Jurnal Kesehatan Farmasi Manajemen
Jurnal Ilmiah Persada merupakan Jurnal yang dikelola dan diterbitkan oleh Akademi Farmasi Persada Sukabumi dengan maksud untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan oleh dosen, baik dosen tetap Akademi Farmasi Persada maupun dosen dari perguruan tinggi lain. Jurnal ini memuat tulisan-tulisan hilirisasi penelitian pada organisasi masyarakat, industri, serta instansi-instansi terkait
Articles
30 Documents
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP ASPEK INFORMASI OBAT PADA PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK
Achmad Zainuri;
Ofian Ismana;
Neneng Nasjiah Namadulla
Jurnal Kesehatan Farmasi Manajemen Vol 3 No 2 (2025): JURNAL ILMU KESEHATAN FARMASI DAN KEPERAWATAN
Publisher : JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang : Apotek berperan sebagai sarana khusus di bidang farmasi yang menyediakan pelayanan kefarmasian serta mendistribusikan obat-obatan kepada masyarakat. Tingkat kepuasan konsumen memiliki dampak signifikan terhadap keinginan mereka untuk kembali memanfaatkan layanan di apotek yang sama. Tujuan : Penelitian ini untuk mengetahui karakteristik demografi pasien yang berkunjung ke Apotek Sakina, mengetahui tingkat kepuasan keseluruhan pasien pada pelayanan kefarmasian di Apotek Sakina dan mengetahui riwayat kunjungan pasien ke Apotek Sakina. Metode Penelitian : Penelitian ini bersifat deskriptif. Fokus penelitian deskriptif ini adalah sekumpulan objek yang dimaksudkan untuk menggambarkan kondisi di suatu masyarakat tertentu. Penelitian yang dilakukan untuk menjelaskan atau menggambarkan suatu masalah sosial merupakan cara lain untuk mendefinisikan penelitian deskriptif. Melalui pengisian kuesioner oleh pelanggan yang datang ke apotek. Hasil : Hasil penelitian dari 50 orang yang memenuhi kriteria inklusi menunjukan hasil bahwa tingkat kepuasan terhadap aspek informasi obat tinggi sebanyak 31 orang (62%), sedang 19 orang (38%) dan rendah 0 (0%). Hal ini menunjukkan bahwa pasien Apotek Sakina secara umum merasa puas dengan kualitas layanan informasi obatnya
EFEKTIVITAS KONSUMSI BUAH SEMANGKA MERAH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
Hotmarida Silalahi;
Fauziah
Jurnal Kesehatan Farmasi Manajemen Vol 3 No 2 (2025): JURNAL ILMU KESEHATAN FARMASI DAN KEPERAWATAN
Publisher : JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang : Tingginya penderita hipertensi mencapai 33% pada tahun 2023 dan dua pertiga diantaranya berada di negara miskin dan berkembang (WHO, 2023). Jumlah penyandang hipertensi akan terus bertambah seiring waktu dan diperkirakan jumlahnya akan mencapai 1.5 miliar penduduk dunia pada tahun 2025 (WHO, 2018). Berdasarkan hasil observasi awal di PSTW Asisi Kota Sukabumi dari 51 lansia di PSTW Asisi kota sukabumi terdapat 14 orang lansia penderita hipertensi. Tujuan : Adapun tujuan dari penelitian Ini adalah untuk mengetahui Efektivitas konsumsi buah semangka merah(xitrullus lanatus) terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di PSTW Asisi kota Sukabumi tahun 2025 Metode : Metode penelitan ini menggunakan pre-eksperimental sampel penelitian ini berjumlah 13 lansia yang menderita hipertensi di PSTW Asisi kota Sukabumi. Hasil : Setelah uji bivariate t-test didapatkan nilai p value 0,001 maka P<0,05 Ho di tolak dan Ha diterima, maka ada Efektivitas konsumsi buah semangka merah (xitrullus lanatus) terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di PSTW Asisi Kota Sukabumi Tahun 2025
PENGARUH PEMBERIAN PENDIDIKAN KESEHATAN KEBERSIHAN PERSONAL HYGIENE PADA PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN DEFISIT PERAWATAN DIRI DI SENTRA PHALAMARTHA SUKABUMI
Yulianti;
Nining Sugihartati
Jurnal Kesehatan Farmasi Manajemen Vol 3 No 2 (2025): JURNAL ILMU KESEHATAN FARMASI DAN KEPERAWATAN
Publisher : JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang : Perawatan diri merupakan elemen krusial atau aspek penting dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan, mencakup aktivitas yang dilakukan untuk meningkatkan kesehatan fisik, emosional, dan psikologis. Namun, beberapa individu mengalami kesulitan dalam merawat diri sendiri dengan baik, yang berdampak negatif pada kesehatan mental mereka. Defisit perawatan diri dapat diartikan sebagai ketidakmampuan untuk melakukan aktivitas yang diperlukan demi kesehatan dan kesejahteraan (Martínez et al., 2021). Tujuan : Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan personal hygiene pada pasien skizofrenia dengan defisit perawatan diri di sentra phalamartha sukabumi Metode : Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasi Eksperiment One Grup Pre and Post-Test dengan sampel sebanyak 15 reponden yang di pilih secara random sampling. Instrumen penelitian meliputi Standar Operasional Prosedur (SOP) Pemberian Pendidikan Kebersihan Kesehatan Personal Hygiene, kuesioner Personal Hygiene (adaptasi dari WHOQOL-BREF). Analisis statistik dilakukan menggunakan uji Non Parametik,Uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil : : Dari hasil uji Non Parametik,Uji Wilcoxon Signed Rank. Didapatkan p-value 0.003 maka p<0.05. Kesimpulan : : H1 ditolak H0 diterima, dengan demikian terdapat pengaruh yang signifikan antara sebelum dan sesudah dilakukan emberian pendidikan kesehatan kebersihan personal hygiene
GAMBARAN PENJUALAN OBAT PARACETAMOL DI APOTEK JAYA FARMA PELABUHAN RATU
Linawati Handayani;
Davi Sundari;
Rifda Moh Ramadani
Jurnal Kesehatan Farmasi Manajemen Vol 3 No 2 (2025): JURNAL ILMU KESEHATAN FARMASI DAN KEPERAWATAN
Publisher : JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang : Apotek merupakan sarana pelayanan kefarmasian, memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan distribusi dan ketersediaan obat yang aman, efektif, dan berkualitas. Salah satu jenis obat yang paling umum dan banyak digunakan oleh masyarakat adalah paracetamol. Paracetamol dikenal luas sebagai analgetik dan antipiretik yang efektif untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang serta menurunkan demam. Tingginya permintaan akan paracetamol menjadikannya salah satu item penjualan dominan di banyak apotek. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penjualan obat parasetamol di Apotek Jaya Farma Pelabuhanratu. Metode Penelitian : Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan purposive sampling, dari data dalam sistem apotek. Data yang dianalisis meliputi volume, nilai dan tren penjualan Parasetamol Generik dan Non Generik dalam bentuk sediaan tablet. Hasil : Hasil menunjukkan bahwa Parasetamol generik terjual sebanyak 89 unit/Strip (dengan Total Nilai Penjualan Rp 623.000 sedangkan Parasetamol non generik terjual 366 unit/Strip dengan nilai Rp 2.796.500. Perbandingan total volume penjualan dan nilai penjualan obat Parasetamol generik dan Non Generik keduanya jauh berbeda, volume penjualan dan Nilai penjualan obat Parasetamol Non Generik jauh lebih tinggi. Tren penjualan obat Parasetamol Generik mengalami peningkatan di bulan Desember 2024 dan menurun kembali pada bulan Januari 2025, selanjutnya penjualan stabil sampai bulan Juni 2025. Tren penjualan obat Parasetamol Non Generik mengalami penurunan di bulan Desember 2024 dan peningkatan yang cukup stabil dan meningkat di bulan Juni 2025
PROFIL PENGGUNAAN OBAT GASTRITIS PADA RESEP PASIEN
Ela Amelia;
Dewi Aprian Lasmini
Jurnal Kesehatan Farmasi Manajemen Vol 3 No 1 (2025): JURNAL ILMU KESEHATAN FARMASI, KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang : Gastritis adalah peradangan pada mukosa atau dinding lambung yang dapat diakibatkan oleh pola makan yang tidak teratur, konsumsi OAINS, stress, maupun infeksi helicobackter pylori. Penatalaksanaan gastritis melibatkan penggunaan berbagai golongan obat, baik secara tunggal maupun kombinasi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan obat gastritis di Apotek Sumber Milik Cibadak periode Juli hingga Desember 2024 berdasarkan golongan obat, bentuk sediaan, pola kombinasi serta karakteristik pasien yang meliputi usia dan jenis kelamin. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan restrosepktif menggunakan data sekunder dari 93 lembar resep pasien. Hasil : Hasil penelitian menunjukan bahwa antasida (47.59%) adalah golongan obat yang paling banyak digunakan, bentuk sediaan terbanyak adalah suspensi (51.72%), dan pola peresepan terbanyak adalah kombinasi khususnya kombinasi antara antasida + PPI (30.11%). Pasien dengan jenis kelamin perempuan (62.37%) dan kelompok usia 55-65 tahun (22.58%) merupakan kelompok yang paling banyak mendapatkan pengobatan gastritis. Kesimpulan : Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan dalam pengelolaan dan penyediaan obat gastritis di apotek guna mendukung pelayanan kefarmasian yang lebih optimal
GAMBARAN PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI DI APOTEK
Laduna Aniq;
Ramita Fatia Sarah
