cover
Contact Name
Ahlal Kamal
Contact Email
Ahlal.pkl@gmail.com
Phone
+6285285123236
Journal Mail Official
redaksijurnalsinergi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jermani Husein, Desa Lokbangkai RT.07 No.40 Kecamatan Banjang Kab, Lok Bangkai, Kec. Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan 71416
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 31090559     DOI : https://doi.org/10.66914/sinergi
Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin merupakan platform publikasi ilmiah yang memfasilitasi riset inovatif dan diseminasi pengetahuan lintas disiplin ilmu. Jurnal ini menerbitkan artikel penelitian orisinal yang mencakup spektrum ilmu Pendidikan, Teknologi, Ekonomi, Kesehatan, Hukum, Agama, Sosial, dan Sains Terapan. Diterbitkan secara berkala setiap bulan, Sinergi berkomitmen menjadi wadah akademik global untuk menghasilkan solusi transformatif bagi tantangan kontemporer.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 572 Documents
Peran Manajemen Kurikulum Berbasis Cinta dalam Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Miftahut Thulab Tahun 2026 Meti Fatimah; Hudallah
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 7 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/baf84g36

Abstract

This study aims to analyze the role of Love-Based Curriculum Management in improving the effectiveness of learning at Madrasah Ibtidaiyah Miftahut Thulab in 2026. This research is motivated by the importance of curriculum management that is not only oriented toward academic achievement but also emphasizes character development through the values of love, care, tolerance, and responsibility. This study employed a qualitative approach with a descriptive research design. Data were collected through semi-structured interviews and document analysis involving the head of the madrasah, the vice principal for curriculum affairs, and teachers as research participants. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through source and technique triangulation. The findings reveal that Love-Based Curriculum Management is implemented through three main stages: planning, implementation, and evaluation. In the planning stage, the values of love are integrated into curriculum programs and learning documents. In the implementation stage, teachers apply humanistic, interactive, and student-centered learning approaches. In the evaluation stage, the madrasah conducts supervision and reflection to improve the quality of curriculum implementation. The implementation of Love Based Curriculum Management contributes to creating a more conducive learning environment, increasing student engagement, and strengthening character development. Therefore, Love-Based Curriculum Management serves as an effective strategy for enhancing the quality of learning at Madrasah Ibtidaiyah Miftahut Thulab. Keywords: Curriculum Management, Love Based Curriculum, Learning Effectiveness, Madrasah Ibtidaiyah Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Manajemen Kurikulum Berbasis Cinta dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Miftahut Thulab Tahun 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan kurikulum yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada penguatan karakter peserta didik melalui nilai kasih sayang, kepedulian, toleransi, dan tanggung jawab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dan studi dokumentasi dengan melibatkan kepala madrasah, wakil kepala bidang kurikulum, dan guru sebagai informan penelitian. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Manajemen Kurikulum Berbasis Cinta dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, nilai-nilai cinta diintegrasikan ke dalam program kurikulum dan perangkat pembelajaran. Pada tahap pelaksanaan, guru menerapkan pembelajaran yang humanis, interaktif, dan berpusat pada peserta didik. Pada tahap evaluasi, madrasah melakukan supervisi dan refleksi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan kurikulum. Penerapan Manajemen Kurikulum Berbasis Cinta berperan dalam menciptakan suasana pembelajaran yang lebih kondusif, meningkatkan keterlibatan peserta didik, serta mendukung pembentukan karakter. Dengan demikian, Manajemen Kurikulum Berbasis Cinta menjadi salah satu strategi dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Miftahut Thulab. Kata kunci : Manajemen Kurikulum, Kurikulum Berbasis Cinta, Efektivitas Pembelajaran, Madrasah Ibtidaiyah.
Analisis Implementasi K3 Terhadap Efisiensi Operasional Gudang Logistik: Sebuah Tinjauan Literatur Syifa Fujameswari
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 7 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/bbqmw421

