cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
jurnal@indopublishing.or.id
Editorial Address
Jln. Malahayati KM. 9 Desa Kajhu No. 14 Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar, Indonesia 23373
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Published by Indo Publishing
ISSN : 30897742     EISSN : 30897734     DOI : https://doi.org/10.63822/jejakdigital
Jurnal Ilmiah Multidisiplin adalah jurnal elektronik dan cetak Open Access Journal yang diterbitkan oleh Indo Publishing setiap 6 kali dalam setahun menyediakan forum untuk mempublikasikan artikel penelitian asli, artikel review dari kontributor, dan berita teknologi baru mencangkup multidisiplin ilmu
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 504 Documents
Kajian Semantik: Analisis Bahasa Medan “Ngomong Medan Itu, Bukan Sekadar Logat!” Stephanie Sipayung; Huraiyah Jiratullah; Daniel Christian Sinaga; Yuliana Sari
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/m01jr096

Abstract

Medan adalah kota terbesar ketiga di Indonesia terletak di Provinsi Sumatera Utara. Medan juga memiliki banyak budaya dan etnis diantaranya ada etnis Batak, Melayu, dan Nias.  Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada orang-orang diluar wilayah Medan untuk mengetahui bahasa yang digunakan orang Medan. Sering sekali orang-orang salah paham dengan bahasa yang di Medan karena menggunakan bahasa Indonesia tetapi memiliki makna dan arti yang berbeda di Medan contohnya pada kata “pajak” menurut KBBI yang berarti pungutan wajib, biasanya berupa uang yang harus dibayar oleh penduduk sebagai sumbangan wajib kepada negara atau pemerintah sehubungan dengan pendapatan, pemilikan, harga beli barang, dan sebagainya tetapi di Medan dapat berarti tempat jual beli ataupun jalan raya tergantung situasi dan percakapan.
Efektivitas Expressive Writing  Terhadap Regulasi Emosi pada Mahasiswa Salma Qolbi; Melinda Saputri; Salsabila Putri Khairani; Dini Devindra Yuni; Aisyah El Hafidzoh
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/3zrgyt57

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas teknik expressive writing dalam meningkatkan kemampuan regulasi emosi pada mahasiswa. Regulasi emosi merupakan aspek penting dalam menjaga kesehatan mental, terutama di kalangan mahasiswa yang rentan mengalami stres dan tekanan emosional. Metode yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan desain two group pre-test - post-test. Sampel terdiri dari 10 mahasiswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen (diberi intervensi diary expressive writing) dan kontrol (tidak diberi intervensi). Instrumen yang digunakan adalah Emotion Regulation Questionnaire (ERQ). Hasil uji paired sampe t-test menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor regulasi emosi di kelompok eksperimen setelah menjalani intervensi. Sebaliknya, kelompok kontrol mengalami penurunan kemampuan regulasi emosi. Hasil uji independent sample t-test juga menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol pada skor post-test. Dengan demikian, expressive writing terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan regulasi emosi mahasiswa
Keajaiban Al-Qur'an yang Terbukti dalam Sains Modern Anisa Fitriyani; Salsa Rahma Kumala; Sindi Nadirah; Ali Akbar; Edi Hermanto
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/s7vzhf22

Abstract

Banyak orang percaya bahwa Al-Qur’an tidak berkaitan dengan dunia ilmu pengetahuan, tetapi sebenarnya terdapat banyak ayat yang menunjukkan keselarasan dengan penemuan ilmiah saat ini. Meskipun bukan merupakan buku ilmiah, Al-Qur’an memberikan petunjuk mengenai berbagai bidang ilmu seperti embriologi, kosmologi, dan geologi yang baru sepenuhnya dipahami bertahun-tahun kemudian. Penelitian ini bertujuan untuk memperjelas hubungan antara wahyu dan ilmu pengetahuan, serta menyoroti bahwa keduanya saling melengkapi. Dalam penelitian ini, digunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan literatur serta analisis konten dari sumber sekunder seperti buku, artikel ilmiah, dan jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an mendorong pencarian ilmu dan pengamatan terhadap alam sebagai bagian dari keimanan. Para ilmuwan, seperti Dr. Maurice Bucaille dan Prof. Dr. Zaghloul El-Naggar, mengungkapkan bahwa tidak ada pertentangan antara isi Al-Qur’an dan ilmu pengetahuan modern. Hal ini semakin menegaskan posisi Al-Qur’an sebagai buku yang memberikan inspirasi dalam aspek spiritual dan intelektual.  
Analisis Hukum Ijarah dalam Transaksi Sewa Menyewa Tinjauan Fiqih Muamalah Ikrar Hakiki; M. Alviano Dwi Naufal Sitompul; Harpan Harahap; Fatmah Taufik Hidayat
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/0fhwnz18

