cover
Contact Name
Maryadi
Contact Email
geosaintek.geofisika@its.ac.id
Phone
+6281315187857
Journal Mail Official
geosaintek.geofisika@its.ac.id
Editorial Address
Gedung Departemen Teknik Geofisika Lantai 2, Jl. Raya ITS, Kampus ITS, Sukolilo, Surabaya 60111, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Geosaintek
ISSN : 24609072     EISSN : 25023659     DOI : https://doi.org/10.12962/j25023659
Core Subject : Science,
Jurnal Geosaintek mempublikasikan dan menerbitkan hasil kajian, penelitian, penerapan ilmu pengetahuan serta teknologi di bidang kebumian
Articles 211 Documents
KORELASI LOG DAN DATA LABORATORIUM UNTUK MENENTUKAN KUALITAS BATUBARA DI DAERAH BANGKO BARAT, TANJUNG ENIM, SUMATERA SELATAN Budi, Yudanto Setyo; Yatini, Y
Jurnal Geosaintek Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi metode well logging untuk mengetahui kualitas lapisan batubara dilakukan di daerah Banko Barat, Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Kompilasi analisis log density, log gamma ray dan korelasi data laboratorium dilakukan di tiga sumur yaitu Alkana 1, Alkuna 2 dan Alkena 3. Hasil analisa data well logging menunjukkan batubara memiliki nilai rata-rata log gamma ray sebesar 0-10 CPS, sedangkan log densitas sebesar 300-600 CPS. Korelasi densitas dengan volatile matter diperoleh nilai koefisien 0.0281 negatif, sedangkan densitas dengan ash content sebesar 0,0408 negatif. Korelasi densitas dengan nilai kalori sebesar 0.3316 positif dan dengan fixed carbon bernilai 0.077 positif. Korelasi densitas dengan total moisture bernilai 0.0436 negatif dan terhadap kandungan sulfur bernilai 0.0008 negatif. Hasil analisa data well loging dan korelasi data laboratorium menunjukkan batubara di daerah Bangko Barat memiliki kualitas yang baik dan memiliki peringkat batubara subbituminous.
ANALISIS PEAK GROUND ACCELERATION (PGA) KOTA TEGAL MENGGUNAKAN METODE HVSR (HORIZONTAL TO VERTICAL SPECTRA RATIO) Tanjung, Nia Annisa Ferani; Permatasari, Indah; Yuniarto, Abdul Hakim Prima
Jurnal Geosaintek Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seismisitas kota Tegal dipengaruhi oleh keberadaan segmen sesar baribis-kendeng yang melewati kota Tegal dengan kecepatan rata-rata 4,5 mm/tahun. Kota Tegal merupakan kota yang sedang berkembang, sehingga mikrozonasi kegempaan perlu dilakukan untuk mendukung tata letak pembangunan di Kota Tegal. Mikrozonasi dilakukan dengan menganalisis nilai dari PGA (Peak Ground Acceleration) data mikrotremor di 37 titik di Kota Tegal. Data diolah dengan menggunakan metode HVSR (Horizontal to Vertical Spectral Ratio) untuk mendapatkan nilai frekuensi dominan (fo) dan amplifikasi (A) daerah penelitian. Analisis PGA (Peak Ground Acceleration) dilakukan dengan menggunakan metode Kannai dan didapatkan nilai PGA di Kota Tegal mulai dari 5.88 – 27.59 gal.
PENGARUH KEKERINGAN PADA PRODUKSI TANAMAN PADI DI KABUPATEN MAJALENGKA DENGAN PENGINDERAAN JAUH METODE NDVI Permatasari, Ni Ketut Feny; Tambunan, Mangapul P.; Mannesa, Masita Dwi Mandini
Jurnal Geosaintek Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ndonesia termasuk negara ketiga penghasil padi terbesar di Asia Tenggara. Pulau Jawa memiliki tiga dari lima provinsi yang merupakan lumbung pertanian khususnya padi yaitu Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Jawa Timur. Sektor pertanian membutuhkan air untuk konsumsi tanamannya. Bencana kekeringan menyebabkan dampak negatif terhadap sektor pertanian dan hasil produksi tanaman padi. Pada kajian ini dipelajari mengenai bagaimana kekeringan berpengaruh pada tanaman padi di Kabupaten Majalengka. Penelitian ini akan berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan menggunakan data Citra Satelit Landsat 8 yang akan diolah dengan metode Normalized Difference Vegetation Index (NDVI). Pendekatan dengan Metode Penginderaan Jauh ini menggunakan Goolgle Earth Engine dalam mengolah koreksi awan dan Nilai NDVI. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa bagaimana hubungan antara NDVI bulanan dengan hasil produksi padi, dan data curah hujan. Hasil dari Penelitian ini adalah Tahun 2018 luas sawah yang mengalami panen padi adalah > 30.000 ha dan pada Tahun 2019 adalah sebesar >40.000 ha. Kajian ini dilakukan sebagai bahan pertimbangan kepada pemerintah di Kabupaten Majalengka untuk mengatasi kekeringan agar tumbuhnya tanaman padi di daerah tersebut tetap terproduksi dengan baik terutama saat musim kemarau.
