cover
Contact Name
Atika Candra Yulia
Contact Email
atikacandra.yulia@lecture.utp.ac.id
Phone
+6281329274850
Journal Mail Official
jacts@utp.ac.id
Editorial Address
Jl. Walanda Maramis No.31, Nusukan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57135
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
JACTS
ISSN : -     EISSN : 29874246     DOI : https://doi.org/10.36728/jacts.v2i2
JACTS berfokus kepada bidang arsitektur, kebudayaan, dan pariwisata. Arsitektur sebagai wadah manusia dalam beraktivitas, menciptakan ruang (space and place) dalam pengelolaan dan penataan lingkungan binaan (environment) dipengaruhi oleh budaya (peradaban) manusia. Arsitektur juga sering menjadi salah satu alasan utama wisatawan mengunjungi suatu tempat—baik itu karena keindahan, sejarah, keunikan desain, atau perilaku masyarakat (manusia) yang membentuk pola ruang tersendiri yang khas yang menarik untuk dikunjungi dalam upaya manusia memenuhi kebutuhan psikologisnya (sightseeing). Arsitektur, budaya, dan pariwisata bisa menjadi bahan kajian yang sinergis dan holistik.
Articles 48 Documents
CIREBON BATIK E-BOOK DESIGN WITH POP ART ILLUSTRATION STYLE: Case Study Katura Studio At Trusmi Cirebon
Journal of Architecture Cultural and Tourism Studies Vol 1 No 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jacts.v1i2.2818

Abstract

Batik culture has emerged in Cirebon since the monarchy era’s and has many types of batik motifs. People, especially the younger generation, don't know about Cirebon batik and its types other than Mega Mendung batik. This is due to a lack of publication and provision of information. Based on this background, we designed a guidebook, especially in the form of a digital book (e-book). This research uses a qualitative research method focusing on digital book design, using the participant's point of view as the preferred image in obtaining research results. The data collection techniques used were observation, interviews and questionnaires, literature studies, references, documentation and supporting theories in this design. The author designed a guidebook in digital form (e-book) with Cirebon monarchy batik motifs, pop art illustration style. Digital book media (e-books) have the advantage of being more concise and can be accessed for free in the current digital era. This e-book is also a means of preserving and providing information about Cirebon batik, so that Cirebon batik motifs, especially Cirebon monarchy batik motifs, can be known to the wider community. In this way, people will know, love and participate in preserving the local culture of the Indonesian nation.
TIPOLOGI PERUBAHAN RUANG PADA HUNIAN PASCA BENCANA DENGAN STUDI KASUS DOME HOUSE, NGELEPEN, YOGYAKARTA
Journal of Architecture Cultural and Tourism Studies Vol 1 No 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jacts.v1i2.2833

Abstract

Pada bencana gempa bumi Yogyakarta tahun 2006 diadakan rekonstruksi melalui program bantuan rumah. Di antara beberapa jenis rumah bantuan pasca gempa, terdapat jenis rumah bantuan dome house yang berbeda dengan jenis rumah bantuan pasca gempa lain, yaitu dengan diterapkannya konsep arsitektur yang berbeda dengan hunian setempat. Di rumah bantuan dome house, perbedaan konsep arsitektur dengan hunian lokal menunjukkan ketidaksensitifan kebutuhan budaya warga. Dengan demikian, penduduk harus menyesuaikan dengan aspek fisik dan perilaku untuk mempertahankan gaya hidup pribadi dan sosial mereka sebelumnya. Dilihat dari kemampuannya untuk tumbuh atau dikembangkan, dapat diketahui bahwa Dome house menerapkan konsep fixed structure. Setelah 17 tahun pasca gempa, hunian pasca bencana yang memiliki perbedaan konsep ini telah banyak mengalami adaptasi dan perubahan spasial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipologi yang dapat digunakan untuk mengetahui tipe perubahan ruang pada dome house yang paling umum dilakukan oleh penghuni sebagai acuan pertimbangan desain rumah pasca bencana yang ideal. Penelitian ini menggunakan metode survey lapangan yang komprehensif menggunakan pengumpulan data fisik dan wawancara mendalam.
FASILITAS PEJALAN KAKI UNTUK DIFABEL PADA JALUR PEDESTRIAN JALAN SLAMET RIYADI SURAKARTA SISI SELATAN
Journal of Architecture Cultural and Tourism Studies Vol 2 No 1 (2024): JULI 2024
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jacts.v2i1.2875

