cover
Contact Name
Yoga Fernando Rizqi
Contact Email
yoga.fernando@fkip.unila.ac.id
Phone
+6285758069143
Journal Mail Official
yoga.fernando@fkip.unila.ac.id
Editorial Address
Jl Soemantri Brojonegoro No 1 Gedong Meneng, Bandar Lampung, Provinsi Lampung, 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Pedagogi: Jurnal Pendidikan Dasar
Published by Universitas Lampung
ISSN : 20862393     EISSN : 28071735     DOI : https://doi.org/10.23960/pedagogi
Core Subject : Education,
Pedagogi: Jurnal Pendidikan Dasar is an academic journal that published all the studies in the areas of education, learning, teaching, curriculum development, learning environments, teacher education, educational technology, educational developments from various types of research such as surveys, research & development, experimental research, classroom action research, etc. Pedagogi: Jurnal Pendidikan Dasar covers all the educational research at the level of primary education. The goal of this journal is to bring together researchers and practitioners from academia and industry to focus on educational advancements and establishing new collaborations in these areas. Original research papers, state-of-the-art reviews are invited for publication in all areas of Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 35 Documents
Pengaruh Model Problem based learning Berbantuan Media Question Card Terhadap Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Erni Mustakim; Siska Mega Diana; Loliyana; Dwi Safitri
Pedagogi: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 13 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/pedagogi.vol.13i.2.667

Abstract

Rendahnya hasil belajar matematika peserta didik di sekolah dasar mendorong perlunya penerapan model pembelajaran yang mampu meningkatkan keaktifan dan pemahaman konsep. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Question Card terhadap hasil belajar matematika peserta didik kelas IV SD Negeri 1 Metro Pusat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain pre-experimental tipe one-group pretest–posttest design. Populasi penelitian berjumlah 102 peserta didik, sedangkan sampel sebanyak 27 peserta didik ditentukan menggunakan teknik non-probability sampling dengan jenis purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen tes dan non-tes. Data dianalisis untuk membandingkan hasil belajar peserta didik sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan media Question Card memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar matematika peserta didik kelas IV SD Negeri 1 Metro Pusat pada Semester Genap Tahun Ajaran 2022/2023. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi model Problem Based Learning dengan media Question Card dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar matematika di sekolah dasar.
Kajian Literatur Tentang Peran Media Pembelajaran Animasi Dalam Peningkatan Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar Auliyatul Adawiyah; Reza Syehma Bahtiar
Pedagogi: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 13 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/pedagogi.vol.13i.2.700

Abstract

Pendidikan merupakan usaha secara sadar untuk mewujudkan sesuatu pewarisan budaya dari satu generasi ke generasi yang lain. Belajar adalah untuk mengetahui suatu ilmu pengetahuan, aktivitas belajar dikelas melibatkan dua pihak utama yaitu guru dan siswa. Penggunaan media pada proses pembelajaran bertujuan untuk membangkitkan minat belajar, memberikan motivasi, menumbuhkan rasa ingin tahu melalui apa yang dilihatnya, dan memberikan rangsangan kepada siswa untuk ikut dalam aktivitas proses belajar dikelas. Adapun Tujuannya yaitu untuk mengetahui peran media pembelajaran animasi dalam peningkatan minat belajar siswa. Penggunaan media berbasis komputer dengan menggunakan animasi pada pembelajaran menjadikan siswa dapat termotivasi untuk lebih aktif dengan cara membaca, melihat, dan mengoperasikan komputer. Media pembelajaran merupakan sebuah sarana perantara yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar sebagai alat bantu guru dalam mengajar dan pembawa pesan dari sumber belajar ke penerima pesan belajar (siswa). minat belajar adalah ketertarikan siswa untuk belajar, ketertarikan untuk mengetahui sesuatu dan dengan adanya ketertarikan dalam belajar dapat membuat siswa menjadi mudah mengerti materi pembelajaran yang dipelajari sehingga akan berdampak pada suasana kelas yang menjadi lebih menyenangkan dan hasil yang diperoleh pun akan maksimal. Penggunaan media animasi dalam pembelajaran memiliki kemampuan untuk menyampaikan sesuatu yang lebih sulit dengan penjelasan hanya menggunakan gambar atau kata-kata.
Outdoor Learning dalam Pembelajaran IPA: Studi Literatur Sistematis di Sekolah Dasar Saras Okta Permatasari; Diandra Annisa Putri; Athila Namara Andromeda; Eka Trisnawati
Pedagogi: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 13 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/pedagogi.vol.13i.2.963

