cover
Contact Name
Roni Pasla
Contact Email
ronipasla20@gmail.com
Phone
+6285278228125
Journal Mail Official
ronipasla20@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jenderal Sudirman No. 65 Bangkinang Kota, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi
ISSN : -     EISSN : 30904366     DOI : -
Jurnal ini memuat kajian ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang terintegrasi, mendorong kolaborasi akademik lintas bidang untuk menghasilkan solusi inovatif dan berkelanjutan. Fokus utamanya pengembangan pengetahuan melalui pendekatan multidisipliner yang menyatukan teori dan praktik dalam riset akademik.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 99 Documents
PERAN MANAJEMEN SEKOLAH DALAM MEWUJUDKAN KEBERHASILAN PENDIDIKAN DI SMPN SATU ATAP 3 WOLOMEZE Ansiana Ghoe; Maria Blandina Leghis Wee; Siverstione Kodo; Gervasius Watu; Robertus Lili Bile
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i1.206

Abstract

Kultur sekolah memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif dan mendukung keberhasilan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kultur sekolah di SMPN Satu Atap 3 Wolomeze melalui berbagai aspek pengamatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kultur sekolah di SMPN Satu Atap 3 Wolomeze telah diimplementasikan dengan baik melalui berbagai aspek meliputi: kegiatan 3S (Senyum, Sapa, Salam), penggunaan seragam sekolah, program kebersihan, anjuran ketenangan, pemanfaatan waktu, dan penciptaan suasana pembelajaran yang kondusif. Implementasi kultur sekolah ini berhasil menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis, tertib, dan mendukung proses pembelajaran yang efektif. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kultur sekolah yang positif sangat berpengaruh terhadap keberhasilan pendidikan dan memerlukan komitmen konsisten dari seluruh warga sekolah.
TES DAN PENGUKURAN TEKNIK DASAR SERVIS FOREHAND DAN BACKHAND PADA MAHASISWA PJKR SEMESTER V DALAM PEMBELAJARAN TENIS MEJA Fransiskus Mengi; Antonius Kevin Siu; Robertus Lili Bile
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i1.207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan teknik dasar servis forehand dan backhand pada mahasiswa Semester V Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) STKIP Citra Bakti melalui pendekatan tes dan pengukuran. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian sebanyak 12 mahasiswa. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan servis yang menilai tiga indikator utama: sikap awal, pelaksanaan, dan sikap akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas sebesar 84,9 yang masuk dalam kategori Baik. Secara distribusi, terdapat 25% mahasiswa pada kategori Sangat Baik, 58,3% pada kategori Baik, dan 16,7% pada kategori Cukup. servis forehand mahasiswa berada pada kategori Baik karena pola geraknya lebih alami, sedangkan servis backhand berada pada kategori Cukup akibat tuntutan koordinasi pergelangan tangan yang lebih kompleks.
PENERAPAN TEKNIK MENGONTROL BOLA PADA SISWA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA DI SMPN SATAP 1 BAJAWA Martinus Batistan Bai; Yohanes Bayo Ola Tapo
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i1.209

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran berupa DVD video tutorial teknik dasar menendang dan mengontrol bola dalam pembelajaran sepak bola bagi peserta didik tingkat SMP. Penelitian dilaksanakan di SMPN SATAP 1 Bajawa dengan menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Subjek penelitian adalah peserta didik yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sepak bola. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan berada pada kategori sangat baik dan layak digunakan dalam proses pembelajaran.
IMPLEMENTASI EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN MINAT DAN BAKAT SISWA OLAHRAGA DI SMPS SLAMET RIYADI SOA Maria Bhoko; Ermanilda Era; Antonia Doy Luda; Ferdinandus Riwu Meo; Nikodemus Bate
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i1.210

