cover
Contact Name
Maryadi
Contact Email
geosaintek.geofisika@its.ac.id
Phone
+6281315187857
Journal Mail Official
geosaintek.geofisika@its.ac.id
Editorial Address
Gedung Departemen Teknik Geofisika Lantai 2, Jl. Raya ITS, Kampus ITS, Sukolilo, Surabaya 60111, Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Geosaintek
ISSN : 24609072     EISSN : 25023659     DOI : https://doi.org/10.12962/j25023659
Core Subject : Science,
Jurnal Geosaintek mempublikasikan dan menerbitkan hasil kajian, penelitian, penerapan ilmu pengetahuan serta teknologi di bidang kebumian
Articles 211 Documents
Optimalisasi Desain PSP-MAP (Pipa Surface Penyalur Mata Air Panas) Menggunakan Software POD 1.0 (Python Optimization Design) sebagai Salah Satu Upaya Mewujudkan Infrastruktur Berkelanjutan di Kawasan Cisolok Lumalessil, Frenly Ferdy; Fernanda, Erwin; Dullah, Firni Agustin
Jurnal Geosaintek Vol. 5 No. 3 (2019)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cisolok merupakan salah satu kawasan di Indonesia yang memiliki banyak potensi sumber daya alam maupun geologi. Potensi di kawasan Cisolok yang pernah dikaji dan diteliti sebelumnya adalah manifestasi hidrotermal yang salah satunya berupa mata air panas. Namun, saat ini pemanfaatan mata air panas tersebut hanya sebatas dilakukan di sumber manifestasinya, belum dimanfaatkan secara luas ke rumah penginapan/hotel, homestay, maupun rumah masyarakat setempat. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan desain perencanaan PSP-MAP (pipa surface penyalur mata air panas) berdasarkan karakteristik fluida hidrotermal dan optimalisasi biaya investasi. Adapun metode penelitian yang digunakan ialah metode deskriptif analitis, statistika analitis, dan komparatif analitis. Untuk optimalisasi menggunakan software POD 1.0 (Python Optimalization Design) buatan tim penulis. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dengan mengumpulkan data dari berbagai literatur akuntabel. Hasil penelitian menunjukkan PSP-MAP akan didesain dengan menggunakan bahan dasar HDPE, dilengkapi dengan insulator di dalamnya, serta bahan alumunium untuk bagian luarnya. Hal ini dikarenakan karakteristik kandungan fluida hidrotermal di kawasan tersebut memiliki pH sekitar 8 (netral) dan terdapat sulfat-klorida didalamnya. Ditambah dengan suhu rata-rata pada kandungan fluida hdrotermal berkisar 93O – 98O C, sehingga untuk menjaga heat losses yang berlebihan diperlukan insulator didalamnya, serta penggunaan bahan alumunium di bagian luar digunakan untuk menjaga agar PSP-MAP tetap terlindungi. Dari hasil penelitian, biaya optimal terjadi saat ketebalan insulator yang digunakan sebesar 38,2 cm dan biaya investasi yang dikeluarkan adalah $142,065 atau dalam rupiah adalah Rp. 2.009.226,719/m (belum termasuk biaya maintenance) dalam satu tahun. Dengan demikian, diharapkan dengan adanya desain PSP-MAP dapat menjadi landasan baik pemerintah maupun masyarakat setempat untuk mewujudkan infrastruktur berkelanjutan, sehingga manifestasi mata air panas cisolok dapat dimanfaatkan secara luas.