PENDEKATAN OTOMATISASI EVALUASI KUALITAS KELENGKAPAN PADA INFORMASI GEOSPASIAL Sutanto, Ari; Aditya, Trias
Jurnal Geosaintek Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program percepatan penyediaan informasi geospasial skala besar harus diimbangi dengan percepatan proses evaluasi kualitas. Evaluasi kualitas kelengkapan informasi geospasial skala besar masih dilakukan secara visual. Evaluasi dilakukan dengan pencocokan terhadap sumber data berupa data mozaik orthophoto. Evaluasi secara visual membutuhkan waktu yang cukup lama dan tidak akan mampu mengimbangi kegiatan percepatan penyediaan informasi geospasial skala besar. Penelitian ini bertujuan untuk mencari pendekatan evaluasi kualitas kelengkapan data spasial yang terstandar dan berjalan secara otomatis. Evaluasi dilakukan terhadap layer bangunan berbentuk poligon yang merupakan salah satu produk informasi geospasial dasar skala besar. Kelengkapan data diukur dari jumlah kelebihan data (commission) dan kekurangan data (omission). Pendekatan evaluasi kualitas dilakukan dengan pembangunan tools deteksi kelengkapan (omission) dan commission). Tools deteksi menggunakan metode pencocokan pada level unsur dengan membandingkan seluruh data uji terhadap referensi. Ada 4 skenario yang digunakan dalam menguji kemampuan tools evaluasi berdasarkan bentuk data pembanding dan matching option. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pembanding poligon memperoleh true commission dan true omission yang lebih baik dibanding menggunakan pembanding point (radius 2,5 meter) pada opsi pencocokan “intersect” dan “Have Their Center In”. Pendekatan evaluasi kelengkapan secara otomatis masih memiliki kesalahan deteksi omission dan commission. Untuk mendukung percepatan pengadaan informasi geospasial skala besar, diusulkan prosedur evaluasi kualitas semi otomatis yang menggabungkan deteksi otomatis dan validasi visual untuk memperoleh hasil evaluasi kualitas kelengkapan yang lebih baik.
INTERPRETASI DATA SEISMIK 2D DAN DATA SUMUR UNTUK IDENTIFIKASI MORFOLOGI JEBAKAN GAS BIOGENIK DI BARAT DAYA PERAIRAN KANGEAN Tomi, Tomi; Sihombing, Halasan; Muhardi, Muhardi; Zulivandama, Shaska Ramadhan
Jurnal Geosaintek Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akumulasi minyak dan gas bumi baru-baru ini telah ditemukan di Cekungan Jawa Timur, sehingga area ini menjadi tempat yang banyak diminati untuk eksplorasi hidrokarbon di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi reservoir gas biogenik di Barat Daya Perairan Kangean telah dilakukan berdasarkan data seismik refleksi 2D dan log sumur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis Direct Hydrocarbon Indicator (DHI), analisis data sumur dan interpolasi. Analisis Direct Hydrocarbon Indicator (DHI) pada data seismik refleksi 2D dilakukan dengan mengamati brightspot pada penampang seismik. Sedangkan analisis data log dilakukan dengan mengamati log densitas, log porositas neutron, log gamma ray, dan log resistivitas batuan. Struktur bawah permukaan dasar Perairan Kangean terdiri dari Formasi Mundu dan Formasi Lidah. Formasi Mundu terdiri dari Formasi Paciran Sandstones dan Formasi Paciran Limestones, tersusun atas batupasir dan batugamping yang berporositas besar sehingga dapat mengalirkan dan menyimpan gas biogenik. Formasi Lidah tersusun atas batu lempung biru masif yang berporositas kecil sehingga berperan sebagai batuan penutup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah di sekitar Formasi Paciran Limestones ditemukan struktur patahan maupun lipatan berupa sinklin dan antiklin. Antiklin pada Formasi Paciran Limestones merupakan jebakan tempat gas biogenik terakumulasi. Morfologi jebakan mempunyai puncak yang terletak pada kedalaman 650 m di bawah permukaan dasar perairan, dan diduga memiliki dimensi sekitar 18 x 6 km dengan ketebalan formasi sekitar 180 hingga 240 m.
