cover
Contact Name
Muhammad Shohibul Ihsan
Contact Email
lumbung@iaihnwlotim.ac.id
Phone
+6281805745584
Journal Mail Official
lumbung@iaihnwlotim.ac.id
Editorial Address
Jln. Utama Mataram - Lb. Lombok Km. 45 Anjani Suralaga, Kab. Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat 83652
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Lumbung Ngabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29868610     DOI : https://doi.org/10.51806/kn80gv07
Lumbung Ngabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat is a peer-reviewed and open access journal that publishes the results of community service in the fields of Education; Social Humanities; Science and Technology; Religion and Culture; Economics, Business and Accounting; Tourism; Agriculture; Animal Husbandry; Health; Law and Legal Studies;
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 50 Documents
Peningkatan Keterampilan Manajemen Referensi Melalui Pelatihan Mendeley Bagi Mahasiswa di Era Digital Dori Gusti Alex Candra; Atika Fauziyyah; Irzon Meiditra; Eka Sofiati; Budi Permana Putra; Khelvin Ovela Putra; Roki Hardianto
Lumbung Ngabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/ngabdi.v3i3.49

Abstract

Di era digital, kemampuan manajemen referensi menjadi kompetensi krusial bagi mahasiswa untuk menjamin kualitas dan integritas karya ilmiah. Namun, temuan di lapangan menunjukkan bahwa banyak mahasiswa masih menyusun sitasi dan daftar pustaka secara manual, yang mengakibatkan ketidakkonsistenan format, inefisiensi waktu, serta tingginya risiko plagiarisme tak disengaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan literasi digital mahasiswa melalui pelatihan intensif penggunaan perangkat lunak Mendeley. Metode pelaksanaan diterapkan secara luring melalui tahapan terstruktur, meliputi survei analisis kebutuhan, pemaparan materi teoritis, demonstrasi teknis, serta pendampingan praktik langsung (hands-on). Pelatihan ini memfokuskan pada penguasaan instalasi perangkat lunak, manajemen metadata referensi, hingga integrasi plugin sitasi otomatis pada Microsoft Word. Evaluasi efektivitas program dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test terhadap peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi yang signifikan, di mana 85% peserta mencapai tingkat kemahiran tinggi dan mampu mengoperasikan fitur-fitur Mendeley secara mandiri untuk kebutuhan tugas akhir. Hanya sebagian kecil peserta (15%) yang memerlukan bimbingan tambahan terkait kendala teknis dasar komputer. Keberhasilan program ini juga didukung oleh pembentukan grup konsultasi daring sebagai sarana pendampingan berkelanjutan pasca-pelatihan. Kesimpulannya, pelatihan ini terbukti efektif dalam mentransformasi pola kerja penulisan ilmiah mahasiswa menjadi lebih sistematis dan akurat, sekaligus meminimalisir potensi kesalahan akademik dalam penyusunan skripsi maupun publikasi ilmiah
Pesantren Inklusif: Upaya Pengenalan Kehidupan Bermasyarakat yang Ramah Perbedaan Nur Amaliah Akhmad; Irnayanti Bahar; Eka Fitriana Hamsyah; Gustina; Andi Nur Samsi
Lumbung Ngabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/ngabdi.v3i3.56

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab tantangan rendahnya pemahaman nilai inklusif di lingkungan pesantren yang berpotensi mempengaruhi interaksi sosial dan sikap toleransi antar santri. Tujuan kegiatan pengabdiian ini adalah meningkatkan kesadaran dan penerapan nilai-nilai toleransi, empati, serta penghargaan terhadap keberagaman dalam kehidupan sosial dan keagamaan santri sehingga mereka mampu menjadi individu yang inklusif dan berperan aktif dalam masyarakat. Kegiatan dilaksanakan di Pesantren Darul Aman Lengkese, Takalar, dengan melibatkan 40 santri tingkat menengah atas melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, pre-test, pelatihan inti, post-test, dan pendampingan lanjutan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan refleksi peserta yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan terhadap pemahaman dan perilaku inklusif santri, di mana sebagian besar santri mampu menerapkan nilai-nilai moderasi dan toleransi dalam aktivitas sehari-hari di pesantren. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai inklusif serta dapat menjadi agen perubahan sosial dalam memperkuat moderasi beragama dan kehidupan masyarakat yang harmonis
Membangun Budaya Integritas Melalui Edukasi Anti Fraud bagi Generasi Muda Faisol Faisol; Zulviar Anas; Noer Rifkoh Fikrina; Qurratul Aini
Lumbung Ngabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/ngabdi.v3i3.59

