cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Editorial Address
Jalan Mutiara Nomor 2 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PLENARY HEALTH : Jurnal Kesehatan Paripurna
ISSN : -     EISSN : 30323266     DOI : https://doi.org/10.37985/plenaryhealth.v2i1.1005
Core Subject : Health, Science,
Plenary Health: Plenary Health Journal Is a journal that publishes the results of health research that is integrated with the health sector. This journal is useful for health workers in health offices, health centers, hospitals, health students, health teaching staff. Plenary Health: Plenary Health Journal accepts manuscripts in the form of research results in both Indonesian and English. Manuscripts accepted are manuscripts that have never been published before. We hope that our article is useful for the world of health sciences.
Articles 92 Documents
HUBUNGAN KUALITAS LINGKUNGAN FISIK RUMAH DAN STATUS IMUNISASI DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI DESA KUMANTAN Rahmadani, Nopi; Isnaeni, Lira Mufti Azzahri
Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/plenaryhealth.v2i2.1132

Abstract

Di Indonesia, ISPA selalu menempati urutan pertama penyebab kematian pada kelompok bayi dan balita. Secara umum faktor penyebab terjadinya ISPA yaitu pencemaran udara dalam rumah, kondisi fisik rumah, dan status immuniasasi dasar. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan kualitas lingkungan fisik rumah dan status imunisasi dengan kejadian ISPA pada balita di Desa Kumantan. Desain penelitian ini adalah menggunakan metode cross sectional. Hasil penelitian terdapat 43 (55,1%) responden yang memiliki kualitas lingkungan fisik rumah yang tidak sehat, terdapat 47 (60,3%) responden yang memiliki status imunisasi dasar yang tidak lengkap dan terdapat 45 (57,7%) responden yang mengalami ISPA. Kesimpulan sebagian besar responden memiliki kualitas lingkungan fisik rumah yang tidak sehat, sebagian besar responden memiliki status immunisasi dasar yang tidak lengkap, sebagian besar responden mengalami ISPA, ada hubungan kualitas lingkungan fisik rumah dan status imunisasi dasar dengan kejadian ISPA pada balita di Desa Kumantan. Sarannya adalah diharapkan kepada responden agar menjaga kualitas lingkungan fisik rumah dan melakukan imunisasi dasar. Sarannya adalah diharapkan kepada responden agar menjaga kualitas lingkungan fisik rumah dan melakukan imunisasi dasar.
PERBANDINGAN PENGGUNAAN MEDIA POSTER DAN PENYULUHAN TERHADAP TINGKAT KESIAPSIAGAAN GEMPA BUMI PADA SISWA SMA MUHAMMADIYAH 1 BANTUL Amanda, Bintang Dwi; Puspito, Heri; Rohmah, Astika Nur
Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/plenaryhealth.v2i2.1263

Abstract

Indonesia merupakan negara yang rawan bencana alam, khususnya gempa bumi, karena letaknya di pertemuan empat lempeng tektonik dunia. Salah satu wilayah yang sering terdampak adalah Kabupaten Bantul, Yogyakarta, yang pernah mengalami gempa besar pada tahun 2006. Tingginya risiko gempa bumi menuntut peningkatan kesiapsiagaan, terutama di lingkungan sekolah. Namun, studi pendahuluan di SMA Muhammadiyah 1 Bantul menunjukkan bahwa pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa terhadap bencana gempa bumi masih rendah, serta belum pernah dilakukan edukasi secara terstruktur mengenai kesiapsiagaan bencana di sekolah tersebut. Penelitian menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan two group pre-post test. Sampel penelitian adalah siswa kelas 10 SMA Muhammadiyah 1 Bantul dengan jumlah sampel 94 responden yang dibagi menjadi dua kelompok intervensi: satu kelompok diberikan edukasi menggunakan media poster, dan kelompok lainnya diberikan penyuluhan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner kesiapsiagaan gempa bumi sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data ,bivariat menggunakan uji Wilcoxon Match Pairs Test untuk masing-masing kelompok dan uji Mann-Whitney U untuk membandingkan efektivitas kedua metode.                                                                                                                                                                                                                hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua metode, dengan penyuluhan terbukti lebih efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan siswa dibandingkan media poster (nilai p = 0,008). Setelah intervensi, proporsi siswa dengan kategori kesiapsiagaan "sangat siap" lebih tinggi pada kelompok penyuluhan (61,7%) dibandingkan dengan kelompok poster                                                                                                                        

Page 10 of 10 | Total Record : 92