cover
Contact Name
Dian Bayu Firmansyah
Contact Email
dbayuf@unsoed.ac.id
Phone
+6287738970979
Journal Mail Official
jolesal@unsoed.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. Soeparno No. 1, Karangwangkal, Purwokerto Utara, Banyumas, Jawa Temgah, Kode Pos 53123
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Language Education Studies and Applied Linguistics (JoLESAL)
ISSN : 30898633     EISSN : 30898641     DOI : https://doi.org/10.20884/1.jolesal
The focus is to publish research articles that explore linguistics theories, Language and Communication, Language teaching, and daily language usage in education. Its scope is international in that it welcomes articles from academics, researchers, graduate students, and policymakers. The scope of the Journal includes the following fields: theory and practice in language teaching and learning, teaching a second or foreign language, applied linguistics, conversation analysis, critical discourse analysis, second language acquisition, pragmatics, interlanguage pragmatics, sociolinguistics, psycholinguistics, etc.
Articles 18 Documents
Metode Pembelajaran Sariswara pada Mata Pelajaran Bahasa Jawa di Sekolah Inklusi Panca Aditya Subekti
Journal of Language Education Studies and Applied Linguistics Vol 2 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jolesal.2025.2.1.18210

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan metode Sariswara dalam pembelajaran Bahasa Jawa pada kelas inklusi di SMPN 1 Sleman serta mengidentifikasi kontribusinya terhadap pemahaman siswa mengenai lagu dolanan dan dinamika interaksi sosial di kelas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Implementasi metode Sariswara mencakup pemilihan materi, pemberian pemahaman lirik dan makna, integrasi gerak ritmis, pelatihan bersama, serta kegiatan evaluasi dan refleksi. Lagu dolanan dimanfaatkan sebagai media internalisasi nilai budaya dan pembentukan karakter. Temuan penelitian menunjukkan bahwa metode Sariswara mampu mengakomodasi keragaman kemampuan antara siswa reguler dan siswa berkebutuhan khusus, khususnya penyandang disabilitas rungu-wicara yang terbantu melalui dukungan visual, pola gerak kinestetik, dan tutor sebaya. Hasil angket mencatat bahwa 89.5% siswa memahami materi dengan baik, 78.9% menyelesaikan tugas tepat waktu, dan seluruh siswa menunjukkan kemampuan bekerja sama tanpa diskriminasi. Dengan capaian keseluruhan 80.65%, metode Sariswara dipandang sesuai untuk pembelajaran inklusif dan menggarisbawahi pentingnya pendekatan budaya lokal yang fleksibel, multimodal, dan adaptif dalam meningkatkan mutu pembelajaran Bahasa Jawa.
Japanese Verbs Meaning Extention in Minna No Nihongo II: A Semantic and Contextual Review melati br sitepu
Journal of Language Education Studies and Applied Linguistics Vol 2 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jolesal.2025.2.1.18479

Abstract

This study aims to analyze the phenomenon of polysemy in Japanese verbs found in the textbook Minna no Nihongo II. Polysemy refers to a semantic phenomenon in which a single word carries multiple related meanings. The research focuses on identifying the basic meanings and extended meanings of polysemous verbs and explaining the semantic relationships between them within various sentence contexts. This study employs a descriptive qualitative method using distributional and compositional analysis techniques as outlined by Mahsun. Data were collected through an observation and note-taking technique, with Minna no Nihongo II serving as the primary data source. The analysis revealed ten polysemous verbs: aruある , yasumu休む, hairu入る, deru出る, kiru切る, oshieru教える, kiku聞く, miru見る, toru取る, and ochiru落ちる. Each verb exhibits semantic shifts driven by context, including metaphorical, metonymic, and synecdochic processes. These shifts are influenced by grammatical structures, communicative functions, and socio-cultural factors. The findings highlight the pedagogical importance of understanding polysemous verbs in Japanese language acquisition, especially for non-native learners.
Cyberslacking di Sekolah: Faktor Penyebab dan Strategi Penangan Firda Zahratul Fuadah; Vina Laveda
Journal of Language Education Studies and Applied Linguistics Vol 2 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jolesal.2025.2.1.18685

