cover
Contact Name
nurullia febriati
Contact Email
nurullia.febriati@fp.unila.ac.id
Phone
+6281804904477
Journal Mail Official
tanto.utomo@fp.unila.ac.id
Editorial Address
Department of Agroindustrial Technology Faculty of Agriculture, Lampung University Jl. Prof. Soemantri Brojonegoro No. 1 Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan
Published by Universitas Lampung
ISSN : 28288513     EISSN : 28288513     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/jab.v3i2.9401
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan merupakan terbitan berkala ilmiah yang menerbitkan hasil-hasil peneliatian ataupun review artikel yang berfokus pada bidang agroindustri dan teknologi hasil pertanian, baik itu dari segi teknologi proses, manajemen, ataupun lingkungan
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2023)" : 20 Documents clear
PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK KAYU MANIS (Cinamommum burmanni) TERHADAP SIFAT KIMIA DAN MIKROBIOLOGI MINUMAN PROBIOTIK SARI JAGUNG MANIS (Zea Mays saccharata) SELAMA PENYIMPANAN Putri, Melinia Ramadhani; Zulferiyenni, Zulferiyenni; Susilawati, Susilawati; Murhadi, Murhadi
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v2i1.7166

Abstract

Jagung yang melimpah di Indonesia belum diimbangi dengan pengolahan yang bervariatif. Salah satu kreasi olahan berbahan baku jagung manis yaitu minuman probiotik sari jagung manis. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak kayu manis terhadap sifat kimia, dan mikrobiologi minuman probiotik sari jagung manis selama penyimpanan. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi ekstrak kayu manis (0%, 2%, 4%, dan 6%)  dan faktor kedua yaitu lama penyimpanan (0 hari, 1 hari, 2 hari, dan 3 hari). Data yang diperoleh dilakukan uji Bartlett, Tuckey, Anara dan diuji lanjut dengan ortoghonal polinomial (OP). Konsentrasi ekstrak kayu manis dan lama penyimpanan berpengaruh secara linear terhadap pH dan total BAL. Interaksi kedua faktor tidak berpengaruh terhadap semua parameter. Kadar air tertinggi adalah perlakuan konsentrasi ekstrak kayu manis 6% dan lama penyimpanan3 hari yaitu 90,19%. pH terendah adalah perlakuan konsentrasi ekstrak kayu manis 6% dan lama penyimpanan 3 hari yaitu 4,1. Rata-rata total BAL yang diperoleh adalah 9,53 log cfu/mL (3,39x109 cfu/mL). Tingkat penerimaan keseluruhan tertinggi adalah perlakuan ekstrak kayu manis 4% dengan skor 3,29 (agak suka).
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN PEMPEK CEMOT KABUPATEN LAHAT Permatasari, Kartini; Nurainy, Fibra; Utomo, Tanto Pratondo; Suroso, Erdi
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v2i1.7188

