cover
Contact Name
Ahlal Kamal
Contact Email
Ahlal.pkl@gmail.com
Phone
+6285285123236
Journal Mail Official
redaksijurnalsinergi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jermani Husein, Desa Lokbangkai RT.07 No.40 Kecamatan Banjang Kab, Lok Bangkai, Kec. Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan 71416
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 31090559     DOI : https://doi.org/10.66914/sinergi
Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin merupakan platform publikasi ilmiah yang memfasilitasi riset inovatif dan diseminasi pengetahuan lintas disiplin ilmu. Jurnal ini menerbitkan artikel penelitian orisinal yang mencakup spektrum ilmu Pendidikan, Teknologi, Ekonomi, Kesehatan, Hukum, Agama, Sosial, dan Sains Terapan. Diterbitkan secara berkala setiap bulan, Sinergi berkomitmen menjadi wadah akademik global untuk menghasilkan solusi transformatif bagi tantangan kontemporer.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 608 Documents
Socio-Economic Determinants of Smallholder Farmers' Adoption of Climate-Smart Agricultural Practices in Rice-Farming Communities Abdul Wahib Muhaimin; Dina Novia Priminingtyas; Lis M. Yapanto
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/50tm7q73

Abstract

Climate-Smart Agricultural Practices (CSAPs) offer a promising pathway for enhancing agricultural productivity, building resilience to climate change, and reducing greenhouse gas emissions in smallholder rice-farming systems. Despite their potential, adoption rates remain persistently low across many developing regions. This study examines the socio-economic determinants influencing smallholder farmers' adoption of CSAPs in rice-farming communities. Using survey data collected from 320 rice-farming households, a binary logistic regression model was employed to identify key factors affecting adoption decisions. The results reveal that farmer education level, household size, farm size, access to extension services, membership in farmer organizations, access to credit, and perception of climate change are significant determinants of CSAP adoption. Specifically, farmers with higher education levels (p < 0.01), larger farm sizes (p < 0.05), and access to extension services (p < 0.01) were significantly more likely to adopt climate-smart practices. Conversely, age of household head showed a negative relationship with adoption, suggesting that younger farmers are more inclined to adopt innovative practices. These findings underscore the need for targeted policy interventions that strengthen agricultural extension systems, improve access to credit, and enhance climate information dissemination to promote wider adoption of CSAPs among rice-farming communities. Keywords: climate-smart agriculture; smallholder farmers; rice farming; adoption determinants; socio-economic factors; agricultural extension
Analisis Sentimen Ulasan Pengguna Aplikasi Pospay Biru Menggunakan Kombinasi TF-IDF dan Support Vector Machine Ade Mulyadi
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 8 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/wjgbs504

Abstract

Transformasi layanan keuangan digital mendorong meningkatnya penggunaan aplikasi Pospay Biru sebagai media transaksi elektronik milik PT Pos Indonesia. Seiring bertambahnya jumlah pengguna, ulasan pada Google Play Store menjadi sumber informasi penting untuk mengevaluasi kualitas layanan dan tingkat kepuasan pengguna. Namun, tingginya volume ulasan menyebabkan analisis secara manual menjadi tidak efisien dan rentan terhadap subjektivitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis sentimen ulasan pengguna Pospay Biru menggunakan kombinasi Term Frequency–Inverse Document Frequency (TF-IDF) sebagai metode ekstraksi fitur dan Support Vector Machine (SVM) sebagai algoritma klasifikasi. Data penelitian diperoleh melalui proses web scraping Google Play Store yang menghasilkan 25.391 ulasan, kemudian melalui tahapan seleksi dan preprocessing sehingga diperoleh 5.971 ulasan yang layak dianalisis. Tahapan preprocessing meliputi cleaning, case folding, tokenizing, stopword removal, dan stemming. Selanjutnya, setiap ulasan direpresentasikan dalam bentuk vektor TF-IDF dan diklasifikasikan menggunakan SVM dengan linear kernel. Evaluasi model dilakukan menggunakan confusion matrix, accuracy, precision, recall, dan F1-score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model menghasilkan accuracy sebesar 89,13%, precision 83,93%, recall 84,62%, dan F1-score 84,27%. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi TF-IDF dan SVM mampu mengklasifikasikan sentimen ulasan pengguna secara efektif serta dapat dimanfaatkan sebagai pendekatan otomatis untuk mendukung evaluasi kualitas layanan aplikasi Pospay Biru berdasarkan umpan balik pengguna. Kata Kunci: Analisis Sentimen, Pospay Biru, Text Mining, TF-IDF, Support Vector Machine. Abstract The rapid growth of digital financial services has increased the use of Pospay Biru, a digital payment application developed by PT Pos Indonesia. As the number of users continues to grow, reviews posted on Google Play Store provide valuable information for evaluating service quality and user satisfaction. However, the large volume of reviews makes manual analysis inefficient and prone to subjective interpretation. This study aims to analyze user sentiment toward the Pospay Biru application by combining Term Frequency–Inverse Document Frequency (TF-IDF) for feature extraction and Support Vector Machine (SVM) for sentiment classification. The dataset was collected through Google Play Store web scraping, producing 25,391 raw reviews. After data selection and preprocessing, 5,971 valid reviews were retained for analysis. The preprocessing stage consisted of cleaning, case folding, tokenization, stopword removal, and stemming. The processed reviews were transformed into TF-IDF feature vectors and classified using a linear-kernel SVM model. Model performance was evaluated using a confusion matrix, accuracy, precision, recall, and F1-score. The experimental results achieved an accuracy of 89.13%, precision of 83.93%, recall of 84.62%, and an F1-score of 84.27%. These findings demonstrate that the combination of TF-IDF and SVM provides effective sentiment classification for Indonesian-language application reviews and can serve as an automated approach to support service quality evaluation and decision-making for improving the Pospay Biru application. Keywords: Sentiment Analysis, Pospay Biru, Text Mining, TF-IDF, Support Vector Machine.
Problematika Penegakan Hukum di Indonesia : Antara Kepastian Hukum, Keadilan, dan Kepentingan Politik Virginia Usfunan; Yudith Bana; Efatha F.B. Duarte
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 8 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/k67e7a34

