cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 3,978 Documents
Pengaruh Keruntuhan Bendungan Ngancar terhadap Elevasi Muka Air Waduk Gajah Mungkur Cahyani, Ashfi Luthfita; Wahyudi, Hendra
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 3 (2024)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i3.143309

Abstract

Peraturan Menteri PUPR Nomor 27/PRT/M/2015 tentang bendungan, menyebutkan bahwa setiap bendungan harus dilengkapi dengan Dokumen Rencana Tindak Darurat (RTD) dalam rangka antisipasi penyelamatan jiwa dan harta benda, apabila terjadi kegagalan bendungan. Maka atas dasar tersebut, maka analisis keruntuhan diperlukan untuk Bendungan Ngancar. Sebagai bentuk tindakan preventif perlu dilakukan analisis kondisi hidrolis alur dan lembah sungai di hilir (downstream valley) bendungan dan pengaruh keruntuhan Bendungan Ngancar terhadap Bendungan Gajah Mungkur yang ada di hilirnya. Dan mengingat bahwa Waduk Ngancar merupakan waduk yang telah dibangun dari tahun 1942 dan telah berdiri selama kurang lebih 79 tahun. Analisis keruntuhan bendungan Bendungan Ngancar dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kedalaman banjir, kecepatan aliran yang ditimbulkan, dampak yang ditimbulkan dari keruntuhan berupa peta genangan banjir, klasifikasi bahaya pada wilayah terdampak, dan kondisi muka air Waduk Gajah Mungkur sebagai imbas keruntuhan Bendungan Ngancar. Analisis keruntuhan Bendungan Ngancar ini dilakukan dengan menggunakan bantuan program HEC-RAS 6.2. Bendungan Ngancar memiliki volume muka air normal 371.56 ribu m3 dan saat muka air banjir memiliki volume 498.92 ribu m3. Simulasi keruntuhan bendungan dilakukan dengan menggunakan Q 0,5 PMF. Pada hasil simulasi keruntuhan didapatkan kedalaman banjir tertinggi adalah 8,16 m dengan kecepatan aliran 6,84 m/s. jarak genangan terjauh mencapai 13,7 m dari Bendungan Ngancar. Akibat dari keruntuhan ini terdapat 5 pemukiman desa tergenang dan seluas 85,6 hektar sawh dan ladang penduduk tergenang. Adapun kondisi Waduk Gajah Mungkur yang berjarak 8,5 km dari Bendungan Ngancar mengalami peningkatan elevasi muka air waduk hingga mencapai 139 mdpl dari muka air banjir Waduk Gajah Mungkur.
Studi Pemilihan Alternatif Kemiringan Maindam Berdasarkan Rembesan dan Stabilitas Bendungan Jragung Kabupaten Semarang Azizah, Siti Rismaul; Imaaduddiin, Muhammad Hafiizh; Sa’ud, Ismail
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 3 (2024)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i3.143316

Abstract

Bagian paling penting dari bendungan adalah tubuh bendungan (maindam) karena secara garis besar tubuh bendungan adalah rembesan dan stabilitas. Dalam perencanaan bendungan urugan tanah, terutama bendungan urugan tipe zonal, analisis zona-zona penyusun tubuh bendungan sangat dibutuhkan. Besar ketebalan zona inti sangat mempengaruhi tubuh bendungan terhadap rembesan dan stabilitas bendungan. Pada penelitian ini dilakukan analisis stabilitas dan rembesan tubuh bendungan memakai 3 alternatif dimensi tubuh bendung-an bagian zona inti yang mempengaruhi ketebalan zona filter halus dan random. Selanjutnya dilakukan analisis rembesan dan stabilitas dengan menggunakan program aplikasi Geo-Studio 2018. Analisis stabilitas longsoran menggunakan aplikasi Geo-Studio sisi hilir pada kondisi eksisting memiliki nilai safety factor sebesar 1,66, kondisi muka air banjir 1,62 dan keadaan surut cepat sebesar 1,7. Pada kondisi alternatif 1 mendapat nilai keamanan untuk muka air normal 1,67, muka air banjir sebesar 2,30, dan muka air surut cepat 2,00. Untuk alternatif 2 mendapat-kan nilai keamanan untuk muka air normal 2,15, muka air banjir 2,18 dan muka air surut cepat 3,00. Untuk nilai rembesan yang sesuai di alternatif 1 yang mempunyai nilai rembesan sebesar 1,87×10-6 m³/detik, muka air banjir sebesar 1,97×10-6 m³/detik, dan muka air surut cepat sebesar 1,73×10-7 m³/detik akan tetapi untuk nilai stabilitasnya cukup rendah dibandingkan dengan alternatif ke 2.
Desain Alternatif Pondasi Bored Pile Menggunakan Metode Statis dan Plaxis 3D pada Jembatan Sine STA 0+325 Proyek Pembangunan Jalur Lintas Selatan Lot 6A Pantai Sine - Batas Blitar 1 Sari, Kumara Ulya; Muntaha, Mohammad
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 3 (2024)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i3.143633

