cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
jurnal@indopublishing.or.id
Editorial Address
Jln. Malahayati KM. 9 No. 14 Desa Kajhu Kabupaten Aceh Besar, Indonesia 23373
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya
Published by Indo Publishing
ISSN : 3090644X     EISSN : 30906431     DOI : https://doi.org/10.63822/sujud
Sujud dimaknai sebagai tindakan menundukkan diri dengan meletakkan dahi ke tanah sebagai bentuk penghormatan, kepatuhan, atau kerendahan hati kepada Yang Maha Esa. Sujud menjadi simbol spiritualitas, kesetaraan sosial, dan nilai budaya yang luhur, menyatukan aspek religius dengan nilai-nilai kemanusiaan dan kebudayaan dalam kehidupan sehari-hari. Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya, berfokus ada scope agama, sosial dan budaya berkaitan dengan isu-isu keislaman dan isu-isu sosial seperti kajian Alquran dan Hadits, Filsafat Islam, Pendidikan, Sosial, Kearifan Lokal, Politik, Ekonomi, Antropologi, Urbanisme, Multikulturalisme, dan lain-lain. Semua artikel yang diserahkan pada jurnal ini harus ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris yang baik dan benar
Articles 135 Documents
Strategi Kesehatan Masyarakat dalam Perspektif Islam terhadap Stres dan Depresi di Era Modern: Scoping review Abul A’la Al Maududi; Muhammad Miftah Farid; Naura Shafarina Nasution; Adisty Puspitasari
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2026): MEI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/nant0g22

Abstract

Stres dan depresi mengalami peningkatan di era modern akibat tekanan sosial, perkembangan teknologi, dan tuntutan ekonomi, sementara intervensi kesehatan mental masih didominasi oleh pendekatan biomedis yang cenderung mengabaikan dimensi spiritual. Dalam perspektif Islam, kesehatan dipahami secara holistik yang mencakup aspek fisik, mental, spiritual, dan sosial, sehingga relevan untuk memperkaya strategi kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan memetakan dan menganalisis bukti ilmiah mengenai strategi kesehatan masyarakat dalam perspektif Islam terhadap stres dan depresi di era modern melalui pendekatan scoping review berdasarkan pedoman PRISMA-ScR. Pencarian literatur dilakukan pada database Scopus, PubMed, DOAJ, dan Google Scholar dengan kriteria inklusi artikel terbit tahun 2020–2025, berbahasa Indonesia atau Inggris, relevan dengan topik, dan tersedia teks lengkap. Dari 15 artikel yang teridentifikasi, 10 artikel dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi kesehatan masyarakat dalam perspektif Islam menekankan pendekatan holistik dengan mengintegrasikan dimensi spiritual, psikologis, sosial, dan edukatif, di mana nilai-nilai Islam seperti iman, sabar, tawakkal, syukur, dan dzikir berperan sebagai mekanisme koping adaptif dalam menurunkan tingkat stres dan depresi. Beberapa studi juga menunjukkan efektivitas integrasi teknik psikologi modern, seperti konseling kognitif dan mindfulness, dengan prinsip-prinsip Islam. Selain itu, institusi keagamaan seperti masjid dan lembaga pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam promosi kesehatan mental, penguatan dukungan sosial, serta pengurangan stigma. Kesimpulannya, strategi kesehatan masyarakat berbasis perspektif Islam menawarkan pendekatan yang komprehensif dan kontekstual dalam menghadapi stres dan depresi serta berpotensi melengkapi model kesehatan mental konvensional, sehingga integrasi nilai spiritual Islam dan penguatan peran komunitas keagamaan menjadi penting untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan intervensi kesehatan mental di masa depan.
Konsep Akulturasi Budaya Lokal Dalam Tafsir Qur’an Telaah Mufasir Kawasan Asia Tenggara Amiruddin, Amiruddin; Jabbar, Luqman Abdul
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2026): MEI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/v6f05773

Abstract

Islam as a universal religion has emerged and developed within diverse social and cultural contexts. In Southeast Asia, the process of Islamization occurred through peaceful and dialogical mechanisms of cultural acculturation. This phenomenon has significantly influenced the patterns of Qur’anic interpretation that developed in the region. This article aims to examine the concept of local cultural acculturation in Qur’anic exegesis by analyzing the thoughts of Southeast Asian mufassirs. This study employs a qualitative method with a library research approach, along with descriptive-analytical analysis of representative tafsir works from Southeast Asia. The findings indicate that Southeast Asian mufassirs integrate local cultural values into Qur’anic interpretation as long as they do not contradict the fundamental principles of Islam. Such acculturation is reflected in the language of interpretation, socio-cultural approaches, and an emphasis on values of moderation, tolerance, and social harmony. Thus, Qur’anic exegesis in Southeast Asia represents a contextual interpretive model that reinforces an inclusive image of Islam as rahmatan lil ‘alamin.
Analisis Ad-Dakhil dalam Surat Al-Insan: 8 Dauliya, Prasasti
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2026): MEI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/559zjh28