Abstract

Islam muncul sebagai sumber kedaulatan yang baru pada abad VII, setelah hancur dan runtuhnya kekaisaran Romawi. Kehancuran dan keruntuhan itu ditandai dengan berkembangnya peradaban baru yang sangat mengagungkan. Kebudayaan, ilmu pengetahuan, dan teknologi serta kehidupan sosial lainya, termasuk ekonomi Islam yang berkembang secara paralel dan simultan sesuai dengan perkembangan zaman. Fakta sejarah menunjukkan bahwa Islam merupakan sitem kehidupan yang bersifat komprehensif, yang mengatur semua aspek kehdupan, baik aspek hukum Islam (syari’ah), sosial, ekonomi, dan politik maupun kehidupan yang bersifat spiritual. Dalam kajian sejarah hukum Islam (syari’ah), pada awal masa kenabian sampai pada wafatnya Rasulullah saw. tidak ada persoalan hukum Islam (syari’ah) di masyarakat yang tidak dapat diselesaikan. Karena setiap ada persoalan hukum Islam (syari’ah) yang muncul selalu diserahkan kepada otoritas Rasulullah saw. yang mendapat bimbingan langsung dari Allah swt. banyak yurisprudensi hukum dari Rasulullah saw. yang oleh para sahabat pada waktu itu tidak ditemukan secara eksplisit dalam al-Qur’an.
Studi Tentang Tempat dan Waktu Turun Ayat-Ayat atau Surah Al-Qur'an (Makkiah-Madaniah) Raudatul Ilmi; Sefti Sri Amanda; Ali Akbar; Edi Hermanto
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/rwz8dz36

Abstract

Kajian mengenai klasifikasi ayat-ayat Al-Qur'an menjadi ayat-ayat Makkiyah dan Madaniyah merupakan salah satu bidang penting dalam studi Ulumul Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengertian, kriteria, dan karakteristik dari ayat-ayat Makkiyah dan Madaniyah, serta urgensinya dalam memahami konteks historis, sosial, dan tematik ayat-ayat Al-Qur’an. Dengan menggunakan metode kualitatif kepustakaan, penelitian ini menelaah pendapat para ulama klasik dan kontemporer terkait perbedaan waktu dan tempat turunnya wahyu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klasifikasi Makkiyah dan Madaniyah bukan hanya berdasarkan lokasi geografis, tetapi lebih pada konteks dakwah Rasulullah, yaitu sebelum dan sesudah hijrah ke Madinah. Studi ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam terhadap struktur dan isi Al-Qur’an serta memperkuat metode tafsir tematik dan kontekstual.
Akuntansi Syariah dalam Perspektif Sejarah Firyal Aufa Annisa; Muhammad Ichsan Adnan
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/p6zb7894

Abstract

Sharia Accounting is a discipline grounded in Islamic principles derived from the Qur'an and Hadith, encompassing core values such as justice, transparency, and accountability. This study aims to analyze the historical development of Sharia accounting by reviewing existing literature and examining its practical application within the context of the Islamic economic system. The research employs a literature analysis method, including a comprehensive review of relevant documents, scholarly articles, and books that discuss Sharia accounting from the early Islamic period to the modern era. The findings indicate that Sharia accounting has undergone significant evolution, beginning with the accounting practices during the time of the Prophet Muhammad, which emphasized honesty and transparency in financial transactions. Over time, Sharia accounting has adapted to contemporary economic demands, including the integration of information technology in the preparation of Sharia-compliant financial reports. Furthermore, the study identifies several ongoing challenges in the implementation of Sharia accounting. Nevertheless, there is considerable potential for further development, particularly in enhancing public trust in Islamic financial institutions. This research is expected to contribute to a deeper understanding of Sharia accounting and its application in the context of the global economy.
Politik dalam Al Qur'an Ikrar Hakiki; Edi Hermanto; Ali Akbar; M. Ziyan Adabi; Ferdi Hasayangan Dalimunthe
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/9qcjke66

Abstract

Al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam tidak hanya membahas persoalan akidah dan ibadah, namun juga mencakup berbagai aspek kehidupan sosial, termasuk persoalan politik dan pemerintahan. Dalam pandangan Islam, politik bukan sekadar perebutan kekuasaan atau permainan elit, melainkan suatu bentuk amanah besar yang bertujuan mewujudkan keadilan, kesejahteraan, dan kemaslahatan umat. Politik Qur’ani memiliki karakteristik yang khas, karena dibangun di atas nilai-nilai tauhid, keadilan (`adl), musyawarah (syura), tanggung jawab (amanah), dan kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan dan perlindungan terhadap rakyat. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep-konsep dasar politik dalam Al-Qur’an dan bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka dengan menelaah berbagai ayat Al-Qur’an yang berbicara tentang politik secara langsung maupun tidak langsung, serta merujuk pada tafsir ulama klasik dan kontemporer. Analisis dilakukan secara tematik terhadap isu-isu sentral seperti kepemimpinan, keadilan hukum, pengambilan keputusan kolektif, serta integritas kekuasaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Qur’an memiliki panduan politik yang integral dan berkelanjutan. Nilai-nilai politik Qur’ani tidak hanya relevan pada masa Nabi Muhammad SAW dan Khulafaur Rasyidin, tetapi juga sangat aplikatif dalam menjawab berbagai tantangan zaman modern seperti krisis moral dalam politik, praktik korupsi, dan sistem pemerintahan yang tidak berpihak pada rakyat.
Analisis Semiotika Komunikasi Nonverbal Roy Suryo dan Sylfester Matutina di Media Publik Rosi Anita Sihombing; Santa Elfira Nainggolan; Tessa Anastasia Farasi; Verenanda Jesica; Yaszmin Putri Affandi
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/wdv1e954