Abstract

Perencanaan pondasi suatu struktur bangunan harus mempertimbangkan beberapa hal diantaranya jenis pondasi, kondisi sekitar dan struktur tanah. Pondasi tiang bor (bored pile) menjadi pilihan pada Jembatan Sine proyek pembangunan Jalur Lintas Selatan Lot 6A Pantai Sine – Batas Blitar 1. Berdasarkan hasil pengujian ulang borhole, nilai SPT (Standard Penetration Test) tanah di lapangan lebih kecil dibandingkan dengan data borlog perencanaan.Perencanaan ulang konfigurasi pondasi bored pile sebagai desain alternatif dari struktur bawah Jembatan Sine dengan menghitung daya dukung maupun penurunan. Struktur atas Jembatan dihitung untuk memperoleh gaya reaksi pada dasar bangunan. Perhitungan daya dukung pondasi menggunakan metode statis yaitu Reese and O’Neill dan Finite Element Method (FEM) berupa Plaxis 3D.Hasil, pondasi boredpile direncanakan berdiameter D60cm, D80cm dan D100cm. Pada lima titik borhole didapatkan 15 type konfigurasi pondasi dengan kedalam BH-A1 50 m, BH-P1 50 m, BH-P2 56 m, BH-P3 56 m dan BH-A2 50 m. Kapasitas dukung tanah terkecil terdapat pada titik P1 dengan diameter pondasi 60 cm sebesar 229.90 ton di kedalaman 50 m. Sedangkan kapasitas dukung tanah terbesar terdapat pada titik P3 dengan diameter pondasi 100 cm sebesar 584.82 ton di kedalaman 56 m. Pemodelan dengan program komputer Plaxis 3D dimodelkan berdasarkan hasil perhitungan metode statis. Untuk hasil analisa penurunan didapatkan angka penurunan metode Plaxis 3D lebih kecil dari pada perhitungan metode statis dengan selisih rata-rata untuk penurunan tiang tunggal 49% dan penurunan kelompok tiang 15%.
Manajemen Pelaksanaan Konstruksi Terowongan Pengambilan (Intake) pada Proyek Bendungan Jlantah Kabupaten Karanganyar,Jawa Tengah Budi Kinanti, Sekar Putri; Sa’ud, Ismail; Fauzi, Aan
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 3 (2024)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i3.143700

Abstract

Terowongan pengambilan berfungsi untuk pengam-bilan air tampungan waduk dilengkapi dengan pipa penstock untuk mengalirkan air tampungan waduk agar bisa dimanfa-atkan oleh masyarakat. Agar dapat mewujudkan bangunan tersebut menjadi nyata guna mencapai tujuan yang diinginkan maka diperlukan manajemen pelaksanaan konstruksi yang tepat karena kegiatan konstruksi memiliki hubungan yang saling berkaitan satu sama lain. Pengumpulan data yang dilaku-kan adalah gambar kerja, spesifikasi teknis proyek, Harga Satuan Pokok Kegiatan (HSPK) Kabupaten Karang-anyar, dan data penunjang lainnya. Dari data yang diperoleh dilakukan pengolahan data, yaitu mengidentifikasi item pekerjaan, pem-buatan metode pelaksanaan, kemudian dilakukan perhitungan volume tiap item pekerjaan, produktivitas alat berat, dan kebutuhan jumlah pekerja. Dari perhitungan tersebut digu-nakan untuk menentukan durasi dan rencana anggaran biaya. Untuk penyusunan penjadwalan proyek menggunakan software Microsoft Project. Dari perhitungan yang telah dilakukan didapatkan kebutuhan alat berat yang digunakan, durasi waktu pelaksanaan konstruksi terowongan pengambilan di Ben-dungan Jlantah selama 583 hari kalender dengan jam kerja efektif selama 7 jam kerja dengan rencana anggaran biaya sebesar Rp12.829.335.000,00.
Perencanaan Sumber Daya untuk Produksi Tinta Packaging dengan Pendekatan Discrete-Event Simulation Putra, Kadek Wahyu Suarta; Arvitrida, Niniet Indah
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 3 (2024)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i3.145009

