BELAJAR AUDITORY Zakiah Rohmah; Sutji Rochaminah; Mustamin Idris
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 4 No. 4 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui deskripsi tentang profil pemecahan masalah matematika siswa SMP Islam Terpadu Qurota’ayun Palu ditinjau dari gaya belajar auditory. Proses pemecahan masalah matematika menggunakan tahapan Polya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil pemecahan masalah siswa bergaya belajar auditory dalam memahami masalah membaca dengan suara keras, sehingga mampu mengemukakan hal yang diketahui dan yang ditanya namun tidak menuliskannya dengan lengkap. Merencanakan pemecahan masalah dengan menggunakan metode gabungan dan menjelaskan perencanaan pemecahan masalah dengan fasih. Melaksanakan apa yang telah direncanakan dan sesekali bergumam pada diri sendiri. Memeriksa jawaban menggunakan cara yang berbeda. Kata kunci: profil pemecahan masalah, gaya belajar, auditory Abstract: The purpose of this study to determine the description of the profile of student's mathematical problem solving SMP Integrated Islamic Qurota'ayun Palu terms of learning styles. The process of mathematical problem solving using Polya stages.The research results show that profile problem solving students: subject auditory in understand a problem reading aloud, order to be able to make thing is known and which were asked but not wrote them with complete. Plan problem solving by using the methoda mixture to do planed and explain planing a problem with fluent. Check the answers using a technique that different. Keywords: profile problem solving, learning styles, auditory
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERKALIAN DAN PEMBAGIAN BENTUK ALJABAR DI KELAS VII SMP NEGERI 18 PALU Maryanto; Baharuddin Paloloang; Tegoeh S. Karniman3
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 4 No. 4 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi tentang penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perkalian dan pembagian bentuk aljabar di kelas VII SMP Negeri 18 Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Rancangan penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc.Taggart yakni (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran koopertif tipe TPS yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perkalian dan pembagian bentuk aljabar, dengan mengikuti fase-fase sebagai berikut: (1) menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa, guru menyampaikan tujuan pembelajaran secara lisan dan memotivasi siswa untuk bersemangat dan terlibat aktif dalam pembelajaran (2) menyajikan informasi, guru mendeskripsikan secara singkat tentang fase-fase model pembelajaran kooperatif tipe TPS (3) mengorganisasikan siswa dalam kelompok, guru mengelompokkan siswa menjadi sepasang siswa dalam satu kelompok (4) a. think, guru meminta siswa mempelajari materi dan mengerjakan LKS secara mandiri; b. pair, guru meminta siswa mendiskusikan jawaban LKS dengan pasangannya; c. share, guru meminta beberapa kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusinya; dan (5) pemberian kesimpulan, guru membimbing siswa membuat kesimpulan. Subjek penelitian dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VIIG SMP Negeri 18 Palu yang berjumlah 27 orang. Kata kunci: Think Pair Share (TPS), Hasil Belajar, Perkalian dan Pembagian Bentuk Aljabar. Abstract: The purpose of this study is to obtain a description of the application of cooperative learning model type Think Pair Share (TPS) that can improve student learning outcomes on multiplication materials and algebraic divisions in class VII SMP Negeri 18 Palu. This type of research is a classroom action research (PTK). The design of this study refers to the design of Kemmis and Mc.Taggart research that is (1) planning, (2) implementation of action, (3) observation, and (4) reflection. The results showed that the application of TPS type co-operative learning model that can improve student learning outcomes in multiplication materials and algebraic divisions by following the following phases: (1) convey the purpose and motivate the students, the teacher convey the learning objectives orally and motivate the students To be passionate and actively involved in learning (2) to present information, teachers briefly describe the phases of cooperative learning model of TPS type (3) organize students in groups, teachers group students into groups of students (4) a. Think, the teacher asks the students to learn the material and work on the LKS independently; B. Pair, the teacher asks the students to discuss the answer of the LKS with their partner; C. Share, the teacher asks several groups to present the results of the discussion; and (5) the conclusion, the teacher guides the students to make a conclusion. Research subjects in this study are students of class VIIG SMP Negeri 18 Palu, amounting to 27 people Keywords: Think Pair Share (TPS), Learning Outcomes, Multiplication and Division Shape Algebra.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LOGARITMA DI KELAS X IPA MODEL 1 SMAN 1 SIGI Niluh alfriyanti; I Nyoman Murdiana; Nurhayadi
