cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 2,279 Documents
Pengaruh pH dan Waktu Kontak Pada Adsorpsi Remazol Brilliant Blue R Menggunakan Adsorben Ampas Singkong Asr Wajarwati Khair Wahyuningsih; Ita Ulfin; Suprapto Suprapto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.783 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.30070

Abstract

Adsorpsi Remazol Brilliant Blue R oleh adsorben ampas singkong telah dilakukan. Adsorpsi dilakukan dengan metode batch pada variasi pH 1-10 dan waktu kontak 5-90 menit. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa kondisi optimum adsorpsi terjadi pada pH 1 dan waktu kontak selama 45 menit dengan konsentrasi awal 200 mg/L. Sehingga diperoleh kapasitas adsorpsi optimum sebesar 16,878 mg/g dan persentase adsorpsi 87,413 %.  
Morfologi Membran Datar Asimetris La0.7Sr0.3Co0.2Fe0.8O3-δ (LSCF 7328) Pasca Sintering Dengan Penambahan Aditif Polietilen Glikol (PEG) Ahyudia Malisa Ilham; Wahyu Prasetyo Utomo; Hamzah Fansuri
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (659.315 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.34778

Abstract

Membran datar asimetris La0.7Sr0.3Co0.2Fe0.8O3-δ (LSCF 7328) telah dibuat dengan metode inversi fasa rendam-endap dan sintering. Oksida perovskit LSCF 7328 disintesis dengan metode solid-state. Dalam pembuatan membran, polietersulfon (PESf) digunakan sebagai polimer perekat (polimer binder), N-metil-2-pirolidon (NMP) sebagai pelarut dan air sebagai non-pelarut (koagulan) dengan variasi konsentrasi polietilen glikol (PEG) sebagai aditif pengatur pori. Variasi PEG sebagai kontrol morfologi membran dilakukan pada berat molekul 300 dan 600 (Da) dengan konsentrasi sebesar 0,55; 1,00 dan 3,00%. Morfologi permukaan dan penampang lintang membran pasca sintering diamati menggunakan SEM. Hasil menunjukkan bahwa penambahan PEG sebagai aditif menghasilkan struktur pori yang cenderung berbentuk finger like dengan lapisan rapat yang tipis pada membran datar mentah asimetris LSCF 7328. Namun terdapat beberapa variasi yang menghasilkan struktur closed-macrovoid.
Fabrikasi Membran Asimetris La0,7Sr0,3Co0,2Fe0,8O3-δ (LSCF 7328) Dengan Penambahan Aditif Polietilen Glikol (PEG) Naimatul Khoiroh; Wahyu Prasetyo Utomo; Hamzah Fansuri
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.511 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.36795

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh berat molekul Polietilen glikol (PEG) terhadap morfologi pori membran prekursor asimetris oksida perovskit La0,7Sr0,3Co0,2Fe0,8O3-δ (LSCF 7328). Membran dipreparasi menggunakan metode tape casting berbasis inversi fasa menggunakan N-metil 2 pirolidon (NMP) sebagai pelarut, air sebagai koagulan, dan polietersulfon (PESf) sebagai polimer pengikat. PEG adalah polimer yang bersifat hidrofilik sehingga pada penelitian ini dijadikan sebagai aditif. Modifikasi morfologi pori memberikan peranan penting untuk meningkatkan kinerja membran khususnya permeasi oksigen. Variasi berat molekul PEG (dalam satuan Dalton/Da) yang digunakan adalah 300,  600, dan 1500 Dalton pada konsentrasi 3%. Karakterisasi kristal perosvkit dengan XRD, sedangkan morfologi dan struktur pori membran diamati dengan Scanning Electron Microscope (SEM). Hasil SEM menunjukkan bahwa semua membran berhasil terbentuk asimetris dengan pori yang berbentuk finger-like dan sponge-like dengan lapisan rapat yang tipis, hal ini juga menunjukkan bahwa penambahan PEG dapat berperan sebagai agen pembentuk pori di mana berat molekul PEG sebanding dengan besarnya ukuran pori dan kekerasan membran namun berbanding terbalik dengan volume pori dan porositas membran.
Karakteristik Geokimia Organik Fraksi Hidrokarbon Alifatik Batubara Sawahlunto, Cekungan Ombilin, Sumatra Barat Januar Kholik; Yulfi Zetra
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.443 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.37623