Abstract

Fenomena cyberslacking semakin marak di kalangan siswa sekolah seiring dengan meningkatnya akses terhadap perangkat digital dalam lingkungan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memicu terjadinya cyberslacking serta strategi penanganan yang dapat diterapkan untuk mengurangi perilaku tersebut, khususnya dalam konteks pembelajaran bahasa Jepang. Melalui metode studi literatur, penelitian ini meninjau temuan empiris terkait gangguan digital dan penggunaan perangkat mobile yang berpotensi memicu perilaku cyberslacking. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor-faktor pemicu meliputi rendahnya motivasi belajar, lemahnya kontrol diri, desain pembelajaran yang pasif, tekanan sosial dari teman sebaya, serta kebiasaan penggunaan perangkat sebelumnya. Strategi penanganan yang direkomendasikan mencakup penetapan kebijakan penggunaan perangkat yang jelas, penerapan pembelajaran aktif, peningkatan regulasi diri siswa, integrasi teknologi yang relevan dengan tujuan pembelajaran, serta penguatan hubungan antara guru dan siswa. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan praktis bagi pendidik dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif dan bebas dari perilaku cyberslacking.
Pemanfaatan Media Digital Zoom yang Mempengaruhi Pembelajaran Bahasa Indonesia Nafisa Naira Hidayat; Chairunnisa Chairunnisa; Kelvin Adywirawan; Tiara Citra Lestari
Journal of Language Education Studies and Applied Linguistics Vol 2 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jolesal.2025.2.1.19582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman mahasiswa dalam menggunakan Zoom sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia, serta faktor-faktor yang mempengaruhi fokus dan pemahaman materi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui pengumpulan data berupa tanggapan mahasiswa terhadap pengalaman belajar daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Zoom memberikan fleksibilitas dan kenyamanan, memungkinkan mahasiswa belajar dari mana saja, namun efektivitasnya sering terganggu oleh faktor internal seperti rasa bosan, kantuk, dan motivasi yang menurun, serta faktor eksternal seperti gangguan lingkungan, sinyal internet yang tidak stabil, dan perilaku peserta lain. Interaksi daring yang terbatas membuat sebagian mahasiswa merasa canggung atau pasif dalam berpartisipasi. Mayoritas mahasiswa tetap lebih memilih pembelajaran tatap muka karena lebih efektif dalam memahami materi dan memberikan kesempatan untuk interaksi langsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pembelajaran daring melalui Zoom sangat bergantung pada kualitas penyampaian materi, motivasi mahasiswa, kondisi lingkungan, dan strategi interaktif yang diterapkan oleh pendidik.
Penerapan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Eskposisi Adat Tradisi Mantu Yen Hestu Musyarofah; Endang Nurhayati; Purwadi Purwadi
Journal of Language Education Studies and Applied Linguistics Vol 2 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jolesal.2025.2.1.19875

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis teks eksposisi adat tradisi mantu melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada peserta didik kelas XI TP 3 SMK Negeri 1 Kaligondang. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya keterampilan menulis peserta didik, kurangnya inisiatif mencari bahan literasi, serta metode pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam satu siklus selama dua pertemuan. Metode pengumpulan data meliputi observasi, tes, penugasan, dan dokumentasi, dengan analisis data deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan menulis peserta didik, dengan rata-rata nilai akhir 84 dan tingkat ketuntasan mencapai 83,3%. Model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran yang aktif dan kolaboratif, memotivasi peserta didik untuk berpikir kritis, serta meningkatkan keterampilan menulis teks eksposisi adat tradisi mantu. Penelitian ini mendukung rekomendasi penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada materi lain yang membutuhkan keterampilan berpikir kritis dan kolaborasi.
An Analysis of Language Style Used in the Business and Investment Section of en.antaranews.com Shelly Kustanti; Hiqma Nur Agustina
Journal of Language Education Studies and Applied Linguistics Vol 2 No 2 (2026): June 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jolesal.2026.2.2.20165