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 4 No. 4 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa pada materi logaritma di kelas X IPA Model 1 SMAN 1 Sigi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Desain penelitian yang dilakukan mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari empat komponen, yaitu (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas X IPA Model 1 SMAN 1 Sigi. Dari subjek penelitian tersebut dipilih 3 orang informan dengan kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan data kuantitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, tes, wawancara dan catatan lapangan. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan mengikuti tahap-tahap model pembelajaran kooperatif tipe STAD, yakni: (1) penyajian kelas, (2) mengorganisasikan siswa ke dalam kelompok belajar, (3) membimbing siswa belajar dan bekerja, (4) tes individual, dan (5) pemberian penghargaan. Kata Kunci: Pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divisions (STAD); Hasil Belajar; Logaritma. Abstract: The purpose of this research was to obtain a description of the application STAD type of cooperative learning model to improve students’ mathematics learning outcomes on the logarithm material in grade X IPA Model 1 SMAN 1 Sigi. This type of research is classroom action research (CAR). The research design refers to the design of research conducted Kemmis and Mc. Taggart is comprised by of four components: (1) planning, (2) actions, (3) observation, and (4) reflection. The subject of this research is student of class X IPA Model 1 SMAN 1 Sigi. The research subjects chosen from 3 informants with high ability, medium and low. The data of this rescares was qualitative and quantitative data. Fechnigues of data collection were observation, tests, interviews, and notes. This research was conducted in two cycles. The results showed that the application of STAD type of cooperative learning model can improve student learning outcomes by following the phases of the learning model Cooperative STAD, namely: (1) Presentation Classes, (2) organize the students into groups learning, (3) guiding students to learn and work, (4) the test individual, and (5) giving the award. Keyword: The Application of STAD Cooperative Learning; Learning Outcomes; Logarithm
PROFIL PEMECAHAN MASALAH BANGUN RUANG SISI DATAR OLEH SISWA SMP DITINJAU DARI KECERDASAN VISUAL-SPASIAL Nur’aini Jafar; Sukayasa; Rita Lefrida
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 4 No. 4 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemecahan masalah bangun ruang sisi datar oleh siswa SMP yang memiliki kecerdasan visual-spasial. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 5 Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek pada penelitian ini berjumlah 1 (satu) orang. Subjek dipilih berdasarkan hasil tes kecerdasan majemuk dengan melihat tingkat kecerdasan visual-spasial yang dominan. Pemecahan masalah pada penelitian ini mengacu pada langkah-langkah pemecahan masalah Polya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) profil pada saat memahami masalah, subjek memahami kalimat pada masalah yang berikan. Subjek dapat menemukan informasi mengenai hal-hal yang diketahui dan ditanyakan. (2) Profil pada saat menyusun rencana pemecahan masalah, subjek melihat keterkaitan dari informasi pada masalah yang diberikan untuk mencari informasi baru yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah. (3) Profil pada saat melaksanakan rencana pemecahan masalah, subjek menghubungkan antara informasi-informasi yang diperoleh, pengalaman, serta pengetahuan yang telah dipelajari sebelumnya untuk dapat memecahkan masalah. (4) Profil pada saat memeriksa kembali jawaban, subjek melakukannya dengan cara melihat-lihat serta sesekali menghitung hasil pekerjaannya. Kata kunci : Profil pemecahan masalah, bangun ruang sisi datar, kecerdasan visual-spasial. Abstrac: This study aimed to describe the problem solving polyhedron by junior high school students who have visual-spatial intelligence. The research was conducted in SMP Negeri 5 Palu. This research is a qualitative research. Subjects in this study amounted to 1 (one) person. Subjects were selected based on multiple intelligence test results given the level of visual-spatial intelligence are dominant. Solving the problem in this study refers to measures Polya problem solving. The results showed that (1) profile at the time to understand the problem, the subject understand the sentence on a given problem. The subject can find information about things that are known and questioned. (2) When designing the profile to solving the subject see the interconnectedness of information on a given issues to find new information that could be used to solve the problem. (3) Profiles when implementing plan problem-solving, the subject of linking the information obtained, experience and knowledge that has been previously studied in order to solve the problem. (4) Profile of the time of check answer, subjects do it by sight-seeing and occasional calculate his work. Keywords: Profile problem solving; polyhedron, visual-spatial intelligence.
