cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 69 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2020)" : 69 Documents clear
Desain Kapal Bulk Carrier Guna Pemenuhan Kebutuhan Batubara PLTU Sudimoro Pacitan Fathan Nurudin; Hasanudin Hasanudin
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i1.51448

Abstract

Indonesia merupakan negara penghasil batubara peringkat ke lima di dunia dan batubara dapat digunakan dalam proses elektrifikasi untuk mendukung pertumbuhan di wilayah Jawa Timur dan Bali. Salah satu pemanfaatan batubara yaitu untuk pembangkit tenaga listrik yaitu PLTU Pacitan yang merupakan salah satu pembangkit tenaga listrik di Jawa Timur yang memiliki dua pembangkit listrik berkapasitas 315 MW. PLTU Pacitan membutuhkan bahan bakar batubara dengan jumlah 8,000 ton perharinya untuk memenuhi pasokan listrik di wilayah Jawa Timur dan Bali. Dan beberapa jenis moda transportasi yang digunakan saat ini untuk menyuplai batubara ke PLTU Pacitan antara lain, Tug & Barge, Self Propeller Barge (SPB), dan kapal Bulk Carrier. Namun melihat keadaan saat ini banyak terjadi perubahan kondisi alam yang semakin tidak menentu seperti gelombang tinggi pada waktu tertentu, sehingga pemilihan penggunaan moda transportasi tongkang dan SPB harus dilakukan evaluasi ulang karena pada waktu tertentu, cuaca buruk menyebabkan kapal tongkang tidak dapat berlayar. PT. Arutmin Indonesia merupakan salah satu pemasok batubara PLTU Pacitan yang terletak pada provinsi Kalimantan Selatan sebagai acuan rute kapal. Dengan mendesain bulk carrier ini diharapkan dapat menjadi solusi operasional kapal pada cuaca buruk dan dapat difungsikan pada tiap waktu. Penentuan payload dari bulk carrier ini berdasarkan nilai kebutuhan pasokan tiap tahun dan penentuan ukuran utama kapal menggunakan kapal pembanding yang disesuaikan dengan kondisi perairan pada saat beroperasi dengan metode regresi linear. Ukuran utama yang memenuhi kriteria teknis dan regulasi adalah Lpp = 162.7 m; B = 25.0 m; H = 14.2 m; T = 10.0 m. Tinggi freeboard minimum yang didapatkan yaitu 3274 mm, tonase kotor kapal mencapai 15,640.76 ton, Bobot Mati Kapal yaitu 29615,982 ton, kondisi stabilitas kapal memenuhi kriteria IS Code dan Grain Code, dan probabilitas deck wetness memenuhi kriteria, yaitu untuk heading 90° dengan nilai 0.012, heading 135° dengan nilai 0.014, dan heading 180° dengan nilai 0.039. Dengan kurs USD terhadap Indonesia Rupiah 14,027 didapat Biaya pembangunan sebesar Rp. 106,425,619,372.80.
Perancangan Aplikasi Berbasis Android untuk Interaksi Juru Las Profesional dengan Kebutuhan Industri Maritim Nurul Hidayati; Heri Supomo
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i1.51887

