Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pemanfaatan Sumberdaya Lokal Berupa Pengolahan Tomat Menjadi Saos Tomat di Desa Tompobulu Kecamatan Rumbia Fadhilah, Nurul; Irmawanty; Nurdiyanti; Muhammad Wajdi; Rahmatia Thahir
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 1 No. 4 (2022): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v1i4.434

Abstract

Tomat merupakan salah satu tanaman yang memiliki kandungan gizi yang lengkap. Buah tomat juga memiliki nilai ekonomi tinggi karena selain berfungsi sebagai buah dan sayuran, buah tomat juga dapat dikonsumsi dalam berbagai macam olahan seperti saos. Saos tomat merupakan salah satu bentuk olahan tomat yang digunakan sebagai pelengkap makanan. Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan keterampilan masyarakatat dalam mengolah buah tomat menjadi saos tomat khususnya di desa tompobulu, sehingga dapat menghasilkan saos yang baik untuk kesehatan serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu sosialisasi dan praktek pembuatan saos tomat secara langsung. Peserta sangat antusias mengikuti proses pembuatan saos tomat karena prosesnya yang sangat mudah dilakukan.
DIFERSIFIKASI PENINGKATAN NILAI GIZI DAN NILAI EKONOMI IKAN BANDENG DALAM MEWUJUDKAN DESA WIRAUSAHA MASYARAKAT DESA PITUE KECAMATAN MA’RANG, KABUPATEN PANGKEP Wajdi, Muhammad; Irmawanty; Nurdiyanti; Natsir, M; Fadhilah, Nurul
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 2 No. 2 (2022): ABDIMAS PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v2i2.660

Abstract

Pengabdiaan kepada masayarakat ini bertujuan untuk mewujudkan desa wirausaha melalui pengolahan Ikan bandeng sebagai bahan wirausaha yang dilaksanakan di Desa Pitue, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep. Ikan bandeng dilihat dari segi komposisi kimia dan nilai gizinya menunjukkan bahwa ikan bandeng mempunyai arti yang penting. Dalam daging ikan bandeng cukup mengandung vitamin dan protein. Jenis olahan yang dapat dibuat dari kan bandeng terseut yaitu abon, bandeng tambak duri (bandeng presto), bandeng asapan, otak- otak, nugget, abon ikan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa keseluruhan tahapan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat Olahan Ikan Bandeng menghasilkan luaran yang telah ditargetkan. Penerapan teknologi tepat guna, teknologi pengolahan dan pengemasan serta sanitasi dan hygiene telah dilaksanakan oleh mitra Kelompok Usaha Bandeng Cahaya Gusunge. Mitra sangat antusias memproduksi produk olahan ikan bandeng yang bermutu dan berkualitas sehingga dapat meningkatkan ekonomi secara mandiri dan menjadikan produk olahan ikan bandeng sebagai produk lokal kebanggaan Desa Pitue.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA PESERTA DIDIK DENGAN MEDIA INTERAKTIF ANIMASI PADA MATERI PERKEMBANGAN MAKHLUK HIDUP Muhammad Pallawagau, Andi; Irmawanty; Muafiah Nur, Andi
Jurnal Riset Guru Indonesia Vol 3 No 1 (2024): Desember 2023 - Maret 2024
Publisher : Almeera Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62388/jrgi.v3i1.396