ANALISIS KESALAHAN SISWA KELAS V SD NEGERI 8 MAMBORO PALU UTARA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PERKALIAN DAN PEMBAGIAN PECAHAN Sri Kurnianti; Sudarman Bennu; Linawati
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 4 No. 4 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan yang dilakukan oleh siswa di kelas V SD Negeri 8 Mamboro Palu Utara dalam menyelesaikan soal perkalian dan penjumlahan pecahan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 3 siswa yang diambil dari 27 siswa kelas V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan-kesalahan siswa yaitu kesalahan konseptual dan kesalahan prosedural. Kesalahan konseptual yang dilakukan oleh siswa meliputi (1) kesalahan konsep yaitu kesalahan dalam menggunakan konsep terkait dengan materi pecahan sehingga siswa salah dalam menjabarkan pecahan negatif; (2) kesalahan fakta yaitu kesalahan tidak menuliskan tanda negatif pada hasil operasi perkalian dan pembagian yang seharusnya bernilai nagatif dan kesalahan penulisan operasi hitung dan (3) kesalahan prinsip yaitu kesalahan menyamakan penyebut terlebih dahulu sebelum mengoperasikan perkalian dan pembagian pecahan dan kesalahan menentukan pecahan senilai. Sedangkan kesalahan prosedural yang dilakukan oleh siswa meliputi (1) kesalahan operasi hitung; (2) kesalahan menyederhanakan pecahan; (3) kesalahan prosedur tidak lengkap dan (4) kesalahan mengerjakan sembarang. Kata kunci: Analisis kesalahan, konseptual dan prosedural, perkalian dan pembagian pecahan. Abstract: The purpose of this research is to describe types of Errors which done by the fifth grade students SD Negeri 8 Mamboro North Palu in solving multiplication and division of fraction. Kind of research which was conducted is qualitative research design. The Object of this Research is 3 students which were taken by 27 total numbers of students in the fifth grade SD Negeri 8 Mamboro North Palu. Result of the research shows errors which students done is conceptual and procedural error. Conceptual errors which done by students covers: (1) conceptual error is error in using concept related to fraction material so that students get error in enlighten negative fraction; (2) Error fact is error not to write negative sign in result operation which suppose in negative value and error in writing operation sign; (3) Principal error is error in compare denominator first before operating multiplication and division of fraction and error in determine same value fraction; While errors procedural covers: (1) Error in operating calculation; (2) Fragment simplification error; (3) incomplete Procedural error; (4) carelessly work. Key words: Error analysis, conceptual and procedural, multiplication and division of fraction.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII SMP 1 SINDUE TOMBUSABORA PADA MATERI PERSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL Tiska; Bakri Mallo; Abdul Hamid
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 4 No. 4 (2017)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII B SMP Negeri 1 Sindue Tombusabora pada materi persamaan linear satu variabel. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Rancangan penelitian mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII B SMP Negeri 1 Sindue Tombusabora berjumlah 30 orang yang terdaftar pada tahun ajaran 2016/2017 dan dipilih 3 orang sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi persamaan linear satu variabel mengikuti tahap-tahap, yaitu: 1) menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa, 2) menyajikan/menyampaikan informasi, 3) mengorganisasikan siswa dalam kelompok–kelompok belajar, 4) membimbing kelompok dalam bekerja dan belajar, 5) evaluasi, 6) memberikan penghargaan. Kata kunci: Student Team Achievement Division., hasil belajar, persamaan linear satu variabel. Absract: The purpose of this research was to obtain a description that applying Cooperative Learning Type Student Team Achievement Division (STAD) that can improve student’s learning Outcomes in Class VII B SMP Negeri 1 Sindue Tombusabora on linear equations one variable material. The research type at this research is a classroom action research. As the research design refered to the design of the research of Kemmis and Mc. Taggart that is planning, action, observation and reflection. The subjects were students of class VII B Negeri 1 Sindue Tombusabora were 30 people enrolled in the academic year 2016/2017 and selected three people as informants. The Result of research indicate that applying Model of Cooperative Learning of STAD able to improve result learn student at items surface area and also volume of cube and beams, is to: 1) conveying the learning objectives and motivating, 2) presenting / conveying information, 3) organizing study group, 4) team of study and monitoring, 5) evaluation, 6) giving appreciation. Keywords: Student Team Achievement Division, learning outcomes, linear equation one variable

Page 1 of 1 | Total Record : 10