cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 845 Documents
ANALISIS USAHA TAMBAK POLIKULTUR KEPITING – IKAN NILA DI DESA PALUH MANAN KECAMATAN HAMPARAN PERAK KABUPATEN DELI SERDANG Hariry Fitra Humamy
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol. 2 No. 2 Februari 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.945 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sistem budidaya usaha tambak polikultur kepiting-ikan nila, menganalisis tingkat pendapatan dan kelayakan usaha di Desa Paluh Manan Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang. Metode penentuan daerah penelitian di tentukan secara purposive (sengaja). Metode penetuan dan penarikan sampel yang digunakan adalah Metode Sensus, dimana total populasi 21 petambak dan seluruhnya dijadikan sampel dalam penelitian ini. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data digunakan yaitu analisis pendapatan dan analisis Return Cost Ratio (R/C ratio). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem pengelolaan usaha tambak polikultur kepiting-ikan nila ini dilakukan dengan menggunakan sistem semi intensif dengan metode campur jenis yang menggunakan kolam tambak sebagai wadah budidaya. dimana, pendapatan usaha tambak polikultur adalah menguntungkan dengan tingkat pendapatan sebesar Rp.24.868.118 per periode dengan R/C rata-rata sebesar 1,8. Kata Kunci : Polikultur Kepiting-Ikan Nila, Pendapatan Bersih, Kelayakan (R/C)
DAMPAK BANTUAN PUPUK, BENIH, DAN PESTISIDA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA III TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN PETANI PADI Beby Andrea Sinulingga; Lily Fauzia; Siti Khadijah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol. 2 No. 2 Februari 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.191 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme pemberian bantuan sarana produksi usahatani padi di PT. Perkebunan Nusantara III, untuk mengetahui dampak bantuan PT. Perkebunan Nusantara III terhadap produktivitas usahatani padi, untuk mengetahui adanya perbedaan tingkat pendapatan petani setelah mendapat bantuan dengan sebelum mendapat bantuan dari PT. Perkebunan Nusantara III.  Metode penarikan sampel menggunakan metode  Random Sampling yaitu penarikan sampel dengan  menggunakan acak sederhana yang dianggap sudah mewakili seluruh petani di daerah penelitian.  Hasil penelitian menunjukkan mekanisme pembagian sarana produksi dari PT. Perkebunan Nusantara III adalah diberi secara bergiliran untuk setiap desa yang berdekatan dengan lingkungan PT. Perkebunan Nusantara III, produktivitas padi di daerah penelitian setelah mendapatkan bantuan dari PT. Perkebunan Nusantara III lebih tinggi daripada produktivitas padi sebelum mendapatkan bantuan, terdapat perbedaan tingkat pendapatan petani sebelum mendapat bantuan dengan sesudah mendapat bantuan dari PT. Perkebunan Nusantara III. Kata Kunci:  CSR, Usahatani Padi, Produktivitas, Pendapatan
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA DI PT EASTERN SUMATERA INDONESIA, KEBUN BUKIT MARADJA ESTATE (Kabupaten Simalungun) Hermanto William William; HM Mozart B Darus, Emalisa
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol. 2 No. 2 Februari 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.341 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pola kegiatan panen, produktivitas tenaga kerja, pengaruh faktor-faktor seperti tingkat pendidikan, pengalaman kerja, umur, dan pengaruh insentif terhadap produktivitas tenaga kerja di PT Eastern Sumatera Indonesia, Kebun Bukit Maradja Estate. Metode analisis data dengan menggunakan metode Cobb Douglas untuk menguji pengaruh dan untuk melihat produktivitas dan pola kegiatan panen dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola kegiatan panen dilakukan dengan menggunakan tenaga kerja tambahan, produktivitas tenaga kerja tinggi, faktor yang berpengaruh secara nyata adalah tingkat pendidikan, sedangkan umur dan pengalaman kerja tidak berpengaruh secara signifikan, insentif berpengaruh secara nyata terhadap produktivitas. Kata kunci: tenaga kerja, produktivitas, dan insentif
ELASTISITAS PERMINTAAN BERAS ORGANIK DI KOTA MEDAN Cut T.B Risty; Rahmanta Iskandarini, Ginting