Abstract

Setiap pembangunan konstruksi yang menggunakan material utama ferro (besi atau baja) dan juga non-ferro (aluminium, titanium, magnesium) membutuhkan penyambungan berupa pengelasan. Pekerjaan pengelasan yang dilakukan juru las biasanya dipenuhi oleh pihak ketiga yaitu sub kontraktor. Sebagai pihak ketiga, sub kontraktor biasanya tidak memiliki standar yang jelas terhadap juru las yang dipekerjakan. Belum adanya sub kontraktor yang menaungi juru las berdasarkan kemampuan kerja dan sertifikasi yang jelas mendorong adanya pembuatan sistem aplikasi labour supply juru las. Perbedaan kelas setiap juru las disebabkan oleh perbedaan pekerjaan konstruksi yang dilakukan. Tujuan utama dari penelitian studi ini adalah untuk merancang aplikasi komputer berbasis android yang digunakan untuk interaksi pengguna jasa pengelasan dan juru las. Pertama dilakukan klasifikasi dari juru las profesional. Kedua, dilakukan klasifikasi terhadap pekerjaan konstruksi yang akan dilaksanakan. Ketiga, dilakukan perancangan aplikasi komputer untuk interaksi pengguna jasa pengelasan dengan juru las menggunakan mock up sebagai alat desain awal. Terakhir, aplikasi yang sudah dirancang diujicobakan kepada beberapa responden. Aplikasi ini memiliki tiga entitas utama yaitu, akun administrator sebagai pengelola data, akun pengguna sebagai pemesan jasa pengelasan dan akun juru las. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah pemesanan juru las oleh pengguna jasa pengelasan melalui aplikasi android sehingga dapat menghemat waktu. Aplikasi berbasis android yang dirancang dapat membantu mempermudah pengguna jasa untuk mencari juru las yang diinginkan sesuai dengan klasifikasi pekerjaan yang akan dikerjakan. Hasil dari perhitungan investasi bisnis pengelasan berbasis aplikasi android didapatkan NPV (Net Present Value) sebesar Rp. 358.020.707,58, IRR (Internal Rate of Return) 19% dan Payback Period selama 7 tahun 9 bulan.
Analisis Sifat Batuan Karbonat untuk Evaluasi Bahan Timbunan Maulana Hutama Rahma Putra; Widya Utama; Firman Syaifuddin
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i1.38230

Abstract

Faktor yang memengaruhi strategi dan proses pembangunan infrastruktur adalah jenis lapisan tanah pada wilayah pembangunan. Lapisan tanah yang didominasi lempung, yang memiliki nilai faktor keamanan kecil, tidak aman untuk dibangun infrastruktur. Faktor keamanan pada tanah itu dapat ditingkatkan dengan cara konsolidasi berupa penimbunan bahan timbunan. Tetapi dengan adanya perlakuan tersebut akan menyebabkan penurunan tanah (Settlement). Sehingga penilitian ini bertujuan untuk klasifikasi parameter fisis batuan Karbonat yang digunakan sebagai bahan penimbun tersebut serta pengaruhnya terhadap penurunan tanah. Dengan mengetahui distribusi setiap parameter fisisnya seperti densitas, porositas, kompresibilitas dan resistivitas, jenis batuan dapat diklasifikasikan menjadi beberapa kelas. Metode klasifikasi yang digunakan adalah Gaussian Mean Mixture dimana pada hasilnya memberikan klasifikasi optimal dengan jumlah 2 jenis. Hasil klasifikasi berdasarkan nilai kompresibilitasnya adalah 1.0526 x 10-7 per pascal dan 2.484 x 10-7 per pascal. Sedangkan dari pemodelan menggunakan batuan yang diklasifikasikan, didapatkan bahwa pencampuran kedua jenis batuan memberikan kualitas timbunan yang baik dimana memberikan konsolidasi 100% dengan penurunan tanah sebesar 138.4 mm.
Perencanaan Reklamasi Serta Detail Breakwater pada Tersus Galangan Kapal Paciran, Kabupaten Lamongan Fiany Dara Novelita; Dyah Iriani Widyastuti; Cahya Buana
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i1.38107

Abstract

Pertumbuhan kapal di Indonesia tergolong cukup pesat. Pada tahun 2012, menurut data Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) kebutuhan reparasi dan perawatan kapal di Indonesia mencapai 7,5 – 8 juta gross ton kapal per bulan. Sedangkan jumlah dok dan galangan kapal di Indonesia mencapai sekitar 30 unit saja dengan kapasitas 7 juta GT/tahun. Oleh karenanya dirasa perlu direncanakan galangan kapal baru. Rencana galangan kapal baru berada di Desa Tunggul Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Pantai Utara Jawa di wilayah Propinsi Jawa Timur. Mengacu pada masterplan, dalam tugas akhir ini akan merencanakan reklamasi dan struktur breakwater untuk galangan kapal tersebut. Dalam perencanaan tersus galangan kapal ini diharapkan mampu melayani kapal dengan berat maksimum 10000 DWT. Reklamasi direncakan menggunakan material sirtu pilihan yang pelaksanaannya dilakukan dari daratan menuju laut. Timbunan reklamasi dilakukan pada kedalaman maksimal -4 mLWS hingga mencapai elevasi +4 mLWS dengan luasan 20.08 Ha. Untuk breakwater ini direncanakan menggunakan tipe rubble mound dengan armour layer berupa batu limestone yang datangkan dari darat yang kemudian dituang ke arah laut. Breakwater ini di-bangun dari elevasi +4.5 mLWS hingga kedalaman -8 mLWS. Biaya total yang dibutuhkan untuk membangun reklamasi dan breakwater ini adalah sebesar Rp. 578,489,189,000.00.
Analisis Pengembangan Ekonomi Lokal Industri Alas Kaki terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Kecamatan Prajurit Kulon Kota Mojokerto Dwi Yulia Rohmatina; Belinda Ulfa Aulia
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i1.48859

