cover
Contact Name
Roni Pasla
Contact Email
ronipasla20@gmail.com
Phone
+6285278228125
Journal Mail Official
ronipasla20@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sudirman No. 65 Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 31092357     DOI : -
Jurnal ini memuat kajian ilmiah dan pengabdian masyarakat dari berbagai disiplin ilmu, mendorong kolaborasi akademik lintas bidang untuk menghasilkan solusi inovatif dan berkelanjutan. Fokus utamanya pengembangan pengetahuan melalui pendekatan multidisipliner yang menyatukan teori dan praktik dalam riset akademik.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 55 Documents
Penerapan Permainan Tradisional Dalam Membentuk Karakter Anak SDN Watutura Kigo, Herlina; Bile, Robertus Lili
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i4.166

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan penerapan permainan tradisional dan kontribusinya terhadap pembentukan karakter siswa di SDN Watutura. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional jarang diterapkan karena siswa lebih menyukai permainan modern. Namun, saat permainan tradisional dilaksanakan, siswa menunjukkan antusiasme tinggi, mampu bekerja sama, mematuhi aturan, dan menampilkan sportivitas. Permainan tradisional terbukti mendukung pengembangan karakter, seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta kemampuan sosial-emosional. Selain itu, permainan ini juga berperan dalam pelestarian budaya lokal. Penelitian ini menegaskan bahwa permainan tradisional memiliki potensi besar sebagai strategi pendidikan karakter dan perlu dioptimalkan melalui peningkatan jadwal kegiatan, peran aktif guru, penyediaan fasilitas, serta kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat. Selanjutnya, peneliti merekomendasikan agar sekolah-sekolah melakukan sosialisasi mengenai manfaat permainan tradisional kepada siswa dan orang tua. Sebuah workshop dapat diadakan untuk membekali guru dengan teknik pengajaran yang menarik serta cara-cara inovatif dalam mengintegrasikan permainan tradisional ke dalam kurikulum. Selain itu, pengembangan modul permainan yang sesuai dengan karakteristik siswa saat ini dan mengakomodasi permainan tradisional akan sangat membantu dalam menarik minat siswa. Masyarakat juga perlu dilibatkan dalam proses ini dengan mengadakan festival permainan tradisional, di mana siswa, orang tua, dan anggota komunitas dapat berpartisipasi secara langsung. Kegiatan seperti ini tidak hanya mendukung pelestarian budaya, tetapi juga mempererat hubungan antaranggota komunitas. Melalui kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat, diharapkan permainan tradisional dapat menjadi bagian dari kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dan bermanfaat bagi pengembangan karakter siswa. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi pengaruh permainan tradisional terhadap motivasi belajar dan hasil akademik siswa di kelas.
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MUSIK DENGAN METODE DALCROZE UNTUK MENINGKATKAN RITME SISWA KELAS V-VI SDI NGORAMAWO Manda, Gratia Fitri; Bata, Vincencio Appaulo Rivaldo
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i4.168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran musik dengan metode Dalcroze serta pemahaman ritme kelas V-VI SDI Ngoramawo dalam konteks kegiatan praktik pengalaman lapangan (PLP). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek siswa kelas V–VI, guru seni budaya sebagai informan pendukung, dan lokasi penelitian di SDI Ngoramawo. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran musik dengan metode Dalcroze berjalan aktif, kontekstual, dan menyenangkan. Siswa menunjukkan keterlibatan yang tinggi serta pemahaman ritme yang lebih baik melalui pengalaman gerak tubuh yang terintegrasi dengan musik. Metode Dalcroze membantu siswa memahami ketukan, tempo, dan koordinasi gerak secara alami dan bermakna. Temuan ini menunjukkan bahwa metode Dalcroze relevan diterapkan dalam pembelajaran musik di sekolah dasar sebagai alternatif pendekatan pembelajaran yang efektif.