Abstract

Penelitian ini merupakan tinjauan pustaka sistematis (SLR) yang bertujuan menganalisis implementasi pembelajaran luar ruang dalam meningkatkan hasil belajar sains di sekolah dasar di Indonesia. Artikel diambil dari Google Scholar dan DOAJ menggunakan perangkat lunak Publish or Perish dengan kombinasi Boolean kata kunci: "pembelajaran luar ruang", "hasil belajar", "sains", dan "sekolah dasar". Dari total 1.649 artikel awal, penyaringan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi menghasilkan enam studi yang layak untuk dianalisis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran luar ruang secara signifikan meningkatkan ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Skor pasca-tes siswa meningkat 10 hingga 40 poin, dengan skor N-Gain berkisar antara sedang hingga tinggi. Lebih lanjut, studi yang ditinjau melaporkan peningkatan motivasi belajar, keterampilan observasi, dan kemampuan kolaboratif. Pembelajaran luar ruang juga membantu siswa menghubungkan konsep sains dengan konteks kehidupan nyata melalui pengalaman langsung. Tinjauan ini merekomendasikan pengintegrasian pembelajaran luar ruang ke dalam kurikulum sains sekolah dasar menggunakan strategi pengajaran berbasis lingkungan dan kontekstual yang mendukung pembelajaran aktif dan bermakna.
EFEKTIVITAS MODEL PROJECT BASED LEARNING MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIC TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK Rohmah Shela Saputri; Widia Nata Saputri; Farida Juwita; Shelly
Pedagogi: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 13 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/pedagogi.vol.13i.2.1229

Abstract

Peningkatan kualitas hasil belajar siswa di sekolah dasar memerlukan penerapan model pembelajaran yang mampu mengembangkan kompetensi abad ke-21, seperti berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan kreativitas. Salah satu model pembelajaran yang dinilai efektif adalah Project-Based Learning (PjBL) yang dipadukan dengan pendekatan saintifik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan model Project-Based Learning dengan pendekatan saintifik terhadap hasil belajar siswa melalui studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur (literature review) dengan mengumpulkan, menyeleksi, dan menganalisis berbagai artikel ilmiah yang relevan mengenai implementasi Project-Based Learning pada jenjang sekolah dasar. Analisis difokuskan pada pengaruh model pembelajaran terhadap aspek kognitif, afektif, psikomotorik, serta keterampilan sosial-emosional siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan Project-Based Learning dengan pendekatan saintifik mampu meningkatkan hasil belajar, motivasi, minat belajar, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta keterampilan kolaborasi siswa. Model ini juga mendorong keterlibatan aktif peserta didik melalui penyelesaian proyek yang kontekstual dan berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Namun, keberhasilan implementasinya dipengaruhi oleh kesiapan guru dalam memfasilitasi pembelajaran, pengelolaan waktu yang efektif, serta ketersediaan sarana dan prasarana pendukung. Dengan demikian, Project-Based Learning melalui pendekatan saintifik merupakan alternatif model pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa di sekolah dasar.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Media Wordwall Pada Siswa Kelas V SDN 21 Palembang Roza Melinda Puri; Rani Astria; Ermayanti
Pedagogi: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 12 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/pedagogi.v13i2.1239

Abstract

Rendahnya hasil belajar matematika siswa memerlukan penerapan model pembelajaran yang inovatif dan interaktif untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Wordwall. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 23 siswa kelas VA SDN 21 Palembang, sedangkan tindakan pembelajaran dilaksanakan oleh peneliti bersama guru kelas. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, tes hasil belajar pada setiap siklus, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif berdasarkan tingkat ketuntasan belajar dan aktivitas pembelajaran siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan hasil belajar matematika mengalami peningkatan pada setiap siklus. Pada tahap prasiklus, ketuntasan belajar siswa sebesar 21,7%. Setelah penerapan model Problem Based Learning pada Siklus I, ketuntasan belajar meningkat menjadi 39,1% dengan aktivitas pembelajaran mencapai 65,5% (kategori aktif). Pada Siklus II, penerapan model Problem Based Learning berbantuan media Wordwall meningkatkan ketuntasan belajar menjadi 73,9% dengan aktivitas pembelajaran mencapai 81% (kategori sangat aktif). Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbantuan media Wordwall efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika dan aktivitas belajar siswa sekolah dasar.

Page 4 of 4 | Total Record : 35