cover
Contact Name
Maryadi
Contact Email
geosaintek.geofisika@its.ac.id
Phone
+6281315187857
Journal Mail Official
geosaintek.geofisika@its.ac.id
Editorial Address
Gedung Departemen Teknik Geofisika Lantai 2, Jl. Raya ITS, Kampus ITS, Sukolilo, Surabaya 60111, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Geosaintek
ISSN : 24609072     EISSN : 25023659     DOI : https://doi.org/10.12962/j25023659
Core Subject : Science,
Jurnal Geosaintek mempublikasikan dan menerbitkan hasil kajian, penelitian, penerapan ilmu pengetahuan serta teknologi di bidang kebumian
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 3 (2022)" : 8 Documents clear
PEMODELAN DISTRIBUSI AIR PANAS MENGGUNAKAN PROGRAM INVERSI DAMPED LEAST SQUARE PADA DATA VERTICAL ELECTRICAL SOUNDING DI DESA WAY MULI DAN KUNJIR Waruwu, Petrus; Rizka, Rizka; Warsa, Warsa
Jurnal Geosaintek Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IDENTIFIKASI ZONA RAWAN AMBLESAN BERDASARKAN PARAMETER HVSR DAN GROUND SHEAR STRAIN DI DAERAH GUA PINDUL Gemintang, Krisna Nursila; Hanatha, Fauzi Daffa; Indriatmoko, Tri Waspito; Qurrotua’aeni, Wihdah Syamsiah; Azis, Besse Nurul Luthfiani; Hamdalah, Hafiz
Jurnal Geosaintek Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENENTUAN RECHARGE AREA PADA KABUPATEN TANAH DATAR MENGGUNAKAN CITRA LANDSAT 8 DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) Purwanto, Mohammad Singgih; Fajar, M. Haris Miftakhul; Haq, Zikra Miftahul; Fachyesi, Adelya Syawjesil; Dewi, Indri Silvia; Amalina, Salma; Sari, Ulfa I’anati
Jurnal Geosaintek Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat memiliki keadaan geologi yang cukup kompleks, dikelilingi oleh gunung-gunung, banyak sungai, serta terdapat juga area karst yang berada pada Kecamatan Lintau Buo. Banyaknya sungai dan keterdapatan area karst menjadi suatu hipotesis adanya daerah imbuhan (recharge area) pada Kabupaten ini. Recharge area merupakan daerah yang memiliki karakteristik pergerakan aliran air tanah vertikal ke bawah yang dipengaruhi oleh gravitasi atau aliran air tanah yang mengikuti kemiringan akuifer. Tujuan dari penelitian ini untuk memetakan recharge area (daerah imbuhan) pada Kabupaten Tanah Datar menggunakan metode penginderaan jauh. Dalam penentuan recharge area terdapat beberapa parameter yang digunakan yaitu curah hujan, jenis tanah, tutupan lahan, dan kemiringan lahan (slope). Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah metode penginderaan jauh yang menggunakan citra landsat 8 OLI/TIRS dan data pendukung lainnya. Dari penelitian ini didapatkan hasil nilai skoring dan pembobotan pada tiap parameter didapatkan besar potensi recharge area seluas 26.49 ha (±20.26), transition zone mencapai 67.77 ha (±51.84%) dan discharge zone 36.46 ha (±27.89%).
PEMETAAN RISIKO BENCANA TANAH LONGSOR DI KABUPATEN BARRU MENGGUNAKAN METODE PEMBOBOTAN PARAMETER DAN INARISK BNPB L, Muh. Said; Syam, Dwi Nurfajriana; Wahyuni, Ayusari; Kusmiran, Amirin
Jurnal Geosaintek Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana alam tanah longsor umumnya terjadi di wilayah yang memiliki sisi (bidang) kemiringan seperti bukit, pegunungan, dan wilayah lereng. Kabupaten Barru merupakan salah satu daerah yang rawan akan risiko longsor karena kondisi topografi yang berbukit-bukit dan berada di daerah pegunungan dengan kondisi tanah yang cukup rentan terhadap terjadinya tanah longsor. Penelitian ini bertujuan memetakan risiko longsor menggunakan metode pembobotan parameter dan Inarisk BNPB dan menganalisis daerah yang memiliki tingkat risiko longsor serta membandingkan kedua metode tersebut. Parameter yang digunakan dalam metode pertama adalah pembobotan parameter yaitu kemiringan lereng, penggunaan lahan, jenis tanah dan geologi berdasarkan data informasi BAPPEDA Kabupaten Barru tahun 2021 dan data curah hujan dari BMKG wilayah Maros Sulawesi Selatan (2017-2021). Metode kedua adalah inarisk BNPB menggunakan data spasial melalui website Inarisk BNPB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah di Kabupaten Barru dikategorikan sebagai daerah dengan kondisi tanah longsor agak rawan pada daerah perbukitan dan pegunungan, sedangkan pada bagian dataran rendah sedikit rawan. Sebaran risiko longsor daerah berdasarkan metode pembobotan parameter diklasifikasikan tiga kelas, yaitu tinggi: 2.335,64 ha tersebar di Kecamatan Pujananting, Tanete Riaja, dan Mallusetasi; sedang: 114.696,43 ha tersebar di seluruh Kabupaten Barru; dan rendah: 726,56 ha tersebar di Soppeng Riaja dan Balusu. Metode ini lebih akurat dalam merepresentasikan kondisi daerah rawan longsor dibandingkan metode Inarisk BNPB. Berdasarkan hasil penelitian, maka pemerintah setempat dapat melakukan strategi kebijakan dalam menangani daerah yang teridentifikasi rawan longsor dan pihak masyarakat lebih peduli terhadap upaya penanggulangan rawan bencana.
