cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 845 Documents
ANALISIS USAHATANI SAYURAN Meta Sianturi; Diana Chalil; Thomson Sebayang
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 1 (2013): JURNAL AGRIBISNIS
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.87 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa perkembangan jumlah petani sayuran, pola kombinasi dan pendapatan usahatani sayuran di Kelurahan Tanah Enam Ratus.Daerah penelitian ditentukan secara purposive (sengaja).Metode analisis data menggunakan     metode deskriptif dan analisa crosstab dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan: jumlah petani sayuran selama tiga tahun terakhir semakin berkurang dan pola kombinasi usahatani sayuran ada empat, yakni sawi-bayam-kangkung, sawi-bayam, sawi-kangkung, sawi. Semakin luas lahan yang dimiliki oleh petani sayuran, maka semakin banyak jenis komoditi sayuran yang dikombinasikan dan semakin besar pendapatan yang diperoleh oleh petani. Kata Kunci: Usahatani, sayuran, kombinasi penanaman, korelasi.   Abstract   The purpose of thgis study was to analyze the development of the number of vegetable farmers, combination pattern, and the income of vegetable farmers in Kelurahan Tanah Enam Ratus. The research area for this study were determined through purposive method. The data obtained were analyzed through descriptive method, and crosstab analysis with Chi-square test. The result of this study showed that for the last three years, the number of vegetable farmers increasingly decreased, and there were four combination patterns of vegetable farming namely, mustard-spinach-kale, mutard-spinach, mustard-kale, and mustard. The wider the land area owned by the vegetable farmers, the more various kinds of vegetable commodities can be combined and the bigger income earned by the vegetable farmers. Keywords: Farming, Vegetable, Planting Combination, Correlation
ESTIMASI PANGSA PASAR DARI BERBAGAI JENIS PRODUK MIE INSTAN DENGAN MENGGUNAKAN RANTAI MARKOV DI KOTA MEDAN Kartika Fidesia Purba; Luhut Sihombing; Salmiah Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 1 (2013): JURNAL AGRIBISNIS
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.693 KB)

Abstract

Perkembangan dunia usaha saat ini telah membawa persaingan yang ketat diantara pelaku dunia usaha untuk mendapatkan pangsa pasar yang lebih luas lagi. Berbagai pendekatan dilakukan untuk mendapatkan simpati masyarakat/ konsumen baik melalui peningkatan mutu atau kualitas dengan menggunakan teknologi tinggi maupun peningkatan sumber daya manusia. analisis Rantai Markov adalah suatu metode yang mempelajari sifat-sifat suatu variabel pada masa sekarang yang didasarkan pada sifat-sifatnya di masa lalu dalam usaha menaksir sifat-sifat variabel tersebut di masa yang akan datang.Persaingan untuk mendapatkan yang terbaik telah menempatkan konsumen sebagai pengambil keputusan.Pergeseran pola konsumsi masyarakat ini ternyata berdampak positif terhadap industri makanan instan, terutama industri mie instan. Tidak dapat dipungkiri, mie memang sudah menjadi bagian penting dalam pola makan rumah tangga, tidak hanya di perkotaan tetapi juga di pedesaan.Perilaku konsumen berhubungan dengan alasan dan tekanan yang mempengaruhi pemilihan, pembelian, penggunaan, dan pembuangan barang dan jasa yang bertujuan untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan pribadi. Perilaku konsumen menitikberatkan pada aktivitas yang berhubungan dengan konsumsi dari individu.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kelima merek yang diteliti, Indomie merupakan merek yang paling banyak diminati, dengan berbagai pertimbangan konsumen. Kata kunci : Pangsa Pasar, Rantai Markov, Perilaku Konsumen, Mie instan ABSTRACT The development ofthe business worldtoday has broughtintense competitionamongthe businessactorsto gainmarket shareeven further.Various approaches aretaken toget thesympathy ofthe public / consumerseither throughquality improvementorquality by usinghigh technologyandhuman resource. Markovchainanalysisisamethod of studyingthe properties of avariablein the presentbased onits propertiesin the pastin an effort toassessthe properties ofthese variablesinthe future. Competition forthe best hasput consumersas decisionmakers.Shiftingconsumption patternsprovedpositive impact onthe instantfood industry, especially theinstant noodle industry. Undeniably, thenoodlesare alreadyan important part ofthe householddiet, not onlyin urbanbut alsoin rural areas.Consumer behaviorrelated reasonsand pressuresthat influencethe selection, purchase, use, and disposal ofgoods and servicesaimed atsatisfyingthe needsandpersonal desires. Consumer behaviorfocuses onactivities associatedwith theconsumptionofindividu. The results showed thatofthe fivebrandsstudied,Indomieisthe mostpopularbrand, with a wide rangeof consumerconsiderations. Keywords:Market Share, MarkovChain, ConsumerBehavior, instantnoodles
ANALISIS KELAYAKAN KREDIT PEDAGANG SAYUR MELALUI BANK KONVENSIONAL (Kasus : Pasar Penampungan Kota Medan) Dian Avilla, Ir. Yusak Maryunianta, M.Si, Ir. Iskandarini, MM., Ph.D
