cover
Contact Name
Ahlal Kamal
Contact Email
Ahlal.pkl@gmail.com
Phone
+6285285123236
Journal Mail Official
redaksijurnalsinergi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jermani Husein, Desa Lokbangkai RT.07 No.40 Kecamatan Banjang Kab, Lok Bangkai, Kec. Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan 71416
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
ISSN : -     EISSN : 31090559     DOI : https://doi.org/10.66914/sinergi
Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin merupakan platform publikasi ilmiah yang memfasilitasi riset inovatif dan diseminasi pengetahuan lintas disiplin ilmu. Jurnal ini menerbitkan artikel penelitian orisinal yang mencakup spektrum ilmu Pendidikan, Teknologi, Ekonomi, Kesehatan, Hukum, Agama, Sosial, dan Sains Terapan. Diterbitkan secara berkala setiap bulan, Sinergi berkomitmen menjadi wadah akademik global untuk menghasilkan solusi transformatif bagi tantangan kontemporer.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 608 Documents
Kampanye Psikoedukasi Berbasis Instagram Untuk Meningkatkan Literasi Social Anxiety Disorder Remaja Jennifer Agnessia; Nayla Aisyah Putri Wicaksono; Anindya Awaha Wardani; Novita Catur Hartini; Pramesti Pradna Paramita; Dewi Retno Suminar
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 7 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/cf092287

Abstract

Social Anxiety Disorder (SAD) is among the most prevalent mental health conditions affecting adolescents and young adults globally, yet it remains persistently ignored due to its frequent misindentification as ordinary shyness and the pervasisve stigma that discourages help-seeking behaviour. This study describes and evaluates an Instagram-based psychoeducational campaign “ANXIEASE” designed to promote mental health literacy regarding SAD among adolescents and university students aged 13-22 years across four Instagram accounts. The campaign disseminated seven structured educational content series over a consecutive period, encompassing topics including the clinical definition of SAD, differential diagnosis from shyness, psychosocial consequences, mental health stigma, emotion regulation techniques (diaphragmatic breathing, box breathing, 5-4-3-2-1 grounding, cognitive reappraisal, progressive muscle relaxation), and indicators for professional help-seeking. A quantitative evaluation design was employed utilizing pre-test assessment (n = 29-42 per account), scenario-based comprehension quizzes (POV Quiz covering three ecological contexts: academic presentation, cafeteria, and social gathering), and a post-test measuring knowledge acquisition across four dimensions. Results indicated consistent post-test accuracy improvements across all accounts, with correct response rates of 78%-100% on SAD definition, 85%-100% on harm of coercive social exposure without appropriate support, and 85%-100% on emotion regulation techniques. Additionally, 75%-85% of participants subjectively reported enhanced understanding of SAD following program participation. Engagement data demonstrated a novelty effect pattern, with highest interactions recorded in initial content (92-99 likes) and gradual decline thereafter. These findings confirm that Instagram-based psychoeducational interventions constitute an accessible, scalable, and effective secondary mental health literacy model for adolescent populations. Keywords: Social Anxiety Disorder; Psychoeducation; Instagram; Adolescents; Mental Health Literacy.   Abstrak  Social Anxiety Disorder (SAD) merupakan salah satu kondisi kesehatan mental yang paling umum ditemui pada remaja dan dewasa muda secara global, namun secara konsisten terabaikan akibat kesalahan identifikasi sebagai sifat pemalu biasa serta stigma yang menghambat perilaku pencarian bantuan. Penelitian ini mendeskripsikan dan mengevaluasi kampanye psikoedukasi berbasis Instagram “ANXIEASE” yang dirancang untuk mempromosikan literasi kesehatan mental terkait SAD pada kelompok remaja dan mahasiswa berusia 113-22 tahun melalui empat akun Instagram. Kampanye mendistribusikan tujuh seri konten edukasi terstruktur yang mencakup topik definisi klinis SAD, diagnosis diferensial dari rasa malu biasa, dampak psikososial, stigma kesehatan mental, teknik regulasi emosi (pernapasan diafragma, box breathing, grounding 5-4-3-2-1, reappraisal kognitif, relaksasi otot progresif), dan indikator pencarian bantuan profesional. Desain evaluasi kuantitatif diterapkan menggunakan penilaian pre-test (n = 29-42 per akun), kuis komprehensif berbasis skenario (Kuis POV tiga konteks ekologis: presentasi akademis, kantin, dan gathering sosial), serta post-test mengukur akuisisi pengetahuan pada empat dimensi. Hasil menunjukkan peningkatan akurasi post-test yang konsisten di seluruh akun, dengan tingkat respons benar sebesar 78%-100% pada dimensi definisi SAD, 85%-100% pada dampak pemaksaan sosial tanpa dukungan tepat, dan 85%-100% pada teknik regulasi emosi. Sebanyak 75%-85% peserta secara subjektif melaporkan pemahaman yang lebih baik mengenai SAD pascaprogram. Data engagement menunjukkan pola novelty effect dengan interaksi tertinggi pada konten awal (92-99 likes) dan penurunan bertahap setelahnya. Temuan ini mengkonfirmasi bahwa intervensi psikoedukasi berbasis Instagram merupakan model literasi kesehatan mental sekunder yang terjangkau, terukur, dan efektif bagi populasi remaja. Kata kunci: Social Anxiety Disorder; Psikoedukasi; Instagram; Remaja; Literasi Kesehatan Mental.
Batik Tanah Liek in Muslim Wear     Sofia Rahmadani; Desra Imelda; Novina Yeni Fatrina; Fendi Nofrian
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 7 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/91bwf863

