cover
Contact Name
Muhammad Karim
Contact Email
jepmtuntad@gmail.com
Phone
+6282397598648
Journal Mail Official
jepmtuntad@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno-Hatta, KM.9, Tondo, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 2338378X     EISSN : 3089803X     DOI : https://doi.org/10.22487/jepmt.v12i4
Core Subject : Education,
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako (JEPMT) is a mathematics education journal that has p-ISSN number 2338-378X and e-ISSN number 3089-803X. JEPMT contains writings raised from the results of research or critical studies in the field of mathematics education and / or its instructional. JEPMT Publishes four times a year, in 4 times a year (March, June, September, and December). JEPMT encompasses original research articles, reviewe articles, and short communication, including mathematics education, School Mathematics, and development of mathematics learning. For author who interested submitting the manuscript , kindly register yourself. The manuscript must be original research, written in Indonesian language or english Language, and not be simultaneously submitted for another journal or conference. Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako (JEPMT) is an open access journal and peer-reviewed that publishes either original article or reviews. Jurnal Elektronok Pendidikan Matematika Tadulako is provided for writers, teachers, students, professors, and researchers, who will publish their research reports or their literature review articles about mathematics education and its instructional. This journal publishes two times a year, in March and September. Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Mathematics Education School Mathematics Development of mathematics learning
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2018)" : 10 Documents clear
PROFIL PEMECAHAN MASALAH BANGUN DATAR SEGITIGA DITINJAU DARI LEVEL PERKEMBANGAN BERPIKIR VAN HIELE PADA SISWA SMP NEGERI 3 PALU Pildayani; Sukayasa; Mustamin Idris
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 5 No. 3 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan profil pemecahan masalah bangun datar segitiga ditinjau dari level perkembangan berpikir Van Hiele pada siswa SMP Negeri 3 Palu berdasarkan langkah-langkah Polya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil pemecahan masalah siswa yang memiliki: 1) level 0 (visualisasi), a) pada tahap memahami masalah, subjek menuliskan hal yang diketahui dan ditanyakan pada soal, b) merencanakan masalah, subjek masih salah dalam menyusun rencana penyelesaian, c) melaksanakan rencana pemecahan masalah, subjek tidak dapat menyelesaikan masalah karena rencana pemecahan masalah yang dibuat salah, d) memeriksa kembali, subjek tidak memeriksa kembali hasil penyelesaian yang dibuatnya. 2) level 1 (Analisis), a) memahami masalah, subjek menuliskan hal yang diketahui dan yang ditanyakan secara lengkap, b) merencanakan masalah, subjek menyusun rencana penyelesaian menggunakan informasi yang diketahuinya, c) melaksanakan rencana pemecahan masalah, subjek menyelesaikan masalah sesuai rencana yang dilakukan sebelumnya, d) memeriksa kembali, subjek tidak memeriksa kembali atas jawaban yang diperoleh. 3) level 2 (Deduksi Informal), a) memahami masalah, subjek menuliskan dan memaparkan hal yang diketahui dan ditanyakan secara lengkap, b) merencanakan masalah, subjek memahami hal yang diketahui dari masalah di soal, kemudian menyusun rencana penyelesaian menggunakan informasi yang diketahui, c) melaksanakan rencana pemecahan masalah, subjek mengerjakan dengan menggunakan strategi yang telah direncanakan dan menyelesaikannya dengan menggunakan pengetahuannya untuk menemukan solusi dari masalah yang diberikan, d) memeriksa kembali, subjek mengecek kembali langkah demi langkah hasil pekerjaan yang telah dibuatnya dengan teliti. Kata kunci: profil pemecahan masalah, bangun datar segitiga, perkembangan berpikir Van Hiele, langkah-langkah polya. Abstract: The purpose of this study is to describe the problem solving problem of flat triangle building in terms of the development level of Van Hiele thinking on the students of SMP Negeri 3 Palu based on Polya steps. The type of this research is qualitative research. The results showed that the problem solving profiles of students who have: 1) level 0 (visualization), a) at the stage of understanding the problem, the subject write down the known and asked questions, b) plotting the problem, the subject is still wrong in preparing the settlement plan, c ) Implements a problem-solving plan, the subject can not solve the problem because the wrong problem-solving plan, d) re-examine, the subject does not re-examine the result of the settlement it made. 2) level 1 (Analysis), a) understanding the problem, the subject writes the known and the complete question, b) plotting the problem, the subject prepares the settlement plan using the information it knows, c) executes the problem solving plan, the subject of problem solving according to plan Done earlier, d) re-examine, the subject does not check back for the answers obtained. 