cover
Contact Name
Roni Pasla
Contact Email
ronipasla20@gmail.com
Phone
+6285278228125
Journal Mail Official
ronipasla20@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sudirman No. 65 Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 31092357     DOI : -
Jurnal ini memuat kajian ilmiah dan pengabdian masyarakat dari berbagai disiplin ilmu, mendorong kolaborasi akademik lintas bidang untuk menghasilkan solusi inovatif dan berkelanjutan. Fokus utamanya pengembangan pengetahuan melalui pendekatan multidisipliner yang menyatukan teori dan praktik dalam riset akademik.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 74 Documents
STRATEGI PEMANFAATAN GENERATIVE AI DALAM PENYUSUNAN KARYA ILMIAH Ahmad Ridha; Andi Batary Citta; Maulana Maulana; Kristison Tobeoto; Arif Mashuri
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Juni-Juli
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v2i1.259

Abstract

Perkembangan Generative Artificial Intelligence (Generative AI) telah memberikan perubahan yang signifikan dalam berbagai aktivitas akademik, termasuk proses penyusunan karya ilmiah. Meskipun berbagai platform Generative AI mampu meningkatkan efisiensi penulisan melalui penyusunan ide, pencarian informasi, penyempurnaan bahasa akademik, dan pengelolaan referensi, pemanfaatannya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya literasi AI, keterbatasan kemampuan menyusun prompt, potensi hallucination, serta risiko pelanggaran etika akademik. Kajian ini bertujuan menyusun model konseptual pengabdian kepada masyarakat mengenai strategi pemanfaatan Generative AI dalam penyusunan karya ilmiah. Metode yang digunakan adalah pendekatan konseptual melalui analisis literatur, sintesis teori, dan pengembangan model pengabdian berdasarkan praktik terbaik pemanfaatan Generative AI di lingkungan akademik. Model yang dikembangkan terdiri atas lima tahapan utama, yaitu identifikasi kebutuhan peserta, penguatan literasi Generative AI, pelatihan pemanfaatan AI dalam penyusunan karya ilmiah, pendampingan implementasi, serta evaluasi dan tindak lanjut. Model tersebut diharapkan menjadi acuan bagi perguruan tinggi dalam merancang program pengabdian yang mampu meningkatkan kompetensi masyarakat akademik dalam memanfaatkan Generative AI secara efektif, bertanggung jawab, dan sesuai dengan prinsip integritas ilmiah. Implementasi model ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas karya ilmiah sekaligus memperkuat budaya akademik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
Pelatihan dan Pendampingan Literasi Etika Digital Berbasis Nilai Religius bagi Guru di SMP Muhammadiyah Al Mujahidin Junaidi Junaidi; Nurbayti Nurbayti; Zahrotus Sa'idah; Ahmad Ridwan
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Juni-Juli
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v2i1.261

Abstract

In the era of digital disruption, teachers are required not only to have pedagogical competence but also to demonstrate social piety in their cyber behavior. However, phenomena show that the educational environment is still vulnerable to cyberbullying practices and digital ethical violations, both those that place educators as victims or unintentionally as perpetrators. Based on an initial survey at Muhammadiyah Al Mujahidin Middle School, 45% of teachers had been involved in toxic debates in WhatsApp groups, 60% did not understand the limits of the ITE Law, and 30% experienced mental anxiety due to the pressure of social media interactions. This condition indicates a disconnection between religious identity in the real world and digital identity. This service aims to transform teachers' social piety through digital ethical literacy based on religious values. The implementation method uses a Participatory Technology Development approach through four stages: (1) Socialization of "Digital Taqwa", (2) Ethics Literacy and Anti-Cyberbullying Workshop, (3) Implementation of Bully Alert, and (4) Clinical mentoring and evaluation. The results of the community service demonstrated a significant increase in participants' understanding of digital ethical literacy, from 35% to 82%, based on a post-test. Furthermore, the formation of internal "Digital Piety Ambassadors" and the drafting of a School Digital Ethics Standard Operating Procedure (SOP) are sustainable outcomes of the program. In conclusion, the integration of religious values ​​into digital literacy education effectively reduces toxic cyber behavior and strengthens teachers' character as role models in the digital space.
Tanggung Jawab Sosial Korporasi (CSR) Perspektif Maqasid Syariah: Analisis Terhadap Pelestarian Sumber Daya Alam Jetha Tri Dharmawan; Naghfir Naghfir
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): Agustus-September
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v2i2.265

Abstract

Regulasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) di Indonesia, sebagaimana diatur dalam Pasal 74 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, terus menghadapi hambatan substantif. Regulasi positif yang berorientasi pada pendekatan berbasis kepatuhan menyebabkan implementasi CSR oleh perusahaan pertambangan terperangkap dalam formalitas administratif dan praktik greenwashing. Studi ini bertujuan untuk menganalisis masalah normatif-empiris regulasi CSR dan merekonstruksi konsep CSR berdasarkan paradigma Maqasid Syariah kontemporer. Dengan menggunakan riset hukum normatif dengan pendekatan konseptual dan statutori, temuan menunjukkan bahwa kurangnya indikator keberlanjutan ekologis yang terukur membuat CSR tidak efektif dalam memulihkan degradasi lingkungan. Rekonstruksi CSR melalui Maqasid Syariah menetapkan perlindungan lingkungan (hifdh al-bi'ah) sebagai pilar fundamental dan independen. Integrasi hifdh al-bi'ah mengubah paradigma CSR dari sekadar filantropi amal menjadi kewajiban mutlak dengan dimensi keadilan spiritual, sosial, dan antar generasi berdasarkan prinsip 'imarat al-ardh (menyejahterakan bumi) dan larangan fasad fil ardh (perusakan ekosistem). Studi ini merekomendasikan reformasi hukum dengan mengintegrasikan Audit Lingkungan Berbasis Syariah ke dalam peraturan CSR untuk memastikan keberlanjutan yang substansial.
MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT TERHADAP BAHAYA JUDI ONLINE MELALUI EDUKASI DI DUKUH NGLENCONG, DESA KEMUSU Windi Arini; Dika Riska Daputra; Ratna Febriana; Wahyu Tri Apriyanto; Ismail Nurcahyo; Burham Pranawa
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): Agustus-September
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v2i2.267

Abstract

Judi online menjadi salah satu permasalahan sosial yang dapat menimbulkan dampak ekonomi, sosial, dan psikologis bagi masyarakat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat Dukuh Nglencong, Desa Kemusu, mengenai bahaya dan pencegahan judi online. Metode yang digunakan adalah edukasi dan sosialisasi melalui penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai risiko judi online serta pentingnya menghindari aktivitas perjudian. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan judi online di lingkungan masyarakat.