cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 132 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2018)" : 132 Documents clear
Konsep Tourism Area Life Cycle Dalam Mengidentifikasi Karakteristik Taman Wisata Di Bantaran Sungai Kalimas Surabaya Galih Pranata; Hertiari Idajati
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.36387

Abstract

Taman wisata di sepanjang kalimas adalah taman yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan 30% ruang terbuka hijau di Surabaya serta merevitalisasi kawasan kalimas yang pernah mengalami degradasi lingkungan. Meski telah dibangun, mayoritas kondisi infrastruktur taman wisata kalimas ditemukan tidak terawat dan rusak yang berpotensi menyebabkan degradasi lingkungan kembali. Untuk mengantisipasi terjadinya degradasi kembali di sungai kalimas, perlu dilakukan identifikasi karakteristik taman wisata kalimas berdasarkan siklus hidup pariwisata. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik taman wisata di kalimas melalui analisa deskriptif kualitatif yang membandingkan kondisi di lapangan dengan variabel-variabel dan kriteria tahapan berdasarkan siklus hidup pariwisata. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari segi atraksi rata-rata semua taman wisata telah terbangun atraksi alami dan buatan. Jumlah kunjungan kebanyakan meningkat signifikan namun juga terdapat beberapa taman yang hanya meningkat sedikit. Sarana yang terbangun rata-rata sarana rekreasi dan sanitasi.
Perencanaan Gedung Parkir RSUD Dr. Soetomo Surabaya Ade Wisnu Muktyarso; Wahju Herijanto
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.618 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.37150

Abstract

Sebagai rumah sakit daerah terbesar di Jawa Timur dan sebagai salah satu rujukan utama bagi rumah sakit-rumah sakit yang ada di Jawa Timur, RSUD Dr. Soetomo setiap harinya menampung banyak kendaraan-kendaraan pasien yang berkunjung. Hal ini membuat kebutuhan akan lahan parkir menjadi meningkat setiap tahunnya. Lahan parkir yang sudah ada, kini sudah hampir tidak dapat menampung beban volume kendaraan yang masuk ke area rumah sakit. Artikel ini membahas mengenai perencanaan lahan parkir bagi RSUD Dr. Soetomo untuk menampung kelebihan volume kendaraan parkir yang telah ada. Data survei yang didapat menunjukkan bahwa volume parkir fasilitas yang diamati telah melebihi kapasitas normal. Selain itu rata-rata durasi pemakaian parkir yang tinggi juga mengakibatkan ruang yang tersedia untuk parkir menjadi lebih sedikit. Berdasarkan hal ini, gedung parkir direncanakan untuk menampung kelebihan volume parkir tersebut sampai umur rencana selama 5 tahun. Perencanaan ini menghasilkan sebuah gedung parkir dengan kapasitas 437 SRP untuk kendaraan roda 4 dan 1471 SRP untuk kendaraan roda 2. Kapasitas ini diharapkan dapat memenuhi umur rencana hingga tahun 2026.
Perencanaan Ulang LRT Jabodebek Lintas Pelayanan 3 (Cawang-Bekasi Timur) dengan Modifikasi Alinyemen Ditinjau dari Segi Kelayakan Ekonomi dan Finansial Muhammad Adnan; Wahju Herijanto
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1893.35 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.32638

Abstract

Dalam perencanaan LRT Jabodebek Cawang -  Bekasi Timur dibutuhkan Analisis kelayakan aspek ekonimi dan finansial sebagai bahan pertimbangan dalam investasi agar proyek LRT Jabodebek Cawang -  Bekasi Timur menjadi efisien. Dengan dilaksanakannya Analisis  tersebut  didapatkan nilai penghematan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) dan nilai waktu sebelum dan sesudah adanya LRT Jabodebek Cawang -  Bekasi Timur. Sehingga akan diketahui kelayakan pembanguan LRT dari segi finansial dan ekonomi. Lalu akan dilakukan perencaan alinyemen jalur LRT Cawang -  Bekasi Timur dengan menggunakan rute alternatif. Metodologi untuk menganalisis Biaya Operasional Kendaraan (BOK) dan nilai waktu menggunakan metode Jasa Marga. Untuk menganalisis aspek kelayakan ekonomi menggunakan parameter BCR dan NPV sebagai acuan kelayakan. Sedangkan untuk menganalisis aspek kelayakan finansial menggunakan parameter BCR, NPV, dan IRR sebagai acuan kelayakan. Dari analisis aspek ekonomi didapatkan penghematan BOK dan nilai waktu sebesar Rp. 48.748.436.625.973 sehingga didapatkan nilai BCR sebesar 5,11 > 1 dan nilai NPV sebesar Rp. Rp39.208.173.411.349 > 1. Sementara dari analisis aspek finansial didapatkan pendapatan dari penjualan tiket LRT sebesar Rp. 18.359.007.303.801 sehingga didapatkan nilai BCR sebesar 1,84 > 1 dan nilai NPV sebesar Rp. 8.818.744.089.177 > 1 dan nilai IRR sebesar 10,98% > 7,25%. Maka dapat disimpulkan pembanguan LRT Jabodebek (Cawang – Bekasi Timur) layak secara finansial dan ekonomi. Sehingga dapat dilanjutkan dengan perencanaan alinyemen pada rute alternatif.
Model Probabilitas Penggunaan Moda Kereta Komuter Bagi Pekerja Ulang-Alik Sidoarjo-Surabaya di Kecamatan Waru Sovianita Natasha; Ketut Dewi Martha Erli Handayeni
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.33377