Abstract

PT XYZ merupakan pemasok tinta packaging dengan model business to business dengan sumber revenue dari tiga pelanggan utama. Tantangan yang dihadapi perusahaan adalah rendahnya tingkat pengiriman tepat waktu akibat penerimaan 17,62% pesanan dengan permintaan lead time yang lebih singkat dari yang bisa PT XYZ tawarkan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan perusahaan adalah peningkatan kapasitas produksi. Untuk menyelesaikan pesanan pelanggan, perusahaan menggunakan aliran produksi job-shop yang melibatkan antrean pesanan. Pendekatan simulasi kejadian diskrit digunakan untuk menentukan jumlah sumber daya produksi untuk meningkatkan performa pengiriman tepat waktu ke target perusahaan yaitu 95%, dalam kondisi pesanan standar. Skenario rekomendasi perbaikan adalah penambahan 2 teknisi lab dan 3 mixer kecil serta pengurangan 1 pekerja produksi. Pada kondisi standar, rekomendasi perbaikan dapat menyelamatkan pemasukan bulanan perusahaan sebesar rata-rata Rp 2.022.938.750 akibat peningkatan persentase pengiriman tepat waktu dari 54,60% menjadi 95,61%. Pada kondisi peak order, rekomendasi perbaikan dapat menyelamatkan pemasukan bulanan perusahaan sebesar rata-rata Rp 3.718.196.250 akibat peningkatan persentase pengiriman tepat waktu dari 33,82% menjadi 90,90%. Skenario perbaikan membutuhkan biaya tetap sebesar Rp 1.052.000.000 dan mengakibatkan peningkatan rata-rata total biaya variabel sebesar Rp 7.701.507 pada kondisi standar dan Rp 6.670.275 ketika peak order. Rekomendasi solusi menghasilkan NPV yang lebih besar dibandingkan kondisi awal sehingga layak diimplementasikan.
Perencanaan Parkir Stasiun Halim untuk Mendukung Operasi Kereta Cepat Jakarta - Bandung Enggarini, Fennyta Zulfah; Herijanto, Wahju; Istiar, Istiar
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 3 (2024)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i3.131891

Abstract

Urgensi masyarakat untuk melakukan mobilitas akan terus meningkat seiring dengan berkembangnya sebuah daerah dan akan menimbulkan permasalahan jika tidak didukung dengan sistem transportasi yang baik. Munculnya moda transportasi baru di Indonesia, seperti kereta cepat, merupakan salah satu upaya pemerintah untuk melancarkan mobilitas masyarakat. Stasiun Halim yang terletak di Jakarta Timur merupakan salah satu stasiun yang melayani kereta cepat tersebut dengan rute Jakarta – Bandung. Aksesibilitas stasiun ini harus diperhatikan karena cakupan target penumpangnya yang luas, yaitu masyarakat Jabodetabek. Untuk mendukung hal tersebut, penelitian ini akan menganalisis kebutuhan parkir dan merencanakan layout fasilitas parkir Stasiun Halim. Dengan direncanakannya fasilitas parkir yang baik dan memenuhi kebutuhan parkir, aksesibilitas Stasiun Halim menjadi tak terbatas dan diharapkan akan semakin banyak masyarakat yang mengkombinasikan kendaraan pribadi dengan moda transportasi umum untuk perjalanan mereka. Pedoman yang digunakan antara lain “Pedoman Perencanaan dan Pengoperasian Fasilitas Parkir Direktorat Bina Sistem Lalu Lintas Angkutan Kota 1998”, dan beberapa referensi lain yang berkaitan dengan perencanaan parkir. Dari hasil pengolahan data primer dan sekunder, fasilitas parkir Stasiun Halim direncanakan terdiri dari taman parkir dan dua gedung parkir. Taman parkir Stasiun Halim mempunyai luas 12485,073 m², dapat menampung 262 mobil ditambah 50 parkir mobil khusus. Gedung parkir A, terdiri dari 11 lantai dengan luas 2600 m²/lantai, dapat menampung 540 sepeda motor dan 644 mobil. Gedung parkir B, terdiri dari 4 lantai dengan luas setiap lantai adalah 6250 m², dapat menampung 626 mobil. Sehingga, untuk kapasitas keseluruhan, fasilitas parkir Stasiun Halim dapat menampung 1582 mobil dan 540 sepeda motor.
Perencanaan kebutuhan Alat Berat pada Pekerjaan Tanah Pembangunan Jalur Lintas Selatan LOT 6B P.Sine - BTS Kab.Blitar 2 (STA 6+550 - STA 13+825) Firdani, Muhammad Wahyu; Fauzi, Aan
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 3 (2024)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i3.132726

