cover
Contact Name
Mawaddah
Contact Email
mawaddah@iaiyasnibungo.ac.id
Phone
+6283174020527
Journal Mail Official
mawaddah@iaiyasnibungo.ac.id
Editorial Address
Jl. Lintas Sumatera, KM.04, Sungai Binjai, Kecamatan Bathin III, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Indonesia, Kode Pos 37211
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
MUTAADDIB: Islamic Education Journal
ISSN : -     EISSN : 29873525     DOI : https://doi.org/10.51311/mutaaddib.v3i1
Core Subject : Education,
MUTAADDIB Islamic Education Journal is published by Islamic Education Study Program with Center for Research, Publications and Community Service Institut Agama Islam Yasni Bungo Jambi Indonesia. its dedicated for the publication of scientific articles in Islamic Education. The languages used in this journal are Indonesia, English and Arabic. This journal is published twice a year, April and October in online version. The editors receive scientific articles of academics, lecturers, and researchers who have never been published by other Journals.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2024): (April 2024)" : 5 Documents clear
Pengaruh Keteladanan Guru Dan Budaya Sekolah Terhadap Etika Siswa Di Sekolah Menengah Atas Negeri 10 Bungo Kecamatan Pelepat Kabupaten Bungo (Studi pada Sekolah Menengah Atas Negeri 10 Bungo) Puji Lestari, Devi; Noviriani; Sungkowo
MUTAADDIB : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 1 (2024): (April 2024)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo Jambi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/mutaaddib.v2i1.638

Abstract

Pendidikan bagi siswa bersumber dari konsep-konsep yang ada dalam ajaran Islam, etika sangat berkaitan dengan diri, orang tua, guru, teman dan masyarakat luas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keteladanan guru (X1) terhadap etika siswa (Y) serta budaya sekolah (X2) terhadap etika siswa (Y) serta keteladanan siswa dan budaya sekolah terhadap etika siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif metode survey, analisis deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, uji t, uji anova. Pada penlitian ini populasi sebanyak 48 siswa, sampel yang diambil adalah kseluruhan siswa yaitu 48. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik angket (kuisioner), observasi dan dokumentasi. Sedangkan analisis datanya menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan analisis data dan uji hipotesis menggunakan bantuan program SPSS didapatkan nilai pada uji t X1 terhadap Y yaitu thitung sebesar 12,683. Maka diketahui bahwa thiting (12,683) > ttabel (2,05183) dapat disimpulkan bahwa keteladanan guru (X1) berpengaruh terhadap etika siswa (Y) atau Ha diterima dan Ho ditolak serta hasil dari nilai korelasi (r) adalah 0,951,hal tersebut menunjukkan bahwa antara keteladanan guru (X1) terhadap etika siswa (Y) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan. Kemudian nilai uji t pada X2 terhadap Y yaitu thitung sebesar 12,300. Maka diketahui bahwa thitung (12,300) > ttabel (2,05183) dapat disimpulkan bahwa budaya sekolah (X2) berpengaruh terhadap etika siswa (Y) atau Ha diterima dan Ho ditolak serta hasil dari nilai korelasi (r) adalah 0,944, hal tersebut menunjukkan bahwa antara budaya sekolah (X2) terhadap etika siswa (Y) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan. Selanjutnya nilai uji anova pada X1 dan X2 terhadap Y yaitu nilai sig 0,824 maka diketahui bahwa sig 0,824 > 0,05 maka keteladanan guru (X1) dan budaya sekolah (X2) berpengaruh terhadap etika siswa (Y) atau Ha diterima dan Ho ditolak serta hasil dari nilai korelasi (r) adalah 0,972, hal tersebut menunjukkan bahwa antara keteladanan guru (X1) dan budaya sekolah (X2) terhadap etika siswa (Y) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh posituf dan signifikan antara keteladanan guru (X1) terhadap etika siswa(Y) serta ada pengaruh positif dan signifikan antara budaya sekolah (X2) terhadap etika siswa (Y) dan terdapat juga pengaruh positif dan signifikan antara keteladanan guru (X1) dan budaya sekolah (X2) terhadap etika siswa (Y).
Konsep Pendidikan Karakter Kitab Ta’limul Muta’allim dalam Mencapai Kesuksesan Intelektual Yusak, Rifki; Ismail, M. Syukri; Mu'alimin, Mu'alimin; Yandra, Joni Juli
MUTAADDIB : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 1 (2024): (April 2024)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo Jambi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/mutaaddib.v2i1.644

Abstract

Pendidikan merupakan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang harus dimiliki setiap siswa, terlebih pendidikan karakter juga harus berakar pada jiwa siswa, banyak siswa yang kurang memahami karakternya dan melanggar akhlak. Realitas yang terjadi saat ini sangat menyedihkan. Degradasi moral generasi muda seakan merupakan rangkaian kalimat yang cocok untuk menggambarkan kondisi atau perilaku moral generasi milenial di era sekarang. Banyak anak muda Indonesia yang berperilaku tidak normal, seperti perkelahian antar teman, tidak menghormati orang tua, bahkan pembunuhan, pencurian, dan kejahatan seksual. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif bersifat studi pustaka (Library research). Guna mendapatkan hasil penelitian yang valid maka diperlukan seleksi sumber, baik sumber data primer maupun sumber data sekunder. Sumber data primer penelitian ini kitab Ta’limul Muta’alim karya Imam Az-Zarnuji. Sedangkan sumber data sekunder adalah buku dan kitab yang berkaitan dengan pendidikan karakter yang relevan. Konsep Pendidikan Karakter dalam Kitab Ta’limul Mutaâllim karya Imam Az-Zarnuji yaitu niat dalam mencari ilmu, memilih ilmu, guru dan teman, mengangungkan ilmu dan Ulama, kesungguhan, kontinuitas, dan semangat. Metode belajar, tawakkal, dan wara’ saat belajar. Hal ini sangat mempengaruhi setiap pelajar dalam mencapai kesuksesan intelektual.
Multiple Intellegent, Social Intellegent, Emotional Spiritual Quotient Alwi Yusuf , Muhammad; Suhada
MUTAADDIB : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 1 (2024): (April 2024)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo Jambi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/mutaaddib.v2i1.645