3) level 2 (Informal Deduction), a) understanding the problem, the subject writes and explains what is known and asked in full, b) plots the problem, the subject understands the known matter of the problem, then prepares the settlement plan using the known information, C) implementing a problem-solving plan, the subject is working on a planned strategy and solving it by using his knowledge to find a solution to the problem, d) re-examine the subject by rechecking the step by step the work he has done carefully. Keywords: Problem solving profile, wake up triangle, development of Van Hiele thinking, polya steps
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN BULAT MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT DENGANMODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG DI KELAS VII SMP NEGERI 9 PALU Mega Kristina Stevi R.; Ibnu Hadjar; Marinus B. Tandiayuk
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 5 No. 3 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan model pembelajaran langsung di kelas VII SMP Negeri 9 Palu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimendengan rancangan penelitian menggunakan One-Shot Case Study Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 9 Palu yang terdaftar pada tahun ajaran 2017/2018 dan terdiri dari 10 kelas yang berjumlah 300 siswa. ­Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan simplerandom sampling.Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar yang berbentuk pilihan ganda. Penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa antara yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan yang mengikuti model pembelajaran langsung di kelas VII SMP Negeri 9 Palu. Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif tipe NHT, pembelajaran langsung, hasil belajar Abstract:The objective of this research is to know the difference of students achievement on addition and reduction of integer with using cooperative learning of NHT with direct learning in grade VII SMP Negeri 9 Palu.This research is experimental quantitative researchwith the research design usingOne-Shot Case Study Design. The research population is all students of grade VII SMP Negeri 9 Palu in the academic year 2017/2018 with 300 students. The sampling technique is done by simple random sampling. The research instrument used is the achievement test in the form of multiple choice. This study found that there are differences between the students mathematics learning outcomes that follow learning by implementing cooperative learning model NHT with students who take the direct learning in grede VII SMP Negeri 9 Palu. Keywords: Cooperative learning of NHT, direct learning, learning outcomes.
PROFIL PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS VII SMP DENGAN KECERDASAN KINESTETIK PADA MATERI PECAHAN Apriyanti Wulandari; Sutji Rochaminah; Bakri Mallo
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 5 No. 3 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui deskripsi tentang profil pemecahan masalah matematika siswa kelas VII SMP ditinjau dari kecerdasan kinestetik. Proses pemecahan masalah matematika menggunakan tahapan Polya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil siswa kinestetik pada saat memecahkan masalah matematika dengan menggunakan tahapan polya yaitu 1) pada saat memahami masalah, siswa kinestetik membaca soal berulang-ulang disertai gerakan mengetuk-ngetuk pulpen di kepala untuk menemukan informasi yang diketahui dan ditanyakan 2) pada saat merencanakan pemecahan masalah, siswa kinestetik mengilustrasikan strategi dengan gambar dan menghubungkan rumus segitiga yang dipelajari sebelumnya untuk memecahkan masalah 3) pada saat melaksanakan rencana, siswa kinestetik melaksanakan rencana sesuai dengan yang direncanakan dan menyelesaikan masalah dengan benar 4) pada saat memeriksa kembali hasil pekerjaan, siswa kinestetik mengerjakan kembali dan memeriksa setiap langkahnya hingga penyelesaian akhir. Kata kunci: profil pemecahan masalah, pecahan, kecerdasan kinestetik. Abstract: This study used a qualitative method with descriptive qualitative approach. Data collection techniques in this research is filling the questionnaire, written tests, observation and in-depth interviews based on the stage of solving the problem of Polya which consists of four phases: understanding the problem, the stage of planning troubleshooting, stage carry out planning problem solving, and the stage of checking answers. The results showed that the profile of students kinesthetic when solving mathematical problems by using stages Polya which 1) at the time to understand the problem, student kinesthetic reading matter repeatedly with the movement of tapping the pen on the head to find the information knowed and asked, 2) when planning problem solving, students' kinesthetic illustrates the strategy with an image and linking formula triangles previously learned to solve the problem, 3) at the time of executing the plan, students kinesthetic implement the plan in accordance with the plan and solve problems correctly, 4) on time to re-examine the results, the students' work kinesthetic rework and check each step until the final solution. Keywords: problem solving profile, fractions, kinesthetic intelligence.