cover
Contact Name
Andi Yusuf Katili, S.Sos., M.Si.
Contact Email
yusuf2801@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
yusuf2801@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
RADIAL: Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi
ISSN : -     EISSN : 2686553X     DOI : 10.37606
Core Subject : Social, Engineering,
JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi disingkat RADIAL adalah jurnal yang mewadahi berbagai hasil riset dalam bidang teknik umumnya, antara lain teknik sipil dan arsitektur. Jurnal ini bersifat terbuka (Open Journal System) sehingga siapa saja yang membutuhkan untuk disitasi atau sebagari referensi dapat menggunakannnya tanpa berlanggnan. RADIAL terbit 2 kali setahun, yakni Juni dan Desember.
Articles 331 Documents
PERANCANGAN UNIVERSITAS GORONTALO UTARA DENGAN PENEKANAN ARSITEKTUR METAMORFOSIS Yusuf, Nurjanah H.; Imran, Mohammad; Demak, Nini A.K.
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 8 No. 1 (2020): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v8i1.203

Abstract

Era reformasi telah membawa perubahan besar pada sistem pemerintahan negara, salah satunya ditujukan dengan pemekaran daerah-daerah yang meliputi pemekaran Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Kecamatan bahkan Desa. Provinsi Gorontalo merupakah hasil pemekaran dari Provinsi Sulawesi Utara. Provinsi Gorontalo memiliki 5 Kabupaten dan 1 Kota yang salah satu Kabupatennya yakni Kabupaten Gorontalo Utara. Universitas Gorontalo Utara dengan Konsep Arsitektur Metamorfosis berlokasi di Jalan Poros Gorontalo Utara-Manado atau tepatnya site pada kampus Bina Taruna Gorontalo Utara yang direncanakan di atas lahan seluas ± 1 Ha. Universitas Gorontalo Utara dengan Konsep Arsitektur Metamorfosis ini merupakan kampus dengan massa tunggal sebanyak 4 lantai, fakultas-fakultas yang terdiri dari fakultas Teknik, fakultas Hukum, fakultas Ekonomi, fakultas ilmu Sosial dan Politik, fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Penampilan bangunan secara umum menggunakan tema Arsitektur Metamorfosis. Hal ini tampak pada penempatan bangunan pada siteplan dan permainan ruang yang mengambil filosofi kupu-kupu. Selain itu kesan modern terlihat dari bentuk bangunan yang tegas dan simple sehingga memberi kesan elegan.
REDESAIN KAWASAN OBJEK WISATA LOMBONGO DENGAN PENEKANAN KLIMATIK ARSITEKTUR Djafar, Sri Muliyati; Imran, Mohammad; Demak, Nini A. Kiay
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 8 No. 1 (2020): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v8i1.204