Abstract

Indonesia constitutionally positions itself as a state based on law (rechtsstaat), yet the practice of law enforcement continues to face a persistent problem, namely how to reconcile legal certainty, justice, and political interest that frequently intersect within the judicial process. This article examines the tension among these three values in the context of Indonesian law enforcement practices, particularly the tendency of formalistic-procedural approaches to override substantive justice, as well as the recurring pattern of political influence shaping the direction of legal cases. Using a normative juridical method with statutory, conceptual, and case approaches, this study analyzes secondary legal materials, including statutory regulations, court decisions, and relevant legal literature. The findings indicate that the dominance of legal positivism, weak law enforcement institutions, and the proximity between legal and political elites have produced disparities in the application of law between ordinary citizens and parties holding social, economic, or political power. This article argues that harmonizing legal certainty, justice, and independence from political interference requires strengthening the institutional independence of law enforcement bodies, reforming the legal culture of officials, and reinforcing public oversight as an inseparable part of Indonesia's ongoing legal reform agenda. Keywords: law enforcement; legal certainty; justice; political interest; Indonesia Abstrak Indonesia secara konstitusional menempatkan dirinya sebagai negara hukum (rechtsstaat), namun praktik penegakan hukum masih dihadapkan pada persoalan mendasar, yaitu bagaimana mendudukkan kepastian hukum, keadilan, dan kepentingan politik yang kerap saling bersinggungan dalam proses peradilan. Artikel ini mengkaji ketegangan di antara ketiga nilai tersebut dalam konteks praktik penegakan hukum di Indonesia, khususnya kecenderungan pendekatan formalistis-prosedural yang mengesampingkan keadilan substantif, serta pola berulang pengaruh politik yang turut membentuk arah penanganan perkara hukum. Dengan menggunakan metode yuridis normatif melalui pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus, penelitian ini menganalisis bahan hukum sekunder berupa peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, dan literatur hukum yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa dominasi positivisme hukum, lemahnya kelembagaan penegak hukum, serta kedekatan antara elite hukum dan elite politik telah menciptakan disparitas penerapan hukum antara masyarakat biasa dan pihak yang memiliki kekuasaan sosial, ekonomi, maupun politik. Artikel ini berargumen bahwa harmonisasi kepastian hukum, keadilan, dan independensi dari intervensi politik memerlukan penguatan independensi kelembagaan penegak hukum, reformasi budaya hukum aparat, serta penguatan mekanisme pengawasan publik sebagai bagian tidak terpisahkan dari agenda reformasi hukum di Indonesia. Kata Kunci: penegakan hukum; kepastian hukum; keadilan; kepentingan politik; Indonesia
Analisis Social Presence dalam Efektivitas Pemasaran Produk Herbal Bio Insuleaf di Tiktok Alwan Azmil Sukmadipraja
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 8 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/a81ra070