Abstract

Karya busana dengan judul “Batik Tanah Liek in Muslim Wear” merupakan sebuah perancangan busana muslim yang mengangkat kekayaan budaya lokal Sumatera Barat melalui eksplorasi batik tanah liek. Batik tanah liek sebagai warisan budaya khas Minangkabau memiliki karakter warna alami yang unik dan nilai filosofis, sehingga berpotensi untuk dikembangkan dalam dunia fesyen kontemporer. Tujuan dari penciptaan karya ini adalah untuk menghadirkan inovasi busana muslim yang modern, estetis, dan tetap mempertahankan nilai kearifan lokal. Pemilihan tema ini dilatarbelakangi oleh keinginan pengkarya untuk memperkenalkan serta melestarikan salah satu warisan budaya khas Sumatra Barat melalui pendekatan desain busana yang modern dan sesuai dengan perkembangan fesyen muslim masa kini. Dalam proses penciptaan, pengkarya mengombinasikan batik tanah liek dengan teknik rajut dan aplikasi payet sebagai unsur pendukung karya. Teknik rajut digunakan untuk memberikan tekstur, detail, serta kesan modern pada busana, sedangkan payet diterapkan untuk menambah nilai dekoratifdan memperkuat kesan mewah pada karya. Penciptaan karya ini menggunakan menggunakan metode eksplorasi, perancangan, dan perwujudan, dimulai dari pengumpulan data dan observasi, pengembangan ide, pembuatan desain, pemilihan bahan, hingga proses realisasi karya menjadi busana siap tampil. Hasil dari penciptaan karya ini berupa busana muslim yang terdiri dari beberapa tingkatan karya, yaitu ready to wear, ready to wear deluxe,houte couture. Melalui karya ini di harapkan batik tanah liek dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas, khususnya generasi muda, serta mampu menjadi inovasi baru dalam perkembangan desain busana muslim Indonesia dengan tetap mempertahankan nilai budaya lokal.   Kata Kunci :  Batik tanah  liek, Muslim wear, Teknik rajut, Payet, busana muslim   Abstract The fashion piece, titled "Batik Tanah Liek in Muslim Wear," is a Muslim fashion design that celebrates the richness of West Sumatra's local culture through the exploration of Tanah Liek batik. Tanah Liek batik, a traditional Minangkabau cultural heritage, possesses unique natural colors and philosophical values, making it a potential choice for contemporary fashion. The goal of this work is to present innovative Muslim fashion that is modern, aesthetic, and maintains local wisdom. This theme was chosen based on the artist's desire to introduce and preserve West Sumatra's unique cultural heritage through a modern fashion design approach that aligns with current Muslim fashion trends. In the creative process, the artist combines Tanah Liek batik with knitting techniques and sequins as supporting elements. The knitting technique is used to provide texture, detail, and a modern feel to the garment, while the sequins are applied to add decorative value and enhance the luxurious feel of the work. The creation of this work utilizes the methods of exploration, design, and embodiment, starting from data collection and observation, through idea development, design creation, material selection, and the process of realizing the work into a ready-to-wear garment. The result of this creation is Muslim clothing consisting of several levels of work: ready-to-wear, ready-to-wear deluxe, and haute couture. Through this work, it is hoped that Tanah Liek batik will become more widely known, especially to the younger generation, and become a new innovation in the development of Indonesian Muslim fashion design while maintaining local cultural values. Keywords:     Tanah Liek Batik, Muslim Wear, Knitting Technique, Sequins, Muslim Clothing
Disharmoni Antara Kepastian Hukum dan Keadilan dalam Putusan Nomor 229/Pid.Sus/2021/PN Tbt pada Perkara Tindak Pidana Perpajakan Fery Abdillah Wijaya; Bambang Widarto
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 7 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/1pv9y902