Abstract

The primary issue addressed in this study is the lack of engaging and varied learning media used by teachers, leading to decreased student interest and focus, and consequently, low science learning outcomes. The objective of this research was to determine whether the implementation of interactive animated media as a teaching tool could enhance the science learning outcomes of fourth-grade students at UPTD SPF SDN 71 Maccini, Soppeng Regency. This classroom action research (CAR) study was conducted over two cycles, each comprising three meetings. The participants were 28 fourth-grade students at UPTD SPF SDN 71 Maccini, Soppeng Regency. Data collection methods included observation sheets, tests, and documentation. The results demonstrated an improvement in students' learning activities with the use of interactive animated media. In the first cycle, the average percentage of student learning activities was 70.36%, which increased to 91.07% in the second cycle. Additionally, the average science learning outcome score increased from 68.93 in the first cycle, where 19 students (32%) met the criteria for completion, to 88.68 in the second cycle, where 24 students (86%) met the criteria for completion. These findings suggest that the use of interactive animated media as a teaching tool can significantly enhance science learning outcomes and student engagement in learning activities. In conclusion, the application of interactive animated media as a learning medium effectively improves the science learning outcomes of fourth-grade students at UPTD SPF SDN 71 Maccini, Soppeng Regency, and enhances their overall learning activities.
Meningkatkan Hasil Belajar Ipa Melalui Pendekatan Pengajaran Timbal Balik (Reciprocal Teaching) Pada Murid Kelas IV Upt SD Negeri 21 Bontoramba Kabupaten Jeneponto Nur Angraeni Kamal; Irmawanty; Muh Erwinto Imran
JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2023): JKP: Jurnal Khasanah Pendidikan, Mei 2023
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jkp.v1i3.196

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Masalah dalam penelitian ini yaitu apakah penerapan pendekatan pengajaran Timbal Balik (Reciprocal Teaching) dapat meningkatkan hasil belajar IPA dari skor 65 menjadi minimal skor 70 pada Murid Kelas IV UPT SD Negeri 21 Bontoramba Kabupaten Jeneponto pada semester genap tahun 2023/2024 Subjek penelitian ini adalah Murid Kelas IV UPT SD Negeri 21 Bontoramba Kabupaten Jeneponto yang berjumlah 25 orang yang terdiri dari 12 orang murid laki- laki dan 13 orang murid perempuan. Penelitian dilaksanakan pada tanggal pada tanggal 18 Januari 2023 sampai 31 Januari 2023. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan tes yang dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Data yang diperoleh secara kualitatif yaitu, data observasi tentang aktivitas murid pada penerapan pendekatan timbal balik (reciprocal teaching). Data yang diperoleh secara kuantitatif adalah data tentang hasil belajar murid yang diambil dengan memberikan tes kepada murid yang berupa soal. Berdasarkan analisis data hasil tes siklus I yaitu dari 25 orang murid hanya 12 murid yang tuntas atau rata-rata 65,22 dengan persentase ketuntasan belajar 44,45% dan belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM) yaitu 70. Pada siklus II meningkat menjadi 22 murid atau rata-rata 80,89 dengan persentase ketuntasan belajar mencapai 81,49% dan telah memenuhi KKM. Kesimpulkan penelitian ini adalah dengan penerapan pendekatan pengajaran timbal balik (reciprocal teaching) dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada Murid Kelas IV UPT SD Negeri 21 Bontoramba Kabupaten Jeneponto, dan disarankan dapat menjadi jembatan bagi munculnya penelitian baru yang dapat menambah wawasan dalam dunia penelitian pendidikan agar mutu pendidikan di Indonesia menjadi lebih baik.
Pemanfaatan Sumberdaya Lokal Berupa Pengolahan Tomat Menjadi Saos Tomat di Desa Tompobulu Kecamatan Rumbia Fadhilah, Nurul; Irmawanty; Nurdiyanti; Muhammad Wajdi; Rahmatia Thahir
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v1i4.434

Abstract

Tomat merupakan salah satu tanaman yang memiliki kandungan gizi yang lengkap. Buah tomat juga memiliki nilai ekonomi tinggi karena selain berfungsi sebagai buah dan sayuran, buah tomat juga dapat dikonsumsi dalam berbagai macam olahan seperti saos. Saos tomat merupakan salah satu bentuk olahan tomat yang digunakan sebagai pelengkap makanan. Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan keterampilan masyarakatat dalam mengolah buah tomat menjadi saos tomat khususnya di desa tompobulu, sehingga dapat menghasilkan saos yang baik untuk kesehatan serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu sosialisasi dan praktek pembuatan saos tomat secara langsung. Peserta sangat antusias mengikuti proses pembuatan saos tomat karena prosesnya yang sangat mudah dilakukan.
DIFERSIFIKASI PENINGKATAN NILAI GIZI DAN NILAI EKONOMI IKAN BANDENG DALAM MEWUJUDKAN DESA WIRAUSAHA MASYARAKAT DESA PITUE KECAMATAN MA’RANG, KABUPATEN PANGKEP Wajdi, Muhammad; Irmawanty; Nurdiyanti; Natsir, M; Fadhilah, Nurul
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v2i2.660