Abstract

This study aims to analyze social presence in the effectiveness of interactive marketing communication on TikTok during live streaming sessions of the herbal product Bio Insuleaf. This research employs a qualitative approach with data collected through interviews and observations involving six informants consisting of viewers with different characteristics and the admin who conducts the live streaming. Data analysis was carried out through data reduction, data display, and conclusion drawing, and its validity was tested using credibility and dependability tests through time and method triangulation. The results show that most viewer informants perceived a low level of social presence across the three dimensions studied, namely live streaming social presence, viewer social presence, and streamer social presence. Viewers considered the interactions to be generic and one-directional, did not feel social closeness or a genuine sense of other viewers' presence, and regarded their relationship with the streamer as merely transactional without emotional closeness. These findings indicate that social presence in Bio Insuleaf's TikTok live streaming has not been fully established, which may hinder the effectiveness of the interactive marketing communication intended through the live streaming commerce strategy. This study recommends that live streaming managers enhance more personal, responsive, and warm interactions to strengthen consumer trust and loyalty.   Keywords: Social Presence, Interactive Marketing Communication, Live Streaming, TikTok, Bio Insuleaf.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis social presence dalam efektivitas komunikasi pemasaran interaktif di TikTok pada live streaming produk herbal Bio Insuleaf. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi terhadap 6 orang informan yang terdiri dari penonton dengan karakteristik berbeda serta admin yang menjalankan live streaming. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya menggunakan uji kredibilitas dan uji dependabilitas melalui triangulasi waktu dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas informan penonton merasakan tingkat social presence yang rendah pada ketiga dimensi yang diteliti, yaitu social presence live streaming, social presence pemirsa, dan social presence penyiar. Penonton menilai interaksi yang berlangsung masih bersifat umum dan satu arah, tidak merasakan kedekatan sosial maupun kehadiran penonton lain secara nyata, serta menganggap hubungan dengan streamer masih sebatas transaksi jual beli tanpa kedekatan emosional. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa social presence pada live streaming Bio Insuleaf di TikTok belum sepenuhnya terbangun, sehingga berpotensi menghambat efektivitas komunikasi pemasaran interaktif yang menjadi tujuan strategi live streaming commerce. Penelitian ini merekomendasikan agar pengelola live streaming meningkatkan interaksi yang lebih personal, responsif, dan hangat guna memperkuat kepercayaan serta loyalitas konsumen. Kata Kunci : Social Presence, Komunikasi Pemasaran Interaktif, Live Streaming, TikTok, Bio Insuleaf.  
Efektivitas Intervensi Kesehatan Masyarakat di Kota Palembang: Systematic Literature Review Nina Deslima
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 8 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/wn7pkm56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam efektivitas berbagai bentuk intervensi kesehatan masyarakat yang telah dilaksanakan di Kota Palembang melalui pendekatan systematic literature review dengan mengacu pada diagram alur PRISMA. Proses identifikasi awal menjaring 309 artikel dari basis data elektronik, yang kemudian melalui tahapan penyaringan, penilaian kelayakan, dan seleksi akhir menghasilkan sepuluh artikel yang relevan untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil sintesis menunjukkan bahwa intervensi kesehatan masyarakat di Kota Palembang tersebar pada empat kategori utama, yaitu edukasi berbasis media visual dan audio, pemberdayaan kader serta pendampingan komunitas, penguatan sistem informasi dan administrasi kesehatan, serta program pemenuhan kebutuhan gizi dan fisiologis masyarakat. Mayoritas intervensi terbukti efektif secara statistik dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik kesehatan kelompok sasaran, meskipun sebagian program masih menghadapi kendala koordinasi lintas sektor, kelengkapan dokumentasi, serta keterbatasan infrastruktur pendukung. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem monitoring dan evaluasi berkelanjutan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan, serta perluasan pemanfaatan media edukasi inovatif guna mendukung keberlanjutan program kesehatan masyarakat di wilayah perkotaan.   Kata kunci: Efektivitas; Intervensi Kesehatan; Kota Palembang   Abstract This study aims to comprehensively analyze the effectiveness of various forms of public health interventions implemented in Palembang City through a systematic literature review approach guided by the PRISMA flow diagram. The initial identification stage captured 309 articles from electronic databases, which then underwent screening, eligibility assessment, and final selection, resulting in ten relevant articles for further analysis. The synthesis reveals that public health interventions in Palembang City fall into four main categories, namely visual and audio media-based education, cadre empowerment and community assistance, strengthening of health information and administrative systems, and programs addressing community nutritional and physiological needs. Most interventions proved statistically effective in improving the knowledge, attitudes, and health practices of target groups, although several programs still face challenges related to cross-sectoral coordination, incomplete documentation, and limited supporting infrastructure. This study recommends strengthening continuous monitoring and evaluation systems, enhancing the capacity of health human resources, and expanding the use of innovative educational media to sustain public health programs in urban settings.   Keywords: Effectiveness; Health Intervention; Palembang City
Perancangan Ulang Desain E-Katalog Untuk Produk Kosmetik Nacific Sebagai Sarana Promosi dan Penyedia Informasi di E-Commerce Nidda Shabikha; Abdul Haris Rustaman; Damar Rangga Putra
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 8 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/fcsq7125