Abstract

ABSTRAK Kawasan Objek Wisata ini merupakan salah satu tempat wisata dapat dijadikan tempat untuk berrefreshing, menyegarkan fikiran karena kondisi alam sekitarnya yang masih Fresh dan lestari jauh dari polusi. Bangunan yang akan dirancang akan memanfaatkan matahari dan iklim sebagai sumber energy primer. Selain itu pengelolaan Fasilitas penunjangnya ini harus memiliki keselarasan dengan alam. Keselarasan ini dipadukan dengan memanfaatkan material alami dalam pemilihan bahan untuk bangunan fasilitas penunjangnya ini. sehingga diharapkan mampu menghadirkan bentuk bangunan yang memiliki nilai estetika didalamnya. Pendekatan konsep Dasar terhadap elemen-elemen arsitektur pada bangunan akan terwujud dalam bentuk-bentuk baik bersifat nyata(fisik), maupun sesuatu yang abstrak pada bangunan tersebut. Pada Perancangan Redesain Objek wisata lombongo ini menggunakan Penekanan Klimatik Arsitektur Tampilan pada bangunan merupakan sesuatu yang sangat diperlukan pada suatu rancangan bangunan. Karena dengan tampilan bangunan dapat diketahui tema dari suatu bangunan yang akan dirancang. Seperti halnya pada bangunan untuk objek wisata akan didesain dengan konsep penekanan Klimatik Arsitektur yaitu dengan memperhatikan kesesuaian iklim pada wilayah tersebut. Klimatik Arsitektur adalah suatu konsep yang mengacu pada kondisi iklim dari wilayah tersebut. Letak geografis Indonesia yang berada di garis khatulistiwa membuat Indonesia memiliki dua iklim, yakni kemarau dan penghujan. Karena objek wisata ini terletak di daerah pegunungan maka suhu udara yang dingin jika di musim penghujan dan suhu udara yang tidak terlalu panas jika bukan musimpenghujan maka objek wisata ini akan di desain kembali sesuai dengan kondisi iklim dari wilayah tersebut. Kata Kunci: Redesain, Objek Wisata, Klimatik Arsitektur ABSTRACT This tourist attraction area is one of the tourist attractions can Used as a place for refreshing, refreshing minds due to natural conditions The surrounding is still Fresh and sustainable away from pollution. The building will is designed to utilize the sun and climate as a primary energy source. In addition, the management of its supporting facilities must have Harmony with nature. This alignment is combined by utilizing Natural material in the selection of materials for the building of this supporting facility. Hopefully able to present the form of buildings that have value Aesthetic therein. Basic concept approach to architectural elements Buildings will materialize in forms either tangible (physical), or Something abstract on the building. On designing object redesigning This Lombongo tour uses the klimatic emphasis architecture The appearance of the building is indispensable to the A building design. Because with the look of buildings can be Theme of a building to be designed. As in the building For tourist attraction will be designed with the concept of pressing Klimatik architecture With regard to climate suitability in the region. The Klimatik architecture is a concept that refers to the conditions Climate from the region. Indonesia's geographical location in the line The equator makes Indonesia have two climate, namely drought and Rainy. Because this attraction is located in the mountainous area then the temperature Cold air if in rainy season and air temperature is not too hot if not rainy season then this attraction will bein the design back In accordance with the climatic conditions of the region. Keywords: Redesigns, Attractions, Klimatik Architecture
ANALISIS BANGKITAN DAN TARIKAN PERJALANANAN AKIBAT PEMBANGUNAN MALL GORONTALO Djamil, Dewi Syafitri; Fuad, Mohamad Januar; Elawati, Elawati
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 8 No. 1 (2020): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v8i1.205

Abstract

ABSTRAK Mall Gorontalo adalah salah satu Mall terbesar di Gorontalo saat ini. Keberadaan Mall Gorontalo dengan sendirinya memicu perkembangan daerah di sekitarnya khususnya dalam bidang transportasi. Empat ruas jalan di sekitar Mall Gorontalo seperti Jalan Sultan Botutihe, Jalan Hi. Medi Botutihe, Jalan Cendrawasih, dan Jl. Cokroaminoto adalah jalan yang menerima dampak langsung dari keberadaan Mall tersebut. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bangkitan dan tarikan perjalanan yang ditimbulkan oleh keberadaan Mall Gorontalo bagi daerah di sekitarnya khususnya dalam bidang transportasi. Data dasar yang dipakai adalah volume lalu lintas pada keempat ruas jalan yang kemudian diolah menggunakan metode Furness untuk mendapatkan persebaran pergerakan di masa yang akan datang. Yang selanjutnya menggunakan metode MKJI 1997 untuk mengetahui tingkat pelayanan jalan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data volume lalu lintas maksimum pada jam puncak (peak hour) tepatnya pada hari sabtu pukul 19.00 – 20.00 WITA sebesar 2108 kend/jam atau 1409.38 smp/jam. Tingkat pelayanan pada keempat ruas jalan berada dalam Tipe C untuk Jalan Sultan Botutihe, Jalan Hi.Medi Botutihe, dan Jalan Cendrawasih. Sementara untuk Jalan Cokroaminoto berada dalam Tipe A. Namun berdasarkan analisis ditribusi perjalanan menggunakan metode Furness diramalkan ketiga ruas jalan tersebut yang semula masih berada dalam tingkat pelayanan Tipe C, akan berubah menjadi Tipe F dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun yang akan datang. Sehingga antisipasi dari pemerintah atau dinas yang terkait sangat diperukan dalam hal ini. Kata kunci : Volume lalu lintas, bangkitan dan tarikan, metode Furness, tingkat pelayanan jalan
PERANCANGAN TERMINAL PELABUHAN FERRY “UEBONE” DI KABUPATEN TOJO UNA-UNA DENGAN PENDEKATAN WORKING WATERFRONT ARCHITECTURE Idris, Rahmad; Imran, Mohammad; Shamin, Novita
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 8 No. 1 (2020): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v8i1.206