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol. 2 No. 2 Februari 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.679 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan beras organik di Kota Medan, untuk menganalisis elastisitas permintaan terhadap beras organik di Kota Medan, dan untuk mengidentifikasi beras organik berdasarkan jenis barang. Lokasi penelitian dilakukan secara purposive, pengambilan sampel penelitian ini dilakukan secara accidental sample, dengan jumlah sampel sebanyak 40. Data yang digunakan adalah data primer (konsumen) di JaPPSA di Kota Medan melalui wawancara langsung dengan menggunakan daftar pertanyaan. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier log berganda dengan metode taksiran OLS (Ordinary Least Square). Hasil analisis  menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan beras organik secara signifikan adalah harga, pendapatan dan jumlah tanggungan, sedangkan variabel usia, dan lama pendidikan tidak berpengaruh secara signifikan. Berdasarkan nilai elastisitas, nilai elastisitas harga bersifat elastis sedangkan pendapatan, usia, jumlah tanggungan dan lama pendidikan bersifat inelastis. Beras organik merupakan barang normal, artinya permintaan beras organik akan naik ketika pendapatan naik pula. Kata Kunci: Permintaan beras organik, Elastisitas Permintaan.
ANALISIS FINANSIAL USAHATANI SAWI (Studi Kasus: Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan) Wanda Aruan; HM Mozart B Darus, Iskandarini
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol. 2 No. 2 Februari 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.824 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya produksi usahatani sawi, tingkat pendapatan usahatani sawi, dan tingkat kelayakan usahatani sawi secara finansial di daerah penelitian. Pengambilan sampel petani dilakukan dengan metode Accidental Sampling sebanyak 30 petani. Hasil penelitian ini adalah rata-rata biaya produksi usahatani sawi di daerah penelitian adalah sebesar Rp 1.140.900 per petani dan sebesar Rp 5.486.500 per hektar per musim tanam. Rata-rata pendapatan bersih usahatani sawi di daerah penelitian adalah sebesar Rp 2.154.100 per petani dan sebesar Rp 10.031.100 per hektar per musim tanam. Usahatani sawi di daerah penelitian layak untuk diusahakan karena nilai R/C lebih besar dari satu. Kata Kunci : biaya produksi, pendapatan usahatani sawi, kelayakan usahatani
ANALISIS FINANSIAL PERKEBUNAN GAMBIR RAKYATDI KABUPATEN PAKPAK BHARAT Vera Anastasia Ginting
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol. 2 No. 2 Februari 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.171 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis tingkat kelayakan finansial perkebunan gambir rakyat di Kabupaten Pakpak Bharat. Metode penentuan daerah penelitian ditentukan secara purposive (sengaja). Metode penentuan dan penarikan sampel ditentukan secara accidental sampling (metode penelusuran). Besar sampel penelitian sebanyak 65 sampel Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data digunakan analisis NPV, Net B/C, dan IRR. Hasil penelitian menunjukkkan : usahatani gambir di daerah penelitian memiliki rata-rata biaya produksi usahatani gambir per hektar selama 1 tahun adalah Rp 17.388.304, yang terbesar adalah biaya tenaga kerja yaitu sebesar Rp 15.341.797, yang kedua ialah biaya penyusutan sebesar Rp 1.443.485, dan yang terakhir adalah biaya sarana produksi yaitu sebesar Rp 602.662. Secara finansial, usahatani gambir di daerah penelitian layak untuk diusahakan dan dikembangkan, dengan nilai :NPV Rp 283.616, Net B/C sebesar 3,40 dan IRR sebesar 13,25%. Rata-rata pendapatan bersih usahatani gambir per petani adalah sebesar     Rp 7.498.882 dan rata-rata pendapatan bersih usahatani per hektar adalah sebesar Rp 4.971.735. Pada simulasi penurunan harga sebesar 2,5%  dan 5% dengan tingkat suku bunga sebesar 15,5 % dan 18 %, nilai NPV yang didapat seluruhnya negative yang berarti usahatani tersebut tidak lagi memberikan keuntungan atau tidak layak. Kata Kunci : Usahatani, gambir, pendapatan bersih, analisis finansial
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA PEMBELIAN PEMERINTAH (HPP) TERHADAP BERAS DI SUMATERA UTARA T. Muhammad Iqbal Johan
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol. 2 No. 2 Februari 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.922 KB)