Abstract

Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan pergudangan logistik memegang peranan krusial dalam menjaga kelancaran rantai pasok dan melindungi tenaga kerja dari potensi bahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan serta mengkaji efektivitas implementasi K3 di area gudang melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Berdasarkan hasil analisis terhadap berbagai literatur ilmiah, operasional pergudangan secara umum memiliki tingkat risiko kecelakaan pada kategori moderate hingga substansial. Potensi bahaya terbesar bersumber dari aktivitas bongkar muat (loading-unloading), pemindahan barang secara manual (manual material handling), serta pengoperasian alat angkut berat. Hambatan utama yang sering dijumpai di lapangan meliputi rendahnya kepatuhan pekerja dalam memakai Alat Pelindung Diri (APD), penataan ruang atau layout komoditas yang tidak teratur, serta terganggunya akses jalur evakuasi darurat. Evaluasi menggunakan instrumen manajemen risiko seperti HIRADC, JSA, Fishbone Diagram, dan siklus PDCA terbukti mampu menekan potensi bahaya dan menaikkan kepatuhan keselamatan kerja hingga 30%. Kajian ini menyimpulkan bahwa penguatan aspek K3 secara konsisten melalui pelatihan berkala, perbaikan sistem ergonomi tata letak, dan penegakan regulasi internal merupakan kunci utama dalam mewujudkan performa pergudangan yang aman, produktif, dan efisien. Kata Kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Manajemen Pergudangan, Manajemen Risiko, Efisiensi Operasional. Abstract Occupational Health and Safety (OHS) management within logistics warehousing plays a crucial role in maintaining supply chain continuity and protecting personnel from potential workplace hazards. This study aims to integrate and evaluate the effectiveness of OHS implementation in warehouse areas using the Systematic Literature Review (SLR) method. Based on the analysis of various scientific literatures, warehouse operations generally exhibit accident risk levels within the moderate to substantial categories. The highest potential hazards stem from loading-unloading activities, manual material handling, and the operation of heavy lifting equipment. Major obstacles frequently encountered in the field include low worker compliance regarding Personal Protective Equipment (PPE) usage, disorganized commodity layouts, and obstructed emergency evacuation routes. Evaluations utilizing risk management instruments such as HIRADC, JSA, Fishbone Diagram, and the PDCA cycle have proven effective in mitigating hazards and increasing safety compliance by up to 30%. This study concludes that consistent reinforcement of OHS aspects through regular training, ergonomics layout improvements, and strict enforcement of internal regulations serves as the primary key to achieving safe, productive, and efficient warehouse performance. Keywords: Occupational Health and Safety (OHS), Warehouse Management, Risk Management, Operational Efficiency.
Pemodelan Supply Chain Management Untuk Meningkatkan Profit Booth Event Yamaha pada Perusahaan Event Organizer Star Glam Kevanara Arsyadavu Adhira; Aldrian Bagaskara Adinnugroho
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 7 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/msqpf953