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan etika pada siswa MKS Al-Azhar Azzayyadiyah Kabupaten Sampang sebagai langkah strategis dalam membangun karakter berintegritas sejak usia dini. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui metode penyuluhan yang bersifat edukatif dan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi anti fraud merupakan pendekatan yang efektif dalam membentuk karakter berintegritas pada generasi muda. Melalui metode pembelajaran yang menarik, interaktif, dan aplikatif, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual mengenai fraud, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai kejujuran dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Sinergi antara tim pengabdian, tenaga pendidik, dan siswa menjadi faktor utama keberhasilan program ini. Dengan adanya pembinaan yang berkesinambungan, diharapkan dapat tercipta generasi muda yang berintegritas, beretika, serta berperan aktif sebagai agen perubahan dalam mewujudkan masyarakat yang bebas dari praktik kecurangan
Pelestarian Warisan Kuliner dan Identitas Budaya Masyarakat Lombok melalui Lomba Jajante dengan Sasak di TK Hamzanwadi Pancor Siti Habibah; Rohyana Fitriani; Artini; Fitriani; Nurpadila; St Rihlattohriah; Widia Lestari; Harmawan
Lumbung Ngabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/ngabdi.v3i3.64

Abstract

Penelitian ini bertujuan sebagai wadah untuk melestarikan warisan kuliner tradisonal sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat lombok melalui kegiatan ”lomba jajante dengan sasak” di TK Hamzawnwadi pancor. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada fenomena menurunnya pengetahuan anak terhadap makanan tradisional karena pengaruh dari perkembangan teknologi sehingga meningkatnya makanan cepat saji. Kondisi tersebut mendorong perlunya strategi edukatif yang mampu menanamkan nilai-nilai kearifan lokal sehingga Lomba jajante dengan sasak di rancang tidak hanya sebagai ajang kompetisi menghias jajanan tradisional, juga sebagai media pembelajaran partisipatif yang melibatkan anak, guru, dan orang tua. Kegiatan ini menggunakan metode pelaksanaan seperti persiapan, pelaksaaan, penilaian dan pengumuman juara lomba. Persiapan dilakukan untuk mempersiapkan dan melengkapi segala kebutuhan lomba. Pelaksaan merupakan bagian penting dari keberlangsungan lomba. Sedangkan Penilaian dan pengumuman juara sebagai proses seleksi peserta terbaik yang sesuai dengan kriteria penilaian. Selain itu dilakukan dokumentasi berupa foto sebagai bukti terlaksananya program jajante dengan sasak. Hasil dari kegiatan ini menunjukan bahwa lomba jajante dengan sasak berhasil menciptakan pembelajaran yang kontekstual dan menyenangkan dimana anak tidak hanya mengenal berbagai jenis jajanan tradisional cerorot, getuk, kelepon, abuk dan lainnya tetapi juga mengenal nilai budaya didalamnya. Kegiatan ini memperkuat keterlibatan orang tua dalam proses pembelajaran serta meningkatkan kolaborsi antara sekolah dan masyarakat
Pemberdayaan Ekonomi Pesantren melalui Pendampingan Inovasi Usaha Produktif Berbasis Syariah Himmatul Fitri; Samsul Hady; Moh. Karneriadi
Lumbung Ngabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/ngabdi.v3i3.69

Abstract

Pesantren memiliki potensi besar sebagai pusat pemberdayaan ekonomi berbasis nilai syariah, namun masih menghadapi keterbatasan kapasitas manajerial, inovasi usaha, dan akses pasar. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelembagaan pesantren dalam mengelola usaha produktif yang inovatif, berkelanjutan, dan sesuai prinsip ekonomi syariah melalui pendekatan pendampingan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan model inovasi usaha, pelatihan kewirausahaan syariah, pendampingan intensif, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan di Pondok Pesantren Ulil Albab NW Gegek dengan melibatkan pengelola pesantren, santri, dan masyarakat sekitar. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan dan keterampilan manajerial pengelola dan santri, ditandai dengan peningkatan kemampuan perencanaan usaha, pencatatan keuangan sederhana, inovasi produk, dan pemasaran digital. Pendampingan juga mendorong diversifikasi produk berbasis potensi lokal, peningkatan partisipasi santri dalam unit usaha, serta penerapan prinsip ekonomi syariah secara konsisten. Selain itu, program ini berkontribusi terhadap penguatan kemandirian ekonomi pesantren dan terciptanya dampak sosial ekonomi bagi masyarakat sekitar. Dengan demikian, pendampingan inovasi usaha produktif berbasis syariah terbukti efektif sebagai model pemberdayaan ekonomi pesantren yang berkelanjutan dan dapat direplikasi pada pesantren lain
Pelatihan Digitalisasi untuk Meningkatkan Pemasaran Produk UMKM di Desa Pelat Kecamatan Unter Iwis Kabupaten Sumbawa Siti Nur Hidayati; Nurhayati; Zulkifli; Subhan; Fitri Mahdiyyah Sajidah; Risda Adeliani; Riri Oktri Nursaputri
Lumbung Ngabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): April
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/ngabdi.v4i1.85