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol. 2 No. 2 Februari 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.607 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan kredit pedagang sayur melalui bank konvensional (Kasus: Pasar Penampungan Kota Medan). Masalah yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah biaya yang dibutuhkan pedagang sayur per hari, persentase jumlah pedagang sayur yang mengakses pembiayaan kredit melalui bank konvensional, pendapatan yang diperoleh pedagang sayur per hari, dan apakah kredit pedagang sayur melalui bank konvensional sudah layak melalui pendekatan finansial dan pendekatan psikologi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Jumlah sampel dalam penelitian ini ditetapkan 30% dari populasi yaitu sebanyak 30 sampel. Metode analisis yang digunakan yaitu metode analisis biaya, analisis pendapatan, analisis rasio, dan metode skoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Total biaya rata-rata yang dikeluarkan pedagang sayur setiap hari adalah sebesar Rp 13.852.533; 2) Persentase jumlah pedagang sayur yang mengakses pembiayaan kredit melalui bank konvensional adalah sebesar 6,64%; 3) Pendapatan rata-rata yang diperoleh pedagang sayur setiap harinya adalah sebesar 1.208.167; 4) Berdasarkan pendekatan finansial, kredit pedagang sayur melalui bank konvensional di Pasar Penampungan Kota Medan layak; 5) Berdasarkan pendekatan psikologi, kredit pedagang sayur melalui bank konvensional di Pasar Penampungan Kota Medan layak. Kata kunci: Kredit dan Kelayakan   ABSTRACT   This study aims to determine the feasibility analysis greengrocer credit through a conventional bank (Case: Market Shelters Medan). Problems observed in this study is the amount of charge needed per day greengrocer, the percentage of vegetable vendors who access credit through a conventional bank financing, the income trader vegetables per day, and whether the loan through a conventional bank greengrocer approach is feasible financially and psychology approach. The data used in this study is primary data and secondary data. The number of samples in this study determined that 30% of the population by 30 samples. The method of analysis used the method of cost analysis, ratio analysis, and scoring method. The results showed that 1) the average total cost incurred greengrocer every day is    Rp 13,852,533, 2) percentage of vegetable vendors accessing financing through a conventional bank loans amounted to 6.64%, and 3) the average income obtained traders vegetables every day is equal to 1,208,167; 4) Based on the financial approach, greengrocer credit through a conventional bank in Medan Market decent shelter; 5) Based on the approaches of psychology, greengrocer credit through a conventional bank in Medan Shelter Market feasible. Keywords: Credit and Eligibility
ANALISIS USAHATANI JAMUR TIRAM Dini Syilvia Maisyaroh
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol. 2 No. 2 Februari 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.259 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor produksi yang mempengaruhi produksi jamur tiram; untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan bersih usahatani jamur tiram, menganalisis pendapatan usahatani, pendapatan tenaga kerja keluarga, dan pendapatan tenaga kerja jamur tiram; serta menganalisis kelayakan usahatani jamur tiram. Daerah penelitian ditentukan dengan metode purposive (sengaja) dan penarikan sampel dilakukan secara sensus. Penelitian dilakukan untuk satu kali proses produksi (6 bulan). Metode analisis  yang digunakan adalah regresi non-linier Cobb-Douglass untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi jamur tiram, regresi linier berganda untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan bersih usahatani jamur tiram. Analisis pendapatan bersih usahatani, pendapatan tenaga kerja keluarga,  pendapatan tenaga kerja digunakan metode tabulasi sederhana,  analisis kelayakan usahatani jamur tiram digunakan analisis R/C, BEP, dan ROI. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa  bibit, serbuk kayu, dedak, kapur, gipsum, dan luas kumbung secara serempak berpengaruh nyata terhadap produksi jamur tiram sedangkan secara parsial yang berpengaruh nyata hanya  serbuk kayu, dedak, dan  kapur. harga bibit, harga serbuk kayu, harga dedak, produksi, dan harga output secara serempak berpengaruh nyata terhadap pendapatan bersih jamur tiram sedangkan  secara parsial hanya  harga dedak, produksi, dan harga output yang berpengaruh nyata. Pendapatan bersih  usahatani jamur tiram per petani adalah sebesar   Rp. 13.846.750,- , pendapatan tenaga kerja keluarga  usahatani jamur tiram per petani sebesar  Rp 15.991.125,-, pendapatan tenaga kerja usahatani jamur tiram  per petani adalah sebesar 17.027.196,-. Pendapatan bersih Jamur Tiram per bulan sebesar Rp. 2.307.791,-, pendapatan tenaga kerja per bulan sebesar Rp. 2.837.866,-, pendapatan tenaga kerja keluarga per bulan adalah sebesar Rp. 2.665.187,-. Jika dibandingkan dengan Upah Minimum Kabupaten Deli Serdang sebesar Rp. 1.290.000/bulan,  maka dapat dikatakan pendapatan usahatani jamur tiram tergolong tinggi. Usahatani jamur tiram layak untuk diusahakan dilihat dari nilai R/C sebesar 2,75, ROI sebesar 178,02, dengan ketentuan harga jual terendah Rp 6.057,39/kg dan hasil produksi minimum 475,26 kg/ periode produksi.