OPTIMALISASI DESAIN AKUISISI SEISMIK 3D LAUT DENGAN MENGGUNAKAN METODE DINAMIK PADA MODEL GEOLOGI 3D DAERAH NEJB Wicaksono, Haryo Bimo; Syaifuddin, Firman; Mariyanto, Mariyanto
Jurnal Geosaintek Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akuisisi data seismik merupakan tahap awal dalam metode seismik dan kualitas data sangat berpengaruh pada tahap-tahap selanjutnya. Dalam memperoleh data yang sesuai dengan target, penentuan desain akuisisi seismik harus baik sehingga perlu dilakukan optimalisasai. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendapatkan desain akuisisi seismik 3D yang optimal menggunakan metode statik dan dinamik serta membandingkan pengaruh pada metode statik dan dinamik. Parameter desain akuisisi seismik 2D, yaitu CDP interval, fold coverage, dan far offset yang kemudian digunakan pada desain akuisisi seismik 3D laut dengan dengan variasi parameter jumlah streamer, interval streamer, dan interval hydrophone. Parameter input didapatkan didapat dengan pendekatan matematis. Metode statik menggunakan perambatan gelombang dengan asumsi kondisi bawah permukaan adalah datar (flat), sedangkan metode dinamik dilakukan dengan simulasi ray tracing pada model geologi. Desain akuisisi seismik 3D optimal yang didapakan antara lain jumlah streamer 8 buah, interval streamer 200 m, interval hydrophone 12.5 m dengan jumlah 360/streamer, interval shot 50 m, dan interval lintasan 800 m yang dilakukan dengan konfigurasi survei tipe sail line. Ukuran bin yang digunakan 6.25 m x 100 m dengan didapatkan nilai fold coverage 45 dan far offset 4500 m. Berdasarkan hasil analisis, metode dinamik perlu dilakukan daripada metode statik saja karena pengoptimalan menggunakan metode dilakukan dengan simulasi ray yang lebih mendekati kondisi sebenarnya.
Rancang Bangun Prototype Instrumen Pendeteksi Dini Tsunami Akibat Gempabumi dengan Memanfaatkan Prinsip Refleksi Gelombang Alam, Kharis Aulia; Widodo, Amien; Rochman, Juan Pandu Gya Nur
Jurnal Geosaintek Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang dikategorikan sebagai negara dengan tingkat kerawanan terhadap bencana tsunami yang tinggi. Penyebab terbesar dari tsunami di Indonesia adalah aktivitas tektonik atau gempabumi, dimana hingga awal tahun 2018 lebih dari 150,000 jiwa meninggal dunia. Tingginya angka korban jiwa tersebut tentunya tidak lepas dari absennya teknologi pendeteksi dini tsunami di Indonesia dan ditambah dengan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang tanda-tanda tsunami, seperti surutnya air laut. Perancangan prototype instrumen pendeteksi dini tsunami akibat gempabumi dilakukan dengan memanfaatkan prinsip refleksi gelombang. Sensor ultrasonik dan sensor efek doppler dikombinasikan dengan mengaplikasikan konsep penembakan dan penerimaan kembali gelombang. Pengujian dilakukan terhadap model uji rekayasa kondisi tsunami untuk melihat kemampuan instrumen dalam mendapatkan data ketinggian dan kecepatan perubahan ketinggian air. Digunakan nilai kecepatan rekayasa bernilai 0,02 m/s sebagai batas antara keadaan aman dan keadaan bahaya tsunami pada rancangan model uji. Kedua sensor mampu mendapatkan nilai ketinggian air dan kecepatan perubahan ketinggian air dengan toleransi tingkat kesalahan pembacaan data sebesar ±10-2 m/s.