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL DI KELAS VII E SMP NEGERI 2 SIGI Azniar Arfi Arafyana; Gandung Sugita; I Nyoman Murdiana
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 5 No. 3 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi aritmatika sosial di SMPN 2 Sigi. Jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Rancangan penelitian mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart, yaitu: 1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) observasi, dan 4) refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ialah siswa kelas VII E SMPN 2 Sigi pada tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, tes, wawancara dan catatan lapangan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII E SMP Negeri 2 Sigi, dengan mengikuti fase-fase: 1) menentukan pertanyaan mendasar, 2) mendesain pelaksanaan proyek, 3) menyusun jadwal, 4) monitoring, 5) penguji hasil, dan 6) evaluasi. Kata Kunci: model pembelajaran Project Based Learning (PjBL), hasil belajar, aritmatika sosial Abstract: This research aimed at desaribing the implementation of Project Based Learning (PjBL) to improve the student’s learning outcome in social arithmetic at SMP Negeri 2 Sigi. It was class action research (CAR) that refers to Kemmis and Mc. Taggart research design, which was divided into: (1) planning, (2) action, (3) observation and (4) reflection. This research was conducted within two cycles. The subject of this research was 26 students of class VII E at SMPN 2 Sigi academic year 2016/2017. Techniques of data collection used in this research were observation, test, interview and note-taking. The result of this indicated that the implementation of Project Based Learning (PjBL) could improve the students’ learning outcome of class VII E at SMPN 2 Sigi by following some phases: 1) started with the essential question, 2) designed a plan for the project, 3) created a Schedule, 4) monitoring, 5) assessed the outcome, and 6) evaluated the experience. Keywords: Project Based Learning (PjBL) model, learning outcomes, social arithmetic
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS DI KELAS VIII C SMP 1 MUHAMMADIYAH PARIGI TENGAH Gede Edi Setiawan; Tegoeh S. Karniman; Abdul Hamid
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 5 No. 3 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Masalah utama dalam penelitian ini yaitu rendahnya hasil belajar siswa pada materi menentukan persamaan garis lurus di SMP 1 Muhammadiyah Parigi Tengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi menentukan persamaan garis lurus di kelas VIII C SMP 1 Muhammadiyah Parigi Tengah tahun ajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan desain penelitian mengacu pada model Kemmis dan Mc. Taggart yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII C SMP 1 Muhammadiyah Parigi Tengah yang berjumlah 22 orang siswa dan dipilih 3 informan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe TPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII C SMP 1 Muhammadiyah Parigi Tengah pada materi persamaan garis lurus. Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share, Hasil Belajar, Persamaan Garis Lurus. Abstract: The main problem in the research was the low learning outcomes of students in the material determine the equation of straight line in SMP 1 Muhammadiyah Parigi Tengah. The purpose of this research was to describe the application of cooperative learning model of TPS type that can improve student learning outcomes in the material determine the equation of straight line in class VIII C SMP 1 Muhammadiyah Parigi Tengah academic year 2017/2018. This type of research was classroom action research (PTK) with research design refers to model Kemmis and Mc. Taggart namely: planning, action execution, observation and reflection. The subjects of this research were all students of class VIII C SMP 1 Muhammadiyah Parigi Tengah which amounted to 22 students and selected 3 informants. This research was conducted in two cycles. The results showed that cooperative learning type TPS can improve student learning outcomes class VIII C SMP 1 Muhammadiyah Parigi Central on the equation of straight line. Keywords: Cooperative Learning Think Pair Share Type, Learning outcomes, Equation of the Straight Line.