Abstract

Kemajuan industri kosmetik di Indonesia didukung oleh meningkatnya pemakaian platform e-commerce menuntut perusahaan agar menghadirkan media promosi yang tidak hanya menarik secara visual, namun dapat menyampaikan informasi produk dengan efektif. Nacific sebagai salah satu merek kosmetik asal Korea Selatan masih mempunyai keterbatasan pada desain e-katalog yang digunakan di platform e-commerce, yaitu penyajian informasi produk yang belum lengkap sehingga belum dapat menjawab kebutuhan konsumen dengan optimal. Perancangan ini bertujuan merancang ulang desain e-katalog produk kosmetik Nacific sebagai sarana promosi dan penyedia informasi yang lebih informatif, komunikatif, dan sesuai dengan identitas visual merek. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan The Design Method yang dikembangkan oleh Eric Karjaluoto, yang terdiri atas empat tahapan, yaitu Discovery, Planning, Creative, dan Application. Hasil perancangan memperoleh e-katalog statis yang menampilkan informasi produk secara lebih lengkap, mencakup manfaat produk, kandungan, pilihan warna (shade), cara penggunaan, hasil pemakaian, serta elemen visual yang konsisten dengan brand guideline Nacific. Selain itu, dirancang juga media promosi pendukung berupa poster, banner, brosur, dan gimmick sebagai penguat komunikasi pemasaran. Perancangan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penyampaian informasi produk, memperkuat citra merek, serta membantu konsumen dalam memahami karakteristik produk sehingga dapat mendukung keputusan pembelian pada platform e-commerce.   Kata Kunci : desain komunikasi visual; e-commerce; e-katalog   Abstract The rapid growth of Indonesia's cosmetic industry, supported by the increasing use of e-commerce platforms, requires companies to provide promotional media that are both visually appealing and informative. Nacific, a South Korean cosmetic brand, still has limitations in its existing e-catalog, particularly in presenting comprehensive product information that effectively meets consumers' needs. This study aims to redesign Nacific's e-catalog as a promotional and informational medium that is more informative, communicative, and aligned with the brand's visual identity. The study employed a qualitative approach using The Design Method developed by Eric Karjaluoto, consisting of four stages: Discovery, Planning, Creative, and Application. The redesign produced a static e-catalog featuring comprehensive product information, including product benefits, ingredients, shade options, usage instructions, application results, and visual elements consistent with Nacific's brand guidelines. Supporting promotional media, such as posters, banners, brochures, and promotional merchandise, were also developed. The redesigned e-catalog is expected to improve the effectiveness of product information delivery, strengthen Nacific's brand image, and assist consumers in making informed purchasing decisions through e-commerce platforms.   Keywords : e-catalog; e-commerce; visual communication design
Perancangan Infografis Edukasi Media Sosial Berbasis Design Thinking sebagai Media Pengenalan Dyslexia bagi Masyarakat Umum Muhammad Dany Abdullah; Abdul Haris Rustaman; Damar Rangga Putra
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 8 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/qed31f59

