Jurnal Ners Lentera
JURNAL NERS LENTERA dengan e-ISSN: 2614-4352 dan p-ISSN: 2338-624X merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Keperawatan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya. Jurnal ini merupakan sarana publikasi bagi para peneliti, dosen dan praktisi keperawatan. Artikel yang diterbitkan merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dalam lingkup keperawatan medikal-bedah, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan kritis, keperawatan gawat darurat, keperawatan jiwa, keperawatan komunitas, keperawatan gerontik, keperawatan keluarga, dan manajemen keperawatan. JURNAL NERS LENTERA terbit 2 kali dalam setahun yaitu bulan Maret dan September. Artikel yang terbit telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles
178 Documents
Literature Review: Pengaruh Massage Therapy Terhadap Nyeri Persalinan Kala Satu
Juwita, Linda
JURNAL NERS LENTERA Vol. 7 No. 2 (2019): September
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/ners.v7i2.2115
Nyeri merupakan proses normal pada persalinan yang dialami ibu bersalin. Nyeri yang tidak cepat teratasi menyebabkan pernafasan dan denyut jantung ibu akan meningkat sehingga aliran darah dan oksigen ke plasenta terganggu yang berdampak pada kematian ibu dan bayi. Penangana dengan metode non farmakologis lebih direkomendasikan untuk ibu bersalin karena dianggap aman. Ada berbagai terapi nonfarmakologis untuk menurunkan nyeri, salah satu yang yang direkomendasikan adalah massage. Pencarian artikel dilakukan di beberapa basis data: SAGE journal, science direct, PUBMED, Proquest, dan google scholar. Kata kunci yang digunakan untuk penelususran literature adalah massage, labor pain dengan rentang waktu 10 tahun terakhir yaitu 2009-2019 dan mendapat 5 artikel yang cocok. Massage dengan usapan yang kuat, menggosok atau mengelus (memilin dan melepaskan) menenagkan dan membuat relaks selama persalinan. Massage merangsang tubuh melepas senyawa endorfin juga dapat menciptakan perasaan nyaman dan enak. Massage efektif mengurangi nyeri persalinan pada kala
Literature Review : Pengaruh Cognitive Behaviour Therapy Terhadap Depresi Pada Remaja
Cempaka, Anindya Arum
JURNAL NERS LENTERA Vol. 7 No. 2 (2019): September
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/ners.v7i2.2116
Pendahuluan: Remaja beresiko tinggi mengalami depresi karena adanya perubahan yang cepat dalam tubuhnya, serta ketidakseimbangan antara perkembangan fisik dan mental yang menyebabkan tingginya tingkat stres. Selain membutuhkan biaya yang tinggi untuk pengobatannya, depresi dikaitkan dengan hilangnya kualitas hidup. Untuk mengatasi depresi adalah dengan pemberian antidepresan yang memiliki sejumlah efek samping. Sedangkan salah satu psikoterapi penunjang untuk mengatasi depresi adalah dengan cognitive behaviour therapy. Metode: Pencarian artikel jurnal dilakukan secara elektronik dengan menggunakan beberapa database, yaitu: database Sage, Science Direct, Proquest, dan Google Scholar dari Januari 2013 sampai Agustus 2019. Keyword yang digunakan adalah “Cognitive behaviour therapy ”, “Depression/ Depresi”, “Adolescent/ Remaja” “ ; sehingga didapatkan 7 artikel untuk di-review. Kriteria inklusi meliputi efek penerapan cognitive behaviour therapy pada remaja yang depresi. Dari 7 penelitian yang termasuk dalam kriteria inklusi, 6 penelitian menggunakan metode randomized controlled trial, sedangkan satu penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen. Populasinya adalah penderita remaja yang mengalami depresi. Hasil: Dari 7 hasil penelitian menunjukan cognitive behaviour therapy efektif dalam menurunkan tingkat depresi pada remaja. Kesimpulan: Cognitive Behaviour Therapy efektif menurunkan tingkat depresi pasien remaja. Kata kunci : Cognitive Behaviour Therapy, depresi, remaja
Pengaruh Spa Kaki Diabetik Terhadap Kualitas Tidur Dan Sensitivitas Kaki Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2
Wardani, Erika Martining
JURNAL NERS LENTERA Vol. 7 No. 2 (2019): September
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/ners.v7i2.2123