Abstract

Tax law enforcement in Indonesia frequently faces tension between legal certainty and substantive justice. This normative legal study examines the disharmony between these two values in Decision Number 229/Pid.Sus/2021/PN Tbt, issued by the Tebing Tinggi District Court on 8 November 2021, concerning a tax crime under Article 39 paragraph (1) letter (i) of the General Tax Procedures Law. The defendant, Director of CV. Sumatera Jaya, was convicted of deliberately failing to remit collected Value Added Tax for the 2011–2012 fiscal years, causing a state revenue loss of Rp369,237,424.00. The prosecutor demanded two years and six months of imprisonment, yet the panel of judges imposed only six months, departing from the statutory minimum because the party who actually controlled the company's bank account was never prosecuted. Using Gustav Radbruch's legal triad, Lon Fuller's principles of legality, and Satjipto Rahardjo's progressive-law theory, this study finds that the decision satisfied formal legal certainty while producing substantive injustice through selective prosecution. The finding underscores the need for a reconstructive approach that integrates proportionality and substantive justice within a framework of legal certainty. Keywords: Disharmony; Legal Certainty; Justice; Tax Crime; Selective Prosecution   Abstrak Penegakan hukum perpajakan di Indonesia kerap menghadapi tegangan antara kepastian hukum dan keadilan substantif. Penelitian hukum normatif ini mengkaji disharmoni antara kedua nilai tersebut dalam Putusan Nomor 229/Pid.Sus/2021/PN Tbt yang diucapkan Pengadilan Negeri Tebing Tinggi pada 8 November 2021, terkait tindak pidana perpajakan berdasarkan Pasal 39 ayat (1) huruf i Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan. Terdakwa, Direktur CV. Sumatera Jaya, dinyatakan terbukti sengaja tidak menyetorkan Pajak Pertambahan Nilai yang telah dipungut selama masa pajak 2011–2012, sehingga menimbulkan kerugian negara sebesar Rp369.237.424,00. Jaksa menuntut pidana penjara dua tahun enam bulan, namun majelis hakim hanya menjatuhkan enam bulan, menyimpangi batas minimal pemidanaan karena pihak yang sesungguhnya mengendalikan rekening perusahaan tidak pernah dituntut. Dengan menggunakan teori trilogi Radbruch, prinsip legalitas Fuller, dan hukum progresif Rahardjo, penelitian ini menemukan bahwa putusan memenuhi kepastian hukum formal namun menimbulkan ketidakadilan substantif akibat penuntutan selektif. Temuan ini menegaskan perlunya pendekatan rekonstruktif yang mengintegrasikan proporsionalitas dan keadilan substantif dalam bingkai kepastian hukum. Kata Kunci: Disharmoni; Kepastian Hukum; Keadilan; Tindak Pidana Perpajakan; Penuntutan Selektif
Analisis Vegetasi Tingkat Pancang dan Anakan di Kawasan Taman Wisata Alam Pananjung Pangandaran Aydin Rafif; Azfa Aulia; Salvia Calya Candra
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 7 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/pavs7q15