Abstract

Kemampuan untuk beradaptasi dengan situasi baru dan belajar dari pengalaman masa lalu dikenal sebagai kecerdasan. Selain itu, kecerdasan tidak bergantung pada nilai IQ (Intelligence Quotient), gelar perguruan tinggi, atau reputasi. Sebaliknya, itu bergantung pada situasi, tugas, dan tuntutan hidup kita. Meskipun tes kecerdasan biasanya digunakan untuk meramalkan keberhasilan siswa di sekolah, sebuah studi yang dilakukan terhadap profesional yang sangat berhasil menunjukkan bahwa sepertiga dari mereka memiliki IQ yang rendah. Sementara kecerdasan sejati mencakup berbagai keterampilan yang jauh lebih luas, IQ hanya dapat mengukur bakat sekolah. Dalam diskusi ini, kami akan membahas kecerdasan majemuk (multiple intellegence) dan kecerdasan sosial (social intelligence) yang sering kita lihat dalam semua aspek kehidupan kita. Kami juga akan membahas ESQ, atau kecerdasan spiritual emosional, yang sangat penting untuk meningkatkan sikap individu. Karena setiap orang unik. Oleh karena itu, kecerdasan individu pasti berbeda dari individu lainnya. Kecerdasan majemuk (multiple intelligence), kecerdasan sosial (social intelligence), dan kecerdasan mengendalikan emosi secara spiritual akan dibahas dalam perilaku organisasi karena setiap individu harus memiliki kemampuan untuk mengembangkan kemampuan mereka sendiri untuk maju dan meningkatkan kinerja mereka. Agar kemampuan intelektual dapat berkembang dalam perilaku organisasi kita, kecenderungan ini harus selaras dan seimbang.
Strategi Guru Akidah Akhlak dalam Mengatasi Bullying Melalui Penanaman Nilai Keislaman di Pondok Pesantren Daarul Jalal Desa Tabun Kecamatan VII Koto Kabupaten Tebo Adilla, Ulfa; Halimatussa'diyah; Mawaddah; Mislina
MUTAADDIB : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 1 (2024): (April 2024)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo Jambi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/mutaaddib.v2i1.651

Abstract

Penelitian ini mengenai strategi guru dalam mengatasi bullying di Mts pondok pesantren daarul jalal desa tabun kecamatan VII koto kabupaten tebo. Dalam mengatasi penanggulangan bullying menjadi kewajiban bagi seluruh warga sekolah termasuk guru akidah akhlak karena guru akidah akhlak mempunyai peran penting dalam penyempurnaan akhlak. Guru akidah akhlak harus mempunyai strategi dalam penanggulangan bullying karena bullying tentunya sangat berdampak dalam pembelajaran disekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif adalah suatu metode yang berdasarkan pada filsafat yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek alamiah, dimana peneliti sebagai instrument kunci. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya aksi bullying baik secara verbal maupun fisik. Adapun strategi yang dilakukan yaitu seperti penguatan nilai-nilai keislaman pada anak, memberikan hukuman yang tujuannya mendidik dan memberi efek jera pada pelaku bullying, dan menjalin pendekatan dengan siswa secara persuasif. Kemudian bentuk bullying yaitu bullying verbal dan bullying fisik seperti memanggil nama dengan panggilan mengejek atau memanggil dengan gelar yang buruk seperti gendut, menendang, mencubit, dan sebagainya. Dan adapun yang menjadi hambatan yang menghambat dalam penanggulangan bullying yaitu, tidak terbukanya korban bullying untuk melapor ke guru, sudah menjadi kebiasaan, dan pengaruh lingkungan keluarga.
Meningkatkan Pemahaman Sains Anak Melalui Pendekatan Eksplorasi Lingkungan Sekitar pada Kelompok B Paud Az-Zahra, Desa Teluk Kayu Putih, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Tebo Hermansyah, Hermansyah; Khamim, Siti; Zuhida, Zuhida
MUTAADDIB : Islamic Education Journal Vol. 2 No. 1 (2024): (April 2024)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo Jambi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/mutaaddib.v2i1.792

Abstract

Hasil peningkatan pemahaman sains anak melalui pendekatan eksplorasi terhadap lingkungan sekitar di Kelompok B Paud Az-Zahra, Desa Teluk Kayu Putih, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Tebo, menunjukkan kemajuan yang signifikan. Anak-anak menjadi lebih mampu mengamati dan memahami perbedaan antara tumbuhan berkayu dan tidak berkayu, serta mampu memberikan alasan terkait konsep sederhana tentang fungsi dan karakteristik tumbuhan tersebut. Kemampuan mereka untuk bertanya, bernalar, dan mengomunikasikan hasil pengamatan juga berkembang sesuai harapan. Selain itu, keterlibatan aktif dalam kegiatan seperti menggambar dan membuat kerajinan menunjukkan peningkatan pada aspek fisikomotorik dan kognitif anak. Secara keseluruhan, pendekatan ini berhasil meningkatkan pemahaman sains anak dengan baik.

Page 1 of 1 | Total Record : 5