Abstract

Pada Pembangunan Jalur Lintas Selatan Lot 6B P.Sine-BTS Kab.Blitar 2 memiliki kebutuhan pekerjaan tanah yang cukup besar terdiri dari pekerjaan utama yaitu pekerjaan galian, pekerjaan timbunan dan lapisan base dengan volume galian tanah biasa sebesar 1.799.796,57 m3, volume galian batuan 523.734,73 m3, volume timbunan 800.627 m3 dan volume lapisan base 36.833 m3 dengan total panjang jalan 7,725 km. Maka diperlukan perhitungan penggunaan alat berat untuk pekerjaan tanah. Dalam penelitian ini objek penelitian adalah Pembangunan Jalur Lintas Selatan Lot 6B P.Sine-BTS Kab. Blitar 2, metode yang digunakan adalah menghitung produktivitas, efektivitas dan efesiensi alat berat meliputi Excavator, Excavator Bracker, Buldozer, Dump Truck, Vibrating Roller, Sheepfoot roller dan Motor Grader sehingga dapat dilakukan pemilihan tipe alat berat yang efektif dan efesien menggunakan kombinasi-kombinasi alat berat yang disesuaikan spesifikasi sesuai penyedia alat berat dengan mempertimbangkan biaya dan idle time yang optimal. Berdasarkan analisa yang direncanakan, didapatkan beberapa tipe alat berat yang digunakan dalam proyek ini antara lain adalah: 4 bulldozer tipe Komatsu D65EX-17 untuk perkerjaan pembersihan lahan, Excavator breaker tipe JCB JS220 + HT 140, Excavator tipe Doosan 220 LC, Dumptruck tipe Nissan CWB 18T untuk pekerjaan galian, sedangkan untuk pekerjaan timbunan didapatkan alat Dumptruck tipe Nissan CWB 18T, Bulldozer tipe CAT D6D, Sheepfoot roller dan Vibrating roller tipe HAMM 311D. dan Pekerjaan lapisan base didapatkan alat Dumptruck tipe Nissan CWB 18T, motor grader tipe GD 535-5, Vibrating roller tipe SAKAI SV 521D, Water tank truk tipe Isuzu TLD-56. Penjadwalan alat berat dimulai dengan pekerjaan pembersihan lahan, kemudian dilanjutkan pekerjaan galian, pekerjaan timbunan dan pekerjaan lapisan base dengan total durasi 264 hari kalender, dan total biaya pekerjaan tanah kurang lebih Rp.139.632.880.560,00.
Perencanaan Jalan dan Jembatan Frontage Road Waru-Buduran, Sidoarjo (STA 0+000 - 2+150 dan 7+175 - 9+400) Andini, Wira; Basuki, Rachmad; Machsus, Machsus
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 3 (2024)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i3.133052

Abstract

Frontage Road Waru-Buduran Sidoarjo adalah proyek yang dimulai dari tahun 2021 dengan rencana akhir panjang jalan 9,4 km yang nantinya akan mengubungkan dari Jalan Waru hingga Jalan Buduran (Sholahuddin, 2022) dan sudah dikerjakan sepanjang + 5 Km. Berangkat dari latar belakang tersebut, penulis ingin merencanaksan Frontage Road Waru-Buduran pada ruas jalan yang belum dibangun, yaitu pada Sta 0+000 – 2+150 dan 7+175 – 9+400. Perencanaan yang dilakukan adalah perencanaan alinyemen horizontal dan vertikal jalan yang mengacu pada Pedoman Desain Geometrik Jalan No 13/P/BM/2021, desain tebal perkerasan lentur menggunakan acuan dari Manual Desain Perkerasan Jalan (Revisi 2017) Nomor 02/M/BM/2017, perencanaan drainase mengacu pada PD. T-02-2006-B, dan desain jembatan beton yang mengacu pada RSNI T-12-2004 Perencanaan Struktur Beton untuk Jembatan dan SNI 1725-2016 Pembebanan untuk Jembatan. Didapatkan hasil berupa perencanaan jalan 2 lajur 4m satu arah, 12 lengkung horizontal dengan sudut tikungan yang kecil, 18 lengkung vertikal, tebal perkerasan berupa AC WC 4 cm, AC BC 6 cm, AC Base 7,5 cm, pondasi CTB 15 cm, LPA kelas A 15 cm, tinggi pondasi timbunan perbaikan tanah yaitu 0,35 m, dimensi drainase terbuka beton bertulang dengan lebar 0,6 m, perencanaan bangunan atas dan bangunan bawah jembatan, dan total anggaran biaya sebesar Rp48.319.282.213.
Kajian Peluang Perpindahan Moda Ojek Motor Online ke Trans Semanggi Suroboyo Berdasarkan Preferensi Pengguna dengan Pendekatan Discrete Choice Model Afifatunisa, Azka; Nurlaela, Siti
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 3 (2024)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i3.134146