PENGEMBANGAN MATERI AJAR PJOK AKTIVITAS RITMIK M2-GT BERBASIS BUDAYA NGADA (TARIAN JA'I) UNTUK SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 BAJAWA Gole, Marlin Agustina Alfina; Wani, Bernabas
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i4.169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan materi ajar PJOK aktivitas ritmik M2-GT berbasis budaya Ngada, khususnya Tarian Ja’i, untuk siswa kelas XI SMA Negeri 2 Bajawa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development R&D model Borg & Gall yang disederhanakan menjadi tahap analisis kebutuhan, perancangan, validasi ahli, uji coba terbatas, dan evaluasi efektivitas. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli materi, ahli budaya, angket kepraktisan siswa, serta tes kemampuan ritmik pretest–posttest . Hasil validasi ahli materi menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 91,7% dengan kategori “Sangat Layak”, sedangkan ahli budaya memberikan penilaian 87,5% dengan kategori “Layak”. Uji kepraktisan memperoleh skor 93,5%, menunjukkan bahwa materi ajar mudah dipahami dan digunakan siswa. Uji efektivitas menunjukkan peningkatan kemampuan ritmik dari nilai rerata pretest 63,2 menjadi 86,5 pada posttest, dengan nilai N-gain sebesar 0,63 kategori sedang–tingg . Hasil penelitian menegaskan bahwa materi ajar aktivitas ritmik berbasis Tarian Ja’i tidak hanya efektif meningkatkan keterampilan motorik ritmik siswa, tetapi juga berperan dalam memperkuat identitas budaya lokal. Dengan demikian, produk pengembangan ini layak diterapkan sebagai bahan ajar alternatif dalam pembelajaran PJOK untuk mendukung pelestarian budaya Ngada melalui jalur pendidikan formal. Penelitian ini juga mencakup upaya untuk membuat panduan bagi guru dalam penerapan materi ajar PJOK berbasis budaya Ngada ini. Panduan tersebut dirancang agar guru dapat memahami dengan jelas bagaimana cara mengintegrasikan aspek kebudayaan dalam proses pengajaran Tarian Ja’i sekaligus menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran aktif. Selain itu, penelitian ini melibatkan feedback dari siswa dan guru selama tahap uji coba terbatas untuk meningkatkan kualitas materi ajar. Hasil dari feedback ini menunjukkan bahwa siswa merasa lebih termotivasi dan tertarik dalam belajar PJOK ketika diajarkan dengan pendekatan berbasis budaya. Selanjutnya, penelitian juga merekomendasikan pengembangan modul pelatihan bagi guru-guru PJOK di sekolah-sekolah lain untuk mengadopsi pendekatan serupa. Diharapkan, dengan adanya pengembangan ini, pelestarian budaya lokal dapat menjadi agenda yang lebih luas dan terinspirasi di dalam pendidikan, tidak hanya di SMA Negeri 2 Bajawa, tetapi juga di sekolah-sekolah lainnya. Melalui usaha ini, siswa tidak hanya akan meningkatkan keterampilan fisik mereka, tetapi juga akan lebih menghargai dan memahami warisan budaya yang ada di daerah mereka, sehingga terbentuk generasi yang mencintai dan menghormati budaya lokal.
EKSPLORASI PENGALAMAN MAHASISWA PROGRAM PENGENALAN LAPANGAN PERSEKOLAHAN (PLP) DALAM MENGELOLA KELAS PEMBELAJARAN PJOK DI SEKOLAH DASAR CITRA BAKTI DI SD CITRA BAKTI Meo, Agustina; Naru, Yohanes Paulus De Brito; Bate, Nikodemus
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i4.174