Abstract

Minat dan bakat menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung kualitas dalam diri siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan upaya guru dalam mengenal minat dan bakat siswa. Penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalu tiga tahap yakni wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru kelas dalam mengembangkan bakat dan minat siswa dapat di lakukan melalui pemberian pengetahuan mengenai materi Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kerohanian lebih khususnya tentang materi olahraga (Bola voli). Inovasi pelaksanaan pengembangan yang dilakukan oleh guru melalui pemberian fasilitas kepada siswa untuk mengembangkan minat dan bakat siswa dalam bidang olahraga. Hambatan yang dialami oleh guru dalam mengembangkan bakat dan minat siswa adalah kurangnya minat siswa karena fasilitas yang kurang memadai. Pendidikan jasmani (Penjas) adalah suatu proses pembelajaran yang sistematis dan terstruktur yang fokus pada pengembangan keterampilan fisik, kebugaran, keterampilan, motorik, serta nilai-nilai sosial dan emosional melalui aktivitas fisik. pendidikan jasmani bertujuan untuk meningkatkan kesehatan, kebugaran jasmani, keterampilan gerak, serta membentuk sikap dan karakter positif pada peserta didik.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN POLA ASUH IBU TENTANG SKRINING PENYIMPANGAN EMOSIONAL PADA ANAK USIA 36-72 BULAN MENGGUNAKAN KMPE DI PAUD AN NI’MAH Septika Yani Veronica; Anisa Wahyuni P; Andini Maretha A; Dina Nur Hasanah; Vina Desita Sari; Anna Mulita Suni; Tia Aulia Novitria; Sumiyati Sumiyati; Riska Cici L; Selinda Indrianti; Aullya Ajeng P; Fadillah Risma D; Evi Oktavia
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i1.212

Abstract

Pengetahuan dan pola asuh ibu merupakan faktor penting dalam perkembangan emosional anak usia dini. Kurangnya pemahaman ibu dan pola asuh yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko terjadinya penyimpangan emosional pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan pola asuh ibu dengan hasil skrining penyimpangan emosional anak usia 36–72 bulan menggunakan Kuesioner Masalah Perilaku Emosional (KMPE) di PAUD An Ni’mah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 17 ibu dan anak usia 36–72 bulan yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner pengetahuan ibu, kuesioner pola asuh, dan KMPE. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Gamma. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan hasil skrining KMPE dengan nilai p-value 0,000 serta terdapat hubungan antara pola asuh ibu dengan hasil skrining KMPE dengan nilai p-value 0,000. Anak dengan ibu yang memiliki pengetahuan baik dan menerapkan pola asuh demokratis cenderung memiliki perkembangan emosional yang normal. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan dan pola asuh ibu berhubungan dengan hasil skrining penyimpangan emosional anak usia dini. Oleh karena itu, peningkatan pengetahuan dan penerapan pola asuh yang tepat perlu diperkuat sebagai upaya pencegahan dini masalah emosional anak.
Implementasi Web Pembelajaran Berbasis E-Learning sebagai Sarana Pembelajaran Digital untuk Mendukung Motivasi Belajar Siswa di MI Muslimat NU Palangka Raya Arif Dian Pratama
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 2 (2026): Mei-Agustus
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i2.214