Abstract

Batubara Sawahlunto, Sumatra Barat dianalisis untuk menentukan karakter geokimia organiknya melalui metode ekstraksi dan identifikasi sehingga dihasilkan fraksi hidrokarbon alifatik. Fraksi hidrokarbon alifatik kemudian dianalisis dan diidentifikasi strukturnya menggunakan Kromatografi Gas – Spektrometri Massa (KG-SM). Identifikasi struktur menunjukan adanya distribusi n-alkana dan isoprenoid. Senyawa n-alkana terdistribusi unimodal mulai n-C15 sampai n-C33 dengan dominasi rantai panjang (>C20) yang mengindikasikan senyawa organik batubara berasal dari tumbuhan tingkat tinggi. Rasio pristan terhadap fitana > 3 menunjukan lingkungan pengendapan yang oksik. Kedua sampel memiliki nilai LHCPI < 1 menunjukan bahan organic berasal dari tumbuhan tingkat tinggi. Kedua sampel memiliki nilai CPI > 1 menunjukan batubara Sawahlunto belum matang. Hasil analisis kalori dengan Bomb Kalorimeter terhadap sampel batubara yang dianalisis menunjukkan sampel tergolong ke dalam peringkat sub-bituminous.
Sintesis MOF Biner UiO-66/HKUST-1 Dengan Metode Solvotermal Liyana Labiba Zulfa; Ratna Ediati; Yuly Kusumawati
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1020.413 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i1.41982

Abstract

Padatan HKUST-1, UiO-66, dan MOF biner UiO-66/HKUST-1 telah berhasil disintesis menggunakan metode solvotermal secara one pot process. Sintesis padatan MOF biner UiO-66/HKUST-1 dilakukan dengan penambahan variasi jumlah UiO-66 sebesar 5, 10, dan 20% terhadap jumlah HKUST-1. Padatan hasil sintesis dikarakterisasi menggunakan instrumen XRD, FTIR dan SEM. Difraktogram hasil sintesis memiliki puncak karakteristik pada 2θ = 6,7°; 9,5°; 11°, 54°; dan 19° untuk padatan HKUST-1; 7, 34°, 8,3° dan 25,6° untuk padatan UiO-66; 6,64°, 7,18°, 9,36°, 11,5° dan 18,9° untuk padatan MOF biner. Analisa FTIR menunjukkan bahwa MOF biner hasil sintesis memiliki daerah serapan yang sama dengan padatan HKUST-1 dan UiO-66. Mikrograf MOF Biner hasil sintesis menunjukkan terdapat perpaduan morfologi antara HKUST-1 dan UiO-66.  
Pengaruh Jumlah Dopant Zn Pada MgF2 Terhadap Keasaman Mg1-xZnxF2 Stanza Farid Zakaria; Agus Wahyudi; Irmina Kris Murwani
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.357 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i1.42243

Abstract

Pada penelitian ini telah dilakukan sintesis padatan Mg1-xZnxF2 (x=0; 0,025; 0,050; 0,075; 0,100 dan 0,150) dengan metode sol-gel. Padatan hasil sintesis ditentukan keasamannya dengan metode adsorpsi piridin kemudian diamati dengan spektrofotometer FTIR. Sisi asam tertinggi baik Lewis maupun Brønsted diperoleh pada padatan Mg0,925Zn0,075F2. Semakin besar jumlah mol dopant Zn yang ditambahkan, semakin tinggi keasaman padatan.  
The Effect of Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) Medicinal Plant Extract Addition on Glucose Detection Dennis Farina Nury; Tri Widjaja; Fredy Kurniawan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.728 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.49944

Abstract

The potential of binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) medicinal plant extract as glucose biosensor have been analyzed using cyclic voltammetry (CV) method. Glucose biosensor was prepared by modified electropolymerization technique of polypyrrole (PPy) to the active materials, such as binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis on the surface of gold electrode. Modified pyrrole polymerization was conducted at potential -1.3 to +1.3 V using voltammetry method with sweep rate 50mV/s for 30 cycles at pH 6.8. The performance of the modified sensor was tested in samples: glucose, urea, ascorbic acid and uric acid at the same concentration 10 mM, respectively. All samples were analysed using cyclic voltammetry method from -1.3 to +1.3 V with sweep rate of 50 mV/s in 0.1 M phosphate buffer at neutral condition (pH 7) room temperature. The best response of polypyrrole-binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis)-modified gold electrode was obtained during glucose measurement. No response detected from urea, ascorbic acid and uric acid. The result was proved that the modified electrode has a good potential for selective electrochemical sensor in determination of glucose.
Synthesis, Characterization, and Performance of TiO2-N as Filler in Polyethersulfone Membranes for Laundry Waste Treatment Alvin Romadhoni Putra Hidayat; Vina Rizky Andina; Ahnaf Ahnaf; Nurul Widiastuti; Rendy Muhamad Iqbal
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.259 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.49806