Abstract

Industri Event Organizer (EO) sangat bergantung pada keunggulan koordinasi rantai pasok operasional untuk mempertahankan profitabilitas. Star Glam, sebuah platform gaya hidup digital dan penyedia jasa EO di Kota Bandung , menghadapi tantangan berupa penurunan margin keuntungan pada operasional booth event Yamaha akibat tingginya biaya logistik, fluktuasi bahan baku, serta strategi pemasaran digital yang belum terukur secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi komprehensif guna memaksimalkan profit perusahaan dengan mengevaluasi penetapan harga, pengelolaan biaya operasional, dan efektivitas iklan digital. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berbasis pemodelan dan simulasi menggunakan software AnyLogic untuk menguji skenario efisiensi biaya serta alokasi pemasaran digital. Struktur sistem dipetakan terlebih dahulu menggunakan diagram Rich Picture dan Causal Loop , sementara akar masalah dianalisis menggunakan diagram Fishbone. Uji validasi model menggunakan pengujian statistik Mann-Whitney U menunjukkan hasil yang sangat presisi dan tidak terdapat perbedaan signifikan dengan data aktual lapangan (p = 0,8276 > 0,05). Hasil analisis sensitivitas membuktikan bahwa rasio klik iklan (Click-Through Rate/CTR) Instagram memiliki pengaruh paling dominan yang mampu mendorong kurva keuntungan secara eksponensial. Dari tiga skenario yang diuji, Skenario Optimal (Skenario 3) yang mengintegrasikan penghematan material, efisiensi BBM melalui optimasi rute armada, perawatan mesin preventif, serta penargetan iklan yang tinggi menghasilkan lonjakan profit paling signifikan, yaitu mencapai peningkatan sebesar 273% dari kondisi awal (baseline). Rekomendasi praktis diarahkan pada pemanfaatan teknologi secara real-time untuk monitoring pengeluaran operasional serta perancangan rute pengiriman logistik yang efisien menggunakan simulasi komputer. Kata Kunci: Modelling, Event Organizer, Supply Chain, AnyLogic, Click-Through Rate (CTR)   Abstract The Event Organizer (EO) industry relies heavily on excellent operational supply chain coordination to maintain profitability. Star Glam, a digital lifestyle platform and event organizer (EO) service provider in Bandung, faces challenges in the form of declining profit margins in its Yamaha event booth operations due to high logistics costs, fluctuating raw materials, and an under-measured digital marketing strategy. This study aims to formulate a comprehensive strategy to maximize the company's profits by evaluating pricing, operational cost management, and digital advertising effectiveness. This research methodology utilizes a quantitative approach based on modeling and simulation using AnyLogic software to test cost efficiency scenarios and digital marketing allocation. The system structure was first mapped using Rich Picture and Causal Loop diagrams, while root causes were analyzed using Fishbone diagrams. Model validation using the Mann-Whitney U statistical test demonstrated high precision and no significant differences from actual field data (p = 0.8276 > 0.05). Sensitivity analysis results demonstrated that Instagram's click-through rate (CTR) had the most dominant influence, driving the profit curve exponentially. Of the three scenarios tested, Optimal Scenario 3, which integrates material savings and fuel efficiency through fleet route optimization, preventative machine maintenance, and high-targeted advertising, generated the most significant profit increase, achieving a 273% increase over the baseline. Practical recommendations focused on utilizing real-time technology to monitor operational expenses and designing efficient logistics delivery routes using computer simulations.  Keywords: Modeling, Event Organizer, Supply Chain, AnyLogic, Click-Through Rate (CTR).
Exploration of Fabric Applique Techniques in Designing Art of Beat Style Fashion Nur Tasya; Dini Yanuarmi; Mirda Aryadi; Fadri Rahmat
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 7 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/4zpwd594

Abstract

Art of beat style fashion is an art from that demonstrates freedom of expression, creativity, and a unique artistic flair. This style emerged as a rejection of mainstream aesthetics by showcasing a distinctive, artistic, and individual visual character. One of the techniques used in this fashion is fabric applique, which can create decorative, complex, and artistic surface designs. The method of creation is carried out through exploration, design, embodiment, and presentation. The exploration stage involves gathering references and developing the art of beat style concept. The design stage includes sketching, color selection, and material selection, as well as experimenting with fabric applique techniques combined with thread applique, thread embroidery, sashiko, and ruffle. The implementation stage involves pattern making, cutting the material, applying decorative techniques, and finishing the garment. The creations are presented in three levels of fashion: ready to wear entitled neon reverie, ready to wear deluxe entitled chaos in color, and haute couture entitled spectrum renjana. The three works utilize bright, contrasting colors such as red, yellow, purple, and pink. The works are presented throught a fashion show with an artistic concept that supports the eccentric and expressive character of the garments. Through this presentation, the art of beat style character and application of fabric draping techniques are maximally displayed, resulting in unique, innovation works with a strong visual identity Keywords: Art of beat style, fabric embroidery, rope embroidery, embroidery, aesthetics   Abstrak Busana art of beat style adalah bentuk seni yang menunjukkan kebebasan dalam berpenampilan, kreativitas, serta nuansa artistik dan unik. Gaya ini tumbuh sebagai bentuk penolakan terhadap estetika yang umum dengan menunjukkan karakter visual yang khas, artistik, dan individual. Salah satu teknik yang dipakai  dalam busana ini adalah teknik lekapan kain yang mampu menciptakan desain permukaan yang dekoratif, kompleks, dan bernilai seni. Metode penciptaan dilakukan melalui eksplorasi, perancangan, perwujudan, dan penyajian. Tahap eksplorasi dilakukan melalui pengumpulan referensi dan pengembangan konsep art of beat style. Tahap perancangan meliputi pembuatan sketsa, pemilihan warna, material, serta eksperimen teknik lekapan kain yang dipadukan dengan teknik lekapan benang, sulam benang, sashiko, dan ruffle. Tahap perwujudan dilakukan melalui proses pembuatan pola, pemotongan bahan, penerapan tenik hias, hingga penyelesaian busana. Hasil penciptaan diwujudkan dalam tiga tingkatan busana yaitu ready to wear dengan judul karya “neon reverie”, ready to wear deluxe dengan judul “chaos in color”, dan haute couture dengan judul “spectrum renjana”. Ketiga karya mengaplikasikan warna-warna cerah dan kontras seperti merah, kuning, ungu, dan pink.. Karya disajikan melalui pergelaran busana (fashion show) dengan konsep artistik yang mendukung karakter eksentrik dan ekspresif dari busana. Melalui penyajian tersebut, karakter Art of Beat Style dan penerapan teknik lekapan kain dapat ditampilkan secara maksimal sehingga menghasilkan karya unik, inovatif, dan memiliki identitas visual yang kuat. Kata Kunci: Art of beat style, lekapan kain, lekapan benang, sulam, estetika
Pengaruh Implementasi Artificial Intelligence terhadap Kepuasan Pelanggan dalam Layanan Pengiriman Last-Mile Delivery pada Platform E-Commerce Shopee di Kota Bandung Siska Karina
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 7 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/yh2hrn03

