cover
Contact Name
Rafli Rafsanjani
Contact Email
lp2m.akfarpersada@gmail.com
Phone
+6285888733514
Journal Mail Official
lp2m.akfarpersada@gmail.com
Editorial Address
Jl. K.H Zaenal Mustofa No. 24 Subang Jaya, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi 43116
Location
Kota sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Farmasi Manajemen
ISSN : 30482224     EISSN : 30895774     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Persada merupakan Jurnal yang dikelola dan diterbitkan oleh Akademi Farmasi Persada Sukabumi dengan maksud untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan oleh dosen, baik dosen tetap Akademi Farmasi Persada maupun dosen dari perguruan tinggi lain. Jurnal ini memuat tulisan-tulisan hilirisasi penelitian pada organisasi masyarakat, industri, serta instansi-instansi terkait
Articles 37 Documents
PENGARUH BERBAGAI KONSENTRASI EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle L) TERHADAP KEMATIAN LALAT RUMAH (Musca domestica) Apriyani Pramudiyawati Yunar; Siti Salbiah
JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN Vol. 1 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN, FARMASI, MANAJEMEN
Publisher : Akademi Farmasi Persada Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lalat rumah atau dalam bahasa latin disebut “Musca domestica” merupakan salah satu serangga yang hidup di lingkungan manusia. Lalat ini merupakan spesies yang punya peran penting dalam masalah kesehatan masyarakat. Sebab, serangga yang satu ini bisa menjadi ancaman penyebaran penyakit yang perlu diwaspadai keberadaannya akibat kebersihan lingkungan sekitar rumah yang kurang diperhatikan secara baik dan sehat, Lalat rumah, dilihat dari aspek perilakunya sangat gemar ditempat-tempat yang kotor, selain tumpukan sampah, makanan, dan tinja pun menjadi kesenangannya. Karena faktor inilah lalat akan membawa berbagai mikroorganisme penyebab penyakit. Selain sebagai vektor penyebaran penyakit, lalat pun merupakan binatang yang menjijikkan bagi sebagian orang. Cara untuk mengurangi kerugian tersebut akibat dampak negatif penggunaan insektisida sintesis maka perlu dikembangkan penggunaan insektisida alami yang berasal dari tumbuhan. Salah satunya adalah dengan menggunakan ekstrak daun sirih (Piper betle. L). Penelitian ini dilakukan dengan cara menyemprotkan berbagai konsentrasi ekstrak daun sirih (Piper betle. L) ke lalat rumah (Musca domestica). Penelitian berlangsung selama 5 hari dengan menggunakan 4 perlakukan, yaitu masing-masing konsentrasi 20%, 35%, 45%, dan 65%. Hal ini berdasarkan rumus acak lengkap t (r-1) > 15. Setelah data terkumpul, maka selanjutnya dianalisa dengan menggunakan Uji ANOVA dengan SPSS Versi 16. Analisis ini dimaksudkan untuk menguji hipotesis dan untuk membuktikan teori berdasarkan data yang sudah terkumpul. Hasil dari analisis akan digunakan sebagai dasar untuk menafsirkan data, Setelah dilakukan Uji ANOVA ternyata signifikansi < 0,05. Dimana P-value 0,00 < 0,05 Maka hipotesis diterima dan dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh berbagai konsentrasi ekstrak daun sirih terhadap kematian lalat rumah secara signifikan, Saran yang ingin penulis sampaikan, ada baiknya dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh ekstrak daun sirih terhadap penurunan kematian lalat rumah dengan menggunakan konsentrasi 95-100% dan waktu kontak ditambah menjadi 120 menit
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN TOMAT (SOLANUM LYCOPERSICUM L) TERHADAP KEMATIAN LARVA NYAMUK AEDES AEGYPTI Ela Amelia; Dewi Aprian Lasmini
JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN Vol. 1 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN, FARMASI, MANAJEMEN