Abstract

Digitalisasi menjadi salah satu permasalahan yang ditemukan pada UMKM termasuk di desa Pelat kecamatan Unter Iwis Kabupaten Sumbawa. Kurangnya literasi terkait digitalisasi menjadi penghalang untuk memasarkan hasil produksi dalam jangkauan luas. Untuk menjawab permasalahan tersebut, maka mahasiswa KKP bekerjasama dengan dosen membuat pelatihan digitalisasi untuk meningkatkan pemasaran dan penjualan secara online. Kegitan ini menggunakan pendekatan metode campuran (mixed methods) yang menggabungkan kuantitatif dan kualitatif. Metode ini dipilih untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif terkait digitalisasi pemasaran. Sebelum kegiatan dilaksanakan, tim mahasiswa KKP melakukan wawancara dan observasi pada pelaku usaha untuk menemukan permasalahan dilapangan. Ketika pelatihan berlangsung, pelaku usaha di desa Pelat sangat antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya pertanyaan yang memang menjadi inti permasalahan yang dialami terkait digitalisasi pemasaran. Kurangnya pengetahuan membuat pelaku usaha pesimis bersaing dalam skala luas. Pelaku usaha di desa Pelat sudah memiliki produk unggulan misalnya kerupuk singkong. Namun sebagain besar produk masih dipasarkan skala kecil yakni antar desa. Padahal jika dipasarkan secara luas, kerupuk singkong ini bisa menjadi oleh-oleh khas sumbawa karena kualitas rasa dan memiliki ketahanan yang relative lama. Dari pelatihan ini memberikan pemahaman terkait strategi pemasaran mulai dari identifikasi kebutuhan pasar, target konsumen, mengetahui pesaing, dan mengikuti tren pemasaran digital. Harapannya pelaku usaha di desa Pelat terus berkembang dan berdaya saing lokal maupun nasional.
Internalisasi Nilai Khalifah Fil Ardh Melalui Dakwah Bil-Hal Pada Masyarakat Tambak Kelurahan Ujung Tanah Nurul Mawaddah; Baso Syafaruddin; Ahmad Farhan Mawardi; Andi Magfira Wahab; Ahmad Yani; Rahmatullah D Aksa; Halfi Halfi; Ainia Ramadhani; Rifa Atusy Syarifa AD
Lumbung Ngabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): April
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/ngabdi.v4i1.88

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk menginternalisasikan nilai Khalifah Fil Ardh pada masyarakat tambak di Kelurahan Ujung Tanah, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone. Program ini diintegrasikan melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 5 Universitas Islam As’adiyah Sengkang pada tahun 2026 dengan menerapkan pendekatan dakwah bil-hal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif-partisipatif melalui kerangka Community-Based Participatory Research (CBPR). Data dihimpun secara komprehensif menggunakan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta diskusi kelompok terfokus (FGD). Hasil kegiatan mengungkap fakta bahwa masyarakat tambak awalnya belum memahami konsep Khalifah Fil Ardh secara teoritis, meskipun sebagian nilainya telah terwujud dalam rutinitas harian mereka. Melalui intervensi program pendampingan berbasis dakwah bil-hal, terjadi peningkatan signifikan pada pengetahuan, sikap, dan perilaku para petambak dalam mengelola ekosistem secara bertanggung jawab. Proses internalisasi ini berjalan efektif karena didukung oleh penguatan nilai-nilai kearifan lokal Bugis-Bone yang sejalan dengan prinsip kelestarian alam. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi antara nilai spiritual Islam dan kebudayaan lokal menjadi pilar krusial dalam menciptakan program pemberdayaan masyarakat pesisir yang holistik dan berkelanjutan
Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini Berbasis Dakwah dan Pemberdayaan Remaja di Desa Opo Amiruddin Amiruddin; Satriani Satriani; Baso Sahrul; Narwin Narwin; Novia Aprilia; Muh Ibnul Sabil N; Ilal Hamdi Ajrul; Risma Risma
Lumbung Ngabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): April
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/ngabdi.v4i1.90