Abstract

The expansion of e-commerce in Indonesia has intensified the operational demands of last-mile delivery, particularly in dense urban areas such as Bandung City. Shopee, as the dominant e-commerce platform in Southeast Asia, has integrated Artificial Intelligence (AI) into its delivery ecosystem through features such as real-time tracking, automated notifications, and AI-powered chatbots. Despite this adoption, empirical evidence on its effect on customer satisfaction in the Indonesian urban context remains limited. This study aims to analyze the effect of AI implementation on customer satisfaction in last-mile delivery services on the Shopee platform in Bandung City. A quantitative descriptive approach was employed with data collected from 82 respondents who are active Shopee customers in Bandung through a structured questionnaire using a Likert scale of 1–5. Data were analyzed using validity testing, reliability testing (Cronbach's Alpha), classical assumption tests, and simple linear regression using SPSS 26.0. Results show that all instrument items are valid (r > 0.3) and reliable (Alpha X = 0.859; Alpha Y = 0.784). The regression equation Y = 7.682 + 0.451X indicates that every one-unit increase in AI implementation perception increases customer satisfaction by 0.451 units. The coefficient of determination (R²) of 0.485 shows that 48.5% of customer satisfaction variance is explained by AI implementation. With t = 8.679 and Sig. = 0.000, the hypothesis is accepted: AI implementation has a positive and significant effect on customer satisfaction. The item "accurate delivery time estimation" (r = 0.647) and "organized and easy-to-monitor technology" (r = 0.630) contributed most strongly to satisfaction. Keywords:  Artificial Intelligence, Last-Mile Delivery, Customer Satisfaction, E-Commerce, Shopee Bandung Abstrak Ekspansi e-commerce di Indonesia semakin meningkatkan tuntutan operasional pada segmen last-mile delivery, khususnya di kota-kota padat seperti Bandung. Shopee sebagai platform e-commerce dominan di Asia Tenggara telah mengintegrasikan Artificial Intelligence (AI) ke dalam ekosistem pengirimannya melalui fitur real-time tracking, notifikasi otomatis, dan chatbot berbasis AI. Meskipun demikian, bukti empiris mengenai pengaruhnya terhadap kepuasan pelanggan dalam konteks perkotaan Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh implementasi AI terhadap kepuasan pelanggan dalam layanan pengiriman last-mile delivery pada platform Shopee di Kota Bandung. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan dengan data yang dikumpulkan dari 82 responden pelanggan aktif Shopee di Bandung melalui kuesioner terstruktur berskala Likert 1–5. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas (Cronbach's Alpha), uji asumsi klasik, dan regresi linier sederhana. Hasil menunjukkan bahwa seluruh item instrumen valid (r > 0,3) dan reliabel (Alpha X = 0,859; Alpha Y = 0,784). Persamaan regresi Y = 7,682 + 0,451X mengindikasikan bahwa setiap kenaikan satu satuan persepsi implementasi AI meningkatkan kepuasan pelanggan sebesar 0,451 satuan. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,485 menunjukkan bahwa 48,5% variansi kepuasan pelanggan dijelaskan oleh implementasi AI. Dengan t = 8,679 dan Sig. = 0,000, hipotesis diterima: implementasi AI berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Item "estimasi waktu pengiriman akurat" (r = 0,647) dan "teknologi teratur dan mudah dipantau" (r = 0,630) memberikan kontribusi terbesar terhadap kepuasan. Kata Kunci:  Artificial Intelligence, Last-Mile Delivery, Kepuasan Pelanggan, E-Commerce, Shopee Bandung
Penciptaan Exotic Dramatic Style dengan Teknik Macrame Desy Elarindiyani; Desi Trisnawati; Nofi Rahmanita; Mirda Aryadi
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 7 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/qk44m064

