cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Analisis Biaya dan Waktu Pelaksanaan Metode Alternatif Hollow Core Slab pada Gedung Apartemen Surabaya Shefina Yusmana Tusadiyah; Sukobar Sukobar
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i3.107938

Abstract

Pemilihan metode pelaksanaan sangat berperan besar terhadap anggaran biaya dan waktu pelaksanaan proyek konstruksi. Beton pracetak merupakan salah satu metode pelaksanaan yang mulai menggantikan metode konvensional. Penerapan beton pracetak dianggap akan menghasilkan waktu pelaksanaan dengan durasi lebih cepat juga dapat mengurangi biaya pemakaian bekisting. Pada penelitian ini digunakan salah satu jenis beton pracetak yaitu hollow core slab sebagai metode alternatif dari pelat konvensional. Perhitungan biaya dan waktu pelaksanaan dihitung berdasarkan literatur yang digunakan maupun peraturan yang berlaku untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan kondisi lapangan. Adapun untuk perhitungan waktu hingga penyusuanan jadwal proyek digunakan alat bantu Microsoft Project. Berdasarkan hasil analisis perhitungan diketahui waktu pelaksanaan proyek Apartemen Grand Stand Surabaya lantai 21-30 dengan metode alternatif hollow core slab mencapai 245 hari kerja dengan biaya total proyek sebesar Rp. 12,388,437,000.00. Sedangkan data perhitungan berdasarkan dokumen dari kontraktor untuk metode konvensional dengan lantai yang sama mencapai 247 hari kerja dengan biaya total proyek sebesar Rp. 14,108,921,393.67.
Arahan Pengembangan Desa Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat di Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo Natsir Azzam; Arwi Yudhi Koswara
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i3.97167

Abstract

Desa Jatimulyo merupakan salah satu desa wisata di perbukitan menoreh yang memiliki banyak potensi daya tarik wisata khususnya pada wisata air dan juga kuliner serta tarian khas setempat. Namun dibalik potensi yang dimiliki oleh desa tersebut, masih terdapat permasalahan tentang kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pariwisata dalam rangka peningkatan ekonomi lokal. Tujuan Penelitian ini untuk memberikan arahan terkait pengembangan dari Desa Wisata Jatimulyo yang berbasis masyarakat guna meningkatkan ekonomi desa dan juga membangun desa wisata yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan analisis delphi dengan menggunakan input dari stakeholder untuk menentukan faktor penentu pengembangan berbasis partisipasi masyarakat desa wisata, analisis deskriptif untuk mengidentifikasi karakteristik dan potensi masalah desa wisata, dan terakhir menggunakan analisis triangulasi untuk menentukan arahan pengembangan desa wisata berbasis partisipasi masyarakat. Hasil dari penelitian ini didapatkan enam indikator yang mempengaruhi pengembangan desa wisata berbasis partisipasi masyarakat yaitu aksesibilitas, promosi, sarana prasarana, sumber daya manusia, atraksi, dan partisipasi masyarakat. Kemudian dalam identifikasi karakteristik desa wisata didapatkan potensi, masalah, serta bentuk-bentuk partisipasi masyarakat pada setiap indikator. Penelitia ini menghasilkan arahan pengembangan desa wisata berbasis partisipasi masyarakat di Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo
Analisis Percepatan Menggunakan Metode Crashing pada Proyek Pekerjaan Struktur Pembangunan Rumah dan Klinik Bali Marselinus Yanuar Poerba; Retno Indryani
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i3.102648

