cover
Contact Name
Sirajuddin
Contact Email
jurnaljrep@gmail.com
Phone
+6285775970883
Journal Mail Official
jurnaljrep@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bumi 18, Blok A.15, No. 1, Bumi Permata Hijau, Gunung Sari, Rappocini, Makassar, Sulawesi Selatan, 90221, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JREP
ISSN : -     EISSN : 30478952     DOI : https://doi.org/10.51574/jrep
Core Subject : Education,
Jurnal Riset dan Evaluasi Pendidikan (JREP) bertujuan untuk mewadahi forum pemahaman ilmiah bidang pendidikan dan memainkan peran penting dalam mempromosikan proses akumulasi pengetahuan, nilai, dan keterampilan yang ditransmisikan dari satu generasi ke generasi lainnya; dan untuk menyediakan metode dan isi evaluasi dan penelitian dalam pendidikan bagi para guru, administrator, dan pekerja penelitian. Jurnal ini mencakup penelitian tentang: Pengembangan Instrumen dan Penilaian, Penilaian Kelas Evaluasi Kebijakan Program dalam Pengaturan Pendidikan Pembelajaran
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2024): JREP" : 6 Documents clear
Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran IPS Kelas IV SD Inpres Macanda Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa Wahyuni, Sri; Hasan Basri; Nursalam; Syarifah Aeni Rahman
Jurnal Riset Evaluasi Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2024): JREP
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrep.v1i1.1365

Abstract

This research aims to determine the effect of the Problem Based Learning (PBL) model on students' critical thinking abilities in the Class IV Social Sciences subject at SD Inpres Macanda, Somba Opu District, Gowa Regency. This type of research is experimental research in the form of One Group Pre Test Post Test Design. The data collection techniques used are observation, critical thinking ability tests. The data analysis technique uses descriptive analysis and inferential analysis. The results of the research show that the critical thinking abilities of fourth grade students at SD Inpres Macanda before implementing the Problem Based Learning (PBL) model were categorized as still low. This can be seen from the average student pre-test score of 55.34. After implementing the Problem Based Learning (PBL) model, the critical thinking ability of fourth grade students at SD Inpres Macanda, Somba Opu District, Gowa Regency was categorized as very high. The average post-test score was 83.10. The average value of the percentage results of learning implementation by applying the Problem Based Learning (PBL) model is 89.65.
Pengaruh Media Kalung Angka Terhadap Hasil Belajar Matematika di Kelas I SD Inpres Kayumalle Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa: The Influence of Number Necklace Media on Mathematics Learning Outcomes in Class I of SD Inpres Kayumalle, Tompobulu District, Gowa Regency Rahman R, Hikma; Nasrun; Ernawati
Jurnal Riset Evaluasi Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2024): JREP
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrep.v1i1.1382

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar matematika peserta didik karena kurangnya pengadaan variasi media oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media kalung angka terhadap hasil belajar matematika di kelas I SD Inpres Kayumalle Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen berbentuk Pre-Eksperimental Disign. Sumber data dalam penelitian ini adalah pesrta didik kelas I SD Inpres Kayumalle, Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa sebanyak 9 murid. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar tes dan dokumentasi. Hasil penelitian data pretest atau sebelum menggunakan media kalung angka tergolong rendah yaitu nilai rata-rata hasil skor adalah 52,22. Sementara itu nilai rata-rata skor hasil post-test setelah penggunaan media kalung angka adalah 83,33 yang tergolong tinggi. Setelah dianalisis statistik inferensial diperoleh tHitung 25,000 dan tTabel 2,30600 maka diperoleh tHitung> tTabel atau 25,000>2,30600. Berdasarkan hasil dari tHitung dan tTabel, dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, ini berarti penggunaan media kalung angka berpengaruh terhadap hasil belajar matematika di kelas I SD Inpres Kayumalle Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Rizka, Rizka Auliah Muhrami; Sitti Fithriani Saleh; Marup
Jurnal Riset Evaluasi Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2024): JREP
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrep.v1i1.1412