Abstract

Pengabdiaan kepada masayarakat ini bertujuan untuk mewujudkan desa wirausaha melalui pengolahan Ikan bandeng sebagai bahan wirausaha yang dilaksanakan di Desa Pitue, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep. Ikan bandeng dilihat dari segi komposisi kimia dan nilai gizinya menunjukkan bahwa ikan bandeng mempunyai arti yang penting. Dalam daging ikan bandeng cukup mengandung vitamin dan protein. Jenis olahan yang dapat dibuat dari kan bandeng terseut yaitu abon, bandeng tambak duri (bandeng presto), bandeng asapan, otak- otak, nugget, abon ikan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa keseluruhan tahapan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat Olahan Ikan Bandeng menghasilkan luaran yang telah ditargetkan. Penerapan teknologi tepat guna, teknologi pengolahan dan pengemasan serta sanitasi dan hygiene telah dilaksanakan oleh mitra Kelompok Usaha Bandeng Cahaya Gusunge. Mitra sangat antusias memproduksi produk olahan ikan bandeng yang bermutu dan berkualitas sehingga dapat meningkatkan ekonomi secara mandiri dan menjadikan produk olahan ikan bandeng sebagai produk lokal kebanggaan Desa Pitue.
Pengembangan E-LKPD Berbasis Discovery Learning Berorientasi HOTS Pada Materi Ekosistem Nurwahidah; Irmawanty; Riza Sativani Hayati
Jurnal Biogenerasi Vol. 10 No. 3 (2025): Volume 10 no 3 tahun 2025 terbit september
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v10i3.6691

Abstract

Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kepraktisan bahan ajar E-LKPD berbasis discovery learning berorientasi HOTS pada materi ekosistem. Subjek uji coba terdiri dari 13 siswa kelas X IPA dan satu orang guru biologi di SMA Muhammadiyah 6 Makassar. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket penilaian kevalidan dan kepraktisan. Data yang dikumpulkan yaitu data mengenai validitas dan praktikalitas bahan ajar E-LKPD yang dikembangkan. Hasil analisis validitas menunjukkan bahwa bahan ajar E-LKPD berbasis discovery learning berorientasi HOTS pada materi ekosistem yang dikembangkan memperoleh persentase 95% dengan kategori sangat valid. Sedangkan hasil analisis kepraktisan dari guru dengan nilai 91% dengan kategori sangat praktis dan hasil analisis kepraktisan siswa diperoleh nilai 85% dengan kategori praktis. Sehingga dapat disimpulkan bahwa bahan ajar E-LKPD berbasis discovery learning berorientasi HOTS pada materi ekosistem valid dan praktis.
Keterampilan Proses Sains untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar Wahyuni, Sri; Irmawanty; Hambali, Hilmi
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol 3 No 2 (2024): MARET
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/judikdas.v3i2.1229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak penerapan pendekatan keterampilan proses sains terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) siswa di tingkat sekolah dasar. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimental dengan bentuk one group pre-test post-test design. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan metode deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan keterampilan proses sains secara signifikan meningkatkan hasil belajar IPA siswa. Terjadi perubahan yang nyata dari nilai rendah menjadi tinggi setelah penerapan pendekatan tersebut, yang mengindikasikan efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi IPA. Temuan ini memberikan dukungan empiris terhadap keberhasilan pendekatan keterampilan proses sains, yang dapat menjadi dasar bagi pengembangan praktik pembelajaran yang lebih efektif di masa depan.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPA Melalui Model Active Learning tipe Card Sort Kelas V di SD Inpres Sero Kabupaten Gowa Nur, Muh.Syahril; Irmawanty; Andi Muafiah Nur
Jurnal Riset Evaluasi Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2024): JREP
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrep.v1i1.1417