Abstract

Proyek konstruksi memiliki tiga batasan (triple constraint) yang terdiri dari anggaran, jadwal, dan mutu. Ketiga hal tersebut menjadi parameter penting yang sering dijadikan sebagai sasaran proyek bagi penyelenggara proyek. Namun, pelaksanaan proyek tidak selamanya sesuai dengan rencana, terdapat berbagai macam faktor yang membuat proyek menjadi bermasalah. Permasalahan pada proyek dapat mengakibatkan proyek mengalami keterlambatan (delay). Pelaksanaan Proyek Pekerjaan Struktur Pembangunan Rumah dan Klinik Bali direncanakan dapat diselesaikan dalam 51 minggu. Namun dikarenakan terdapat kendala saat proses pemancangan dan pengaruh cuaca, pada minggu 39 proyek mengalami keterlambatan sebesar 8,02%. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis percepatan menggunakan metode crashing. Analisis dilakukan pada minggu 40 dengan sisa durasi penyelesaian proyek sebesar 12 minggu (84 hari), untuk pekerjaan yang belum diselesaikan. Alternatif percepatan dilakukan dengan menggunakan penambahan jam kerja dan penambahan jumlah pekerja berdasarkan kondisi di lapangan. Setelah dilakukan percepatan, selanjutnya dilakukan analisis lama waktu yang berhasil dipercepat dan kebutuhan biaya percepatan untuk masing-masing alternatif. Hasil percepatan dari kedua alternatif tersebut dibandingkan dan dicari alternatif percepatan yang paling optimal. Dari hasil analisis yang telah dilakukan, untuk alternatif percepatan dengan penambahan jam kerja didapatkan durasi optimum pada iterasi 15 dengan durasi 84 hari dan biaya total Rp. 2.262.590.362. Sedangkan untuk alternatif percepatan dengan penambahan jumlah pekerja didapatkan durasi optimum terjadi pada iterasi 22 dengan durasi 69 hari dan biaya total Rp. 2.159.768.425. Kedua alternatif bisa memenuhi sisa durasi penyelesaian proyek sebesar 84 hari. Namun alternatif percepatan dengan penambahan jumlah pekerja lebih optimal untuk dilakukan, dikarenakan menghasilkan biaya dan durasi yang lebih kecil daripada alternatif percepatan dengan penambahan jam kerja.
Pra Desain Pabrik Metanol dari Gas Alam Pratama Tegar Parderio; Angga Dwi Dharmawan; Gede Wibawa; Annas Wiguno
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i3.98722

Abstract

Metanol merupakan suatu senyawa yang saat ini memiliki peran penting pada ekonomi global sebagai bahan baku yang banyak dibutuhkan di industri kimia. Pada tahun 2020, permintaan metanol global mencatatkan pertumbuhan yang positif yaitu mencapai 102,162 juta. Adapun di Indonesia, melalui Peraturan Menteri ESDM No. 12 tahun 2015 yang menetapkan intensifikasi pemanfaatan Bahan Bakar Nabati sebagai bahan bakar lain juga turut membuka peluang besar untuk industri metanol dalam pemenuhan bahan bakunya. Pabrik ini direncanakan beroperasi dengan kapasitas produksi sebesar 850.000 ton/tahun Methanol Grade AA dan berlokasi di Teluk Bintuni, Papua Barat, yang didukung dengan program pemerintah yaitu pembangunan kawasan industri di Teluk Bintuni. Pabrik metanol direncanakan didirikan di atas lahan seluas 50 ha, mulai beroperasi pada tahun 2026 dengan masa konstruksi selama 2 tahun dan beroperasi selama 15 tahun. Adapun proses produksi metanol ini terbagi menjadi tiga tahapan utama yaitu proses produksi syngas dengan combined reforming SMR-ATR, proses sintesis metanol dengan licensor dari Mitsubishi, dan proses pemurnian produk metanol dengan sistem distilasi 2 tahap. Bahan baku utama yang digunakan dalam produksi metanol ini antara lain gas alam, steam, dan oksigen. Modal yang digunakan diasumsikan berasal dari modal sendiri sebesar 20% dan modal dari pinjaman bank sebesar 80%. Pabrik metanol ini memerlukan nilai (Capital Expenditures) sebesar Rp 5.965.780.276.477 dan nilai OPEX (Operating Expenditures) sebesar Rp 4.663.728.797.936. Berdasarkan analisis ekonomi yang dilakukan, diperoleh BEP sebesar 38,26%, nilai NPV sebesar Rp 5.460.221.976.667. Selain itu, diperoleh nilai Internal Rate of Return (IRR) sebesar 15,2% dengan bunga bank sebesar 4,75%, dan Pay Out Time (POT) yang dibutuhkan adalah selama 5 tahun 5 bulan. Sehingga berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa Pabrik Metanol dari Gas Alam layak untuk didirikan.
Pra Desain Pabrik Garam Industri menggunakan Teknologi Membran Reverse Osmosis Salasa Ariq Sungkono; Zulfahmi Hawali; Yeni Rahmawati; Fadlilatul Taufany
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i3.102297