ESTIMASI DEFORMASI INTERSEISMIC DI DAERAH PANTAI BENGKULU BAGIAN SELATAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SURVEY GPS GEODETIK Lubis, Ashar Muda; Wahyu, Mia; Sahputra, Rio; Samdara, Rida
Jurnal Geosaintek Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan pengamatan deformasi pada kawasan pesisir pantai dalam siklus interseismic dengan menggunakan Global Positioning System (GPS) pada lima titik pemantauan di wilayah Bengkulu bagian selatan. Pengamatan GPS dilakukan dalam kurun waktu 2019-2020 kecuali untuk stasiun DEYU pada kurun waktu 2014-2016. Pengolatan data GPS dilakukan dengan menggunakan software GAMIT/GLOBK. Hasil pengolahan berupa posisi harian GPS time series dalam komponen utara dan timur yang kemudian dilakukan linear fit untuk mendapatkan vektor pergeseran. Kecepatan pergerakan pada stasiun GPS berada 22,23-27,67 mm/tahun dengan error pengukuran < 2,5 mm/tahun. Dari hasil penelitian ini menunjukkan adanya aktivitas deformasi interseismic di wilayah pesisir Bengkulu bagian selatan dengan arah vektor pergeseran hasil pengamatan menuju ke arah timur laut. Vektor pergerakan interseismic yang teramati masih perlu dikoreksi terhadap rotasi Blok Sunda, sehingga vektor pergerakan interseismic yang diperoleh hanya berasal dari pergerakan zona subduksi Sumatera dan sesar Sumatra yang berguna sebagai input pada pemodelan potensi kegempaan di Sumatra khususnya di daerah Bengkulu.
ANALISIS DEFORMASI KOTA SURABAYA DI WILAYAH SEKITAR SESAR KENDENG DENGAN METODE PS-INSAR Ulma, Toifatul
Jurnal Geosaintek Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Surabaya adalah kota terbesar kedua di Indonesia yang memiliki populasi hingga 3 juta jiwa. Sebagai kota metropolitan, Surabaya telah menjadi pusat berbagai kegiatan dengan fasilitas yang dibangun dengan baik. Berdasarkan penelitian geologi yang telah dilakukan, Kota Surabaya dilewati oleh Sesar Kendeng yang perlu menjadi perhatian khusus karena patahan ini diteliti aktif dan bergerak secara terus menerus. Dengan demikian, aktivitas dari sesar ini dimungkinkan akan menjadi ancaman di daerah ini. Oleh karena itu, sebagai upaya untuk mengurangi tingkat risiko yang terjadi maka perlu dilakukan pemantauan pada aktivitas Sesar Kendeng secara berkala. Pada penelitian ini metode yang digunakan dalam pengamatan perubahan permukaan tanah atau deformasi adalah metode Permanent Scatterer Interferometry Synthetic Aperture Radar (PS-InSAR) menggunakan citra satelit Sentinel-1 tipe single look complex dengan akuisisi data tahun 2017-2019. Hasil dari pengolahan PS-InSAR menunjukkan sebagian besar penurunan permukaan tanah (subsidence) terjadi di bagian Surabaya Utara (Asemrowo dan Morokrembangan) dan Timur (Kenjeran, Sukolilo, dan Gunung Anyar Tambak) dengan velocity penurunan rata – rata sebesar 50 mm/tahun. Sedangkan di bagian Surabaya Barat yang dilewati oleh Sesar Kendeng mengalami kenaikan muka tanah (uplift) dengan velocity kenaikan rata-rata sebesar 20 mm/tahun. Hasil dari penelitian ini divalidasi dengan data deformasi GPS pada tahun 2017-2019.
ANALISIS TINGKAT KECOCOKAN PENGGUNAAN BATU BATA PUTIH SEBAGAI BAHAN DASAR PEMBANGUNAN SELOKAN MENGGUNAKAN KONFIGURASI WENNER Purba, Theresia; Maulina, Dinda; Fikriyah, Vareyna Tsamrotul; Sholeh, Ahdi Awaludin; Bowo, Erstelle; Utama, Widya
Jurnal Geosaintek Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

POLA SPASIAL BAHAYA GEMPA BUMI DI SEKITAR BANDARA KERTAJATI DAN KESESUAIANNYA TERHADAP TATA RUANG WILAYAH Pakpahan, Suliyanti; Tambunan, Mangapul P.; Mannesa, Masita Dwi Mandini; Tambunan, Rudy P.