Abstract

Karya busana dengan judul “Penciptaan Exotic Dramatic Style dengan Teknik Macrame” bertujuan untuk menghasilkan desain busana yang memiliki karakter kuat, unik, dan artistik melalui pengolahan teknik hias makrame. Konsep exotic dramatic style dipilih karena mampu menampilkan kesan berani, mewah, dan penuh ekspresi, sehingga memberikan nilai estetika yang tinggi pada busana. Metode yang digunakan dalam penciptaan karya ini meliputi tahap eksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Pada tahap eksplorasi dilakukan penggalian ide dan referensi terkait gaya exotic dramatic style dengan teknik macrame. Tahap perancangan meliputi pembuatan sketsa desain, pemilihan bahan, warna, dan teknik yang sesuai dengan konsep. Bahan yang digunakan dalam penciptaan karya ini meliputi kain batik tulis, kain toyobo, dan kain tile yang dipadukan untuk mendukung karakter visual dan tekstur pada busana. Selanjutnya, tahap perwujudan dilakukan melalui proses pembuatan busana dengan penerapan teknik macrame sebagai elemen utama pada busana. Tahap penyajian karya dilakukan melalui pergelaran busana fashion show yang diselenggarakan di Gedung Hoeridjah Adam ISI Padangpanjang. Karya ditampilkan pada model dengan iringan musik bertema medieval fantasy wizard untuk memperkuat suasana dramatis dan mendukung penyampaian konsep exotic dramatic style. Hasil dari penciptaan karya ini berupa busana yang menonjolkan detail tekstur dari teknik macrame yang dipadukan dengan siluet dan warna yang mendukung konsep exotic dramatic style. Karya ini diharapkan dapat memberikan inovasi dalam pengembangan desain busana, khususnya dalam pemanfaatan teknik macrame sebagai elemen dekoratif yang memiliki nilai estetika dan artistik tinggi. Kata kunci: exotic dramatic style, macrame, batik tulis   ABSTRACT The fashion design, titled "Creating an Exotic Dramatic Style with Macrame Techniques," aims to produce a fashion design with a strong, unique, and artistic character through the application of macrame decorative techniques. The exotic dramatic style concept was chosen because it conveys a bold, luxurious, and expressive impression, thus lending high aesthetic value to the garment. The method used in creating this work includes exploration, design, and implementation. The exploration stage involved exploring ideas and references related to the exotic dramatic style using macrame techniques. The design stage included creating design sketches and selecting materials, colors, and techniques appropriate to the concept. The materials used in this work included hand-drawn batik, toyobo, and tulle, combined to enhance the visual and textural character of the garment. The implementation stage then involved the creation of the garment, employing macrame as the primary decorative element. The presentation of the work was carried out through a fashion show held at the Hoeridjah Adam Building, ISI Padangpanjang. The work was displayed on models accompanied by medieval fantasy wizard themed music to enhance the dramatic atmosphere and support the delivery of the exotic dramatic style concept. The result of this creation is a garment that emphasizes the textured details of the macrame technique, combined with silhouettes and colors that support an exotic dramatic style. This work is expected to provide innovation in the development of fashion design, particularly in the use of macrame as a decorative element with high aesthetic and artistic value. Keywords: exotic dramatic style, macrame, hand-drawn batik
Latar Belakang Historis Metode,Pendekatan Dan Corak Tafsir Muh.Haslam Hafid; Halimah Basri; Muhammad Irham
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 7 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/73t97718