Abstract

Abstrak Subsistem ketersediaan pangan mencakup aspek produksi, cadangan serta keseimbangan antara impor dan ekspor pangan. Pemerintah menetapkan kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) beras untuk melindungi produsen dan konsumen dari gejolak harga pasar. Metode penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive (sengaja). Data yang dikumpulkan adalah data sekunder yang didapat yang diperoleh melalui instansi – instansi yang terkait seperti BPS, Badan Ketahanan Pangan Sumatera Utara. Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Beras dipengaruhi tingkat ketersediaan beras di Sumatera Utara. Ketersediaan beras di Sumatera Utara mencukupi kebutuhan beras di Sumater Utara. Transmisi harga GKP mempengaruhi oleh Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Kata Kunci : Ketersediaan Pangan, Harga Pembelian Pemerintah
ANALISIS KOMPARASI TINGKAT PENDAPATAN USAHATANI KOPI DENGAN BERBAGAI POLA TANAM (Monokultur dan Polikultur) DI KABUPATEN DAIRI KECAMATAN SUMBUL DESA TANJUNG BERINGIN Sisilia M Silitonga; Luhut Sihombing, Salmiah
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.815 KB)

Abstract

ABSTRAK Untuk mengetahui usahatani kopi Arabika yang memberikan pendapatan yang lebih tinggi maka dilakukan analisis pendapatan pada usahatani kopi Arabika yang ditanam secara monokultur dan tumpangsari kemudian dikomparasikan dengan menggunakan uji beda rata–rata. Hasil penelitian menunjukkan produktivitas rata–rata budidaya kopi Arabika yang ditanami secara monokultur yaitu 79,6 % dari produktivitas rata–rata budidaya kopi Arabika yang ditanami secara tumpangsari. Pendapatan rata–rata per Ha budidaya kopi Arabika secara monokultur yaitu 67,49% dari pendapatan budidaya kopi Arabika secara tumpangsari. Hasil untuk setiap komparasi antara produktivitas dan tingkat pendapatan antara usahatani kopi Arabika secara monokultur dan tumpangsari yaitu terima H1, artinya terdapat perbedaan yang nyata untuk masing–masing komparasi antara produktivitas dan tingkat pendapatan usahatani Kopi Arabika yang dilakukan secara monokultur dan tumpangsari. Permasalahan yang dihadapi petani dalam budidaya kopi Arabika yaitu pengaruh iklim dan lingkungan, skala usaha, informasi harga, rendahnya pengetahuan tentang budidaya tumpangsari, perawatan yang intensif, dan tenaga kerja. Kata kunci: Kopi Arabika, Analisis Komparasi, Pendapatan
BEBERAPA FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI AREN PENGHASIL NIRA Manro Siregar
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.142 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar pendapatan usahatani aren penghasil nira; berapa besar kontribusi pendapatan usahatani aren terhadap total pendapatan keluarga petani; mengetahui faktor-faktor sosial ekonomi apa yang berpengaruh terhadap pendapatan usahatani aren penghasil nira dan untuk mengetahui apakah usahatani aren di daerah penelitian layak dilaksanakan secara finansial.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder.Metode analisis data yang digunakan adalah Metode Regresi Linier Berganda dan analisis R/C. Hasil penelitian menunjukkanpendapatan rata-rata usahatani aren penghasilnira yaitu sebesar Rp 25.220.051 atau Rp 2.101.670,92 / Bulan. Kontribusi pendapatanusahatani aren terhadap total pendapatan keluarga petani sebesar 56,75 %.Terdapat beberapa faktor yang berpengaruhterhadap pendapatan usahatani aren penghail nira,danhasil analisis nilai R/C diperoleh sebesar 1,99 > 1 yang artinya bahwa usahatani aren tersebut  layak dilaksanakan secara finansial. Kata kunci: Pendapatan usahatani aren,analisis finansial.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA KARYAWAN PEMANEN DAN PEMUPUK DI PTP NUSANTARA IV (Studi Kasus : Sawit Langkat, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat) Lily Fauziah, Salmiah, Siti
JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.535 KB)

Abstract

ABSTRAK Produktivitas tenaga kerja memegang peranan yang sangat penting terhadap proses produksi dengan didukung adanya faktor sumber daya manusia, karena kegiatan produksi dipengaruhi oleh kemampuan tenaga kerja untuk menghasilkan sebuah produksi. Produktivitas berfungsi sebagai ukuran pengembangan dalam mengembangkan kualitas kinerja. Maka perlu untuk mengetahui produktivitas tenaga kerja karyawan pemanen dan pemupuk dan mengetahui pengaruh faktor sosial ekonomi (umur, tingkat pendidikan, pengalaman bekerja, jumlah tanggungan dan premi) terhadap produktivitas tenaga kerja karyawan pemanendan pemupuk didaerah sawit langkat. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa: Produktivitas tenaga kerja pemanen rata rata setiap bulan tinggi adalah sebesar 34.787,58 Kg/Bln. Hasil estimasi regresi berganda menunjukkan bahwa produktivitas tenaga kerja pemanen  dan pemupuk  dipengaruhi secara nyata oleh premi sedangkan faktor umur, tingkat pendidikan, jumlah tanggungan dan pengalaman bekerja tidak berpengaruh secara nyata..   Kata kunci: faktor faktor yang mempengaruhi produktivitas tenaga kerja