Abstract

ABSTRAK Sebagai kabupaten yang memiliki sebagian pulau-pulau yang terpisah dari daratan Tojo Una-una, serta memilki potensi jalur jalan transportasi wisatawan menuju tempat wisata yang ada di daearah ini, maka distribusi barang, penumpang maupun kendaraan hanya dimungkinkan dengan menggunakan angkutan laut. Pelabuhan Uebone merupakan urat nadi penghubung dalam menunjang kelancaran komunikasi bagi perkembangan bidang ekonomi, sosial politik, budaya dan pertahanan keamanan dimana perkembangan dari tahun ke tahun dirasakan semakin meningkat, dari waktu ke waktu melahirkan suatu kebutuhan akan sarana terminal yang dapat menunjang dampak pertumbuhan transportasi tersebut. Perancangan Terminal Pelabuhan Ferry “Uebone” Di Kabupaten Tojo Una-Una Dengan Pendekatan Working Waterfront Architecture berlokasi di desa Uebone, kecamatan Ampana Tete, kabupaten Tojo Una-Una dengan luas lahan ± 2 Hektare yang terdiri dari 1 massa bangunan. Bentuk bangunan Terminal Pelabuhan Ferry “Uebone” Di Kabupaten Tojo Una-Una menngadopsi bentuk depan kapal ferry pada sisi kanan dan kiri bangunan sedangkan pada bagian tengah menggunakan bentuk gelombang laut, selain untuk mempertahankan faktor estetika juga lebih terkoneksi antara bentuk dan fungsi bangunan. Kata kunci : Terminal Pelabuhan Ferry, Working Waterfront Architecture, Tojo Una-Una Abstract As a regency that has a part of the islands separated from the land of Tojo Una-Una, and has a potential transportation road to the tourist sites in this area, then the distribution of goods, passengers and vehicles is only possible by using sea freight. Uebone Port is the connection to support the smooth communication of economic development, socio-political, cultural and defense security where development from year to year is felt increasing, from time to time giving birth to a necessity of terminal means that can support the impact of the transportation growth. Planning a Ferry Terminal "Uebone" in Tojo-Una district with the approach Working Waterfront Architecture is located in the village Uebone, district of Ampana Tete, District Tojo Una-Una with a land area of ± 2 hectares consisting of 1 mass of buildings. The building of the Terminal Ferry port "Uebone" in Tojo District of Una-Una adopted the front form of the ferry on the right and left side of the building while in the middle using the form of sea waves, in addition to maintaining the aesthetic factor is also more connected between the shape and function of the building. Keywords: Ferry Terminal, Working Waterfront Architecture, Tojo Una-Una
PERANCANGAN PERPUSTAKAAN UMUM KOTA GORONTALO DENGAN PENDEKATAN SMART BUILDING Rachmadyanti, Resza; Kaharu, Arlan; Demak, Nini A. Kiay
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 8 No. 2 (2020): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v8i2.207