DAMPAK IMPOR GULA TERHADAP HARGA GULA DOMESTIK SUMATERA UTARA ANNISA CHAIRINA, ISKANDARINI, EMALISA
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol. 2 No. 2 Februari 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.074 KB)

Abstract

Abstrak Kegiatan impor dilakukan untuk dapat memenuhi kebutuhan konsumsi gula dalam negeri, termasuk di Sumatera Utara. Jumlah produksi gula Sumatera Utara yang rendah mengakibatkan jumlah impor meningkat, kenyataannya harga gula domestik cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan harga gula impor. Untuk melindungi produsen gula domestik pemerintah kemudian menetapkan tarif spesifik impor gula. Dengan menggunakan analisis regresi linier berganda, penelitian ini bertujuan untuk melihat dampak impor terhadap harga gula domestik. Hasil estimasi menunjukkan bahwa impor gula berpengaruh secara signifikan terhadap harga gula dometik Sumatera Utara. Kata Kunci: Harga Gula Domestik, Impor Gula, Tarif   Abstract The activity of import is done to meet the needs of domestic consumption of sugar in North Sumatera. The low production of sugar in North Sumatera has caused the increase of import, but, in reality, the price of domestic sugar is higher than that of imported sugar. In order to protect the producers of domestic sugar, the government then establishes specific tariff of imported sugar. By using multiple linear regression analysis, this research was aimed to see the effect of sugar import on the price of domestic sugar. The result of the research showed that sugar import had significant influence on the price of domestic sugar in North Sumatera. Keywords: Price of Domestic Sugar, Sugar Import, Tariff
PERBEDAAN PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH SISTEM IRIGASI TEKNIS DENGAN SISTEM POMPANISASI Muhammad Fachri; Kelin Tarigan; Hasman Hasyim
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol. 2 No. 2 Februari 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.621 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perbedaan biaya pengairan usahatani padi sawah sistem irigasi teknis dengan sistem pompanisasi; perbedaan produksi usahatani padi sawah sistem irigasi teknis dengan sistem pompanisasi; perbedaan pendapatan usahatani padi sawah sistem irigasi teknis dengan sistem pompanisasi, dan membandingkan tingkat distribusi pendapatan petani padi sawah sistem irigasi teknis dengan sistem pompanisasi. Metode analisis data menggunakan metode uji beda rata-rata (compare means) dengan menggunakan metode independent sample t-test dengan dua desa yang berbeda sistem pengairannya dan metode analisis gini ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara biaya pengairan sistem pengairan irigasi teknis dengan sistem pompanisasi. Terdapat perbedaan yang sangat nyata antara produksi pada sistem irigasi teknis dengan sistem pompanisasi. Terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara pendapatan pada sistem irigasi teknis dengan sistem pompanisasi. Dan tingkat distribusi pendapatan di desa Makmur masuk dalam kategori ketimpangan pendapatan rendah dan untuk desa Sei Rejo masuk dalam kategori tingkat ketimpangan pendapatan sangat rendah. Kata kunci: Irigasi, pompanisasi, biaya pengairan, produksi, pendapatan.   ABSTRACT The objective of this study to analyze the differences in the cost of irrigating paddy fields technical irrigation system with pumping system; difference paddy farming production technical irrigation system with pumping system; difference paddy farm income technical irrigation system with pumping system, and compared the distribution of income of rice field farmers technical irrigation system with pumping system. Data analysis method is used average on different test methods (compare means) by using independent sample t-test with two different villages irrigation systems and analytical methods gini ratio. The results showed that there are significant differences between the cost of irrigation technical irrigation systems with pumping system. There is a very real difference between the production of technical irrigation with pumping system. There is a significant difference between income on technical irrigation with pumping system. And the distribution of income in the Makmur village level in the category low income inequality and to the Sei Rejo village in the category very low levels income inequality. Keywords: Irrigation, pumps, irrigation costs, production, income.