Abstract

Pananjung Pangandaran Nature Tourism Park is one of the areas in Pangandaran Regency that is prioritized for tourism. As an area partially open to tourism activities, vegetation at the sapling and seedling levels in this TWA is vulnerable to disturbance. The existence of the plant species that make up the TWA area is inseparable from the needs of living things. Therefore, this study aims to determine the species composition and structure of vegetation at the sapling and seedling levels in Pananjung Pangandaran TWA. Data collection was conducted using a 240-m belt transect quadrat method in 12 plots. Data analysis included density, frequency, dominance, Importance Value Index (IVI), and Shannon-Wiener Diversity Index (H'). The study recorded 12 species from 8 families at the sapling level and 17 species from 13 families at the seedling level. The species with the highest IVI were the monkey-headed bulbul (Dysoxylum caulostachyum) at the sapling level (128.89%) and the bayur (Pterospermum javanicum) at the sapling level (115.55%). The Shannon-Wiener diversity index (H') values ​​at both levels were categorized as moderate (sapling = 1.88; sapling = 1.73). The results of this study are expected to provide scientific baseline data for managers in developing management strategies for the Pananjung Pangandaran Nature Tourism Park area. Keywords: Saplings, Vegetation Analysis, Diversity, Saplings, Pangandaran Nature Tourism Park Abstrak   Taman Wisata Alam Pananjung Pangandaran merupakan salah satu kawasan di Kabupaten Pangandaran yang diunggulkan dalam sektor pariwisata. Sebagai kawasan yang sebagian arealnya terbuka bagi kegiatan wisata, vegetasi pada tingkat pancang dan anakan di TWA ini rentan terhadap gangguan. Keberadaan jenis-jenis tumbuhan penyusun kawasan TWA tidak akan pernah lepas dari kebutuhan makhluk hidup. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi jenis serta struktur vegetasi tingkat pancang dan anakan di TWA Pananjung Pangandaran. Pengumpulan data dilakukan dengan metode kuadrat belt transect sepanjang 240 m pada 12 plot, sedangkan analisis data meliputi kerapatan, frekuensi, dominansi, Indeks Nilai Penting (INP), dan Indeks Keanekaragaman Shannon-Wiener (H'). Hasil penelitian mencatat 12 spesies dari 8 famili pada tingkat pancang dan 17 spesies dari 13 famili pada tingkat anakan. Spesies dengan INP tertinggi adalah pisitan monyet (Dysoxylum caulostachyum) pada tingkat pancang (128,89%) dan bayur (Pterospermum javanicum) pada tingkat anakan (115,55%). Nilai indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’) pada kedua tingkat termasuk kategori sedang (pancang = 1,88; anakan = 1,73). Hasil penelitian ini diharapkan menjadi data dasar ilmiah bagi pengelola dalam menyusun strategi pengelolaan kawasan TWA Pananjung Pangandaran. Kata kunci: Anakan, Analisis Vegetasi, Keanekaragaman, Pancang, Taman Wisata Alam Pangandaran
Exotic Dramatic Style Inspirasi Ikan Cupang Halfmoon Anisa Fadillah; Mega Kencana; Novina Yeni Fatrina; Desi Trisnawati
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 7 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/5s677z43

Abstract

Perkembangan mode saat ini memicu pergeseran fungsi busana dari sekadar pelindung tubuh menjadi media ekspresi seni dan identitas diri. Salah satu gaya yang merepresentasikan karakter kuat dan komunikasi visual budaya adalah Exotic dramatic style. penciptaan ini bertujuan untuk mengimplementasikan karakteristik estetika ikan cupang halfmoon ke dalam rancangan busana exotic dramatic style dengan kombinasi wastra tradisional kain tenun lurik. Metode penciptaan karya ini melalui beberapa tahapan, meliputi eksplorasi sumber ide, perancangan desain, hingga perwujudan busana dengan standar teknik menjahit adibusana (haute couture) dan butik. Struktur sirip dan ekor ikan cupang halfmoon diwujudkan melalui manipulasi kain (fabric manipulation) menggunakan teknik lipit (pleats) dan variasi ruffles (gathered, double, flounce, circular, dan tiered). Material utama yang digunakan meliputi kain tenun lurik Jepara, satin bridal, american drill, beludru sequin, satin plisket, dan tulle. dengan aplikasi hiasan sulam payet. Hasil dari penciptaan ini adalah 3 (tiga) set busana berskala ukuran L yang terdiri dari kategori ready-to-wear, ready-to-wear deluxe, dan haute couture dalam bentuk kombinasi blouse, rok, vest, celana, dress, serta obi belt. Koleksi ini telah dipresentasikan dalam pergelaran busana bertema "RITIH" di Gedung Pertunjukan Hoeridjah Adam pada 1 Juni 2026 sebagai upaya inovasi visual yang memadukan unsur alam, budaya lokal, dan mode modern. Kata Kunci: Exotic Dramatic Style, Ikan Cupang Halfmoon. Abstract The development of fashion has triggered a shift in clothing function from being a mere body protector to a medium for artistic expression and personal identity. One style that represents a strong character and cultural visual communication is the exotic dramatic style. This creation-based research aims to implement the aesthetic characteristics of the Halfmoon Betta fish into fashion designs of exotic dramatic style combined with the traditional Indonesian textile, tenun lurik. The creation method involves several stages, including source idea exploration, design drafting, and garment realization using haute couture and boutique sewing standards. The structure of the fins and tail of the Halfmoon Betta fish is realized through fabric manipulation using pleating techniques and various ruffles (gathered, double, flounce, circular, and tiered). The primary materials used include Jepara tenun lurik, bridal satin, American drill, sequin velvet, pleated, and tulle, enhanced with sequin embroidery embellishments. The result of this creation is 3 (three) sets of size-L outfits consisting of ready-to-wear, ready-towear deluxe, and haute couture categories in the form of a combination of blouses, skirts, vests, trousers, dresses, and obi belts. This collection was presented in a fashion show themed "RITIH" at the Hoeridjah Adam Performance Hall on June 1, 2026, as a visual innovation effort that blends natural elements, local culture, and modern fashion. Keywords: Exotic Dramatic Style, Halfmoon Betta Fish.
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan Friskila; Andi Irfan; Hasiah
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 7 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/r2jbea59