Abstract

ABSTRAK Perancangan Perpustakaan Umum Kota Gorontalo dengan Pendekatan Smart Building merupakan suatu proses perancangan bangunan dengan fungsi sebagai fasilitas edukatif, informatif, dan rekreatif yang berlokasi di Jl.Achmad Nadjamudin, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo. Selain sebagai tempat dengan fasilitas edukatif, informatif, dan rekreatif, Perpustakaan Umum Kota Gorontalo juga menyediakan fasilitas pendukung publik yaitu komersil yang mendukung fungsi dari bangunan Perpustakaan. Sementara pemilihan Kecamatan Kota Tengah sebagai lokasi perancangan ini, didasari pada fungsi dan peruntukan kawasan strategis yang sesuai dengan fungsi peruntukan kawasan, salah satunya yaitu kawasan pendidikan yang berhubungan erat dengan peyediaan Perpustakaan, yang telah diatur dan ditetapkan dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Gorontalo. Penyediaan fasilitas Perpustakaan menjadi salah satu faktor penting dalam memajukan dunia pendidikan di Kota Gorontalo, Perpustakaan menyediakan berbagai informasi, tempat membaca, rekreasi dan komersil yang penggunaannya lebih bersifat terbuka diperuntukan kepada seluruh masyarakat dengan menggunakan pendekatan Smart Building. Penggunaan Smart Building sebagai pendekatan dalam rancangan ini seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, dimaksudkan untuk mewujudkan Perpustakaan di Kota Gorontalo, dengan tampilan bangunan yang Smart didukung oleh teknologi modern yang diterapkan pada elemen-elemen bangunan, menarik, dan memberi kemudahan kepada pengguna. Hal ini ditampilkan pada fasad bangunan, landscape, sistem utilitas, sistem keamanan dan telekomunikasi, struktur dan material bangunan. Pembangunan Perpustakaan ini juga menjadi solusi untuk meningkatkan budaya membaca dan memperoleh informasi Kata Kunci: Pepustakaan Umum, Smart Building, Kota Gorontalo This research want to analize The design of the Gorontalo City Public Library using the Smart Building Approach is a building design process with the function of being an educational, informative, and recreational facility located on Jl.Achmad Nadjamudin, Kota Tengah District, Gorontalo City. The selection of Kota Tengah District as the location for this design was based on the function and designation of strategic areas in accordance with the designated functions of the area, one of which is the education area which is closely related to the provision of libraries, which have been regulated and stipulated in the Gorontalo City Spatial Planning. Based on the data obtained from the research results, the provision of library facilities is one of the important factors in advancing the world of education in Gorontalo City. Libraries provide a variety of information, reading, recreational and commercial areas whose use is more open to all people using the Smart Building approach. As the recommendation, it is need to use Smart Building as an approach to design with advances in science and technology, intended to create a library in Gorontalo City, with a Smart building appearance supported by modern technology applied to building elements, attractive, and provide convenience to users. It is displayed on building facades, landscapes, utility systems, security and telecommunications systems, structures and building materials. The library development is also a solution to improve the culture of reading and obtaining information Keywords: Public Library, Smart Building, Gorontalo City
EVALUASI ALINEMEN VERTIKAL PADA RUAS JALAN DESA TIMBONG KECAMATAN BANGGAI TENGAH KABUPATEN BANGGAI LAUT Indriani, Susan; Rachman, Azis; Abdullah, Aning Yustica Sari
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 8 No. 2 (2020): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v8i2.208

