cover
Contact Name
Ahmad Walid
Contact Email
ahmadwalid@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.jpt@gmail.com
Editorial Address
JL.Jaya Wujaya Dusun Besar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik
ISSN : -     EISSN : 27455645     DOI : https://doi.org/10.62159/jpt
Focus and Scope JPT primary focus is on current themes within the scope of elementary education. The scope of the manuscripts includes research results, reflections, and critical reviews on: Education policies and regulation Curriculum Learning innovations, including: Study of teaching materials Learning approaches Learning models Learning methods Learning media Learning evaluation
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 3 (2021): Desember" : 15 Documents clear
Penyelesaikan Soal Geometri Ruang Ditinjau dari Tingkat Kecerdasan Visual Spasial Siswa Kelas XII IPA SMA Negeri 2 Mejayan : Analisis Kemampuan Reprentasi Matematis Siswa Hendradi, Franc
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 2 No 3 (2021): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v2i3.362

Abstract

This study aims to: 1) describe students' mathematical representation abilities in solving geometry problems in terms of spatial visual intelligence; 2) Knowing the factors that affect students' mathematical representation ability in solving geometry problems. This research is a descriptive qualitative research. The subjects in this study consisted of 9 students of class XII science at SMA Negeri 2 Mejayan who were categorized into high, medium and low categories based on a visual-spatial intelligence test. The sample selection technique in this study was purposive sampling. Data collection in this study was done by tests and interviews. The triangulation used in this research is method triangulation and source triangulation. Data analysis carried out includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study concluded that students with high spatial intelligence have good mathematical representation skills. Students with high spatial intelligence are able to present problems using pictures, involve pictures to solve problems, understand mathematical symbols, make mathematical symbols, use mathematical models to solve problems, make problem situations in verbal form and make conclusions from answers. Students with moderate spatial intelligence have good mathematical representation skills. Students with moderate spatial intelligence are able to present problems using pictures, but in involving pictures to solve problems they are still not precise, understand mathematical symbols, make mathematical symbols, use mathematical models to solve problems, make problem situations in verbal form and make conclusions from answer. Students with low spatial intelligence have poor mathematical representation skills. Students with low spatial intelligence have not been able to construct images well, the symbols written are also still not sufficient to represent the problem and are unable to explain how to solve the problem. Factors that affect the ability of mathematical representation are related to the learning process, the media used, learning resources, the variety of questions used by teachers and factors from students.
PERAN IKTIROF ( IKATAN AKTIVIS ROHIS RAFLESIA ) DALAM MEMBINA AKHLAK SISWA SMA DI KOTA BENGKULU Yuniarti, Hera; Ediansyah; Nurhikma
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 2 No 3 (2021): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v2i3.559

Abstract

Kenakalan remaja (juvenile delinquency) adalah suatu perbuatan yang melanggar norma, aturan atau hukum dalam masyarakat yang dilakukan pada usia remaja atau transisi masa anak-anak dan dewasa. Perkembangan remaja saat ini mengalami perubahan kedalam tatanan masyarakat tradisional menuju masyarakat modern. Perubahan tersebut merubah norma, nilai dan gaya hidup. Remaja yang dahulu terjaga dalam sistem keluarga, adat budaya dan nilai tradisional, mulai mengalami pengikisan yang disebabkan oleh perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan yang cepat. Hal tersebut didukung dengan perkembangan media massa yang terbuka dalam memberikan informasi keragaman gaya hidup. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini, yaitu 1) Untuk menganalisis peran dari seluruh langkah kegiatan Iktirof dalam membina akhlak siswa SMA di Kota Bengkulu, 2) Untuk menganalisis seluruh program kerja Iktirof dalam upaya membina akhlak siswa SMA di Kota Bengkulu, 3) Mengetahui kendala Iktirof dalam proses penyampaian maupun pembinaan kepada siswa SMA di kota Bengkulu. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif jenis penelitian deskriptif. Subyek penelitiannya adalah Pembina Iktirof, siswa dan guru PAI Sekolah Menengah. Teknik pengumpulan data yaitu dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Iktirof berperan penting dalam pembinaan akhlak siswa SMA di kota Bengkulu melalui mentoring perpekan dan program-program kerja yang di realisasikan. Problematika yang dihadapi karena faktor pergaulan mereka yang kadang kala tidak mengantar mereka menjadi anak-anak yang cinta ibadah. Faktor lainnya dari segi pemahaman agama anak-anak yang masih kurang. Selain upaya yang dilakukan Iktirof melalui program kerja, upaya yang di lakukan oleh pihak sekolah juga dengan selalu support apapun bentuk kegiatan dari Iktirof, sehingga siswa tidak merasa terbebani dan dibatasi.
PENERAPAN PEMBELAJARAN LURING SISTEM SHIFT (GANJIL GENAP) PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA ERA NEW NORMAL DI SD NEGERI 61 KOTA BENGKULU Arfai; Satria, Irwan; Utami, Intan
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 2 No 3 (2021): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v2i3.560