Jurnal Kesehatan Farmasi Manajemen Vol 3 No 1 (2025): JURNAL ILMU KESEHATAN FARMASI, KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar Belakang : Hipertensi adalah salah satu masalah kesehatan global yang prevalensinya terus meningkat dan kerap dijuluki sebagai pembunuh diam-diam karena jarang menimbulkan gejala pada tahap awal. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan terapi antihipertensi dan menilai kesesuaiannya dengan pedoman terapi. Metode Penelitian : Rancangan penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan di Apotek Nias Kota Sukabumi. Data diambil dari rekam medik dan resep secara retrospektif pada periode Januari hingga Juni 2025. Subjek penelitian adalah pasien yang terdiagnosis hipertensi yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil : Hasil penelitian diperoleh sebanyak 72 pasien dengan hipertensi di Apotek Nias adalah berjenis kelamin perempuan (52,77%) dan laki-laki (47,22%), paling banyak berusia dewasa 18-59 tahun (76,38%), diikuti kelompok usia lanjut ≥60 tahun (23,61%). Hasil analisis menunjukkan bahwa Golongan obat antihipertensi yang paling banyak digunakan adalah golongan Calcium Channel Blocker (CCB) sebesar (61,29%), dan golongan Angiotensin II Receptor Blocker (ARB) (16,12%). Jenis obat terbanyak digunakan yaitu Amlodipin (61,28%) dan Kandesartan (13,97%). Sebagian besar pasien memperoleh terapi antihipertensi melalui pendekatan monoterapi (terapi tunggal) 82%, sedangkan 18% menggunakan kombinasi. Pola penggunaan terapi antihipertensi di Apotek Nias masih cenderung mengikuti terapi bertahap (stepwise therapy) sesuai dengan pedoman terapi dengan pemilihan obat tunggal sebagai terapi awal.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI DENGAN TINDAKAN PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI DI SMK AMALIAH KABUPATEN BOGOR
Indah Soelistyawati;
Aura Pesantila
Jurnal Kesehatan Farmasi Manajemen Vol 2 No 1 (2024): JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN
Publisher : JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kesehatan reproduksi adalah kondisi yang mencakup kesejahteraan fisik, mental, dan sosial yang optimal, yang tidak hanya berarti bebas dari penyakit atau cacat, tetapi juga mencakup kesehatan yang berkaitan dengan sistem reproduksi, serta fungsi dan proses yang terkait. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan remaja putri tentang personal hygiene saat menstruasi dengan tindakan personal hygiene saat menstruasi SMK Amaliah Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Sampel sebanyak 37 responden dengan teknik pengambilan total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan uji chi-square. Sebagian besar remaja putri memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi tentang personal hygiene saat menstruasi yaitu sebanyak 20 responden (54,1%). Sebagian besar remaja putri memiliki tindakan personal hygiene yang tinggi pada saat menstruasi yaitu sebanyak 20 responden (54,1%). Hasil uji statistik Chi Square diperoleh nilai p-value adalah 0,01 yang berarti α ≤ 0,05 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Terdapat hubungan tingkat pengetahuan remaja putri tentang personal hygiene saat menstruasi dengan tindakan personal hygiene saat menstruasi Smk amaliah Kabupaten Bogor Tahun 2022. Diharapkan Sekolah dapat meningkatkan program UKS dengan berkoordinasi bersama tenaga kesehatan untuk memberikan informasi kepada remaja putri dengan cara diskusi atau tanya jawab mengenai tindakan personal hygiene saat menstruasi
HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KB SUNTIK 3 BULAN TERHADAP BERAT BADAN AKSEPTOR DI PMB N KABUPATEN CIANJUR
Nurul Wahidah;
Aspi Roihan
Jurnal Kesehatan Farmasi Manajemen Vol 2 No 1 (2024): JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN
Publisher : JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Program KB merupakan salah satu program pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas penduduk. Pemakaian alat kontrasepsi suntik merupakan cara yang paling banyak digunakan oleh para ibu, pengaruh KB suntik 3 bulan yaitu salah satunya perubahan terhadap berat badan. Tujuan untuk mengetahui hubungan lama penggunaan KB suntik 3 bulan terhadap berat badan akseptor di PMB bidan N kabupaten Cianjur. Jenis penelitian ini kuantitatif. Populasi sebanyak 48 orang. Sampel sebanyak 32 responden di PMB bidan N Kabupaten Cianjur. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisis chi-square. Sebagian besar pengguna lebih dari 6 bulan sebanyak 25 responden (78,1%) dan sebesar 26 responden (81,3%) mengalami penambahan berat badan. Hasil analisis uji chisquare nilai p value = 0,001 α = ≤ 0,05 ada hubungan penggunaan KB suntik 3 bulan dengan penambahan berat badan akseptor di PMB bidan N Kabupaten Cianjur. Saran bagi tenaga kesehatan untuk dapat memberikan konseling dan meningkatkan pelayanan kepada akseptor KB suntik 3 bulan.