Abstract

Jalur pedestrian memiliki peran penting dalam menghubungkan dan mendukung kinerja ruang kota. Jalur pejalan kaki menuju halte dan halte bus telah didesain ulang dan ditingkatkan agar dapat diakses oleh penyandang disabilitas juga. Rute pejalan kaki menuju halte dan halte bus telah dirancang ulang dan diperbaiki agar lebih mudah diakses oleh penyandang disabilitas. Peran aksesibilitas dapat memberikan kenyamanan dengan memenuhi kebutuhan dan kemampuan penyandang disabilitas intelektual dan kognitif, serta penyandang disabilitas fisik dan penglihatan, serta kebutuhan dan kemampuan orang lanjut usia, ibu hamil, bayi, dan anak kecil. Salah satu jalur pedestrian yang ada di Kota Surakarta adalah jalur pedestrian di Jalan Slamet Riyadi Surakarta yang diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan persamaan hak bagi seluruh pengguna jalan. Berdasarkan hasil analisa dan observasi lapangan yang telah dilakukan terhadap jalur pedestrian di Jalan Slamet Riyadi Surakarta sisi selatan masih belum dapat dimanfaatkan secara optimal karena kurang dapat memenuhi faktor keamanan bagi pengguna dengan disabilitas.
PENGARUH KUALITAS PRODUK WISATA TERHADAP MINAT KUNJUNG KEMBALI: Studi Kasus di Objek Wisata Air Terjun Sri Gethuk Astriecia, Aisha; Julianto, Tegar
Journal of Architecture Cultural and Tourism Studies Vol 2 No 1 (2024): JULI 2024
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jacts.v2i1.3323

Abstract

Air Terjun Sri Gethuk merupakan salah satu objek wisata berkembang di Kabupaten Gunung Kidul. Objek wisata ini sempat mengalami penurunan jumlah kunjungan wisatawan yang signifikan. Namun pengelola melakukan beberapa perbaikan guna mengingkatkan kembali jumlah kunjungannya. Variabel produk wisata yang ditingkatkan oleh pengelola diantaranya atraksi, fasilitas, dan pelayanan sedangkan aksesibilitas berkerjasama dengan pihak terkait. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif untuk melihat tingkat respon wisatawan terhadap produk wisata yang nentinya berpengaruh terhadap kepuasan serta minat kunjun kembali. Wisatawan yang datang ke objek wisata ini memberikan penilaian yang positif terhadap kualitas produk wisata. Hal tersebut kemudian berdampak pada rasa puas dari wisatawan, sehingga wisatwan yang merasa puas memiliki minat untuk datang kembali di lain waktu. Sehingga dapat disimpulkan bahwa respon positif wisatawan terhadap produk wisata dapat meningkatkan kepuasan wisatawan. Wisatawan yang merasa puas cenderung memiliki keinginan untuk kembali menikmati objek wisata tersebut.
GEDUNG KESENIAN YANG AKOMODATIF DI SRAGEN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR NEO VERNAKULAR Khairunisa, Debby; Rully, Rully
Journal of Architecture Cultural and Tourism Studies Vol 3 No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jacts.v3i1.3978

Abstract

Kebudayaan adalah suatu pola hidup menyeluruh yang bersifat kompleks yang mengandung nilai pengetahuan, kesenian, kepercayaan moral, hukum dan adat istiadat. Seni adalah suatu keindahan yang diciptakan melalui sebuah karya yang merupakan bagian dari kehidupan manusia. Fasilitas yang ada masih berupa bangunan serba guna untuk semua kegiatan atau acara, sehingga belum ada tempat yang menjadi pusat bagi para penikmat seni dan pelaku seni untuk menampilkan dan menikmati kreasi seni.Rencana pengembangan pariwisata di Kabupaten Sragen memprioritaskan pembangunan gedung kesenian untuk meningkatkan pendapatan dan nilai ekonomi wilayah. Kesenian memiliki peran penting dalam memperkaya budaya suatu daerah. Namun, banyaknya jenis kesenian dan kebutuhan akan ruang yang sesuai untuk berbagai acara seni seringkali menjadi tantangan bagi sebuah komunitas seni. Di Sragen, sebuah kota yang kaya akan warisan budaya Jawa, terdapat kebutuhan untuk memiliki sebuah gedung kesenian yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat pertunjukan, tetapi juga mampu mengakomodasi berbagai jenis kesenian serta menggabungkan elemen-elemen arsitektur neo vernakular.
HOTEL RESORT DENGAN PENEKANAN ECOWISATA DI PANTAI KLAYAR PACITAN Arrosyid, Harun; Rully, Rully
Journal of Architecture Cultural and Tourism Studies Vol 2 No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jacts.v2i2.3979