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam dunia pendidikan mendorong sekolah untuk memanfaatkan media pembelajaran berbasis teknologi, salah satunya melalui penerapan e-learning. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi web pembelajaran berbasis e-learning sebagai sarana pembelajaran digital dalam mendukung motivasi belajar siswa di MI Muslimat NU Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru, siswa, dan pihak sekolah yang terlibat dalam penggunaan e-learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi web pembelajaran berbasis e-learning mampu meningkatkan motivasi belajar siswa melalui penyajian materi yang lebih menarik, fleksibilitas akses pembelajaran, serta meningkatnya partisipasi siswa dalam proses belajar mengajar. Selain itu, penggunaan e-learning juga membantu guru dalam penyampaian materi dan pengelolaan tugas secara digital. Namun demikian, terdapat beberapa hambatan seperti keterbatasan akses internet, kemampuan penggunaan teknologi, dan kendala teknis lainnya. Secara keseluruhan, implementasi web pembelajaran berbasis e-learning memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar siswa.
Implementasi Pendidikan Nilai Islam dalam Pembelajaran Al-Qur’an dan Hadis Untuk Pembentukan Karakter Siswa Arif Khoirun Nasikhin; Mukh Nursikhin
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 2 (2026): Mei-Agustus
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i2.215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendidikan nilai-nilai Islam dalam pembelajaran Al-Qur’an dan Hadis sebagai upaya pembentukan karakter peserta didik. Pendidikan Agama Islam memiliki peranan strategis dalam membentuk peserta didik agar tidak hanya berkembang pada aspek intelektual, tetapi juga memiliki karakter Islami, seperti sikap jujur, disiplin, tanggung jawab, berakhlak mulia, serta mampu mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui kajian terhadap berbagai sumber literatur, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel akademik, hasil penelitian terdahulu, serta dokumen lain yang berkaitan dengan pendidikan nilai Islam. Analisis data dilakukan dengan teknik content analysis secara deskriptif kualitatif untuk memahami, menafsirkan, dan mendeskripsikan makna yang terkandung dalam berbagai sumber tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan nilai Islam dalam pembelajaran Al-Qur’an dan Hadis dapat dilakukan melalui integrasi nilai-nilai Islami ke dalam materi pembelajaran, pemberian keteladanan oleh guru (uswah hasanah), pembiasaan perilaku positif, serta penggunaan metode pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan berbasis teknologi. Penerapan tersebut memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan karakter peserta didik, khususnya dalam menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan akhlakul karimah. Keberhasilan implementasi pendidikan nilai Islam dipengaruhi oleh sejumlah faktor pendukung, di antaranya ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan, budaya sekolah yang positif, motivasi pendidik, dukungan orang tua, serta lingkungan yang kondusif. Sementara itu, faktor penghambat meliputi kurangnya konsistensi pendidik dalam melakukan pembinaan, minimnya dukungan sebagian orang tua, keberagaman karakter peserta didik, serta pengaruh negatif lingkungan pergaulan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang baik antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menciptakan pendidikan karakter yang efektif, berkelanjutan, dan selaras dengan nilai-nilai Islam.
Pemanfaatan Sarana Kelas dalam Meningkatkan Proses Belajar di SD Negeri 160 Palembang Aulia Rahmadani; Ade Akhmad Saputra
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 2 (2026): Mei-Agustus
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i2.216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respons peserta didik terhadap pemanfaatan sarana kelas dalam proses belajar di SD Negeri 160 Palembang. Sarana kelas merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembelajaran karena dapat membantu menciptakan suasana belajar yang nyaman, efektif, dan menyenangkan bagi peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang sarana dan prasarana, guru, serta peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan sarana kelas memberikan respons positif terhadap proses pembelajaran. Penggunaan media pembelajaran dan alat peraga membuat peserta didik lebih aktif, lebih percaya diri, dan lebih antusias selama mengikuti pembelajaran. Selain itu, kondisi ruang kelas yang nyaman juga membantu meningkatkan perhatian dan konsentrasi peserta didik dalam belajar. Hasil observasi menunjukkan bahwa peserta didik lebih berani bertanya, aktif menjawab pertanyaan, dan lebih fokus ketika guru memanfaatkan fasilitas pembelajaran di kelas. Dengan demikian, pemanfaatan sarana kelas memiliki peran penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang lebih efektif, interaktif, dan menyenangkan di SD Negeri 160 Palembang.
PENERAPAN BUDAYA KEDISIPLINAN SISWA MELALUI KEGIATAN LITERASI DAN NUMERASI SDK DOKI Flaviana Pasu; Avelina Susanti Neti; Anastasia Klarista Bupu; Hendrikus So’o; Donatus Olga Tana; Konstantinus Dua Dhiu
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 2 (2026): Mei-Agustus
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i2.227

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembentukan budaya kedisiplinan siswa sejak dini sebagai fondasi karakter yang kuat dalam dunia pendidikan. Kedisiplinan merupakan salah satu nilai utama yang perlu ditanamkan kepada siswa Sekolah Dasar agar terbentuk pribadi yang bertanggung jawab, teratur, dan mandiri. Salah satu upaya yang dilakukan oleh SDK Doki dalam mewujudkan hal tersebut adalah melalui penerapan kegiatan literasi dan numerasi secara konsisten dan terprogram. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan budaya kedisiplinan siswa melalui kegiatan literasi dan numerasi di SDK Doki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas, siswa, dan orang tua siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan literasi dan numerasi yang diterapkan secara rutin di SDK Doki berperan signifikan dalam membentuk budaya kedisiplinan siswa. Kegiatan literasi seperti membaca 15 menit sebelum pembelajaran, penulisan jurnal harian, dan pojok baca kelas mampu melatih siswa untuk bersikap tertib, fokus, dan menghargai waktu. Sementara itu, kegiatan numerasi seperti latihan soal harian, permainan matematika terstruktur, dan pembiasaan berhitung mendorong siswa untuk bersikap teliti, konsisten, dan patuh terhadap aturan. Kedua kegiatan tersebut secara bersama-sama membentuk rutinitas positif yang memperkuat karakter disiplin siswa baik di dalam maupun di luar kelas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi kegiatan literasi dan numerasi dalam rutinitas harian sekolah merupakan strategi efektif dalam membangun budaya kedisiplinan siswa di SDK Doki. Komitmen guru, dukungan kepala sekolah, serta keterlibatan orang tua menjadi faktor kunci keberhasilan program ini.

Page 10 of 10 | Total Record : 99