Abstract

Garam merupakan salah satu komoditas strategis nasional yang secara fungsi maupun manfaat tidak kalah penting apabila dibandingkan dengan kebutuhan pokok lainnya. Akan tetapi, hingga saat ini Indonesia masih sangat bergantung pada impor untuk pemenuhan kebutuhan garam industri karena produksi garam lokal yang masih belum memenuhi standar. Maka dari itu, didirikanlah pabrik garam industri ini di daerah Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur dengan kapasitas sebesar 400.000 ton per tahun untuk mengurangi 23,19% angka impor terhadap kebutuhan nasional. Bahan baku utama yang digunakan pada pabrik ini yaitu air laut dengan proses terpilih berupa teknologi membrane reverse osmosis dengan kristalisasi yang prosesnya dibagi menjadi tiga bagian yaitu unit pemurnian bahan baku, unit kristalisasi dan pengeringan, serta unit sizing and finishing. Produk yang dihasilkan pada pabrik ini yaitu garam industri sebagai produk utama dengan kemurnian NaCl 99,8% berukuran 30 mesh dan desalinated water sebagai produk sampingnya. Usia pabrik ini diperkirakan selama 15 tahun operasi dengan proses konstruksi yang dilakukan selama 5 tahun. Pendirian pabrik ini membutuhkan investasi awal sebesar Rp 1.975.482.014.717,7 dengan pay out time selama 9,15 tahun, NPV sebesar Rp 1.293.659.980.492,9, dan IRR sebesar 23,18%.
Implementasi Continuous Integration dan Continuous Delivery Pada Aplikasi myITS Single Sign On Restu Agung Parama; Hudan Studiawan; Rizky Januar Akbar
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i3.99436

Abstract

Institut Teknologi Sepuluh Nopember mempunyai infrastruktur server on-premise atau bisa disebut dengan myITS Cloud yang dikelola oleh Direktorat Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi. Aplikasi myITS Single Sign On merupakan aplikasi yang digunakan ITS untuk bisa berinteraksi dengan aplikasi lainnya seperti Classroom, Akademik, dan Beasiswa di myITS. Dalam pengembangan myITS SSO, proses delivery dan deployment dilakukan secara manual, dimana developer atau pengembang melakukan push ke repositori kode yang kemudian dirilis ke dalam server. Pada proses CI/CD penulis menggunakan Jenkins yang akan melakukan build aplikasi ke dalam docker image yang kemudian digunakan di dalam server menjadi sebuah kontainer. Kemudian dalam serangkaian tes yang terjadi terdapat tes untuk mendeteksi masalah kualitas kode menggunakan SonarQube. Setelah itu aplikasi akan di-deploy ke dalam Kubernetes menggunakan Helm dan Rancher. Setelah dilakukannya uji coba, Jenkins dan SonarQube bisa diimpelementasikan kepada proses CI/CD dengan cara diintegrasikan. Aplikasi juga berhasil dikemas menjadi image dengan bantuan aplikasi Docker yang kemdian diunggah ke DockerHub. Dengan berhasilnya aplikasi di¬-deploy kedalam Kubernetes dan tidak ada step pipeline yang terlewat bisa menjadi bukti bahwa implementasi CI/CD pada aplikasi myITS Single Sign On sudah berhasil.
Peningkatan Kualitas Pelayanan Aplikasi Mcdonald’s Menggunakan Metode Importance Performance Analysis (IPA) dan Quality Function Deployment (QFD) Rut Dea Monica; Udisubakti Ciptomulyono
Jurnal Teknik ITS Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v11i3.100088