Abstract

The problem in this research is that the spread of the corona virus has occurred in various areas in Bengkulu Province which has an impact on education, especially in the learning process which has changed from face-to-face learning to a shift learning system. The purpose of this study is to describe how the Application of Offline Learning Shift System (Odd Even) in Islamic Religious Education Learning in the New Normal Era and the positive and negative impacts of shift learning in SD Negeri 61 Bengkulu City. The research method used is descriptive qualitative by means of field research, and uses 3 data collection techniques, namely: Observation, interviews and documentation. The location of this research is at SD Negeri 61 Bengkulu City, precisely on Jalan Timur Indah Rt 06 Singaran Pati District, Bengkulu City. The results of this study are to determine the application of the Shift System Offline Learning (Odd Even) in Islamic Religious Education Learning in the New Normal Era at SD Negeri 61 Bengkulu City.
PERAN EKSTRAKURIKULER ROHANI ISLAM (ROHIS) PADA PEMBELAJARAN PAI SAAT PANDEMI COVID-19 DI SMAN 1 KOTA BENGKULU Febrianto, Redo; Zulkarnain; Utami, Intan
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 2 No 3 (2021): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v2i3.561

Abstract

Ekstrakurikuler Rohis merupakan suatu wadah pembinaan keagamaan yang dikelola oleh siswa serta pembina Rohis, sehingga secara struktural dan operasionalnya sudah dapat dikatakan sebagai suatu ekstrakurikuler yang mempunyai kepengurusan, tujuan dan dapat memberikan dukungan terhadap pelajaran agama Islam. Pada masa Pandemi Covid-19 hari ini, peran Rohis tentu sangat mendukung untuk memberikan pemahaman terkait dengan agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mengetahui peran dari ekstrakurikuler Rohani Islam pada pembelajaran PAI saat Covid-19 di SMAN 1 Kota Bengkulu. (2) Untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat dari peran ekstrakurikuler Rohani Islam pada pembelajaran PAI Saat Pandemi Covid-19 di SMAN 1 Kota Bengkulu. Jenis Penelitian ini adalah penelitian Kualitatif. Subjek penelitiannya adalah pengurus Rohis SMAN 1 Kota Bengkulu. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Rohis SMAN 1 Kota Bengkulu dapat memberikan peran pada pembelajaran PAI saat Pandemi Covid-19 melalui program-program kerja baik mingguan hingga tahunan dan anggota Rohis menjadi teladan dalam bersikap, bertindak dan disiplin dalam beribadah dalam kehidupan sehari-hari. (2) Faktor pendukung dan penghambat dari peran Ekrakurikuler Rohis yakni: Dukungan dan dorongan yang besar dari pihak sekolah dan guru dalam memfasilitasi kegiatan-kegiatan Rohis dan faktor penghambat, kurangnya antusiasme peserta didik untuk bergabung dalam ekstrakurikuler Rohis.
PENGEMBANGAN ASSESSMENT UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI BAHAYA MENGKONSUMSI MINUMAN KERAS, JUDI DAN PERTENGKARAN DI SMPN 06 BENGKULU SELATAN Rahma Utami, Delsa; Mindani; Syarifin, Ahmad
JPT : Jurnal Pendidikan Tematik Vol 2 No 3 (2021): Desember
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpt.v2i3.562

Abstract

This study aims to develop an assessment to measure critical thinking skills on the dangers of consuming alcohol, gambling and fighting.The research method used is Research and Development (RnD) research which consists of 8 steps, which include:Potentials And Problems, Product Planning, Initial Product Development, Expert Validation, Expert Revision, Product Trial, Product Revision, and Final Product.The purpose of this development research is to develop an assessment to measure the critical thinking skills of students of SMPN Bengkulu Selatan on the subject of Dangers of Consuming Alcohol, Gambling and Quarrels in the subject of Islamic Religious Education.The assessment made consists of 20 items in the form of multiple choice that measure students' critical thinking skills which are compiled using critical thinking indicators such as interpretation (interpretation), analysis (analysis), inference (inference), and evaluation (evaluation).The trial subjects in this research and development are expert subjects, namely assessment experts, material experts and linguists, as well as the subject of class VIII students of SMPN 06 Bengkulu Selatan as product users.Data were analyzed descriptively qualitatively and quantitatively.The feasibility of the assessment by three validator experts, namely the assessment expert, material expert and linguist, which was developed on the assessment aspect by 83%, material aspect by 82%, and 95% language aspect, overall was declared very feasible with an average of 86%.This means that the assessment to measure critical thinking skills is stated to be very feasible to use in measuring the level of students' critical thinking skills.

Page 2 of 2 | Total Record : 15