Abstract

Penelitian ini menganalisis fenomena komunikasi nonverbal dalam interaksi tatap muka yang dimediasi oleh platform digital, khususnya TikTok.  Melalui pendekatan semiotika, studi ini mengeksplorasi bagaimana ekspresi wajah, gerakan tubuh, dan elemen paralinguistik digunakan oleh pengguna TikTok untuk menyampaikan makna tanpa kata-kata.  Data dikumpulkan melalui observasi konten video pendek yang menampilkan interaksi langsung antar individu, dengan fokus pada tanda-tanda nonverbal yang muncul.  Hasil analisis menunjukkan bahwa pengguna TikTok memanfaatkan berbagai bentuk komunikasi nonverbal, seperti kinesik (gerakan tubuh), proksemik (pengaturan jarak), oculesik (kontak mata), dan paralinguistik (intonasi dan ekspresi vokal) untuk membangun narasi dan menyampaikan emosi.  Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi nonverbal memainkan peran krusial dalam interaksi digital, memungkinkan pengguna untuk mengekspresikan identitas dan membentuk hubungan sosial meskipun tanpa komunikasi verbal langsung.  Studi ini berkontribusi pada pemahaman tentang dinamika komunikasi nonverbal dalam era digital dan implikasinya terhadap interaksi sosial di platform media sosial.  
Pragmatik Iklan Televisi: Studi Kasus Body Lotion Citra bersama Maudy Ayunda Rosi Anita Sihombing; Santa Elfira Nainggolan; Tessa Anastasia Farasi; Verenanda Jesica; Yaszmin Putri Affandi
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/b41k4z83

Abstract

Iklan produk kecantikan merupakan salah satu contoh nyata penggunaan implikatur dalam menyampaikan pesan. Tujuan penelitian ini berfokus pada analisis penggunaan prinsip-prinsip pragmatik dalam iklan produk kecantikan sebagai strategi persuasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif . Objek diteliti melalui penelitian kepustakaan, observasi, dan penggunaan dokumen yang berfokus pada analisis pragmatik terhadap video iklan body lation Citra yang menampilkan Maudy Ayunda, dengan menitikberatkan pada elemen verbal dan non-verbal dalam tindak tutur sebagai bentuk komunikasi yang menyampaikan nilai budaya dan pesan merek. Berdasarkan data yang telah dianalisis dapat diketahui terdapat tindak tutur direktif, penggunaan implikatur, penggunaan deiksis serta strategi kesantuan dalam iklan Bodylotion Citra. Melalui konteks situasional dan tujuan komunikasi, iklan ini tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membentuk makna yang relevan secara sosial dan budaya bagi target audiensnya.
Analisis Semiotika Iklan Media Sosial One Albert Jelita Laoli; Korintus Simanjuntak; Hotni Purba Tondang; Carmel Auta Sitepu; David Afrianus Pasaribu
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/9cea6z52

Abstract

Iklan di medis sosial seringkali menampilkan simbol-simbol atau tanda sebagai cara untuk menyampaikan pesan produk, baik dalam bentuk teks maupun visual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis elemen-elemen semiotika seperti sign, object, dan interpretant, serta pesan dan makna yang terkandung dalam iklan di media sosial. Penelitian ini menggunakan berbagai teori yang relevan, seperti teori periklanan, teori televisi, teknik pengambilan gambar, teori warna, teori makna, serta teori semiotika khususnya model dari Charles Sanders Peirce, juga teori konstruksi realitas. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dan menggunakan metode semiotika dalam menganalisis data, yang diperoleh dari sumber primer dan sekunder, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dengan dua informan. Analisis dilakukan dengan menggunakan pendekatan semiotika model Charles Sanders Peirce, yang menekankan pada tiga elemen utama yaitu sign, object, dan interpretant. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan tersebut menampilkan tanda-tanda yang menunjukkan bahwa aplikasi yang diiklankan merupakan solusi alternatif yang cerdas, dengan kemampuan menyelesaikan berbagai permasalahan secara kreatif dalam setiap adegan. Secara keseluruhan, makna yang terkandung dalam iklan media sosial tersebut menggambarkan sebuah aplikasi alternatif yang inovatif dan solutif. Hasil analisis menunjukkan bahwa masing-masing iklan memanfaatkan elemen-elemen visual seperti warna, ekspresi wajah, simbol budaya, dan desain kemasan untuk menarik perhatian konsumen. Teks-teks persuasif, slogan, serta musik latar digunakan untuk memperkuat citra produk dan menciptakan kedekatan emosional dengan audiens. Selain itu, iklan-iklan tersebut mencerminkan ideologi tertentu, seperti pentingnya kebersihan, kesehatan, gaya hidup alami, nasionalisme, serta kebersamaan sosial.

Page 9 of 51 | Total Record : 504