ANALISIS FINANSIAL USAHATANI IKAN LELE DUMBO (Clarias gariepinus) (Studi Kasus : Desa Kuta Baru Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara) Izzatul Dwina Mahsaiba; Salmiah Kelin Tarigan
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol. 2 No. 2 Februari 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.291 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis finansial usahatani ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) (Studi Kasus : Desa Kuta Baru Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara). Masalah yang diamati dalam penelitian ini adalah  hubungan total luas kolam dengan tingkat produksi ikan lele dumbo, faktor-faktor yang mempengaruhi produksi dan produktivitas ikan lele dumbo,  komposisi biaya,  pendapatan usahatani ikan lele dumbo, serta analisis finansial usahatani ikan lele dumbo. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Jumlah sampel dalam penelitian ini ditetapkan 10% dari populasi yaitu sebanyak 30 sampel. Metode analisis yang digunakan yaitu metode analisis Korelasi Rank Spearman, analisis regresi berganda, analisis sederhana, dan analisis R/C Ratio  dan BEP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Hubungan total luas kolam dengan tingkat produksi ikan lele dumbo memiliki keeratan yang sangat kuat; 2) faktor-faktor yang mempengaruhi produksi berdasarkan masa panen menunjukkan adanya multikolinearitas dan  menghilangkan multikolinearitas dengan menggunakan metode Backward Elimination dan faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas berdasarkan hektar  menunjukkan bahwa variabel terikat dan variabel bebas saling mempengaruhi terhadap produktivitas ikan lele dumbo; 3) komposisi biaya dalam usahatani ikan lele dumbo yaitu harga pakan dengan persentase 86,5 %, harga benih dengan persentase 12,6 % dan upah tenaga kerja dengan persentase 0,9 %; 4) Pendapatan rata-rata yang diperoleh petani dalam masa panen yaitu Rp. 266.602.600;  5)  Berdasarkan pendekatan finansial, usahatani ikan lele dumbo di Desa Kuta Baru layak. Kata kunci: : Analisis Finansial, Produksi dan Pendapatan
DAMPAK PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PT. PERKEBUNAN NUSANTARA II TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN DAN PENYERAPAN TENAGA KERJA Arief Gibran Hidayat Siregar; Salmiah Iskandarini
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol. 2 No. 2 Februari 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.148 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitianini adalah untuk mengidentifikasi konsep dan kebijakan program CSR PT. Perkebunan Nusantara III; untukmengidentifikasi dampak program CSR PT. Perkebunan Nusantara III terhadap pendapatan mitra CSR; danmengidentifikasi dampak program CSR PT. Perkebunan Nusantara III terhadap penyerapan tenaga kerja mitra CSR. Metodeanalisis data yang digunakana dalahadalah analisis uji T berpasangan (Paired T-Test) untuk mengidentifikasi dampak program Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap tingkat pendapatan dan juga utuk mengidentifikasi dampak program Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap penyerapan tenaga kerja. HasilPenelitianmenunjukkanbahwa program Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Perkebunan Nusantara III memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan mitra CSR PT. Perkebunan Nusantara III dan juga memberikan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja mitra CSR.   Kata Kunci: Corporate Social Responsibility, Pendapatan, Tenaga Kerja
DAMPAK PENERAPAN TEKNOLOGI PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (PTT) TERHADAP PENDAPATAN PETANI PADI SAWAH (Studi Kasus : Desa Pematang Setrak, Kec Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai) Ikram Anggita Nasution; Iskandarini Hasyim Hasman
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol. 2 No. 2 Februari 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.115 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat adopsi Teknologi Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) di lokasi penelitian. Tujuan lainnya adalah untuk menentukan adanya hubungan karakteristik sosial ekonomi petani (umur, tingkat pendidikan, lamanya berusahatani, luas lahan, jumlah tanggungan keluarga dan produksi) dengan keberhasilan tingkat adopsi Teknologi Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) di lokasi penelitian. Disamping untuk mengetahui dampak penerapan Teknologi Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) terhadap pendapatan petani. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan scoring, metode statistik Korelasi Rank Spearmen dan metode Uji Beda Rata-Rata (Compare Means)  dengan menggunakan alat bantu SPSS 18. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive. Teknik pengambilan sampel dengan metode simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Tingkat adopsi Teknologi Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) di Desa Pematang Setrak Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai sangat berhasil; 2) terdapat hubungan nyata karakteristik sosial ekonomi yaitu tingkat pendidikan dan jumlah tanggungan keluarga dengan keberhasilan tingkat adopsi Teknologi Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT), sedangkan umur, lamanya berusahatani, luas lahan, dan produksi tidak memiliki hubungan nyata dengan keberhasilan tingkat adopsi Teknologi Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) dan 3) terdapat dampak penerapan Teknologi Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) terhadap pendapatan petani. Kata kunci: Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT), Tingkat Adopsi, Pendapatan Petani Padi Sawah