Abstract

The study of Qur’anic exegesis (tafsir) has developed dynamically in response to historical changes, the evolving needs of Muslim societies, and the increasing complexity of contemporary issues. This study aims to examine the historical background of the emergence of methods, approaches, and trends in Qur’anic exegesis and to trace their development from the classical to the contemporary period. This research employs a qualitative library research method using descriptive analysis of relevant literature on Qur’anic exegesis. The findings indicate that, during the early period of Islam, Qur’anic interpretation was predominantly based on transmitted reports (riwayah) derived from the Prophet Muhammad (peace be upon him), his Companions, and the Tabi’un. As Islamic civilization expanded and scholarly traditions developed, various interpretive methods emerged, including tahlili (analytical), ijmali (global), muqaran (comparative), and maudhu’i (thematic), along with diverse interpretive trends such as jurisprudential (fiqhi), theological (kalami), philosophical (falsafi), mystical (sufi), and socio-literary (adabi ijtima’i) exegesis. In the modern and contemporary periods, Qur’anic exegesis has further developed through interdisciplinary approaches that integrate Islamic studies, social sciences, humanities, and natural sciences. Therefore, the development of methods, approaches, and trends in Qur’anic exegesis reflects historical dynamics as well as the continuing efforts of Muslims to understand the Qur’an contextually.   Keywords: Qur’anic exegesis, tafsir methods, tafsir approaches, tafsir trends, historical development.   Abstrak Kajian tafsir Al-Qur’an mengalami perkembangan yang dinamis seiring dengan perubahan zaman, kebutuhan umat, serta kompleksitas persoalan yang dihadapi manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji latar belakang historis munculnya metode, pendekatan, dan corak tafsir serta menelusuri perkembangannya dari masa klasik hingga kontemporer. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif yang dianalisis secara deskriptif melalui berbagai literatur yang berkaitan dengan kajian tafsir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada masa awal Islam penafsiran Al-Qur’an didominasi oleh pendekatan riwayah yang bersumber dari Nabi Muhammad saw., para sahabat, dan tabi’in. Seiring meluasnya wilayah Islam serta berkembangnya tradisi keilmuan, lahir berbagai metode tafsir seperti tahlili, ijmali, muqaran, dan maudhu’i, disertai berkembangnya beragam corak tafsir, seperti fiqhi, kalami, falsafi, sufi, dan adabi ijtima’i. Pada era modern dan kontemporer, kajian tafsir semakin berkembang melalui pendekatan interdisipliner yang memadukan ilmu-ilmu keislaman, sosial, humaniora, dan sains. Dengan demikian, perkembangan metode, pendekatan, dan corak tafsir merupakan hasil dari dinamika sejarah serta respons terhadap kebutuhan umat dalam memahami Al-Qur’an secara kontekstual.   Kata kunci: tafsir Al-Qur’an, metode tafsir, pendekatan tafsir, corak tafsir, perkembangan historis.
Pengaruh Budaya Organisasi dan Iklim Organisasi terhadap Kinerja Karyawan pada Perusahaan E-Commerce di Indonesia: Systematic Literature Review Felicia Nayla Anastasya; Yohanes Don Bosco Doho
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 7 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/qhw1z535