Introduction: Diabetes mellitus (DM) is a chronic disease that is a serious health problem in the world. A common problem in DM patients is sleep disturbance and a decrease in leg sensitivity that can be affected by less than optimal blood circulation, leading to neuropathy to diabetic ulcers. The prevalence of neuropathy in type 1 diabetes ranged between 8-54% and in type II DM 13-46%. Efforts to increase sleep quality the sensitivity of the foot and so that no complications can occur with complementary treatment with Diabetic Foot SPA. The aim of this study was to determine the effect of Diabetic Foot SPA on sleep quality and foot sensitivity in type 2 diabetes mellitus. Methods: This study used pre-experimental design with pre- and post-test design. The research sample was 60 respondents with type 2 diabetes mellitus who were determined by simple random sampling technique. Before and after the intervention of Diabetic Foot SPA for 3 days in a row was done sleep quality and leg sensitivity. Data analysis technique using Wilcoxon test. Result: The results showed after intervention of Diabetic Foot SPA there was a significant increase in sleep quality (p value 0,001) and sensitivity of the foot (p value 0,000). Conclusion: Foot reflexology therapy therapy can be applied to increase sleep quality and reduce the risk of neuropathy and than can prevent complications that result in diabetic ulcers or amputations. Keywords: Diabetic Foot SPA, Sleep Quality, Foot Sensitivity, Diabetes Mellitus Type 2
Pendidikan Karakter Sebagai Penguatan Konsep Diridi Pondok Pesantren Nurul Huda Surabaya
Fitriasari, Andikawati;
Buduri, Syiddatul;
Khamida, Khamida
JURNAL NERS LENTERA Vol. 7 No. 2 (2019): September
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/ners.v7i2.2127
Introduction : Adolescence is a vulnerable period in psychological development. Teenagers experience emotional turmoil that affects the process of forming self-concept. Islamic boarding school is believed to be an institution that can instill character values in adolescents. The purpose of this study is to determine the results of character education as a reinforcement of self-concept in the environment of the boarding school Nurul Huda Surabaya. Method: This research is a descriptive qualitative by cases in this study were teachers and students at Nurul Huda Islamic Boarding School Surabaya, which is the data collected through in-depth interviews and investigation. Results and Disscusion: The results of analysis based on character education and self-concept of the embedded character values are categorized into five-character values, their relationship with God, self, others, the environment, and nationality. Conclusion : Character education can strengthen adolescent self-concept, especially on self-identity, self-ideal and role in Nurul Huda Islamic boarding school. Character education will reinforce the self-concept of adolescents in the Nurul Huda boarding school environment. Keywords: Character Education, Self-Concept, Islamic Boarding School
Literature Review: Kesadaran Dan Kesiapan Dalam Manajemen Bencana
Prasetyo, Wijar
JURNAL NERS LENTERA Vol. 7 No. 2 (2019): September
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/ners.v7i2.2130
Introduction: Disaster events are unavoidable and have huge impact for victims so they need help from all parties concerned. Furthermore, system is needed to prepare for disasters through increased awareness and good preparation from related parties so disasters can be anticipated properly. The objective literature review is to review awareness and readiness in disaster management. Methods: Literature review is based on issues, methodology, equations and research. 5 studies used, 2 used qualitative studies, 1 used quantitative study and 2 used surveys and focus group discussions. The population is all parties related to disaster management and the sample is the community, nurses and the Health Department. Results: Based on 5 studies, it was found that disaster risk management in the community needed to increase awareness through education with traditional knowledge approaches and information dissemination, in order to the decision maker policy need clear system and structure including preparing health resources and in the hospital setting, it was necessary to inform management strategic plans disaster risk to nurses. Discussion: Awareness from the public, nurses or health workers and supported by a good Health Service disaster management system will create an area which is ready and responsive in dealing with existing disasters. Keywords: awareness, disaster risk management