Abstract

Cemot merupakan Industri Rumah Tangga yang mengolah makanan khas Palembang yaitu Pempek. Hasil observasi yang dilakukan di Industri Rumah Tangga Cemot terdapat beberapa masalah yang menyebabkan penurunan jumlah penjualan produk pempek. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi faktor lingkungan internal dan eksternal yang mempengaruhi strategi pemasaran di Industri Rumah Tangga Cemot dan menentukan alternatif dan prioritas strategi pemasaran Industri Rumah Tangga Cemot. Data dianalisis menggunakan matriks Internal-External (IE), matriks Strenght, Weakness, Opportunity dan Threat (SWOT) dan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Berdasarkan hasil analisis matriks IFE diperoleh total skor sebesar 3,39, sedangkan hasil analisis matriks EFE diperoleh total skor sebesar 3,23 sehingga pada matriks IE menempatkan perusahaan berada pada posisi sel I yang menunjukkan bahwa strategi yang dapat diterapkan yaitu penetrasi pasar, pengembangan pasar dan pengembangan produk. Berdasarkan hasil analisis matriks SWOT, alternatif strategi yang didapatkan yaitu mempertahankan serta meningkatkan kualitas dan cita rasa khas untuk memberikan kepercayaan terhadap konsumen; melakukan kegiatan promosi secara efisien untuk memperluas target pasar dan meningkatkan jumlah penjualan; mengembangkan variasi dan inovasi produk serta mempertahankan harga produk; dan mempertahankan hubungan baik dengan konsumen. Strategi pemasaran yang diprioritaskan berdasarkan matriks QSPM adalah mempertahankan serta meningkatkan kualitas dan cita rasa khas untuk memberikan kepercayaan terhadap konsumen dengan nilai Total Attractive Score sebesar 6,18.
KARAKTERISTIK SENSORI DAN FISIK SOSIS AYAM DENGAN PENAMBAHAN PATI AREN (Arenga pinnata) DAN ISOLAT PROTEIN KEDELAI (IPK) Sujianti, Ari; Susilawati, Susilawati; Astuti, Sussi; Nurdin, Samsu Udayana
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v2i1.7189

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan pati aren dan isolat protein kedelai (IPK) terhadap karakteristik sensori dan fisik sosis ayam serta mendapatkan formulasi perbandingan pati aren dan IPK terbaik pada produk sosis ayam. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan faktor tunggal yang terdiri dari 9 taraf dan 3 kali ulangan. Formulasi pati aren dan IPK dalam pembuatan sosis ayam yaitu : A0 (33% tapioka sebagai kontrol), A1 (5%:10%), A2 (5%:13%), A3 (10%:10%), A4 (10%:13%), A5 (15%:10%), A6 (15%:13%), A7 (20%:10%), dan A8 (20%:13%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan formulasi perbandingan pati aren dan IPK berpengaruh nyata terhadap sifat sensori tekstur, rasa, aroma, penampakan dan penerimaan keseluruhan serta sifat fisik (tekstur), WHC, dan susut masak. Formulasi perbandingan pati aren dan IPK yang menghasilkan sosis ayam terbaik adalah perlakuan A3 (pati aren 5%:IPK 10%) yang memiliki skor tekstur 7,13 (padat dan kompak, skor rasa dan aroma 7,09 (khas sosis ayam), penampakan 7,15 (kurang cemerlang), dan penerimaan keseluruhan 7,69 (suka), serta sifat fisik tekstur 180,25 gf, WHC 45,57%, dan susut masak 21,29%. Perlakuan terbaik menghasilkan kadar air sebesar 63,61%, kadar abu 2,31%, kadar protein 20,50%, dan kadar lemak 3,52% yang telah memenuhi SNI No. 3820.2015.
FORMULASI TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) DAN TEPUNG TERIGU TERHADAP MUTU SENSORI, FISIK, DAN KIMIA CUPCAKE Viani, Tri Okta; Rizal, Samsul; Nurdjanah, Siti; Nawansih, Otik
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v2i1.7191

Abstract

Cupcake daun kelor pada penelitian ini adalah cupcake yang berbahan baku tepung terigu dengan penambahan tepung daun kelor.  Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh formulasi tepung daun kelor dan tepung terigu terhadap mutu sensori, fisik, dan kimia cupcake mendekati SNI 01-4309-1996 tentang standar mutu kue basah.  Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 4 ulangan menggunakan faktor tunggal yang terdiri dari 6 taraf formulasi tepung daun kelor dan tepung terigu yaitu P0 (0%:100%), P1 (5%:90%), P2 (10%:90%), P3 (15%:75%), P4 (20%:80%), dan P5 (25% :75%).  Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan menggunakan uji Barlett dan Tukey dilanjutkan dengan uji ANOVA dan uji BNT pada taraf 5%.  Hasil penelitian menunjukan bahwa formulasi tepung daun kelor dan tepung terigu terbaik ditemukan pada perlakuan P1 (5%:95%) yang menghasilkan cupcake dengan kadar air sebesar 23,50%, kadar lemak sebesar 16,93%, kadar protein sebesar 16,35%, kadar karbohidrat sebesar 27,37%, kadar abu sebesar 1,35%, kadar serat kasar sebesar 5,40%, warna agak hijau, tekstur lembut, aroma tidak langu khas kelor, aftertaste yang tidak pahit, dan penerimaan keseluruhan yang disukai oleh panelis
KOMBINASI EKSTRAK TAUGE DAN ZA SEBAGAI SUMBER NITROGEN PERTUMBUHAN Acetobacter xylinum DALAM PEMBUATAN NATA BERBAHAN DASAR KULIT PISANG (Musa paradisiaca Linn) Biran, Qinar Khaleza; Zuidar, Ahmad Sapta; Sartika, Dewi; Utomo, Tanto Pratondo
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v2i1.7192