Abstract

Indonesia's e-commerce industry has undergone remarkable growth, yet a critical research gap persists: most empirical studies on organizational culture and climate have been conducted in manufacturing, state-owned enterprises, and government settings, leaving insufficient evidence on how these two variables simultaneously affect employee performance in Indonesian e-commerce startups. This study aims to: (1) analyze the effect of organizational culture (X1) on employee performance (Y); (2) analyze the effect of organizational climate (X2) on employee performance (Y); and (3) examine the simultaneous effect of both variables on employee performance in Indonesian e-commerce companies. The method employed is a Systematic Literature Review (SLR) using the PRISMA protocol, drawing on 10 quantitative peer-reviewed journal articles published between 2020 and 2025, selected from 47 potential articles based on methodological quality, contextual relevance, and variable consistency. Results confirm that organizational culture has a positive and significant effect on employee performance (average R²=52.5%), and organizational climate also demonstrates a positive and significant effect (average R²=47.3%). When examined simultaneously, the combined explanatory power reaches an estimated R² of 61.8%, indicating a complementary and synergistic relationship. Innovation and creativity (90%), open communication (80%), and psychological safety (75%) emerged as the most dominant elements. The study concludes that bridging the gap between espoused and enacted organizational values is the most critical leadership challenge for Indonesian digital organizations. Keywords: organizational culture, organizational climate, employee performance, e-commerce, systematic literature review.   ABSTRAK Industri e-commerce Indonesia mengalami pertumbuhan yang luar biasa, namun terdapat research gap yang kritis: sebagian besar penelitian empiris tentang budaya dan iklim organisasi dilakukan pada sektor manufaktur, BUMN, dan instansi pemerintah, sehingga bukti mengenai pengaruh simultan keduanya terhadap kinerja karyawan di startup e-commerce Indonesia masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis pengaruh budaya organisasi (X1) terhadap kinerja karyawan (Y); (2) menganalisis pengaruh iklim organisasi (X2) terhadap kinerja karyawan (Y); dan (3) mengkaji pengaruh simultan kedua variabel terhadap kinerja karyawan pada perusahaan e-commerce di Indonesia. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA, menganalisis 10 artikel jurnal kuantitatif peer-reviewed terbitan 2020–2025, dipilih dari 47 artikel potensial berdasarkan kualitas metodologis, relevansi konteks, dan konsistensi variabel. Hasil menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (rata-rata R²=52,5%), dan iklim organisasi juga berpengaruh positif dan signifikan (rata-rata R²=47,3%). Secara simultan, kekuatan penjelas gabungan mencapai estimasi R² sebesar 61,8%, mengindikasikan hubungan yang komplementer dan sinergistik. Inovasi dan kreativitas (90%), komunikasi terbuka (80%), serta rasa aman psikologis (75%) terbukti sebagai elemen paling dominan. Penelitian menyimpulkan bahwa menjembatani kesenjangan antara nilai yang dideklarasikan dan dipraktikkan merupakan tantangan kepemimpinan paling kritis bagi organisasi digital Indonesia. Kata Kunci: budaya organisasi, iklim organisasi, kinerja karyawan, e-commerce, systematic literature review.
Pengaruh Disiplin dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai Kantor Desa Suppirang Kabupaten Pinrang Kristina Wisel T; Azhary Ismail; Ansar H Mulkin Bas
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 7 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/tn9dn896

Abstract

Kinerja pegawai merupakan salah satu faktor yang menentukan kualitas penyelenggaraan pelayanan publik di tingkat pemerintahan desa. Peningkatan kinerja tidak terlepas dari penerapan disiplin kerja yang konsisten serta tersedianya lingkungan kerja yang mampu mendukung pelaksanaan tugas secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh disiplin dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Desa Suppirang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 30 pegawai dan seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan regresi linear berganda yang didukung uji validitas, uji reliabilitas, uji parsial (t), uji simultan (F), serta koefisien determinasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa disiplin berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Lingkungan kerja juga memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara simultan, kedua variabel independen terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,656 mengindikasikan bahwa 65,6% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh disiplin dan lingkungan kerja, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kepatuhan terhadap aturan kerja yang didukung oleh lingkungan kerja yang nyaman dan kondusif berkontribusi terhadap peningkatan kinerja pegawai pada Kantor Desa Suppirang Kata Kunci: Disiplin Kerja, Kinerja Pegawai, Lingkungan Kerja, Pemerintahan Desa.
Bunga Kamboja pada Feminine Romantic Style Resfi Novita Putri; Nofi Rahmanita; Desra Imelda; Mirda Aryadi
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 7 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/yzzd0k07