Pola Sebaran Kekeringan di Kecamatan Simpenan Menggunakan Metode SPI (Standardized Precipitation Index) Widyastuti, Ratri; Tambunan, Mangapul Parlindungan; Taqyuddin, Taqyuddin; Tambunan, Rudy Parluhutan
Jurnal Geosaintek Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Monitoring kekeringan menjadi salah satu kegiatan penting yang dapat dilakukan dengan berbagai macam metode. Penelitian ini menggunakan data curah hujan hasil observasi dari stasiun pengamatan curah hujan milik BMKG yang berada di Kecamatan Simpenan, Jawa Barat, dan data produksi hasil pertanian yaitu padi sawah dan bawang merah yang merupakan salah satu komoditas unggulan di Kecamatan Simpenan, Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola sebaran kekeringan di Kecamatan Simpenan berdasarkan analisis SPI (Standardized Precipitation Index) yang di kategorikan dalam 7 kelompok yaitu sangat basah, basah, agak basah, normal, kering, agak kering, sangat kering, dan juga mengetahui pengaruh kekeringan terhadap hasil produktivitas pertanian unggulan di Kecamatan Simpenan yaitu padi sawah dan bawang merah. Nilai SPI kemudian dipetakan dengan ArcGIS menggunakan metode Inverse Distance Weighted (IDW) untuk melihat pola sebaran kekeringan secara spasial. Dari hasil pengolahan didapatkan nilai SPI tertinggi terjadi pada bulan Januari hingga Februari dengan rentang nilai 1,00 s.d 1,71, yang termasuk dalam kategori agak basah hingga basah. Nilai SPI terendah terjadi pada bulan September hingga Oktober dengan rentang nilai -1,50 s.d -1,99. Kondisi kekeringan yang terjadi di Kecamatan Simpenan berpengaruh terhadap hasil produksi pertanian varietas unggulan yaitu padi sawah dan bawang merah. Produktivitas tertinggi untuk padi sawah dan bawang merah terjadi pada bulan Maret dengan hasil panen padi sawah 296 ton/ha, dan bawang merah 70 kwintal/ha. Penurunan produktivitas padi sawah dan bawang merah terjadi pada bulan Agustus dengan hasil panen padi sawah 50 ton/ha, dan bawang merah 43 kwintal/ha.
INTEGRATED LAMINATED SHALY SAND ANALYSIS (LSSA) AND MONTE CARLO UNCERTAINTY PROBABILISTIC APPLIED FOR THE THIN LAMINATION RESERVOIR TOWARDS SIGNIFICANT NET PAY ADDITION Arphan, Frankstein; Gunawan, Adi; Lestari, Wien; Utama, Widya
Jurnal Geosaintek Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In recent years, formation evaluation and well logging analysis have been evolving from its measurements, accuracy and applicability to determine tough downhole environments. Thin bed Reservoir is one of the most challenging well logging analysis due to the complexity of the high content of clay minerals in the shaly-sand lamination layer (thin bed) which inherently affects the log data response in the form of high gamma ray values and low resistivity. This causes the thin lamination zone is identified as a non-reservoir zone. Meanwhile, worldwide 30 to 40% of the oil in-place resources are confined within thin beds. Seeing the problem in the prediction of thin bed reservoirs, this research is focusing on Enhancing and developing thin bed potential by reevaluating petrophysical analysis, applying Laminated Shally Sand Analysis and Monte Carlo Uncertainty Probabilistic for calculating petrophysical parameter distribution and validating the parameter with Log Image. Laminated Shally Sand Analysis implements Thomas Steiber Plot in order to give laminated shale distribution and porosity, whereas the water saturation is calculated using Waxman Smith’s Equation. From this research, well SSK has thin bed potential at 2521.45 - 2543.45 ft. Laminated Shally Sand Analysis also capable to improve thickness of netpay with the range of 40.35% based on probabilistic delivered from Monte Carlo.