Abstract

Nata de banana skin merupakan diversifikasi dari limbah pisang yang memiliki potensi untuk menjadi pengganti air kelapa pada pembuatan nata.  Mutu produk nata dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah sumber nitrogen yang digunakan.  Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kombinasi ekstrak tauge dan ZA terbaik.  Penelitian ini dirancang menggunakan rancangan acak kelompok lengkap non faktorial, sebanyak empat ulangan.  Perlakuan yang digunakan yaitu tauge 0 mL dan ZA 6 g (A), tauge 1 mL dan ZA 5 g (B), tauge 2 mL dan ZA 4 g (C), tauge 3 mL dan ZA 3 g (D), tauge 4 mL dan ZA 2 g (E), dan tauge 5 mL dan ZA 1 g (F).  Pengamatan yang dilakukan terdiri dari uji kimia meliputi kadar air, kadar nitrogen, nilai pH, total mikroba, pengukuran rendemen, dan uji sensori yang meliputi warna, tekstur, rasa, dan aroma.  Data yang dihasilkan dianalisis homogenitas dengan uji Bartlett, aditifitas dengan uji Tuckey, dan perbedaan antar perlakuan dengan analisis ragam.  Selanjutnya, data dianalisis dengan uji Beda Nyata Terkecil pada taraf 5%.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik nata de banana skin didapatkan pada perlakuan A (tauge 0 mL dan ZA 6 g) dengan warna putih keruh, aroma tidak berbau asam, tekstur kenyal, rasa normal, dengan rata-rata kadar air 94,08%, kadar nitrogen 0,24%, dan kadar rendemen 21,31%.
ANALISIS SIKAP KONSUMEN TERHADAP ATRIBUT PRODUK DIMSUM MORESTO DI KOTA BANDAR LAMPUNG, LAMPUNG Baradatu, Karen Syafiyah Citra; Rasyid, Harun Al; Anungputri, Pramita Sari; Herdiana, Novita
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v2i1.7193

Abstract

Dimsum Moresto merupakan restoran penyedia produk olahan dimsum yang saat ini sangat dikenal dikalangan masyarakat, terutama masyarakat Bandar Lampung. Kesukaan masyarakat Indonesia terhadap dimsum dapat diketahui melalui penilaian konsumen terhadap atribut-atribut produk yang dimiliki oleh produk dimsum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap konsumen terhadap produk Dimsum Moresto, serta mengetahui atribut terpenting dan kinerja atribut produk Dimsum Moresto agar dapat dikembangkan. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode fishbein untuk menilai sikap konsumen terhadap atribut produk dan metode Importance Performance Analysis (IPA) untuk mengetahui atribut terpenting dan kinerja atribut tersebut. Atribut yang digunakan berupa rasa, tekstur, varian, aroma, warna, porsi, harga, dan promosi. Atribut rasa memperoleh nilai sikap sebesar 20,70 yang dinilai sangat positif oleh konsumen. Atribut tekstur, varian, aroma, warna, porsi, dan harga memperoleh nilai sikap 15,4 hingga 20,2 yang dinilai positif oleh konsumen. Atribut promosi memperoleh nilai sikap sebesar 14,95 yang dinilai netral oleh konsumen. Atribut harga dan promosi termasuk ke dalam kuadran prioritas utama dikarenakan menurut penilaian konsumen atribut tersebut dianggap penting dalam keputusan pembelian dimsum tetapi kinerjanya belum memenuhi harapan konsumen, sehingga perlu untuk dikembangkan agar dapat meningkatkan penjualan.
PENGARUH PERLAKUAN AWAL DAN CARA PENGERINGAN TERHADAP SIFAT SENSORI BUBUK CABAI DAUN JERUK PURUT (Citrus hystric D.C) Citra, Meitriliana; Suharyono, Suharyono; Sugiharto, Ribut; Koesoemawardani, Dyah
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v2i1.7227