Abstract

Kecamatan Waru merupakan wilayah suburban Kota Surabaya yang terkena ekspansi berupa perluasan permukiman, terutama bagi pekerja. Pergerakan ulang-alik dari Kecamatan Waru ke Kota Surabaya yang dilakukan oleh pekerja dengan menggunakan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor menyebabkan terjadinya kemacetan. Kereta Komuter Surabaya-Porong (SuPor) yang disediakan guna meminimalisir kemacetan masih belum digunakan secara efektif dan rendah peminat. Hal ini dapat terlihat dari load factor Kereta Komuter SuPor hanya 13% dan Stasiun Waru menjadi stasiun dengan jumlah penumpang terendah dibandingkan stasiun lainnya di Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun model probabilitas penggunaan moda kereta komuter bagi pekerja ulang-alik Sidoarjo-Surabaya di Kecamatan Waru dengan menggunakan analisis regresi logit biner. Hasil studi menunjukan bahwa probabilitas penggunaan moda kereta komuter dipengaruhi secara signifikan oleh variabel biaya, waktu, dan kemudahan mencapai tujuan.
Pemodelan Faktor – Faktor Pemilihan On-Street Parking di Kawasan Tunjungan dan Blauran Kota Surabaya Laura Andretha; Ketut Dewi Martha Erli Handayeni
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.44 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.33414

Abstract

Kawasan Tunjungan dan Kawasan Blauran adalah kawasan – kawasan yang merupakan titik pusat kegiatan di Kota Surabaya dan juga memiliki parkir tepi jalan. Kedua kawasan ini mempunyai keadaan lalu lintas yang padat dengan derajat kejenuhan jalan – jalan di kawasan tersebut dalalm kategori tidak stabil serta merupakan kawasan yang termasuk dalam peraturan parkir zona dengan tarif lebih tinggi. Maka, implementasi kebijakan parkir yang telah ditetapkan tersebut diharapkan dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi ke pusat kota. Dalam praktiknya di berbagai kota, kebijakan parkir akan memberikan pengaruh terhadap perilaku parkir. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menyusun model dan mengetahui bagaimana faktor – faktor yang memengaruhi pemilihan on-street parking. Metode yang digunakan dalam mengembangkan model adalah analisa regresi logistik biner. Hasil dari studi menunjukkan bahwa variabel yang memengaruhi pemilihan on-street parking pada pengguna parkir kendaraan bermotor roda dua adalah pendapatan, durasi parkir, dan biaya parkir. Kemudian, pada pengguna parkir kendaraan bermotor roda empat, variabel – variabel yang memengaruhi pemilihan on-street parking adalah usia, maksud perjalanan, durasi parkir, dan jarak berjalan kaki.
Studi Eksperimen Pengaruh Temperatur dan Viskositas Pelumas Terhadap Performa Kendaraan Transmisi Manual (Honda Sonic 150R) Ladrian Rohmi Abdi Syahdanni; I Nyoman Sutantra
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (862.715 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.33447

Abstract

Perkembangan dunia otomotif khususnya sepeda motor terus dikembangkan untuk mendapatkan kenyamanan dalam pengendalian. Produsen otomotif khususnya roda dua (sepeda motor) telah memproduksi kendaraan berkapasitas besar. Para produsen berlomba-lomba untuk menciptakan kendaraan dengan performa dan akselerasi yang baik. Akselerasi dan performa yang baik salah satunya dipengaruhi oleh pelumas. Dengan banyaknya variasi jenis pelumas yang dijual di pasaran memiliki nilai viskositas dan bahan pembuatan pelumas yang berbeda, mengindikasikan bahwa pemilihan pelumas yang sesuai dapat memperbaiki performa kendaraan standart. Pelaksanaan eksperimen ini dilakukan menggunakan chassis dynamometer atau yang dikenal sebagai dynotest. Menggunakan tiga variasi jenis pelumas dimana tiap pelumas dilakukan sebanyak 30 kali running dynotest secara nonstop. Pada penelitian ini didapatkan bahwa setiap variasi pelumas memiliki performa dan viskositas kinematik yang berbeda. Pelumas semi sintetik (Oli 1) pada rpm engine rendah mampu menghasilkan performa yang paling tinggi. Pelumas sintetik (Oli 3) menghasilkan performa paling tinggi pada rpm engine tinggi. Pelumas sintetik (Oli 2 dan Oli 3) memiliki performa maksimum yang lebih tinggi dibandingkan pelumas semi sintetik (Oli 1). Pelumas sintetik (Oli 2 dan Oli 3) memiliki karakteristik viskositas yang lebih baik karena memiliki presentase angka penurunan viskositas kinematik terhadap temperatur yang lebih rendah dibanding pelumas semi sintetik (Oli 1).
Analisis Pengaruh Posisi Center of Gravity terhadap Stabilitas Arah Bus Double Deck Maslakhatuz Zahro; I Nyoman Sutantra
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1154.356 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.33755