Abstract

Berdasarkan observasi yang dilakukan pada siswa kelas V B di SD Inpres Sero Kabupaten Gowa. Masalah rendahnya hasil belajar siswa di sebabkan oleh metode guru dalam mengajar yang kurang manarik dan monoton hanya menggunakan metode ceramah. Melihat keadaan tersebut, maka peneliti ingin meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA dengan dengan menggunakan model pembelajaran yang tepat. Dari hal tersebut peneliti merumuskan masalah "Apakah Penggunaan Model Active Learning tipe Card Sort dapat meningkatkan hasil belajar IPA Kelas V B di SD Inpres Sero Kabupaten Gowa". Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). PTK merupakan penelitian yang dilaksanakan oleh guru di kelasnya yang memiliki maksud untuk meningkatkan dan memperbaiki kualitas pembelajaran di kelas. Pada siklus I hasil belajar siswa hanya mencapai tingkat tuntas ada 17 siswa atau sekitar 62,96%, dan yang mencapai tingkat belum tuntas ada 10 siswa atau sekitar 37,04%. Sedangkan pada siklus II hasil belajar siswa sudah mencapai tuntas ada 24 siswa atau sekitar 88,89%, dan belum tuntas ada 3 siswa atau sekitar 11,11%. Dengan peningkatan yang cukup pesat ini penulis mencukupkan penelitian karena peneliti merasa dengan menggunakan model Card Sort yang diterapkan guru di kelas V B SD Inpres Sero Kabupaten Gowa. Dengan diterapkannya model Active Learning tipe Card Sort dapat mempermudah guru dalam menjelaskan materi dan memudahkan peserta didik dalam memahami pelajaran dikarenakan model pembelajaran yang digunakan cukup menarik mungkin untuk menarik perhatian siswa tetapi tetap mementingkan materi yang akan disampaikan kepada peserta didik bisa mudah dipahami dan dapat membuat peserta didik untuk fokus memperhatikan pelajaran.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAKE AND GIVE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS PESERTA DIDIK KELAS V SDN 18 BELANG – BELANG KABUPATEN MAROS Amalia, Syahrani; Irmawanty; Salwa Rufaida
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.25315

Abstract

Masalah dalam penelitian ini yaitu pembelajaranmasih berpusat pada guru, peserta didik kurang aktif dan cenderung pasif, minim interaksi antar peserta didik dan suasana belajar kurang kolaboratif kemudian guru kurangmenggunakan model pembelajaran yang kurangmenyenangkan atau variasi model masih minim, pesertadidik juga masih kurang percaya diri dan mudah jenuh ataukurang termotivasi dalam mengikuti pelajaran IPAS.Tujuanpenelitian ini untuk mengetahui proses penerapan model kooperatif tipe Take And Give dalam meningkatkan hasilbelajar IPAS peserta didik kelas V SDN 18 Belang-BelangKabupaten Maros.Penelitian yang dilaksanakan merupakanpenelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilakukandalam dua siklus masing-masing terdiri dari tahapperencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi yang mencakup empat kali pertemuan. Subjek penelitiaan iniadalah peserta didik kelas V SDN 18 Belang-BelangKabupaten Maros sebanyak 18 peserta didik yang terdiriatas 11 orang laki-laki dan 7 orang perempuan. Teknik pengumpulan data adalah observasi, tes (evaluasi), dan dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwapenerapan model kooperatif tipe Take And Give mampumeningkatkan hasil belajar IPAS peserta didik kelas V SDN 18 Belang-Belang Kabupaten Maros.Pada siklus I, nilairata-rata hasil belajar peserta didik adalah 61,6 denganpersentase ketuntasan klasikal sebesar 61,6 %.Setelah dilakukan tindakan perbaikan pada siklus II, nilai rata-rata meningkat menjadi 73,44 dengan persentase ketuntasanklasikal sebesar 73,44%. Peningkatan juga terjadi pada aktivitas belajar peserta didik yang semula pada siklus I hanya mencapai rata- rata 66,76 % meningkat menjadi96,06% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebutdapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatiftipe Take And Give efektif dalam meningkatkan hasilbelajar peserta didik dalam proses pembelajaran IPAS.