Abstract

Bubuk cabai merah dengan campuran daun jeruk purut merupakan diversifikasi produk hasil pertanian yang saat ini sedang dikembangkan. Namun, mutu produk dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya adalah perlakuan awal dan metode pengeringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode perlakuan awal dan metode pengeringan serta interaksi keduanya. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan rancangan acak kelompok lengkap faktorial, yang terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah perlakuan awal; blansing pada suhu 90°C selama 6 menit (B1), blansing pada suhu 80°C selama 20 menit (B2), blansing pada suhu 90°C selama 6 menit dengan penambahan 0,2% natrium metabisulfit (B3), suhu blansing 80°C selama 20 menit dengan penambahan 0,2% natrium metabisulfit (B4) dan tanpa blansing (B5). Faktor kedua adalah metode pengeringan; pengeringan dengan sinar matahari sampai kadar air produk di bawah 12% (P1) dan pengeringan oven pada suhu 80°C selama 8 jam (P2). Data yang dihasilkan dianalisis homogenitas dengan uji Barlett, aditifitas dengan uji Tuckey, perbedaan antar perlakuan dengan analisis ragam. Selanjutnya, data dianalisis dengan perbandingan ortogonal untuk mendapatkan perlakuan terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P1B4 merupakan perlakuan terbaik dengan warna bata (2,42) aroma khas daun jeruk) (2,25), rasa pedas (2,26), rasa lebih disukai panelis (2,27), penerimaan keseluruhan disukai panelis (2,26), dan kandungan vitamin C 201,48 mg/g. Seluruh perlakuan serbuk cabai daun jeruk menghasilkan kadar air tidak melebihi batas yang dipersyaratkan SNI 01-3709-1995 dan residu sulfit pada perlakuan B3 dan B4 tidak melebihi persyaratan BPOM 2013.
STRATEGI PEMASARAN KOPI BUBUK GHALKOFF (Studi Kasus di PT Ghaly Rolies Indonesia, Bandar Lampung) Hani, Miftahul Khairunnisa; Rasyid, Harun Al; Yuliandari, Puspita; Sartika, Dewi
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v2i1.7230

Abstract

PT Ghaly Rolies Indonesia adalah perusahaan yang berfokus pada pengolahan produk kopi, salah satunya adalah kopi dalam kemasan bermerk Ghalkoff.  Namun, pemasaran yang dilakukan masih kurang maksimal dan terjadi penurunan penjualan akibat pandemi Covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal, merumuskan dan membuat prioritas strategi pemasaran kopi bubuk Ghalkoff.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan teknik survei lapangan.  Data dianalisis menggunakan analisis matriks IFAS dan EFAS, matriks grand strategy, matriks SWOT, dan matriks QSPM.  Berdasarkan analisis matriks IFAS dan EFAS, nilai yang didapatkan yaitu 1,00 (matriks IFAS) dan 1,31 (matriks EFAS) sehingga dapat diketahui posisi PT Ghaly Rolies Indonesia berada pada kuadran I.  Strategi yang harus diterapkan dalam kondisi ini adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif (growth-oriented strategy) dan menghasilkan enam strategi pada analisis matriks SWOT.  Data dianalisis menggunakan matriks QSPM untuk diketahui urutan prioritasnya.  Dari hasil analisis matriks QSPM didapatkan dua prioritas strategi pemasaran kopi bubuk Ghalkoff yaitu meningkatkan kegiatan promosi baik secara offline maupun online dengan nilai TAS sebesar 12,86 dan membentuk citra dan image produk sebagai kopi organik sehingga konsumen lebih tertarik dan beralih dari kopi merk lain ke kopi Ghalkoff dengan nilai TAS sebesar 12,59.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU KOPI (STUDI KASUS: KOPI RIGIS) Iskandar, Ferdi; Rasyid, Harun Al; Yuliandari, Puspita; Suroso, Erdi
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v2i1.7231