Abstract

Sintesis TiO2-N telah dilakukan dengan metode sol gel. Pada hasil karakterisasi XRD doping TiO2 tidak dapat menghancurkan struktur anatase karena difraktogram TiO2-N mewakili puncak yang serupa dengan TiO2. Intensitas puncak spektra FTIR yang kuat berasal dari gugus hidroksil dalam N-TiO2, dibandingkan dengan TiO2 tanpa doping. Dari hasil pengolahan data hasil karakterisasi UV-DRS didapatkan nilai energi bandgap TiO2 3,33 eV, sedangkan pada fotokatalis TiO2-N energi band gap yang dihasilkan yaitu 3,08 eV. Hasil BET menyebutkan TiO2 memiliki luas permukaan yang lebih tinggi dibandingkan dengan TiO2-N. Pada penelitian ini, hasil nilai fluks air murni dan fluks limbah laundry yang paling tinggi terdapat pada membran PES/PEG/TiO2-N yaitu 116,91 L/m2jam pada 2 menit pertama untuk fluks air murni dan 98,636 L/m2jam pada 2 menit pertama untuk fluks limbah dan rejeksi yang dihasilkan mencapai 84,328% untuk nilai penurunan COD dan 82,75% untuk nilai penurunan BOD sehingga penambahan TiO2-N pada membran dapat meningkatkan kinerja membran saat ultrafiltrasi.
Exploration of Phenolic Compound from The Stem Bark of Garcinia latissima Miq. Retno Purbowati; Taslim Ersam
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.9 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v8i2.49670

Abstract

Genus Garcinia, which well known as mangosteen family. It is belonging Cluciaceae family, consists of over 100 species. It is widely distributed in Southeast Asia. There are 77 species of this genus grows throughout Indonesia. Genus Garcinia have been identified to be a rich source of phenolic compounds, including xanthones, biflavonoids, benzophenones, depsidones, and triterpenoids. Some of those have been reported to have several biological activities, such as antioxidant, antidiabetic, and anticancer. Garcinia latissima Miq. is an endemic plant growing in Indonesia, especially in Papua Island, and its neighbouring country, Papua New Guinea. It is called Dolomagata by local people in Maluku. The plant usually grows with the straight and cylindrical stem. It has short buttresses and it has 50-80 cm diameter. Previous reports have revealed antimicrobial and antioxidant activites of the leaves, fruits, and stem bark extracts of the plant. Phytochemical investigation of the stem bark of G. latissima Miq. led to the isolation of new pyranoxanthones, latisxanthones-A-D. In this work, the isolation and structural elucidation of secondary metabolites from the stem bark of G. latissima Miq. will be conducted. Three known compounds such as kaempferol (1,2), 1,3,6,7-Tetrahydroxy-2-(3-methyl-but-2-enyl)-xanthen-9-one (3), 1,3,7 trihydroxy xanthone (4) were isolated from the ethyl acetat fraction.
Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Aerob Proteolitik dari Tangki Septik Fajar Diah Puspitasari; Maya Shovitri; Nengah Dwianita Kuswytasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Seni ITS (ISSN 2301-928X)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.085 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v1i1.411

Abstract

Tangki septik adalah tempat yang digunakan untuk membuang dan mengumpulkan kotoran atau tinja manusia yang secara alami akan mengalami proses biodegradasi. Didalam tangki septik terdapat berbagai macam mikroba yang dapat mendegradasi kotoran atau tinja manusia.  Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan dan mengkarakterisasi isolat bakteri aerob dari tangki septik. Proses isolasi bakteri diawali dengan pengenceran bertingkat  dan didentifikasi berdasarkan sistem Bergey’s Manual of Determinative Bacteriology. Hasil didapatkan 3 isolat bakteri aerob yang mengarah pada genus Bacillus, Pseudomonas, dan Azotobacter.  Pseudomonas merupakan gram negatif basil, Bacillus merupakan gram positif basil dan Azotobacter merupakan gram negatif kokus. 

Page 84 of 228 | Total Record : 2279