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini di lakukan di desa Timbong Kecamatan Banggai Tengah Kabupaten Banggai Laut,Sulawesi Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kesesuaian perencanaan alinemen vertical berdasarkan kondisi lalu lintas saat ini dengan menggunakan pedoman Bina Marga No.038/TBM?1997. Berdasarkan hasil evaluasi dengan data kendaraan, di dapat lebar jalur dan bahu ideal menurut penetuan lebar jalur dan bahu jalan sebesar 6,0m dan 1,0m.sedangkan hasil evaluasi kecepatan rencana, berdasarkan persamaan yang telah ditentukan untuk jarak pandang henti dengan kecepatan rencana 28,83m sampai dengan 35,61m. dan dengan melihat hasil pengukuran aktual lebar jalur pada alinemen vertikal sesuai bahkan melebihi lebar ideal yang telah ditentukan yaitu 6,40m tetapi belum memiliki bahu jalan, nilai kelandaian sebesar 10% tidak sesuai dengan aturan yaitu maksimum 9% tapi masih dikategorikan aman. Maka dari itu harus adanya penambahan rambu lalu lintas di ruas jalan desa Timbong Kecamatan Banggai Tengah, Kabupaten Banggai Laut karena melihat kelandaian yang di miliki 10%, hal ini agar pengguna jalan lebih berhati-hati untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan walaupun jalan tersebut masih dikategorikan aman. This research was conducted in Timbong village, Central Banggai District, Banggai Laut Regency, Central Sulawesi. The purpose of this study is to evaluate the suitability of vertical paragraph planning based on current traffic conditions using Bina Marga guidelines No.038/TBM?1997.Based on the evaluation results with vehicle data, the ideal lane and shoulder width according to the track width and shoulder of the road is 6.0m and 1.0m.while the results of the evaluation of the speed of the plan, based on the equation stipulated for the stop visibility with a plan speed of 28.83m to 35.61m. and by looking at the actual measurement results of the width of the path on the corresponding vertical paragraph even exceeding the ideal specified width of 6.40m but not yet having the shoulder of the road, the base value of 10% does not comply with the rules which is a maximum of 9% but is still categorized as safe. Therefore, there should be the addition of traffic signs in the road section of Timbong Sub-District of Banggai Tengah, Banggai Laut Regency because it sees thelandaan that has 10%, this is so that road users are more careful to anticipate accidents even though the road is still categorized as safe.
ANALISIS KEMACETAN LALU LINTAS DI RUAS JALAN PROF. DR. H. ALOE SABOE KOTA GORONTALO: (STUDI KASUS RUAS JALAN PASAR MOODU) Pobela, Dira Sucilya; Rachman, Azis; Ursilu, Suratman
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 8 No. 2 (2020): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v8i2.209