ANALISIS SUMBER GEMPA MIKRO MELALUI DISTRIBUSI LOKASI HIPOSENTER MENGGUNAKAN METODE DOUBLE DIFFERENCE PADA LAPANGAN PANAS BUMI “X” Rahmaningtyas, Nur Isnaini; Utama, Widya; Lestari, Wien
Jurnal Geosaintek Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Monitoring sumber panas bumi perlu dilakukan untuk memaksimalkan kegiatan eksplorasi dan pemanfaatan sumber energi, dengan melihat adanya aktivitas yang terjadi dibawah permukaan yaitu gempa mikro. Uji lokasi pada penelitian ini menggunakan metode Double Difference yang terdiri dari 2 tahap yaitu clustering dan relokasi, hasil relokasi hiposenter gempa mikro pada lapangan panas bumi “X” menunjukkan bahwa clustering terbagi menjadi 1 kelompok dengan jumlah event 260 data. Secara kuantitatif hasil dari proses relokasi hiposenter dengan metode Double Difference menghasilkan nilai eror yang jauh lebih kecil dibandingkan metode yang digunakan dalam penelitian sebelumnya yaitu Geiger Adaptive Damping. Metode Double Difference memiliki rata-rata nilai RMS eror sebesar 0.078 sedangkan, metode Geiger Adaptive Damping menghasilkan rata-rata nilai RMS eror sebesar 0.29. Secara kualitatif, hasil relokasi hiposenter terletak tepat dibawah jalur sumur pada daerah penelitian, dapat dibuktikan dengan hasil layout antara titik relokasi hiposenter dengan penampang 2D lintasan pengukuran metode Magnetotellurik pada daerah penelitian. Lintasan C,D dan E menujukkan hasil hiposenter berada pada sumur PPL-04ST, PPL-04AST, PPL-07, PPL-06, PPL-02AST, dan PPL02ST. Adanya titik relokasi hiposenter yang berada tepat dibawah jalur sumur produksi mengindikasikan adanya aktvitas pada zona tersebut seperti aliran-aliran fluida yang mengalir pada reservoir panas bumi. Maka dapat disimpulkan bahwa event gempa mikro yang terjadi merupakan akibat aktivitas-aktivitas produksi yang terjadi didalam sistem geothermal.
STUDI AWAL SEISMOTEKTONIK DI WILAYAH JAWA BARAT BERDASARKAN RELOKASI HIPOSENTER METODE DOUBLE DIFFERENCE Kusmita, Tri; Pribadi, Ilham; MZ, Nasri
Jurnal Geosaintek Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jawa barat mempunyai aktivitas kegempaan yang sangat tinggi. Aktivitas kegempaan di wilayah Jawa Barat dikontrol oleh struktur geologi regional dan keberadaan sesar-sesar lokal. Aktivitas sesar-sesar lokal dan zona keberadaan zona subduksi dapat dipelajari dari sebaran hiposenter pada daerah tersebut. Sebaran hiposenter yang diperoleh dari katalog BMKG biasanya berasal dari quick count dengan mengabaikan beberapa parameter. Oleh karena itu, lokasi hiposenter tersebut harus direlokasi untuk menentukan hubungan hiposenter gempa dengan aktivitas tektonik daerah tersebut. Metode relokasi hiposenter yang digunakan adalah metode Double Difference. Metode ini digunakan untuk mengidentifikasi zona patahan berdasarkan distribusi gempa yang terjadi. Prinsip metode Double Difference adalah jarak persebaran hiposenter antara dua gempabumi sangat kecil dibandingkan dengan jarak antara stasiun gempabumi, maka raypath dan waveform kedua gempabumi dapat dianggap mendekati sama. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data gempabumi yang terjadi pada periode Juli 2017-Juni 2018 di Jawa Barat. Hasil relokasi hiposenter menunjukkan bahwa kegempaan di Jawa Barat Sebagian besar berasosiasi dengan zona subduksi. Penunjaman yang terjadi relatif landai. Kedalaman aktivitas gempabumi pada zona subduksi tersebut sekitar 0-70 km. Aktifitas kegempaan pada Sesar-sesar lokal relatif sangat dangkal dan tersebar hampir di setiap segmen sesar lokal.