Abstract

This research aims to identify and analyze the language styles that are used in the online news as a mass media in the form of digital. As a human, language is one of the most important elements of their life. The language itself has the function of communicating with each other. The communication its purpose to share the information between one to other people. In order to share information on a large scale, there are mass media. There are several types of mass media that are commonly used by humans such as television, internet, magazine, newspaper, radio etc. In modern era, various aspects of life have transitioned into the digital era. Nowadays, many news agencies have formed online news platforms in order to replace the traditional form of printed news with a digital form. It also identifies the dominant language style that is being used in the news article, especially in the business and investment sections. The researcher uses qualitative approach. Its research uses document analysis as a technique for data collection. This research analyses the rhetorical style as the language style in the news article. The result of this research shows that there are 7 types of rhetorical styles that are used in the news article of Antara News, such as anastrophe, asyndeton, ellipsis, erotesis, euphemism, pleonasm, and tautology. Moreover, anastrophe is found to be the dominant type. This research can be used as a comparative analysis for future research in terms of language style, especially in mass media.
Pengaruh Penggunaan Media Belajar Interaktif Bab Sego Tempong Terhadap Keterampilan Membaca Teks Deskripsi Siswa Kelas 9 SMPN 14 Surakarta dwi wulandari69
Journal of Language Education Studies and Applied Linguistics Vol 2 No 2 (2026): June 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jolesal.2026.2.2.20811

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) hasil keterampilan membaca teks deskripsi siswa kelas kontrol; (2) hasil keterampilan membaca teks deskripsi siswa kelas eksperimen; (3) pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis canva pada materi teks deskripsi tentang Sego Tempong terhadap keterampilan membaca siswa kelas 9 SMPN 14 Surakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu (quasi experimental design) menggunakan desain non-equivalent control grup design. Uji validitas instrument dilakukan melalui validasi ahli, sedangkan analisis data menggunakan uji prasyarat berupa uji normalitas dan homogenitas, kemudian dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan independent sample t-test. Penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis canva pada materi teks deskripsi tentang Sego Tempong tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keterampilan membaca siswa kelas 9 SMPN 14 Surakarta. Pada kelas eksperimen, penggunaan media interaktif berbasis canva menyebabkan siswa lebih terfokus pada animasi dibandingkan materi pembelajaran.
Representasi Tokoh Oda Nobunaga dalam Game Samurai Warriors 4 Pandu Satria Mandala Putra; Taqdir Taqdir; Fithyani Anwar; Nursidah Nursidah
Journal of Language Education Studies and Applied Linguistics Vol 2 No 2 (2026): June 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jolesal.2026.2.2.20891

Abstract

This study analyzes the representation of Oda Nobunaga in the video game Samurai Warriors 4 using Ferdinand de Saussure’s semiotic approach. The research aims to identify how visual elements, dialogues, and narrative structures construct the image of Nobunaga within the game. This study employed a descriptive qualitative method with data collected through gameplay observation, screenshot documentation, and dialogue transcription from the story mode of the game. The analysis focused on eight selected scenes that prominently featured Oda Nobunaga and contained significant visual and verbal elements related to character design, leadership interactions, and military strategy. The analysis focused on the relationship between signifier and signified in visual and verbal representations of the character. The findings reveal that Oda Nobunaga is represented as a powerful, charismatic, strategic, and dominant military leader. Visual signs such as golden armor, red cloak, facial expressions, and battle gestures symbolize authority, ambition, and military dominance. Verbal signs through dialogues further reinforce Nobunaga’s image as an authoritarian and strategic leader. In addition, battle scenes and campaign narratives reconstruct Nobunaga as a central figure in the unification of Japan during the Sengoku period. The study also shows that historical figures in video games undergo dramatization and symbolic reconstruction to fit contemporary narrative and entertainment purposes. Therefore, Samurai Warriors 4 functions not only as entertainment media but also as a cultural representation that shapes players’ perceptions of historical figures in popular culture.

Page 2 of 2 | Total Record : 18