Page 5 of 85 | Total Record : 845


Filter by Year

2012 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 3 (2019): Vol. 10 No. 3 Maret 2019 Vol 10, No 2 (2019): Vol. 10 No. 2 Februari 2019 Vol 10, No 1 (2019): Volume 10 No. 1 Januari 2019 Vol 9, No 12 (2018): Volume 9 No.12 Desember 2018 Vol 9, No 11 (2018): Volume 9 No.11 November 2018 Vol 9, No 10 (2018): Volume 9 No. 10 Oktober 2018 Vol 9, No 9 (2018): Volume 9 No. 9 September 2018 Vol 9, No 8 (2018): Volume 9 No. 8 Agustus 2018 Vol 9, No 7 (2018): Volume. 9 No. 7 Juli 2018 Vol 9, No 6 (2018): Volume 9 No. 6 Juni 2018 Vol 9, No 5 (2018): Volume 9 No. 5 Mei 2018 Vol 9, No 4 (2018): Volume 9 No. 4 April 2018 Vol 9, No 3 (2018): Volume 9 No. 3 Maret 2018 Vol 9, No 2 (2018): Volume 9 No. 2 Februari 2018 Vol 9, No 1 (2018): Volume 9. No. 1 Januari 2018 Vol 8, No 6 (2017): Volume 8. No. 6 Desember 2017 Vol 8, No 5 (2017): Volume 8. No. 5 November 2017 Vol 8, No 4 (2017): Volume 8. No. 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Volume 8. No. 3 September 2017 Vol 8, No 2 (2017): Volume 8. No. 2 Agustus 2017 Vol 8, No 1 (2017): Volume 8. No. 1 Juli 2017 Vol 7, No 6 (2017): Volume 7. No. 6 Juni 2017 Vol 6, No 2 (2017): volume 6 no. 2 February 2017 Vol 6, No 1 (2017): volume 6 no. 1 January 2017 Vol 5, No 12 (2016): volume 5 no. 12 Desember 2016 Vol 5, No 11 (2016): volume 5 no. 11 November 2016 Vol 5, No 10 (2016): volume 5 no. 10 oktober 2016 Vol 5, No 9 (2016): volume 5 no. 9 september 2016 Vol 5, No 8 (2016): volume 5 no. 8 agustus 2016 Vol 5, No 7 (2016): volume 5 no. 7 juli 2016 Vol 5, No 6 (2016): volume 5 no. 6 juni 2016 Vol 5, No 5 (2016): volume 5 no. 5 Mei 2016 Vol 5, No 4 (2016): volume 5 no. 4 April 2016 Vol 5, No 3 (2016): volume 5 no. 3 Maret 2016 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 No. 1 Januari 2016 Vol 5, No 2 (2016) Vol 4, No 12 (2015): Volume 4 No. 12 Desember 2015 Vol 4, No 11 (2015): Volume 4 No. 11 November 2015 Vol 4, No 10 (2015): Volume 4 No. 10 Oktober 2015 Vol 4, No 9 (2015): Volume 4 No. 9 September 2015 Vol 4, No 8 (2015): Volume 4 No. 8 Agustus 2015 Vol 4, No 7 (2015): Volume 4 No. 7 Juli 2015 Vol 4, No 6 (2015): Volume 4 No. 6 Juni 2015 Vol 4, No 5 (2015): Volume 4 No. 5 Mei 2015 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 No.4 April 2015 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 No.3 Maret 2015 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 No. 2 Februari 2015 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 No. 1 Januari 2015 Vol 3, No 11 (2014): Vol 3 No. 11 November 2014 Vol 3, No 10 (2014): Vol 3 No. 10 Oktober 2014 Vol 3, No 9 (2014): Vol 3 No. 9 September 2014 Vol 3, No 8 (2014): Vol 3 No. 8 Agustus 2014 Vol 3, No 7 (2014): Vol 3 No. 7 Juli 2014 Vol 3, No 6 (2014): Vol 3 No. 6 Juni 2014 Vol 3, No 5 (2014): Vol 3 No. 5 Mei 2014 Vol 3, No 4 (2014): Vol 3 No. 4 April 2014 Vol 3, No 3 (2014): Vol 3 No. 3 Maret 2014 Vol 3, No 2 (2014): Vol 3 No. 2 Februari 2014 Vol 3, No 1 (2014): Vol 3 No. 1 Januari 2014 Vol 2, No 12 (2013): Vol 2 No. 12 Desember 2013 Vol 2, No 11 (2013): Vol 2 No 11 November 2013 Vol 2, No 10 (2013): Vol 2 No 10 Oktober 2013 Vol 2, No 9 (2013): Vol 2 No 9 September 2013 Vol 2, No 8 (2013): Vol 2 No 8 Agustus 2013 Vol 2, No 7 (2013): Vol 2 No. 7 Juli 2013 Vol 2, No 6 (2013): Vol 2 No. 6 Juni 2013 Vol 2, No 5 (2013): Vol 2 No. 5 Mei 2013 Vol 2, No 4 (2013): Vol 2 No. 4 April 2013 Vol 2, No 3 (2013): Vol 2 No. 3 Maret 2013 Vol. 2 No. 2 Februari 2013 Vol 2, No 1 (2013): JURNAL AGRIBISNIS Vol 1, No 1 (2012) More Issue