Abstract

The work titled Plumeria in Feminine Romantic Style draws inspiration from the Plumeria flower (Plumeria alba), translating its essence into garments that embody a feminine, romantic aesthetic. This project serves as a platform to showcase and promote the Plumeria inspired designs to the public. The collection comprises a blouse, a skirt, a long dress, and a skirt with a trailing train. Plumeria motifs are incorporated into Tando Pusako batik a traditional textile from Mukomuko, Bengkulu to complement the garments. The color palette is derived directly from the Plumeria flower, featuring soft pastels such as muted yellow, white, soft green, and muted brown. For this final project, the creator presents three categories of fashion ready to wear, ready to wear deluxe, and haute couture. These are crafted using a blend of high-quality materials, specifically Yamaha silk satin and Tando Pusako batik. Corsage and beadwork techniques are employed to highlight garment details the corsage technique creates three dimensional accents that lend a luxurious feel to the outfits. The design process involved field exploration, a study of cultural heritage, and design development that aligns with current fashion trends while preserving traditional identity. This project serves not only as an artistic endeavor but also as a medium for cultural preservation, fostering appreciation for traditional textiles, and introducing cultural heritage into the modern fashion landscape. The collection was unveiled at a fashion show held at the Hoeridjah Adam Building at ISI Padangpanjang. It is hoped that this work will instill a sense of pride in the younger generation regarding the development of fashion rooted in local culture. The resulting pieces include the ready to wear outfit Rona Kamboja (Plumeria Hue), the ready to wear deluxe outfit Pesona Kamboja (Plumeria Charm), and the haute couture outfit Blooming Serenity.   Keywords: Frangipani Flower, Feminine Romantic Style, Batik Tando Pusako   Abstrak   Karya yang berjudul "Bunga Kamboja Pada Feminine Romantic Style" terinspirasi  dari bunga Kamboja ( plumeria alba)  ini diwujud dalam karya busana feminine romantic style. Karya ini juga  mengekspresikan bunga Kamboja ke dalam karya busana feminine romantic menjadi ajang pamer sekaligus mempromosikan kepada masyarakat. Busana Kamboja yang diwujudkan yaitu blus, rok, long dress serta slayer ekor rok. Bunga Kamboja diterapkan pada motif kain batik tando pusako khas Mukomuko Bengkulu untuk pendukung busana yang dibuat. Warna yang dipilih secara langsung di bunga Kamboja, warna pastel seperti kuning kalem, putih, hijau kalem,dan coklat kalem. Dalam  penciptaan karya tugas akhir ini, pengkarya menghadirkan tiga jenis busana ready to ewar, ready to wear deluxe, dan haute couture. Ketiganya diwujudkan melalui perpaduan bahan yang berkualitas yaitu satin yamaha silk dan batik  tando pusako. Untuk menampilkan detail busana yang dibuat dengan teknik korsase dan payet. Teknik korsase digunakan untuk menciptakan aksen tiga dimensi yang memberikan kesan mewah pada busana. Proses perancangan dimulai  dari eksplorasi lapangan, studi pusaka, dan pengembangan desain yang mengacu pada tren mode terkini namun tetap mempertahankan identitas tradisional. Penciptaan busana ini tidak hanya sebagai karya seni, tetapi juga sebagai media pelestarian budaya, peningkatan apresiasi terhadap kain tradisional, dan upaya dalam memperkenalkan warisan budaya ke ranah modern. Tahap penyajian karya dilakukan melalui pergelaran busana fashion show yang diselegarakan di Gedung Hoeridjah Adam ISI Padangpanjang. Karya ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga terhadap generasi muda dalam mengembangkan busana yang dilandasi budaya lokal. Hasil karya pada busana ready to wear dengan judul rona kamboja, busana ready to wear deluxe dengan judul pesona kamboja, dan busana haute couture dengan judul blooming serenety.  Kata Kunci : Bunga Kamboja, Feminine Romantic Style, batik tando pusako.