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA KELAS XI MIA 5 PADA MATERI PERMUTASI DAN KOMBINASI DI SMA NEGERI 3 PALU Irene Christina Wenas; Muh. Rizal; Linawati
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 5 No. 3 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Tujuan utama penelitan ini adalah untuk mendeskripsikan tentang penerapan pendekatan saintifik yang dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas XI MIA 5 pada materi permutasi dan kombinasi di SMA Negeri 3 Palu. Rancangan penelitian mengacu pada desain Kemmis dan Mc. Taggart, yang terdiri dari empat komponen, yaitu: (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) pengamatan dan (4) refleksi. Data yang dikumpulkan berupa hasil tes siswa yag didukung dengan keterangan hasil wawancara, juga data aktivitas guru dan siswa melalui lembar observasi, serta hasil catatan lapangan. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus di kelas XI MIA 5 yang berjumlah 41 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan saintifik dapat meningkatkan pemahaman siswa pada materi permutasi dan kombinasi melalui kegiatan (1) mengamati, pada langkah ini siswa mengamati pola perkalian dan uraian penyelesaian masalah pada LKS yang diberikan peneliti. (2) menanya, pada langkah ini peneliti dan siswa melakukan tanya jawab secara bebas antara guru (peneliti) dengan siswa maupun antara siswa dengan siswa terkait hal yang diamati; (3) menalar, pada langkah ini, siswa mengolah data yang diperoleh untuk memperoleh kesimpulan dari metode tanya jawab yang telah dilakukan; (4) mencoba, pada langkah ini, siswa mengerjakan beberapa latihan soal secara individu; (5) mengkomunikasikan, pada langkah ini siswa berdiskusi dan mempresentasikan hasil kerja kelompoknya dan jawaban dari latihan soal yang diberikan. Kata Kunci: Pendekatan Saintifik, Pemahaman, Permutasi dan Kombinasi. Abstract: The main objective of this research is to describe the application of scientific approaches that can improve the understanding of the students of class XI MIA 5 on permutation and combination material in SMA Negeri 3 Palu. The research design refers to the Kemmis and Mc. Taggart design, which consists of four components, namely: (1) planning, (2) action, (3) observation and (4) reflection. Data collected in the form of student test result that supported with description of result of interview, also data of activity of teacher and student through observation sheet, and result of field note. This research was conducted in two cycles in class XI MIA 5 which amounted to 41 students. The results showed that the application of scientific approach can increase students' understanding on permutation and combination material through activity (1) observe, in this step students observe the pattern of multiplication and description of problem solving at LKS given by the researcher; (2) asks, in this step the researcher and student do question and answer freely between teacher (researcher) with student and between student with student related observed thing; (3) reasoning, in this step, the student will process the data obtained to obtain the conclusion of the question and answer method that has been done; (4) try, in this step, students do some individual exercise exercises; (5) communicates, in this step the students discuss and present the results of their group work and answers from the exercise given problem. Keywords: Scientific Approach, Understanding, Permutation and Combination.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENYELESAIAN PERSAMAAN KUADRAT DI KELAS VIII ANGGUR SMP NEGERI 4 PALU Khairunnisa; Dasa Ismaimuza; Maxinus Djaeng
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 5 No. 3 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Penyelesaian Persamaan Kuadarat di Kelas VIII Anggur SMP Negeri 4 Palu. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yakni (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan (4) refleksi. Subjek penelitian ini sebanyak 32 siswa dan dipilih tiga orang siswa sebagai informan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Pada siklus I banyaknya siswa yang tuntas yakni 19 siswa dengan persentase ketuntasan 59,37% dan pada siklus II banyak siswa yang tuntas yakni 25 siswa dengan persentase ketuntasan 78,12% . Hasil observasi aktivitas guru pada siklus I berada pada kategori baik dan mengalami peningkatan pada siklus II berada pada kategori sangat baik. Hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I berada pada kategori baik dan mengalami peningkatan pada siklus II berada pada kategori sangat baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII Anggur SMP Negeri 4 Palu pada materi Penyelesaian Persamaan Kuadrat, dengan delapan komponen yaitu: 1) placement test, 2) team, 3) teaching group, 4) student creative, 5) team study, 6) whole class unit, 7) fact test dan 8) team scores and team recognition. Kata kunci: model pembelajaran kooperatif tipe TAI; hasil belajar; Penyelesaian Persamaan Kuadrat. Abstract: This research aimed to describe about the aplication of cooperative learning model Team Assisted Individualization (TAI) can improved the learning outcomes on Settlement of quadratic equation at VIII Anggur SMP Negeri 4 Palu. This research was a classroom action research which referred to Kemmis and Mc.Taggart research design that were (1) planning, (2) implementation of the action (3) observiation and (4) reflecting. The subject were 32 students and three students were selected as informants. This research was conducted in two cycles. In the first cycle the number of student who pass are 19 student with classical learning completeness percentage 59,37% and the second cycle the number of students who pass are 25 student with classical learning completeness percentage 78,12%. The result of observation of teacher activity on the first cycle that were in good category and increased on the second cycle that were in very good category. The result observation of students activity on the first cycle that were in good category and increased on the second cycle that were in very good category. The result of the research showed that Cooperative Learning Model TAI can improved learning outcomes of VIII Anggur of SMP Negeri 4 Palu on Settlement of quadratic equation, eight some componens: 1) placement test, 2) team, 3) teaching group, 4) student creative, 5) team study, 6) whole class unit, 7) fact test dan 8) team scores and team recognition. Keywords: cooperative learning model TAI, learning outcomes, Settlement of quadratic equation.