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperimen bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV SDN Neg. 18 Bababulo. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Neg. 18 Bababulo Kabupaten Majene, pada semester genap tahun pelajaran 2023/2024 yang berjumlah 28 orang yang terbagi dalam dua kelas yaitu kelas IVA dan IVB. Penelitian ini dilaksanakan selama 4 kali pertemuan dalam kelas eksperimen dan 4 kali dalam kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar siswa dengan pretest dan posttest serta data hasil observasi. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu analisis deskriptif, analisis inferensial yang terbagi menjadi 2 yaitu uji normalitas dan uji homogenitas, dan yang terakhir yaitu uji hipotesis. Berdasarkan hasil analisis data dengan bantuan SPSS 26. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) nilai rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen yaitu 87,00 dengan standar deviasi 2,320. (2) nilai rata-rata hasil belajar peserta didik pada kelas kontrol yaitu 77,36 dengan standar deviasi 5,597. Sedangkan hasil analisis statistik inferensial Dari hasil t hitung yang telah dilakukan diperoleh sig (2-tailed yakni 0,000 lebih kecil dari 0,05 (0,00<0,05), karena signifikan lebih kecil dari 0,05, maka H0 ditolak atau H1 diterima, yang berarti bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis proyek terhadap hasil belajar mata pelajaran matematika pada siswa kelas IV SD Negeri 18 Bababulo. Dari hasil analisis ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kata Kunci : Model Pembelajaran Berbasis Proyek dan Hasil Belajar
Pengaruh Penggunaan Media Video Animasi Terhadap Hasil Belajar Berhitung Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar ARINI WIJAYANTI; Sitti Fithriani Saleh; Ernawati
Jurnal Riset Evaluasi Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2024): JREP
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrep.v1i1.1413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan media video animasi terhadap hasil belajar berhitung siswa kelas 1 Sekolah Dasar. Penelitian yang dilaksanakan di UPTD SDN 29 Marana Kecamatan Lau Kabupaten Maros tahun ajaran 2023/2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen berbentuk Quasi experimental design dengan desain Noneqivalent control group design. Sampel terdiri dari 25 siswa kelas eksperimen dan 25 siswa kelas kontrol. Data perolehan hasil pretest dan posttest kedua kelas menggunakan tes tertulis berupa lembar soal. Data dianalisis menggunakan program IBM SPSS versi 26 dengan uji-t Independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan nilai rata-rata siswa yang diketahui dari hasil perolehan posttest yaitu pada kelas eksperimen setelah diberikan perlakuan penggunaan media video animasi memperoleh nilai rata-rata 89,12 dan pada kelas kontrol tanpa diberikan perlakuan penggunaan media video animasi memperoleh nilai rata-rata 66,72. Untuk memperkuat hasil penelitian, maka digunakan uji-t, diketahui nilai thitung = 8,491 dengan sig. (2-tailed) = 0,000 berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media video animasi terhadap hasil belajar berhitung siswa kelas 1 UPTD SDN 29 Marana Kecamatan Lau Kabupaten Maros.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPA Melalui Model Active Learning tipe Card Sort Kelas V di SD Inpres Sero Kabupaten Gowa Nur, Muh.Syahril; Irmawanty; Andi Muafiah Nur
Jurnal Riset Evaluasi Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2024): JREP
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrep.v1i1.1417

Abstract

Berdasarkan observasi yang dilakukan pada siswa kelas V B di SD Inpres Sero Kabupaten Gowa. Masalah rendahnya hasil belajar siswa di sebabkan oleh metode guru dalam mengajar yang kurang manarik dan monoton hanya menggunakan metode ceramah. Melihat keadaan tersebut, maka peneliti ingin meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA dengan dengan menggunakan model pembelajaran yang tepat. Dari hal tersebut peneliti merumuskan masalah "Apakah Penggunaan Model Active Learning tipe Card Sort dapat meningkatkan hasil belajar IPA Kelas V B di SD Inpres Sero Kabupaten Gowa". Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). PTK merupakan penelitian yang dilaksanakan oleh guru di kelasnya yang memiliki maksud untuk meningkatkan dan memperbaiki kualitas pembelajaran di kelas. Pada siklus I hasil belajar siswa hanya mencapai tingkat tuntas ada 17 siswa atau sekitar 62,96%, dan yang mencapai tingkat belum tuntas ada 10 siswa atau sekitar 37,04%. Sedangkan pada siklus II hasil belajar siswa sudah mencapai tuntas ada 24 siswa atau sekitar 88,89%, dan belum tuntas ada 3 siswa atau sekitar 11,11%. Dengan peningkatan yang cukup pesat ini penulis mencukupkan penelitian karena peneliti merasa dengan menggunakan model Card Sort yang diterapkan guru di kelas V B SD Inpres Sero Kabupaten Gowa. Dengan diterapkannya model Active Learning tipe Card Sort dapat mempermudah guru dalam menjelaskan materi dan memudahkan peserta didik dalam memahami pelajaran dikarenakan model pembelajaran yang digunakan cukup menarik mungkin untuk menarik perhatian siswa tetapi tetap mementingkan materi yang akan disampaikan kepada peserta didik bisa mudah dipahami dan dapat membuat peserta didik untuk fokus memperhatikan pelajaran.
Pembelajaran Berbasis Heutagogi Di Pendidikan Tinggi Digital: Tinjauan Teoretis, Sintesis Literatur, Dan Implikasi Masa Depan Ishaq, Ishaq
Jurnal Riset Evaluasi Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2024): JREP
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid development of digital technology in higher education has driven the need for a new learning paradigm that is more student-centered and able to equip them with lifelong independent learning skills. Heutagogy or self-determined learning emerged as a continuation of andragogy in an effort to face these challenges. This review article discusses the theoretical basis of heutagogy along with related concepts such as andragogy, cybergogy, peeragogy, and synthesizes the latest research findings on the application of heutagogy-based learning in digital higher education environments. The literature review shows that the heutagogy approach with its characteristics of independent learning, deep reflection, non-linear learning, and capability development is increasingly relevant in the era of Education 4.0. Recent studies report the implementation of heutagogy principles in curriculum design, technology utilization (e.g. mobile learning, AR/VR, and artificial intelligence such as ChatGPT), and teacher training programs that generally have a positive impact on student engagement, self-regulation skills, and readiness for lifelong learning. The critical discussion in this article highlights gaps and challenges including educator readiness, curriculum adaptation needs, and infrastructure in identifying opportunities for broader implementation of heutagogy. The article concludes with practical implications and strategic recommendations for educators and policymakers to adopt heutagogy principles in creating an innovative, inclusive, and sustainable digital higher learning ecosystem in the future.

Page 1 of 1 | Total Record : 6