Abstract

Kecamatan Prajurit Kulon merupakan salah satu kecamatan di Kota Mojokerto yang memiliki jumlah IKM alas kaki terbanyak dan selalu meningkat setiap tahunnya. Akan tetapi peningkatan jumlah industri ini tidak diiringi dengan penyerapan tenaga kerja yang baik. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berpengaruh terhadap rendahnya penyerapan tenaga kerja dan merumuskan arahan terhadap permasalahan rendahnya penyerapan tenaga kerja di kecamatan Prajurit Kulon. Tahap awal dalam penelitian ini dilakukan dengan menganalisis faktor atau variabel yang berpengaruh terhadap rendahnya penyerapan tenaga kerja menggunakan metode content analysis melalui pengambilan data in depth interview dan diolah menggunakan software Nvivo 12 Plus. Setelah didapatkan faktor atau variabel yang berpengaruh terhadap rendahnya penyerapan tenaga kerja dilakukan tahap selanjutnya dengan menggunakan metode analisis deskriptif-kualitatif yaitu melakukan perumusan arahan menggunakan triangulasi sumber data (hasil transkrip wawancara stakeholder, best practice dan kebijakan yang berlaku). Penelitian ini menghasilkan arahan untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja pada industri alas kaki yaitu dengan meningkatkan pendidikan masyarakat baik pendidikan formal maupun informal, memanfaatkan teknologi internet sebagai media promosi dan pemasaran serta mengenalkan pentingnya penggunaan internet dalam dunia bisnis, memanfaatkan teknologi mesin sehingga dapat mempercepat proses produksi dan meningkatkan demand, pemerataan perluasan kesempatan kerja yaitu dengan kerjasama antara pemerintah dan swasta dalam peningkatan perluasan kesempatan kerja dan pemberdayaan masyarakat yang kreatif, dan bantuan penyediaan sarana dan prasarana dari pemerintah sebagai media promosi dan pemasaran sehingga dapat membuka peluang kerja yang baru.
Perancanaan Timbunan di Belakang Pangkal Jembatan sebagai Alternatif Pengganti Slab on Pile (Studi Kasus Jalan Lingkar Luar Barat Surabaya) Anugradia Nela Putri; Noor Endah Mochtar; Musta'in Arif
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i1.51074

Abstract

Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) di Kota Surabaya merupakan salah satu jalan yang telah direncanakan antara Lakarsantri dan Romokalisari, panjang 19,8 km dan lebar 0,51 m, untuk mengatasi kemacetan lalu lintas yang ada. JLLB memiliki dua tipe konstruksi, jembatan (girder bridge) dan slab on pile. Konstruksi jembatan dibangun untuk melewati prasarana penting, permukiman penduduk, jalan, dan rel kereta api; tanah dasarnya lempung dengan konsistensi agak kaku. Konstruksi slab on pile dibangun diatas persawahan dimana tanah dasarnya lempung lembek. Dalam rangka mencari konstruksi yang efisien, dibuat perencanaan alternative sebagai pengganti konstruksi slab on pile. Konstruksi alternatif yang dipilih adalah konstruksi timbunan karena section JLLB tersebut tidak melewati prasarana. Hanya saja, tanah dasarnya lembek sehingga pemampatannya besar dan kemampuan mendukung beban sangat kecil. Untuk menangani masalah tersebut maka direncanakan tinggi timbunan awal setinggi 2,5-6 meter sehingga saat pemampatan berakhir maka tinggi timbunanannya sesuai dengan tinggi jalan yang direncanakan yaitu 2-4,3 meter. Untuk mempercepat selesainya pemampatan, direncanakan untuk dipasang PVD sejarak 1,2 meter dan kedalaman 12-17 meter. Juga direncanakan perkuatan timbunan dengan menggunakan mikropile yang berupa spunpile sebanyak 2-5 buah. Sementara itu, perkuatan timbunan menggunakan freyssisol dengan kekuatan tarik paraweb straps 30 kN dan dibutuhkan 2-14 paraweb straps per lebar dinding precast freyssisol yaitu 2,23 m.
Penilaian dan Penanganan Kerusakan Perkerasan Jalan Mercedes Benz, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat Beryl Visa Ariza; Cahya Buana
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i1.50222