Publisher : Akademi Farmasi Persada Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit DBD disebabkan oleh Virus Dengue,jumlah penderita DBD di Kabupaten Sukabumi pada tahun 2020 , terhitung sepanjang Januari sampai Oktober 2020, telah ditemukan lebih dari 1000 kasus DBD. Dari hasil pengamatan larva atau jentik di Desa Warnasari Wilayah kerja Puskesmas Karawang dengan menggunakan visual larvae methode ditemukan House Index jumlah rumah (+) larva ada 12 buah dari 25 rumah yang diperiksa. Sedangkan pada Container Index jumlah kontainer (+) larva ada 11 buah dari 19 kontainer yang diperiksa. Sehingga Density Figure 7,5 (Daerah merah,derajad penularan penyakit oleh larva tinggi, perlu pengendalian segera). Penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun tomat (Solanum Lycopersicum) terhadap kematian larva Aedes Aegypti. Rancangan penelitian yang digunakan penelitian ini adalah true experimental design dan merupakan penelitian verifikatif. Populasi dan sampel pada penelitian ini 110 ekor larva. Dengan melakukan 3 perlakuan dengan 6 kali pengulangan. Dan analisa yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan spss.Berdasarkan hasil analisa univariat uji efektivitas ekstrak daun tomat (Solanum Lycopersicum) terhadap kematian larva Aedes Aegypti dengan konsentrasi 10% dengan jumlah rata-rata kematian larva 1 ekor dari 10 ekor larva perkontainer, konsentrasi 20% dengan jumlah rata-rata kematian larva 2 ekor dari 10 ekor larva perkontainer dan konsentrasi 30% dengan jumlah rata-rata kematian larva 4 ekor dari 10 ekor larva perkontainer setelah kontak selama 1 jam. Berdasarkan hasil analisa bivariat one way anova diperoleh Sig 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak berarti menunjukkan ada efektivitas ekstrak daun tomat (Solanum Lycopersicum) terhadap kematian larva Aedes Aegypti.Diharapkan setelah penelitian ini desa warnasari atau warga kabupaten Sukabumi pada umumnya dapat menggunakan ekstrak daun tomat untuk mengendalikan kepadatan larva
UJI EFEKTIVITAS BIJI SIRSAK (ANNONA MURICATA L) SEBAGAI LARVASIDA PADA LARVA CULEX Nurfadilah; Neneng Nasjiah Namadula
JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN Vol. 1 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN, FARMASI, MANAJEMEN
Publisher : Akademi Farmasi Persada Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya penurunan cakupan Pemberian Obat Pencegahan Masal (POPM) pada tahun 2015 di bandingkan tahun 2014. Pada tahun 2015, cakupan Pemberian Obat Pencegahan Masal (POPM) sebesar 69,52%, turun dari tahun 2014 (73,91%). Penurunan ini disebabkan karena jumlah penduduk di kabupaten/kota endemis meningkat selain jumlah kabupaten/kota endemisnya meningkat dibandingkan dengan tahun 2014. Jika dibandingkan, angka absolut penduduk yang minum obat tahun 2015 meningkat hampir dua kali lipat dari tahun 2014. Kondisi ini dimungkinkan karena pada tahun 2015 dicanangkan kampanye bulan eliminasi kaki gajah pada bulan oktober oleh presiden RI sehingga sebagai besar kabupaten/kota endemis secara serentak melaksanakan Pemberian Obat Pencegahan Masal (POPM) filariasis (Depkes, RI 2015). Penelitian ini adalah untuk mengetahui Uji Efektifitas Biji Sirsak (Annona Muricata L) sebagai larvasida pada larva Culex. Terhadap kematian kematian larva Culex di Subang Jaya Kecamatan Cikole Kota Sukabumi. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen sesungguhnya (True Experiment), penelitian tergolong verifikatif yaitu menguji kebenaran hasil penelitian eksperimen sebelumnya. Teknik pengambilan sample yaitu total sampling 200 ekor larva Culex.Berdasarkan hasil penelitian efektifitas larutan biji sirsak (Annona Murica L) kontak dengan larva Culex selama 1 jam dengan larutan biji sirsak (Annona Muricata L) 25ml jumlah kematian larva Culex 13 ekor, 30ml jumlah kematian larva Culex 15 ekor, 35ml jumlah kematian larva Culex 21 ekor, dan 40ml jumlah kematian larva Culex 26 ekor. Hasil dari Uji ANOVA nilai signifikan yaitu 0,000 dimana signifikan < 0,05 maka hipotesa penelitian di tolak. Adanya pengaruh yang signifikan konsentrasi larutan Biji Sirsak (Annona Muricata L) terhadap kematin larva Culex