Efektivitas Pijat Pada Titik Akupuntur Guanyuan (RN4) Dan Qihai (RN6) Terhadap Dismenore Pada Siswi SMKN 1 Surabaya
Afiyah, Raden Khairiyatul;
Umamah, Farida
JURNAL NERS LENTERA Vol. 7 No. 2 (2019): September
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/ners.v7i2.2131
Menstrual pain (dysmenorrhea) in students may interference daily activities. Handling menstrual pain (dysmenorrhea) can be done one of them with non-pharmalogical treatment of massage in Guanyuan (RN 4) and Qihai (RN 6) acupunture points. The purpose of this study to find out the effectiveness of massage in Guanyuan (RN 4) and Qihai (RN 6) acupunture points on dismenore in students of SMKN 1 Surabaya. Study design is Pre Experimental approaches One-group pre-post test design, the population 200 students of Class of XI with the number of respondents 100 who has menstrual pain (dysmenorrhea) and willing to become respondents. Using cluster sampling technique. The independent variables is massage in Guanyuan (RN 4) and Qihai (RN 6) acupunture points and the dependent variable is menstrual pain (dysmenorrhea). Instrument this study uses questionnaire NRS (Numerical Rating Scale), analysis of data use the Wilcoxon signed rank test with α < 0,05. Study results showed from 100 respondent, most of them The results obtained an average value of the level of menstrual pain (dysmenorrhea) prior to massage at the acupuncture points guanyuan (RN 4) and qihai (RN 6) which is 5.04. After doing massage at the acupuncture points guanyuan (RN 4) and qihai (RN 6) the average value of menstrual pain (dysmenorrhea) is 2.07. Wilcoxon signed rank test got P=0,000 < α = 0,05 so, H0 is rejected, means massage in Guanyuan (RN 4) and Qihai (RN 6) acupunture points is effective for decrasing menstrual pain (dysmenorrhea) on student of SMKN 1 Surabaya. Massage in Guanyuan (RN 4) and Qihai (RN 6) acupunture points effective in decreasing menstrual pain (dysmenorrhea). Expected nurses can participate in providing health education to perform massage in Guanyuan (RN 4) and Qihai (RN 6) acupunture points as a non-pharmalogical therapy in reducing menstrual pain (dysmenorrhea). Keywords: Guanyuan (RN 4) and Qihai (RN 6) acupunture points, Menstrual pain
Literature Review: Pengaruh Jahe Terhadap Skala Nyeri Pada Lansia Dengan Artritis Gout
Prabasari, Ninda Ayu
JURNAL NERS LENTERA Vol. 7 No. 2 (2019): September
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/ners.v7i2.2132
Introduction: The aging process results in a disturbance in purine metabolism that triggers gout arthritis. The symptoms appear in the joints including swelling, redness, and heat, resulting in stiffness and pain at night. Pain occurs continuously can cause a decrease in the elderly quality of life. The objective of the literature review is review the effectiveness of ginger on the pain scale in the elderly with Gout Arthritis. Method: Literature review was conducted based on issues, methodology and outcome equations. The study used a total of 11 research using quantitative studies, pre-experimental designs using or without a control group. The variable used pain scale in patients with Gout Arthritis. Results: Ginger interventions were obtained 9 research used ginger as a compress and 2 other research used ginger as a foot soak. There are 2 researchs whose results are not different but showed the effectiveness of ginger against pain reduction in the elderly who experience gout arthritis. The first study compared therapeutic warm water baths with warm ginger baths and the second study compared white ginger compresses with grated ginger compresses. Overall research shows the effectiveness of ginger against pain reduction. Discussion: Ginger can be used as an alternative intervention to reduce pain in the elderly with Athritis Gout.
Pengaruh Rehabilitasi Jantung Fase I Terhadap Kualitas Hidup Pasien Penyakit Jantung Koroner
Iswahyudi, Ronny .