Abstract

Munculnya layanan transportasi berbasis online membawa dampak positif maupun dampak negatif, khususnya untuk mobilitas perkotaan. Salah satunya dapat terlihat pada jam-jam sibuk atau peak hours di pagi hari dan sore hari dimana sebagian besar ruang jalanan didominasi oleh motor dan pengemudi ojek online berupa motor. Surabaya memiliki level kemacetan yang sangat tinggi sehingga dinyatakan sebagai kota termacet di Indonesia menurut INRIX, 2021. (Widjayanto, 2022), sebanyak 22,35% kendaraan yang beroperasi di jalanan merupakan ojek online berupa motor sedangkan jumlah kendaraan umum khususnya bus yang beroperasi hanya 3,02% dari keseluruhan kendaraan yang beroperasi di Surabaya. Belakangan ini Pemerintah Surabaya sedang gencar-gencar nya melakukan penambahan transportasi umum berupa bus dengan harga yang sangat murah dan berfasilitas modern berupa bus Trans Semanggi dan feeder Wira Wiri. Penelitian ini mengkaji potensi modal shift angkutan ojek online berbasis sepeda motor ke angkutan bus Trans Semanggi dan feeder Wira Wiri sebagai angkutan pengumpan yang terintegrasi dengan angkutan lainnya di Surabaya sebagai upaya menurunkan tingkat kemacetan dan meningkatkan penggunaan angkutan umum. Untuk mencapai tujuan tersebut, terdapat 3 sasaran dalam penelitian ini yaitu: 1) Mengidentifikasi variabel penentu yang menjadi faktor pemilihan pengguna moda transportasi; 2) Mengidentifikasi karakteristik pengguna moda ojek online dan bus Trans Semanggi Suroboyo; dan 3) Mengukur besar peluang peralihan moda yang mempengaruhi peralihan moda dari ojek online ke angkutan umum bus Trans Semanggi Suroboyo. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat variabel independent yang mempengaruhi peluang peralihan moda dari ojek online ke bus Trans Semanggi yaitu variabel biaya bus (X14B), Kehandalan Bus (X15B) dan perilaku supir bus (X16B) dari hasil tersebut juga didapatkan hasil peluang sebesar 30,32% dan peluang intervensi terbesar adalah 45,88%.
Penanganan Kerusakan Jalan Ditinjau dari Perbandingan Metode PCI dan Bina Marga Sebagai Perbaikan Perkerasan Lentur (Studi Kasus : STA 0+000 – STA 8+500) Syafika, Sarah; Mawardi, Amalia Firdaus; Prajitno, Achmad Faiz Hadi
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 3 (2024)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i3.135405

Abstract

Daerah Surabaya barat mengalami kerusakan jalan terutama pada ruas jalan Gresik – Margomulyo karena banyaknya pabrik yang berdiri mengakibatkan meningkatnya volume kendaraan, beban kendaraan yang berlebih keruskan jalan. analisa penelitian ini yaitu menggunakan metode PCI dan Bina Marga untuk menentukan jenis kerusakan pada jalan dan nilai tingkat kerusakan ruas jalan Gresik – Margomulyo sepanjang 8,5 km dan pada ruas jalan Margomulyo sepanjang 2,8 km setiap segmen sepanjang 100 m. Hasil yang diperoleh dari metode PCI pada ruas jalan Gresik – Margomulyo 66 dikategorikan sedang, sedangkan pada ruas jalan Margomulyo A mendapatkan nilai 72,52 dikategorikan sedang. Pada Metode Bina Marga ruas jalan Gresik – Margomulyo dan Margomulyo A didapatkan nilai urutan prioritas 6 dikategorikan sebagai pemeliharaan berkala. Metode perbaikan pemeliharaan rutin Jalan Gresik – Margomulyo dan Margomulyo A mengacu pada metode bina marga yaitu perbaikan P2 (pengaspalan), perbaikan P3 (penutupan retak), perbaikan P4 (pengisian retak), perbaikan P5 (penambalan lubang) , dan perbaikan P6 (perataan) dan pemeliharaan berkala. Biaya estimasi total untuk perbaikan pada ruas jalan Gresik – Margomulyo dan Margomulyo A sebesar Rp 14.134.084.298.