cover
Contact Name
Muhammad Syukri
Contact Email
syukri.sadimantara@gmail.com
Phone
+6282189662086
Journal Mail Official
jstpuho@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 25276271     DOI : https://doi.org/10.63071
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan (e-ISSN: 2527-6271) is an "Open Access Publications" published by the Food Science and Technology Department,Halu Oleo University Faculty of Agriculture, with a focus and scope in the form of: Food Processing Technology, food biotechnology, food security, food microbiology, food chemistry and food industry technology. Publication Schedule : February, April, June, August, October and December Langueage : Indonesia Frekwency : 6 times every year ISSN online : 2527-6271 Editor In Chief : Prof. Dr. Sri Wahyuni, M.Si Citation Analysis : Google Scholar, Garuda Ristekdikti Accreditation : Sinta 4
Articles 135 Documents
PENGARUH PENAMBAHAN SARI JERUK MANIS (Citrus sinensis L.) TERHADAP SIFAT KIMIA DAN ORGANOLEPTIK SELAI KOLANG-KALING Isnawati; Sarinah; Sri Rejeki
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 10 No. 6 (2025): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/en44zh31

Abstract

Kolang-kaling merupakan buah dari tanaman aren dengan tekstur kenyal dan warna putih bening. Buah ini dapat diolah menjadi berbagai produk, salah satunya selai kolang-kaling. Namun, kolang-kaling memiliki warna putih dan aroma yang kurang menarik. Sari jeruk manis dapat ditambahkan sebagai bahan tambahan karena memberikan rasa, warna, dan aroma yang lebih menarik. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh penambahan sari jeruk manis (Citrus sinensis L.) terhadap karakteristik organoleptik dan sifat kimia selai kolang-kaling. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan: P0 (0%), P1 (10%), P2 (20%), P3 (30%), dan P4 (40% sari jeruk manis), masing-masing diulang tiga kali sehingga diperoleh 15 unit percobaan. Data dianalisis menggunakan Analisis Varian (ANOVA) dan perbedaan nyata diuji dengan Duncan Multiple RangeTest (DMRT) pada tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil menunjukkan perlakuan P4 (40% sari jeruk manis) menghasilkan nilai hedonik: warna 3,90 (suka, sangat nyata), aroma 3,33 (suka), rasa 3,86 (suka, tidak nyata), dan tekstur 3,73 (suka, nyata); serta nilai deskriptif: warna 4,00 (kuning), aroma 3,06 (cukup kuat aroma jeruk), rasa 3,86 (manis), tekstur 4,10 (kental). Analisis kimia menunjukkan kadar air 41,24% dan kadar abu 0,02%. Penambahan sari jeruk manis dapat meningkatkan daya tarik sensorik selai kolang-kaling.
Pengaruh Lama Pembekuan (Freezing) Terhadap Sifat Fisikokimia dan Organoleptik Nasi Putih (Oryza sativa L.) Beku Hamdan Fadin; Sri Rejeki; Ansharullah
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 10 No. 6 (2025): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/m1c7yp66

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama pembekuan terhadap sifat organoleptik dan fisikokimia nasi putih setelah penyimpanan pada suhu rendah. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor, yaitu lama pembekuan dengan lima perlakuan dan tiga ulangan: A0 (0 jam), A1 (48 jam), A2 (96 jam), A3 (144 jam), dan A4 (192 jam), sehingga terdapat 15 unit percobaan. Data dianalisis menggunakan Analisis Varian (ANOVA), dan bila terdapat perbedaan nyata dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama pembekuan berpengaruh signifikan terhadap kualitas organoleptik nasi putih secara hedonik dan deskriptif; semakin lama dibekukan, kualitas menurun. Nilai parameter tekstur 4,13–3,13 (hedonik) dan 4,23–3,13 (deskriptif), aroma 4,23–3,47 (hedonik) dan 4,23–3,53 (deskriptif), rasa 4,17–3,47 (hedonik) dan 4,27–3,20 (deskriptif), serta warna 4,03–3,23 (hedonik). Kadar air dan abu menurun (56,9%–51,5% dan 0,40%–0,37%), sedangkan kecerahan warna (L) meningkat (73,74–78,02). Uji pati resisten pada A0 dan A2 menunjukkan peningkatan dari 1,16% menjadi 1,70%.
ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN POLIETILEN GLIKOL (PEG) TERHADAP KARAKTERISTIK BIOPLASTIK BERBASIS NIRA AREN (Arenga pinnata) Mohammad Rizky; RH. Fitri Faradilla; Mariani L
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 10 No. 6 (2025): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/jk566v57