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk di Indonesia akan berdampak pada kebutuhan alat transportasi, terutama alat transportasi umum yaitu bus. Keselamatan dan keamanan sarana transportasi umum sudah menjadi perhatian masyarakat pengguna bus. Salah satu kejadian yang berhubungan dengan keselamatan dan keamanan penumpang adalah kecelakaan. Tingginya angka kecelakaan sebagian besar diakibatkan oleh kelalaian pengemudi dan kurangnya stabilitas kendaraan saat di jalanan. Oleh karena itu, dilakukan analisa stabilitas arah kendaraan bus double deck. Ada beberapa variasi yang digunakan dalam penelitian ini antara lain kecepatan, sudut belok, sudut kemiringan melintang jalan, jenis permukaan jalan, dan posisi center of gravity. Penelitian ini untuk mengetahui perilaku arah bus double deck yang dibagi menjadi tiga yaitu understeer, oversteer, dan netral. Ketiga perilaku arah belok kendaraan dapat diketahui dengan melakukan analisa slip, skid, dan guling. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah bus double deck mengalami kondisi paling stabil saat kondisi 4 (ekstrim depan) dimana hanya ada penumpang di bagian depan  pada kedua deck. Kendaraan ini mengalami kondisi paling stabil ketika melewati jalan miring daripada jalan datar karena sudut slip nya semakin kecil dengan bertambahnya sudut kemiringan melintang jalan. Kendaraan mengalami skid lebih cepat pada jalan basah daripada jalan kering.
Analisis Torsional Rigidity, Efek Jacking, dan Kekuatan Chassis Go-Kart Akibat Beban Belok Yulian Dwi Satria Wibisana; Julendra Bambang Ariatedja
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2297.192 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.36672

Abstract

Dalam berkompetisi, go-kart dituntut mampu lincah saat berbelok. Namun, differential gear dan sistem suspensi ditiadakan dalam komponen standar perlombaan. Padahal, komponen ini berpengaruh pada performa belok kendaraan. Kedua fungsi komponen tersebut dikompensasi melalui chassis go-kart yang didesain tidak hanya kuat menahan beban, namun juga harus cukup fleksibel (khususnya terkait kekakuan torsional). Go-kart memanfaatkan efek jacking dari chassis dalam meningkatkan kemampuan berbeloknya. Oleh karena itu, penelitian kali ini bertujuan melihat hubungan kekakuan torsional dari chassis go-kart dengan efek jacking yang mampu dihasilkan dalam kondisi pembebanan aktual. Analisis chassis tersebut akan dilakukan dengan menggunakan metode elemen hingga. Di mana tiga model chassis go-kart akan diberikan pembebanan torsional dan juga pembebanan belok. Pada pembebanan torsional, chassis akan diberikan beban torsional sehingga akan menghasilkan besar torsional rigidity yang menggambarkan nilai kekakuan chassis tersebut. Kemudian, simulasi pembebanan belok akan digunakan untuk mengetahui jacking dan karakter kekuatan  dari chassis tersebut. Selain itu, beban pengereman yang terjadi saat berbelok juga akan dianalisa efeknya pada efek jacking dan kekuatan chassis. Setelah simulasi dan analisis telah dilakukan. Maka, hasil memperlihatkan bahwa chassis tony kart merupakan chassis yang paling fleksibel daripada chassis lainnya dengan torsional rigidity 188,6 Nm/deg, dan chassis birell merupakan chassis yang paling kaku dengan torsional rigidity 277,7 Nm/deg. Dan chassis arrow dengan torsional rigidity 243,75 Nm/deg. Setelah diteliti diketahui bahwa semakin fleksibel chassis akan mempermudah terjadinya efek jacking pada kendaraan. Kemudian, kekuatan chassis yang paling baik dimiliki oleh go-kart dengan tipe chassis arrow. Sementara itu, beban pengereman dengan jarak pengereman 3 meter dan perlambatan 20,8 m/s2 saat berbelok didapatkan membuat go-kart lebih mudah mengalami jacking (rata-rata kenaikan jacking 67 %). Namun, beban ini dapat membuat tegangan maksimal yang diterima chassis bertambah (rata-rata kenaikan tegangan maksimal 21 %).
Analisis Dampak Pembangunan Terminal Kijing Terhadap Rencana Pengembangan Terminal Eksisting dan Biaya Transportasi Nur Indra Suryani; Christino Boyke Surya Permana; Irwan Tri Yunianto
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.209 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.36941