Abstract

Kondisi Jalan Mercedes Benz sepanjang 3,4 km ini mengalami kerusakan berupa jalan bergelombang, berlubang, dan konstruksi beton yang hancur. Penyebab utamanya adalah perubahan pemanfaatan lahan menjadi lahan industri yang menimbulkan banyaknya aktivitas kendaraan berat yang melintas dan berdampak pada jalan ini. Berdasarkan kondisi tersebut maka perlu dilakukan perbaikan pada jalan tersebut. Pertama dilakukan peninjauan kerusakan jalan dengan cara visual dan riding quality untuk mengetahui nilai dan tingkat kerusakan yang terjadi pada jalan tersebut. Kemudian perlu diketahui karakteristik lalu lintas pada saat ini dan analisis karakteristik lalu lintas sesuai umur rencana. Lalu, dilakukan perencanaan tebal struktur perkerasan lentur dan kaku. Dan analisis perbandingan kedua jenis perkerasan tersebut untuk menjadi rekomendasi perbaikan yang sesuai pada jalan tersebut. Pemilihan jenis perkerasan yang sesuai berdasarkan biaya konstruksi dan pemeliharaan yang lebih rendah antara kedua jenis perkerasan tersebut. Dari hasil perhitungan dan analisis tersebut didapatkan perkerasan kaku dengan umur rencana 40 tahun dengan tebal pelat beton 28,5 cm, lapis pondasi LMC 10 cm, dan lapis drainase 15 cm sebagai rekomendasi konstruksi perkerasan jalan yang sesuai untuk menangani kerusakan Jalan Mercedes Benz. Dengan biaya konstruksi sebesar Rp 3.722.769,- /m3 dan biaya pemeliharaan Rp 638.793,- /m3.
Studi Preferensi Konsep Integrasi Angkutan Feeder Suroboyo Bus Rute Purabaya-Rajawali dengan Metode Conjoint Biyan Shandy Paramayudha; Ketut Dewi Martha Erli Handayeni
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i1.47704

Abstract

Salah satu permasalahan yang terjadi di Kota Surabaya adalah kurangnya minat masyarakat untuk menggunakan angkutan umum. Untuk menghadapi permasalahan tersebut, Pemerintah Kota Surabaya telah mengembangkan dan merencanakan Suroboyo Bus beserta jaringan feeder untuk mendukungnya. Upaya tersebut berpotensi untuk menjawab permasalahan yang ada apabila didukung dengan penerapan konsep integrasi angkutan umum. Konsep integrasi tersebut dapat diterapkan kepada Suroboyo Bus dan layanan feeder, di mana feeder tersebut merupakan feeder yang berbasis terminal. Untuk menciptakan konsep integrasi antara Suroboyo Bus yang optimal, diperlukan studi preferensi masyarakat. Oleh karena itu penelitian ini ditujukan untuk menggali preferensi masyarakat tersebut dengan menggunakan metode Conjoint. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memlilih konsep integrasi yang meliputi desain stasiun/titik transfer yang mempermudah perpindahan ke angkutan umum, fasilitas pejalan kaki dengan prioritas kenyamanan, jaringan yang terhubung ke seluruh angkutan, penyediaan informasi rute secara elektronik, penyediaan informasi jadwal secara non-elektronik, pemberian identitas angkutan dengan dua pembeda tariff yang terintegrasi dengan Suroboyo Bus, keamaanan yang ditunjang dengan CCTV, kenyamanan yang ditunjang dari fasilitas di dalam angkutan, serta waktu tunggu maksimal 26 menit. Selain itu, penerapan konsep integrasi disarankan untuk memiliki prioritas dalam aspek desain stasiun/titik transfer, penyediaan informasi rute, dan waktu tungu.
Studi Penanganan Kerusakan pada Ruas Jalan Nganjuk- Bojonegoro, KM 55+500 sampai KM 61+700, Kabupaten Mganjuk Anggoro Dias Ainur Rasyid; Catur Arif Prastyanto
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i1.50302