Abstract

Manajemen kelas merupakan salah satu kompetensi pedagogik yang harus dikuasai oleh calon guru, termasuk mahasiswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Pembelajaran PJOK memiliki karakteristik yang khas karena melibatkan aktivitas fisik, penggunaan ruang terbuka, serta interaksi sosial yang tinggi. Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengimplementasikan teori manajemen kelas secara langsung di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman mahasiswa PLP dalam mengelola kelas pembelajaran PJOK di Sekolah Dasar Citra Bakti ditinjau dari kajian teori manajemen kelas dan pembelajaran PJOK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa PLP PJOK yang melaksanakan praktik mengajar di SD Citra Bakti. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa PLP telah menerapkan prinsip-prinsip manajemen kelas seperti pengaturan lingkungan belajar, pengelolaan perilaku siswa, pengelolaan waktu, serta penciptaan iklim belajar yang kondusif. Namun, mahasiswa masih menghadapi kendala berupa perbedaan karakteristik siswa, keterbatasan sarana prasarana, dan pengalaman mengajar yang terbatas. Secara keseluruhan, pengalaman PLP berkontribusi positif terhadap penguatan kompetensi pedagogik mahasiswa, khususnya dalam pengelolaan kelas pembelajaran PJOK di sekolah dasar. Selain itu, pengalaman mahasiswa PLP juga memberikan wawasan mengenai pentingnya kolaborasi dengan guru lainnya dan pengembangan jaringan profesional di sekolah. Mahasiswa belajar untuk beradaptasi dengan metode pengajaran yang berbeda dan menggali potensi diri dalam menghadapi situasi yang dinamis. Penggunaan teknologi dalam pembelajaran PJOK juga mulai diperkenalkan, seperti pemanfaatan aplikasi untuk merekam perkembangan siswa dan alat bantu visual yang mendukung pembelajaran aktif. Dengan ini, mahasiswa diharapkan dapat mengintegrasikan keterampilan digital dalam manajemen kelas mereka. Selanjutnya, refleksi terhadap proses belajar mengajar menjadi bagian penting dalam mengevaluasi aktivitas pengelolaan kelas. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk mendiskusikan tantangan yang mereka hadapi dan strategi yang telah mereka gunakan untuk mengatasinya. Diskusi ini membantu mereka memahami teori manajemen kelas lebih dalam dan merumuskan rencana tindak lanjut yang lebih efektif. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi program pembelajaran pendidikan guru, khususnya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan kelas dalam pendidikan PJOK. Dengan demikian, calon guru tidak hanya terlatih secara teoritis, tetapi juga berpengalaman secara praktis dalam menghadapi tantangan di lapangan.
SURVEY PEMBINAAN OLAHRAGA FUTSAL DI SMP NEGERI 1 BAJAWA Meo, Agustinus Gregorius; Tima, Deltin Tarmianti Hadiah; Natal, Yanuarius Richardus
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i4.180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembinaan olahraga futsal pada kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 1 Bajawa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari peserta didik kelas VII, VIII, dan IX yang mengikuti ekstrakurikuler futsal serta guru olahraga sebagai informan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan futsal di SMP Negeri 1 Bajawa berjalan dengan baik. Sarana dan prasarana dinilai cukup memadai oleh sebagian besar siswa (90%), meskipun masih terdapat keterbatasan untuk menunjang prestasi. Program latihan dilaksanakan tiga kali seminggu dengan materi teknik dasar, fisik, dan strategi permainan, dan 90% siswa merasa kegiatan ini meningkatkan keterampilan mereka. Minat siswa terhadap futsal sangat tinggi, dengan rata-rata 50 siswa aktif mengikuti setiap pertemuan. Selain itu, sekolah berhasil meraih prestasi juara 2 pada turnamen porseni tingkat SMP kecamatan Bajawa. Kendala utama yang ditemukan adalah keterbatasan fasilitas dan intensitas latihan yang belum optimal. Secara keseluruhan, pembinaan futsal di SMP Negeri 1 Bajawa mampu mengembangkan minat, bakat, dan prestasi siswa, serta berpotensi menjadi cabang olahraga unggulan sekolah.
PENDAMPINGAN LATIHAN TEKNIK DASAR PASING ATAS DAN PASING BAWAH DI SDK TANALODU BAJAWA Deu, Emanuel Sama; Nono, Felisitas C. A.; Rewo, Joseph Marsianus
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i4.182

Abstract

Pendampingan ini bertujuan untuk mengatasi masalah rendahnya kemampuan teknik dasar passing atas dan passing bawah pada siswa SDK Tanalodu Bajawa, yang terindikasi dari hasil observasi awal dan kurangnya jam latihan bola voli. Kegiatan ini dirancang melalui metode pembelajaran langsung di lapangan, meliputi pengenalan teknik dasar, praktik passing atas dan bawah, serta latihan posisi badan yang baik dan benar. Metode pembelajaran meliputi demonstrasi, latihan drill dengan umpan balik langsung, serta penggunaan alat bantu seperti net mini untuk meningkatkan akurasi passing. Pendampingan ini juga diarahkan untuk menumbuhkan minat dan motivasi siswa dalam olahraga bola voli serta mendukung perkembangan fisik dan keterampilan motorik mereka. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan passing, dengan rata-rata peningkatan akurasi passing sebesar X% dan peningkatan kemampuan kontrol bola berdasarkan penilaian observasi oleh pelatih. Dengan meningkatnya keterampilan passing, siswa diharapkan dapat lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler bola voli dan meningkatkan potensi mereka dalam olahraga ini." Kata Kunci: Passing,bola voli voli, SDK SDK Tanalodu Bajawa
PENDAPINGAN MODEL LATIHAN DRILL SERVIS TENIS MEJA SISWA SMPSK REGINA PACIS BAJAWA Bela, Maria Ermelinda; Rewo, Josep Marsianus
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2026): Februari-Maret 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i5.187