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMSI DAGING AYAM (Studi Kasus: Pasar Sei Kambing, Medan) Muhammad Febri Anggian Siregar; Iskandarini Hasyim Hasman
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol. 2 No. 2 Februari 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.614 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi fluktuasi konsumsi daging ayam. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi linier berganda dengan menggunakan data dari 30 konsumen sampel yang ditarik secara accidental. Hasil penelitian menunjukkan umur, tingkat pendidikan, jumlah tanggungan, pendapatan, harga daging ayam, persepsi, gaya hidup, dan selera berpengaruh nyata terhadap jumlah konsumsi daging ayam; Harga daging ayam berfluktuasi setiap tahunnya, sedangkan perkembangan permintaan daging ayam menurun dari tahun 2007 sampai 2009, tetapi terus meningkat  selama 3 tahun terakhir yaitu 2009 sampai 2011. Dari data tahun 2007-2011 terlihat bahwa konsumsi daging ayam di kota Medan berfluktuasi. Kata kunci: konsumsi, daging ayam

Page 4 of 85 | Total Record : 845


Filter by Year

2012 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2019): Vol. 10 No. 3 Maret 2019 Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019 Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019 Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018 Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018 Vol 9, No 10 (2018): Volume 9 No. 10 Oktober 2018 Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018 Vol 9, No 8 (2018): Volume 9 No. 8 Agustus 2018 Vol 9, No 7 (2018): Volume. 9 No. 7 Juli 2018 Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018 Vol 9, No 5 (2018): Volume 9 No. 5 Mei 2018 Vol 9, No 4 (2018): Volume 9 No. 4 April 2018 Vol 9, No 3 (2018): Volume 9 No. 3 Maret 2018 Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 No. 2 Februari 2018 Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018 Vol 8, No 6 (2017): Volume 8. No. 6 Desember 2017 Vol 8, No 5 (2017): Volume 8. No. 5 November 2017 Vol 8, No 4 (2017): Volume 8. No. 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Volume 8. No. 3 September 2017 Vol 8, No 2 (2017): Volume 8. No. 2 Agustus 2017 Vol 8, No 1 (2017): Volume 8. No. 1 Juli 2017 Vol 7, No 6 (2017): Volume 7. No. 6 Juni 2017 Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017 Vol 6, No 1 (2017): volume 6 no. 1 January 2017 Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): volume 5 no. 11 November 2016 Vol 5, No 10 (2016): volume 5 no. 10 oktober 2016 Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016 Vol 5, No 8 (2016): volume 5 no. 8 agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016 Vol 5, No 6 (2016): volume 5 no. 6 juni 2016 Vol 5, No 5 (2016): volume 5 no. 5 Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016 Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Januari 2016 Vol 5, No 2 (2016) Vol 4, No 12 (2015): Volume 4 No. 12 Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Volume 4 No. 11 November 2015 Vol 4, No 10 (2015): Volume 4 No. 10 Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): Volume 4 No. 9 September 2015 Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015 Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015 Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015 Vol 4, No 5 (2015): Volume 4 No. 5 Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No. 2 Februari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 11 (2014): Vol 3 No. 11 November 2014 Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Vol 3 No. 8 Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Vol 3 No. 7 Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Vol 3 No. 6 Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Vol 3 No. 5 Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Vol 3 No. 3 Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Vol 3 No. 2 Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Vol 3 No. 1 Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Vol 2 No. 12 Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Vol 2 No 11 November 2013 Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): Vol 2 No 9 September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Vol 2 No 8 Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Vol 2 No. 7 Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Vol 2 No. 5 Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): Vol 2 No. 4 April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013 Vol. 2 No. 2 Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): JURNAL AGRIBISNIS Vol 1, No 1 (2012) More Issue