Abstract

Pacitan merupakan salah satu dari 38 kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Timur yang terletak di bagian selat barat daya dengan luas wilayah 1.389,8716 km, luas tersebut sebagian besar berupa perbukitan dan jurang terjal selebihnya merupakan dataran rendah. Batas Kota Pacitan yaitu sebelah timur Kabupaten Trenggalek, sebelah selatan samudera Indonesia, sebelah barat Kabupaten Wonogiri (Jawa Jengah), sebelah utara Kabupaten Ponorogo (Jawa Timur) dan Kabupaten Wonogiri (Jawa Tengah).Kabupaten Pacitan memiliki, potensi yang cukup beragam mulai dari potensi wisata Pantai dan potensi pesisir. Beberapa destinasi salah satunya Pantai Klayar yang memiliki daya tarik dengan bentangan pasir putihnya, karang raksasa seperti sphinx di mesir, seruling samudra, air mancur alami, air terjun dan batu karang yang indah. di ambil dari badan pusat statistik di sekitar Pantai Klayar saat ini hanya tersedia penginapan dengan tipe homestay. Hal ini pula yang menyebabkan sebagian besar wisatwan asing di Pantai Klayar memilih untuk tidak tinggal pada saat kunjungannya, karena keterbatasan jumlah dan opsi penginapan yang tersedia. hotel resort dengan penekanan eco-wisata yag berpendekatan arsitektur tropis modern sangat di perlukan di Pantai Klayar, sebagai upaya mengatasi permasalahan keterbatasan jumlah penginapan dan meningkatkan sumber daya alam, lingkungan sekitar Pantai Klayar.
TRANSPORT HUB DENGAN FASILITAS GEDUNG PARKIR, SHELTER PUBLIC, DAN APARTEMEN YANG BERBASIS TRANSIT ORIENTED DEVELOPMENT DI KOTA SURAKARTA Rosyidi, Rizal Fajri; Krisnawati, Eny
Journal of Architecture Cultural and Tourism Studies Vol 2 No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jacts.v2i2.3987

Abstract

Kota Surakarta memiliki peran dan letak yang strategis, berada di pertemuan jalur Madiun-Semarang dan jalur lintas selatan jawa menjadikannya sebagai kota transit dan pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut. Kondisi diatas menyebabkan beberapa dampak seperti keterbatasan lahan, kepadatan penduduk, peningkatan infrastruktur, polusi, kerusakan lingkungan dan sebagainya. Transport Hub sebagai kawasan mixed used yang terintegrasi dengan moda transportasi publik dapat menjadi solusi dalam pengembangan pembangunan kota berkelanjutan akibat dari dampak letak dan peran strategis Kota Surakarta. Mendukung hal tersebut, diperlukan fasilitas berupa Gedung Parkir, Shelter Publik, dan Apartemen untuk memaksimalkan fungsi kawasan. Penekanan Green Arsitektur pada bangunan mendukung konsep keberlanjutan pada pertumbuhan kota. Konsep Transit Oriented Development dijadikan sebagai solusi akibat dampak kepadatan pada kota. Permasalahan yang muncul bagaimana merencanakan dan merancang Transport Hub dengan Fasilitas Gedung Parkir, Shelter Public, dan Apartemen yang Berbasis Transit Oriented Development Di Kota Surakarta. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan konsep Transport Hub dengan Fasilitas Gedung Parkir, Shelter Public, dan Apartemen yang Berbasis Transit Oriented Development Di Kota Surakarta.
PUSAT REHABILITASI NARKOTIKA SEBAGAI SARANA HEALING ENVIRONMENT DI KARANGANYAR DENGAN PENDEKATAN BIOPHILIC Murti, Otniel Damar Krisna; Karsono, Danarti
Journal of Architecture Cultural and Tourism Studies Vol 2 No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jacts.v2i2.4008