Abstract

Service skill is one of the fundamental techniques that plays an important role in table tennis performance. However, the service ability of junior high school students is still not optimal, indicating the need for an effective and structured training approach. This study aimed to analyze the effectiveness of mentoring through a drill training model in improving table tennis service skills of students at SMPSK Regina Pacis Bajawa. The study employed a descriptive quantitative approach with a training mentoring design. The research subjects were students who participated in table tennis learning or training activities. The mentoring program was implemented through structured and repetitive service drills accompanied by direct guidance and feedback. Data were collected using service skill tests, observations, and documentation, and then analyzed descriptively. The results showed an improvement in students’ table tennis service skills after the implementation of the drill-based mentoring model, particularly in terms of technical execution, service accuracy, and consistency. In addition, students demonstrated increased motivation and self-confidence during the training process. Therefore, mentoring through a drill training model is effective as a learning strategy to enhance table tennis service skills among junior high school students.
INTEGRITAS PERMAIAN TRADISIONAL BOY SEBAGAI AKTIVITAS PEMBELAJARAN PJOK MATERI GERAK DASAR FUNDAMENTAL SISWA KELAS 3 SDI LOBOLEKE Monis, Monika Lismen; Bile, Robertus Lili; Waso, Alfonsius
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2026): Februari-Maret 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i5.192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan permainan tradisional boy dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di kelas 3 SDI Loboleke, serta menganalisis dampaknya terhadap penguasaan gerak dasar fundamental dan penanaman nilai integritas siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas 3 dan guru PJOK. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes keterampilan gerak dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan boy mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik anak usia sekolah dasar. Siswa mengalami peningkatan signifikan dalam keterampilan berlari, melempar, menangkap, dan menghindar. Selain itu, permainan ini menanamkan nilai integritas berupa kejujuran, sportivitas, disiplin, dan kerja sama tim. Temuan ini menegaskan bahwa permainan tradisional tidak hanya efektif sebagai media pembelajaran motorik, tetapi juga sebagai sarana pendidikan karakter dan pelestarian budaya lokal.
Implementasi Model Latihan Transisi Bertahan Ke Menyerang Dalam Permainan Futsal Siswa Smp Negeri 5 Bajawa Nua, Apolinaris Alexander; Bile, Robertus Lili
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2026): Februari-Maret 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i5.193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model latihan transisi bertahan ke menyerang dalam permainan futsal yang efektif dan aplikatif bagi siswa SMPN Negeri 5 Bajawa. Transisi yang cepat dan efektif merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam futsal modern. Namun, kemampuan transisi pemain muda seringkali belum optimal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan (Research and Development) dengan mengadaptasi model Borg & Gall. Tahapan penelitian meliputi analisis kebutuhan, desain produk awal, validasi ahli, revisi produk, uji coba kelompok kecil, revisi produk, uji coba lapangan, dan produk akhir. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes keterampilan futsal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model latihan transisi bertahan ke menyerang yang dikembangkan layak dan efektif untuk meningkatkan kemampuan transisi siswa SMPN Negeri 5 Bajawa. Model latihan ini terdiri dari serangkaian drill yang progresif dan menekankan pada kecepatan, ketepatan, dan pengambilan keputusan yang tepat dalam situasi transisi. Diharapkan, model latihan ini dapat menjadi referensi bagi pelatih futsal dalam meningkatkan kemampuan transisi pemain muda
IMPLEMENTASI PROGRAM LATIHAN PASSING DALAM PERMAINAN FUTSAL BAGI SISWA EKSTRAKURIKULER DI SDK NARU Ngara, Simon Dappa; Bile, Robertus Lili
Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2026): Februari-Maret 2026
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrppm.v1i5.194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan passing dalam permainan futsal siswa ekstrakurikuler di SDK Naru melalui implementasi program latihan passing. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 28 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes kemampuan passing. Prosedur penelitian ini terdiri dari 3 tahap yang terdiri dari 1) perencanaan, pelaksanaan dan 3) evaluasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan program latihan ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi pengembangan ekstrakurikuler olahraga. Program implementasi latihan yang terstruktur, dengan kombinasi sosialisasi dan praktek langsung, dapat menjadi model untuk kegiatan serupa di sekolah dasar lainnya. Selain itu, evaluasi yang dilakukan secara berkala penting untuk memastikan bahwa program terus berkembang dan sesuai dengan kebutuhan siswa.