PROFIL PENYELESAIAN SOAL PEMBAGIAN PECAHAN SISWA KELAS VII SMPN MODEL TERPADU MADANI PALU Sri Ratnasari Sahib; Muh. Hasbi; Sudarman Bennu
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 5 No. 3 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan penyelesaian soal pembagian pecahan siswa kelas VII SMPN Model Terpadu Madani Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 3 siswa yang diambil 27 siswa di kelas VII Kerajalembah SMPN Model Terpadu Madani Palu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaian siswa yang berkemampuan tinggi: (1) mengubah bilangan kebentuk pecahan, mengalikan pecahan pertama dengan kebalikan dari pecahan kedua, mengalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut, dan menyederhanakan pecahan dengan cara membagi pembilang dan penyebut dengan FPB; (2) mengalikan pecahan pertama dengan kebalikan dari pecahan kedua, mengalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut, dan menyederhanakan pecahan dengan cara membagi pembilang dan penyebut dengan FPB. Penyelesaian siswa yang berkemampuan sedang: (1) mengubah bilangan kebentuk pecahan, mengalikan pecahan pertama dengan kebalikan dari pecahan kedua, mengalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut, dan menyederhanakan pecahan dengan cara membagi pembilang dan penyebut dengan FPB; (2) mengubah bilangan kebentuk pecahan, mengalikan pecahan pertama dengan kebalikan dari pecahan kedua, mengalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut. (3) mengalikan pecahan pertama dengan kebalikan dari pecahan kedua, mengalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut, dan menyederhanakan pecahan dengan cara membagi pembilang dan penyebut dengan FPB. Penyelesaian siswa berkemampuan rendah: (1) mengubah bilangan kebentuk pecahan, mengalikan pecahan pertama dengan kebalikan dari pecahan kedua dan mengalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut, (2) mengalikan pecahan pertama dengan pecahan kedua, mengubah tanda kali menjadi tanda bagi, mengalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut; (3) pembagian pecahan biasa dengan pecahan biasa: membagi pecahan pertama dengan pecahan kedua. Kemudian membagi pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut. Kata kunci : Profil penyelesaian, penyelesaian soal, pembagian pecahan. Abstrac: The purpose of this study is to describe the solution of the division of fractions of class VII SMPN Model Integrated Madani Palu. This type of research is qualitative research. The subjects of this study are 3 students taken 27 students in class VII Kerajalembah SMPN Model Integrated Madani Palu.The results showed that the completion of the students to the problem of division of fractions as follows: (1) change the number of fractional forms, multiply the first fractions by inverse of the second fraction, multiply the numerator with the numerator and denominator with the denominator, and simplify the fraction by dividing the numerator and denominators with FPB; (2) multiplying the first fraction by the inverse of the second fraction, multiplying the numerator with the numerator and denominator with the denominator, and simplifying the fraction by dividing the numerator and denominator with the FPB. Moderate student completion: (1) alter the fractional number of forms, multiply the first fraction by the inverse of the second fraction, multiply the numerator with the numerator and denominator with the denominator, and simplify the fraction by dividing the numerator and denominator by FPB; (2) alter the fractional number of forms, multiply the first fraction by the inverse of the second fraction, multiply the numerator by the numerator and the denominator with the denominator. (3) multiplying the first fraction by the inverse of the second fraction, multiplying the numerator with the numerator and denominator with the denominator, and simplifying the split by dividing the numerator and denominator with the FPB. Completion of low-ability students: (1) alter the fractional number of forms, multiply the first fraction by the inverse of the second fraction, change the signaland the time signature, and multiply the numerator with the numerator and denominator with the denominator; (2) multiply the first fraction by a second fraction, multiply the numerator by the numerator and denominator with denominator; (3) the division of a common denomination with the usual fraction: dividing the first fraction with a second split, and dividing the numerator by the numerator and denominator with the denominator. Keywords: Profile of settlement, problem solving, fractional division.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PBM) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII C MTsN 1 KOTAPALU DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA KELILING DAN LUAS DAERAH PERSEGI PANJANG Hardiyanti; Evie Awuy; Anggraini
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 5 No. 3 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh deskripsi tentang penerapan model pembelajaran berbasis masalah(PBM)yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam mnyelesaikan soal cerita keliling dan luas daerah persegi panjang di kelas VII C MTsN 1 Palu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas.Desain penelitian ini mengacu pada desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart.Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan model PBM yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa, dengan mengikuti langkah-langkah, yaitu 1) orientasi siswa pada masalah menggunakan power point, 2) mengorganisasikan siswa untuk belajar, 3) membantu penyelidikan individual maupun kelompok. 4) mengembangkan dan menyajikan hasil karya, dan 5) menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah, Kata Kunci:Model Pembelajaran Berbasis Masalah(PBM); hasil belajar; soal cerita keliling dan luas daerah persegi panjang Abstract: The purpose of this study is to obtain a description of the application of problem-based learning model (PBM) that can improve student learning outcomes in completing the story of the circumference and the area of ​​rectangle in class VII C MTsN 1 Palu. The type of research used is classroom action research. The design of this study refers to the research design of Kemmis and Mc. Taggart. This study was conducted in two cycles. The results showed that through the implementation of PBM model that can improve student learning outcomes, by following the steps, namely 1) student orientation on the problem using power point, 2) organizing student to learn, 3) assisting individual and group investigations,4) develop and present the work, and (5) analyze and evaluate problem-solving process. Keywords: Problem Based Learning Model (PBM); learning outcomes; about the roving story and the area of ​​the rectangular area.