Abstract

This study aims to determine the influence of service quality and motivation on employee performance at the Education Office of South Sulawesi Province. The study employed a quantitative approach with a causal associative research design. The population consisted of 120 employees, with a sample of 92 respondents determined using the Slovin formula. Data were collected through observation, questionnaires, and documentation. Data analysis was conducted using validity testing, reliability testing, multiple linear regression analysis, t-test, F-test, and the coefficient of determination (R²) with the assistance of SPSS version 27.0. The results of the study indicate that the multiple linear regression equation is Y = 2.948 + 0.614X₁ + 0.651X₂, demonstrating that service quality and motivation have a positive effect on employee performance. The partial test (t-test) shows that service quality has a positive and significant effect on employee performance, with a calculated t-value of 5.834 and a significance value of 0.000 (< 0.05). Motivation also has a positive and significant effect on employee performance, with a calculated t-value of 5.086 and a significance value of 0.000 (< 0.05). The simultaneous test (F-test) shows an F-value of 160.116 with a significance value of 0.000 (< 0.05), indicating that service quality and motivation simultaneously have a positive and significant effect on employee performance. The coefficient of determination test shows R = 0.885, R Square = 0.783, and Adjusted R Square = 0.778, meaning that 78.3% of the variation in employee performance can be explained by service quality and motivation, while the remaining 21.7% is influenced by other factors outside the research model. Keywords: Service Quality, Motivation, Employee Performance, Multiple Linear Regression.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayan dan motivasi terhadap kinerja pegawai pada kantor Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian ini berjumlah 120 pegawai dengan sampel sebanyak 92 responden yang ditentukan menggunakan rumus slovin. Teknik pengumpulan data melalui observasi, kuesioner dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R2) dengan bantuan program SPSS 27.0.Hasil penelitian menunjukkan persamaan regresi linear berganda Y = 2,948 + 0,614X₁ + 0,651X₂, yang menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan motivasi berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai. Hasil uji parsial (uji t) menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai t hitung = 5,834 dan signifikansi = 0,000 (< 0,05). Motivasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai t hitung = 5,086 dan signifikansi = 0,000 (< 0,05). Hasil uji simultan (uji F) menunjukkan nilai F hitung = 160,116 dengan signifikansi = 0,000 (< 0,05), sehingga kualitas pelayanan dan motivasi secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai R = 0,885, R Square = 0,783, dan Adjusted R Square = 0,778, yang berarti sebesar 78,3% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh kualitas pelayanan dan motivasi, sedangkan 21,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Motivasi, Kinerja Pegawai, Regresi Linear Berganda.  
Pengaruh Pengembangan Karier dan Kompetensi Terhadap Kinerja Pegawai Pada UPT Pendapatan Wilayah Makassar II Putri Dea Afriliana; Nurdin Latif; Andi Herman Tellu
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 7 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/cawv4c06