Abstract

Penafsiran Al-Qur’an telah berlangsung sejak masa nabi Muhammad SAW dan terus berkembang seiring dengan dinamika keilmuan serta sosial umat Islam. Perkembangan tersebut melahirkan beragam corak tafsir, namun juga membuka ruang masuknya penafsiran yang tidak sahih yang dikenal dengan istilah ad-dakhîl fi at-tafsir. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep ad-dakhîl dalam penafsiran Al-Qur’an serta menganalisis penerapannya dalam QS. al-Insan ayat 8. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi kepustakaan terhadap sumber-sumber tafsir klasik dan kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa ad-dakhîl secara terminologis merujuk pada penafsiran yang tidak didukung oleh sumber dan metode ilmiah yang valid, seperti Al-Qur’an, hadis sahih, pendapat sahabat dan tabi’in, kaidah bahasa Arab, serta akal sehat yang memenuhi syarat ijtihad. Analisis terhadap QS. al-Insan ayat 8 menunjukkan bahwa baik tafsir klasik maupun kontemporer sepakat dalam menekankan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial. Namun, terdapat permasalahan pada aspek asbāb al-nuzūl yang didasarkan pada riwayat-riwayat yang belum jelas kesahihannya. Oleh karena itu, riwayat tersebut berpotensi dikategorikan sebagai ad-dakhîl naqly. Kajian ini menegaskan pentingnya kehati-hatian dan kritik ilmiah dalam penafsiran Al-Qur’an guna menjaga keotentikan dan kemurnian maknanya.
Analisis Ad-Dakhil Bermuatan Israiliyat dalam Tafsir Surah Al-Qalam Ayat 1 Arbain, Arbain
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2026): MEI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/vn9b6d08

Abstract

This study analyzes ad-dakhīl narratives containing isrā’īliyyāt elements in the interpretation of Surah Al-Qalam verse 1, particularly concerning the meaning of the letter “Nun” and the divine oath by the Pen. Employing a library research method with a descriptive-analytical approach, the study identifies several isrā’īliyyāt reports, such as interpretations of “Nun” as a great whale (al-bahamut), ink (dawāt), or as a symbolic letter. Most of these narrations are weak, inconsistent, and fall into the category of ad-dakhīl (extraneous elements) in Qur’anic exegesis. The analysis concludes that the sound interpretation affirms “Nun” as one of the hurūf al-hijā’iyyah (disconnected letters), as maintained by classical scholars. Therefore, the presence of isrā’īliyyāt in the interpretation of Surah Al-Qalam verse 1 should be approached critically to preserve the purity of Islamic creed and the proper understanding of the Qur’an. The study underscores the importance of purifying Qur’anic exegesis from ad-dakhīl elements to maintain doctrinal integrity and scholarly rigor.
Strategi Komunikasi Public Relations dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan pada Penghuni Apartemen Studi Kasus Apartemen Green Bay Pluit Ratmelia, Yunita; Setiadarma, Dani
Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 2 (2026): MEI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/67vyfx26

Abstract

This study aims to analyze the Public Relations communication strategy implemented by the management of Green Bay Pluit Apartment in improving service quality and shaping residents’ image perception. The research adopts a constructivist paradigm using a qualitative descriptive approach with a case study method. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation, and analyzed using an interactive model and the Strategic Planning for Public Relations framework. The findings reveal that the communication strategy was conducted systematically through situation analysis, planning, implementation, and evaluation stages. Elevator malfunction emerged as the dominant issue affecting residents’ service experience. The utilization of WhatsApp Group as the primary communication channel enabled fast, documented, and dialogic information delivery. Empathetic, transparent, and solution-oriented messaging patterns contributed to maintaining residents’ trust despite operational technical constraints. Periodic evaluations through briefings and satisfaction surveys indicate gradual improvement in the perceived quality of management communication. The study confirms that in vertical housing management, the effectiveness of Public Relations communication strategy depends not only on message delivery but also on the consistency of technical actions accompanying it. Responsive and structured communication serves as a fundamental element in sustaining a positive organizational image