IDENTIFIKASI KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMPN MODEL TERPADU MADANI PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL Yeni Astuti; Sudarman Bennu; Baharuddin Paloloang
Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako Vol. 5 No. 3 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh hasil identifikasi kemampuan literasi matematika siswa kelas VIII SMPN Model Terpadu Madani pada materi aritmatika sosial. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII Taufik Ismail SMPN Model Terpadu Madani yang berkemampuan matematika rendah, sedang dan tinggi. Data dikumpulkan dengan metode tes dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa subjek berkemampuan matematika rendah (MA) mencapai level 1 kemampuan literasi matematika, yaitu subjek dapat menjawab pertanyaan dengan konteks yang dikenal serta semua informasi yang relevan tersedia dengan pertanyaan yang jelas. Mengidentifikasi informasi, dan melakukan cara-cara yang umum berdasarkan instruksi yang jelas. Subjek juga dapat menunjukan suatu tindakan sesuai dengan stimulasi yang diberikan. Subjek berkemampuan matematika sedang (CM) mencapai level 2 kemampuan literasi matematika, yaitu subjek dapat menafsirkan dan mengenali situasi dengan konteks yang memerlukan kesimpulan langsung. Subjek mampu memilah informasi yang relevan dari sumber tunggal, dan menggunakan cara penyajian tunggal, mengerjakan algoritma dasar, menggunakan rumus, melaksanakan prosedur, atau kesepakatan. Subjek juga dapat memberi alasan secara tepat dari hasil penyelasaiannya. Subjek berkemampuan matematika tinggi (GA) mencapai level 3 kemampuan literasi matematika, yaitu dapat melaksanakan prosedur dengan jelas termasuk prosedur yang memerlukan keputusan secara berurutan. Mampu memecahkan masalah dan menerapkan strategi yang sederhana. Subjek dapat menafsirkan dan menggunakan representasi berdasarkan sumber informasi yang berbeda dan mengemukakannya secara langsung. Kata Kunci: Kemampuan Literasi, Aritmatika Sosial, literasi matematika Abstract: This study aimed to obtain identification results of mathematical literacy class VIII SMPN Integrated Model Madani on social arithmetic material.This type of research is qualitative research.The subject of this research is the students of grade VIII Taufik Ismail SMPN Model Integrated Madani with low, medium and high math skills.Data collectedwithmethodtest and interview.Resultsresearchthisshowthat s ubjek berk Capacity of low mathematics (MA) reached level 1 liter ation mathematical ability, that the subject can answer the question with a known context and all relevant information available to the obvious question.Identify information, and perform common ways based on clear instructions.The subject also can m enunjukan an appropriate action d ith stimulation provided.Subject berk Capacity of mathematics medium (CM) reached level 2 literacy skills math, that the subject can interpret and recognize situations in contexts that require immediate conclusion.Subjects were able to m emilah relevant information from a single source and single men NOTICE manner of presentation, m engerjakan basic algorithms, using formulas, carry out the procedure, or the deal.Subjects can also give precise reasons for the results of their elucidation.Subject ber high math ability (GA) reached level 3 mathematics literacy skills, which can carry out the procedure clearly includes procedures that require sequential decisions.Able m emecahkan problems and implement simple strategies.Subject to m enafsirkan and use representations based on different information sources and producing them directly. Keywords: Literacy Ability, Social Arithmetic, mathematical literacy

Page 1 of 1 | Total Record : 10