cover
Contact Name
Havid Ardi
Contact Email
havid_a@fbs.unp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
havid_a@fbs.unp.ac.id
Editorial Address
Abdi Humaniora Sekretariat Pusat Kajian Humaniora, Gedung Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang (UNP). Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar, Padang, Sumatera Barat, Indonesia. 25131
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Abdi Humaniora: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Humaniora
ISSN : 27209652     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.24036/abdihumaniora
Core Subject : Education, Social,
Abdi Humaniora: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Humaniora adalah jurnal yang memuat implementasi hasil penelitian dalam bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang mencakup kajian pengembangan dan penerapan IPTEKS dalam bidang humaniora. Fokus dan Skop jurnal mencakup hasil penelitian dan implementasi pengabdian kepada masyarakat yang mencakup konsep, model dan implementasinya sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Abdi Humaniora akan menerbitkan Artikel terpilih dalam hasil penelitian dan sosialisasi dan implementasi pengembangan IPTEKS di bidang humaniora, pendidikan, pengajaran.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2025)" : 4 Documents clear
Pelatihan Kaligrafi Jepang sebagai Produk Seni dan Sarana Pengembangan Keterampilan Menulis Kana bagi Siswa SMK Kartika 1-2 Padang Putri, Meira Anggia; Faisal, Dini; Oktoviandry, Rifki; Wikarya, Rahmi Oktayory
ABDI HUMANIORA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Humaniora Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdihumaniora.v7i1.135817

Abstract

The purpose of this community service activity was improving students understanding and mastery in Japanese calligraphy (shodō) as the medium to develop kana writing skill. The programme was implemented at SMK Kartika 1-2 Padang involving the 23 students. The training was developed with an educational and innovative focus, structuring it with lectures, discussion, demonstration, and guided practice. Two kinds of features were focused: (1) The knowledge on Japanese calligraphy and the ways of writing kana and (2) Practical skills for making Japanese calligraphy works. The results of the pretest showed that most students’ knowledge of Japanese calligraphy was still at a low level, with an average score of 56.1. After the training, the posttest results demonstrated significant improvement, with the average score rising to 85.5. More than half of the students (52.17%) reached the “very good” category. From the practical perspective, each student successfully produced one piece of Japanese calligraphy artwork, showing progress in accuracy, neatness, and creativity. In conclusion, the integration of Japanese calligraphy into learning activities proved effective in improving both knowledge and practical skills. This method not only supports students’ language learning outcomes but also fosters cultural appreciation, creativity, and active engagement in the learning process.
Pelatihan Master of Ceremony (MC) Sebagai Upaya Peningkatan Pemberdayaan Pemuda Karang Taruna Kota Padang Pangesti, Nesa Riska; Anggraini, Dewi; Adek, Muhammad
ABDI HUMANIORA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Humaniora Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdihumaniora.v7i1.133500

Abstract

Keberadaan karang taruna dimaksudkan sebagai wadah pemuda untuk dapat mengembangkan diri dan berpartisipasi dalam kehidupan bersosial dan bermasyarakat. Untuk itu, pemuda diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi Masyarakat sekitarnya. Tulisan ini dilatarbelakangi adanya femonema pemuda anggota karang taruna kota Padang yang masih memerlukan isntensifikasi keterampilan berbicara untuk mendukung lifeskill mereka. Tidak sedikit dari pemuda masih kesulitan untuk menunjukkan kontribusi di Masyarakat karena masih kurangnya kketerampilan yang dimiliki. Salah satu keterampilan yang dapat dikembangkan dan dijadikan lifeskill adalah keterampilan berbicara. Keterampilan berbicara dikhususkan pada kemampuan public speaking lebih khusus lagi adalah Master of Ceremony (MC). Untuk itu, tulisan ini bertujuan untuk menunjukkan peningkatan keterampilan berbicara pemuda anggota karang Taruna kota Padang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan komprehensif melalui workshop terbimbing. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini adalah pertama, subjek kegiatan ini mampu memahami dasar-dasar master of ceremony (MC). Kedua, subjek kegiatan ini mampu menulis skenario susunan acara formal dan non formal. Ketiga, subjek kegiatan ini mampu membawakan skenario susunan acara formal dan non formal.
Pelatihan Kerajinan Tangan Kimekomi sebagai Implementasi Seni dan Budaya Tradisional Jepang bagi Siswa SMKN 9 Padang Putri, Meira Anggia; Faisal, Dini; Fitriyona, Nessya
ABDI HUMANIORA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Humaniora Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdihumaniora.v7i1.135820

Abstract

This community service program was carried out to introduce and train students in kimekomi, a traditional Japanese handicraft, as part of the integration of language, art, and culture in learning Japanese. The activity was conducted at SMKN 9 Padang and involved 27 students. The training employed an educational and creative approach through lectures, discussions, demonstrations, and guided as well as independent practice. Two main aspects were emphasized: (1) students’ knowledge of kimekomi as a traditional Japanese cultural art, and (2) students’ skills in producing kimekomi handicrafts. The results showed a significant improvement in students’ knowledge. The average score increased from 52.3 (pretest) to 87.3 (posttest), with the mode shifting from 50 to 80, and the median rising from 50 to 90. The standard deviation decreased from 21.59 to 9.6, indicating that students’ achievements became more evenly distributed. In terms of skills, all participants successfully completed their kimekomi works according to the given patterns and demonstrated adequate craftsmanship through guided and independent practice. In conclusion, the kimekomi training program proved effective in improving both cognitive and practical aspects of students’ learning. It not only enhanced their understanding of Japanese cultural heritage but also fostered creativity and productivity through hands-on artistic activities.
Penerapan Origami Dalam Pembelajaran Prakarya di Sekolah Dasar Wikarya, Rahmi Oktayory; Wikarya, Yusron; Fitryona, Nessya; Eswendi, Eswendi; Irwan, Irwan; Krisnanda, Shindu
ABDI HUMANIORA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Humaniora Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdihumaniora.v7i1.135821

Abstract

Elementary school teachers encounter a range of challenges in fulfilling their professional responsibilities. These issues require systematic and gradual solutions. In collaboration with partner institutions, two priority areas were identified: (1) the conceptual development of origami as a craft lesson in elementary schools, and (2) the practical implementation of origami crafts in classroom. The problem-solving approach involved model development, counseling, and training activities. In line with the predetermined output targets, the program successfully produced several mandatory outputs: (1) scientific articles published in journals or proceedings, (2) articles disseminated through electronic media, and (3) short activity videos with a maximum duration of five minutes. Additional outputs included: (1) enhanced application of science and technology within the community through the integration of origami craft techniques at partner elementary schools, (2) improved community capacity reflected in increased knowledge and skills of participants, and (3) training products serving as methods, systems, or service-oriented innovations.

Page 1 of 1 | Total Record : 4