Abstract

Pengembangan bioplastik menjadi salah satu strategi untuk mengurangi pencemaran sampah plastik. Beberapa bioplastik yang dihasilkan bersifat kaku dan kurang elastis. Penambahan plasticizer, seperti polietilen glikol (PEG), dapat meningkatkan elastisitas. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh PEG 1000 terhadap pembentukan selulosa, karakteristik fisik bioplastik, dan profil FTIR. Metode menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan: A1 (0% PEG 1000), A2 (1%), A3 (2%), A4 (3%), dan A5 (4%). Data dianalisis menggunakan Analisis Varian (ANOVA), dan perbedaan nyata dilanjutkan dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil menunjukkan semua perlakuan berpengaruh sangat nyata (p < 0,05) terhadap ketebalan dan berat selulosa, tertinggi pada A4 (5,38 mm dan 22,58 g), serta ketebalan dan berat bioplastik tertinggi pada A4 (0,203 mm dan 0,57 g). Penambahan PEG tidak berpengaruh signifikan terhadap kapasitas penyerapan air (86–103%). Hasil uji kuat tarik dan elongasi berbeda nyata antara A1 dan A4, dengan nilai tertinggi pada A4 (371,38 MPa dan 2,29%). Analisis FTIR tidak menunjukkan terbentuknya gugus fungsi baru, menandakan bioplastik merupakan hasil blending fisik yang mempertahankan sifat komponen penyusunnya.
PENGARUH SUBSTITUSI BUBUR KULIT BUAH NAGA (Hylocereuspolyrhizus) TERHADAP NILAI ORGANOLEPTIK, KIMIA, DAN ANTIOKSIDAN PERMEN AIR KELAPA TUA (Cocos nucifera) Serliwati; Hermanto; Tamrin
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 10 No. 6 (2025): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/xjtskd95

Abstract

Air kelapa merupakan cairan alami yang steril dan kaya kalium, kalori, serta klorin, dengan berbagai manfaat bagi kesehatan manusia, serta dapat dijadikan bahan baku permen. Permen dari air kelapa tua memiliki warna kurang menarik sehingga diperlukan pewarna tambahan, salah satunya bubur kulit buah naga merah. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan: P0 (60 g air kelapa tua: 0 g bubur kulit buah naga), P1 (20:40), P2 (30:30), P3 (40:20), dan P4 (50:10). Data dianalisis menggunakan Analisis Varian (ANOVA), dan perbedaan nyata diuji dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil uji organoleptik menunjukkan panelis paling menyukai permen P4, dengan nilai rata-rata hedonik: warna 3,76, aroma 3,90, rasa 3,63, tekstur 3,70; dan deskriptif: warna 3,43 (agak merah), aroma 2,73 (aroma buah naga agak kuat), tekstur 4,26 (keras), rasa 2,73 (rasa buah naga agak terasa). Analisis kimia menunjukkan kadar air 6,404%, kadar abu 5,059%, dan sukrosa 35,346%. Aktivitas antioksidan permen tercatat 1145,35 ppm (sangat lemah). Permen dengan sedikit substitusi bubur kulit buah naga merah lebih disukai panelis, menunjukkan penggunaan minimal bubur kulit buah naga dapat memperbaiki warna tanpa mengurangi preferensi sensorik.
EKSPLORASI AROMA DAN RASA KOPI DENGAN METODE FERMENTASI Pulung Nugroho; Dhanang Puspita; Yedhiyah Totti
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 10 No. 6 (2025): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/xvryn026

Abstract

Kopi merupakan komoditas unggulan Indonesia dengan karakter aroma dan rasa yang khas, yang sangat dipengaruhi oleh teknik pascapanen, terutama fermentasi. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengaruh fermentasi anaerob metode natural injection dengan inokulasi ragi hasil isolasi terhadap profil sensori kopi arabika dan robusta pada berbagai lama perendaman. Metode penelitian meliputi isolasi ragi dari biji kopi, fermentasi anaerob selama 3, 7, dan 14 hari, pengeringan, penyangraian, serta uji sensori deskriptif terhadap atribut aroma, rasa, body, dan acidity. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama fermentasi berpengaruh signifikan terhadap karakteristik sensori kopi. Fermentasi selama 7 hari menghasilkan profil aroma dan rasa fruity yang kuat dan seimbang, sedangkan fermentasi 14 hari memperkuat nuansa nutty dan brown sugar. Aktivitas mikrobiologis ragi berperan dalam pembentukan senyawa volatil seperti ester, alkohol, dan aldehid, sementara karakter karamel, cokelat, dan nutty dipengaruhi oleh reaksi Maillard selama penyangraian. Hasil ini menunjukkan bahwa fermentasi natural injection berpotensi meningkatkan kompleksitas aroma dan rasa kopi, meskipun pengaruh spesifik mikroorganisme masih memerlukan kajian lanjutan.