Abstract

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Pontianak saat ini sedang membangun terminal baru yaitu Terminal Kijing berdasarkan Peraturan Presiden Nomor: 43 Tahun 2017. Dengan adanya pembangunan Terminal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adanya dampak dari pembangunan tersebut terhadap perubahan biaya transportasi muatan serta menganalisis rencana pendalaman alur di Terminal Peti Kemas (TPK) Dwikora (Terminal Eksisting). Penelitian ini menggunakan metode analisis perhitungan berdasarkan pada besar biaya transportasi. Hasil dari Penelitian ini yaitu; pertama, pendalaman alur di TPK Dwikora dapat menurunkan biaya transportasi muatan 8.1% pertahun yaitu sebesar Rp 81 Miliar. Kedua, pembangunan Terminal Kijing dapat menurunkan biaya transportasi muatan 2% pertahun yaitu Rp 17 Miliar. Ketiga, adanya pendalaman alur dan pembangunan Terminal Kijing dengan pembagian hinterland dapat menurunkan biaya transportasi muatan 8.4% pertahun yaitu Rp 85 Miliar. Hinterland TPK Dwikora yaitu Kabupaten Sanggau, Ketapang, Sintang, Kapuas Hulu, Sekadau, Kubu Raya, dan Kota Pontianak. Hinterland Terminal Kijing yaitu Kabupaten Sambas, Bengkayang, Landak, dan Pontianak. Dari hasil diatas, rencana pendalaman alur di TPK Dwikora dan pembangunan Termina Kijing perlu dilakukan dengan biaya pendalaman alur sebesar Rp 709 Miliar dan investasi pembangunan Terminal Kijing untuk muatan peti kemas sebesar Rp 4.9 Triliun
Perencanaan Kebutuhan Jumlah Gate Berdasarkan Jumlah Rute Penerbangan yang Dilayani pada Bandara Internasional New Yogyakart Akbar Bayu Kresno Suharso; Ervina Ahyudanari
Jurnal Teknik ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.423 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v7i2.34829

Abstract

Gate sebagai akses yang digunakan untuk proses perpindahan penumpang dari terminal menuju ke sisi udara bandara. Dalam suatu perencanaan kebutuhan jumlah gate terkadang hanya dipertuntukkan untuk maskapai tertentu terhadap rute. Hal ini mempengaruhi jumlah gate yang tersedia. Penggunaan serta ketersediaan gate harus mencukupi dalam pelayanan penumpang dan pelayanan dari jadwal penerbangan yang tersedia terkait dengan rute penerbangan yang dilayani. Lamanya waktu pemakaian gate ini berbeda beda tergantung dari pelayanan boarding oleh pihak airlines dan penumpang yang akan melakukan penerbangan. Bandara yang akan ditinjau dalam tugas akhir ini adalah bandara baru yang terletak di Daerah Istimewa Yogyakarta yang akan diberi nama New Yoyakarta Internasional Airport (NYIA). Bandara NYIA ini diharapkan dapat menggantikan peran Bandara sebelumnya yang terdapat di Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu Bandara Internasional Adi Sutjipto yang sudah dikatakan kelebihan kapasitas dengan jumlah penumpang mencapai 4 juta lebih per tahunnya dan tidak dapat dikembangkan lagi karena adanya ketebatasan lahan. Data – data yang akan diperoleh nantinya adalah data jenis pesawat yang beroperasi, data pola pergerakan pesawat, jadwal penerbangan bandara Adisutjipto, dan layout Bandara Internasional New Yogyakarta. selanjutnya dari data – data yang didapat akan dilakukan berbagai analisa yang menghasilkan bahwa tipe pesawat terbesar yang dapat beroperasi pada bandara nyia adalah boeing 747-400. dari hasil perhitungan jangkauan maksimum yang dapat ditempuh sebesar 10551 km.  berdasarkan hasil analisa lainnya, rute yang dapat dilayani bandara nyia ini  sebanyak 37 destinasi yang diantaranya terdapat 23 rute penerbangan domestik dan 14 rute penerbangan internasional. setelah itu dilakukan analisa terhadap jadwal penerbangan dan menghasilkan perencanaan jumlah gate pada bandara nyia sebanyak 14 buah gate dan seluruh gate ini akan dapat melayani hingga 234 penerbangan

Page 11 of 14 | Total Record : 132