JURNAL NERS LENTERA Vol. 8 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/ners.v8i1.2305
Latar Belakang: Penyakit jantung koroner berdampak terhadap kualitas hidup pasien. Rehabilitasi jantung sebagai program pencegahan sekunder yang berintegrasi dengan asuhan komprehensif telah terbukti bermanfaat dan efektif pada penderita PJK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rehabilitasi jantung fase I terhadap kualitas hidup pasien PJK. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif inferensial dengan metode Quasi Eksperiment, jenis intact group comparison dan dilaksanakan pada bulan desember 2018, di RSU Malang. Dengan jumlah responden 61 pasien yang terbagi menjadi 31 responden mendapatkan rehabilitasi jantung fase I dan 30 responden tidak. Hasil dan Analisa: Hasil penelitian untuk kualitas hidup (fungsi fisik, peranan fisik, rasa nyeri, kesehatan umum, vitalitas, fungsi sosial, dan kesehatan mental) pada responden yang tidak dilakukan rehabilitasi jantung fase I adalah rendah (< 50%) kecuali pada peranan emosi 59,93%. Sedangkan kualitas hidup pada responden yang dilakukan rehabilitasi jantung fase I adalah tinggi (> 50%). Analisa dengan uji statistik mann whitney didapatkan bahwa nilai P value < 0,05. Kesimpulannya adalah ada pengaruh rehabilitasi jantung fase I terhadap kualitas hidup pasien PJK. Diskusi: Rekomendasi hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar kebijakan Rumah Sakit dalam menerapkan program rehabilitasi jantung fase I kepada semua pasien PJK untuk meningkatkan kualitas hidup pasien PJK. Kata kunci: Rehabilitasi Jantung Fase I, Kualitas Hidup, Dan Penyakit Jantung Koroner
Hubungan Katarak Dengan Tingkat Kemandirian Lansia Di Balai Pelayanan Dan Penyantunan Lanjut Usia (BPPLU) Provinsi Bengkulu
Rahmawati, Ida
JURNAL NERS LENTERA Vol. 8 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/ners.v8i1.2314
Katarak senilis pada lansia beresiko menyebabkan gangguan penglihatan. Penurunan penglihatan akan berdampak pada kemandirian yang dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan katarak dengan tingkat kemandirian lansia di Balai Pelayanan dan Penyantunan Lanjut Usia (BPPLU) Provinsi Bengkulu. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua lansia yang mengalami katarak tinggal sebanyak 36 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 responden. Hasil penelitian didapatkan: (1) dari 36 responden terdapat 15 orang lansia (41,7%) yang mengalami katarak matur dan 21 orang lansia (58,3%) yang mengalami katarak immature. (2) Dari 36 responden terdapat 20 orang lansia (55,6%) yang mengalami ketergantungan dan 16 orang lansia (44,4%) yang mandiri. (3) Ada hubungan katarak dengan tingkat kemandirian lansia di Balai Pelayanan dan Penyantunan Lanjut Usia Provinsi Bengkulu,dengan kategori hubungan erat. Disarankan agar penderita katarak lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan mata agar dapat mengurangi dampak ketergantungan dalam melakukan kegiatan sehari-hari (ADL).
Hubungan Status Perkawinan Dengan Depresi pada Wanita Bekerja di Wilayah Kerja Puskesmas Betungan Kota Bengkulu
Giena, Vike Pebri
JURNAL NERS LENTERA Vol. 8 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/ners.v8i1.2376
Pendahuluan: Menurut data Badan Pusat Statistik peningkatan jumlah angkatan kerja di dominasi oleh kaum perempuan sebesar 155,4 ribu. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari hubungan status perkawinan dengan depresi di wilayah kerja Puskesmas Betungan Kota Bengkulu Tahun 2017. Penelitian dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Betungan Kota Bengkulu. Metode: Desain penelitian ini adalah cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah wanita bekerja di wilayah kerja Puskesmas Betungan Kota Bengkulu. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian terdapat 6 orang wanita bekerja belum kawin mengalami depresi ringan, 12 orang wanita bekerja sudah kawin mengalami depresi ringan, 11 orang wanita bekerja janda mengalami depresi ringan. Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan cukup banyak wanita bekerja yang mengalami depresi, namun masih dalam kategori depresi ringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah wanita bekerja yang berstatus janda paling sedikit dibandingkan dengan wanita bekerja yang belum kawin dan sudah kawin. Namun persentase wanita bekerja yang berstatus janda yang mengalami depresi paling tinggi diantara wanita bekerja yang belum kawin dan kawin. Kesimpulan: Ada pengaruh hubungan yang signifikan antara status perkawinan dengan depresi pada wanita bekerja di wilayah kerja puskesmas Betungan Kota Bengkulu Tahun 2018 dengan kategori hubungan sedang.