Jurnal Geosaintek Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gempa bumi tercatat sebagai bencana alam paling merusak. Kerusakan dapat ditekan jika pembangunan mempertimbangkan zonasi bahaya gempa setiap wilayah. Kawasan di sekitar Bandar Udara Internasional Jawa Barat Kertajati, yang dekat dengan beberapa sumber gempa, berpotensi berkembang pesat seiring beroperasinya bandara serta pembangunan infrastruktur pendukungnya. Penelitian bertujuan menganalisis pola spasial bahaya gempa bumi di 3 (tiga) kecamatan sekitar BJIB, yaitu Kecamatan Kertajati, Ligung, dan Jatitujuh sebagai upaya pengendalian dan pengurangan risiko bencana. Dengan metode AHP berbasis Sistem Informasi Geografis, dilakukan tumpang susun parameter efek tapak lokal, geologi, dan seismotektonik untuk membangun peta bahaya gempa bumi. Kesesuaian tata ruang diperoleh dari analisis tumpang susun peta bahaya gempa bumi dengan peta pola ruang dalam RTRW Kabupaten Majalengka. Hasil penelitian menunjukkan kawasan BJIB berada di zona bahaya gempa bumi sedang, diapit zona bahaya tinggi di bagian selatan dan bahaya rendah di utara. Pengembangan BJIB Kertajati direkomendasikan dilakukan ke arah utara yang relatif lebih stabil terhadap guncangan gempa bumi. Evaluasi pola ruang terhadap peta bahaya gempa bumi menunjukkan perencanaan wilayah di sekitar BJIB Kertajati oleh Pemerintah Kabupaten Majalengka sudah cukup baik, hanya 5,8% area penelitian yang berada di zona bahaya gempa bumi tinggi.
APLIKASI DINSAR UNTUK IDENTIFIKASI DEFORMASI PERMUKAAN GUNUNG ANAK KRAKATAU PADA PERISTIWA LONGSOR SEBELUM TSUNAMI SELAT SUNDA Darmawan, I Gede Boy; Manurung, Zelica Krismalia Marsauli; Nurul, Muhammad; Prihadita, Winona Putri; Karyanto, Karyanto
Jurnal Geosaintek Vol. 7 No. 2 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tsunami Selat Sunda yang terjadi pada akhir tahun 2018 akibat deformasi (longsor) Gunung Anak Krakatau (GAK) tidak memiliki Early Warning System (EWS) yang memadai bahkan tidak terdeteksi oleh seismogram dengan jelas. Peristiwa itu menunjukkan bahwa pemantauan deformasi GAK sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses deformasi GAK sebelum tsunami menggunakan metode DInSAR. Metode ini memanfaatkan perbedaan dua fase atau lebih citra SAR dengan akuisisi yang berbeda untuk memperoleh topografi dan deformasi. Data yang digunakan adalah sepasang citra Sentinel-1 yang diakuisisi pada periode 7-19 Desember 2018. Penelitian ini berhasil menunjukkan GAK telah mengalami deformasi beberapa hari sebelum tsunami Selat Sunda pada 22 Desember 2018 terjadi. Nilai deformasi GAK pada periode ini sebesar -0.12 sampai 0.04 meter relatif terhadap Line of Sight (LOS). Hasil tersebut menunjukkan deformasi yang terjadi mencakup 94 Ha luas area GAK dengan ± 32,036 m3 material vulkanik yang bergerak dominan ke arah barat daya. Volume material yang cukup banyak ini tidak menghasilkan tsunami, diperkirakan karena periode pergerakan tersebut terjadi secara perlahan/tidak seketika yaitu pada rentang 12 hari. Material longsoran tertumpuk dan menjadi tidak stabil, kemudian terjadi longsoran serentak yang kemungkinan dipicu oleh banyaknya aktivitas vulkanik GAK akhirnya memicu terjadinya tsunami pada 22 Desember 2018. Temuan ini menunjukkan bahwa citra SAR mampu mengidentifikasi adanya pergerakan massa pada lereng GAK sebelum tsunami terjadi, sehingga dapat digunakan untuk monitoring permukaan GAK sebagai sistem peringatan dini pada deformasi yang berpotensi menyebabkan tsunami di kemudian hari.