UJI EFETIVITAS BUAH BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) TERHADAP KEMATIAN LARVA Anopheles Sp DI DESA SIMPENAN KABUPATEN SUKABUMI Desi Eka Putri; Rahman Apriyana
JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN Vol. 1 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN, FARMASI, MANAJEMEN
Publisher : Akademi Farmasi Persada Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malaria merupakan salah satu masalah kesehatan di Indonesia. Salah satu pemberantasan nyamuk yang dapat dilakukan secara sederhana dan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan adalah pemberantasan larva menggunakan senyawa kimia alami. Buah belimbing wuluh dipilih sebagai alternatif pengganti insektisida karena tanaman ini sudah dikenal masyarakat dan mudah diperoleh di seluruh Indonesia. Buah belimbing wuluh juga telah digunakan di banyak negara untuk membasmi nyamuk pada tempat perindukannya. Buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L) mengandung salah satu zat yang dapat digunakan sebagai larvasida yaitu Saponin.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahu uji efektivitas buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L) terhadap kematian larva Anopheles sp. Penelitian ini berdasarkan sifat masalahnya adalah eksperimental. Sampel penelitian adalah larva Anopheles sp sejumlah 300 ekor larva Anopheles sp yang masing-masing dimasukan kedalam kontainer 10 ekor larva Anopheles sp yang dibagi menjadi 1 kelompok kontrol dan 5 kelompok perlakuan. Ekstrak yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 2ml, 4ml, 6ml, 8ml dan 10ml. Penelitian ini dilakukan sebanyak lima kali pengulangan. Pengamatan dilakukan setelah 50 menit dan dihitung jumlah larva yang mati. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan SPSS.Dari hasil statistik analisa univariat dosis 2ml, 4ml, 6ml, 8ml dan 10ml, yang paling efektif membunuh larva yakni pada dosis 10ml dengan jumlah larva yang mati 48 ekor larva Anopheles sp. Pada penelitian ini pH berpengaruh terhadap kematian larva Anopheles sp karena semakin rendah atau semakin asam maka semakin efektiv dalam membunuh larva. Salinitas juga berpengaruh karena habitat Anopheles sp yang hidup di air payau yang salinitas airnya tinggi oleh karena itu salinitas air sangat berpengaruh pada penelitian ini karena mempengaruhi kehidupan larva Anopheles sp. Analisa bivariat Anova diperoleh nilai F hitung 138.750 dengan nilai signifikan 0,000 <0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima dengan demikian menunjukkan bahwa ada hubungan antara ekstrak buah belimbing wuluh terhadap kematian larva Anopheles sp
UJI EFEKTIVITAS BAWANG PUTIH (Allium Sativum) TERHADAP KEMATIAN LARVA Aedes Aegypti DI KELURAHAN BABAKAN KECAMATAN CIBEUREUM KOTA SUKABUMI TAHUN 2023 Novita Sari; Salsabila Oktavia
JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN Vol. 1 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN, FARMASI, MANAJEMEN
Publisher : Akademi Farmasi Persada Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu pemberantasan nyamuk yang dapat dilakukan secara sederhana dan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan adalah pemberantasan larva menggunakan senyawa kimia alami. Bawang putih dipilih sebagai alternatif pengganti insektisida karena tanaman ini sudah dikenal masyarakat dan mudah diperoleh di seluruh Indonesia. Bawang putih juga telah digunakan di banyak negara untuk membasmi nyamuk pada tempat perindukannya. Bawang putih mengandung salah satu zat yang dapat digunakan sebagai larvasida yaitu Allisin. Penelitian ini adalah untuk mengetahui uji efektivitas bawang putih terhadap kematian larva Aedes aegypti. Penelitian ini berdasarkan sifat masalahnya adalah eksperimental, yang menggunakan penelitian Verifikatif. Sampel penelitian yaitu sebanyak 300 ekor larva Aedes aegypti yang masing-masing dimasukan kedalam kontainer 10 ekor dengan jumlah kontainer sebanyak 24 kontainer sebagai kelompok perlakuan dan 6 kontainer sebagai kelompok kontrol. Konsentrasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 25%, 50%, 75% dan 100%. Penelitian ini dilakukan sebanyak enam kali pengulangan dalam waktu 10 60 menit. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan SPSS.Berdasarkan hasil statistik analisa univariat dengan konsentrasi 25%, 50%, 75% dan 100% yang paling efektif terhadap kematian larva yaitu konsentrasi 100% dengan jumlah larva yang mati sebanyak 58 ekor. Dari hasil analisa bivariat Anova diperoleh nilai F hitung (11.192) > F tabel (3,10) atau P value (0,000) < (0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterima dengan demikian menunjukkan bahwa ada hubungan antara larutan ekstrak bawang putih terhadap kematian larva Aedes aegypti. Diharapkan bagi masyarakat agar dapat menggunakan larutan ekstrak bawang putih di tempat-tempat perindukan nyamuk Aedes aegypti seperti tempat penampungan air bersih dalam upaya pengendalian populasi nyamuk Aedes aegypti secara efektif.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP ASPEK INFORMASI OBAT PADA PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK Achmad Zainuri; Ofian Ismana; Neneng Nasjiah Namadulla
JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN
Publisher : Akademi Farmasi Persada Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Apotek berperan sebagai sarana khusus di bidang farmasi yang menyediakan pelayanan kefarmasian serta mendistribusikan obat-obatan kepada masyarakat. Tingkat kepuasan konsumen memiliki dampak signifikan terhadap keinginan mereka untuk kembali memanfaatkan layanan di apotek yang sama. Penelitian ini untuk mengetahui karakteristik demografi pasien yang berkunjung ke Apotek Sakina, mengetahui tingkat kepuasan keseluruhan pasien pada pelayanan kefarmasian di Apotek Sakina dan mengetahui riwayat kunjungan pasien ke Apotek Sakina. Penelitian ini bersifat deskriptif. Fokus penelitian deskriptif ini adalah sekumpulan objek yang dimaksudkan untuk menggambarkan kondisi di suatu masyarakat tertentu. Penelitian yang dilakukan untuk menjelaskan atau menggambarkan suatu masalah sosial merupakan cara lain untuk mendefinisikan penelitian deskriptif. Melalui pengisian kuesioner oleh pelanggan yang datang ke apotek. Hasil penelitian dari 50 orang yang memenuhi kriteria inklusi menunjukan hasil bahwa tingkat kepuasan terhadap aspek informasi obat tinggi sebanyak 31 orang (62%), sedang 19 orang (38%) dan rendah 0 (0%)
EVALUASI KETEPATAN DOSIS DAN INDIKASI PENGGUNAAN OBAT ATTAPULGITE PADA PASIEN DIARE DEWASA DI PUSKESMAS CIKAKAK KABUPATEN SUKABUMI Desi Eka Putri; Zenal Abidin; Yossie Widianti; Mohamad Danial
JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN
Publisher : Akademi Farmasi Persada Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare adalah keadaan dimana terjadi gangguan pada saluran cerna sehingga menyebabkan meningkatnya frekuensi buang air besar dengan konsistensi lembek hingga cair. Diare harus segera ditandai untuk mencegah terjadinya komplikasi yang berbahaya (Kusyani et al.,2022). Tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisis ketepatan dosis dan indikasi penggunaan attapulgite pada pasien dewasa di Puskesmas Cikakak. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif terhadap data sekunder yaitu data yang diperoleh dari penelusuran rekam medis (medical record) pasien Diare di Puskesmas Cikakak. Dari 178 pasien memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Menunjukkan bahwa ketepatan dosis dan indikasi (100%). Penggunaan obat diare di puskesmas cikakak adalah Attalpugite, garam oralit, kaolin, pektin dan Zink merupakan terapi utama yang diberikan. Evaluasi ketepatan dosis menunjukkan pada aspek tepat tepat indikasi 100% dan tepat dosis 100%

Page 4 of 4 | Total Record : 37