Abstract

This study aims to analyze the influence of career development and competence on employee performance at UPT Pendapatan Wilayah Makassar II, both partially and simultaneously. This study employed a quantitative approach using a causal associative research design. The population consisted of 73 employees, while 50 employees who met the research criteria were selected as the respondents. Data were collected through observation, questionnaires, and documentation. The data were analyzed using descriptive statistical analysis, instrument testing, classical assumption tests, multiple linear regression analysis, the t-test, the F-test, and the coefficient of determination (R²) with the assistance of IBM SPSS Statistics Version 30. The results indicate that career development has a positive and significant effect on employee performance, with a significance value of 0.003 (< 0.05) and a t-value of 3.098. Competence also has a positive and significant effect on employee performance, with a significance value of 0.002 (< 0.05) and a t-value of 3.276. Simultaneously, career development and competence have a positive and significant effect on employee performance, with an F-value of 49.617 and a significance value of 0.000 (< 0.05). The coefficient of determination (R²) of 0.679 indicates that career development and competence explain 67.9% of the variation in employee performance, while the remaining 32.1% is explained by other factors outside the research model. Keywords: Career Development, Competence, Employee Performance.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan karier dan kompetensi terhadap kinerja pegawai pada UPT Pendapatan Wilayah Makassar II, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian berjumlah 73 pegawai, sedangkan responden yang memenuhi kriteria penelitian sebanyak 50 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, penyebaran kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif, uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi (R²) dengan bantuan program IBM SPSS Statistics versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan karier berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi sebesar 0,003 (< 0,05) dan nilai t hitung sebesar 3,098. Kompetensi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi sebesar 0,002 (< 0,05) dan nilai t hitung sebesar 3,276. Secara simultan, pengembangan karier dan kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai F hitung sebesar 49,617 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,679 menunjukkan bahwa pengembangan karier dan kompetensi mampu menjelaskan variasi kinerja pegawai sebesar 67,9%, sedangkan sisanya sebesar 32,1% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian. Kata Kunci: Pengembangan Karier, Kompetensi, Kinerja Pegawai.
Analisis Pengaruh Debt To Equity Ratio Terhadap Pertumbuhan Laba Pada PT. Gudang Garam Tbk Muhammad Shoalihin; M. Rimawan; Alwi
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 7 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/5y2r5h30

Abstract

The purpose of this study is to determine and describe the effect of the debt to equity ratio (DER) on profit growth at PT. Gudang Garam Tbk. for the period 2015-2024. The research method used is quantitative. The type of research used is associative research. This study is explanatory. The sample was taken using a purposive sampling method, consisting of the income statement of PT. Gudang Garam Tbk. for the period 2015-2024. The results indicate that the DER variable has no significant effect on profit growth. This is proven to be significant = 0.149 > 0.05. Therefore, when the DER increases, it has no significant effect on profit growth. The simple regression analysis for this study is Y = -1.176 + 2.415 X. The determination test then yields a correlation value (R) of 0.241 or 24.1%, indicating that the dependent and independent variables are positive. This means that if the DER increases, profit growth will also increase. The coefficient of determination (adjusted R2) can provide an influence of DER on the dependent variable (profit growth) which is indicated by R2, which is 0.146. Keywords: Analysis, Effect, Debt to Equity Ratio, Profit Growth.   Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikanpengaruh rasio debt to equity (DER) terhadap pertumbuhan laba pada PT. Gudang Garam Tbk. Periode 2015-2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian asosiatif. Penelitian ini bersifat eksplanatori. Sampel diambil dengan metode purposive sampling berupa laporan laba rugi PT. Gudang Garam Tbk. Selama periode 2015-2024. Hasil tersebut menunjukan bahwa variabel DER tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba. Ini terbukti signifikan = 0.149 > 0.05. Jadi ketika DER naik, itu tidak berpengaruh signifikan pada pertumbuhan laba. Analisis regresi sederhana untuk penelitian ini  Y = -1,176 + 2,415 X. kemudian uji determinasi memberikan nilai korelasi (R) sebesar 0,241 atau 24,1% yang menunjukan bahwa variabel dependen dan variabel independen berkorelasi positif, artinya jika DER meningkat  maka pertumbuhan laba juga akan meningkat. Nilai koefisien determinasi (adjusted R2) dapat memberikan pengaruh DER terhadap variabel dependen (pertumbuhan laba) yang ditunjukan dengan R2 yaitu sebesar 0,146. Kata Kunci: Analisis, Pengaruh, Debt To Equity Ratio, Pertumbuhan Laba.
Pemanfaatan Lahan Tidur melalui Skema Pinjam Pakai sebagai Ruang Terbuka Hijau Berbasis Kebutuhan Oksigen Kawasan(Studi Kasus: SWK Karees Kota Bandung) Dejan Muhammad Syafiq; Sadar Yuni Rahrjo
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 7 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/p2p1hk16