Abstract

Abstrak Kota Gorontalo merupakan daerah yang memiliki potensi untuk berkembang dan bersaing dengan daerah lain, slaah satunya dalam hal pembangunan dibidang perhubungan khususnya tentang transportasi darat. Jalan adalah salah satu sarana transportasi yang sangat penting dalam keberlangsungan hidup manusia. Di beberapa ruas jalan di Gorontalo kemampuan jalannya masih sangat terbatas, salah satunya yaitu di ruas jalan Prof. Dr. H. Aloe Saboe Kota Gorontalo (tepatnya di ruas jalan pasar Moodu yang setiap hari senin selalu ada pasar mingguan yang menyebabkan terjadinya kemacetan di ruas jalan tersebut, mengingat hari senin adalah hari yang sibuk. Karena itulah penulis mengambil judul penelitian “Analisis Kemacetan Lalu Lintas di ruas Jalan Prof. Dr. H. Aloe Saboe Kota Gorontalo (Studi kasus ruas jalan pasar Moodu). Untuk mengetahui bagaimana hambatan samping serta tingkat pelayanan jalan di ruas jalan Prof. Dr. H. Aloe Saboe maka diperlukan data primer dan data sekunder. Data primer yang diperlukan yaitu data volume lalu lintas, data geometrik jalan, survey hambatan samping dan survey kecepatan sesaat. Sedangkan data sekunder yang diperlukan yaitu data jumlah penduduk di Kota Gorontalo. Berdasarkan hasil analisis di peroleh kecepatan arus bebas pada ruas jalan Prof. Dr. H. Aloe Saboe senilai 29,48 km/jam, nilai kapasitas 1930,1 smp/jam, hambatan samping 421 kejadian/jam masuk dalam kategori hambatan samping sedang( M),serta tingkat pelayanan jalan masuk dalam kategori B yang artinya arus masih stabil dengan volume lalu lintas sedang dan kecepatan mulai dibatasi oleh kondisi lalu lintas, kepadatan rendah serta hambatan internal lalu lintas belum mempengaruhi kecepatan. Abstract Gorontalo city is an area that has the potential to develop and compete with other areas, the other slaah in terms of development in the field of transportation, especially about land transportation. Roads are one of the most important means of transportation in the survival of human life. On some roads in Gorontalo the road capability is still very limited, one of which is on the street Prof. Dr. H. Aloe Saboe Gorontalo City (precisely on moodu market road which every Monday there is always a weekly market that causes congestion on the road, considering monday is a busy day. That's why the authors took the title of the study "Analysis of Traffic Congestion on the road prof. Dr. H. Aloe Saboe City gorontalo (Case study of Moodu market road).To find out how the side barriers and the level of road service in the road section prof. Dr. H. Aloe Saboe then primary data and secondary data are required. The primary data required are traffic volume data, road geometric data, side obstacle surveys and instantaneous speed surveys. While the secondary data required is the data of the population in Gorontalo City. Based on the results of the analysis obtained free flow speed on the road segment Prof. Dr. H. Aloe Saboe worth 29.48 km/h, capacity value 1930.1 smp/h, side barriers 421 events/hour fall into the category of medium side obstacles ( M), as well as the level of road service entered in category B which means the flow is still stable with the volume of moderate traffic and the speed is starting to be limited by traffic conditions, low density and internal traffic barriers have not affected the speed.
ANALISIS PENINGKATAN KESELAMATAN PADA PERSIMPANGAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE TRAFFIC CONFLICT TECHNIQUE (NEAR-MISSED ACCIDENT): Studi Kasus: (Jl. Raja Eyato-Jl. HJ. A.R Konio.Bsc-Jl. Moh Yamin) Modanggu, Reinaldy; Rachman, Azis; Ursilu, Suratman
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 8 No. 2 (2020): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v8i2.210