Abstract

Dyslexia is a specific learning disorder that affects reading, spelling, and text comprehension. Limited public understanding of dyslexia often leads to misconceptions and stigma toward individuals with dyslexia. In addition, educational content distributed through Instagram generally does not consider readability and accessibility, making it less suitable for users with dyslexia. This study aims to design a dyslexia-friendly Instagram educational infographic by applying the principles of readability, visual hierarchy, and inclusive design. A descriptive qualitative approach with the Design Thinking method was employed through the stages of Empathize, Define, Ideate, Prototype, and Test. Data were collected through literature review, observation of existing educational media, and interviews with two psychologists and one individual with dyslexia. The results indicate that the use of sans serif typography, carousel-based information structure, relevant illustrations, appropriate colour contrast, and sufficient white space improve reading comfort and information comprehension. Validation conducted by visual communication design experts, subject matter experts, and target users categorized the infographic as Excellent, indicating that it is suitable for use as an educational medium about dyslexia on Instagram. Keywords: dyslexia, infographic, Instagram, readability, Design Thinking. Abstrak Dyslexia merupakan gangguan belajar spesifik yang memengaruhi kemampuan membaca, mengeja, dan memahami informasi berbasis teks. Rendahnya pemahaman masyarakat mengenai dyslexia masih menjadi permasalahan yang menyebabkan munculnya stigma terhadap penyandangnya. Di sisi lain, media edukasi digital yang beredar di Instagram umumnya belum memperhatikan aspek keterbacaan dan aksesibilitas sehingga kurang sesuai bagi penyandang dyslexia. Penelitian ini bertujuan merancang infografis edukasi Instagram yang ramah bagi penyandang dyslexia melalui penerapan prinsip readability, visual hierarchy, dan inclusive design. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Design Thinking yang terdiri atas tahapan Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur, observasi terhadap media edukasi yang telah ada, serta wawancara dengan dua psikolog dan satu penyandang dyslexia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tipografi sans serif, pembagian informasi dalam format carousel, pemanfaatan ilustrasi yang relevan, penggunaan warna dengan kontras yang memadai, dan penerapan white space mampu meningkatkan kenyamanan membaca dan mempermudah pemahaman informasi. Validasi oleh ahli Desain Komunikasi Visual, ahli materi, dan pengguna sasaran menunjukkan bahwa media memperoleh kategori Sangat Baik sehingga dinyatakan layak digunakan sebagai media edukasi digital mengenai dyslexia pada platform Instagram. Kata Kunci: dyslexia, infografis, Instagram, readability, Design Thinking.
Manajemen Pembelajaran Guru PAI  dalam Mendukung Partisipasi Belajar Siswa  pada Pembelajaran Al-Qur’an Hadits  di MIN 22 Hulu Sungai Utara Falhi Azmi; Norlena
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/36tscj36

Abstract

Learning management plays an important role in building an efficient and comfortable learning environment. However, in its implementation, various challenges are still encountered, such as inadequate material preparation, the selection of less varied learning methods, and limited learning aids, which have an impact on low student understanding, especially in the subject of the Qur'an Hadith. This study aims to describe learning management in teaching the Qur'an Hadith along with its supporting and inhibiting factors. The study was conducted at MIN 22 Hulu Sungai Utara with the subject of research teachers of the Qur'an Hadith, as well as additional sources of information from students and the school. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using qualitative descriptive methods. Data validity was tested using triangulation techniques. The results of the study indicate that the learning management of Islamic Religious Education teachers in supporting student learning participation in learning the Qur'an Hadith is implemented through four main aspects, namely preparation of learning materials, provision of facilities and infrastructure, classroom arrangement, and creation of a conducive learning atmosphere and conditions. These four aspects have been proven to play a role in encouraging student learning participation, which is reflected in their active involvement in the learning process. However, there are still challenges in the form of limited facilities and a limited variety of learning methods. With good learning management, student participation can be more optimally supported. Keywords: Learning Management, Student Learning Participation, Al-Qur'an Hadith Abstrak Manajemen pembelajaran memiliki peranan penting dalam membangun lingkungan belajar yang efisien dan nyaman. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai tantangan, seperti persiapan materi yang kurang memadai, pemilihan metode pembelajaran yang kurang bervariasi, serta keterbatasan alat bantu belajar, yang berdampak pada rendahnya pemahaman siswa, khususnya pada mata pelajaran Al-Qur'an Hadits. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen pembelajaran dalam pengajaran Al-Qur'an Hadits beserta faktor-faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian dilaksanakan di MIN 22 Hulu Sungai Utara dengan subjek penelitian guru mata pelajaran Al-Qur'an Hadits, serta sumber informasi tambahan dari siswa dan pihak sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Validitas data diuji dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran guru PAI dalam mendukung partisipasi belajar siswa pada pembelajaran Al-Qur'an Hadits dilaksanakan melalui empat aspek utama, yaitu persiapan materi pembelajaran, penyediaan sarana dan prasarana, pengaturan ruang kelas, serta penciptaan suasana dan kondisi belajar yang kondusif. Keempat aspek tersebut terbukti berperan dalam mendorong partisipasi belajar siswa, yang tercermin dari keterlibatan aktif mereka dalam proses pembelajaran. Meskipun demikian, masih terdapat kendala berupa keterbatasan sarana dan minimnya variasi metode pembelajaran. Dengan pengelolaan pembelajaran yang baik, partisipasi belajar siswa dapat didukung secara lebih optimal. Kata Kunci: Manajemen Pembelajaran, Partisipasi Belajar Siswa, Al-Qur’an Hadits