Abstract

Penyalahgunaan narkotika setiap tahunnya terus meningkat di beberapa negara khususnya di Indonesia. Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkapkan bahwa persoalan penyalahgunaan narkoba di Indonesia masih perlu diperhatikan. Hal ini juga diperkuat dengan data kasus narkotika di Indonesia tinggi sebagaimana dicatat di Indonesia Drugs Report. Jawa tengah merupakan salah satu provinsi besar di Indonesia yang dimana Provinsi Jawa Tengah memiliki kasus penyalahgunaan narkotika yang cukup tinggi dan semakin meresahkan setiap tahunnya. Berdasarkan data Indonesia Drug Report 2023 terdapat 1.982 kasus. Dengan kasus penyalahgunaan narkotika yang meningkat setiap tahunnya, fasilitas rehabilitasi penyalahgunaan narkoba di Jawa Tengah yang kurang memadai. Fasilitas rehabilitasi narkoba yang ada di Jawa Tengah hanya didominasi untuk melayani penyembuhan racun dari dalam tubuh atau yang biasa disebut rehabilitasi medis. Rehabilitasi medis kurang mencukupi karena dibutuhkannya rehabilitasi sosial untuk pemantapan jiwa korban.Permasalahan yang muncul adalah Bagaimana konsep perencanaan Pusat Pusat Rehabilitasi Narkotika Sebagai Sarana Healing Environment di Karanganyar dengan pendekatan Biophilic. Tujuannya ialah mendapatkan konsep perencanaan dan perancangan Pusat Pusat Rehabilitasi Narkotika Sebagai Sarana Healing Environment di Karanganyar dengan pendekatan Biophilic. Metode yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian adalah mendapatkan suatu konsep perencanaan dan perancangan Pusat Rehabilitasi Narkotika Sebagai Sarana Healing Environment Di Karanganyar Dengan Pendekatan Biophilic.
VERTICAL URBAN FARMING CENTER YANG INOVATIF DI SURAKARTA DENGAN PENDEKATAN GREEN ARCHITECTURE Wijaya, Rizki Adi; Rakhmanty, Febrione Putri
Journal of Architecture Cultural and Tourism Studies Vol 2 No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jacts.v2i2.4009

Abstract

Kota Surakarta merupakan daerah perkotaan yang memiliki sedikit lahan pertanian. Sebagai daerah perkotaan tidak cukup memiliki lahan penghasil pangan, sehingga sangat tergantung pada daerah sekitar melalui mata rantai perdagangan bahan pangan. Kegiatan Vertical Urban Farming dengan sistem hidroponik merupakan solusi dari permasalahan kurangnya lahan pertanian di Surakarta dengan memanfaatkan ruang terbuka yang tidak efisien di lahan terbuka hijau. Di sisi lain Vertical Urban Farming ini mempunyai perkembangan suatu media/alat yang dapat digunakan dengan lebih efisiensi guna memproses serta mengendalikan suatu masalah, dalam bentuk yang paling sederhana, kemajuan teknologi ini akan membuat hemat tenaga kerja dan yang hemat modal. Untuk itu, diperlukannya pembangunan Vertical Urban Farming Center yang inovatif di Surakarta. Permasalahan adalah desain seperti apa yang sesuai untuk fungsi bangunan sebagai penanaman hidroponik, penelitian, edukasi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif analisis-sintesis. Vertical Urban Farming Center dengan Pendekatan Green Architecture sebagai upaya mencapai desain hijau, arsitektur alami, dan pembangunan berkelanjutan dengan penggunaan energi, air, dan material yang lebih efisien dalam konstruksi.
SRAGEN TECHNOPARK BERPENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEMPORER Kusuma, Bagas Alan; Yuuono, Abito Bamban
Journal of Architecture Cultural and Tourism Studies Vol 3 No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jacts.v3i1.4038

Abstract

Kota Sragen kini dihadapkan dengan jumlah angkatan kerja yang mencapai 493.619 tetapi jumlah orang yang sudah bekerja sebanyak 470.456 orang. Artinya, jumlah angkatan kerja yang masih menganggur sebanyak 23.163 orang atau 4,69%. Untuk mengentaskan jumlah pengangguran dan untuk merespon masalah tersebut, Pemerintah Kabupaten Sragen menugaskan Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Sragen untuk membangkitkan kembali technopark Sragen yang kini sudah tidak terurus dan fasilitasnya sudah tidak uptodate sehingga dapat mewadahi aktivitas dan fasilitas untuk membantu masyarakat di Kabupaten Sragen untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan keterampilannya. Tujuan penelitian ialah untuk menyelesaikan permasalahan desain utama berupa perencanaan dan perancangan bangunan dan fasilitas yang inovatif untuk diterapkan pada Sragen Technopark Berpendekatan Arsitektur Kontemporer. Dalam penelitian ini diperlukan perhitungan dan pengukuran untuk mendapatkan data yang pasti, data-data yang diperoleh tersebut kemudian diurai dan dianalisa untuk mendapatkan output yang diinginkan berdasarkan data di lapangan dan hasil pembahasan akan dipadukan sebagai konsep perancanaan dan perancangan wadah kegiatan yang dimaksud. Hasil penelitian berupa konsep perencanaan dan perancangan arsitektur bangunan Sragen Technopark Berpendekatan Arsitektur Kontemporer.