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini yang semakin maju dan bertumbuh sangat cepat membuat masyarakat selalu ingin mendapat hal secara instan namun tujuan dapat tercapai dengan baik. Hal ini lah yang akhirnya membuat banyak bermunculan jasa layanan pesan antar makanan secara online atau yang kita sebut dengan Online Food Delivery (OFD). Salah satunya adalah aplikasi Mcdonald’s. Aplikasi Mcdonald’s membantu pengguna dalam memesan makanan dari mana dan kapan saja dengan banyak promo yang menarik. Namun, ternyata banyak keluhan yang muncul terhadap penggunaan aplikasi Mcdonald’s. Maka dari itu, perlu untuk dilakukan peningkatan kualitas layanan pada penggunaan aplikasi Mcdonald’s dengan menggunakan atribut Usability pada ISO/IEC 9126 dan Nielsen Model. Didapatkan sebanyak 32 atribut pernyataan berdasarkan Usability. Dalam mengukur tingkat kualitas pelayanan aplikasi terhadap pengguna dapat menggunakan metode E-Servqual. Kemudian mengidentifikasi atribut yang prioritas untuk ditingkatkan dengan metode Importance Performance Analysis (IPA) dan didapatkan 7 atribut yang perlu untuk ditingkatkan. Setelah itu, atribut-atribut yang prioritas untuk ditingkatkan akan diproses lebih lanjut dengan metode Quality Function Deployment (QFD). Berdasarkan 7 atribut prioritas tersebut, yang kemudian selanjutnya merancang peningkatan kualitas pelayanan aplikasi kedalam 5 prioritas respon teknis yaitu “Pengembangan sistem aplikasi Mcdonald’s”, “Penambahan notifikasi peringatan/ status pesanan”, “Penambahan panduan informasi pada aplikasi Mcdonald’s”, “Pengembangan design interface pada aplikasi Mcdonald’s”, dan “Penambahan fitur search pada tampilan awal aplikasi”. Sehingga berdasarkan hasil tersebut didapatkan rancangan perbaikan untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan aplikasi Mcdonald’s.
Penyusunan Dokumen SOP Pengiriman Data MBKM ITS ke PDDikti Mengacu pada Ketentuan Kantor Penjamin Mutu ITS Clariesta Putri Ardiyanti; Achmad Holil Noor Ali; Radityo Prasetianto Wibowo
Jurnal Teknik ITS Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v12i1.100280

Abstract

Sebagai upaya untuk memenuhi IKU-PTN dan melaksanakan kewajiban sebagai perguruan tinggi, ITS harus mengirimkan data program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) ke PDDikti. Proses bisnis ini menjadi bagian dari proses bisnis ITS yaitu Pemutakhiran Data Forum Lapangan (Forlap) Dikti. Pendataan MBKM yang dilakukan lintas unit kerja, membuat proses pelaporan MBKM ITS ke PDDikti tidak berjalan mulus. Permasalahan pun muncul diantaranya data tidak valid, data tidak lengkap dan kekeliruan pelaksanaan prosedur. Hal ini berdampak pada persentase keberhasilan pelaporan data MBKM ITS yang dilaporkan ke PDDikti berada di angka yang kecil. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan petunjuk aktivitas, mengidentifikasi unsur dokumentasi dan prosedur serta mengidentifikasi pihak yang terlibat pengiriman data MBKM ITS ke PDDikti. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi serta merespon risiko menggunakan metode HAZOP sehingga dapat mengurangi dampak negatif dari risiko dalam proses pengiriman data MBKM ITS ke PDDikti. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Selama penelitian, data yang digunakan adalah kondisi lapangan yang ada pada proses pengiriman data MBKM ITS ke PDDikti baik di unit kerja departemen maupun DPTSI. Dalam mengidentifikasi risiko, metode yang digunakan adalah analisis HAZOP. Sedangkan untuk menentukan aktivitas yang dilakukan didasarkan pada kebijakan, peraturan serta mutu baku dari setiap proses bisnis. Berdasarkan hasil analisis HAZOP, ditemukan risiko yang paling banyak terjadi dalam proses bisnis pengiriman data MBKM ITS ke PDDikti adalah risiko jumlah data yang diproses kurang dari yang seharusnya serta risiko formulir dokumentasi menyelesaikan pekerjaan di setiap prosedur tidak diisi oleh pelaksana. Selain itu dihasilkan dokumen pengiriman data MBKM ITS ke PDDikti dengan 5 hirarki yang terdiri dari kebijakan, framework dan standar, manual, dan prosedur serta formulir. Dengan adanya dokumen SOP dari hasil penelitian ini maka risiko yang muncul dapat diatasi dengan prosedur yang telah distandarisasikan dan persentase peningkatan pelaporan data MBKM ITS ke PDDikti dapat meningkat.
Perancangan Tata Kelola Teknologi Informasi Berbasis COBIT 2019: Studi Kasus di Divisi Information Technology PT Telkom Indonesia Kota Bandung Rindi Kartika Sari; Raden Venantius Hari Ginardi; Annisaa Sri Indrawanti
Jurnal Teknik ITS Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v12i1.100436