Abstract

Pernikahan dini merupakan permasalahan sosial yang masih menjadi tantangan di berbagai wilayah pedesaan Indonesia. Artikel ini memaparkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Opo, dengan fokus pada edukasi pencegahan pernikahan dini berbasis pendekatan dakwah dan pemberdayaan remaja. Kegiatan PkM ini menggunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA) yang meliputi wawancara mendalam dengan lima narasumber kunci (Imam Desa, Pejabat Desa, Kepala Madrasah, dan dua tokoh masyarakat), penyuluhan, serta pendampingan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pernikahan dini di Desa Opo dipengaruhi oleh faktor ekonomi keluarga, kekhawatiran orang tua terhadap pergaulan bebas remaja, serta kehamilan di luar nikah. Meskipun angka pernikahan dini cenderung menurun dalam tiga tahun terakhir, praktik ini masih terjadi dengan alasan yang kompleks. Luaran kegiatan PkM meliputi peningkatan pemahaman masyarakat tentang dampak negatif pernikahan dini, terbentuknya kesepakatan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah desa, tokoh agama, dan lembaga pendidikan, serta tersusunnya rekomendasi program pencegahan berkelanjutan berbasis kearifan lokal. Pendekatan dakwah oleh tokoh agama terbukti menjadi strategi yang paling diterima masyarakat dibandingkan pendekatan legal-formal
Revitalisasi Taman Pendidikan Al-Qur'an Melalui Program Pendampingan sebagai Upaya Penguatan Pendidikan Keagamaan Anak Sulaeman Sulaeman; Samsuddin Samsuddin; Sri Wahyuni; Hasriadi Hasriadi; Ummul Wafiyah; Yunarta Yunarta; Nurul Azizah; Dian Permatasari; Miftahul Fauzan Hasyim; Muh. Sabirin; Ayu Ra’adrafnaini; Asyuni Asyuni
Lumbung Ngabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): April
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/ngabdi.v4i1.93

Abstract

Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) merupakan lembaga pendidikan nonformal yang memiliki peran strategis dalam penguatan pendidikan keagamaan anak. Namun, kegiatan TPA di Kelurahan Macanre telah mengalami vakum dalam waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program pendampingan pembelajaran Al-Qur'an sebagai upaya revitalisasi TPA. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa kevakuman TPA disebabkan oleh tidak adanya kelanjutan pengelolaan dan dominasi sistem pembelajaran mandiri di rumah guru mengaji. Program pendampingan dilaksanakan secara rutin dengan menggunakan metode Iqro' yang lebih sistematis, dipadukan dengan hafalan surah-surah pendek dan permainan edukatif. Kegiatan ini berhasil meningkatkan partisipasi anak-anak dan menunjukkan bahwa minat pembelajaran Al-Qur'an masih tinggi. Program ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan membaca Al-Qur'an, memperkenalkan metode pembelajaran yang lebih terstruktur, serta menjaga tradisi keagamaan lokal. Disimpulkan bahwa revitalisasi TPA memerlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah kelurahan, tokoh masyarakat, dan guru mengaji untuk keberlanjutan program di masa mendatang.
Pendampingan Penulisan Artikel Ilmiah Berbantuan Artificial Intelligence secara Etis bagi Mahasiswa Ekonomi Syari'ah Himmatul Fitri; Siti Hidayatul Husna; Pahmi Husain
Lumbung Ngabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): April
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/ngabdi.v4i1.94

Abstract

Keterampilan menulis artikel ilmiah merupakan kompetensi akademik penting bagi mahasiswa, tetapi sebagian mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam menyusun struktur artikel, mengembangkan latar belakang, menggunakan referensi, dan menyesuaikan naskah dengan template jurnal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan mahasiswa Program Studi Ekonomi Syari'ah Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur dalam menulis artikel ilmiah dengan bantuan Artificial Intelligence (AI) secara etis dan produktif. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan dan pendampingan partisipatif pada 35 mahasiswa di Ruang Rapat Kiai Hamzanwadi II pada 12 Desember 2025. Tahapan kegiatan meliputi penyampaian materi, demonstrasi penggunaan AI, praktik penyusunan draf artikel, review naskah, dan pemberian umpan balik. Data dikumpulkan melalui observasi, angket sebelum dan sesudah kegiatan, rubrik penilaian draf, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman struktur artikel ilmiah dari 25% menjadi 78%, kemampuan menyusun latar belakang dari 30% menjadi 70%, pemahaman penggunaan AI secara etis dari 20% menjadi 80%, dan kemampuan menyesuaikan artikel dengan template jurnal dari 37% menjadi 76%. Kegiatan ini menunjukkan bahwa AI dapat menjadi alat bantu produktif dalam penulisan akademik apabila digunakan melalui pendampingan, verifikasi referensi, dan penguatan etika akademik