Penaksiran Risiko Bencana Gempa Bumi Di Kecamatan Bonto Bahari Kabupaten Bulukumba Sakti, Harry Hardian; Asman, Andi Idham; Ahmad, Despry Nur Annisa; Fakhruddin, Muhammad; Isra, Muhammad
Jurnal Geosaintek Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The location of Bonto Bahari district on the fault of Walanae implicates a potential earthquake disaster. Bonto Bahari District on the spatial plan of Bulukumba in the year of 2012-2032 is set as a Regency Special Economic Zones (SEZs) for Marine tourism. Justifying the stipulation of the rules, it should be integrated into geological risk in order for sustainable development of tourist activities in the Bonto Bahari District. The purpose of this study are: (1) analyzing the hazard of an earthquake in Bonto Bahari district; (2) analyzing the vulnerability of earthquakes in Bonto Bahari district; and (3) analyzing the risk of earthquakes in Bonto Bahari district. The methods used are quantitative-qualitative and spatial analysis. Research shows maps of the hazard levels of earthquakes, maps of earthquake vulnerabilities, and maps of earthquake risk levels. The research is expected to provide input to local governments on taking early preparedness measures in response to the threat of an earthquake disaster in the Bonto Bahari district.
ANALISIS HIDROKIMIA DALAM PENENTUAN TIPE DAN GOLONGAN FLUIDA GEOTERMAL SULILI KABUPATEN PINRANG SULAWESI-SELATAN Umar, Emi Prasetyawati; Wakila, Muhamad Hardin; Husain, Jamal Rauf; Jamaluddin, Jamaluddin; Syamsuddin, Syamsuddin; Aulia, Rizky Nurul
Jurnal Geosaintek Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Field surveys in the Sulili Region show geothermal characteristics in the form of manifestations, namely hot water springs. This study aims to determine the type of geothermal fluid in the study area based on the Na-K-Mg geothermometer method and then classify it based on trilinear and ternary diagrams. The results showed that the types of hot springs from the three hot springs in the study area were included in the chloride type with a percentage between 96.209% -96.651% which was plotted on the trilinear diagram. Based on the ternary diagram plotting, the geothermal fluid in the study area belongs to the immature water group. Based on the results of the study it can be concluded that the type of hot water springs in the study area is chloride with one of the hot springs included in the immature water group, namely EPU-1 hot water spring station, while two hot water spring stations, such as EPU-2 and EPU-3 stations cannot plotted due to the high levels of Mg at that station.
MODEL ESTIMASI PRODUKTIVITAS PADI MENGGUNAKAN NDVI DI WILAYAH KABUPATEN DEMAK TAHUN 2021 Fajri, Zulfikar Ardiansyah; Juhadi, Juhadi; Sanjoto, Tjaturahono Budi; Sidiq , Wahid Akhsin Budi Nur
Jurnal Geosaintek Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi produksi padi yang besar dengan lingkup wilayah yang luas seperti pada Kabupaten Demak membutuhkan monitoring secara efisien, disisi lain perkembangan teknologi penginderaan jauh memungkinkan monitoring tanaman padi menggunakan citra satelit. Tujuan penelitian ini diantaranya : 1. Memetakan sebaran spasial umur tanaman padi pada Kabupaten Demak sepanjang tahun 2021, 2. Memetakan sebaran spasial produktivitas padi pada lahan sawah di Kabupaten Demak secara temporal dengan menggunakan citra satelit. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengolahan citra penginderaan jauh. pembuatan model dilakukan dengan analisis regresi antara indeks vegetasi dan data produktivitas lapangan. Hasil penelitian menunjukkan distribusi fase tumbuh tanaman padi secara temporal, luasan fase tumbuh padi terbesar yakni fase Generatif 1 (6-9 MST) seluas 55163,92 Ha pada Bulan Juni 2021. Perhitungan estimasi produktivitas padi dilakukan dengan NDVI, produktivitas rata-rata tertinggi terdapat pada Kecamatan Kebonagung sebesar 6,97 Ton/Ha pada periode panen Juni. Penerapan model estimasi tingkat produksi padi menggunakan NDVI pada Kabupaten Demak menghasilkan rata-rata simpangan sebesar 1,00 ton/ha. Penerapan model untuk perhitungan jumlah produksi padi menunjukkan, pada tahun 2021 jumlah produksi padi Kabupaten Demak sebesar 418.878,31 ton. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemetaan tingkat produktivitas tanaman padi menggunakan NDVI memiliki tingkat akurasi yang lebih baik karena tingkat simpangan hasilnya yang lebih kecil ketika dibandingkan dengan data lapangan.
PEMODELAN GEMPA BUMI PEMBANGKIT TSUNAMI DI WILAYAH PAPUA (STUDI KASUS: GEMPA BUMI BIAK, 17 FEBRUARI 1996) Khoiridah, Sayyidatul; Setyonegoro, Wiko; Anwar, Haerul
Jurnal Geosaintek Vol. 8 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Page 1 of 1 | Total Record : 8