HUBUNGAN LAMA PEMAKAIAN KONTRASEPSI HORMONAL DENGAN PERUBAHAN BERAT BADAN DAN PERUBAHAN LIBIDO DI PMB BIDAN ATIKAH WULANSARI
Rita Putri Wati;
Ai Susanti
Jurnal Kesehatan Farmasi Manajemen Vol 2 No 1 (2024): JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN
Publisher : JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kontrasepsi hormonal mempunyai efek samping dalam penggunaannya salah satunya merupakan perubahan berat badan dan perubahan libido. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perubahan serta lama pemakaian kontrasepsi kb hormonal terhadap perubahan berat badan dan perubahan libido di PMB bidan Atikah Wulansari Kabupaten Bogor. Rancangan penelitian ini menetapkan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Variabel independent ialah lama pemakaian kontrasepsi KB hormonal, variabel dependent ialah perubahan berat badan dan perubahan libido. Pengumpulan informasi menggunakan kuesioner yang di peroleh dari informasi data primer. Populasi pada riset ini sebanyak 120 orang merupakan seluruh akseptor KB hormonal dan sampel dari riset ini adalah sebanyak 54 responden serta hasilnya dianalisis memakai analisis uji Chi square. Diperoleh hasil penelitian menunjukan terdapat nilai p-value=0,001 (p-value=< 1 tahun (68,6%), perubahan berat badan sebagian besar adalah berubah (68,5%), dan perubahan libido Sebagian besar berubah sebanyak (61,1%) . Berdasarkan hasil uji Chi square diperoleh hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara lama pemakaian kontrasepsi hormonal dengan perubahan berat badan di PMB bidan Atikah Wuansari (p value =0,001) (pvalue=<0,05) dan terdapat hubungan yang signifikan antara lama pemakaian kontrasepsi hormonal dengan perubahan libido di PMB bidan Atikah Wuansari (p value =0,001) (p-value=<0,05).
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK BIJI BUAH PEPAYA (Carica Papaya L) TERHADAP KEMATIAN LARVA Culex sp
Novita Sari;
Robby Fikal Khofi
Jurnal Kesehatan Farmasi Manajemen Vol 2 No 1 (2024): JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN
Publisher : JURNAL KESEHATAN FARMASI MANAJEMEN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Berdasarkan data kasus penyakit Kaki Gajah (FILARIASIS) di Kabupaten Sukabumi mencatat ada 107 warga yang terjangkit Kaki gajah (FILARIASIS) sejak Tahun 2002-2018. Untuk mengetahui uji efektivitas biji buah pepaya (carica papaya l) terhadap kematian larva culex sp. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen sesungguhnya (True Eksperiment), penelitian ini tergolong penelitian verifikatif yang bertujuan untuk menguji kebenaran hasil penelitian eksperimen sebelumnya dengan maksud untuk mengetahui Efektivitas Ekstrak Biji Buah Pepaya (Carica Papaya L) Terhadap Kematian Larva Culex Sp. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling 210 ekor larva. Berdasarkan hasil penelitian efektivitas biji buah pepaya (Carica Papaya L) kontak dengan Larva Culex Sp selam 20 sampai 60 menit dengan konsentrasi 30% sebanyak 23 ekor,50% jumlah kematian 32 ekor, dan 70% jumlah kematian sebanyak 58 ekor. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak biji pepaya pada konsentrasi 30%, 50% dan 70% mampu membunuh larva culex sp. Sehingga diharapkan masyarakat dapat mengaplikasikan ekstrak biji pepaya untuk pengendalian larva culex sp