Abstract

BUMDes Kampung Kopi merupakan usaha milik desa yang dimiliki oleh Desa Rigis Jaya. Usaha ini dikelola oleh warga setempat yang saat ini berfokus pada pengolahan kopi milik warga. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode EOQ sebagai metode pengendalian persediaan bahan baku perusahaan dan melakukan peramalan persediaan bahan baku untuk tahun 2022 dan 2023. Metode EOQ memberikan data pemesanan bahan baku ekonomis pada tahun 2019 sebesar 363 kg, tahun 2020 sebesar 340 kg, dan tahun 2021 sebesar 454 kg. Persediaan pengaman pada tahun 2019 sebesar 21,48 kg, tahun 2020 sebesar 15,39 kg, dan tahun 2021 sebesar 10,12 kg. Titik pemesanan kembali pada tahun 2019 sebesar 32,04 kg, tahun 2020 sebesar 24,54 kg, dan tahun 2021 sebesar 24,81 kg. Jarak waktu antar pesanan tahun 2019 adalah 34 hari, tahun 2020 adalah 37 hari, dan tahun 2021 adalah 31 hari. Metode EOQ memberikan penghematan total biaya persediaan sebesar Rp 10.382,89 pada tahun 2019, Rp 20.658,91 pada tahun 2020, dan Rp 15.224,66 pada tahun 2021. Peramalan persediaan bahan baku memberikan data perkiraan jumlah permintaan bahan baku pada tahun 2022 dan 2023 masing-masing sebesar 4.444,5 kg.
PENGARUH EKSTRAK SERAI (Cymbopogon citratus) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH DAN PROFIL LANGERHANS MENCIT DIABETES Anungputri, Pramita Sari; Rangga, Azhari; Subeki, Subeki
Jurnal Agroindustri Berkelanjutan Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jab.v2i1.7733

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit degeneratif yang ditandai oleh meningkatnya kadar glukosa darah. Tingginya glukosa darah dalam tubuh dikarenakan tubuh tidak dapat memproduksi hormon insulin sebagaimana mestinya. Kekurangan insulin disebabkan karena rusaknya sel β pankreas yang dapat mensekresikan insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari ekstrak serai terhadap kadar glukosa darah dan profil Langerhans mencit diabetes. Mencit diabetes diberi ekstrak etanol dan air dari serai dengan konsentrasi 125 dan 250 mg/kg berat badan. Pemberian ekstrak serai dilakukan setiap 2 hari sekali selama 30 hari. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa adanya penurunan kadar glukosa darah mencit diabetes seteh diberi ekstrak serai. Tidak ada perbedaan nyata yang ditunjukan pada mencit diabetes setelah diberi oral ekstrak etanol serai pada dosis 125 mg/kgbb dan 250 mg/kgbb, serta ekstrak air serai pada dosis dosis 125 mg/kgbb dan 250 mg/kgbb. Kondisi pancreas mencit menunjukan adanya perbaikan pada mencit yang dberi oral ekstrak serai dibandingkan dengan kondisi kontrol (-) mencit.

Page 2 of 2 | Total Record : 20