Abstract

PT Telkom Indonesia, biasa disebut Telkom, merupakan BUMN yang bergerak di bidang jasa layanan TIK dan jaringan telekomunikasi di Indonesia. Dalam rangka menunjang tujuan utama bisnis perusahaan, Telkom telah menerapkan teknologi informasi (TI) yang secara struktural dikelola dan dijalankan oleh Divisi Information Technology (DIT). Namun, penerapan TI di Telkom saat ini masih berbasis COBIT 4. Sedangkan, perubahan di bidang TIK dan pemanfaatannya berkembang sangat cepat. Oleh karena itu, perlu adanya perubahan terhadap tata cara pengelolaan TI agar mampu mengikuti perkembangan pada bidang TIK melalui penggunaan COBIT 2019. Metodologi dalam penelitian ini berdasarkan kerangka kerja COBIT 2019. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa tingkat kapabilitas proses TI terpilih dalam penelitian ini yaitu keseluruhan proses dalam domain BAI dan domain DSS sebagian besar berada pada level 4, artinya perusahaan telah menetapkan tujuan kuantitatif untuk mengukur kinerja dan kualitas proses. Sedangkan, target level yang diharapkan oleh perusahaan sebagian besar berada pada level 3, artinya perusahaan telah melakukan standarisasi proses dalam lingkup organisasi. Keluaran dari penelitian ini berupa rekomendasi perbaikan yang bertujuan untuk mencapai tingkat kapabilitas yang diharapkan dan rancangan tata kelola TI sebagai acuan bagi DIT Telkom dalam mengelola proses TI yang lebih baik lagi.
Desain dan Evaluasi Antarmuka Pengguna Aplikasi Web Responsif myITS HumanCapital Modul Portofolio dan Modul Qinerja Menggunakan Metode User-Centered Design Btari Aliya Tsabitah; Hadziq Fabroyir; Rizky Januar Akbar; Rizky Januar Akbar
Jurnal Teknik ITS Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v12i1.100508

Abstract

Human capital terdiri dari pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan orang-orang yang dipekerjakan dalam suatu organisasi, instansi, ataupun perusahaan. Hal itu memainkan peran penting dalam membantu organisasi meningkatkan produktivitas dan kebahagiaan secara keseluruhan dari pegawai yang ada. Di era digital ini mayoritas instansi telah memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan produktivitas, efektivitas, dan efisiensi dari sistem tersebut. Tidak terkecuali Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, yang juga telah memiliki sistem manajemen dosen dan tenaga kependidikan yang bernama Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) ITS. Seiring berjalannya waktu, keorganisasian ITS semakin berkembang ke arah yang kompleks dengan banyaknya data dan informasi pegawai yang ada. SIMPEG ITS menjadi kurang relevan karena informasi yang disajikan berlebihan, sehingga berdampak pada tampilan antarmuka pengguna yang sulit dipahami oleh penggunanya. Oleh karena itu, untuk menambah produktivitas pegawai (dosen dan tenaga kependidikan ITS), serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi sistem kepegawaian yang telah ada, penulis ingin mengembangkan antarmuka pengguna web myITS HumanCapital Modul Portofolio dan Modul Qinerja. User-Centered Design menjadi metode pilihan penulis dalam pengembangan antarmuka pengguna dari aplikasi web myITS HCM Modul Portofolio dan Modul Qinerja. Metode UCD merupakan metode dengan pendekatan untuk memecahkan masalah yang berfokus pada pemahaman dan kebutuhan pengguna. Hasil dari Tugas Akhir ini diharap mampu menghasilkan tampilan antarmuka pengguna yang mudah dipahami oleh pengguna, sehingga intensi dari pengembangan aplikasi dapat terpenuhi serta dapat meningkatkan produktivitas pegawai ITS.