Abstract

ABSTRAK Konsep dasar transportasi yakni memudahkan mobilisasi dari titik asal (Point of Origin) menuju titik tujuan (Point of Destination). Salah satu unsur yang cukup penting dalam transportasi adalah keselamatan dari pengguna transportasi, dalam hal ini disebut sebagai pengendara. Untuk itu perlu agar dapat dilakukan sebuah studi yang dapat meningkatkan keselamatan dalam berkendara.Dalam penelitian ini menggunakan metode Traffic Conflict Technique (TCT) Near-Missed Accident yang ditemukan dan dikembangkan oleh Lund University Swedia. TCT merujuk pada hubungan antara perilaku pengguna jalan dengan kejadian kecelakaan. secara umum, dapat menghasilkan pengklasifikasian terkait faktor-faktor yang menyebabkan sebuah konflik atau kecelakaan. Pada studi kali ini mengambil lokasi di Kota Gorontalo, yaitu persimpangan yang menghubungakan Jl. Raja Eyato-Jln. A. R. Konio, Bsc.-Jln. Moh. Yamin. Lokasi tersebut cukup representatif dengan fokus penelitian, karena persimpangan tersebut memiliki volume arus lalu lintas yang cukup padat, sehingga terkadang sering terjadi kemacetan dan pelanggaran-pelanggaran lalu lintas lainnya. Berdasarkan hasil penelitian Rata-rata Time to Accident (TA) yang diperlukan untuk mengelak atau evasive sekitar 0.1 detik; Seluruh konflik yang terjadi masuk dalam klasifikasi Serious Conflict; jenis konflik yang terjadi adalah konflik berpotongan (Crossing); serta, dari empat konflik yang terjadi di lokasi penelitian mayoritas pengguna jalan yang sering terlibat konflik adalah pengendara bentor yang selanjutnya masuk dalam kategori jenis kenderaaan bermotor atau MC. Kata Kunci: Analisis, Keselamatan, Lalu Lintas ABSTRACT The basic concept of transportation is to facilitate mobilization from the Point of origin towards to the point of destination. One of element of that is quite important in transportation users that refer to the riders. It is need to be done a research about that to improve riding safety.This study used Traffic Conflict Technique method (TCT) Near-Missed Accident discovered and developed by Lund Swedish University. TCT refers to the relationship between road user behavior in the event of an accident generally be able to produce classifications Related to factors that cause a conflict or accident. This research conducted in Gorontalo City, at the junction connecting Jln. Raja Eyato-Jln. A. R. Konio, Bsc.-Jln.Moh. Yamin. The location is quite representative with a focus of research, because the intersection has a fairly heavy volume of traffic flow, so that sometimes traffic jams and past violations often occur to the other cross.Based on results, the Average of Time to Accident (TA) that needed to evade or evasive for about 0,1 seconds; Whole conflict that is occurs included in the classification of Serious Conflict; the type of conflict that occurs is crossing and, from four conflicts that occurred at the location research on the majority of road users who are often involved in conflict Bentor riders who subsequently fall into the category of vehicle type motorized or MC. Keywords: Analysis, Safety, Traffic
PERANCANGAN PANTI REHABILITASI NARKOBA DI PROVINSI GORONTALO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR ORGANIK Djafar, Ahmad; Bakhtiar, Bakhtiar; Elawati, Elawati
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 8 No. 2 (2020): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v8i2.211

Abstract

ABSTRAK Perancangan Panti Rehabilitasi Narkoba Di Provinsi Goronatlo bertujuan untuk menyediakan fasilitas sarana dan prasarana Panti Rehabilitasi Narkoba Di Provinsi Gorontalo, dengan konsep dalam Arsitektur digunakan untuk mencari yang sebenarnya harus dicapai dalam perancangan yang baik. Oleh karna itu suatu konsep desain sangat penting dilakukan, yang memiliki karakteristik dinamis dengan mempertahankan karakteristik lokal dan ciri khas daerah, maka pendekatan perancangan yang dilakukan ialah Arsitektur Organik. Perancangan Panti Rehabilitasi Narkoba ini merupakan wadah yang berfungsi sebagai tempat pengobatan dan penyembuhan korban atau pecandu Narkoba baik yang di Gorontalo maupun sekitarnya. dan luas lahan yang dibutuhkan dalam perancangan ini yaitu 5000 M2 yang di dalamnya terdapat ruang-ruang yang sesuai dengan fungsinya, seperti ruang privat, publik, dan semi publik. Tak lupa juga fasilitas penunjang seperti raung olah raga, aula, sirkulasi dan taman. Dalam konsep desain kita juga harus memprhatikan sistem utilitas bangunan agar dapat memperindah bentuk dan penampilan baik di dalam maupun luar bangunan. Kata Kunci : Panti Rehabilitasi Narkoba. Arsitektur Organik, ProvinsiGorontalo. ABSTRACT AHMAD DJAFAR 201202001 Designing a Drug Rehabilitation Center in Gorontalo Province Using an Organic Architecture Approach Under the Guidance of Baktiar, ST., M.Ars Dan Elawati, S.Pd., M.Si The design of the Drug Rehabilitation Center in Goronatlo Province aims to provide facilities and infrastructure for the Drug Rehabilitation Institution in Gorontalo Province, with the concept in architecture being used to find what should be achieved in a good design. Therefore, a design concept is very important to do, which has dynamic characteristics while maintaining local characteristics and regional characteristics, so the design approach taken is organic architecture. The design of the Drug Rehabilitation Center is a place for treatment and healing of drug addicts or victims both in Gorontalo and its surroundings. and the land area required in this design is 5000 M2, in which there are spaces that are in accordance with their functions, such as private, public, and semi-public spaces. Do not forget also supporting facilities such as sports roar, hall, circulation and garden. In the design concept we must also pay attention to the building utility system so that it can beautify the shape and appearance both inside and outside the building. Keywords: Drug Rehabilitation Center. Organic Architecture, Gorontalo Province.
PUSAT PELATIHAN PEMUDA DAN PENDIDIKAN ANAK (SEKOLAH MINGGU) GEREJA BETHEL INDONESIA KABUPATEN GORONTALO Wanimbo, Rahel; Kaharu, Arlan; Demak, Nini A. Kiay
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 8 No. 2 (2020): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v8i2.212