RANCANG BANGUN ALAT PENGUKUR KECEPATAN AKUSTIK DAN KADAR AIR VOLUMETRIK UNTUK MONITORING TANAH LONGSOR Hamami, Ahmad Iqbal; Warnana, Dwa Desa; Widodo, Amien
Jurnal Geosaintek Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor yang dapat memicu terjadinya tanah longsor salah satunya yaitu nilai hambatan geser yang kecil. Hal ini bisa disebabkan karena terdapatnya lapisan kedap air dibawah lapisan jenuh oleh air. Sehingga perlu dilakukan monitoring parameter tanah lain yang berhubungan dengan kadar air volumetrik. Dari data BNPB, dalam 10 tahun terakhir bencana tanah longsor terjadi di Indonesia lebih dari 200 kali setiap tahunnya. Dari total kejadian bencana longsor tersebut mengakibatkan 63 orang meninggal dunia dan hilang, 1625 rumah rusak, dan 37 fasilitas umum rusak. Sedangkan menurut LIPI, hingga saat ini baru terdapat 150 alat deteksi longsor yang terpasang dari ribuan yang dibutuhkan. Sehingga pada penelitian ini akan dibuat prototipe alat untuk monitoring tanah longsor. Penelitian ini akan membahas mengenai aplikasi alat ultrasonic transducers sebagai sistem monitoring kecepatan akustik pada tanah. Ultrasonic transducers adalah metode yang menggunakan 2 sensor ultrasonic dimana satu sensor dihubungkan dengan modul transmitter dan sensor yang lainnya dihubungkan dengan modul receiver, selanjutnya keduanya akan dihubungkan dengan generator gelombang dan mikrokontroler. Transmitter sebagai sensor untuk menghasilkan gelombang suara didalam tanah yang akan diterima oleh receiver. Sehingga didapatkan waktu penjalaran gelombang suara pada jarak tertentu yang telah ditentukan. Dari kedua parameter tersebut dilakukan perhitungan di software Arduino IDE sehingga bisa didapatkan output berupa kecepatan akustik pada tanah. Setelah dilakukan pengujian dengan sudut kemiringan 43o, didapatkan nilai kecepatan akustik saat terdapat rekahan pada pengujian ke-1 naik dari 1309.24 m/s ke 1694.34 m/s, 1636.55 m/s ke 2117.93 m/s pada pengujian ke-2, dan 1505.23 m/s ke 2117.93 m/s pada pengujian ke-3. Nilai kadar air volumetrik sendiri terdapat pada rentang 87% sampai 99% pada saat terdapat rekahan sampai longsoran total terjadi. Hasil dari pengujian tanah menunjukkan bahwa jenis tanah yang digunakan pada penelitian ini adalah pasir lempungan.
Analisis Parameter Fisis Lempung Dalam Penentuan Daya Dukung Tanah (Studi Kasus: Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik) Widodo, Ahmad; Utama, Widya; Purwanto, Mohammad Singgih; Fajar, M. Haris Miftakhul
Jurnal Geosaintek Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan reklamasi di Kecamatan Manyar, Gresik merupakan daerah dengan kondisi tanahnya yang didominasi oleh tanah lempung. Sebelum dilakukan pembangunan dan pembebanan, perlu dilakukan investigasi untuk mendapatkan daya dukung tanah lempung tersebut. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendapatkan karakter fisis lempung di lokasi penelitian, dan mendapatkan daya dukung optimum dari model tanah lempung dan tanah timbunan. Penelitian dilakukan dengan melakukan pemodelan tanah dan pemberian beban permukaan. Sehingga didapatkan nilai penurunan yang kemudian digunakan untuk penentuan nilai daya dukung. Penelitian ini menggunakan sampel lempung dari lapangan untuk dilakukan pengukuran sifat fisis secara langsung. Didapatkan hasil densitas 1,448 gr/cm3, porositas 70,046 %, specific gravity 2,565 dan kohesi 5,238 kN/m2. Hasil analisis hubungan antar parameter didapatkan bahwa antara specific gravity – porositas, kohesi – specific gravity dan kohesi – porositas menujukkan adanya hubungan parameter yang kuat. Sedangkan parameter yang tidak menunjukkan adanya korelasi ialah antara porositas – densitas, specific gravity – densitas dan kohesi – densitas. Dari 4 model tanah yang dimodelkan didapatkan hasil daya dukung optimum untuk model 1 sebesar 35 kN/m2, model 2 sebesar 40 kN/m2, model 3 sebesar 43 kN/m2, dan model 4 sebesar 47 kN/m2.
UJI LOKASI HIPOSENTER MIKRO-EARTHQUAKE (MEQ) DENGAN METODE INVERSI SIMULATED ANNEALING PADA LAPANGAN PANAS BUMI “XX” Halim, Gian Ricardo; Utama, Widya; Mariyanto, Mariyanto
Jurnal Geosaintek Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract