cover
Contact Name
Maryadi
Contact Email
geosaintek.geofisika@its.ac.id
Phone
+6281315187857
Journal Mail Official
geosaintek.geofisika@its.ac.id
Editorial Address
Gedung Departemen Teknik Geofisika Lantai 2, Jl. Raya ITS, Kampus ITS, Sukolilo, Surabaya 60111, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Geosaintek
ISSN : 24609072     EISSN : 25023659     DOI : https://doi.org/10.12962/j25023659
Core Subject : Science,
Jurnal Geosaintek mempublikasikan dan menerbitkan hasil kajian, penelitian, penerapan ilmu pengetahuan serta teknologi di bidang kebumian
Articles 211 Documents
KOROSIFITAS PADA TANAH LAPUKAN VULKANIK BERDASARKAN NILAI TAHANAN JENIS TANAH DI KAWASAN UNPAD JATINANGOR, KABUPATEN SUMEDANG, JAWA BARAT Rukmana, Yanwar Yusup; Zakaria, Zufialdi; Muslim, Dicky; Seraphine, Nadhirah
Jurnal Geosaintek Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan infrastruktur terutama gedung-gedung tinggi tidak terlepas dari penggunaan material logam/besi. Masalah besar bagi bangunan dan peralatan yang menggunakan material logam adalah Korosi. Korosi yaitu degradasi atau penurunan mutu logam akibat reaksi kimia suatu logam dengan lingkungan di sekitarnya termasuk tanah. Indikator utama yang sangat signifikan dalam menentukan klasifikasi korosi pada tanah yaitu nilai tahanan jenis, karena laju dari korosifitas merupakan fungsi dari konduktivitas listrik. Indikator lain yang berpengaruh terhadap klasifikasi korositas adalah karakteristik dari tanah itu sendiri. Pengambilan nilai tahanan jenis tanah pada penelitian ini mengacu pada ASTM G187-12. Karakteristik tanah lapukan vulkanik yaitu di dominasi oleh besar butir halus. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan dan pengujian di laboratorium, tanah di daerah penelitian berjenis Lanau dengan tingkat Plastisitas Rendah-Tinggi (MH-ML) serta Lempung dengan tingkat Plastisitas Tinggi (CH). Hasil analisis dari sebaran potensi korosifitas tanah di daerah penelitian menunjukkan bahwa tingkat korosifitas tanah berada pada tingkatan Sedang-Tinggi. Zona korosifitas tinggi pada sampel dengan kedalaman 0.5 m terkonsentrasi di sebelah barat laut, Pada sampel dengan kedalaman 1.0 m terkonsentrasi di sebelah tenggara, dan pada sampel dengan kedalaman 1.5m tersebar di seluruh daerah penelitian.
APLIKASI MIKROTREMOR UNTUK MIKROZONASI TINGKAT POTENSI BENCANA GEMPA BUMI DI KAMPUS I UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA Widyawarman, Danang; Fauzi, Ekha Rifki
Jurnal Geosaintek Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan Kampus Unit 1 UPY berada di Kabupaten Bantul tempat secara historikal di Bantul pernah terjadi gempa besar tahun 2006 yang mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan bangunan dengan skala besar di DIY. Pada kurun waktu 5 tahun terakhir di kawasan unit 1 terjadi pembangunan gedung baru hingga diperlukan penelitian untuk melihat kerentanan terhadap getaran seismic. Tujuan: Dapat melihat dan memetakan gedung yang rawan saat terjadi getaran seismic agar dapat dilakukan pencegahan dan ketahanan gedung. Metode: Pada penelitian ini menggunakan alat sebuah alat Seismometer Lennartz Electronic tipe LE 3D/20s. Data yang telah didapatkan kemudian diolah dengan bantuan software Geopsy untuk memperoleh nilai frekuensi dominan dan amplitudonya secara maksimum dengan proses analysis HVSR. Hasil: Nilai PGA berkisar antara 82.04 gal sampai dengan 184.62 gal yang ditunjukkan dengan warna biru yang berada di sebelah Barat yang merupakan gedung Fakultas Sains dan Teknologi. Nilai PGA 184.63 gal sampai dengan 207.67 gal ditunjukkan dengan warna kuning, dan nilai PGA 207.70 gal sampai dengan 236.84 gal yang di tunjujkkan dengan warna merah yang berada di titik UPY-05 dan UPY-06 yang merupakan kawasan perpustakaan dan auditorium UPY. Keseimpulan: Nilai PGA dilapisan permukaan berkisar antara 82.04 gal samapi dengan 236.84 gal yang masuk ke dalam tingkat resiko sedang dua sampai dengan risiko besar tiga dengan intensitas VII-IX MMI yang sebagian besar berada di area gedung perpustakaan dan auditorium UPY.
Simulasi Stratigrafi Sintetik pada Sistem Cekungan Sedimen menggunakan Persamaan Difusi Alam, Syaiful
Jurnal Geosaintek Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persamaan difusi telah disimulasikan untuk mengetahui gambaran stratigrafi pengisian suatu cekungan. Simulasi tersebut memodelkan proses erosi dan pengendapan material sedimen per waktu. Parameter yang digunakan berupa basic initial input dan boundary condition yang sederhana, yaitu dengan asumsi fluktuasi sea-level dan laju subsiden yang stasioner serta geometri cekungan yang simetris. Kombinasi aturan transportasi sedimen dengan kontinuitas masa pada suatu gradien slope menunjukkan linearitas antara laju perubahan elevasi dengan sedimen flux pada suatu cekungan. Semakin tinggi laju erosi semakin berpotensi suatu batuan dasar cekungan untuk tersingkap.
KARAKTERISTIK SEDIMEN HOLOSEN – PLEISTOSEN BERDASARKAN UKURAN BUTIR PADA SEDIMEN INTI EW17-08, TEPI BARATLAUT PAPARAN SUNDA Septriono Hari Nugroho; Putra, Purna Sulastya; Pamungkas, Ageng Digdya Garin
Jurnal Geosaintek Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sedimen inti EW17-08 terletak pada tepi baratlaut Paparan Sunda. Pengendapan sedimen pada wilayah tersebut berhubungan dengan perubahan kenaikan muka air laut yang terjadi pada paparan Sunda. Penelitian ini merupakan studi pendahuluan yang bertujuan untuk mengetahui karakterstik sedimen berdasarkan analisis tren ukuran butir pada periode transisi Holosen - Pleistosen. Sedimen inti EW17-08 diambil pada Ekspedisi Widya Nusantara menggunakan Kapal Riset Baruna Jaya VIII. Karakteristik sedimen Holosen dan Pleistosen dapat dibedakan dari nilai mean, sorting, skewness dan kurtosis. Batas Holosen – Pleistosen ditentukan berdasarkan kemunculan pertama dari Bolliela Adamsi pada kedalaman 161 cm. Fasies sedimen dalam inti tersebut dibedakan menjadi dua fasies, fasies I berumur Pleistosen Akhir dengan komposisi sedimen berupa perselingan lanau sedang-pasir sangat halus. Fasies II dengan komposisi sedimen berupa lanau kasar dan berumur Holosen. Hasil studi pendahulan ini diharapkan dapat digunakan untuk mengetahui perubahan lingkungan yang terjadi selama Pleistosen – Holosen.
METODE INDUCED POLARIZATION DAN RESISTIVITAS DALAM EKSPLORASI EMAS DI BLOK “CPY” GUNUNG PONGKOR KABUPATEN BOGOR Yuniarto, Abdul Hakim Prima
Jurnal Geosaintek Vol. 6 No. 3 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian geofisika dengan metode Time Domain Induced Polarization di blok “CPY” Gunung Pongkor Kabupaten Bogor Jawa Barat telah dilakukan. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui persebaran zona mineralisasi emas pada daerah penelitian. Setelah akuisisi data maka dilakukan pengolahan data yang meliputi perhitungan resistivitas dan chargeabilitas hingga diperoleh penampang 2D nilai resistivitas sebenarnya dan chargeabilitas sebenarnya pada daerah penelitian. Tahap pemodelan 2D menggunakan software Res2Dinv dan Surfer 10. Keberadaan zona mineralisasi emas ditandai dengan adanya nilai resistivitas tinggi dan chargeabilitas tinggi. Sedangkan pada daerah dengan nilai resistivitas rendah dan chargeabilitas tinggi merupakan zona alterasi argilik. Berdasarkan distribusi nilai resistivitas dan chargeabilitas pada penampang 2D menunjukkan bahwa tidak setiap lintasan terdapat zona mineralisasi emas. Pada lintasan IP-1 tidak terdapat zona mineralisasi emas tetapi hanya terdapat zona alterasi argilik. Zona mineralisasi emas hanya ditemukan pada lintasan IP-2 hingga lintasan IP-5, dimana zona mineralisasi emas berawal dari lintasan IP-2 dan berlanjut hingga lintasan IP-4, kemudian bercabang menjadi 2 pada saat di lintasan IP-5 pada kedalaman rata-rata 50 meter dari permukaan tanah dengan ketebalan sekitar 50 meter pada satuan batuan andesit. Batuan yang menyusun bawah permukaan pada daerah penelitian adalah top soil, tuff dan andesit.
IDENTIFIKASI BAHAYA PENGUATAN GEMPA WILAYAH JAWA TAHUN 1974-2020 Sari, Iis Ratna; Ramadhan, Haqqie; Supardi, Supardi; Rasimeng, Syamsurijal; Yogi, Sunanda
Jurnal Geosaintek Vol. 6 No. 3 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wilayah Jawa memiliki risiko tinggi untuk gempabumi. Mengingat, sepanjang laut selatan jawa ada lempeng besar, pergerakan lempeng ini lah yang pindah perpindahan gempa. Terbukti ada gempa-gempa besar dan tsunami yang menerjang beberapa daerah di wilayah jawa. Gempa dapat menyebabkan banyak kerusakan dan korban jiwa. Oleh karena itu, persetujuan kegempaan berhasil penting. Pada penelitian ini, pengujian kegempaan di wilayah Jawa dilakukan dengan menggunakan program surfer dan matlab. Sementara itu membahas untuk mempelajari gempa bumi di wilayah pulau jawa, dan mempelajari gempa besar yang terjadi serta frekuensinya. Data gempa yang dianalisis pada wilayah dengan koordinat 5,6 0 - 8,5 0 LS hingga 105,9 0 - 114,60 BT dengan rentang waktu antara 1 Januari 1974 - 30 April 2020. Berdasarkan data gempa yang diperoleh menunjukkan besarnya gempa bumi diperoleh 7,5 terjadi pada tanggal 08 Agustus 2007 dengan kedalaman 280 km dan besarnya terendah memiliki nilai 5, dan nilai b-value sebesar 0,651. Hasil analisa data gempa menggunakan program surfer diplot dalam model peta 2D dan 3D. Sedangkan, hasil analisis data gempa menggunakan Matlab diperoleh nilai frekuensi dominan sebesar 0,17266. Selain itu, pada penelitian ini juga dihasilkan periode yang dihitung gempa dalam skala bulan, di mana dari hasil analisis yang dilakukan diperoleh nilai periode pelepasan energi sebesar 0,20863 bulan dengan energi sebesar 2,08 x 10 34 joule.
PERUBAHAN COULOMB STRESS AKIBAT GEMPA BUMI LAUT MALUKU 7 JANUARI 2019 Siwi, Pricilia Windy; Sriyanto, Sesar Prabu Dwi; Rondonuwu, Anneke T.; M. Sil, Patricia
Jurnal Geosaintek Vol. 6 No. 3 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gempabumi dengan Mw 6,6 mengguncang wilayah Laut Maluku pada tanggal 7 Januari 2019. Gempabumi yang memiliki koordinat episenter pada 2,500 LU dan 126,700 BT dengan kedalaman 34,5 km ini diikuti oleh gempabumi-gempabumi susulan yang tercatat hingga 2 minggu setelah gempabumi utama. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sebaran perubahan Coulomb stress akibat gempabumi tersebut. Selain itu, dianalisis pula hubungan sebaran perubahan Coulomb stress tersebut dengan lokasi gempabumi susulan. Penelitian ini menggunakan data mekanisme fokal yang diunduh dari katalog Global Centroid Moment Tensor (Global CMT). Perhitungan perubahan nilai Coulomb stress dihitung menggunkan software Coulomb 3.3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gempabumi ini menyebabkan perubahan Coulomb stress dalam rentang -0,5 hingga 0,5 bar tidak hanya di lokasi episenter namun juga di daerah sekitarnya. Sebaran perubahan Coulomb stress secara horizontal membentuk pola 2 lokus negatif dan 2 lokus positif dengan lokasi episenter berada di lokus negatif. Hal ini menunjukkan telah terjadi pelepasan stress batuan melalui peristiwa gempabumi. Lokasi episenter gempabumi susulan sebagian besar berada di area lokus positif dimana terjadi peningkatan stress batuan yang diperkirakan sebagai pemicu terjadinya gempabumi susulan.
INSTRUMEN REAL TIME ROCK RESISTIVITY METER UNTUK MENGUKUR RESISTIVITAS DAN MEMONITOR SIFAT KELISTRIKAN SAMPEL BATUAN Yogi, Ida Bagus Suananda; Pangestu, Rian; Darmawan, I Gede Boy; Karyanto, Karyanto
Jurnal Geosaintek Vol. 6 No. 3 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

APLIKASI METODE FLAT BASE ELECTRICAL RESISTIVITY SURVEY UNTUK MENGETAHUI KERUSAKAN DI JALAN TERUSAN RYACUDU LAMPUNG SELATAN Putra, Felik Destian; Paembonan, Andri Yadi; Rizki, Reza
Jurnal Geosaintek Vol. 6 No. 3 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian pada Jalan Raya Terusan Ryacudu Lampung Selatan menggunakan data Flat Base Electrical Resistivity Survey dengan tujuan untuk mengetahui faktor penyebab kerusakan jalan yang terjadi di lokasi tersebut. Jalan Terusan Ryacudu merupakan akses keluar masuknya kendaraan yang menghubungkan kota Bandar Lampung dengan pintu masuk tol ITERA-Kotabaru yang ditemukan banyak titik kerusakan pada permukaan aspal yang dapat memicu munculnya permasalahan di lokasi tersebut. Berdasarkan penampang 2D pada daerah penelitian ini memiliki persebaran nilai resistivitas yang relatif tinggi antara 1000-5000 Ohm.m dan didominasi oleh nilai resistivitas dari lapisan batuan tufa yang merupakan batuan yang mendominasi lokasi penelitian ini namun di beberapa titik ditemukan adanya sebaran nilai resistivitas yang cenderung lebih rendah yang diakibatkan oleh adanya proses pemadatan material yang kurang sempurna saat proses pembuatan jalan. Pada penampang 2D resistivitas di lokasi ini juga ditemukan adanya sebaran nilai resistivitas yang cukup rendah dengan nilai 16-80 Ohm.m yang diindikasikan sebagai batuan tufa yang proses pemadatannya tidak sempurna dan mengalami infiltrasi oleh adanya air yang letaknya berada di bawah titik yang mengalami kerusakan berupa lubang di permukaan aspal. Secara umum kerusakan yang muncul pada lokasi ini diakibatkan oleh adanya proses pemadatan material jalan yang tidak sempurna dan adanya proses infiltrasi oleh air terutama air hujan.
ANALISIS FLUIDA DAN PEMANFAATAN MATA AIR PANAS DAERAH SULILI KABUPATEN PINRANG PROVINSI SULAWESI-SELATAN Umar, Emi Prasetyawati; Nawir, Alfian; Husain, Jamal Rauf; Tamar, Khadijah Rezkiani; Maria, Maria; Jamaluddin, Jamaluddin; Wakila, Muhamad Hardin
Jurnal Geosaintek Vol. 6 No. 3 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research area shows that geothermal manifestations are in the form of hot springs, and analysis of the hot water springs fluid is very important for more utilization. The aim of this study is to analyze the physical property of the hot water springs, hot spring fluid conditions, to find out the benefit of the hot water springs in the research areas. The method used is the analysis of physical properties of value of pH, smell, taste, temperature, colour, H2S as sulfide, TDS (Total Dissolved Solid) and DHL (Electrical Conductivity). The results showed that the characteristic of the hot water springs are shows the colored water of Sulili nodes with the results from laboratory analysis get 4-23 TCU, sulfur-smelling, taste brackish, surface temperature of 45°C-57ºC, pH relatively neutral-alkaline (7.8-7.9), 1.85-2.13g/L TDS shows springs the heat belongs to brackish water and non karbonat hardness water, the turbidity of 0.95-6.04 NTU and DHL i.e. 4.23-4.52 mS/cm. The average pH value of hot springs is that it has a neutral-alkaline pH, identifier i.e. hot spring low temperature water which is dominated by water. The benefits of hot springs the area of research in the field of tourism as a place of hot water bath, health and as a field studies centre.