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan merancang dan mendesain sebagai pusat pelatihan pemuda dan pendidikan anak gereja Bethel Indonesia Gorontalo dengan menggunakan pendekatan arsitektur psikologis. Masing-masing aliran kekristenan ini memiliki gereja tersendiri. Salah satunya yang ada di provinsi Gorontalo adalah Gereja Bethel Indonesia (GBI) yaitu suatu kelompok atau sinode gereja Kristen Protestan di Indonesia. Sebagai tempat ibadah, Gereja Bethel Indonesia (GBI) membutuhkan sarana fisik yang dapat mewadahi seluruh aktivitas ibadah jemaahnya yang memerlukan ketenangan dalam mencapai kekhusyukan ibadah dengan Allah dan dapat mewadahi kegiatan kerohanian lainnya dari segala kelompok usia termasuk para pemudanya dan anak-anak perancangan pusat pelatihan pemuda dan pendidikan anak gereja bethel dapat menjadi suatu wadah untuk kebutuhan umat kristiani yang ada di Kabupaten Gorontalo. Lokasi pusat pelatihan pemuda dan pendidikan anak gereja bethel indonesia Kabupaten gorontalo ini berada di Jl. Idris Dunggio kelurahan Kayu Merah Kecamatan Limboto dengan luasan ±4,3 ha. Tapak memiliki beberapa kelebihan potensial antara lain keberadaan tapak berdekatan dengan sarana peribadatan kristen, Taman menara keagungan Limboto, pusat pemerintahan, pusat pendidikan dan rumah warga. Penekanan pada relasi antara perilaku pengguna dan lingkungan saat berada pada bangunan akan menciptakan keindahan dalam suatu karya, terfokus pada aspek psikologi manusia dalam arsitektur yang mempengaruhi pengliatan: Bentuk ruang, Pencahayaan dan Warna. Kata Kunci: Pusat pelatihan pemuda, Gereja Bethel, Indonesia

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 1 (2025): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi Vol. 12 No. 2 (2024): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi Vol. 12 No. 1 (2024): RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 11 No. 2 (2023): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi Vol. 11 No. 1 (2023): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi Vol. 10 No. 2 (2022): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi Vol. 10 No. 1 (2022): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi Vol. 9 No. 2 (2021): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi Vol. 9 No. 1 (2021): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi Vol. 8 No. 2 (2020): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi Vol. 8 No. 1 (2020): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi Vol. 7 No. 2 (2019): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi Vol. 7 No. 1 (2019): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi Vol. 6 No. 2 (2018): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi Vol. 6 No. 1 (2018): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi Vol. 5 No. 2 (2017): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi Vol. 5 No. 1 (2017): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi Vol. 4 No. 2 (2016): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi Vol. 4 No. 1 (2016): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi Vol. 3 No. 2 (2015): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi Vol. 3 No. 1 (2015): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi Vol. 2 No. 2 (2014): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi Vol. 2 No. 1 (2014): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi Vol. 1 No. 2 (2013): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi Vol. 1 No. 1 (2013): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi More Issue