Abstract

Terjadi kerusakan jalan pada ruas Jalan Nganjuk – Bojonegoro. Tepatnya sepanjang 1,2 kilometer dari panjang total kurang lebih 6,2 kilometer, yang mengalami kerusakan cukup parah. Kerusakan tersebut terjadi akibat muatan kendaraan berat yang mengangkut material pada saat pelaksanaan pembangunan jalan tol segmen Nganjuk - Kertosono dan pembangunan jalan rel kereta ganda (double track). Selain muatan berlebih, kondisi saluran drainase pada ruas jalan tersebut tidak berfungsi secara maksimal, karena saluran juga berfungsi sebagai irigasi sawah sekitar. akan direncanakan perbaikan kerusakan perkerasan, dengan membandingkan secara menyeluruh antara perkerasan lentur dan perkerasan kaku. Perencanaan tebal struktur keduanya menggunakan metode Bina Marga 2017. Dengan usia rencana 20 tahun untuk perkerasan lentur dan usia rencana 40 tahun untuk perkerasan kaku. Dalam perencanaan, ada dua jenis data yang digunakan, yaitu data primer dan data sekunder. Setelah ditetapkan tebal struktur untuk masing - masing jenis perkerasan, dilakukan analisis biaya awal konstruksi dan pemeliharaan, setelah itu memilih alternatif jenis konstruksi yang akan ditetapkan. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisa, didapatkan jenis perkerasan kaku sebagai perbaikan kerusakan Jalan Nganjuk – Bojonegoro dengan tebal perkeraan lapis drainase 15 cm, lapis pondasi LMC 10 cm dan tebal plat beton 30,5 cm. Dengan biaya awal konstruksi dan pemeliharaan sebesar Rp 65.515.137.600.
Perencanaan Gedung Park and Ride di Stasiun Bojong Gede Kecamatan Bojong Gede Kabupaten Bogor Jawa Barat Salman Al Farisi; Wahju Herijanto
Jurnal Teknik ITS Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v9i1.50466

Abstract

Kabupaten Bogor adalah kabupaten yang merupakan dari megapolitan Jabodetabek dan menjadi kabupaten dengan jumlah 5,13 juta penduduk. Kebutuhan akan moda transportasi kini sudah menjadi hal yang sangat penting bagi penduduk suatu kota. Karena transportasi merupakan sarana yang sangat penting dalam memperlancar roda perekonomian suatu wilayah. Untuk itu dibutuhkan sebuah solusi untuk mengurangi kemacetan dengan cara memaksimalkan manfaat dari transportasi umum yang sudah ada seperti kereta listrik atau Commuter Line. Fasilitas penunjang kereta listrik di stasiun Bojong Gede sangat minim apalagi dalam hal kantung parkir menyebabkan banyak kantung parkir liar yang dimiliki oleh warga sekitar dan mengakibatkan lahan untuk pedestrian diapakai juga untuk parkir sehingga orang yang berjalan kaki harus mengambil lajur untuk kendaraan bermotor. Maka dari itu salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah pembangunan Gedung Park and Ride sebagai fasilitas penunjang transportasi pada Stasiun Bojong Gede. Dari hasil pengolahan data didapatkan jumlah demand calon pengguna fasilitas park and ride untuk sepeda motor sebanyak 3.454 kendaraan, sedangkan untuk mobil sebanyak 192 kendaraan dengan umur rencana hingga 2024. Dari jumlah demand tersebut direncanakan gedung park and ride yang dapat menampung 3.479 sepeda motor dan 193 mobil dengan jumlah 8 lantai parkir dan 1 lantai untuk akses menuju peron.