Abstract

Keterbatasan ruang terbuka hijau di kawasan perkotaan mendorong perlunya strategi penyediaan ruang yang mampu meningkatkan fungsi ekologis kawasan. Penelitian ini bertujuan menentukan prioritas pemanfaatan lahan tidur melalui skema pinjam pakai sebagai ruang terbuka hijau berbasis kebutuhan oksigen di SWK Karees, Kota Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui analisis kebutuhan oksigen, evaluasi kesesuaian lahan, estimasi potensi produksi oksigen, dan analisis spasial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya sebagian lahan tidur yang layak dikembangkan sebagai ruang terbuka hijau dan mampu memberikan kontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan oksigen kawasan. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi kebutuhan oksigen, kesesuaian lahan, dan skema pinjam pakai dapat menjadi dasar dalam menentukan prioritas penyediaan ruang terbuka hijau pada kawasan perkotaan. Kata kunci:  kebutuhan oksigen, lahan tidur, ruang terbuka hijau, pinjam pakai, SWK Karees. ABSTRACT The limited availability of urban green open space requires strategies that can improve the ecological function of urban areas. This study aims to determine the priority for utilizing idle land through a temporary land-use agreement (pinjam pakai) as green open space based on urban oxygen demand in SWK Karees, Bandung City. A quantitative approach was employed using oxygen demand analysis, land suitability evaluation, oxygen production estimation, and spatial analysis. The results indicate that only a portion of the identified idle land is suitable for green open space development and can contribute to meeting urban oxygen demand. The study demonstrates that integrating oxygen demand, land suitability, and temporary land-use agreements provides a practical basis for prioritizing green open space development in urban areas. Keywords: oxygen demand, idle land, green open space, temporary land-use agreement, SWK Karees.
Peran Tokoh Agama dan Lembaga Adat dalam Penerapan Nilai-Nilai Hukum Jinayah di Kabupaten Tebo Paryadi Paryadi; Dedi Saputra
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 7 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/cza29516

Abstract

Kabupaten Tebo merupakan salah satu wilayah di Provinsi Jambi dengan mayoritas penduduk beragama Islam sekaligus memiliki tradisi hukum adat Melayu Jambi yang masih hidup dalam kehidupan sosial masyarakatnya. Kondisi ini melahirkan dua sumber otoritas moral-sosial yang berpotensi saling menguatkan dalam menanamkan nilai-nilai hukum jinayah (hukum pidana Islam), yaitu tokoh agama dan lembaga adat. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual peran tokoh agama dan lembaga adat dalam penerapan nilai-nilai hukum jinayah di Kabupaten Tebo, serta peluang dan tantangan sinergi keduanya dalam bingkai keadilan restoratif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan yuridis-normatif melalui studi kepustakaan (library research), didukung data sekunder kependudukan dan kelembagaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tebo. Hasil kajian menunjukkan bahwa tokoh agama—melalui peran struktural (Kantor Urusan Agama, Majelis Ulama Indonesia) maupun kultural (ulama, khatib, guru mengaji, majelis taklim)—berperan pada aspek preventif-edukatif dengan menanamkan nilai halal-haram dan kesadaran hukum syar'i. Sementara itu, lembaga adat Melayu Jambi, sebagaimana pola serupa di Minangkabau melalui Kerapatan Adat Nagari, berperan pada aspek represif-restoratif melalui musyawarah, sanksi adat, dan pemulihan hubungan sosial yang secara substantif sejalan dengan prinsip ta'zir dalam fiqh jinayah. Artikel ini merekomendasikan penguatan sinergi kelembagaan antara tokoh agama, Lembaga Adat Melayu, dan aparat penegak hukum melalui pendekatan keadilan restoratif sebagai strategi kontekstual penegakan nilai-nilai hukum jinayah di Kabupaten Tebo.